STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN TPST SESI 1
sBu2cBacNEw • 2024-08-10
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Bapak Ibu Sebelum kita mulai ee kegiatan training online yang diadakan oleh butik daur ulang Project B Indonesia dan EE jurusan Teknik Lingkungan ee Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan Universitas Islam Indonesia ee izin kita mulai dengan sedikit pengantar ee yang kebetulan ditunjuk untuk saya memberikan ee sepatah dua patah kata kira-kira ee bapak ibu yang kami hormati terkait dengan studi kelayakan ini ini adalah tema yang kedua yang kita angkat setelah sebelumnya kita bicara tentang studi kelayakan yang berhubungan dengan ee ee pendirian atau pembangunan ee sebuah tempat pemrosesan akhir ya Yang nanti ke depan juga akan berubah dari TPA menjadi Lur yang sudah dibahas di 2 minggu sebelumnya oleh Pak Dr Wahyu ya dari ITB nah kali ini kita akan bahas terkait dengan ee sebuah tema yang sangat menarik karena isu ee bukan isu lagi ya Ee kebijakan dari pemerintah terkait dengan TPA gitu ya yang akan ee dikurangi dalam beberapa periode yang akan datang kemudian menuntut eh pemerintah daerah ee provinsi kabupaten kota untuk bisa membuat tempat pengolahan sampah terpadu Nah agar tidak ujug-ujug ya Ee tiba-tiba muncul dokumen eh Ded berupa perencanaan ee tpst-nya maka e kita mencoba menghadirkan ada dokumen sebelumnya yang perlu dimiliki oleh setiap daerah yaitu berhubungan dengan studi kelayakan ini Salah satu hal yang sangat diperlukan untuk menjamin walaupun banyak faktor nanti dalam operasional begitu ya Tapi sebelum tpst itu dibangun ee ada dokumen yang EE mengupas tentang keberlanjutan dari tpst tersebut ee yaitu dokumen studi kelayakan ya visibility study nah harapannya ya Ee harapannya adalah eh apa yang akan nanti dibahas terkait dengan dokumen ini gitu ya akan ee membawa ee masukan-masukan penting ya Bagi penyelenggara penyelenggara daerah terutama di bidang persampahan terkait dengan kelayakan ya di e tpst tersebut agar tpst tersebut dapat berjalan dengan maksimal ya tentunya kelayakan ini tidak hanya dari aspek teknis operasional saja gitu tapi dari sisi e kelembagaan ya Eh finansial Kemudian dari peran serta masyarakat yang akan mendukung berbagai macam aspek e teknis operasional yang akan e diharapkan akan muncul dari studi kelayakan ini nah nah pentingnya ini kita menghadirkan pakh Pak adalah eh konsultan yang selama ini sangat banyak terlibat berbagai macam aktivitas yang berhubungan dengan persambahan ya t TPA tpst eh spa itf dan seterusnya banyak sekali pekerjaan-pekerjaan yang pernah dilakukan nah ini perlu Ee kita mencoba untuk ee minta untuk Sharing ya terkait dengan Bagaimana penyusunan sebuah studi kelayakan agar studi kelayakan ini powerful ya Banyak isinya banyak manfaatnya yang bisa diambil untuk langkah kegiatan berikutnya yaitu ee salah satunya Ded kemudian proses konstruksi kemudian operasional dan seterusnya mungkin tidak berlama-lama agar eh materi yang disampaikan nanti dapat bermanfaat dapat eh apa kepada Bapak Ibu semuanya kita mulai saja ya E kegiatan training online ini dengan mengucapkan bismillahirrahmanirahim eh training online studi kelayakan perencanaan tpst tempat pengolahan sampah terpadu pada hari ini Sabtu 10 Agustus 2024 resmi kita buka mudah-mudahan membawa banyak manfaat bagi kita semuanya bagi Bapak Ibu para peserta dan termasuk Kami ingin sangat ingin belajar bersama ee pemateri kita dan mudah-mudahan EE pemateri kita kami juga ucapkan terima kasih ya atas waktu dan sharingnya dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semuanya Mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi taufik wal hidayayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia jadi semisal selama acara training online berlangsung bapak ibu ada yang terkendala dengan Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami di Pro di Project B Indonesia selanjutnya seperti biasanya Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorpress spesial untuk bapak ibu yang beruntung doorpres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan du Story Instagram terunik selama training online ini berlangsunguk Pang tiga penanya terbaik akan kami umumkan di akhir acara sesi du nanti Sedangkan untuk pemenang dua Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya selama training online ini berlangsung dapat memberikan pertanyaan melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan doorpress spesial dari kami baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini [Musik] baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya mungkin untuk efisien waktu jika Bapak salh sudah siap kita mungkin bisa langsung saja untuk mulai penyampaian materinya Pak yaitu waktunya kurang lebih sampai jam 10.30 ya Pak ya Iya siap tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar kami persilakan kepada bapak saleh ya Terima kasih Mbak dewitara ya ya Asalamualaikum warahmatullah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh Makasih ter apa kepada e butik D ulang ee jurusan Teknik Lingkungan UI ee yang telah mengundang ya mengundang benarnya eh mungkin eh kami ini hanya tantangan ya tantangan bagi saya untuk sedikit men-share ya pengalaman saya dalam dalam mendesain atau mungkin ee melihat dari potensi adanya tpst saat ini karena Ee kita bisa melihat dari ee kondisi saat ini pengolan persampahan yang di mana ada target dari pemerintah yang di mana terkait Pap ee Pap Bapenas ya di di sana itu terkait apa eh kesepakat dari lima Kementerian terkait target ee pada 2045 itu ee kita resido itu 10% dan 2020 tidak ada pembangunan TPA lagi seperti itu mungkin ee saya coba share langsung ee materi kami apa sudah Mohon maaf Pak untuk volumenya bisa ditambah lagi Oke Mak Makasih mak kecil ya mbak ya Iya tadi kecil sekarang sudah oke masih aman Siap terima kasih maaf ya Eh ya terima kasih eh bismillahirrahmanirrahimalam ikum warahmatullahi wabarakatuh ee ee bagi eh mungkin kita langsung ke materi saja mungkin randown kegiatan ini ada dua sesi ya Ca kami Tampilkan di sini dimulai dari penyampaian sesi materi 1 Nanti juga ada materi 2 di jam . mungkin lanjut aja kita lanjut ke materi terkait studi ee kelayakan