PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN TEKNIK TERINCI PEMBANGUNAN JARINGAN AIR LIMBAH 1
8c_vYV9GxXM • 2025-05-24
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
MC sekaligus moderator yang akan memandu
acara ini dari jam 09.00 hingga jam .00
sore nanti. Acara training online ini
nantinya akan diselenggarakan dua sesi,
yaitu sesi pertama pukul 09.00 hingga
11.30 dan sesi kedua pukul 13. Hingga 15
waktu Indonesia Barat. Acara trining
online kita hari ini mengusung topik
penyusunan dokumen perencanaan teknik
terinci pembangunan jaringan air limbah
yang akan disampaikan oleh pemateri kita
yaitu
Bapak, MT.
Baik, selanjutnya Bapak, Ibu hadirin
yang terhormat izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan memberikan salam
hormat saya kepada pemateri kita pada
hari ini yaitu Bapak Alfan Purama ST,mt
dan juga kepada Bapak Dr. Ir. Hijrah
Purama Putra, ST, MM selaku founder dari
PTEK Dar Ulang Project BI Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan teknik
lumutan Universitas Islam Indonesia. Dan
juga tidak lupa kepada Bapak Ibu peserta
training online pada hari ini yang
berbahagia.
Sebelum masuk ke materi training online
kita, saya mohon izin mengingatkan Bapak
Ibu untuk dapat mengisi daftar hadir
atau presensi di link yang telah admin
kami kirimkan di kolom chat. Kemudian
dengan hormat saya meminta kesediaan
Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon
selama kegiatan berlangsung supaya kita
dapat menikmati materi yang disampaikan
dengan baik.
Baik, selanjutnya sebelum kita masuk ke
acara inti kita yaitu penyampaian materi
akan ada sambutan dari Bapak Dr. Ir.
Hijrah Purama Putra ST, M.M selaku
founder dari Butik Darul Ulang Projek B
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia. Baik, kepada Bapak Hijrah
waktu dan tempat kami persilakan.
Oke, terima kasih Mbak Sabrina.
Mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas ya. Ee
baik. Bismillahirrahman ee oke sebentar.
Oke, bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Bismillah walhamdulillah
wasalatu wassalamu ala rasulillah. Ee
Bapak Ibu selamat pagi tentunya. Salam
sejahtera untuk kita semuanya.
Mudah-mudahan semuanya kita dalam
kondisi yang sehat ya. Dengan kondisi
tersebut kita ee sepantasnya bersyukur
dan mudah-mudahan dengan syukur kita
atas nikmat yang sudah diberikan kita
akan diberikan berbagai macam
kenikmatan-kenikmatan yang lain ya. Dan
pada kesempatan pagi hari ini kita
sedang menikmati salah satu nikmat
adalah nikmat untuk ee semangat dalam
rangka kita belajar bersama dalam ee
kegiatan training online yang dilakukan
oleh butik Gur Project B Indonesia yang
bekerja sama dengan jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia.
Nah, seperti yang kita ketahui Bapak,
Ibu, mungkin juga sebagian yang sudah
bergabung dari berbagai macam kegiatan
yang terdahulu. Training online hari ini
adalah
ee yang berhubungan dengan Air LIBA yang
sebelumnya kita sudah bahas terkait
dengan ee SPAL BT kemudian IPLT.
Kemudian hari ini rasanya tidak lengkap
kalau kita tidak bahas bagaimana membuat
sebuah sistem pengaliran agar ee limbah
yang dia hasilkan dari sumbernya
masing-masing dapat terkumpul di satu
tempat gitu ya. Nah, ee sangat cocok
dengan materi yang sebelum-sebelumnya
dihadirkan. Nah, pada kesempatan hari
ini kita ee menghadirkan pemateri yang
sangat ekspert di bidangnya ya, Pak
Alfan Fornomi,
Menteri Teknik Lingkungan Institut
ee
ee dari ITS ya dari Surabaya dan beliau
ee ee teman baik kami di jurusan teknik
lingkungan UI yang selama ini
berkolaborasi dan beliau juga aktif di
berbagai macam kegiatan.
sebenarnya bidangnya air minum juga
masuk, air limbah juga masuk gitu ya. Di
ee salah satunya beliau sering mengisi
di Balai Teknologi Sanitasi di
Kementerian ee PU gitu ya. Nah,
mudah-mudahan Bapak Ibu nanti dapat
berinteraksi dengan baik ya. Em segi
jumlah pendaftar sebenarnya cukup banyak
dibandingkan dengan yang bergabung gitu.
Mudah-mudahan ini sukses sedang proses
untuk bergabung dan mudah-mudahan nanti
semakin banyak seiring dengan waktu ee
kegiatan ini. Nah, kita berharap
mudah-mudahan acara ini terus bermanfaat
dan mumpung ini training online tema air
limbah sudah habis, ee Bapak Ibu sangat
kita harapkan untuk mm pengin request
tema apa begitu. Walaupun panitia sudah
punya beberapa gambaran yang diambil
dari masukan-masukan Bapak Ibu di
kegiatan-kegiatan sebelumnya. Jadi
harapannya 2 minggu ke depan. Tapi kalau
dilihat 2 minggu ke depan mungkin ee
kurang pas waktunya karena 2 minggu lagi
tanggal 7 Juni ee kita ee Bapak Ibu yang
merayakan Idul Adha gitu ya di
tanggal-tanggal tersebut ee maka kita
akan geser di minggu depannya lagi
insyaallah ya. Jadi 3 minggu lagi kita
bisa ketemu temanya apa. Sedang digodok
oleh panitia. kita diskusikan juga
dengan berbagai macam pihak yang ee
terlibat
dalam sistem pengelolaan lingkung gitu
ya. Nah, kami dari penyelenggara mungkin
banyak kekurangan Bapak, Ibu ee
teman-teman sudah berusaha maksimal
terutama terkait dengan komunikasi yang
terus kita bangun dengan berbagai macam.
Mungkin ada Bapak Ibu yang dapat link
Zoom-nya lewat email ya, link Zoom-nya
lewat Instagram, link Zoom-nya lewat
Japri dan seterusnya. Bapak, Ibu monggo
nanti dalam kuesioner dapat memilih link
mana ee jalur mana yang Bapak Ibu ee apa
ee senangi begitu ya. Jadi biar
teman-teman panitia juga bisa memilih
jalur yang mana ya. Dan jangan ragu
Bapak Ibu rekomendasikan ke teman-teman
yang lain untuk bisa mengikuti. Kalau
Bapak Ibu merasa kegiatan-kegiatan yang
dilakukan oleh butik Daur ulang dan
jurusan teknik lingkungan ini bermanfaat
untuk ee kita dan keberlanjutan kualitas
lingkungan kita gitu. Terima kasih Pak
Alfan atas kesediaan luangan waktunya di
weekend ini begitu ya. Persiapan minggu
depan weekend yang lebih panjang gitu
ya. Tapi Bapak Ibu juga semangat untuk
mengikuti. Terima kasih sekali atas
kepercayaannya kepada Butik Daur Ulang
dan Jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia. Baik, tidak
berlama-lama agar materinya saya juga
semangat untuk bisa belajar menikmati
dari online
penyesan
jaringan pada
2020ai sebagai
mendapatkan dan sulit semua mungkin itu
dari saya dan ee selamat
mengikuti Bapak Ibu
mohon billahi taufik wal hidayah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh terima kasih untuk Bapak
Hijrah yang telah memberikan sambutannya
dan sekaligus membuka acara pada pagi
hari ini. Bapak, Ibu sekalian, kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami di Project
B Indonesia. Jika semisal selama acara
train online berlangsung ada Bapak Ibu
yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu
khawatir karena Bapak Ibu juga tetap
bisa mengikuti training online ini
melalui YouTube melalui YouTube channel
kami di Project B Indonesia. Selanjutnya
seperti biasanya Bapak Ibu sekalian,
kami dari panitia juga menyiapkan
berbagai macam doorp spesial. Bagi Bapak
Ibu yang beruntung, Dopres ini diberikan
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
dua story Instagram terunik selama
training online ini berlangsung. Untuk
memenang tiga pertanyaan terbaik akan
kami umumkan di akhir acara sesi dua
nanti. Sedangkan untuk pemenang dua
story Instagram terunik akan kami
hubungi langsung melalui DN.
