INOVASI BIOKONVERSI SAMPAH SESI 2
55GP0iwJMSU • 2025-09-13
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
ini akan disampaikan oleh pemateri kita
yaitu Bapak Tomi Wahyu Pradana dari
Lembaga TM Sampah Yogyakarta. Sebelum
masuk ke materi training online kita,
saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu
untuk dapat mengisi daftar hadir atau
presensi di link yang telah admin kami
kirimkan di kolom chat Zoom. Kemudian
dengan hormat saya meminta kesediaan
Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon
selama kegiatan berlangsung supaya kita
dapat mendengarkan materi yang
disampaikan dengan baik.
Baik Bapak Ibu peserta training online
sekalian. Kami dari panitia juga
melakukan live streaming melalui YouTube
channel kami di Project P Indonesia.
Jadi semisal selama acara training
online berlangsung, ada dari Bapak Ibu
yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu
khawatir karena Bapak Ibu juga tetap
bisa mengikuti training online ini
melalui YouTube channel kami di Project
Indonesia. Selanjutnya kami juga membuka
kesempatan untuk Bapak Ibu sekalian yang
mungkin ingin mendapatkan doorpress
spesial dari kami dapat langsung
memberikan pertanyaan terbaiknya di
kolom chat dengan format nama. Kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanya
terbaik di akhir acara untuk mendapatkan
doorpress spesial dari kami. Lalu Bapak
Ibu juga dapat membuat story Instagram
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di @project Indonesia dan
akan kami dua akan kami pilih dua
pemenang story terkreatif untuk
mendapatkan.
Baik, tanpa berlama-lama lagi kita
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh pemateri kita
yaitu Bapak Tomi Wahyu Pradana. Waktunya
kurang lebih sampai pukul .30 ya, Bapak.
Baik, apakah Bapak Tomi sudah siap?
Baik, Mbak. Terima kasih, Mbak.
Baik, waktu dan tempat kami persilakan
ya. Baik. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Ee salam sejahtera untuk kita semua.
Alhamdulillahirabbil alamin. Segala puji
dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa
taala sehingga pada siang menjelang sore
hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan
ee yang mudah-mudahan nanti ee membawa
berkah dan manfaat untuk kita semuanya.
Amin.
Yang saya hormati ee pertama Bapak Agus
Perstetyo yang pemateri di sesi SAT yang
alhamdulillah tadi sudah banyak
materi-materi yang disampaikan. pemban
membawa manfaat untuk kita
pengalaman-pengalaman baru. Dan yang
saya hormati Bapak Irah Purnama,
kemudian yang saya hormati ee Mbak
moderator, nggih. Ee sebelumnya saya
mohon maaf mungkin ada kesalahan teknis
yang harus diperbarui.
Ee mungkin untuk waktunya saya tidak
begitu lama nantinya. Mudah-mudahan
waktu yang diberikan cukup untuk saya
menyampaikan beberapa pengalaman.
yang ada di tempat kami ee di dalam
mengelola sampah baik sampah yang apa
organik maupun yang nonorganik. Tapi
untuk kali ini saya akan menjelaskan
tentang pengalaman kami untuk teknik
mengelola sampah yang organik khususnya
untuk budidaya magot BS. Baik, Bapak Ibu
sekalian yang saya hormati. Terima kasih
sebelumnya telah hadir dan ee bersedia
untuk menghadiri training online ini
yang diselenggelarakan oleh
ee Pak Hijrah dan sekalian ee timnya.
Terima kasih sebelumnya.
Untuk menyingkat waktu saja mungkin ee
perkenalkan terlebih dahulu nama saya
Tomi Wahyu Pradana. Alhamdulillah
saya diberikan usaha amanah di TM
sampah. TM sampah itu bukan TM sampah
itu bukan Tomi sampah ya, tapi teknik
mengelola sampah. Nah, di mana sampah
yang ada di tempat kami itu kami kelola
semaksimal mungkin ee biar sampah
tersebut ee menjadi
bermanfaat kembali. Terus kemudian ada
TMBSF juga. TMBSF itu ternak magot BSF.
Jadi ee sampah organik yang
masuk ke tempat pengelolaan kami itu
lebih ke biokonversi magot BSF. Jadi
pengelolaannya memang ee mengelola
dengan
magot BSF.
ee beberapa ada beberapa ini ya
pengalaman kami ya belum terlalu lama
juga mungkin baru 11 tahunan kami
berdiri di tahun
berarti 10 tahun lebih ya ee mulai ada
mulai pewadahan, pengumpulan,
pemindahan, terus pengangkutan pengola
sampah disertai dengan pemilahan sampah
yang kami terapkan ee dengan konsep zero
waste treatment. Jadi, inovasi yang kami
lakukan
ee salah satunya menggunakan serangga
tentara lal hitam atau black eh black
shoulder flly ya BSF sebagai pengurai
sampah organik dan mengolah protein
belatung atau larva atau magot BSF
sebagai alternatif pakan ternak unggas
dan ikan. Nah, seperti itu Bapak Ibu
sekalian
dan ada beberapa komunitas yang saya
ikuti ya di sini saya bacakan seil saja.
ada APSI, Asosiasi Pengusaha Sampah
Indonesia, kemudian Bank Sampah DIY,
Bank Sampah Nasional, kemudian CPSM,
ada juga komunitas Pemulung Mardiko yang
sekarang bertransformasi menjadi
koperasi Mardiko yang salah satu
alhamdulillah pengurusnya juga saya yang
bertempat di samping TPST Biungan.
Kemudian ada Gemati Bumi, ada IPI, ada
PKMI. Nah, ini BKM ini perkumpulan
komunitas Magoter se-Indonesia gitu.