tempat pengolahan sampah terpadu eh ini memang ee menjadi isu ya mungkin tempat disampaikan oleh Pak hijrah sebelumnya memang eh terkait adanya Apa perubahan terkait eh sistem pengololan persampahan di Indonesia untuk mentargetkan 2045 di mana residu 10% dan dada 2030 2030 tidak ada pembangunan TPA lagi Eh maka ee mas eh eh Pemerintah kabupaten kota diharapkan bisa mengolah sampahnya Ya intinya atau mengurangi eh produksi sampah di Sumber intinya seperti itu Nah ini adalah outline materi kita mulai dari eh ada sesi pertama nanti kita akan membahas terkait eh pengantar perencanaan tpst kemudian ada tahapan dan Meti pelaksanaan STI kelayang tpst kemudian eh kriteria teknis tpst muatan dokumen studi kelayakan tpst dan kajian kelayak teknis mungkin nanti Ee Kita coba Saya coba ee mengatur jadwal karena materi yang sesi satu ini cukup ee bak ee mungkin kita saya coba akan ee pelan-pelan ya untuk menyampaikan materi Ini pertama terkait pengantar perencanaan tpst Nah kita tahu ee dasar khusuk pemerintah pemerintah dalam pengolahan sampah ada berapa ee peraturan dimulai dari undang-undang 18 tahun 2008 tentang pulang sampah ini ini yang menjadi Apa perubahan terkait ee istilah ya istilah awalnya TPA menjadi dari awalnya tempat penampung eh penimbunan sampah akhir penampungan sampai akhir Eh sekarang menjadi tempat pemrosesan kemudian ada undang-undang 23 2014 tentang pemerintahan daerah ini dalam hal ee pengolaan sampah di mana ee nomenklatur di sini ee dinas lingkungan hidup sebagai pengolahnya dan pembagian terhadap wewenang di masing-masing apa masing-masing kabupaten provinsi dan pemerintahan pusat wewenangnya ee ada di undang-undang nomor 23 ee tahun 2014 ini terus ee berikutnya ada PP 81 2012 ini juga mengatur tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan Sampah sejenis sampah rumah tangga ini mengatur terkait nantiya adanya kegiatan pengurangan maupun penanganan Nah ada 2000 apa ada e Perpres 97 juga ditargetkan di sini eh di mana ada di dalam dalam parpres ini ditargetkan terkait target kebijakan Eh jakranas ini target pengurangan 30% eh dan penanganan 7% namun eh eh melihat dari eh perkembangan di dalam eh dalam apa di kabupaten kota ini target ini e tidak terenuhi mungkin dalam untuk kota ee untuk kota mungkin bisa terpenuhi namun untuk Kabupaten ee sulit ketmuni karena adanya luasnya ee luasnya daerah layanan gitinya seperti itu kemudian ee ada Perpres 352 tentang percepatan B instalasi pengolan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan Nah inilah mulai tonggak ee bahwa ee proses pengolan sampah harus segera dilaksanakan karena di mana saat ini permasalahan di masing-masing kabupaten kota adalah masalah tidak adanya lahan lahan untuk penimbangan tumbuhan sampah e untuk penasan untuk TPA kita bisa melihat ee di Bali atau sarba kita mungkin juga ee piungan ya di Jogja sendiri itu sudah sudah cukup penuh dan mungkin eh kabupaten kota yang yang layanannya di daerah di TPA sarbika maupun Piyungan itu sudah punya kebijakan lain dengan pembangunan-pembangunan tpst atau mengurangi ee ee sumber apa mengurangi sumber sampah yang di oleh masyarakat dengan proses pengolahan di mengoptimalkan tps3r atau mengoptimalkan bank sampah kemudian ee Perpres 83 ee 2019 juga tentang penanganan sampah laut nah ini juga cukup penting di mana ee pada tahun ee pada ee terkait sampah laut ini juga cukup ee menjadi keresahan di ee kabupaten kota yang yang apa yang di mana E sampai yang yang mempunyai pesisir ya yang mempunyai pesisir di mana sampah-sampah laut juga ee banyak ee apa mengumpul di daratan pesisir kabupaten kota Mereka kemudian nah ini adalah Permen PU Nomor eh 3 tahun 200 tentang penjagaan eh persampahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan Sampah jenis rumah tangga nah ini cukup detail tentang pembahasan di tpst dan terkait studi kelayakan juga ee banyak disampaikan di permen Bu nomor 3 2013 nah yang terakhir ini adalah permen dagri ee nomor 721 ini yang e yang kita bisa melihat eh bahwa eh mulai di apa dalam pengolaan sampah ini harapannya sudah ada perhitungan terkaitbusi dalam penelanggan penganan sampah di mana tanggungan dalam pengelangan sampah adalah tanggungan masyarakat eh warga di kabupaten kota tersebut nah di situ Di dalam permen dag ini juga di di apa di hitung bagaimana biaya pengolahan sampah secara keseluruhan mulai dari sumber sampai pemerosan akhir nah kemudian dari situ kita bisa melihat berapa sih beban biaya pengolan sampah yang yang yang akan di apa dibebankan oleh masyarakat dengan Apakah nanti ada subsidi dari pemerintah daerah itu mungkin sedikit terkait dasar hukum ee pengolan sampah yang ada di ee Republik Indonesia ini kemudian ee dasar hukum kita kuplik sedikit terkait dasar hukum ee terkait undang-undang nomor 8 tahun 2018 di sini juga disebutkan terkait ee pengan sampah rumah tangga dan Sampah S rumah tangga terdiri atas kegiatan pengurangan sampah dan penanganan sampah nah ini ee kegiat pengurangan sampah ada pembatasan timbulan sampah pendorongan sampah dan penguatan kembali sampah nah ini memang ee kalau kita bisa melihat dari kondisi ee apa ee dalam dokumen jakstrada memang untuk kabupaten kota ee untuk kota ya kota mungkin ee meskipun dia itu cakupan layanannya bisa 100% namun ee kegiatan pengurangannya masih kurang bisa kita bisa melihat ee ke ujung tombak dari pengolaan sampah pengurangan sampah ini adalah pembatasan timbulan sampah kemudian ada kegiatan di tps3r maupun di bank sampah Nah itu dari dari pengampatan saya waktu menyusun juga Kami sempat menyusun e terkait jakada itu juga masih eh Pemerintah kabupaten kota masih kesulitan ya untuk mencapai target 30% eh 30% pengurangan ya pengurangan kemudian eh berikutnya adalah kegiatan Pang sampah e kegiat Pang sampah ini mulai dari kegiatan pan eh ulan pengangkutan ee pengangan akhir dan pemerasan akhir ee posisi ee mulai dari pemilihan ini memang kita eh harus ditingkatkan karena target nantinya terkait ee pengurangan sampah memang buulai dari sumber jadinya itu terus ee kemudian ada pengumpulan pengumpulan ini e adalah kegiatan dari sumber menuju ke ee tempat e apa tempat penampungan sementara Kemudian dari tempat pempan ini ada pengangkutan menuju ke ee TPA atau