Nah, jadi jika Bapak Ibu ingin bertanya
selama training online berlangsung dapat
memberikan pertanyaannya melalui kolom
chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanya
terbaik untuk menggunakan doorplay
spesial dari kami. Lalu untuk story
Instagram Bapak Ibu dapat membuat story
Instagram semenarik mungkin dan jangan
lupa tag Instagram kami di @projectBI
Indonesia.
Baik, tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi. Namun sebelum itu,
mari kita lihat terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut ini.
[Musik]
Baik, ee demikian sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini. Selanjutnya
mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak
Lafanama Stmt sudah siap mungkin kita
bisa langsung saja untuk penyampaian
materinya ee kepada Bapak Al Purnomo.
Waktu dan tempat kami persilakan.
Baik ee terima kasih Mbak Sabina.
Mungkin ee suara saya sudah terdengar
ya? Terdengar. Oke, terima kasih ya.
Ee mungkin ee saya akan langsung di
share screen ya biar
Selamat pagi Bapak Ibu semuanya.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Di sini saya diberi
kesempatan ya oleh Projekti yang bekerja
sama
[Musik]
dengan ee Teknik Lingkungan UII.
Kebetulan kami juga seringkiali
berdiskusi terkait dengan
earlya dan juga sehingga ee untuk hari
ini saya memang diberi kesempatan untuk
memberikan materi terkait penyusunan
dokumen rinci pembangunan.
Ya, sebenarnya kalau ee melihat atau
mendengar
dari hijrah tadi
yaibuk di sini mungkin ee sudah banyak e
mengikuti planning-training online yang
sudah
dis alhamdulillah banyak yang konsen di
bidang lingkungan ya di baik
sarana di sini memang
jika kita
melihat kok ee adanya jaringan air lin
tentunya di sini kita
tidak ee kita tidak bisa menghindarkan
ini ya karena ada beberapa hal terkait
dengan hal yang terkait
dengan perencanaan infrastruktur air
limbah itu mulai dari S, Palp dan
sebagainya. Di mana kalau kita melihat
di sini jaringan air limbis itu memang
ada di bagian dari
PAL. Tapi mungkin saya perkenalkan diri
lagi ya
walaupun supaya dari mungkin lebih
tepatnya nanti di sini
saya ee mengapa
sih kok tadi melihat TV-nya mungkin
banyak ee air minum ya. Ya, jadi saya
sendiri di IES itu berada di dalam
naungan laboratorium teknologi pengolah.
Nah, di dalam teknologi
laboratorium ini memang banyak hal ya
yang dian mulai minum air limbah,
kemudian menyangkut juga air baku. Jadi
banyak sekali banyak sekali hal-hal yang
dikerjakan di sana yang memang
ee di dalam laboratorium ini kita tidak
bisa memiskan ya antara
R4 karena brand desain nanti mungkin
beberapa pulang itu bisa jadi ada
ee ada semacam recycle air
limbah menjadi air baku air minum yang
mungkin Mungkin di sini sudah beberapa
ini ya sudah beberapa lokasi sudah
menemukan hal yang seperti itu. Salah
satunya di Jakarta dan kalau negara
sudah diurau sehingga terkait dengan
pengolahan air limbah maupun minum
semuanya menjadi satu di dalam
laboratorium. Ini keseharian saya di
malam ya.
Oke, terkait dengan pengertian air
limbah domestik ya, karena di sini kita
belajar terkait
dengan air limbah domestik sehingga
tidak lengkap rasanya kalau kita
mengetahui dulu air limbah domestik itu
sebenarnya ya. Walaupun mungkin Bapak
Ibu juga banyak yang paham
ya ngerti dari air domestik itu sendiri.
Kalau kita melihat di sini air limbah
domestik itu adalah air limbah yang
berasal dari hidup sehari-hari manusia
yang tentunya berhubungan dengan pengum
baik itu air untuk mandi, untuk suci,
untuk ya atau yang susah gitu ya. Jadi
di
sini memang betul-betul yang disebut
dengan domestik itu adalah aktivitas
hari ini. Seringki kita itu ee salah
mengartikan ya salah mengartikan bahwa
contoh simpel saja misalkan ada ee
industri industri. industri ini kalau
kita sebut biasanya oh dia a limbah
industri jadi dia bukan domestik lagi
tapi dia non
domestik padahal diat industri itu ada
dua air limbah dua air limbah yang satu
air limbah dari aktivitas produksinya
dia dan satu lagi adalah air limbah dari
kebiasaan keseharian manusianya atau
kariawannya yang ada di sekolah jadi
kalau kita melihat satu rangkaian Dan
air limbah yang dihasil industri itu
memang harus dipisuskan. Satu air limbah
domestik yang satunya air
minum. Ini yang seringkiali kita ee
salah katnya di sini ya. Kita seringi
salah. Kemudian restoran, kemudian
hotel. Hotel itu kan bukan dari rumah.
Iya memang betul hotel bukan dari rumah.
Restoran pun juga bukan dari rumah tapi
dia dari kegiatan usaha. Tetapi
aktivitas yang di sana itu adalah
aktivitas kharian manusia. Artinya di
situ di restoran di situ ada kegiatan
memasak, mencuci piring dan sebagainya.
Itu bisa disebut sebagai air ling komen
begitu juga yang ada di hotel. Di hotel
di situ dia menginap. Kemudian kegiatan
kejarian
manusia kampus gitu ya. sehingga
otomatis di
sini sama air limbah yang dihasil itu
adalah air
limbah sehingga di sini yang kita
luruskan.
Kemudian seperti tadi yang disampaikan
limbah domestik dari kesehatan
rumah keseharian manusia ini terbagi
menjadi dua ada black
water yang black water itu dari WC jadi
gampangannya apapun air limbah yang
dihasilkan melalui WC itu water. Kalau
gre water secara gampang adalah selain
dari WC ya. Sementara hanya itu
yang ee diartikan di dalam ee pengertian
air limbah yang ada ini. Ini ada tapi
kalau misalkan di luar negeri itu ada
macam brown water ada air a air coklat
gitu ya kemudian
ada yellow water. Jadi itu perbedaannya
macam-macam. Nah di sini nanti kenapa
harus dipisah seperti ini? Black water
atau grill water karena nanti akan
berkaitan ya karena nantinya ini
berkaitan dengan ee penyaluran air
limbungnya sistem apa sebenarnya yang
bisa kita gunakan apakah hanya black
water saja atau gre water saja atau
campuran atau bahkan bisa jadi terkait
dengan ee ditambahkan dengan air hujan.
Jadi ada banyak sekali ya, ada banyak
sekali sistem yang bisa kita rencanakan
Bapak Ibu terkait dengan penyaluran air
lindungnya.
Kemudian terkait dengan air limbat
domestik seperti tadi ada black water
ada
gre awam itu mendengarnya seperti ini.