Terus kemudian ada BS Yogyakarta,
kemudian BSF ee Indonesia, terus yang
terakhir ada Perbusa. Nah, Bapak Ibu
sekalian itu ada beberapa komunitas yang
saya ikuti. Kenapa saya banyak mengikuti
komunitas? Karena di situ
dengan kita berjaring ee silaturahmi
dengan teman-teman sesama penggiat
lingkungan atau pengelola sampah ya di
situ kita bisa mendapatkan manfaat ee
baik ilmu, baik ee pengalaman maupun
berj soal nanti produk-produk yang sudah
kita hasilkan itu ee alurnya ke mana
saja gitu. Dan ee ini juga ada nomor
WhatsApp saya nggih ee 087741
ee 00 ini mohon maaf ini nomor WhatsApp
yang lama belum kami ganti untuk
WhatsApp yang baru. Mungkin kalau ada
yang berkenan bisa dicatat ng mungkin
atau nanti bisa minta sama Mbak
moderator.
ee 08
1989. Nah, itu nomor saya yang baru.
Terus kemudian ee Bapak Ibu untuk
menyingkat waktu saja beberapa
pengalaman kami yang kami terapkan di TM
BSF ini mudah-mudahan nanti apa yang
saya sampaikan bisa menambah ee
pengetahuan atau pengalaman Bapak Ibu
sekalian. Dan
ee mungkin Bapak Ibu sekalian juga sudah
tidak asing ya. mungkin ada beberapa
nanti yang ingin saya sampaikan itu
sudah Bapak Ibu ketahui gitu. Jadi itu
ee beapa komunitas yang kami ikuti nggih
dari TMPS.
Untuk selanjutnya langsung saja.
Ee jadi lokasi gudang TM sampah atau TM
BSF itu berada di
samping
TPA Piungan kalau Bapak Ibu tahu atau
Mas dan Mbak pernah ee kunjung atau
mungkin piknik ke TPST Piungan. Nah, ini
kami cuman berada di lima langkah dari
lokasi cuma berseberangan dengan jalan.
Nah, ini TM sampah di sebelah pasnya itu
di sebelah baratnya tempat ee pembuangan
sampah di Tungan.
Terus lanjut saja
nanya mungkin ee akan saya putarkan
video kondisi
TPA terkini ya semenjak TPA Piungan itu
tutup. Tapi mohon maaf mungkin ada
sedikit putus-putus nanti karena mungkin
pengaruh dengan sinyal yang ada di
tempat kami. Agak susah sinyalnya. N ini
saya coba share ya.
[Musik]
Nah, nanti ee kita masuk di kawasan
Bongan.
Nah, ini kantor
STAN.
Terus. Nah, ini kami coba pakai drone
apa memperlihatkan C. Nah, ini yang ee
lom yang sudah tidak ini sudah di apa
ditata
terus di sanitary levelnya.
ini A, zona B, dan yang ini itu lokasi
transisi
sekarang juga sudah tutupnya itu ee
kemudian
karena lokasinya memang
Mungkin untuk videonya agak putus-putus
ya, mohon maaf.
Nah, seperti yang kita lihat ya, ada
banyak sekali
ee
apa namanya? Pembakaran sampah yang ada
di sekitar biungan. Nah, ini salah satu
dampak dari PPA.
[Musik]
Nah, berikut itu Bapak Ibu. Nah, yang
kita mulai akan bahas. Jadi, ee soal
sampah terlebih dahulu ya, Bapak Ibu.
Karena memang ee
kita budidaya magot itu sumber makanan
utamanya itu adalah sampah, yaitu sampah
organik. Jadi, latar belakang
permasalahan sampah itu ee sangat banyak
sekali
ee dampak-dampak negatif yang timbul
karena ada pembuangan sampah ya, bukan
pengelolaan sampah atau pemilaan sampah
tapi pembuangan sampah. Maka di situ ada
patok yang ada tulisannya dilarang buang
sampah di sini ya. Itu kalau sampah cuma
dibuang ditumpuk ya. Berapa dampak
negatifnya?
ada sumber polusi, pencemaran tanah,
air, udara, terus sumber penyakit, bau
dan lain-lain sebagainya itu pasti
nggih, Bapak, Ibu. Jadi ee dampak-dampak
negatifnya sangat banyak di saat
sampah-sampah yang kita hasilkan itu
tidak terkelola dengan baik. Langsung
saja.
Nah, kemudian untuk latar latar belakang
yang kedua itu karena harga pakan
pabrikan ini setiap ee minggu bukan
bahkan sudah apa itu terus mengalami
kenaikan. Jadi ini adalah salah satu
kenapa
magot BSF ini adalah salah satu apakan
alternatif yang nantinya kita bisa untuk
menekan biaya
ee pakan atau biaya produksi yang ee di
tempat kita.
Nah, ee Bapak, Ibu sekalian ee di sini
ada nomor satu
nanti yang kita lihat di sini ngih
budidaya magot BSF sebagai solusi
masalah ee yang paling utama adalah
masalah persoalan sampah organik ya.
Nomor satu itu sampah organik. Kemudian
ada lalat BSF.
Kemudian ee yang nomor dua itu yang
magot itu ya turunan dari lat BSF magot
BSF. Kemudian yang terakhir itu yang
merah-merah ini. Nah, ini saya yakin
Bapak Ibu sekalian pas waktu ee tampilan
layar ini yang paling dilihat paling
utama adalah rupiahnya. Nah, jadi di
tempat kami bagaimana mengelola sampah
itu ee supaya menjadi
bahan baku yang bisa digunakan ulang,
kemudian juga bisa
menjadikan bahan tersebut menjadi rupiah
atau ee bahasa kerennya cuan ya seperti
itu.
Lanjut saja.
Nah, untuk Bapak Ibu sekalian ee
sebenarnya sampah organik ini bisa kita
olah atau kita ee manfaatkan untuk
sebagai pengolahan kompos.
Ee tapi kalau kompos ee setahu kami
nggih ee itu membutuhkan waktu yang
cukup lama ya antara 1 sampai 3 bulan
proses pengomposannya.
Tapi kalau untuk di magot ee kenapa kami
pilih magot untuk mengelola sampah
organik yang masuk ke tempat kami?
Karena magot ini sangat banyak sekali ee
turunannya yang mampu kita manfaatkan.
Salah satunya ya dari awal ee lalat BSF
itu bertelur. Nah, telurnya itu pun
sebenarnya bisa langsung bisa dijual
gitu. Bahkan waktu dulu viralnya magot
BSF ini tahun seingat saya tahun
2017. Nah, itu telur BSF itu mampu
mencapai 1 gramnya itu Rp10.000 kalau
enggak salah Rp10.000. Tapi kalau
sekarang mungkin harganya sudah turun
banyak karena sudah banyak yang bisa
membudidayakan.
Nah, untuk magot muda juga ee ini juga
langsung bisa kita aplikasikan biasanya
ke ternak-ternak yang masih muda-muda
juga, masih kecil-kecil. Terus kemudian
makot dewasa usianya yang ee 18 sampai
21 hari. Tadi sudah disampaikan mungkin
di sesi SAT ya ee bersama Pak Agus
Praso. Terus kemudian ada Pupa juga.