tempat pengolan nah seperti itu kemudian kita bisa melihat dari pp81 juga menyebutkan PP Nomor 81 tahun 200 juga menyebutkan ee alur ya alur dari mulai dari sumber sampah sampai ke pemeresan akhir Nah di sini kita bisa melihat dari proses pemilahan di Sumber Kemudian dari pemulaian sumber ini biasanya jugan ee pengurangan ya pembatasan maupun ee pemilihan yang dilakukan oleh pemulung di Sumber kemudian dilakukan pengumpulan di pengumpulan dengan gerobak atau roda 3 kemudian diangkut menuju TPS atau TPS 3R nah diberapa daerah memang ee banyak ee sempat Saya melihat banyak tps-tps memang hanya fungsinya hanya untuk menampung saja tidak ada proses pemilahan di mana ee sehingga hanya mengangkut apa ee sampah hanya diangkut kemudian eh dikumpulkan terus diangkut ke TPA langsung kemudian ada tpsdkr juga tpsdkr juga juga menjadi juga banyak e permasalahan di daerah-daerah karena memang eh kendala terkait eh biaya operasional Eh di mana E dari KSM yang mengola tps3r itu pun kadang mereka tidak bisa apa membiayai dari kegiatan pengololaan sampah di TPS Tri tersebut nah sehingga ee mungkin ya Ee salah satunya ya terkait nantinya adanya tpst ya tpst ini kembali ee banyak di apa diengukan diberapaak pembangunan mohon maaf apa untuk suaranya Mohon maaf untuk suara ya Pak belum ada sebentar P bantu belum ada suaranya ya Pak ya Halo Mbak sudah Pak sudah ada masuk sudah Pak bisa Dilanjut Pak Terima kasih ya Oke mohon maaf ada kendala teknis ya Saya lanjut di terkait apa PP Nomor 81 tahun 2012 Cup jelas suara saya Mbak sudah Pak sudah jelas ya terkait eh PP Nomor 81 tahun 2012 ini kita bisa melihat alur ya dari sumber sampah sampai ke promosan akhir di sini kita bisa melihat posisi tpst adalah di di proses pengolahan akhir di mendekati TPA memang di fungsinya dari di tpst ini sebenarnya proses e pengolahan dan proses pemelosan akhir secara diinisi eh dicantumkan pada permen nomor 3 tahun 2013 eh mulai dari proses pengumpulan pemilahan sampai pengolahan itu ee dilakukan di tpst bisa dilakukan oleh tpst intinya gitu namun tpst pun ini juga ee pasti akan menghasilkan resido kalau e pengolahannya tidak sampai Zero WS jadi pasti akan menghasilkan resido sehingga membutuhkan e TPA sebagai atau mungkin sekarang istilahnya lahan uruk resido seperti itu Nah di sini di atasnya tpsd Sebenarnya ada spa spa ini sebenarnya Sun peraran Ara atau mungkin eh itf ya atau itf kalau fungsinya sebelumnya ini SPA hanya sebagai eh perantara di mana jarak dari tpsgr ataupun TPS itu ee lebih dari 25 km secara aturan memang perlunya ee adanya spa Karena untuk mengefisienkan biaya operasional pengangkutan seperti itu eh kemudian lanjut ke ke eh dasar hukum penanganan sampah terkait ee Indonesia menuju pengelolan sampah berbasis ee bersih teknologi jadi ini memang yang yang sekarang mulai digencarkan adalah eh pengolahan sampah berbasis teknologi ini memang dengan meningkatnya timbulan sampah mungkin ya tentunya eh semakin beban TPA yang saat ini memang hanya hanya untuk ee mulai e hanya untuk proses penimbunan saja tanpa ada proses pengolahan itu semakin berat Ee kita bisa melihat dari yang di kita ma puyungan Mungkin ee berikutnya akan ee akan ada kota-kota lain yang memang yang sudah mulai ee penuh ya Penuh ee tpa-nya tempat penimungannya atau mungkin lahan uruk residonya sekarang kalau istilahnya nah sehingga eh perlunya diperlukan ee ee pengolahan sampah yang berbasis teknologi kemudian ee Ini yang menjadi masalah adanya kan kelangkaan lahan TPA kemudian ee mungkan metode Komal tidak lagi visibel khususnya untuk kota metropolitan dan kota besar mungkin sekarang sudah kita bisa melihat proses pengolahan sampah yang ada di Surabaya itu sudah mulai proses gasifikasi mungkin ada di kota lain yang mungkin coba untuk mengembangkan ee teknologi ee di piungan di berapa tempat ini di tempat seperti di Jogja maupun maupun di Denpasar itu pun sudah Ee mulai menjamur pembangunan-pembangunan tpst kita bisa lihat ee tpst yang ada di apa Kertalangu Ya itu sudah mulai berjalan namun infonya ya infonya Eh ada permasalahan di situ sehingga ee karena beban sampah yang direncanakan para0 ton hanya bisa masuk ee berapa ton ya kurang 30%-nya itu menjadi permasalan juga yang perlu maka itu FS ini cukup penting ya kalau memang kita ee menginginkan das yang dalam pembangunan ini tidak ee bisa apa pembangunannya Bisa terkait S apa terkait kekelanjutan tentunya eh perlu adanya e studi kelayakan ini kadang eh Kami sempat mendapatkan klien-klien memang sudah e ada tempat untuk lokasi namun memang tidak ada studi kelayakan sehingga ee di berapa Mungkin ada yang memang sudah cocok lokasinya namun ada beapa apa yang memang secara mungkin dipaksakan ya Ee secara nanti terkait operasional investasi itu ee tidak visibel in itu sehingga dari sini perlu intervensi teknologi yang ramah lingkungan sehingga ee di Permen PU Nomor 3 pun sudah diatur terkait teknologi pengelas sampan ada teknologi fisik biologi kimia termal dan rdf nah ini yang semakin apa saat ini juga ee banyak eh apa apa invest apa offtaker yaer fdf sebenarnya offtaker fdf ini cukup banyak sebenarnya eh Memang ee di berapa tempat dia membutuhkan eh kita mungkin bisa melihat dari pabrik semen pabrik semen maupun eh yang maupun PLTU beda kalau fdf-nya PLTU Mungkin kita bisa melihat lebih banyak organik organik sedangkan banyak rdf ee untuk yang semen adalah rdf FL ee kalau kita Saya sempat membuat kajian ya membuat ee kajian dengan dengan SDM ya Waktu tahun 2002 kemarin ee sempat membuat kajian terkait potensi biomassa potensi biomassa yang ada di Jawa Timur memang potensi biomassa terbesar memang di sampah nah sampah ini selain ee ee memang tidak ada yang apa memanfaatkan juga eh potensinya cukup meningkat terustiap tahunnya seperti itu Eh kita eh waktu kami kajian biomasa tersebut sempat ehtu ya mereka punya target sebenarnya terkait confering energy Eh di mana target mereka adalah 10% 10% dan dan saat ini waktu itu Ya waktu itu dia masih mencapai 2% dan itu pun eh melihat dari potensi yang biasanya dia pakai sebagai coneringnya adalah Sil sudah mulai menyusut dalam arti gini somil adalah ee serbuk ya serbuk kayu yang saat ini sudah mulai dimanfaatkan lagi oleh pengusaha mebel untuk menjadikan produk