Kalau seandainya black
water ya, seandainya black water nih,
apakah bisa dia disalurkan nanti enggak
mengendap di mana-mana
mengingat mengingat ee kalau black water
itu berupa tinja di sini saya langsung
ekstrem bilang tinja gitu ya. Oran
manusia berupa tinja. Tinja ini yang
kebanyakan orang awam tahu tinja ini
padat ya. Ninja ini padat. Sehingga
kalau seandainya dia dialirkan melalui
pipaan dapat dipastikan yang
dikhawatirkan adalah menyumbat atau dia
mengendap di dalam pipa itu sehingga
aliran air yang ada di dalam pipa
menjadiancar.
Seringki orang awam itu seperti itu.
Bahkan kalau misalkan Bapak Ibu yang
dari pemerintahan yang kanan ee
merencanakan pembangunan jaringan PIPA
mungkin melalui IPAL Komunal
ataupun ee jaringan pipa yang telah
berkotaan gitu ya sudah merencanakan
seperti itu. Tapi kemudian ketika masuk
sosialisasi ke masyarakat kebanyakan
gagal dan salah satunya adalah itu tadi
banyak yang berpikir yang dikhawatirkan
ketika tinggal masuk ke
tibaan maka yang terjadi adalah
penyembunjung. Ini menjadi hal yang
menarik menurut saya ya. Ini ada menjadi
hal yang menarik. intinya kita harus
bisa menjelaskan bahwa pada
prinsipnya air limbah walaupun itu tinja
sekalipun itu komposisi utamanya itu
adalah air. Jadi kan e untuk tinja
sendiri bisa 90-an% ya. Ini ekstrem aja
99,9%.
Ada juga yang 90 mungkin 93
95%
artinya sebagian besar komposisinya itu
air. Jadi ketika digelontor dengan baik
maka di situ ee tinja itu akan pecah
kemudian menjadi kecil-kecil dan
sebagian besar menjadi air. Belum lagi
terkait
dengan ee air untuk penggelontornya.
Jadi sehingga komposisi R5 itu sebagian
besar adalah air dan sebutannya sangat
mengik ini mungkin yang harus
disampaikan sosialisasi ya.
Kalau itu ada ee rencana kegiatan
terkait dengan pembuatan
jing karena memang ini banyak
sekalius-maksudus yang terjadi di
lapangan.
ee dulu pada sebelum COVID ya. Jadi
pekerjaan pekerjaan terkait dengan
terpanel ini kalau yang saya kerjakan
itu kebanyakan sebelum COVID itu juga
pertama mereka sangat khawatir. Mereka
sangat
khawatir Pak nanti apa enggak enggak
nyumbat enggak Bu Pak itu. Jadi selalu
seperti itu menyampaikannya seperti itu.
Jadi penyumbatan itu adalah salah satu
hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat.
terkait kalau kita melakukan ee
perencanaan atau akan
mengaplikasikan kalau
di dalam peraturan
ya tadi yang saya sampaikan di awal atau
mungkin yang Ibu ee ikuti ya melalui
training ini otomatis memang sampai
jangan sampai bosan ya dengan
istilah-istilah DTAL DS ini karena
memang apapun hasilnya apapun ee ilmu
yang Bapak Ibu terima terkait dengan
domestik terutama terkait dengannya dii
pengeltian dari SAL
DT. Jadi SAL JS itu otomatis di sini ada
tiga sistem pengolahan tempat sistem
pengangkutan dan juga sistem pengolahan.
Jadi subnya ini ada ini. Sedangkan valp
di sini ada sub pelayanan pengumpul
pengolahan.
Kemudian ee jaringan perpipahan air
limbah ini ini masuk di mana? Jadi kalau
kita melihat di sini jaringan piper
limbah itu masuk di dalam spal DT ya.
masuknya di dalam TP di sini di bagian
subsistem pengumpul. Jadi sangat berbeda
di sini ya. Jadi kalau dial itu mengun
spistik yang di rumah kemudian
diot kemudian di ee kirim ke IALT.
Tetapi kalau dial DT itu berbeda. Jadi
dari rumah kemudian dikumpulkan melalui
jaringan dan selanjutnya masuk ke
pengolah.
seperti ini kurang lebihnya. Jadi yang
membedakan DS dan DT itu adalah saja
yang ada di
dalamnya. Karena kita belajar di SPAL TT
maka di sini kita jug harus mengetahui
bahwa TT ini yang mana. Karena tadi ada
juga PALDS yang menggunakan komunal.
Iya. Tapi kalau dilihat di sini komunal
di TS itu adalah 2 sampai 10
KK. Sedangkan kalau dial itu lebih besar
sekit 11
sampai kan. Kalau ee di
kawasan perkotaan itu juga bisa kawasan
perkotaan, kawasan wisata, industri dan
sebagainya itu sangat-sangat bisa.
Jadi ada di di Bali itu ada ya
perhotelan
merekaah
yang itu namanya berkitan begitu juga
dengan kotanya di besar gu
ya di Bali itu banyak sudah menerapkan
ini mereka banyak kedatangan turis turis
asing
ya ee mereka harus menyesuaikan
lokasinya atau wilayahnya nya dengan
orang-orang yang datang di
Bali. E kalau di Jogja itu juga ada
sekolah perpotongan
ya. Jadi memang ee sedikit ya kalau saya
bilang sedikit. Kenapa? Karena jarang
yang menggunakan ee suit atau jaringan
pipa Air Limb ini untuk pelaku mungkin
kalau kita hitung dengan jari di seluruh
Indonesia itu bisa. Jadi sangat sedikit
sekali. Yang banyak di mana? Yang banyak
adalah wilayah pemikinan yang sama itu
banyak sekali. Di mana-mana ada ya,
mana-mana ada di Sungaya, dija apagi ya.
Jadi di
mana-mana berarti kalau kepala kawasan
ataupun perkotaan itu mungkin sedikit mi
yang punya.
Nah,
kemudian-nya kurang lebihnya di sini ya,
Bapak, Ibu ya. Jadi seperti yang saya
sampaikan tadi. Jadi kalau sekolah
pembukinan di
sini tertiar karena kecil-kecil Bapak,
Ibu karena kecil-kecil. Kemudian
sistemnya ada yang minimal dan ini ya
kurang lebih kita di sampai 100.
Kalau kawasan itu pipanya lebih besar
lagi ya. Jadi selain ada IPAL, ada pipa
bundar, ada station opsional. Artinya di
sini tergantung dari wilayah. Nanti kita
bisa mempelajari ya nanti kita bisa
mempelajari kapan
sih buah sistem jaringan perpipaan air
limbutkan pempaan. Kena enggak semuanya
pakai pompa karena beda dengan air
minum.
Kalau air minum bisa mungkin
memangasi, tetapi justru karena
fleksibilitasnya itu banyak
yang tapi kalau di air limbah itu sangat
berbeda lagi. Jadi kalau di out limbah
kebanyakan memang di gunakan
sistem yang nanti kita mempelajari kan
kita menggunakan sistem umum.
Kemudian, nah ini seperti tadi yang saya
sampaikan
juga kawasan kawasan itu bisa kompleks
perumahan, bisa kompleks kentoran. Kalau
perumahan mungkin 100 sampai 2000 rumah.
Jadi ini satu salah untuk satu perumahan
dipipkan ee mereka memiliki jaringan
pipa sendiri ya. Kemudian ada hipal
khusus di situ, hipalasan sendiri
sehingga nanti dia bisa ee me-manage
atau mengelola air limbahnya sendiri.
Untuk model-model seperti ini itu juga
menjadi hal yang belum wajar ya
dilakukan di Indonesia. Kenapa? Karena
kebanyakan kalau sekolah
perumahan itu kebanyakan
perumahan-perumahan yang dalam kategori
besar masa kelas khusus yang biasanya
mempunyai
teknik untuk R5.
Kemudian kalau ya ini sekali karena
wilayahnya sehingga investasinya pun
juga cukup
banyakinya sangat-sangat banyak sehingga
akan menjadi ee susah untuk di dan
ditambah lagi mungkin belum ini ya
dianggap belum.
