STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN TPST SESI 1
sBu2cBacNEw • 2024-08-10
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Bapak Ibu Sebelum kita mulai
ee kegiatan training online yang
diadakan oleh butik daur ulang Project B
Indonesia dan EE jurusan Teknik
Lingkungan ee Fakultas Teknik Sipil dan
perencanaan Universitas Islam Indonesia
ee izin kita mulai dengan sedikit
pengantar ee yang kebetulan ditunjuk
untuk saya memberikan
ee sepatah dua patah kata kira-kira ee
bapak ibu yang kami hormati terkait
dengan studi kelayakan ini ini adalah
tema yang kedua yang kita angkat setelah
sebelumnya kita bicara tentang studi
kelayakan yang berhubungan dengan ee ee
pendirian atau pembangunan ee sebuah
tempat pemrosesan akhir ya Yang nanti ke
depan juga akan berubah dari TPA menjadi
Lur yang sudah dibahas di 2 minggu
sebelumnya oleh Pak Dr Wahyu ya dari ITB
nah kali ini kita akan bahas terkait
dengan ee sebuah tema yang sangat
menarik karena isu ee bukan isu lagi ya
Ee kebijakan dari pemerintah terkait
dengan TPA gitu ya yang akan ee
dikurangi dalam beberapa periode yang
akan datang kemudian menuntut eh
pemerintah daerah ee provinsi kabupaten
kota untuk bisa membuat tempat
pengolahan sampah terpadu Nah agar tidak
ujug-ujug ya Ee tiba-tiba muncul dokumen
eh Ded berupa perencanaan ee
tpst-nya maka e kita mencoba
menghadirkan ada dokumen sebelumnya yang
perlu dimiliki oleh setiap daerah yaitu
berhubungan dengan studi kelayakan ini
Salah satu hal yang sangat diperlukan
untuk menjamin walaupun banyak faktor
nanti dalam operasional begitu ya Tapi
sebelum tpst itu dibangun ee ada dokumen
yang EE mengupas tentang keberlanjutan
dari tpst tersebut
ee yaitu dokumen studi kelayakan ya
visibility study nah harapannya ya
Ee harapannya adalah eh
apa yang akan nanti dibahas terkait
dengan dokumen ini gitu ya akan ee
membawa ee masukan-masukan penting ya
Bagi penyelenggara penyelenggara daerah
terutama di bidang
persampahan terkait dengan kelayakan ya
di e tpst tersebut agar tpst tersebut
dapat berjalan dengan maksimal ya
tentunya kelayakan ini tidak hanya dari
aspek teknis operasional saja gitu tapi
dari sisi
e kelembagaan ya Eh
finansial Kemudian dari peran serta
masyarakat yang akan mendukung berbagai
macam aspek e teknis operasional yang
akan
e diharapkan akan muncul dari studi
kelayakan ini nah nah pentingnya ini
kita menghadirkan pakh Pak adalah eh
konsultan yang selama ini sangat banyak
terlibat berbagai macam aktivitas yang
berhubungan dengan persambahan ya t TPA
tpst eh spa itf dan seterusnya banyak
sekali pekerjaan-pekerjaan yang pernah
dilakukan nah ini perlu Ee kita mencoba
untuk ee minta untuk Sharing ya terkait
dengan Bagaimana penyusunan sebuah studi
kelayakan agar studi kelayakan ini
powerful ya Banyak isinya banyak
manfaatnya yang bisa diambil untuk
langkah kegiatan berikutnya yaitu ee
salah satunya Ded kemudian proses
konstruksi kemudian operasional dan
seterusnya mungkin tidak berlama-lama
agar eh materi yang disampaikan nanti
dapat bermanfaat dapat eh apa kepada
Bapak Ibu semuanya kita mulai saja ya E
kegiatan training online ini dengan
mengucapkan bismillahirrahmanirahim eh
training online studi kelayakan
perencanaan tpst tempat pengolahan
sampah terpadu pada hari ini Sabtu 10
Agustus 2024 resmi kita buka
mudah-mudahan membawa banyak manfaat
bagi kita semuanya bagi Bapak Ibu para
peserta dan termasuk Kami ingin sangat
ingin belajar bersama ee pemateri kita
dan mudah-mudahan EE pemateri kita kami
juga ucapkan terima kasih ya atas waktu
dan sharingnya dan mudah-mudahan bisa
bermanfaat bagi kita semuanya Mohon maaf
jika banyak kekurangan wabillahi taufik
wal hidayayah wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
untuk Bapak hijrah yang telah memberikan
sambutannya dan sekaligus membuka acara
pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian
kami dari panitia juga melakukan live
streaming melalui YouTube channel kami
di Project B Indonesia jadi semisal
selama acara training online berlangsung
bapak ibu ada yang terkendala dengan
Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak
Ibu juga tetap bisa mengikuti training
online ini melalui YouTube channel kami
di Pro di Project B
Indonesia selanjutnya seperti biasanya
Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam doorpress
spesial untuk bapak ibu yang
beruntung doorpres ini diberikan
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
du Story Instagram terunik selama
training online ini
berlangsunguk Pang tiga penanya terbaik
akan kami umumkan di akhir acara sesi du
nanti Sedangkan untuk pemenang dua Story
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DM
Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu yang
ingin bertanya selama training online
ini berlangsung dapat memberikan
pertanyaan melalui kolom chat dengan
format nama kemudian pertanyaan yang
ingin ditanyakan dan nanti akan kami
pilih tiga penanya terbaik untuk
memenangkan doorpress spesial dari kami
baik tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi namun sebelum itu
Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut ini
[Musik]
baik itu tadi sekilas mengenai pemateri
kita pada hari ini selanjutnya mungkin
untuk efisien waktu jika Bapak salh
sudah siap kita mungkin bisa langsung
saja untuk mulai penyampaian materinya
Pak yaitu waktunya kurang lebih sampai
jam 10.30 ya Pak ya Iya siap tanpa
berlama-lama lagi tempat dan layar kami
persilakan kepada bapak saleh ya Terima
kasih Mbak dewitara ya ya Asalamualaikum
warahmatullah asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Eh Makasih ter apa kepada e butik D
ulang ee jurusan Teknik Lingkungan UI ee
yang telah mengundang ya mengundang
benarnya eh mungkin eh kami ini hanya
tantangan ya tantangan bagi saya untuk
sedikit men-share ya pengalaman saya
dalam dalam mendesain atau mungkin ee
melihat dari potensi adanya tpst saat
ini karena Ee kita bisa melihat dari ee
kondisi saat ini pengolan persampahan
yang di mana ada target dari pemerintah
yang di mana terkait Pap ee Pap Bapenas
ya di di sana itu terkait apa
eh kesepakat dari lima Kementerian
terkait target ee pada 2045 itu ee kita
resido itu 10% dan 2020 tidak ada
pembangunan TPA lagi seperti itu mungkin
ee saya coba share langsung ee materi
kami apa sudah Mohon maaf Pak untuk