mebel lainnya sehingga eh dari pabrik e PLTU sendiri saat ini mulai kekurangan ya kekurangan terkait ee rdf itu sehingga capaian yang yang dicanakan untuk 10 persen itu ee masih kurang kurang banyak ya masih masih membutuhkan banyak punya apa banyak biomasa lagi selain itu ee juga sempat ee mengkaji terkait e biomassa di pabrik buulla pabrik buula juga menggunakan dia biomassanya menggunakan ampas tebu meskipun juga menambahkan dengan batu bara karena kondisi kita melihat kondisi boiler dari pabrik e apa pabrik gula sendiri adalah ee lama ya jadi dia membuntuhkan beban geomassa yang ba banyak ya eh sehingga yang biasanya cukup untuk ampas tebu yang yang ada sekarang ee masih kurang Jadi potensi offter sebenarnya besar di di di Jawa maupun di berapa tempat yang lainnya jadi memang Nantinya di FS ini eh diperlukan adalah kajian terkait nantinya adalah adanya offteaker ya di lokasi atau Lokasi tempatnya eh terbangunnya tpst nantinya lanjut ini adalah ee dasar hukum pengelolan sampah menurut permen dagri Nomor 7 Tahun 2021 ee sarana persampahan mulai dari sistem pemelahan yaitu pewadahan pemilihan dipah di Sumber kemudian ada sistem pengumpulan ee ada gerobak sampah gerobak motor pick up eh dan juga TPS ee dan sistem pengolahan sistem pengolahan di sini ada tps3r dan tpst eh untuk tpst 3R ini memang eh mungkin ee untuk kampahsampah untuk proses proses pengolahannya Memang e ada agak apa simpel ya ada proses pengomposan mungkin kalau kita melihat ban-bantuan dps3r yang diberikan oleh pu lebih sifatnya semacam untuk pengoposan Dan Sampah layak jual dan dan juga sebenarnya dulu adalah ada mesin Caca namun sekarang Eh mesin Apa Caca untuk plastik ya namun sekarang Eh Caca plastik pun tidak laku Sebenarnya sekarang jadi lebih lebih banyak Eh dijual adalah sampah yang sudah eh terpres sampah layak jual plastik yang pres itu aja ee karena ee sempat juga saya melakukan kajian terkait sirkual sampah plastik ya di di di Jawa Timur ini ee memang ada namanya Istilahnya agregator ya agregator yang memang dia mengambil sampah-sampah plastik namun dia plastik-plastik kemasan saya juga sempat melihat ee bahwa kasik kemasan di tps3r pun infonya tidak laku punya dan dan mereka tidak ee istilahnya menjadi residu di tps3r karena merasa tidak laku padahal sebenarnya ada eh offtaker ya oftaker yang memang e membutuhkan terkait Eh tadi itu e pemasan-pemasan plastik yang ada aluminium foilnya seperti itu eah di sini di TPS sigr ada berapa proses pengolahan ada pengomposan dengan airator ada pengomposan dengan k berongga ini memang ee dua sistem pengomposan ini memang banyak di DPS ckr yang yang saat ini ada di kabupaten kota terus ada biodigester bsf yang sudah semakin marak di beberapa tempat namun memang kita harus harus harus eh kita harus cari optacker ya terkait potensi dari Eh bsf ini ee terus ada mesin pemadat untuk daarulang untuk mesin presnya dan untuk berikutnya adalah tpst ya ini tpst memang ee lebih ke e ada berapa pengolahan pengomposan aerob Inilah banyak lebih ke pengomposan eh dengan airator terus ada konsep insinerator ada gasifikasi dan ada DF FL sehingga produk-produk ini bisa berkembang di tpst karena ada bebera alat yang memang eh kita bisa melihat beberapa tpst yang ada yang sudah dibangun di di apa di Indonesia ini contoh nya adalah Cilacap Cilacap itu memang konsepnya ee menghasilkan rdf ee dari prosesnya itu ee ada proses yang utama dari proses pembentukan rdf adalah drying Nah di sini Mereka menggunakan biodying namun eh kita bisa eh kita bisa melihat harga dari proses pengolahan apa investasi untuk E biodriing itu pun cukup mahal dan saya Eh saya sempat eh coba untuk mengkonsepkan seperti itu namun e karena adanya tkdn ya akhirnya tertolak dengan konsep seperti itu kemudian lanjut adalah sistem pengangkutanah ada pengangkutan ini adalah mengangkut residu sebenarnya residu residu atau mungkin ya dari residu maupun ee sampah yang ada di TPS yang akan diangkut menuju ke proses sistem permosasan akhir di TPA posisi tpst sebenarnya bisa juga saat ini banyak ada di yang dibangun saat ini banyak ada di di lokasi TPA karena mungkin karena posisi ee agar mengoptimalkan ya proses pengolahan karena bisa bisa melihat ee pengolahan sampah di Sumber dipsar pun kurang optimal akhirnya di proses pengolahan tpst eh pengolahannya ada dilakukan di TPA namun ee tpst pun bisa berdiri sendiri ya Ee kita bangun ee karena mungkin lokasi jauh kita bukan bangun dpsc kawasan di berapa tempat sehingga residu diangkut e mungkin tidak setiap hari akan diangkut ke menuju TPA ini adalah e dasar hukum tentang pengolan sampah menurut permen daging Nomor 7 Tahun 2021 lanjut ke defisi eh tpst itu sendiri menurut permen eh PU Nomor 3 tahun 2013 ini disebutkan ada dua sebenarnya ee ini di daftar istilah menyebutkan adalah tempat dilaksanakan kegiatan pengumpulan pemilahan penggunaan ulang pendaur ulangan pengolahan dan pasan akhir ini ditankan memang ada proses porosan akhir di TPS ini nah jadi eh di TPS ini sebenarnya bisa independen bisa berdiri sendiri sebenarnya tanpa TP pun bisa kalau proses pengolannya optimal ee saya diajak mau diajak ya kerja sama ya dalam ee dalam proses pengelan tpst itu dia sudah mengolah ee mempunyai pelanggan ya pelanggan eh hampir 4.000 rumah dia menginfokan eh dari tip saja mengatakan bahwa pengolan TPS pengololan mengolah tpst itu sebenarnya eh cukup ee menguntungkan mulai dari sumber itu kan dia tarik ee contohnya tarik ee retribusi dia itu r35.000 ee 20.000 dia kasihkan untuk proses e apa untuk pengangkut dari sumber yaitu ee gerobak ya gerobak amumur 3 diserahkan 20.000 untuk yang mengangkut di gerobak kemudian eh 15.000 adalah untuk proses pengolahan jadi untuk dengan 5 dengan 4.000 eh pelanggan dia sudah mendapatkan r0 juta itu pun belum dia mengolah sampah ya mengolah sampahnya ini dengan apa ada hasilnya yaitu ee dia hanya menghasilkan sementara saat ini adalah ee proses eh sampah ee mdu apa daur ulang ya itu dia pres plastiknya atau mungkin yang sampah apa sampah Kadus juga di dikumpulkan sampah Botol juga dikumpulkan dia menghasilkan kurang lebih mendapat kan R juta jadi pengolnya sendiri sudah dapat kurang lebih 1 bulan bisa mencapai R2 juta namun menjadi permasalahan mereka adalah