Kalau ini pipanya banyak lagi, tapi
primer,
sekunder, ini akan sangat banyak lagi
dan lebih kompleks. Jadi, Bapak Ibu ya,
jadi kalau misalkan kita akan melakukan
desain atau
perencanaan terkait dengan jaringan pipa
air
limbi. Kalau kita melihat tiga lokasi,
sekolah pemukiman, sekolah kawasan,
sekolah sportnya itu otomatis kita bisa
memilah ya. kita bisa memilah dan
memilih kira-kira sistem apa yang
cocok karena kompleksitas di dalam
perencanaan itu menjadi acuan
utamaan utama di
dalam seperti ini contohnya dari tadi
kalau di pemukiman atau komunal hanya
pitanya pengawasan bisa sampaiaranya
lebih besar kemudian di perkotaan
itu diar
Bier dan lain jadi kompleksitasnya
sangat kurang
lebih itu pengantar ee terkait dengan
Airlin.
Kemudian di sini sekarang kita masuk
terkait sistem jaringan PIMAL ini saja
ya. Karena kalau melihat hal ee lokasi
perencanaan otomatis seperti tadi yang
saya sampaikan tergantung dari
kompleksnyaung dari kebutuhan wilayahnya
apakah sampai pelengkap itu atau tidak.
Sekarang kita belajar mengenai
sistem. Nah, di sini kalau Bapak Ibu
perhatikan ya, di sini ada yang namanya
konvensional
storage. Stage ini sistem kebitkan
sistem penyaluran nanti
kebitnya di sini konvensionalinya ini
yang sangat umum sebenarnya. Jadi secara
umum itu seperti ini. Artinya dia
menyalurkan air limbung
meringcing-tingcing rumah menuju
pengolahan pesat dengan
aliran dan juga pompa jika
di. Jadi kalau kita pilih di sini ya,
air limbah yang berasal dari rumah itu
langsung masuk ke pipanya. Itu masuk
primernya ya.
sekunder dan lain sebagainya. Intinya
masuk pipa penyalurannya
itu. Masuk ke pipa penyalurannya itu
baru kemudian penyalurannya akan di
alirkan sampai menuju itu.
Penerapannya di sini ada banyak hal ya.
Yang pertama pada daerah denganan
lingkungan khusus misalkan
daerah seperti tadi yang saya sampaikan
di Bali itu di SDP ya
dan
project di situ mereka
menggunakan jaringan pemitan air
limbah kot. Jadi semua air limbah yang
ada di rumah itu dibuangnya langsung
melalui menuju ke informasi pengolahan
air
limbah atau daerah dengan kesabatan
tinggi. Mengapa kok dengan tinggi?
Karena kesadatan tinggi
ini
biasanya hal yang paling susah itu
adalah menempatkan antiseptisnya ada di
mana itu Bapak.
Jadi ee seringki eh saya memberikan lagi
di itu ee
indikator-indikator itu menjadi
namanya. Ee contoh saja misalkan
sekarang ini di Palembang ya,
Palembangan itu sedang di ee mulai
mulai jaringan begitu. Jadi Bapak Ibu
mungkin yang ada di pernah berkunjung di
Palembang gitu
ya, itu jalanan yang di kota-kota itu
mulai di bawahnya sudah ada sudah ada
jaringan tapi ya belum seluruh kota
mungkin ya. Nah, karena ini ada
dimulai dari wilayah mungkin wilayah
penigaan atau wilayah pertoran dan
sebagainya. Jadi
[Musik]
dibagi-baginya
itu jadi kesehatan tinggi ini menjadi
penting. Makanya kemudian dial di situ
ada
kawasan pemukiman yang 100 ee yang di 11
sampai 100 yang tadi ada wilayah ee
kampungan atau wilayah kemukiman yang
padat gitu ya. Itu mereka sudah agak
susah meletakkan teksi ya. Terus tenang
saja wilayah itu dibanyakkan tangki ini
sudah tidak berada diorangan Bapak Ibu
di beberapa rumah di Surabaya itu
banyakan ya karena saya ee berada di
Surabaya. Jadi sebagian besar rumah di
Surabaya itu tangki sebnya sekarang
tidak berada di berada di luar rumah
tapi justru berada di dalam rumah. Kalau
misalkan dibuat persentase ya mungkin
90% mungkin ya 60% kenapa ya? Karena
susah sekali padat sekali. Belum lagi
ketika
ditanya ee sumur dengan tangki septik
jaraknya berapa? Sumur tangki septik
secara aturan itu jaraknya
minimal 10
m. Gimana mau 10 m? Mau rumahnya sendiri
aja hanya 12 m. Jadi, rumah-rumah di
Papaya itu untuk ee perumahan-perumahan
baru atau rumah-rumah baru ya itu
kebanyakan mereka jual itu dengan ukuran
5* 12 m² untuk tanahnya. Jadi kecil
sekali Ibu bisa bayangkan. Jadi
untukya makanya di sini lebih baik kita
menggunakan konvensional
rate kemudian tikus kota dan seterusnya
kawasan industri yang
mempan kemudian di daerah permukiman
baru ini yang paling enak ini ya yang
paling enak di poin nomor
di permukiman baru yang pendidiknya
penghasilan menengah tinggi. Kenapa?
Karena seage ini biaya opsional
ini. Makanya biasanya untuk baru, baru
yang ee ditargetkan
untuk orang-orang yang pembelinya itu
adalah penghasilan menengah atas gitu
ya, mereka biasanya diminta untuk
sebaiknya
ada kan
di kan mereka punya instalasi pengolahan
Riri. Jadi selain R5 ada pengolahan
Riri. Jadi mereka istilahnya ya ikut
mandiri. Ini yang bisa diterapkan
terkait dengan
konvensional atau eh
jaringan. Kemudian ada yang lebih simpel
lagi atau
simplifiede. Nah, itu kita biasa
menyebutkan dengan suer ya.
sama seperti konvensional turit ya. Jadi
di sini saya tidak memberikan pengertian
seperti konvensional turit tadi, tapi di
sini yang saya berikan adalah gambaran
umumnya. Jadi di sini sama seperti
konvensional turit, namun dia
menggunakan diameter yang kecil lebih
kecil dari
konvensional dan juga di dalam kedalaman
yangal dengan kemiringan lebih landai
diensional.
Jadi ini yang membedakan ini yang
membedakan atau
simplifiedage dengan
konvensional yang membedakan
diameter penanaman pipanya itual
kemiringannya diingkom
yang lupa
berarti konvensional seage itu di dalam
kedalaman yang jauh lebih
dalam. Ya, permasalahannya begini Bapak
Ibu ya.
Permasalahannya simplifiedage ini
dipasang untuk skala kawasan yang tidak
yang tidak terlalu luas belum ya. Cuman
di sini cocok digunakan untuk daerah
kecil. Jadi sangat berbeda dengan
konvensional. konvensional itu skolannya
bisa potongan sehingga debit yang
dimasukkan di konvensional toate
otomatis dia jauh lebih besar daripada
simplified toage
ini jadi sangat
berbeda karena debitnya sedikit otomatis
pipanya kecil ya kalau pipa kecil kita
bisa menggunakan pipa yang banyak
ditemui
di PVC ya juga kalau mis mau
yang lain tulis PE TPE gitu ya itu juga
boleh jadi yang banyak di
ditemui makanya karena ini kecil dan
karena ini di skala RW keluar ya tinggi
sehingga kedalaman penanaman pun juga
tidak berbeda dengan yangotaan kota itu
harus dalam Bapak Ibu kenapa
karena daerahnya yang luas
Otomatis panjang pipanya itu lebih
panjang
daripada suer
atau lebih panjang karena dia miring
Bapak Ibu ya. Jadi dia miring karena
yang diinginkan adalah gravitasi maka
makin lama makin dalam
ini. Sehingga di situlah penanaman
pipinya juga menjadi
lebih digunakan untuk penduduk yang
sudah sebagian besar mempunyai
penembungan air ya.