Terus kemudian ada Kgot atau ee yang
disampaikan Pak Agus tadi bekas makan
magot ya. Jadi itu sudah nanti bisa
diaplikasikan
untuk
ee
mupuk beberapa tanaman yang ada di
sekitar kita bisa diabaikan sebagai
pupuk organik. Terus kemudian ada juga
magot kering. Nah, magot kering
alhamdulillah kami sudah produksi untuk
magot keringnya. Kemudian ada juga pelet
magot. Nanti untuk prosesnya ee kita
bisa perlihatkan di slide berikutnya.
Ah, nanti yang
ke depannya
itu BSF ngih Bapak Ibu ee singkat saja
ng dari ciri-ciri lalat tentara hitam
atau BSF itu
malah seperti ini ya lebah ya konsum
tubuhnya itu bukan kayak lalat seperti
lalat konvensional yang biasanya kita
temui di rumahan gitu. lebih keren
sebenarnya lebih keren dari lalat yang
biasa, lalat hijau atau lalat hitam yang
konvensional yang sering kita temui di
ee rumah-rumah.
Jadi itu ee beberapa sekilas ciri-ciri
ee lalat BSF ya, Bapak Ibu sekalian.
Terus kemudian ini magotnya.
Nah, perbedaan magot sebenarnya
penamanya itu cuman ee
beda penamaan ya. Mungkin kalau ee ini
apa namanya?
Jenisnya itu ya sama seperti belatung,
larva dan sebagainya. Tadi yang sudah
dijelaskan sama Pak Gus ee magot
belatung sama larva itu sama. Cuman
mungkin ee keturunannya yang membedakan
kalau magot BSF itu ya dari lalat
tentara hitam atau magot B atau lalat
BSF.
Terus ada juga yang larva atau belatung
yang dari lalat hijau. Nah, itu dari
bentuknya juga kita bisa lihat sudah
berbeda berbeda nggih Bapak Ibu nggih.
Ee terus kemudian apalagi fungsi dan
manfaatnya itu sangat-sangat ee berbeda
sekali gitu.
Terus langsung lanjut saja. Nah, ini
kenapa kita pakai magot? Ya, itu tadi
Bapak, Ibu sekalian karena magot ini
sepengalaman kami ya, seahu kami itu
makhluk yang bisa mengurai sampah
organik ee lebih cepat daripada ee
makhluk-makhluk yang lain seperti mohon
maaf seperti contoh ee cacing dan
serangga lainnya. Nah, ini kami pakai
makot karena ya itu tadi
sepengalaman kami makot ini ya dia itu
kerjanya cuman makan, makan, makan, dan
makan. Jadi ee selagi kita kasih makan
ada sampah sumber sampah organik mereka
lahap makan sampah organik tersebut itu
mungkin mereka tidak makan lagi kalau
sudah ee
ini ya kalau sudah ke fase prepupa atau
bentuk tubuhnya itu sudah menghitam.
Lanjut.
Ee nah di sini ada keterangan ee
bahwasanya mohon maaf
tidak menjijikkan
dan bukan membawa sumber penyakit. Ya,
seperti yang tadi ee saya ingat ee Pak
Agus bilang bahwasanya juga ee BSF ini
tidak membawa sumber penyakit karena
memang ee baunya itu di saat magot ini
mengurai magot dari BSF ini mengurai
sampah organik itu bau busuknya itu atau
pas mereka itu melakukan penguraian itu
sangat berbeda dengan lalat hitam. Jadi,
baunya itu kalau magot BSF itu khusus
kayak bau-bau kalau menurut penciuman
kami ya. Nah, penciuman saya itu kayak
bau-bau adonan roti gitu di saat ee apa
namanya?
Sampah organik itu terurai dengan magot
BSF. Nah, BSF juga aman sehingga
kadang-kadang anak-anak kecil yang
mereka hobi mancing juga minta magot ke
tempat kami. Kalau cuman satu genggam,
dua genggam enggak masalah ya. Tapi
kalau sudah sampai berkilo-kilo biasanya
ya teman-teman penghobi mancing itu
datang ke tempat kami untuk membeli. Ee
alhamdulillah untuk penjualan magot di
tempat kami itu bisa R.000 per kilonya
nanti. Ee itu mereka biasanya ada yang
beli 1 kilo, 2 kilo. Kalau lebih dari 5
kilo biasanya mereka jual kembali untuk
dipacking packing itu pakai ee gelas
gelas apa? plastik. seperti itu, Bapak,
Ibu. Jadi nilai ekonominya pun mulai
timbulnya dari situ.
J lanjut
ee magot BSF sebagai pengelolaan sampah
organik. Nah, melalui teknologi
biokonversi magot diharapkan juga
berperan dalam mengurai sampah organik
dengan cepat. Nah, ini sesuai pengalaman
kami nggih, Bapak, Ibu. Ee magot mampu
mengurai sampah 3 sampai 5 kali bobot
tubuhnya. Nah, contoh sekitar magot yang
ee dari 5
kilo magot nanti bisa mengurai sampah
1,5 sampai 25 ton sampah. Nah, itu ee
secara perhitungan yang ee menurut
pengalaman yang sudah kami jalani nggih.
Lanjut saja.
Nah, untuk yang slide ee ini sampah
organik sebagai media pakan magut BS.
Kemudian jenis-jenis sampah unik ada
limbah resto, limbah pasar ee berupa
sayur, terus buah-buahan dan sebagainya.
Terus ampas kelapa. Bahkan kotoran hewan
pun bisa juga untuk ee pakan atau diurai
dengan
ee magot BSF seperti itu, Bapak, Ibu.
Lanjut lagi. Nah, ini ada video ee mohon
maaf nanti kalau misal terputus-putus ya
videonya. Ini ada proses pengolahan
sampah organik. Nah, jadi di sini ada
waktu kami melakukan
ee pembuburan. Jadi, sampah organik itu
kami bubur. Kemudian ee untuk pakan
magsf.
[Musik]
ee mohon maaf
kurang lancar ya karena memang ee
kendala di sinyal di tempat kami. Nah,
jadi fungsi pembuburan sampah organik
ini ee salah satunya biar ee mempercepat
proses penguraian maget BS maget BSF
tersebut ya. Semisal memang ada beberapa
sampah organik yang tidak bisa magot itu
mengurainya dengan maksimal. Contoh ee
kulit buah apalagi bijinya ya yang
sangat keras. Nah, terus kemudian
ee sayur-sayuran yang berserat contoh
kayak kangkung, bayam, dan sebagainya.