ee salah adanya residu masih ada residu dia harus mengeluarkan mengangkut residu itu ke ke TPA kurang lebih ada biaya di situ 1 bulannya biaya sampai 20 sampai 15 juta harapan ee sempat ee sempat ee berdiskusi dengan ee saya ya itu terkait Bagaimana ini sampah itu tidak menuju ke TPA diproses dengan mungkin ee proses ee rdf atau mungkin pembakaran pembakaran pun harus Ee tidak asal pembakaran ya karena kan ee sampah residu pun ada ee ada Sampah plasiknya juga yang akan menimbulkan efek dioksin di situ nah sehingga ee waktu itu sempat dius kamiusulkan akan membentuk rdf dengan proses drying namun memang ee ada biaya operasional di situ namun di situ proses pembakarannya adalah sampah dari eh dari sampah itu sendiri biaya pengol mungkin di pematiknya saja yang yang menggunakan ee bahan bakar itu terus eh istilah definisi kedua adalah tpst bnya sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pemisahan dan pengolahan sampah secara terpusat memang ee kalau kita di sudah mulakan proses pemilahan di Sumber memang eh biaya pengolahan sampah itu semakin lebih murah namun eh kita bisa melihat mungkin sudah terpilah di Sumber eh Namun waktu pengangkutan masih tercampur itu kadang menjadi problem dari eh kabupaten kota apa pengolah dari eh pengolahan sampah di kabupaten kota dalam menerapkan ee tanpa sampah terpil meskipun juga Ee kita harus tetap apa di masyarakat pun masih masih belum ters secara optimal ya optimal untuk proses pemilahan ini pemilahan di Sumber seperti itu lanjut ke berikutnya adalah tpst itu apa saja sih kegiatan pokoknya eah kegiatannya mulai dari pengolahan lebih lanjut sampah yang telah dipilah di Sumber itu bisa jadi ee ada pembagian ya mungkin sudah ada proses pemilahan pemisahan dan pengolahan langsung komponen sampah kota dan peningkatan mutu dari produk atau recovery dari sampah itu sendiri nah ini memang ee menjadi kegiatan pokok dalam dalam ee e tpst ya dalam peng sampah terpadu e kegiatan ini mulai dimulai dariessing kegiatan di ini mulai dari Pring kemudian ada kegiatan prereatment ada pengol fisik dan fasilitas lainnya ini tergantung nanti produk yang mau dihasilkan Mang eh yang Dias ini sebenarnya bisa pilihan ya sebenarnya bisa pilihan tergantung adanyaer nantinya FS ini harapannya ya harapannya agar TPS ini bisa berjalan e berkelanjutan ya berjalan kelanjutan tentunya di kajian FS ini diperlukan adanya kita mengidentifikasi adanyaer di area atau di area TPS layanan TPS tebut kita coba gali Saya sempat coba untuk menggaliapa salah satunya Memang e proses rdf atau mungkin proses dari magot atau kompos itu memang harus kita cari agar eh hasil dari TPS ini memang bisa bisa habis ya di di di apa untuk bisa dijual intinya dan hanya residu yang akan mengangkut e yang akan masuk ke ke lahan uruk residu dimulai dari proses pressing proses pressing ini adalah proses awal ya tahap awal yaitu proses mulai dari penimbangan mengenai jumlah sampa yang masuk penerimaan yaitu area loading nah di proses ini juga kita harus bisa mengefisienkan sampah masuk ya Mulai dari ee karena proses sampah itu beda-beda ya kalau sampah pasar yang memang J organik mungkin kita tidak perlu ada proses pemilahan sampah layak jual mungkin kalau berikutnya Ada sampah nonpasar atau sampah pungan mungkin kita akan ee ke apa masukkan ee Eh ada proses layak jualnya kemudian ada sampah yang tercampur maksudnya mungkin ini adalah sampah residu yau dari TPS 3R B jadi seperti itu Nah proses-proses ini Eh mungkin proses di pengolan TPS berbeda-beda treatmentnya kalau sampah pasar kita bisa melihat lebih cenderung adalah sampah organik prosesnya nanti Kan hasilnya yang dihasilkan adalah banyak adalah 80% atau 90% adalah sampah organik proses nya nanti hasilnya adalah untuk ee produk kompos atau mungkin untuk untuk magot atau mungkin juga menjadi rdf eh organik dalam arti bentuk mesin e bentuk briket untuk sampah non pasar atau memukiman itu eh lebih tercampur memang kadang sampah eh sampah non pasar ini Eh bermacam-macam komposisinya Ada sampah Ada sampah logam Ada sampah kayu Ada sampah ya komposisi sampah bisa bisa lihat ada berapa sampah plastik memang eh masuk semua ke situ memang ada proses ada proses mulai dari proses pemilahan berkala ya Mulai dari pemilan nanti adalah pemilahan logam atau mungkin ee pemilahan sampah yang apa berukuran besar kemudian ada sampah layak jual atau nanti terakhir adalah proses pemilasahan antara pengoptimalan untuk memisahkan sampah organik dan organik jangan terakhir adalah sampah tercampur Yang mungkinan ini adalah sampah residu dari pps3r ini prosesnya juga beda mungkin eh kita tidak akan melakukan proses pemilahan lagi di di proses layak jual ya mungkin nanti kita proseskan di berikutnya Kalau memang di Eh ppst itu ada proses apa pengolahan menjadi produk rdf tentunya nanti ada proses drying atau mungkin proses pembakaran seperti itu jadi eh memang di awal kita harus mulai memisahkan ya jenis-jenis sampah potensi sampah dari masing-masing sumber itu kita pilah di prosesessing ini nah ini dari proses ini adalah meningkat efisiensi Dan pengolan Sampah samp yang dibuangkatkat ulang serta pemulihan material ini adalah di prosesessing kemudian lanjut eemanah pemilahan ini macam-macam alatnya memang eh Memang ee di berapa TPS diap tpst ada memang eh dia hanya memilah hanya menggunakan cveor saja untuk memang terkait biaya ya biaya operasional eah ada yang mungkin TPS yang skala modern mungkin yang seperti di ketalango sudah ada back opener back opener terus ada rotary screen rotary screen terus ada mesin cacapilan mesin capilan adalah semacam kalau kalau kita di Banyumas ada Istilahnya geigbreak ya Atau mungkin di daerah lain ada istilahnya eh apa istilahnya choper seperti itu Nah di sini eh di proses pemilahan ini adalah ada ee pemilahan berdasarkan ukuran eh mungkin mungkin alatnya Ada berapa macam ya Ukuran mulai ada rotary screen repting screen trom screen disreen nah ini macam-macam modelnya memang punya kelemahan dan kelebihan masing-masing alat ini memang kita bisa bisa melihat ya sebenarnya kita dalam proses ee dalam proses FS ini Kita juga harus melihat komposisi sampah ee kebutuhan Untuk rotary screen seperti apa fungsinya Seperti apa ee Kalau kami melihat dari