volumenya bisa ditambah lagi Oke Mak
Makasih mak kecil ya mbak ya Iya tadi
kecil sekarang sudah oke masih aman Siap
terima kasih maaf ya
Eh ya terima kasih eh
bismillahirrahmanirrahimalam ikum
warahmatullahi wabarakatuh ee
ee bagi eh mungkin kita langsung ke
materi saja mungkin randown kegiatan ini
ada dua sesi ya Ca kami Tampilkan di
sini dimulai dari penyampaian sesi
materi 1 Nanti juga ada materi 2 di jam
. mungkin lanjut aja kita lanjut ke
materi terkait studi ee kelayakan tempat
pengolahan sampah terpadu
eh ini memang ee menjadi isu ya mungkin
tempat disampaikan oleh Pak hijrah
sebelumnya memang eh terkait adanya Apa
perubahan terkait eh sistem pengololan
persampahan di Indonesia untuk
mentargetkan 2045 di mana residu 10% dan
dada 2030 2030 tidak ada pembangunan TPA
lagi Eh maka
ee mas eh eh Pemerintah kabupaten kota
diharapkan bisa mengolah sampahnya Ya
intinya atau mengurangi
eh produksi sampah di Sumber intinya
seperti itu Nah ini adalah outline
materi kita mulai dari eh ada sesi
pertama nanti kita akan membahas terkait
eh pengantar perencanaan
tpst kemudian ada tahapan dan Meti
pelaksanaan STI kelayang tpst kemudian
eh kriteria teknis
tpst muatan dokumen studi kelayakan tpst
dan kajian kelayak teknis mungkin nanti
Ee Kita coba Saya coba ee mengatur
jadwal karena materi yang sesi satu ini
cukup ee bak ee mungkin kita saya coba
akan
ee pelan-pelan ya untuk menyampaikan
materi
Ini pertama terkait pengantar
perencanaan tpst Nah kita tahu ee dasar
khusuk pemerintah pemerintah dalam
pengolahan sampah ada berapa ee
peraturan dimulai dari undang-undang 18
tahun 2008 tentang pulang sampah ini ini
yang menjadi Apa perubahan terkait ee
istilah ya istilah awalnya TPA menjadi
dari awalnya tempat penampung eh
penimbunan sampah akhir penampungan
sampai akhir Eh sekarang menjadi tempat
pemrosesan kemudian ada undang-undang 23
2014 tentang pemerintahan daerah ini
dalam hal ee pengolaan sampah di mana ee
nomenklatur di sini ee dinas lingkungan
hidup sebagai pengolahnya dan pembagian
terhadap wewenang di masing-masing apa
masing-masing kabupaten provinsi dan
pemerintahan pusat wewenangnya ee ada di
undang-undang nomor 23 ee tahun 2014 ini
terus ee berikutnya ada PP 81 2012 ini
juga mengatur tentang pengelolaan sampah
rumah tangga dan Sampah sejenis sampah
rumah tangga ini mengatur terkait
nantiya adanya kegiatan pengurangan
maupun penanganan
Nah ada 2000 apa ada e Perpres 97 juga
ditargetkan di sini eh di mana ada di
dalam dalam parpres ini ditargetkan
terkait target kebijakan Eh jakranas ini
target pengurangan 30% eh dan penanganan
7% namun eh eh melihat dari eh
perkembangan di dalam eh dalam apa di
kabupaten kota ini target ini e tidak
terenuhi mungkin dalam untuk kota ee
untuk kota mungkin bisa terpenuhi namun
untuk Kabupaten ee sulit ketmuni karena
adanya luasnya ee luasnya daerah layanan
gitinya seperti itu kemudian ee ada
Perpres 352 tentang percepatan B
instalasi pengolan sampah menjadi energi
listrik berbasis teknologi ramah
lingkungan Nah inilah mulai tonggak ee
bahwa ee proses pengolan sampah harus
segera dilaksanakan karena di mana saat
ini permasalahan di masing-masing
kabupaten kota adalah masalah tidak
adanya lahan lahan untuk penimbangan
tumbuhan sampah e untuk penasan untuk
TPA kita bisa melihat ee di Bali atau
sarba kita mungkin juga ee piungan ya di
Jogja sendiri itu sudah sudah cukup
penuh dan mungkin eh kabupaten kota yang
yang layanannya di daerah di TPA sarbika
maupun Piyungan itu sudah punya
kebijakan lain dengan
pembangunan-pembangunan tpst atau
mengurangi ee ee sumber apa mengurangi
sumber sampah yang di oleh masyarakat
dengan proses pengolahan di
mengoptimalkan tps3r atau mengoptimalkan
bank sampah kemudian ee Perpres 83 ee
2019 juga tentang penanganan sampah laut
nah ini juga cukup penting di mana ee
pada tahun ee pada ee terkait sampah
laut ini juga cukup ee menjadi keresahan
di ee kabupaten kota yang yang apa yang
di mana E sampai yang yang mempunyai
pesisir ya yang mempunyai pesisir di
mana sampah-sampah laut juga ee banyak
ee apa mengumpul di daratan pesisir
kabupaten kota Mereka kemudian nah ini
adalah Permen PU Nomor eh 3 tahun 200
tentang penjagaan
eh persampahan dalam penanganan sampah
rumah tangga dan Sampah jenis rumah
tangga nah ini cukup detail tentang
pembahasan di tpst dan terkait studi
kelayakan juga
ee banyak disampaikan di permen Bu nomor
3 2013 nah yang terakhir ini adalah
permen dagri ee nomor 721 ini yang e
yang kita bisa melihat eh bahwa
eh mulai di apa dalam pengolaan sampah
ini harapannya sudah ada perhitungan
terkaitbusi dalam penelanggan penganan
sampah di mana tanggungan dalam
pengelangan sampah adalah tanggungan
masyarakat eh warga di kabupaten kota
tersebut nah di situ Di dalam permen dag
ini juga di di apa
di hitung bagaimana biaya pengolahan
sampah secara keseluruhan mulai dari
sumber sampai pemerosan akhir nah
kemudian dari situ kita bisa melihat
berapa sih beban biaya pengolan sampah
yang yang yang akan di apa dibebankan
oleh masyarakat dengan Apakah nanti ada
subsidi dari pemerintah daerah itu
mungkin sedikit terkait dasar hukum ee
pengolan sampah yang ada di ee Republik
Indonesia ini kemudian ee dasar hukum
kita kuplik sedikit terkait dasar hukum
ee terkait undang-undang nomor 8 tahun
2018 di sini juga disebutkan terkait ee
pengan sampah rumah tangga dan Sampah S
rumah tangga terdiri atas kegiatan
pengurangan sampah dan penanganan sampah
nah ini ee kegiat pengurangan sampah ada
pembatasan timbulan sampah pendorongan
sampah dan penguatan kembali sampah nah
ini memang ee kalau kita bisa melihat
dari kondisi ee apa
ee dalam dokumen jakstrada memang untuk
kabupaten kota ee untuk kota ya kota
mungkin ee meskipun dia itu cakupan
layanannya bisa 100% namun ee kegiatan
pengurangannya masih kurang bisa kita
bisa melihat ee ke ujung tombak dari
pengolaan sampah pengurangan sampah ini
adalah pembatasan timbulan sampah
kemudian ada kegiatan di
tps3r maupun di bank sampah Nah itu dari
dari pengampatan saya waktu menyusun
juga Kami sempat menyusun e terkait
jakada itu juga masih eh Pemerintah
kabupaten kota masih kesulitan ya
untuk mencapai target 30%
eh 30% pengurangan ya pengurangan
kemudian
eh berikutnya adalah kegiatan Pang
sampah e kegiat Pang sampah ini mulai
dari kegiatan pan eh ulan pengangkutan