Nah, itu kalau tidak dibuat bubur di
tempat kami. Karena kapasitas sampah
yang ada di tempat kami juga lumayan
banyak, makanya juga kami buat bubur
biar nantinya bisa mempercepat proses
penguraian magot tersebut. Kemudian
nanti kita juga panen ee magotnya juga
lebih mudah karena di saat nanti panen
tinggal kayak mengayak pasir seperti itu
nanti magotnya di atas terus kemudian ee
kasgot-nya atau bekas makan makot
tersebut nanti akan jatuh ke bawah.
Lanjut saja.
agak lambat ya Bapak Ibu, maaf sekali
ya.
Ee ini video yang saatelamat
BS Indonesia.
Hari ini rutinitas kami giling sampah
organik dari dubur
buat plakat magsf
yang di ember-ember itu semuanya setiap
hari sampah organik
sampah organik yang didatangkan pak kami
buur bapak
nah ini pakai mesin yang kecil skalanya
kecil ada nanti juga ada yang mesin yang
agak lumayan besar samanya juga banyak
tapi ada ee berikutnya
resto sayur sampah-sampah organik yang
satu
yang tidak ada lagi kontaminasi sampah
lain dalam arti tidak ada plastiknya
yang biasanya
ee sedotan
terus sendok-sendok plastik nah terus
seperti itu dihilangkan kemudian nanti
sampah organiknya siap dijadikan bubur
sampah organik jadi bubur sampah harus
ada sampahnya ya, bukan bubur organik
saja. Jadi bubur sampah organik seperti
itu Bapak Ibu.
Lanjut ke slide berikutnya.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Jadi salam BSF Indonesia.
Jadi selain di sini kami budidaya maget
ini di tempat kami Bapak Ibu ee
di sini kami juga
di saat
ee jual beli organik yang sudah
dikuburkan
biasanya
itu juga sebagian
tidak semua tidak semua kami aplikasikan
di tempat kami untuk magot BSR. Jadi ada
beberapa memang teman-teman yang mereka
kirim ke teman yang
ee mereka tidak punya pakan istilahnya
mereka itu bukan
pengelola sampah jadinya sampahnya
memang harus diadakan
berat kurang lebih. Nah, itu beberapa
teman-teman biasanya ngambil sampah
ee organik ke tempat kami atau bubur
sampah organik ke tempat kami untuk
dijadikan makanan magot yang mereka
budidayakan di tempat mereka.
Nah, dari situ mulai dari apa namanya
sampahnya saja sudah menghasilkan
istilahnya ada rupiah yang yang
dihasilkan di situ. Bapak, Ibu sekalian.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Lanjut. Nah, untuk slide berikutnya.
Nah, ini yang kalau tadi dalam buku
sampah organik ya. Nah, kita bisa lihat
kalau yang
kita ambil tadi dari
itu sampah-sampah organik ya, tapi yang
kedominan buah-buahan dan jadi bisa
dibilang ee
sampah organik karena dari buah-buahan
dan cair-jaan. Nah, ini nanti juga
diaplikasikan untuk pakan
yang nantinya
ee di dimix atau dicampur dengan bubur
organik yang dari l sisa makanan atau
resto.
[Musik]
Nah, untuk yang tadi itu sistem ee
pembuburan dengan mesin yang skalanya
berhitung kecil ya, Bapak, Ibu.
Kapasitasnya ee kecil. Kalau yang yang
ini untuk yang kapasitasnya lumayan
besar. Nah, ini adalah mesin yang untuk
sekaligus
membilang sampah. Jadi, sampah yang
bercampur sampah plastik.
Setelah plastik masih bercampur sampah
organik. Nah, itu dimasukkan
ke dalam
ee mesin tersebut. Nanti akan terpilah
sendiri. Nanti yang plastik-plastik itu
akan terlempar
tanpa organiknya nanti akan keup bawah.
nanti juga
diaplikasikan
itu
masuk yang ada di kamu yang bagian nanti
bisa dikomposkan
SL I speak it every day I'm trying to
get it popping each and every
one nation on the go
yang berikutnya nya. Nah, ini di kandang
magot kami, Bapak, Ibu sekalian.
Ee jadi ukuran
ukuran biopon yang ada di tempat kami
itu 2 m panjangnya, terus kemudian
lebarnya 1 m.
nya kami
kasih
dari tetasan telur antara 10 sampai 15
gr maksimal.
Dan nanti di saat ee panen kita bisa
menghasilkan kurang lebih 20 sampai 25
kg gr maget yang ada di satu biopon.
Jadi seasonnya memang e beberapa bioton
nanti panennya bisa
ee setiap hari maksimal 2 hari sekali.
Yang kemudian ini contoh ee bubur bubur
sampah organik ya Bapak Ibu sekalian.
Sampah organik. Ini buburnya yang setiap
hari kami kasih makan untuk magot yaitu
ya fungsinya
biar magot juga lebih bisa maksimal ee
dalam penguraiannya juga nanti kita bisa
mempermudah
ee dalam memanen di saat magot tersebut
sudah usia
du
jadi semuanya hari ini pakai atau
14 hari sampai 18 harian
sebenarnya sih tiap hari cuman kadang ee
waktu untuk
pengerjaan buburnya itu waktunya yang
belum yang ada. Jadi kadang dikasih
makannya cuma uraian gitu. Jadi tanpa
organik langsung dikasihkan makan. Kalau
kami ada waktu kami bur seperti ini.
Jadi nanti untuk mempermudah dalam
proses panen juga mempermudah siotnya
untuk mengurai atau makan sampah
organiknya.
Menu hari ini kita
lanjut Bapak Ibu. Ee jadi untuk
pemberian pakan yang tadi itu ee dari
sampah organik. Nah, sebenarnya dari
kotoran hewan pun bisa untuk ee
dikasih makan ke maget BSF ya. Atau yang
kita bisa lihat di sini pemberian Khoe
sebagai makanan. Dalam arti di sini ada
kandang puyuh yang di bawahnya itu
dibangun biopon. Kemudian di bawah
kandangnya itu di biopon tersebut itu
ditebarin
sama magot BSF yang fungsinya ee salah
satunya untuk
mengurangi bau amonia dari hasil kotoran
ee pusu tersebut. Bukan menghilangkan
ya. Jadi mungkin ee bisa mengurangi
baunya gitu. Karena kita tahu sendiri
kotoran
dari puyuh tersebut sangat menyengat ya
baunya.