proses ya sebenarnya ee untuk sampah di Indonesia ini lebih cocok adalah rotari screen namun rotari screen pun juga ada kelemahan Kalau tidak ada proses pembersihan di situ nah mungkin ee memang ee kalau rotaring yang lama mungkin ada yang proses pembersihan ada yang tidak ada proses pembersihan di situ sehingga ee kesannya ee di rot ini kotor padahal proses rot ini cukup e cukup cukup apa cukup ee optimal ya karena di sini adalah proses pemilahan sampah ee organik halus ya yang menempel pada sampah organik itu agar terlepas sehingga proses pemilah sampah layak jual itu lebih bersih sehingga lebih memudahkan proses di ee sampah layak jualnya seperti itu jadi eh itu eh apa keuntungan rter screen di screen pun juga sama sebenarnya eh prosesnya adalah untuk men-screen antara sampah ee halus dan juga sampah yang EE yang dengan sampah organik sehingga memisahkan sampah ee organik halus namun mungkin kita akan ee dicek lagi denganit komposisi sampahnya kemudian eh berikutnya adalah eh memisahkan berdasarkan berat jenis ada air ada pemisahan inersi dan flation nah yang yang mungkin kita bisa melihat keefektifan adalah eh mesin cacah pila yang mungkin bisa kita melihatfeknya di e di Banyumas itu ada namanya dik e atau mungkin di tempat lain adanya Cher itu cukup efektif ternyata e konsepnya dari mesin cacapa ini ad prinsipnya adalah proses acah mencacah sampah yang sudah masih residu ya ini ini adalah sampah residu dari di mesim cacah Pina ini adalah sampah residu dari proses ee pemisahan di layak jual jadi proses ini adalah proses proses memisahkan sampah organik dan organik jadi sampah organik ini secara berat jenis akan turun ke bawah ee meskipun kada airnya masih tetap menempel menjadi bubur ya bubur organik kemudian sampah yang e organik itu tersembur tersembur eh e kersembur keluar menuju ke area untuk sampah organik dan itu hasil dari proses sampah organik dan dan ini sudah terpilah sampah organik danorganik sehingga kita bisa melakukan treatment masing-masing organik mau jadikan apaorganik mau jadikan apa Nah berapa macam produk pun ada tergantung nanti e kita bisa melihat eh adanyaer di masing-masing daerah itu kalau Mungkin memang eh di berapa tempat lebih cenderung kalau memang adaerf lebih baik menjadikan DF semua bisa jadi seperti itu karena mungkin bisa e apa Intinya bisa menjual produknya itu eh apa produk df-nya bisa habislah intinya sampahnya tercampur namun jadiadi masalah adalah campah di di Indonesia ini cenderung seperti di Sumatera itu cenderung hampir 60 70% itu sampah organik nah potensi untuk ee apa untuk sampah menjadif untuk produk semen mungkin tidak bisa karena ee ada masih ada ada semacam residu ya masih masih belum bisa di ee campur kalau untuk sampah rdf FL itu eh paling tidak 50% sampah organik 50% sampah anorganik tercampur atau sampah plastik yang lebih dominan nah nilai kungnya pun ee kalau tergantung kalau memang sampai organnya lebih besar nokernya bisa sampai 4.500 ee kalau organnya lebih besar itu ee kalau umpamanya samp rdfanik itu kalorinya bisa ee hanya Mencapai proses ee hanya 2.500 sampai 3.000 Nah itu pun harus proses diproses drying dulu atau mungkin dipres dulu ya dipres kemudian diing seperti itu ini di proses pemilahan l lanjut eh di saat proses pilahan ini ada proses macam-macam ya E setelah proses pilahan kita akan menggunakan alat baru mungkin sampah C Cacak organik ada atau mungkin hammermail e ini yang mungkin untuk apa memecah sampah eh sampah yang padat seitu atau mungkin Chopper untuk mendapatkan ee cacan apa cacan serbuk serbuk kayu ya untuk bisa menjadi bahan bakar juga ee kalau kita ada proses drying bisa membantu untuk prosesku membakar untuk mendying dari ee eh sampah itu sampah yang diprosesi rotary drying tersebut ini proses di antara apa eh setelah proses pemilahan sampah organik dan organik terus ada proses lanjutan maacam e organik ataupun hidraulic dewing press nah ini juga cukup eh cukup anu ya efektif ya di mana Kalau memang eh daerah tpst itu mempunyai lahan yang sempit ya karena dengan proses ini ee kadar air akan cukup apa ee cukup ee signifikan ee Apa memisah dengan sampah organik sehingga proses pengoposan pun lebih cepat seperti itu Nah macam-macam produk Ah ini ini ini adalah untuk eh treatment untuk sampah organik eh sampah organik itu Eh bisa jadi apa saja kita bisa lihat untuk bubur sa organik jadi proses dari proses cecah pila tadi itu ee bisa ee menjadi sumbur sumbur sampah organik jadi prosesnya itu dari proses capiah itu sampah itu tidak kering memang Eh ada proses ada airnya tetap namun berumpak kubur Nah ini bisa kita treatment untuk pakan magot nah semacam kita bisa lihat di sini gambar yang saya Tampilkan di sini adalah tempat-tempat eh proses ee untuk untuk apa magot ya untuk makan magot namun kalau di di tpst yang mungkin skala besar ee proses magot ini tidak sampai pembibitan Ya hanya ee di mana prosesnya Hanya Untuk apa mengembang biakan magot dan kemudian dijual sebagai pakan ternak atau mungkin ee pakan ternak ee ayam atau mungkin ee ikan itu banyak di ee dimanfaatkan oleh EE peternak ikan maupun peternak ayam dan juga sebenarnya ada pabrik yang EE pabrik peternak ayam juga juga ee biasa mengambil dari magot ini semacam di tempat mana ya di Jawa Tengah ya E itu dia sudah Ee melakukan MOU ya MOU terkait hasil dari dari magot ini untuk didiskusikan ke pabrik ee ternak ayam seperti itu kemudian berikutnya adalah untuk proses untuk menjadikan pupuk kompos ahah nah agar ini sebenarnya hidrod pun tidak diperlukan kalau memang lahannya cukup namun e kendalanya dalam proses pengomposan ini adalah membutuhkan lahan nah namun ada sebenarnyakarang ada berapa alat yang di mana cukup efektif dalam proses pengomposan dia hanya Eh ada proses drying press maupun drying di Salah suatu alat itu sudah dalam eh dalam Sat hari pun bisa jadi puku kompos ada alat seperti itu namun memang ee terkait biaya nantinya ya biaya operasional juga semakin ee ada biaya terkait ee biaya operasional dari alat tersebut kemudian ee ada eh pembentukan eh produk menjadi dprikate nah ini memang eh eh juga potensi rdfiket ataupun rdf e rdf yang durur Ya seperti yang permintaan dari pihak eh PLTU ya itu ee lebih ee dia itu apa ee df-nya adalah