ee pengangan akhir dan pemerasan akhir
ee posisi
ee mulai dari pemilihan ini memang kita
eh harus ditingkatkan karena target
nantinya terkait
ee pengurangan sampah memang buulai dari
sumber jadinya itu terus ee kemudian ada
pengumpulan pengumpulan ini e adalah
kegiatan dari sumber menuju ke ee tempat
e apa tempat penampungan sementara
Kemudian dari tempat pempan ini ada
pengangkutan menuju ke ee TPA atau
tempat pengolan nah seperti itu kemudian
kita bisa melihat dari pp81 juga
menyebutkan PP Nomor 81 tahun 200 juga
menyebutkan ee alur ya alur dari mulai
dari sumber sampah sampai ke pemeresan
akhir Nah di sini kita bisa melihat dari
proses pemilahan di Sumber Kemudian dari
pemulaian sumber ini biasanya jugan ee
pengurangan ya pembatasan maupun ee
pemilihan yang dilakukan oleh pemulung
di Sumber kemudian dilakukan pengumpulan
di pengumpulan dengan gerobak atau roda
3 kemudian diangkut menuju TPS atau TPS
3R
nah diberapa daerah memang ee banyak ee
sempat Saya melihat banyak tps-tps
memang hanya fungsinya hanya untuk
menampung saja tidak ada proses
pemilahan di mana ee sehingga hanya
mengangkut apa ee sampah hanya diangkut
kemudian eh dikumpulkan terus diangkut
ke TPA langsung kemudian ada tpsdkr juga
tpsdkr juga juga menjadi juga banyak e
permasalahan di daerah-daerah karena
memang
eh kendala terkait eh biaya operasional
Eh di mana
E dari KSM yang mengola tps3r itu pun
kadang mereka tidak bisa apa membiayai
dari kegiatan pengololaan sampah di TPS
Tri tersebut nah sehingga ee mungkin ya
Ee salah satunya ya terkait nantinya
adanya tpst ya tpst ini kembali ee
banyak di apa diengukan
diberapaak
pembangunan mohon maaf apa untuk
suaranya Mohon maaf untuk suara ya Pak
belum ada sebentar P bantu
belum ada suaranya ya Pak
ya Halo
Mbak sudah Pak sudah ada masuk sudah
Pak bisa Dilanjut Pak Terima kasih ya
Oke mohon maaf ada kendala teknis ya
Saya lanjut di terkait apa PP Nomor 81
tahun 2012 Cup jelas suara saya
Mbak sudah Pak sudah
jelas ya terkait eh PP Nomor 81 tahun
2012 ini kita bisa melihat alur ya dari
sumber sampah sampai ke promosan akhir
di sini kita bisa melihat posisi tpst
adalah di di proses pengolahan akhir di
mendekati TPA memang di fungsinya dari
di tpst ini sebenarnya proses e
pengolahan dan proses pemelosan akhir
secara diinisi
eh dicantumkan pada permen nomor 3 tahun
2013 eh mulai dari proses pengumpulan
pemilahan sampai pengolahan itu ee
dilakukan di tpst bisa dilakukan oleh
tpst intinya gitu namun tpst pun ini
juga ee pasti akan menghasilkan resido
kalau e pengolahannya tidak sampai Zero
WS jadi pasti akan menghasilkan resido
sehingga membutuhkan e TPA sebagai atau
mungkin sekarang istilahnya lahan uruk
resido seperti itu Nah di sini di
atasnya tpsd Sebenarnya ada spa spa ini
sebenarnya Sun peraran Ara atau mungkin
eh itf ya atau itf kalau fungsinya
sebelumnya ini SPA hanya sebagai eh
perantara di mana jarak dari tpsgr
ataupun TPS itu ee lebih dari 25 km
secara aturan memang perlunya ee adanya
spa Karena untuk mengefisienkan biaya
operasional pengangkutan seperti itu
eh kemudian lanjut ke ke
eh dasar hukum penanganan sampah terkait
ee Indonesia menuju pengelolan sampah
berbasis ee
bersih teknologi jadi ini memang yang
yang sekarang mulai digencarkan adalah
eh pengolahan sampah berbasis teknologi
ini memang dengan meningkatnya timbulan
sampah mungkin ya tentunya eh semakin
beban TPA yang saat ini memang hanya
hanya untuk ee mulai e hanya untuk
proses penimbunan saja tanpa ada proses
pengolahan itu semakin berat Ee kita
bisa melihat dari yang di kita ma
puyungan Mungkin ee berikutnya akan ee
akan ada kota-kota lain yang memang yang
sudah mulai ee penuh ya Penuh ee tpa-nya
tempat penimungannya atau mungkin lahan
uruk residonya sekarang kalau istilahnya
nah sehingga eh perlunya diperlukan ee
ee pengolahan sampah yang berbasis
teknologi kemudian ee Ini yang menjadi
masalah adanya kan kelangkaan lahan TPA
kemudian ee mungkan metode Komal tidak
lagi visibel khususnya untuk kota
metropolitan dan kota besar mungkin
sekarang sudah kita bisa melihat proses
pengolahan sampah yang ada di Surabaya
itu sudah mulai proses gasifikasi
mungkin ada di kota lain yang mungkin
coba untuk mengembangkan ee teknologi ee
di piungan di berapa tempat ini di
tempat seperti di Jogja maupun maupun di
Denpasar itu pun sudah Ee mulai menjamur
pembangunan-pembangunan tpst kita bisa
lihat ee tpst yang ada di apa Kertalangu
Ya itu sudah mulai berjalan namun
infonya ya infonya Eh ada permasalahan
di situ sehingga ee karena beban sampah
yang direncanakan para0 ton hanya bisa
masuk ee berapa ton ya kurang 30%-nya
itu menjadi permasalan juga yang perlu
maka itu FS ini cukup penting ya kalau
memang kita
ee menginginkan das yang dalam
pembangunan ini tidak ee bisa apa
pembangunannya Bisa terkait S apa
terkait kekelanjutan tentunya eh perlu
adanya e studi kelayakan ini kadang
eh Kami sempat mendapatkan klien-klien
memang sudah e ada tempat untuk lokasi
namun memang tidak ada studi kelayakan
sehingga ee di berapa Mungkin ada yang
memang sudah cocok lokasinya namun ada
beapa apa yang memang secara mungkin
dipaksakan ya Ee secara nanti terkait
operasional investasi itu ee tidak
visibel in itu sehingga dari sini perlu
intervensi teknologi yang ramah
lingkungan sehingga ee di Permen PU
Nomor 3 pun sudah diatur terkait
teknologi pengelas sampan ada teknologi
fisik biologi kimia termal dan rdf nah
ini yang semakin apa saat ini juga ee
banyak
eh apa apa invest apa offtaker yaer fdf
sebenarnya offtaker fdf ini cukup banyak
sebenarnya eh Memang ee di berapa tempat
dia membutuhkan
eh kita mungkin bisa melihat dari pabrik
semen pabrik semen maupun eh yang maupun
PLTU beda kalau fdf-nya PLTU Mungkin
kita bisa melihat lebih banyak
organik organik sedangkan banyak rdf ee
untuk yang semen adalah rdf FL ee kalau
kita Saya sempat membuat kajian ya
membuat ee kajian dengan dengan SDM ya
Waktu tahun 2002 kemarin ee sempat
membuat kajian terkait potensi biomassa
potensi biomassa yang ada di Jawa Timur
memang potensi biomassa terbesar memang
di sampah nah sampah ini selain ee ee
memang tidak ada
yang apa memanfaatkan juga eh potensinya
cukup meningkat terustiap tahunnya
seperti itu Eh kita eh waktu kami kajian
biomasa tersebut sempat
ehtu ya mereka punya target sebenarnya
terkait confering energy Eh di mana
target mereka adalah 10% 10% dan dan