Jadi nanti di saat magot tersebut juga
saatnya panen itu juga sebagian persen
berapa persen bisa untuk dikasih makan
ke puyu-puyu tersebut.
Tidak cuman puyu saja Bapak Ibu
sekalian. Jadi ee ayam juga bisa. Salah
satunya ayam petelur yang di tempat kami
juga ayam petelurnya sebagian kami kasih
makan ee pakai magot BSM.
Yang selanjutnya
ada beberapa cara budidaya yang
sederhana atau mudah karena ee
istilahnya tidak memerlukan air,
listrik, dan bahan kimia yang sangat
rumit dan mahal. Nah, ini sebenarnya
tergantung kita budidaya magot itu ee
khususnya itu tuh untuk tujuannya untuk
apa? Kalau untuk mengurai sampah organik
yang dihasilkan di rumah tangga ya.
ee magotnya pun enggak harus begitu
banyak juga. Tapi kalau di saat
sampah-sampahnya seperti di tempat kami,
kami kan ee pengelola sampah ya. Jadinya
sampah-sampah yang masuk ke tempat kami
ituat banyak bahkan ee sampai kapasitas
kintalan ya atau ton juga ee ada. Terus
kemudian
perlakuan tidak membutuhkan teknis
khusus ee sehingga ya istilahnya
siapapun sebenarnya bisa melakukannya
tergantung niatnya ya. Ya asal yang
pertama niatnya memang ee ingin
mengelola sampah yang kita hasilkan.
Dan yang terpenting di saat budidaya
magot itu yang jelasnya jangan jijik
duluan ya. saat kita jijik duluan ya ini
akan ee tidak akan jalan bahkan ya
mendingan melakukannya dengan proses
lain. Contoh untuk sampah dikomposkan
atau masuk ke biopori dan lain
sebagainya gitu.
Soalnya kalau sudah menyinggung magot
atau belatung atau larva ini, nah ini
biasanya ee image-nya kan jiji ya.
Jadinya ya harus benar-benar ee ini
niatnya dalam hati itu ee menyelesaikan
sampah dengan magot ya jangan jijik dulu
gitu.
Lanjut saja.
Nah, ini untuk ee
yang slide berikutnya
tidak membutuhkan lahan yang luas. ee
dalam arti tidak membutuhkan lahan yang
luas. Di saat ee lahan kita sempit itu
kita bisa menerapkan dengan ee yang
namanya bio
Baik, mohon maaf sepertinya ada masalah
sinyal ya di
Bapak
Tomi.
Mungkin apakah Bapak Tomi sudah
terhubung lagi?
Maaf e ada sekian bul.
Baik, P.
Apakah ada masalah sinyal, Pak?
Iya, saya pikir sinyal, Mbak. di tempat
kami kan di ee dataran tinggi cuman
memang ee jauh dari
ee sinyal ya.
Mungkin bisa dicoba untuk share screen
lagi, Pak.
Baik, Pak. Kami coba nggih.
Baik.
dulu barang mewahnya, tahan dulu
gensinya, dan tahan dulu gaya hidupnya.
Jika tujuanmu menjadi pengusaha muda,
putarkan uangmu dan jadikan dia daun
betar, duduk santai dan gaya
pengangguran. Tapi bisnis dan investasi
berjalan adalah impian seorang anak
muda.
Ini adalah ee ayam petelur yang memang
ee
beberapa kombinasi makanannya kami
kombinasi dengan ee magot BSF tapi tetap
pakai ee pakan racian ya atau pakan
pabrian.
Biasanya kalau ayam petelur itu kami
pakainya di ee 40% maksimal di 60% ee
magot BSF-nya. Yang selebihnya itu pakan
racian atau pakan pabrian yang biasa
beli di toko-toko pakan gitu.
Selanjutnya.
Nah, ini ini adalah ayam-ayam yang
dikasih makan magot.
Nah, mereka di saat kita kasih makan
magot sangat
lahan.
Terus ada beberapa perbandingan harga.
Pak merupakan paban sekarang itu
maaf maaf.
Nah untuk pakan pabrian sekarang kan ee
kita ketahui terus naik naik naik. Nah,
di situ fungsi untuk magot BSEF-nya itu
yaitu ee biar supaya nanti ee produksi
ee membantu untuk melani
isinya mirip pakan kan
Lanjut ke slide berikutnya.
Ini ee magot sebagai sumber protein ya.
Ini rata-rata memang di
protein kasarnya di 46. Nah, ini magot
yang sudah dikeringkan. Ee kami
alhamdulillah juga sudah melakukan
pengiringan magot. Terus lanjut saja
lanjut saja.
Nah, ini beberapa tata cara untuk
melakukan pembudidayaan maggot ya,
Bapak, Ibu sekalian. Ee komponen utama
yang diperlukan, yang disiapkan
itu yang paling utama adalah sampah
organik. Nah, ini karena sampah organik
adalah kebutuhan pangan magot BSF yang
paling utama atau yang paling pokok.
Nah, kalau untuk sarana, nah, itu contoh
untuk tempat penetasan telur, terus ee
bak pembesaran atau biopon, kemudian
kandang BSF dan tempat lalat bertelur.
Nah, itu bisa menyesuaikan sebenarnya
tidak harus ee dengan barang-barang yang
mahal atau kita bisa juga pakai ee
barang-barang bekas dan lain sebagainya.
Terus kemudian mesin, mesin-mesin
pendukung. Ee alhamdulillah kalau di
tempat kami memang sudah ada karena
kapasitasnya memang ee sampah organik
yang kami kelola itu lumayan cukup
banyak. Ee
makanya kami juga harus memang harus ada
mesin pendukung ee mesin penggiling
sampah organik yang seperti video yang
kami share tersebut. Kemudian mesin
pengayak, kemudian mesin pengering ee
itu juga alhamdulillah di tempat kami
juga sudah ada.