Jadi prinsip dasarnya adalah orangnya
harus punya WC
sendiri. Intinya gitu. WC
sendiri sehingga bukan menggunakan WC
umum gitu ya. Jadi tidak seperti itu.
Kalau WC umum lebih baik kita ya
langsung aja mengolah di lokasi WC
umumnya.
ini terkait dengan atau
simplifi kemudian ini yang paling
sederhana lagi yaitu solid free atau
small
for di sini sama seperti simplifiedage
namun dengan pisa diang sudah
outflowat ini perbedaan jadi kalau
tadi
ee konvensional toate, simplified to
perbedaannya hanya di skalanya ya,
kepala kawasannya, skala pelayanannya.
Jala kanan sebetulnya skala kemungkinan
kecil. Tapi kalau simplifur itu
perbedaannya adalah
sumbernya ya. dalam artian di sini
adalah ee kalau konvensional dan
simplified murid mereka dari WC bisa
langsung masuk
ke pip dari dapur kamar mandi bisa
langsung masuk P. Tetapi kalau solid
free atau small
forever dia tidak masuk ke pipa dulu,
tapi yang masuk ke pipa itu adalah
keluaran dari antiseptik.
Jadi dari tangki dimasukkan dulu baru
dari tangki keluar kecuali yang water
tadi. Makanya dari awal saya jelaskan
dulu by water water. Jadi kalau di small
forer water bisa langsung masuk.
Kemudian tapi untuk black water itu
tidak bisa masuk. Jadi dia harus masuk
ke tetik dulu baru keluarannya masuk
ke ini yang biasanya digunakan oleh ee
semacam isal komunal.
Jadi IPAL-Ipal komunal yang baru-baru
itu biasanya mereka langsung
memasukkan ee pipanya atau menyambungkan
pipa itu langsung dengan outflow-nya
bentuk dan juga titik pembuangan
dew. Jadi begitu Bapak Ibu ya. Jadi ini
perbedaan perbedaan utamanya. Terus
bagaimana dengan penanamannya?
Penanamannya sama seperti
simplifat. Jadi dia tidak terlalu dalam
pun juga kecil. Jadi smaller ini cocok
kalau dibuat di suatu kopi besar gitu
ya. itu tidak cocok sama
seperti dan small viewer itu tidak cocok
untuk perpos manajemen tapi hanya cocok
untuk kawasan kecil saja untuk RW desa
di kampung itu
boleh gitu.
Kemudian sistem pengalirannya
ya. Sistem pengalirannya di sini kalau
Bapak Ibu bisa lihat itu ada sistem
campur dan kombinasi. Ini yang saya
mungkin singgung di awal ya. Jadi kalau
kita melihat air buangannya atau sumber
dari air buangannya itu ada tiga ini.
Jadi di dalam satu BPA kalau terpisah
berarti air hujan sendiri, air buangan
sendiri. Ini yang paling banyak di
Indonesia kurang lebihnya seperti ini.
Jadi air buangan itu masuk
ke ini dan itu masuknya ke
loken ya. Karena di Indonesia ini
wilayahnya itu surat hujannya cukup
besar ya. Sehingga kalau air hujan itu
campur dengan ee air limbah, air
buangan, maka menjadi menuh besar ini
jadinya. Kenapa? Karena IPAL yang kita
desain itu mau tidak mau terus mampu
menerima air hujan dengan jumlah yang
sangat
besar. Nah, ini menjadi besar jadinya.
Kemudian kalau sistem tercampur
berkebalikan dengan jadi di sini air
hujan dananya disalurkan melalui yang
apakah ada yang ada tapi di mungkin
tidak di Indonesia ya Indonesia mungkin
di wilayah
yang kemudian kombinasi ini yang menarik
Bapak Ibu ya kombinasi ini yang menarik
jadi dia ee bisa memasukkan hujan dan
bisa juga menolak air hujannya itu
menutup. Nah, jadi di sini dia dipisah
oleh pemisah. Jadi macam-macam nih alat
pemisnya. Ada yang bisa berupa ee pintu
air, ada yang bisa di apa ya? Ya,
semacam pintu air lah istilahnya ya
untuk membentasi air hujannya supaya
diuk ke air ini
pr. Nah, ini ini menarik. Kenapa?
karena dia disatukan hanya pada musim
kemarau. Tentunya pada saat musim
kemarau airnya ini kan kemungkinan
besar ya itu karena suhu ya karena suhu
pada musim otomatis dia mungkin bisa
mulai penguapan-penguapan gitu sehingga
patatannya jatuhnya dia ee lebih banyak
yang mengendum sehingga kalau ini
disatukan ya mungkin bisa jadi air loson
itu masih ke situ. Tapi dalam artian di
sini air plokannya benar-benar plokan
yang bebas sumpah ya. Bukan air plokan
yang banyak sampernya gitu enggak. Jadi
simpah itu memang harus dihilangu supaya
dia
ke air
l jadi air yang masuk ke pipa itu bisa
jadi sebagai air
penggelontor. Soalnya ini sangat menarik
sebenarnya kombinasi. Jadi pada saat
kita
membutuhkan kemudian di
hujan yang banyak dengan kita bisa
menyaring dan kemudian bisa
memeluk lontor. Jadi bisa seperti itu.
ini menarik tetapi mungkin dalam
pelaksanaan atau operasional
pemeliharaan di lan itu sedikit menjadi
ya sangat berbeda dengan danur itu sudah
di-load aja dia ya bisa ya sudah
dian jadi kalau ada masalah di berarti
misalnya ada di R5 itu kan berarti air
hujan tapi kalau kombinasi ini jadi itu
yang
menyebabkan ee sistem kombinasi
ini kecuali kalauya sudah cukup mumpuni
untuk mengatur ini
semua. Nah, di
sini setelah kita belajar teorinya tadi,
nah kita masuk di
dalam
ini bagaimana di dalam tahapan ini? Di
tahapan ini cukup banyak Bapak Ibu ya.
Kalau kita bisa melihat ada banyak ada
tujuh poin yang bisa kita kerjakan mulai
pengumpulan Dung
Limbah layanan dan penyeluaran negeri.
Kemudian menghitung dimensi panya,
merencanakan, menghitung sebutan
material, dan
menghitung untuk yang sesi ini kalau
tadi menjadi dua sesi, sesi
yang sebelum salat zuhur dan nanti
setelah salat zuhur ada sesi kedua dan
di sini saya beradi mencari ini. Jadi
untuk yang sesi satu ini maupun salat
zuhur itu saya akan
membagi sampai di perhitungan dimensi
juta
penyalurannya itu yang saya bagi taruh
jadi empat poin di awal dan poin di
akhir kalau saya fullkan gini saya kira
cukup rumit Bapak Ibu ya ada ini hal
yanganyakan nanti
Oke, sekarang kita masuk ke
pengumpulan. Pengumpulan data ini
tentunya ada data primer, ada data
sekunder, Bapak, Ibu ya. itu karena air
limbah ini untuk pipanya itu kita
disarankan
menggunakan sistem gravitasi atau di
sini tidak menggunakan kompas
maka kemiringan lahan atau topografi
atau
ee pengukuran elevasi yang lain ya itu
menjadi sangat penting walaupun Bapak
Ibu sudah punya sekunder misalkan pipa
dari GIS ya, pipa
dari terserah mungkin dari pihak
pemerintah sudah menyediakan oh pipa
JAS-nya seperti ini. Bahkan mungkin
kalau kita melihat di Google itu
sebenarnya bisa ya kita melihat di
Google itu bisa sebenarnya. Oh, kita
bisa melihat bagaimana kemiringannya itu
bisa dari Google
Maps tapi ya karena ini perencanaan
jaringan produk R5 itu akan sangat
berpengaruh pada endapannya.