saat ini waktu itu Ya waktu itu dia
masih mencapai 2% dan itu pun eh melihat
dari potensi yang biasanya dia pakai
sebagai coneringnya adalah Sil sudah
mulai menyusut dalam arti gini somil
adalah ee serbuk ya serbuk kayu yang
saat ini sudah mulai dimanfaatkan lagi
oleh pengusaha mebel untuk menjadikan
produk mebel lainnya sehingga
eh dari pabrik e PLTU sendiri saat ini
mulai kekurangan ya kekurangan terkait
ee rdf itu sehingga capaian yang yang
dicanakan untuk 10 persen itu
ee masih kurang kurang banyak ya masih
masih membutuhkan banyak punya apa
banyak biomasa lagi selain itu ee juga
sempat
ee mengkaji terkait e biomassa di pabrik
buulla pabrik buula juga menggunakan dia
biomassanya menggunakan ampas tebu
meskipun juga menambahkan dengan batu
bara karena kondisi kita melihat kondisi
boiler dari pabrik e apa pabrik gula
sendiri adalah ee lama ya jadi dia
membuntuhkan beban geomassa yang ba
banyak ya eh sehingga yang biasanya
cukup untuk ampas tebu yang yang ada
sekarang ee masih kurang Jadi potensi
offter sebenarnya besar di di di Jawa
maupun di berapa tempat yang lainnya
jadi memang Nantinya di FS ini eh
diperlukan adalah kajian terkait
nantinya adalah adanya offteaker ya di
lokasi atau Lokasi tempatnya eh
terbangunnya tpst
nantinya lanjut ini adalah ee dasar
hukum pengelolan sampah menurut permen
dagri Nomor 7 Tahun
2021 ee sarana persampahan mulai dari
sistem pemelahan yaitu pewadahan
pemilihan dipah di Sumber kemudian ada
sistem pengumpulan ee ada gerobak sampah
gerobak motor pick up eh dan juga TPS ee
dan sistem pengolahan sistem pengolahan
di sini ada tps3r dan tpst
eh untuk tpst 3R ini memang eh mungkin
ee untuk
kampahsampah untuk proses proses
pengolahannya Memang e ada agak apa
simpel ya ada proses pengomposan mungkin
kalau kita melihat ban-bantuan dps3r
yang diberikan oleh pu lebih sifatnya
semacam untuk pengoposan Dan Sampah
layak
jual dan dan juga sebenarnya dulu adalah
ada mesin Caca namun sekarang Eh mesin
Apa Caca untuk plastik ya namun sekarang
Eh Caca plastik pun tidak laku
Sebenarnya sekarang jadi lebih lebih
banyak Eh dijual adalah sampah yang
sudah eh terpres sampah layak jual
plastik yang pres itu aja ee karena ee
sempat juga saya melakukan kajian
terkait sirkual sampah plastik ya di di
di Jawa Timur ini ee memang ada namanya
Istilahnya agregator ya agregator yang
memang dia mengambil sampah-sampah
plastik namun dia plastik-plastik
kemasan saya juga sempat melihat ee
bahwa kasik kemasan di tps3r pun infonya
tidak laku punya dan dan mereka tidak ee
istilahnya menjadi residu di tps3r
karena merasa tidak laku padahal
sebenarnya ada eh offtaker ya oftaker
yang memang e membutuhkan terkait
Eh tadi itu e pemasan-pemasan plastik
yang ada aluminium foilnya seperti itu
eah di sini di TPS sigr ada berapa
proses pengolahan ada pengomposan dengan
airator ada pengomposan dengan k
berongga ini memang ee dua sistem
pengomposan ini memang banyak di DPS ckr
yang yang saat ini ada di kabupaten kota
terus ada biodigester bsf yang sudah
semakin marak di beberapa tempat namun
memang kita harus harus harus eh kita
harus cari optacker ya terkait potensi
dari Eh bsf ini ee terus ada mesin
pemadat untuk daarulang untuk mesin
presnya dan untuk berikutnya adalah tpst
ya ini tpst memang ee lebih ke e ada
berapa pengolahan pengomposan aerob
Inilah banyak lebih ke pengomposan eh
dengan airator terus ada konsep
insinerator ada gasifikasi dan ada DF FL
sehingga produk-produk ini bisa
berkembang di tpst karena ada bebera
alat yang memang eh kita bisa melihat
beberapa tpst yang ada yang sudah
dibangun di di apa di Indonesia ini
contoh nya adalah Cilacap Cilacap itu
memang konsepnya ee menghasilkan rdf ee
dari prosesnya itu ee ada proses yang
utama dari proses pembentukan rdf adalah
drying Nah di sini Mereka menggunakan
biodying namun eh kita bisa eh kita bisa
melihat harga dari proses pengolahan apa
investasi untuk E biodriing itu pun
cukup mahal dan saya Eh saya sempat eh
coba untuk mengkonsepkan seperti itu
namun e karena adanya tkdn ya akhirnya
tertolak dengan konsep seperti
itu kemudian lanjut adalah sistem
pengangkutanah ada pengangkutan ini
adalah mengangkut residu sebenarnya
residu residu atau mungkin ya dari
residu maupun ee sampah yang ada di TPS
yang akan diangkut menuju ke proses
sistem permosasan akhir di
TPA posisi tpst sebenarnya bisa juga
saat ini banyak ada di yang dibangun
saat ini banyak ada di di lokasi TPA
karena mungkin karena posisi ee agar
mengoptimalkan ya proses pengolahan
karena bisa bisa melihat ee pengolahan
sampah di Sumber dipsar pun kurang
optimal akhirnya di proses pengolahan
tpst eh pengolahannya ada dilakukan di
TPA namun ee tpst pun bisa berdiri
sendiri ya Ee kita bangun ee karena
mungkin lokasi jauh kita bukan bangun
dpsc kawasan di berapa tempat sehingga
residu diangkut e mungkin tidak setiap
hari akan diangkut ke menuju
TPA ini adalah e dasar hukum tentang
pengolan sampah menurut permen daging
Nomor 7 Tahun
2021 lanjut ke defisi eh tpst itu
sendiri menurut permen
eh PU Nomor 3 tahun 2013
ini disebutkan ada dua sebenarnya ee ini
di daftar istilah menyebutkan adalah
tempat dilaksanakan kegiatan pengumpulan
pemilahan penggunaan ulang pendaur
ulangan pengolahan dan pasan akhir ini
ditankan memang ada proses porosan akhir
di TPS ini nah jadi
eh di TPS ini sebenarnya bisa independen
bisa berdiri sendiri sebenarnya tanpa TP
pun bisa kalau proses pengolannya
optimal
ee saya diajak mau diajak ya kerja sama
ya dalam ee dalam proses pengelan tpst
itu dia sudah mengolah ee mempunyai
pelanggan ya pelanggan eh hampir 4.000
rumah dia menginfokan
eh dari tip saja mengatakan bahwa
pengolan TPS pengololan mengolah tpst
itu sebenarnya eh cukup ee
menguntungkan mulai dari sumber itu kan
dia tarik ee contohnya tarik ee
retribusi dia itu r35.000 ee 20.000 dia
kasihkan untuk proses e apa untuk
pengangkut dari sumber yaitu ee gerobak
ya gerobak amumur 3 diserahkan 20.000
untuk yang mengangkut di gerobak
kemudian eh 15.000 adalah untuk proses
pengolahan jadi untuk dengan 5 dengan
4.000 eh pelanggan dia sudah mendapatkan
r0 juta itu pun belum dia mengolah
sampah ya mengolah sampahnya ini dengan
apa ada hasilnya yaitu ee dia hanya
menghasilkan sementara saat ini adalah
ee proses eh sampah ee mdu apa daur
ulang ya itu dia pres plastiknya atau