Terus kemudian, nah ini ee saya berikan
contoh gambaran untuk kandang lalat yang
di tempat kami, Bapak, Ibu sekalian. Ee
ini kandang yang ukurannya sedang ee
dengan panjang 2 m, lebar 2 m, tinggi 2
m. Estimasi bisa menampung 1 kilo pupa
per harinya. Nah, jadi kita harus
memasukkan upa ke dalam kandang tersebut
biar nanti siklus ee budidaya magsfnya
juga bisa jalan, siklusnya bisa muar
karena memang harus ada telur yang bisa
kita panen untuk nantinya biar
menghasilkan magot-magot yang bisa
mengurai sampah organik di tempat kami.
Lanjut. Ini salah satu video.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waktu kami
berikut adalah kandang lalat
mendampingi atau pengadaan sedang
ee sarpras di
ukuran
beberapa daerah
1 m²
tinggi 1,5 m.
Nah, berikut sudah teris
settingan kandang lalatnya yang
pupa atau
kapasitasnya
indukan
karena tingkat 1 RT di lalat kemudian
kandang lalat dengan ukuran yang
setengahnya dari di tempat kami tadi
alat
itu
nanti di bawah
hari kita masukkannya media peman
biasanya dikasih dengan sampah organik
atau yang baik kalau di kami itu pakai
bioponnya itu waktu itu kami pakainya
rata-rata pakai biopon R. Jadi biopon
yangusun platf-nya.
Nah, untuk kapasitas kandang sendiri
lanjut saja mungkin.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Nah, ini ee
contoh gambaran saat di dalam kandangsal
untuk saat ini lumayan pantau padat
padat.
Nah, itu bisa kami panen
telur lelu
[Musik]
rata-rata 50 gr.
Tapi biasanya pan lumayan banyak. Karena
ini semua diisi
ee lalat tersebut.
Nah, di dalam sela-selahannya itu
semuanya adalah telur. Contoh ee jadi
mereka berur mereka tidak ke media
samanya mereka meletakkan telurnya. Jadi
mereka
kegiatan tempat
jadiur
mereka masukkan di
tempat di
situ adaan kayu yang kami kan pakai.
Baik, terima kasih.
karet. Kemudian mereka bertelurnya ada
di celah-celah ee lubang-lubang yang
sudah tersedia di tumpukan kayu
tersebut. Jadi tidak seperti lalat hijau
ya. Kalau lalat hijau itu mereka bahkan
makan sampah organiknya sekalian
bertelur di situ. Tapi kalau BSF ini
memang ee lalat yang bisa tergolong
lalat bersih ya. ee karena mereka tidak
ee makan sampah organik kemudian
bertelurnya juga ee tidak langsung di
media sampah organik tersebut.
[Musik]
Lanjut.
Nah, ini telur-telur
dari hasil alat BS Bapak Ibu sekalian.
Nah, mereka bertelurnya di celah-celah
kayu-kayu, Bu.
Kemudian nanti kami biasanya ngambilnya
itu sore atau malam hari saat aktivitas
tersebut sudah mulai berkurang.
Nah, ini saat panen
telurnya bisa menghasilkan 30 sampai 50
gram per harinya.
Laporan tanggal 3 Oktober 2021. Ini
telur
untukan telur
bukan telur maget ya Bapak Ibu karena
maget itu tidak bertelur
lalatnya yang bertelur.
Jadi telur lalat
20 gr. cara menainnya mungkin Bapak Ibu
juga bahkan di YouTube juga banyak ya e
teman-teman yang ada
ee apa namanya tempat mencoba yang belum
dipanen
ini satu egisnya
rata-rata
membuat konten bagaimana cara budidaya
magot yang baik dan benar salah satunya
untuk cara manennya itu memang isinya
ee nanti di tataan
penuh
kayu yang sudah kami sediakan itu
dilepas karetnya kemudian dikeri pakai
pakai pisau, bisa pakai cutter yang
tajam. Yang penting nanti habis itu ee
kami lakukan penguasan dipuas biar nanti
bersih panen telurnya itu.
Tapi ya tetap harus hati-hati Bapak Ibu
sekalian karena
nanti akan berpengaruh dalam tingkat
penetasan telur yang sudah ditaruh di
media penetasan.
Terima kasih. Biasanya kami panen telur
itu kalau sudah warna telurnya itu
menguning.
Jadi cangkang telur tersebut sudah agak
kuat. Jadi awalnya itu kan warnanya
putih terus kemudian menjadi kuning
setelah sehari atau 2 hari. Jangan lebih
dari 2 hari. Biasanya sudah menetas
kalau lebih dari 2 harian.
Berikut ini adalah baby usia 1 hari dari
hasil penetasan telur lalak
atau black yang baru menet
bentuknya masih sangat kecil dan kasap
mata.
Jadi memang ukurannya sangat-sangat
kecil ya bakat ee bisa dibilang kasap
mata ya karena ee bentuknya sangat
lembut dan masih kecil-kecil sekali.
[Musik]
Terus kemudian lanjut saja.
Nah, untuk beberapa produk-produk magot
BSF
ee antara lain produk turunannya yaitu
ada telur BSF, kemudian magot fresh yang
biasa untuk pakan ternak atau unggas
atau ikan. Nah, untuk pupa, pupa ini
biasanya untuk dijadikan indukan
kembali. Kemudian magot kering.
Magot kering di tempat kami
alhamdulillah kami sudah memproduksi
magot kering. Terus kemudian ada tepung
magot, terus pelet magot. Nah, yang
terakhir ini ada kasot atau ee bekas
makan magot. Nah, ini fungsinya nanti
untuk
ee penambahan pupuk organik atau bisa
kita aplikasikan di tanaman tanaman yang
ee kita punya di rumah kita atau di
pekarangan kita, Bapak, Ibu sekalian.
Langsung saja. Nah, ini untuk magot
fres-nya.
Nah, ini untuk pupa. Kalau dulu pupa,
pupa ini ada teman-teman yang memang
jual beli pupa juga. Karena di saat ada
teman-teman yang pembudidaya itu
biasanya
ee belum bisa menjaga siklus, akhirnya
ee tidak punya pupa
saking semangatnya
ee magot fresh-nya dipanen semua
sehingga tidak menyisakan pupa biasanya
seperti itu. Nah, itu ada yang ee
mencoba
ini ee
fokus ke pembuatan pupa dan
nanti kalau kalau dulu itu bisa
dijualnya di R.000
per kilonya kalau dulu. Tapi kalau
sekarang kan sudah banyak yang bisa
membudayakan. Jadi mungkin ee rata-rata
semuanya bisa menjaga siklus tersebut.
Lanjut. Nah, untuk magot keringnya akan
kering istimewa binatang peliharaan.