yang organik yang sudah kering dan pecah jadi tidak tidak membentuk briket dia dia di proses cacahan ukuran 2 mili eh proses drying dulu eh kemudian tanpa Sebenarnya ada yang tanpa ada mixer untuk membentuk mesin briket ada yang dia langsung dari proses pengeringan hanya ee membentuk eh pururan dihammer mail untuk menjadi apa organ yang kecil serbuk itu ada diberapa tempat ee ee Mungkin kita bisa ee mungkin yang di Padang ya mungkin ee di padang itu ee sempat diskusi ya sempat saya sempat diskusi terkait produknya apa rdf eh terkait pembangunan ppst Karen memang dalam pemohon tpst kita harus eh memikirkan offtaker ya waktu itu eh saya berdisi dua dua ofteaker sebenarnya duateer fdf Eh ada Semen Padang ada plldu ombilin waktu itu dan itu kita diskusi produknya Seperti apa kita menyesuaikan ke eh kita akan menyesuaikan di alat-alat yang akan kita eh eh eh di alatat yang tpsd akan apa apa menyesuaikan dari produknya yang akan yang diinginkan oleh ofteer tadi Nah semacam rdf lah itu jelas eh ukuran seperti berapa Master kentnya berapa Kalau nya berapa Nah itu sudah di di apa sudah ada spek dari di di pabrik semen memang beda kalau pabrik semen itu monster kontennya kurang lebih 20 sampai 25% eh terus eh ada ukurannya 2 sampai 5 mili dan eh kalorinya 3.500 minimal ya 3.000 sampai 3.500 minimal nah namun eh seiring dengan adanya ee banyaknya produk fdf dari biomassa dari sampah ini ada beapa pabrik semen yang sudah memodifikasi sebenarnya memodifikasi eh alat eh apa e pembakarnya ya boilernya yang dipaben sendiri agar bisa tanpa ada proses pencacahan lagi menjadi ukuran 2 sampai 5 mili eh 2 sampai 5 mili dia memodifikasi alat itu agar eh banyakghas e banyak Ee kita bisa mend e masyar apa dari pihak pengolah dari TPS bisa tanpa ada prosescacahan lagi jadi karena tambahan biaya lagi kalau kita harus Moses pencacahan Ini pengalaman dari informasi ya informasi dari pengola tpst yang dia itu swasta Sebenarnya dia swasta e mengolah tpst dia itu ee menjual fdf-nya dalam kondisi basa harga basah pun ee dan tanpa ada prosesac e tetap ada proses pencacahan e namun ukurannya memang tidak ee du sampai 5 mili namun di di atasnya itu dia menjual kondisi tanpa ada proses drying memang eh dia Mengapa Pak saya tidak drying kalau drying nanti nambah biaya lagi Pak nambah biaya lagi Eh terus nanti tamb biaya lagi tentu eh penghasilan kami akan eh apa pendapatan kami dalam proses pengolan ppst ini akan berkurang nah dia lebih meskipun hasil Apa hasil jual dari rdf yang basah itu pun lebih murah dari yang rdf kering kalau kita DF kering mungkin ee saat ini kalau kita melihat posisi kalau diilacap kalau enggak salah harganya00.000 per ton mungkin sekarang sudah naik ya 3 350 ada yang 350 per ton ada yang mungkin berapa memang harganya berbeda-beda ee ada yang dia hanya mematuk harga sepertiga dari harga batubara karena memang harga batanya cukup laatif ya harganya ee seperti itu Nah harga yang basah ini dia enggak apa-apa Pak saya jual basah itu kan beratnya lebih besar daripada kita harus jual kering kalau jual kering ringan nah di situ meskipun murah kami dapat ee berat sampah yang tinggi ya Nah cukup pintar juga dari penga TPS ini untuk untuk membuat stri seperti itu sehingga dari dari dari proses pengolan itu semuanya ter terdiskusikan ke pihak semen tapi tidak semua sebenarnya memang dia punya punya apa channel atau mungkin juga punya punya ee apa Kerja apa kerja sama ya kerja sama terkait bahwa dia ee harus menyetor sampah ee rdf-nya ke ke pabrik semen tersebut seperti itu Nah ini ee terkait pemanfaat dari sampah organik lanjut berikutnya adalah sampah onorganik ini sebenarnya macam-macam sekali banyak sekali ee hasil dari sampah ee dari sampah organik ini ada sampahak jual bisa plastik bisa sampah ee dari logam maupun kardus bisa juga seperti itu ada juga ee ee produk lain yaitu semacam ee dari plastik umpamanya contohnya ini mungkin bisa lihat juga kita berapa produk yang di Banyumas ya kita lihat sendiri ada namanya mesin extrader diolding cetak cetakan ini macam-macam bisa jadi pffing Gata tergantung cetakannya bisa jadi barier atau mungkin pot bunga tergantung sebenarnya tergantung dari potensi untuk penjualan berikutnya namun memang proses ini membutuhkan biaya yang cukup mahal cukup mahal sebenar karena mesin ada berapa mesin ya dari mesin hot extrader molding Nah itu kemudian eh sampah cacapilah yang dari hasil proses cacapilah tadi juga juga menjadi produk rdf FL yang kemudian E dipres menjadi bentuk rdf FL curah ya sampah curah kadang banyak orang tidak gak ngerti sampah sampah resido pun itu sebenarnya sampah sampah apa sampah rdf yang bisa dijual Namun karena ee kadang ee akhir nya masuk ee banyak yang masuk ke PPA ya sampah-sampah tersebut ee mungkin Bapak Ibu yang sudah pernah melihat di celacap bisa lihat di celacap itu ada berapa produk ya produknya dari proses eh terakhir itu ada produk inner reject dan juga produk rdf sendiri Project rejectnya itu nantinya ada yang akan dikembalikan e akan masuk ke residu ada innya itu yang akan dikembalikan lagi menuju proses reader se itu nah ini adalah eh yang saya sampaikan tadi ada yang memang ada terkait anu ya Eh kebutuhan spek ya spek dari rdf eh dia itu ada proses drying ada rotary drying atau mungkin drying ini macam-macam ada prosesnya dengan bioding atau mungkin kalau memang lahannya cukup besar dan memungkinkan untuk proses drying bisa menggunakan solar drying kita menutupi sampah menurut area eh sampai dari untuk menghemat biaya namun membutuhkan apa membutuhkan area yang cukup besar itu dengan proses solar drying Contohnya seperti itu e terus kemudian Eh ada cruser ini kalau memang ada pihak opteer yang tanpa cruser pun eh lebih bagus hingga biaya biaya operasional pun lebih murah nah kemudian dari proses eh di drying Maun Crasher ini nanti nah ber ini memang untuk mengefektifkan proses pengiriman dari RDS itu sendiri ee seperti itu untuk yang produk eh sampah organik Sebenarnya ada produk-produk lain untuk yang sampah organik bisa untuk jadi eh apa apa bahan bakar seperti itu ada semacam itu ada mungkin yang lain e kalau proses pembakaran bisa menjadi batako seperti itu senya proses rdf ini sebenarnya bagi Semen ini sebenarnya sebagai bahan