Jadi kalau kita salah mengidentifikasi
ya, kalau kita salah mengidentifikasi
pemiringan lahan, otomatis yang berisiko
nanti di sini akan ada
cekungan, cekungan atau ee semacam
bundukan ya di bukit gitu ya. Jadi yang
bermasalah nanti di situ berarti kalau
terjadi dukungan di dalam ada kesalahan
dalam ee penentuan elokasi maka yang
terjadi
adalah kalau kita salah menentukan agak
naik tiba-tiba sedikit ya enggak banyak
Bapak Ibu ya walaupun cuman 5 cent ya 5
cent atau 10 C itu bagi perencanaan
jaringan R5 itu menjadi hal seperti ini
bisa Bapak Ibu bayangkan ya kalau
seandainya kalau se andainya dia
tiba-tiba ee turun
begini, nah ada cekungan sedikit
walaupun ini beda 10 cent Bapak Ibu ya.
Ini tidak
boleh ya. Ini tidak boleh walaupun beda
10 cent saja yang naiknya sama di sini.
ini tidak boleh naik ini nanti di sini
akan ada
banyak itu boleh makanya di
sini untuk survei jalur terutama pada
kemiringan lahan itu menjadi hukumnya
wajib harus data
primer
dengan kemudian kondisi
jalur atau profil jalannya Ya, profil
jalan berbeda dengan profil jalan yang
ada di data sekunder. Kalau di data
sekunder profil jalannya ini ee
seperti jalan misalkan ini jalan jalan
nasional atau jalan ee provinsi atau
jalan kabaten kota atau jalan desa
mungkin ya. Jadi ini maksudnya seperti
itu. Tetapi kalau yang di sini profil
jalannya itu dia melewati berapa sungai,
berapa selokan, berapa saluran? Apakah
ada rel kereta di situ, lebarnya berapa,
apakah double track atau single track?
Kemudian lebar jalannya, maka ada
hal-hal lain yang sifatnya penting di
sana. Itu semua harus dalam
surveyur ini harus tata primer, Bapak,
Ibu. Karena kalau tidak ini menjadi
besar ya, ini menjadi kecil. Kemudian
kondisi
tanah. Kondisi tanah ini jarang sekali
digunakan. Jadi kalau Bapak Ibu ee akan
merencanakan
permaan ini wajib.
Jenis tanah di sini
berarti akan ee akan mempengaruhi pada
kemampuan daya dukung tanah untuk
menerima beban pitanya
tadi. Jadi kalau misalkan tanahnya itu
tanah keras ya, tanah keras berbatu
misalkan
ya, otomatis ini akan mempengaruhi jenis
pipa yang dipakai tidak cocok kalau pipa
pakai beton. Kenapa? Karena kalau di
situ tanah keras dan berbatu. Kalau
pakai pipa beton kemudian diai di situ
dilewati oleh miskin yang besar gitu ya,
kendaraan-kendara besar itu akan
mengakibatkan kekuatan pipanya menjadi
rawan, pipanya mudah pecah misalkan
seperti itu. ini harus hati-hati bisa
walaupun itu masih bisa dii dengan
mungkin kita menampil pasir untuk bamnya
mungkin menggunakan casing gitu ya kita
menggunakan casing di sepanjang be kan
juga enggak
mungkin ini harus hati-hati Bapak Ibu
makanya jenis tanah ini harus
dilakukan ee pengambilan kemudian tinggi
muk air kanan ini juga
sama ya jadi jangan sampai pada saat
kita menanam
pipa ternyata wilayah itu a muka air
tanahnya cukup
tinggi. Ini menjadi lagi
nanti. Ini pernah saya lakukan Bapak Ibu
ya. Pernah saya lakukan ini punya punya
pengalaman buruk
sebenarnya. Jadi ee ada satu jalur pipa
itu dia melewati sepi sungai. Dia
melewati sepi sungai.
Padahal kami sudah memperkirakan
bahwa musik air tanahnya itu tidak
terlalu tinggi. Waktu itu kurang lebih
sekitar 10 mungkin ya. 10 mata saya ya
sekitar 5 sampai 10 m.
Jadi tidak terlalu
tinggi. Namun karena ada jalur yang
beran dengan sungai, padahal jalur
pipanya itu tidak di samping sungai
persis, tapi kurang lebih sekitar 10
sampai 15 m dari sungai. Tetapi ketika
digali, Bapak, Ibu, ternyata tanah yang
di sekitar sungai itu bukan tanah yang
sama dengan permukiman. Sehingga pada
waktu
itu ee saya melihat jenis tanahnya
sepertinya ini tanah uruk ya dalam
artian dulu mungkin ini sebuah sungai
atau saluran atau apa kemudian diurup
oleh lumpur-lumpur sungai kemudian
sungainya itu
dipasang apa itu perkerasan di
sampingnya dan ini seakan-akan menjadi
dengan biasan sehingga pada saat digali
air tanahnya di situ luar biasa yang
sebelumnya 5 sampai 10 m ternyata di
sini tinggi rannya bisa sampai kurang
dari 1 m.
Akhirnya dari situ ya otomatis mau mau
ketika proses
penggalian karena waktu itu saya sedang
membangun eh small forer ya jadi yang
kecil sekolah
desa. Jadi pada saat membangun ini harus
hati-hati nih penanaman pip jadi agak
didalamkan tapi mau enggak mau juga
harus diserhati dikompa terus ee air
tanah yang e
menggenangi menggenangi lokasi pipa yang
akan jadi cara nanamnya luar biasa rumit
inya dari situ akan ee terjadi
kemoloran ee ini penanaman pip jadi
progres kerjanya menjadi sedikit lambat
Karena jalur yang di sebelahnya sungai
itu enggak panjang sebenarnya, paling
cuma 100 m saja jalurnya. Tapi ya 100 m
itu menjadi memperlambat pekerjaan.
Nah, kemudian untuk data sekunder di
sini peta jalan, topografi sama
topografinya ya antara di data sekunder
dengan primer. Cuman pedanya di sini
kemiringan lahan untuk
yang data primer itu memang fokus untuk
di jalur pipa. Sedangkan di sini
topografi itu secara umum saja secara
kewilayan.
Jadi untuk menentukan lokasi IPALnya ada
di mana
otomatis kita menentukan dari ee
kewilayahan topografi
wilayah. Kemudian tata guna lahan untuk
menentu kira-kira yang mana ya kira-kira
mana yang ee lebih utama.
Ini kalau ini sudah mau sudah istilahnya
biasanya sih ini sudah ada di apa ya di
visibility ya di kelayasan di situ sudah
ya sudah langsung
aja wilayah ini yang harus direncanakan
untuk jalur
perpannya gitu dan itu juga mungkin bisa
muncul dial rencana induk itu
penyaluran
pengelolaan kemudian profil jalan
seperti tadi yang
Ini yang paling luar biasa. Fasilitas
bawah
jalan. Fasilitas bawah jalan ini wajib
diketahui ya, Bapak, Ibu ya. Karena kita
menggunakan jalan itu sebagai penanaman
pipanya. Tidak lucu juga kalau kita
menanam pipa tiba-tiba bertabrakan
dengan pipa air minum, tabrakan dengan
pipa gas, tabrakan dengan kabel objek.
ini tidak lucu juga seperti itu. Ini ini
bukan masalah yang mungkin kalau Bapak
Ibu tidak pernah mengalami hal yang
seperti ini ya silakan ya silakan kalau
Bapak Ibu tidak pernah mengalami ini.