Protein yang tinggi dan meningkatkan
imun nutrisi ternak unggas dan ikan.
Bahan baku utama pembuatan tepung dan
pelet magot BSF. Jadi kalau di tempat
kami itu memang sudah ee memproduksi
magot kering.
Terus ada beberapa yang sudah kami
aplikasikan langsung ee untuk pakan
peliharaan di tempat kami. Salah satunya
untuk kombinasi pakan kucing yang ada di
tempat kami.
Nah, ini contoh video. Ini adalah proses
pembuatan cara pembuatan kering.
Magkot kering
di mana kita harus panen terlebih
dahulu.
Pembuatannya pakai sistem tersebut kita
cuci
secara berulang kali sehingga nanti akan
menghasilkan magot yang bersih terhindar
dari kotoran-kotoran
yang nantinya
bisa
membuat bagus kualitas. Kemudian untuk
cara mematikan mag
tersebut kita bisa pakai kemudian air
panas
kita cuci.
Kemudian setelah disiram
kita tiriskan magot tersebut
ditiriskan. Habis itu dimatikan supaya
kadar airnya ber
kalau di tempat kami
cara mematikannya dengan cara disiram
air panas. Karena di saat disiram dengan
air panas itu langsung
makot tersebut akan mati seketika. Nanti
kita letak yang penting kalau dias kami
ya bismillah duluah mudah-mudahan ee
langsung bisa mati semua kan kemudian
kita masukkan ke dalam
maknya dicuci kembali ditiriskan
nah kita ratakan
lalu ee
biar tidak men
ditakar karena kapasitasnya bisa merata
kan beda-beda di tempat kami pakai
mikrowave kita masukkan ke dalam
mikrowave
terus nanti di saat ini kalau menurut
pengalaman kami Ya,
untuk tutupnya kita menggunakan
ee 1 kilo produk magot kering itu darian
3 kilo magot fresh atau magot yang masih
paling tinggi. Kemudian untuk
nah itu
ee waktunya kita bisa
di 10 menit sampai
kalau mungkin yang enggak punya mesin
ya. Ini ada juga teman-teman atau bahkan
kami juga. Nah, setelah nanti
sudah pernah
magot kering kemudian di beberapa da
kita angin-anginkan terlebih dahulu
itu
sebelum kita nanti
membuat magot kering dengan cara
disangra proses
atau digoreng pakaian
ee pasir tersebut.
Nah, ini untuk hasil magot.
Ini hasilnya dari tempat kami, Bapak,
Ibu. Magot keringnya.
Berikut ini adalah proses pembuatan.
Nah, ini yang saya bilang tadi ya,
pembuatan
magot kering dengan cara di sangrai.
[Tepuk tangan]
[Musik]
Proses pembuatan m kering dengan metode
sangrai.
Saya masih ingat ini waktu sampai saya
di ee daerah Magelang ini dengan dunia
sosial vlog itu
[Musik]
sayang-sayang yang bikin apa ya agak di
sini ee di setiap saya
kasih
perhatian ee itu Saya selalu
menyampaikan
tidak merekomendasikan
ee magbet kering itu untuk dikonsumsi
manusia. Maaf. Nah, jadi magbet yang
diproduksi untuk magbet kering itu
biasanya yang di tempat kami itu untuk
pakan hewan peliharaan ya. Contoh kayak
buing terus ee hewan
hewan apa? Kicaau.
Burung kicau. Kemudian reptil-reptil
kering. Kemudian ee ada juga ikan-ikan
hias.
Jangan dipakai untuk pakan ya, karena
nanti akan
kalau maring dipakai untuk pakan lele
karena biaya produksinya memang sudah
lumayan dan penyusutan dari produksi
tersebut juga tidak bandingannya 3
lanjut saja.
[Tepuk tangan]
Nah, kalau yang ini
jadi ini kecing-kucing peliharaan kami
ya kering
pakai kering
kombinasi pakan pabrikan
e mereknya itu TM Pro
ini mereka
jadiang
TM-nya itu dari
ternak magot napronya itu protein jadi
protein yang dari
PMPSF
yang kami kasih di brand ee TM Pro.
Tapi memang ada beberapa kucing yang
harus di
nunggu antrian makan
biasakan dulu. Ada ada memang yang tidak
langsung mau dikasih makan dengan
ee magot kering.
Sangat lahap sekali.
Semuanya dimakan sampai habis.
Tapi nanti dikombinasi biasanya pakai
magot ini dulu. ee pakai mobil kering
dikombinasi pakai
ee makan makanan pabrikan yang bisa di
kita beli di toko ternak ya.
Baik, terima kasih.
Nanti kalau sudah terbiasa dikasih magot
kering pun full juga mereka akan mau.
Jadi sistemnya penyesuaian. Jadi enggak
semuanya kucing memang langsung mau
dikasih makan dengan got kering.
Lanjut. Nah, ini untuk kasgot ya atau
pupuk organik ee
dengan sistem pengayaan. Cara panennya
itu
kayak ngayak pasir gitu ya, Bapak, Ibu
sekalian. Jadi nanti
ee dari hasil sampah organik yang sudah
diurai dengan magot BS, kemudian
di saat magot tersebut sudah fase ee
magot fresh atau magot yang biasa kita
panen untuk dijadikan pakan ternak. Nah,
itu nanti cara manennya
dengan cara diayak kayak diayak kayak
pakai ayaan pasir seperti itu. Nanti
kasgotnya jatuh ke bawah kemudian
magot-nya yang di atas. Nah, ini cara ee
panen atau memisahkan magot sama
kasgot-nya.
Terus lanjut. Nah, kalau yang
selanjutnya,
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Video berikut adalah proses
pengayakan kompos dari bahan gilingan
sampah organik, kasgot, dan kotoran
hewan. Kegiatan tersebut adalah bentuk
pemanfaatan di dalam pengelolaan sampah
menjadi ulang untuk membantu di dalam
bidang pertanian. sampah ee organik yang
kami komposkan. Kemudian sama kotoran
hewan atau kotoran ayam yang ada di
tempat kami. Kami mix, kami kemudian
ayak ee dengan mesin pengayak yang
ditempat kami. Nah, nanti hasilnya akan
ee jadi dua, ada yang masih gumpalan,
ada yang masih lembut. yang kami pakai
ini biasanya yang sudah ee lembut.
Nah, terus kemudian kami kemas pakai
karung. Nah, itu sementara di tempat
kami itu kami kasihkan gratis.