mungkin yang sampah apa sampah Kadus
juga di dikumpulkan sampah Botol juga
dikumpulkan dia menghasilkan kurang
lebih mendapat kan R juta jadi pengolnya
sendiri sudah dapat kurang lebih 1 bulan
bisa mencapai R2 juta namun menjadi
permasalahan mereka adalah
ee salah adanya residu masih ada residu
dia harus mengeluarkan mengangkut residu
itu ke ke TPA kurang lebih ada biaya di
situ 1 bulannya biaya sampai 20 sampai
15 juta harapan ee sempat ee sempat ee
berdiskusi dengan
ee saya ya itu terkait Bagaimana ini
sampah itu tidak menuju ke TPA diproses
dengan mungkin ee proses ee rdf atau
mungkin pembakaran pembakaran pun harus
Ee tidak asal pembakaran ya karena kan
ee sampah residu pun ada ee ada Sampah
plasiknya juga yang akan menimbulkan
efek dioksin di situ nah sehingga ee
waktu itu sempat dius kamiusulkan akan
membentuk rdf dengan proses drying namun
memang ee ada biaya operasional di situ
namun di situ proses pembakarannya
adalah sampah dari eh dari sampah itu
sendiri biaya pengol mungkin di
pematiknya saja yang yang menggunakan ee
bahan bakar itu terus eh istilah
definisi kedua adalah tpst bnya sebagai
tempat berlangsungnya kegiatan pemisahan
dan pengolahan sampah secara terpusat
memang ee kalau kita di sudah mulakan
proses pemilahan di Sumber memang eh
biaya pengolahan sampah itu semakin
lebih murah namun
eh kita bisa melihat mungkin sudah
terpilah di Sumber
eh Namun waktu pengangkutan masih
tercampur itu kadang menjadi problem
dari eh kabupaten kota apa pengolah dari
eh pengolahan sampah di kabupaten kota
dalam menerapkan ee tanpa sampah terpil
meskipun juga Ee kita harus tetap apa di
masyarakat pun masih masih belum ters
secara optimal ya optimal untuk proses
pemilahan ini pemilahan di
Sumber seperti
itu lanjut ke berikutnya adalah tpst itu
apa saja sih kegiatan pokoknya eah
kegiatannya mulai dari pengolahan lebih
lanjut sampah yang telah dipilah di
Sumber itu bisa jadi ee ada pembagian ya
mungkin sudah ada proses pemilahan
pemisahan dan pengolahan langsung
komponen sampah kota dan peningkatan
mutu dari produk atau recovery dari
sampah itu sendiri nah ini memang ee
menjadi kegiatan pokok dalam dalam ee e
tpst ya dalam peng sampah terpadu
e kegiatan ini mulai dimulai dariessing
kegiatan di ini mulai dari Pring
kemudian ada kegiatan prereatment ada
pengol fisik dan fasilitas lainnya ini
tergantung nanti produk yang mau
dihasilkan Mang eh
yang Dias ini sebenarnya bisa pilihan ya
sebenarnya bisa pilihan tergantung
adanyaer nantinya FS ini harapannya ya
harapannya agar TPS ini bisa berjalan e
berkelanjutan ya berjalan kelanjutan
tentunya di kajian FS ini diperlukan
adanya kita mengidentifikasi adanyaer di
area atau di area TPS layanan TPS
tebut kita coba
gali Saya sempat coba untuk menggaliapa
salah satunya Memang e proses rdf atau
mungkin proses dari magot atau kompos
itu memang harus kita cari agar eh hasil
dari TPS ini memang bisa bisa habis ya
di di di apa untuk bisa dijual intinya
dan hanya residu yang akan mengangkut e
yang akan masuk ke ke lahan uruk residu
dimulai dari proses pressing proses
pressing ini adalah proses awal ya tahap
awal yaitu proses mulai dari penimbangan
mengenai jumlah sampa yang masuk
penerimaan yaitu area loading nah di
proses ini juga kita harus bisa
mengefisienkan sampah masuk ya Mulai
dari
ee karena proses sampah itu beda-beda ya
kalau sampah pasar yang memang J organik
mungkin kita tidak perlu ada proses
pemilahan sampah layak jual mungkin
kalau berikutnya Ada sampah nonpasar
atau sampah pungan mungkin kita akan ee
ke apa masukkan ee Eh ada proses layak
jualnya kemudian ada sampah yang
tercampur maksudnya mungkin ini adalah
sampah residu yau dari TPS 3R B jadi
seperti itu Nah proses-proses ini Eh
mungkin proses di pengolan TPS
berbeda-beda treatmentnya kalau sampah
pasar kita bisa
melihat lebih cenderung adalah sampah
organik prosesnya nanti Kan hasilnya
yang dihasilkan adalah banyak adalah 80%
atau 90% adalah sampah organik proses
nya nanti hasilnya adalah untuk ee
produk kompos atau mungkin untuk untuk
magot atau mungkin juga menjadi rdf eh
organik dalam arti bentuk mesin e bentuk
briket untuk sampah non pasar atau
memukiman itu eh lebih tercampur memang
kadang sampah
eh sampah non pasar ini Eh
bermacam-macam komposisinya Ada sampah
Ada sampah logam Ada sampah kayu Ada
sampah ya komposisi sampah bisa bisa
lihat ada berapa sampah plastik memang
eh masuk semua ke situ memang ada proses
ada proses mulai dari proses pemilahan
berkala ya Mulai dari pemilan nanti
adalah pemilahan logam atau mungkin ee
pemilahan sampah yang apa berukuran
besar kemudian ada sampah layak jual
atau nanti terakhir adalah proses
pemilasahan antara pengoptimalan untuk
memisahkan sampah organik dan organik
jangan terakhir adalah sampah tercampur
Yang mungkinan ini adalah sampah residu
dari pps3r ini prosesnya juga beda
mungkin eh kita tidak akan melakukan
proses pemilahan lagi di di proses layak
jual ya mungkin nanti kita proseskan di
berikutnya Kalau memang di Eh ppst itu
ada
proses apa pengolahan menjadi produk rdf
tentunya nanti ada proses drying atau
mungkin proses pembakaran seperti itu
jadi eh memang di awal kita harus mulai
memisahkan ya jenis-jenis sampah potensi
sampah dari masing-masing sumber itu
kita pilah di prosesessing ini nah ini
dari proses ini adalah meningkat
efisiensi Dan pengolan Sampah samp yang
dibuangkatkat ulang serta pemulihan
material ini adalah di
prosesessing kemudian lanjut eemanah
pemilahan ini macam-macam alatnya memang
eh Memang ee di berapa TPS diap tpst ada
memang eh dia hanya memilah hanya
menggunakan cveor saja untuk memang
terkait biaya ya biaya operasional eah
ada yang mungkin TPS yang skala modern
mungkin yang seperti di ketalango sudah
ada back opener back opener terus ada
rotary screen rotary screen terus ada
mesin cacapilan mesin capilan adalah
semacam kalau kalau kita di Banyumas ada
Istilahnya geigbreak ya Atau mungkin di
daerah lain ada istilahnya
eh apa istilahnya choper seperti itu Nah
di sini eh di proses pemilahan ini
adalah ada ee pemilahan berdasarkan
ukuran eh mungkin mungkin alatnya Ada
berapa macam ya Ukuran mulai ada rotary
screen repting screen trom screen
disreen nah ini macam-macam modelnya
memang punya kelemahan dan kelebihan
masing-masing alat ini memang kita bisa
bisa melihat ya sebenarnya kita dalam