Tetapi di dalam pekerjaan di lapangan
konstruksi
itu
ee mengalami hal seperti ini itu akan
sangat banyak sekali ya.
ya kan sangat banyak sekali terkait
dengan fasilitas bawah sana dan
biasanya karena jalan itu mungkin pernah
dilebarkan kemudian pernah menjadi
maju-maju gitu perubahan-perubahan jalan
akhirnya yang terjadi adalah peta
existing-nya misalkan pipa air minum
yang punya itu adalah PV pipa gas yang
punya punya PGN, kabel optik yang punya
Telkom. Kalau tiga-tiganya ini disatukan
atau diminis, itu seringki beda. Belum
lagi kalau ada jalur pipa dari kereta
yang lama punyanya KA. Oh, itu luar
biasa, Bapak Ibu. Jadi, apapun
pekerjaannya terkait dengan ee itual di
sini kita terkait dengan limbah ya.
Tetapi kalau kita terkait dengan minum
sama PDM bisa ini
semua apalagi jalan misalkan pembuatan
flyover atau jembatan itu juga sama
harus mengetahui ini. Jadi ini wajib ada
ya ini wajib ada wajib ada dan harus
dikoordinasikan dengan pemilik pipa-pipa
atauis bawah jalan yang
lain. Kemudian data berikutnya adalah
penis
penduduk dan serta jumlah fasilitas umum
pola pasar makan dan
lain ini bisa di BPS gitu
ya seperti apa kemudian harga satuan dan
harga
satuan ya gitu
ya dan kemudian kapal lognya khusus
mungkin nanti untuk ee kalau misalkan
membutuhkan
kompus mungkin membutuhkan panel-panel
lain atau
bahkan ee lebih ekstrem lagi ya lebih
maju lagi kita bisa menggunakan SPADA
sebenarnya kalau di Indonesia SADA ini
nantinya ke instalasi air minum
keinginan air minum tapi itu bisa juga
dibuat untuk air lima walaupun jarang
yang menggunakan model musik senya saja
bedanya sensornya nya sensornya kita
bikin sensor
kalau ee tinggi airnya tinggi air kita
bisa
melihatnya segini bompnya nyala itu bisa
kita sebenarnya cuman kembali lagi biaya
industri yang
di itu ya jadi kurang lebihnya adanya
minimal
ini tambahannya apa banyak contoh saja
kalau misalkan mau atau memasang close
connection atau sambungan
rumah. Maka di sini primer yang adalah
kondisi rumah pelanggannya itu
tadi. Ada di
mana di
mana ini tentunya berbeda-beda. Jadi
rumah SAT
dengan Jadi ini ini ada jadi data
minimal itu adalah ini. Data maksimalnya
bagaimana? serah disesuaikan dengan
kondisi itu wilayah pabrik kemarin
teman ya. Jadi bisa disesuaikan jadi ini
minimum
[Musik]
minimum. Oke.
Kemudian setelah kita punya
data yang tadi kita kumpulkan, yang
pertama kali sebelum kita
merencaya itu adalah kita menghitung
debit air limbusnya dulu.
kita menghitung limbung
ini untuk debit air limbung
ini ya ini menarik sebenarnya kita
seringki
menghitungnya sampai 80% kebutuhan air
putih, air
minum umumnya begitu. Jadi kalau
misalkan pemakaian pemakaian airnya
kurang lebih kan seperti ini nih
COVIDnya. Jadi pada malam hari atau
mungkin pada saat yang hari dia
posisinya
[Musik]
turunya ya. Jadi kurang lebih seperti
itu. Nah, ini dapat dari mana Bapak Ibu?
Ini kalau dengan mudah kita bisa dapat
dari
PDM ya, data dari PDM. Kalau PDHM-nya
punya loger atau alat untuk mencatatasi
pengguna minion
bersihnya itu bisa kita buat ini
sehingga kita tahu kira-kira kira-kira
kebutuhannya rata-ratanya
ini. Unu kita langsung saja mengambil
dari ee asumsi-asumsi asumsi dari kalau
kota besar itu pemaknya berfungsian.
itu boleh saya juga seperti
itu limbah itu asumsinya adalah 60
sampai 80% R atau
R kenapa saya bilang ini menarik karena
saya pernah berdiskusi denganing ya
orang asing di mana
orang luar negeri
sana dari negara lain yang sudah
menggunakan ee perbanaan R5 Mereka
ketika mengetahui sebisa 60 sampai
80% pertanyaan sederhananya
muncul. Kalau kita mengasumsikan 80%
kebutan air minum atau air bersih ini
menjadi air limbah lalu ke mana 20%?
Kita selalu orang
Indonesia terserah Bapak Ibu ya bisa
melihat di lur diuran kurang lebih
begitu 40%
kebanyakan
memilihnya. Nah, sekarang misalkan cara
gampangannya saja ya. Ini cerita saja
gempangannya adalah kita satu hari
itu menggunakan air bersih kurang lebih
sekitar 200 atau 100 lit set orang
sendiri. Itu kecil sebenarnya 100 lit
orang.
liter orang Indonesia biasanya
ngomongnya iya Pak Bu ini 80% menjadi
air limbang yang 20% menjadi air minum.
Sekarang Bapak Ibu bisa tanya-tanya ke
masing-masing. Kalau Bapak
Ibu menggunakan air bersih 100 L orang
besar ya satu orang itu menggunakan 100
liter 20% dari 100 dari 100 liter itu
adalah 20 L kita pakai bubuk minum air
di
situ. Ini yang menarik.
Jadi akhirnya dari beberapa studi itu
bisa sampai lebih besar
dari itu secara teoritis itu
60% yang 20%-nya ke mana ya itu masih ee
misteri
sebenarnya kita minum paling 2
liter kemudian bisa jadi yang sisanya
adalah dibuang
di ee sekitar rumah
Artin apa? Untuk me menyiram
salam ya. Kemudian untuk
memasak itu pun kalau kita menggunakan
misalkan yang berkuah tapi kalau
menggunakan yang bertuah ya tetap aja
gitu air ya. Jadi ini masih cerita
lucu nih. Ini rata-rata kurang lebih.
Kemudian di
dalam eh perhitungan sedikit
polimik ada tipik. Tipik ini adalah Q
maksimum ya, Q maksimum air limbah.
Kenapa ini harus dihitung? supaya
pipanya itu dapat menyimpung pada saat
fik atau start maksimum supaya tidak
meluber.
Dan tambahan lagi adalah
supaya sistem gravitasinya itu tetap
jalan. Jadinya pada saat Big ya, pada
saat di
puncak gravitasinya jalan syaratnya
adalah sebagian pipa harus tidak
berisi artinya tidak boleh full ya.
Tidak boleh full airnya
itu. H ini penting sekali ya. Nanti
Bapak Ibu bisa cek di
belakang ee membencana.
Kemudian kimin kimin ini pada minimum
artinya yang paling dikit. Yang paling
sedikit ini harus dihitung
ya. Kenapa ini harus dihitung?
Karen yaitu ya karena seperti
tadi kita harus bisa memastikan bahwa
tidak boleh ada endasan di
Pip. Kalau sampai ada endan di maka
resikonya adalah anggapan ini akan
mengak dan akhirnya dapat menjadi
sumbatan di
dalam. Caranya gimana? Caranya gimana?
Adalah kita harus bisa memastikan bahwa
air yang ada di dalam pipas itu
mempunyai kedalaman minimal. Tinggi air
minimum. Kita biasanya menyebutkan
dengan tinggi renang ya. Ada kedalaman
minimal. Nah, kedalaman minimal itu itu
harus di harus bisa dilayani dengan
adanya Q min
ini. Jadi, Q minimal itu harus bisa
membentuk kedalaman minimal di dalam P.