bakar dan juga sebagai bahan baku bahan baku ya eh dari proses bahan pembakaran itu menghasilkan aku yang menjadi filler filler bahan bakunya proses membentukan semen Ya ini yang saya dapat info dari apa eh pihak semen ya yang menyampaikan seperti itu jadi eh dari proses dia itu tidak hanya eh membutuhkan sampah hasil sampah itu untuk hanya untuk bahan bakar eh campuran bahan bakarnya di proses apa Pemban semen namun juga untuk bahan laku gitu seperti itu eeemudian ee Ini adalah ee jenis-jenis pengolahan sampah yang sesuai Permen PU Nomor 3 tahun 2013 tentang proses-proses pengolahan ada proses anaerobik ini cendurung ee ee composan pengomposan ya ini ini bisa reduksinya residunya kurang Le Eh reduksinya kurang lebih 30 sampai 50% membutuhkan lahan besar memang ee ee residunya berupa kompos cair ee kompos padat dan gas bio eh eh kestabilan proses tidak stabil biaya operas investasi memang cukup murah ya 660 juta Nah dan biayanya memang ya prosennya kalau dihitung-hitung dari hasil kajian Dari dari di permen ini kurang lebih 190 125.000 sampai 250.000 per ton ada juga ee eh proses pengolaan sampah dengan aerobik eah proses pengolaan aerobik ini eh lahannya sedang jadi prosesnya ada proses eh e menghasilkan residunya adalah kompos cair dan kompos padat ini lebih stabil eh biaya investasinya kurang lebih 500 juta sampai 24 miliar per ton sampah per hari ee terus biaya pengoperasiannya ee di angka 8.000 r.000 sampai 200.000 per ton kemudian ada yang cukup efektif juga sebenarnya pirolisis E ini Eh lahannya itu kecil bernya car tar dan singas eh stabil prosesnya tidak stabil memang eh namun biaya investasinya cukup kecil r0 juta sampai 1,3 miliar per Tun namun biaya operasionalnya yang cukup mahal 3.000 sampai 300 sampai 400.000 ribu per ton ada juga gasifikasi Eh ini memang biaya operasionalnya cukup mahal 300 sampai 500.000 per ton ada insenerasi eh juga Eh nah ini insenerasi eh di di dalam Permen PU ini cukup besar mianya kurang lebih 400 sampai 600.000 per ton namun eh perang perkembangan teknologi ya sekarang ada yangas menggunakan bahan bakarnya dari sampah itu sendiri dan itu memang kita tidak bisa dengan ukuran besar karena paling tidakasinya untuk 5 ton 5 ton 5 ton per jam paling besar itu itu untuk agar keefektifkan dalam proses pembakarannya itu ada namanya terakhir adalah plasma gasas memang cukup cukup apa cukup e efisien reduksi sampahnya 95 sampai 100% ya namun biaya operasionalnya yang cukup besar di sini jadi ee Ini adalah ee berapa berapa proses pengololahan ya teknologi pengolahan sampah di tpst namun dengan perkembangan teknologi ada berapa ee teknologi yang baru dalam proses e pengolahan ini yang lebih efisien lebih efektif dalam pengoperasionannya Nah kita lanjut ke tahapan dan metodi pelaksanaan studi kelayakan tpst Nah posisi kedudukan studi kelayakan dalam perencanaan umum persampahan ini ada posisi eh sebelumnya Ded kadang eh proses ini sebenarnya dilewati ya di dalam proses program e dalam perencanaan itu eh dari program terus proek itu lanjut ke proses Ded Ded itu yang yang saya sampaikan tadi sempatti awal tadi kadang eh FS ini tidak eh kadang kadang mereka hanya untuk pemenuhan RC kadang padahal ee dari awal kita harus e memastikan membuat FS ini untuk memastikan keberlanjutan dari tpst itu sendiri agar Ee kita sudah harus memastikan adanya ofaker adanya eh adanyaer Terus adanya tentunya biaya om-nya juga kita harus pastikan kemampuan dari pengolahnya seperti apa kita harus pastikan di situ nah sehingga eh harapannya dengan adanya studi kelayakan ini nantinya dalam proses perancangannya sudah sesuai dengan yang diharapkan dan terkait dengan eh keberlanjutan dari e kelanjutan dari proses operasional dari tpst itu sendiri nah ini yang memang kadang untuk tpst ini eh FS ini juga digabungkan dengan eh basic desain ya atau desain ini mengapa karena agar kita bisa tahu Lebih Detail ya dalam proses bisa membaca fs-nya Lebih detail dan lebih lebih mengarah ya kita membutuhkan ee basic desain agar dari situ kita bisa bisa melihat ee melihat e konsep desain dari yang akan didesain eh untuk untuk tpst itu seperti apa sudah terbayang di S kelayakan ini sehingga ee ded-nya pun melanjutkan dari proses presain ini seperti itu meskipun nanti tetap ada mungkin review desain sedikit-sedikit namun tidak akan mengubah dari proses basic desain tersebut kemudian eh terkaitta cara pengerjaan studi kelayakan tentunya tetap mengacu pada Ee Kita utamanya harus mengacu pada rencana induk Ya rencana induk kemudian eh dilaksanakan oleh tenaga ahli yang bersedukat dan er Yang berpengalaman diing 5 tahun sehingga dari sini kita ke konteksnyata persiapan adalah siapkan rencana induk dan data penunjang ya nanti eh tahapan-tahapan ini nanti akan kita Jelaskan eh satu persatu nanti kita akan eh saya sampaikan terkait ee mulai dari mana Eh eh kelayakan itu di dinilai secara teknis seperti itu ee selain ee penilaian secara teknis dikaji secara teknis juga kita akan mengkaji secara kelayakan keuangan lingkungan kelayakan sosial kelayakan hukum dan kelembagaan terit nantinya Apakah kelembagaan ppsd akan dibuat eh eh UPT atau UPTD atau mungkin eh BUMD atau seperti apa itu tentunya eh memang harus benar-benar dikaji diambkaji dan pilihan di dalamstpst ini nantinya pendekatan dan selayan mungkin nanti kita tetap e akan melakukan pendekatan literatur sebagai sumber dan action dalam membuat analisa persampahan kemudian kita akan tetapan melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menggali aspirasi yang berkembang di masyarakat aspirasi masyarakat ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan pend dalam penanganan sampah Sehingga tadi yang saya sampaikan potensi pendekatanyarakat salah satunya adalah eh nantinya eh adanya pendekatan terhadap potensi-potensiaker situ Terus eh wawancara dengan terkait yangangi persampahan setempatangk kepentingan ini agar eh dalam FS ini mengarah pada rencana Program penanganan sampah yang yang akan direncanakan oleh Pemda oleh kabupaten kota ituu ini pakan dalami kelayakan kemudian ee metodologinya memang mulai dari persiapan nanti kita pasti di persiapan ini pasti akan makukan koordinasi dan diskusi bersama dengan pemangeminang kemud
Resume
Categories