proses ee dalam proses FS ini Kita juga
harus melihat komposisi sampah ee
kebutuhan Untuk rotary screen seperti
apa fungsinya Seperti apa ee Kalau kami
melihat dari proses ya sebenarnya
ee untuk sampah di Indonesia ini lebih
cocok adalah rotari screen namun rotari
screen pun juga ada kelemahan Kalau
tidak ada proses pembersihan di situ nah
mungkin ee memang ee kalau rotaring yang
lama mungkin ada yang proses pembersihan
ada yang tidak ada proses pembersihan di
situ sehingga ee kesannya ee di rot ini
kotor padahal proses rot ini cukup e
cukup cukup apa cukup ee optimal ya
karena di sini adalah proses pemilahan
sampah
ee organik halus ya yang menempel pada
sampah organik itu agar terlepas
sehingga proses pemilah sampah layak
jual itu lebih bersih sehingga lebih
memudahkan proses di ee sampah layak
jualnya seperti itu jadi eh itu eh apa
keuntungan rter screen di screen pun
juga sama sebenarnya eh prosesnya adalah
untuk men-screen antara sampah
ee halus dan juga sampah yang
EE yang dengan sampah organik sehingga
memisahkan sampah ee organik halus namun
mungkin kita akan ee dicek lagi denganit
komposisi sampahnya
kemudian eh berikutnya adalah eh
memisahkan berdasarkan berat jenis ada
air ada pemisahan inersi dan flation nah
yang yang mungkin kita bisa melihat
keefektifan adalah eh mesin cacah pila
yang mungkin bisa kita melihatfeknya di
e di Banyumas itu ada namanya dik e atau
mungkin di tempat lain adanya Cher itu
cukup efektif ternyata e konsepnya dari
mesin cacapa ini ad prinsipnya adalah
proses acah mencacah sampah yang sudah
masih residu ya ini ini adalah sampah
residu dari di mesim cacah Pina ini
adalah sampah residu dari proses ee
pemisahan di layak jual
jadi proses ini adalah proses proses
memisahkan sampah organik dan organik
jadi sampah organik ini secara berat
jenis akan turun ke bawah ee meskipun
kada airnya masih tetap menempel menjadi
bubur ya bubur organik kemudian sampah
yang e organik itu tersembur tersembur
eh e kersembur keluar menuju ke area
untuk sampah organik dan itu hasil dari
proses sampah organik dan dan ini sudah
terpilah sampah organik danorganik
sehingga kita bisa melakukan treatment
masing-masing organik mau jadikan
apaorganik mau jadikan apa Nah berapa
macam produk pun ada tergantung nanti e
kita bisa melihat eh adanyaer di
masing-masing daerah itu kalau Mungkin
memang eh di berapa tempat lebih
cenderung kalau memang adaerf lebih baik
menjadikan DF semua bisa jadi seperti
itu karena mungkin bisa
e apa Intinya bisa menjual produknya itu
eh apa produk df-nya bisa habislah
intinya sampahnya tercampur namun
jadiadi masalah adalah campah di di
Indonesia ini cenderung seperti di
Sumatera itu cenderung hampir 60 70% itu
sampah organik
nah potensi untuk ee apa untuk sampah
menjadif untuk produk semen mungkin
tidak bisa karena ee ada masih ada ada
semacam residu ya masih masih belum bisa
di ee campur kalau untuk sampah rdf FL
itu eh paling tidak 50% sampah organik
50% sampah anorganik tercampur atau
sampah plastik yang lebih dominan nah
nilai kungnya pun ee kalau tergantung
kalau memang sampai organnya lebih besar
nokernya bisa sampai 4.500 ee kalau
organnya lebih besar itu ee kalau
umpamanya samp rdfanik itu kalorinya
bisa ee hanya Mencapai proses ee hanya
2.500 sampai 3.000 Nah itu pun harus
proses diproses drying dulu atau mungkin
dipres dulu ya dipres kemudian diing
seperti itu ini di proses pemilahan l
lanjut eh di saat proses pilahan ini ada
proses macam-macam ya E setelah proses
pilahan kita akan menggunakan alat baru
mungkin sampah C Cacak organik
ada atau mungkin hammermail e ini yang
mungkin untuk apa memecah sampah eh
sampah yang padat seitu atau mungkin
Chopper untuk mendapatkan ee cacan apa
cacan serbuk serbuk kayu ya untuk bisa
menjadi bahan bakar juga ee kalau kita
ada proses drying bisa membantu untuk
prosesku membakar untuk mendying dari ee
eh sampah itu sampah yang diprosesi
rotary drying tersebut ini proses di
antara apa eh setelah proses pemilahan
sampah organik dan organik terus ada
proses lanjutan maacam e organik ataupun
hidraulic dewing press nah ini juga
cukup eh cukup anu ya efektif ya di mana
Kalau memang eh daerah tpst itu
mempunyai lahan yang sempit ya karena
dengan proses ini ee kadar air akan
cukup apa ee cukup ee signifikan
ee Apa memisah dengan sampah organik
sehingga proses pengoposan pun lebih
cepat seperti itu
Nah macam-macam produk Ah ini ini ini
adalah untuk eh treatment untuk sampah
organik eh sampah organik itu Eh bisa
jadi apa saja kita bisa lihat untuk
bubur sa organik jadi proses dari proses
cecah pila tadi itu ee bisa ee menjadi
sumbur sumbur sampah organik jadi
prosesnya itu dari proses capiah itu
sampah itu tidak kering memang Eh ada
proses ada airnya tetap namun berumpak
kubur Nah ini bisa kita treatment untuk
pakan magot nah semacam kita bisa lihat
di sini gambar yang saya Tampilkan di
sini adalah tempat-tempat eh proses ee
untuk untuk apa magot ya untuk makan
magot namun kalau di di tpst yang
mungkin skala besar ee proses magot ini
tidak sampai pembibitan Ya hanya ee di
mana prosesnya Hanya Untuk apa
mengembang biakan magot dan kemudian
dijual sebagai pakan ternak atau mungkin
ee pakan ternak ee ayam atau mungkin ee
ikan itu banyak di ee dimanfaatkan oleh
EE peternak ikan maupun peternak ayam
dan juga sebenarnya ada pabrik yang EE
pabrik peternak ayam juga juga
ee biasa mengambil dari magot ini
semacam di tempat mana ya di Jawa Tengah
ya E itu dia sudah Ee melakukan MOU ya
MOU terkait hasil dari dari magot ini
untuk didiskusikan ke pabrik ee ternak
ayam seperti
itu kemudian berikutnya adalah untuk
proses untuk menjadikan pupuk kompos
ahah nah agar ini sebenarnya hidrod pun
tidak diperlukan kalau memang lahannya
cukup namun e kendalanya dalam proses
pengomposan ini adalah membutuhkan lahan
nah namun ada sebenarnyakarang ada
berapa alat yang di mana cukup efektif
dalam proses pengomposan dia hanya Eh
ada proses drying press maupun drying di
Salah suatu alat itu sudah dalam eh
dalam Sat hari pun bisa jadi puku kompos
ada alat seperti itu namun memang ee
terkait biaya nantinya ya biaya
operasional juga semakin ee ada biaya
terkait ee biaya operasional dari alat
tersebut kemudian ee ada eh pembentukan
eh produk menjadi dprikate
nah ini memang eh eh juga potensi
rdfiket ataupun rdf e rdf yang durur Ya