Karena kalau misalkan saja ini contoh
contoh nyata Bapak Ibu ya. Di
dalam perpipaan yang skala kota itu
pernah ditemukan kasur Bapak Ibu.
itu
ditemukan pertanyaannya dia lewat mana?
Padahal ini konvensional konvensional
itu masuk lewat rumah langsung. Kalau
lewat rumah enggak mungkin jadi pasti
mereka membutnya kemudian
dimasukkannya itu akan menyumbat
semuanya.
Itu kalau kasur. Sekarang kita berbicara
tentang ungapan. Kenapa pentingnya
tinggi ren ya nanti nanti saya jelaskan
lebih detailnya. Contoh saja misalkan
ada ya misalkan ada sampah lah tiba-tiba
masuk ke situ ya. Sampah masuk ke situ.
Contoh saja misalkan botol plastik masuk
ke dalam
seluran. Botol plastik itu tingginya
seapa sih tebelnya?
Bukan tinggi ya, maksud betulnya
diameter botol plastik yang 600 mili itu
kan kurang lebih sekitar ya 10
cent 8 sampai 10 cent
lah itu kalau dia menutup saluran maka
otomatis endapan yang lain misalkan
endapan tinja mungkin yang cuma 3 cent
yang mengapung dia otomatis dia tahan di
situ tertahan tertahan tertahan dan
akhirnya enggak bisa lewat itu yang
dimaksud kemudian ada di
infiltrasi. Infiltrasi ini dapat dari
mana? Infiltrasi ini bisa dari
ee air tanah ya memang kecil. Memang
kecil infrasi
ini. Makanya di sini dari luasan
dialikan dengan sektor inf. Jadi
infiltrasi ini dari e air yang masuk
mungkin lewat
sambungan-sambungan. Karena kebanyakan
air limbah domestik ini menggunakan fit
model beton.
modelonnya itu tinggal di
belakangini kemudian mungkin ditutup
sama semen dan ini jadi
dia otomatis masih akan ada yang masuk
walaupun kecil ya itu juga ada
perhitungannya sendiri contohnya di sini
ya di sini ada skor yang dibutuhkan
adalah prof dan skor
inilasi seperti ini.
ini. Nah, ini vektornya di sumbu Y yang
ini. Di sini kita bisa melihat dari dua
kurva ini. Ada yang dari populasi
didasarkan saja jumlah populasinya ber
jumlah pendidikannya atau
didasarkan debit air
akan. Jadi kalau debit rata-rata sekian
m³ persik. Tapi di sini berarti
profitnya sekian atau populasinya
100.000 1000 orang nanti di sini 1000
orang tarik
ke jadi kurang lebih seperti
itu. Kalau infiltrasi ini
tadi ya cari a dari air sana untuk hari
masuk ke sistem penyaluran melalui
dinding yang setia atau dinding manh
atau
dan besarnya kita langsung aja besarnya
di sini itu kurang lebih sekitar 0,2
sampai
75 jadi kecil ekor ya ini kita musim
hujan bisa mencampai beberapa kali
lipatnya bahkan bisa lebih dari 10 kali
lip
ini kuantitas tergantung dari panjang
keluran kondisi
dan jadi kalau kita berbicara danasi ya
semuanya terung dari di sini kalau Bapak
Ibu bisa lihat ya
hektarya terent hektar wilayah
pelayanannya
nya ini servis areanya berapa albesar di
sini vektor vektor infiltrasinya adalah
sekian ini
mungkin 4 m³ per hektar jadi 1 hari
hanya 4 m³ untuk layanan
500 ini kecil
sekali
jadi terlalu volimum itu nanti tetap
harus dihitung ya. Kenapa yang
dikhawatirkan tip itu t untuk yang
mengganggu
[Musik]
sistem jadi kurang lebihnya itu untuk
terkait dengan ya.
Sekarang sebelum kita masuk
ke desain atau cara menghitung
perbitaannya, kita harus memahami dulu
prinsipaliran
air untuk
me untuk mengetahui prinsip pengaliran
air kembangan di sini ya intinya cuma
satu alirannya lancar inti atau meng
kenapa karena kalau dia samp menging dan
sebagainya akan muncul bau
dan kalau memang ingin lebih detail lagi
ya lebih detail
lagi ung-huntungannya Bapak Ibu ya jadi
untuk penentuan berapaan dan sebagainya
itu disesuaikan dengan gas
yang dihasilkan.
Kalau sampai muncul yang dihasilkan bisa
dihitung melalui kualitas air keuangan
yang
limpah. Tapi di sini kita berbicara
tanpa jadi prinsipnya adalah aliran
lancar tidak
terhenti kemudian kemiringan saluran
mengikuti kemiringan mukana ini
diutamakan ya diutamakan. Makanya ini
pada di pengumpulan data primer sebisa
mungkin elevasi jalur PB itu adalah dari
hasil pengukuran bukan dari hasil data
sekunder. Kenapa? Karena ini tadi salah
satunya kemiringan saluran baiknya
mengikuti kemiringan m supaya
penanamannya itu sama.
Mungkin Bapak Ibu ee tadi kan saya
menyampaikan beda 10 centti saja itu
menjadi masalah. Sekarang kalau Bapak
Ibu bekerja di bidang konstruksi ya atau
misalkan ee kalau tukang gali
menggali itu biasanya kan kedalaman kan
tidakis ya penggalian baik itu
menggunakan kap ataupun ee menggunakan
manual itu enggak mesti bisa jadi beda 5
cent bisa 2 cent bisa 10
centin besar yang bisa 5 semakin besar
juga perbedaan
itu ya mungkin besar kemungkinan
lebih sehingga di sini Bapak Ibu pada
penanami harus benar-benar mengetahui
kemiringannya benar atau tidak. Jadi
setiap naruh pipa cek. Setiap naruh pipa
cek. Terus setiap berapa kali pipa?
misalkan ada 10 gelond pipa gitu ya, 10
lonjor pipa itu dicek atau berapa ee
lonjor pipa itu baru kemudian dicek atau
berapa jarak minimal ee minisalkan 100 m
di ke 100 m katop 20 mes.
Itu kemudian mempunyai
kecepatan atau self cleansing
velocity. Maksudnya apa? Maksudnya di
sini adalah kecepatannya itu memastikan
bahwa benar-benar tidak akan terjadi
peng. Jadi
dia harus punya kecepatan minimal. Nanti
akan saya jelaskan di slide-side
berikutnya. Jadi harus mempunyai
kecepatan minimal di
dalam dan kecepatan di dalam pipa ini
boleh terlalu kencang Bapak
Ibu. Karena kenapa? Kalau dia terlalu
kencang kita ngurus saluran.
Dan jeleknya lagi Bapak Ibu ya, kalau
seandainya dia terlalu airnya ini akan
jalan duluan daripada endapannya
sehingga endapannya tertinggal airnya
juga
lewat. Kalau sudah seperti itu resikonya
lagi adalah endapannya atau mengendap.
Makanya ini berkaitan semuanya.
Kemudian tertutup untuk menjaga konsumen
udara karena nanti khawatir masih ada
bau dan gas ya nanti akan mempengaruhi
udara di kemudian selain udara ada tanah
maupun air
yang jadi poin nomor satu dan poin nomor
dua ini merupakan sesuatu yang penting
ya di dalam perencanaan itu
perhatikan jadi yang pertama tidak boleh
adaan dengan cara apa dengan kita bisa
mengatur. Bagaimana cara mengatur
kecepa
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:08 UTC
Categories
Manage