seperti yang permintaan dari pihak eh
PLTU ya itu ee lebih ee dia itu apa ee
df-nya adalah yang organik yang sudah
kering dan pecah jadi tidak tidak
membentuk briket dia dia di proses
cacahan ukuran 2 mili eh proses drying
dulu eh kemudian tanpa Sebenarnya ada
yang tanpa ada mixer untuk membentuk
mesin briket ada yang dia langsung dari
proses pengeringan hanya ee membentuk eh
pururan dihammer mail untuk menjadi apa
organ yang kecil serbuk itu ada diberapa
tempat ee ee Mungkin kita bisa ee
mungkin yang di Padang ya mungkin ee di
padang itu
ee sempat diskusi ya sempat saya sempat
diskusi terkait produknya apa rdf eh
terkait pembangunan ppst Karen memang
dalam pemohon tpst kita harus
eh memikirkan offtaker ya waktu itu eh
saya berdisi dua dua ofteaker sebenarnya
duateer fdf Eh ada Semen Padang
ada plldu ombilin waktu itu dan itu kita
diskusi produknya Seperti apa kita
menyesuaikan ke eh kita akan
menyesuaikan di alat-alat yang akan kita
eh eh eh di alatat yang tpsd akan
apa apa menyesuaikan dari produknya yang
akan yang diinginkan oleh ofteer tadi
Nah semacam rdf lah itu jelas eh ukuran
seperti berapa Master kentnya berapa
Kalau nya berapa Nah itu sudah di di apa
sudah ada spek dari di di pabrik semen
memang beda kalau pabrik semen itu
monster kontennya kurang lebih 20 sampai
25% eh terus eh ada ukurannya 2 sampai 5
mili dan
eh kalorinya 3.500 minimal ya 3.000
sampai 3.500 minimal nah namun eh
seiring dengan adanya ee banyaknya
produk fdf dari biomassa dari sampah ini
ada beapa pabrik semen yang sudah
memodifikasi sebenarnya memodifikasi
eh alat eh apa e pembakarnya ya
boilernya yang dipaben sendiri agar bisa
tanpa ada proses pencacahan lagi menjadi
ukuran 2 sampai 5 mili eh 2 sampai 5
mili dia memodifikasi alat itu agar eh
banyakghas e banyak Ee kita bisa mend e
masyar apa dari pihak pengolah dari TPS
bisa tanpa ada
prosescacahan lagi jadi karena tambahan
biaya lagi kalau kita harus Moses
pencacahan Ini pengalaman dari informasi
ya informasi dari pengola tpst yang dia
itu swasta Sebenarnya dia swasta e
mengolah tpst dia itu ee menjual fdf-nya
dalam kondisi basa harga basah pun ee
dan tanpa ada prosesac e tetap ada
proses pencacahan e namun ukurannya
memang tidak ee du sampai 5 mili namun
di di atasnya itu dia menjual kondisi
tanpa ada proses drying memang eh dia
Mengapa Pak saya tidak drying kalau
drying nanti nambah biaya lagi Pak
nambah biaya lagi Eh terus nanti tamb
biaya lagi tentu eh penghasilan kami
akan eh apa pendapatan kami dalam proses
pengolan ppst ini akan berkurang nah dia
lebih meskipun hasil Apa hasil jual dari
rdf yang basah itu pun lebih murah dari
yang rdf kering kalau kita DF kering
mungkin ee saat ini kalau kita melihat
posisi kalau diilacap kalau enggak salah
harganya00.000 per ton mungkin sekarang
sudah naik ya 3 350 ada yang 350 per ton
ada yang mungkin berapa memang harganya
berbeda-beda ee ada yang dia hanya
mematuk harga sepertiga dari harga
batubara karena memang harga batanya
cukup laatif ya harganya ee seperti itu
Nah harga yang basah ini dia enggak
apa-apa Pak saya jual basah itu kan
beratnya lebih besar daripada kita harus
jual kering kalau jual kering ringan nah
di situ meskipun murah kami dapat ee
berat sampah yang tinggi ya Nah cukup
pintar juga dari penga TPS ini untuk
untuk membuat stri seperti itu sehingga
dari dari dari proses pengolan itu
semuanya ter terdiskusikan ke pihak
semen tapi tidak semua sebenarnya memang
dia punya punya apa channel atau mungkin
juga punya punya
ee apa Kerja apa kerja sama ya kerja
sama terkait bahwa dia ee harus menyetor
sampah ee rdf-nya ke ke pabrik semen
tersebut seperti itu Nah ini ee terkait
pemanfaat dari sampah
organik lanjut berikutnya adalah sampah
onorganik ini sebenarnya macam-macam
sekali banyak sekali
ee hasil dari sampah ee dari sampah
organik ini ada sampahak jual bisa
plastik bisa sampah ee dari logam maupun
kardus bisa juga seperti itu ada juga ee
ee produk lain yaitu semacam ee dari
plastik umpamanya contohnya ini mungkin
bisa lihat juga kita berapa produk yang
di Banyumas ya kita lihat sendiri ada
namanya mesin extrader diolding cetak
cetakan ini macam-macam bisa jadi pffing
Gata tergantung cetakannya bisa jadi
barier atau mungkin pot bunga tergantung
sebenarnya tergantung dari potensi untuk
penjualan berikutnya namun memang proses
ini membutuhkan biaya yang cukup mahal
cukup mahal sebenar karena mesin ada
berapa mesin ya dari mesin hot extrader
molding Nah itu kemudian eh sampah
cacapilah yang dari hasil proses
cacapilah tadi juga juga menjadi produk
rdf FL yang kemudian E dipres menjadi
bentuk rdf FL curah ya sampah curah
kadang banyak orang tidak gak ngerti
sampah sampah resido pun itu sebenarnya
sampah sampah apa sampah rdf yang bisa
dijual Namun karena ee kadang ee akhir
nya masuk ee banyak yang masuk ke PPA ya
sampah-sampah tersebut ee mungkin Bapak
Ibu yang sudah pernah melihat di celacap
bisa lihat di celacap itu ada berapa
produk ya
produknya dari proses eh terakhir itu
ada produk inner reject dan juga produk
rdf sendiri Project rejectnya itu
nantinya ada yang akan dikembalikan e
akan masuk ke residu ada innya itu yang
akan dikembalikan lagi menuju proses
reader se itu
nah ini adalah eh yang saya sampaikan
tadi ada yang memang ada terkait anu ya
Eh kebutuhan spek ya spek dari rdf eh
dia itu ada proses drying ada rotary
drying atau mungkin drying ini
macam-macam ada prosesnya dengan bioding
atau mungkin kalau memang lahannya cukup
besar dan memungkinkan untuk proses
drying bisa menggunakan solar drying
kita menutupi sampah menurut area eh
sampai dari untuk menghemat biaya namun
membutuhkan apa membutuhkan area yang
cukup besar itu dengan proses solar
drying Contohnya seperti itu e terus
kemudian Eh ada cruser ini kalau memang
ada pihak opteer yang tanpa cruser pun
eh lebih bagus hingga biaya biaya
operasional pun lebih murah nah kemudian
dari proses eh di drying Maun Crasher
ini nanti nah ber ini memang untuk
mengefektifkan proses pengiriman dari
RDS itu sendiri
ee seperti itu untuk yang produk eh
sampah organik Sebenarnya ada
produk-produk lain untuk yang sampah
organik bisa untuk jadi eh apa apa bahan
bakar seperti itu ada semacam itu ada
mungkin yang lain e kalau proses
pembakaran bisa menjadi batako seperti
itu senya proses rdf ini sebenarnya bagi
Semen ini sebenarnya sebagai bahan bakar
dan juga sebagai bahan baku bahan baku
ya eh dari proses bahan pembakaran itu
menghasilkan aku yang menjadi filler
filler bahan bakunya proses membentukan
semen Ya ini yang saya dapat info dari
apa eh pihak semen ya yang menyampaikan
seperti itu jadi eh dari proses dia itu
tidak hanya
eh membutuhkan sampah hasil sampah itu
untuk hanya untuk bahan bakar eh
campuran bahan bakarnya di proses apa
Pemban semen namun juga untuk bahan laku
gitu seperti itu
eeemudian ee Ini adalah ee jenis-jenis
pengolahan sampah yang sesuai Permen PU
Nomor 3 tahun 2013 tentang proses-proses
pengolahan ada proses anaerobik ini
cendurung ee ee composan pengomposan ya
ini ini bisa reduksinya residunya kurang
Le Eh reduksinya kurang lebih 30 sampai
50% membutuhkan lahan besar memang ee ee
residunya berupa kompos cair ee kompos
padat dan gas bio eh eh kestabilan
proses tidak stabil biaya operas
investasi memang cukup murah ya
660 juta Nah dan biayanya memang ya
prosennya kalau dihitung-hitung dari
hasil kajian Dari dari di permen ini
kurang lebih 190 125.000 sampai
250.000 per ton ada juga ee eh proses
pengolaan sampah dengan aerobik
eah proses pengolaan aerobik ini
eh lahannya sedang jadi prosesnya ada
proses eh e menghasilkan residunya
adalah kompos cair dan kompos padat ini
lebih stabil eh biaya investasinya
kurang lebih 500 juta sampai 24 miliar
per ton sampah per hari ee terus biaya
pengoperasiannya ee di angka
8.000 r.000 sampai 200.000 per ton
kemudian ada yang cukup efektif juga
sebenarnya pirolisis E ini Eh lahannya
itu kecil bernya car tar dan singas eh
stabil prosesnya tidak stabil memang eh
namun biaya investasinya cukup kecil r0
juta sampai
1,3 miliar per Tun namun biaya
operasionalnya yang cukup mahal 3.000
sampai 300 sampai 400.000 ribu per ton
ada juga gasifikasi
Eh ini memang biaya
operasionalnya cukup mahal 300 sampai
500.000 per ton ada insenerasi eh juga
Eh nah ini insenerasi eh di di dalam
Permen PU ini cukup besar mianya kurang
lebih 400 sampai 600.000 per ton namun
eh perang perkembangan teknologi ya
sekarang ada yangas
menggunakan bahan bakarnya dari sampah
itu sendiri dan itu memang kita tidak
bisa dengan ukuran besar karena paling
tidakasinya untuk 5 ton 5 ton 5 ton per
jam paling besar itu itu untuk agar
keefektifkan dalam proses pembakarannya
itu ada namanya terakhir adalah plasma
gasas memang cukup cukup apa cukup e
efisien reduksi sampahnya 95 sampai 100%
ya namun biaya operasionalnya yang cukup
besar di sini jadi ee Ini adalah ee
berapa berapa proses pengololahan ya
teknologi pengolahan sampah di tpst
namun dengan perkembangan teknologi ada
berapa ee teknologi yang baru dalam
proses e pengolahan ini yang lebih
efisien lebih efektif dalam
pengoperasionannya Nah kita lanjut ke
tahapan dan metodi pelaksanaan studi
kelayakan
tpst Nah posisi kedudukan studi
kelayakan dalam perencanaan umum
persampahan ini ada posisi eh sebelumnya
Ded kadang eh proses ini sebenarnya
dilewati ya di dalam proses program e
dalam perencanaan itu eh dari program
terus proek itu lanjut ke proses
Ded Ded itu yang yang saya sampaikan
tadi sempatti awal tadi kadang eh FS ini
tidak eh kadang kadang mereka hanya
untuk pemenuhan RC kadang padahal ee
dari awal kita harus e memastikan
membuat FS ini untuk memastikan
keberlanjutan dari tpst itu sendiri agar
Ee kita sudah harus memastikan adanya
ofaker adanya eh
adanyaer Terus adanya tentunya biaya
om-nya juga kita harus pastikan
kemampuan dari pengolahnya seperti apa
kita harus pastikan di situ nah sehingga
eh harapannya dengan adanya studi
kelayakan ini nantinya dalam proses
perancangannya sudah sesuai dengan yang
diharapkan dan terkait dengan eh
keberlanjutan dari e kelanjutan dari
proses operasional dari tpst itu sendiri
nah ini yang memang kadang untuk tpst
ini eh FS ini juga digabungkan dengan eh
basic desain ya atau desain ini mengapa
karena agar kita bisa tahu Lebih Detail
ya dalam proses bisa membaca fs-nya
Lebih detail dan lebih lebih mengarah ya
kita membutuhkan ee basic desain agar
dari situ kita bisa bisa melihat
ee melihat e konsep desain dari yang
akan didesain eh untuk untuk tpst itu
seperti apa sudah terbayang di S
kelayakan ini sehingga ee ded-nya pun
melanjutkan dari proses presain ini
seperti itu meskipun nanti tetap ada
mungkin review desain sedikit-sedikit
namun tidak akan mengubah dari proses
basic desain
tersebut kemudian eh terkaitta cara
pengerjaan studi kelayakan tentunya
tetap mengacu pada Ee Kita utamanya
harus mengacu pada rencana induk Ya
rencana induk kemudian eh dilaksanakan
oleh tenaga ahli yang bersedukat dan
er Yang berpengalaman diing 5 tahun
sehingga dari sini kita ke konteksnyata
persiapan adalah siapkan rencana induk
dan data penunjang ya nanti eh
tahapan-tahapan ini nanti akan kita
Jelaskan eh satu persatu nanti kita akan
eh saya sampaikan terkait ee mulai dari
mana Eh eh kelayakan itu di dinilai
secara teknis seperti itu ee selain ee
penilaian secara teknis dikaji secara
teknis juga kita akan mengkaji secara
kelayakan keuangan lingkungan kelayakan
sosial kelayakan hukum dan kelembagaan
terit nantinya Apakah kelembagaan ppsd
akan dibuat eh eh UPT atau UPTD atau
mungkin eh BUMD atau seperti apa itu
tentunya eh memang harus benar-benar
dikaji
diambkaji dan pilihan di
dalamstpst ini
nantinya pendekatan dan selayan mungkin
nanti kita tetap e akan melakukan
pendekatan literatur sebagai sumber dan
action dalam membuat analisa persampahan
kemudian kita akan tetapan melakukan
pendekatan kepada masyarakat
guna menggali aspirasi yang berkembang
di masyarakat aspirasi masyarakat ini
diharapkan bisa menjadi bahan
pertimbangan pend dalam penanganan
sampah Sehingga tadi yang saya sampaikan
potensi pendekatanyarakat salah satunya
adalah eh nantinya
eh adanya pendekatan terhadap
potensi-potensiaker situ Terus eh
wawancara dengan terkait yangangi
persampahan
setempatangk kepentingan ini agar eh
dalam FS ini mengarah pada rencana
Program penanganan sampah yang yang akan
direncanakan oleh Pemda oleh kabupaten
kota ituu ini pakan dalami
kelayakan kemudian
ee metodologinya memang mulai dari
persiapan nanti kita pasti di persiapan
ini pasti akan makukan koordinasi dan
diskusi bersama dengan pemangeminang
kemud
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:07 UTC
Categories
Manage