Dan ini harapan ke depan kami sih,
karena memang ee terus terang di tempat
kami juga ee-nya atau komposnya ini
belum diuji ya, uji-uji lab ya karena
ya memang harapannya ada yang mau
berkolaborasi
untuk memajukan ee produk-produk yang
sudah kami hasilkan di tempat kami di TM
BSF.
Asalamualaikum warahmat
Baik, Bapak Ibu sekalian ee
mungkin itu saja dari saya ee untuk
penyampaian
beberapa pengalaman yang sudah kami
lakukan atau kami kerjakan
ee yang ada di tempat kami pengelolaan
sampah yang ini terkhususnya untuk
sampah organik ya dengan metode
biokonversi. di magot BSF.
Ee mungkin ada kurang lebihnya apa yang
saya sampaikan tadi. Ee saya mohon maaf
yang sebesar-besarnya.
Bilamana ada manfaatnya. Alhamdulillah.
Dan bilamana ada penyampaian saya yang
kurang berkenan, saya mohon maaf. Ee
Bapak Ibu sekalian mungkin itu saja dari
kami, mungkin nanti lebih ke sesi tanya
jawabnya. Ee mudah-mudahan
apa yang dipertanyakan nanti untuk kami,
kami bisa menjawab dengan apa yang
sesuai harapan Bapak Ibu sekalian.
Mungkin itu saja dari kami. Akhir
wasalam. Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih.
Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh. Baik, demikian ya
penyampaian materi dari pemateri kita
yaitu Bapak Tomy Wahyu Pradana yang
sangat luar biasa. Nah, saatnya untuk
sesi tanya jawab. Namun sebelum kita
masuki sesi tanya jawab, kita bisa foto
bersama terlebih dahulu. Mungkin Bapak
Tomi jika sinyalnya sudah oke bisa ikut
on cam ya, Bapak.
Iya.
Baik, mungkin ee untuk sesi foto bersama
kali ini admin bisa membantu untuk ee
memfoto ya.
Waktu dan tempat kami persilakan.
Baik, terima kasih.
Baik,
mulai dari slide pertama 321,
slide kedua 321.
Baik, terima kasih Bapak Ibu sekalian.
Saya kembalikan ke Mbak
Baik, terima kasih kepada admin yang
sudah membantu sesi foto bersama.
Ee namun sebelumnya saya ingin
mengingatkan Bapak Ibu peserta training
online yang menginginkan materi
sekaligus sertifikat dan kemarin belum
request dapat mengisi link yang sudah
dikirimkan oleh admin kami di kolom chat
Zoom. Kemudian selanjutnya kami juga
ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk
mengisi question yang linknya sudah
di-share di kolom chat Zoom supaya
kegiatan kami selanjutnya bisa lebih
baik lagi. Jadi jika Bapak Ibu bisa
memberikan saran dan masukannya bisa di
link questionesioner tersebut. Untuk
acara selanjutnya yaitu sesi tanya
jawab. Di sini kami sudah membantu
merangkumkan pertanyaan, Pak. Nanti saya
akan membacakan pertanyaannya. Lalu
Bapak bisa langsung menjawab.
Baik, di sini pertanyaannya ada dari
Bapak Jafar Amin.
Apa saja tanda-tanda magot mengalami
stres? Apa dampak jika magot stres?
Apakah mereka menjadi kurang aktif dan
hanya diam saja? Silakan Bapak untuk
dijawab.
Baik, langsung saja ya, Mbak. Ee terima
kasih Pak Jafar untuk pertanyaannya.
Menarik sekali ya. Ee jadi sepengalaman
kami untuk magot stres ee ternyata magot
juga stres ya. Jadi ee
lebih ke ini Pak ee mungkin lebih ke
sumber makanan atau sampah organik yang
dibuat makan magot BSF. ee biasanya
malah bahkan tidak cuman stres ya,
bahkan bisa mengakibatkan magot tersebut
pada mati. ee di saat contoh kita kasih
makan ee magot tersebut dengan ee
sayur-sayuran yang ee sayuran itu
mengandung gas contohnya dengan sawi,
terus sayur-sayuran dan kubis dan lain
sebagainya seperti itu. Apalagi dengan
ee kulit jeruk atau ada jeruknya pun
kayak gitu. Nah, kalau di tempat kami
itu menanggulanginya dengan cara
dikombinasi. Jadi, kenapa di tempat kami
ee kami melakukan penggilingan sampah
organik tersebut biar nanti pakannya itu
ee bercampur jadi tidak dominan gitu.
Semisal sayur-sayur saja atau ee sisa
makanan-sisa makanan saja. Nah, itu
fungsinya untuk biar ee
di mana ee sayur-sayuran yang mengandung
gas tersebut itu bercampur dengan
makanan-makanan
atau sampah organik sisa makanan itu
nantinya biar tidak
stres saja sebenarnya tidak mengalami
kematian gitu. Biasanya kematian itu ya
dari faktor makanan yang kita kasih ke
makon tersebut. Makanya di kalau di
tempat kami memang jarang yang mengalami
kematian tersebut karena memang ya
istilahnya kami makan makan kasih makan
makot tersebut dikombinasi jadi sudian
buah-buahan sayur-sayuran itu kami
kombinasi jadi satu kami giling. Nah itu
yang kami buat untuk ee maget biasa di
tempat kami. itu
mungkin kurang lebihnya seperti itu.
Terima kasih.
Baik, itu tadi untuk jawaban dari
pertanyaan Bapak Jafar Amid. Selanjutnya
untuk pertanyaan dari Bapak Azhar
Ringan, bagaimana kondisi ternak magot
dengan sumber makanannya dari limbah
padat, dan sawit?
Bapak silakan.
Ee baik, Pak. Ee terima kasih, Pak. Azar
ya. Ee bagaimana kondisi ternak magot
dengan sumber makanan dari limbah padat
tandan sawit? Ya, ee
seingat saya karena saya juga pernah ee
di Sumatera, Pak. Waktu itu di Riau di
Pekanbaru tepatnya di Taluk Kuantan.
Nah, saya ada pengalaman di situ. Tapi
dulu waktu tahun 2000
7 2006 2007 sampai 2010. Nah, itu waktu
itu ee saya ada di perkebunan kelapa ee
saya juga mantan ini, Pak. Ee pemanen
sawit ya. Kalau kalau di sana bilangnya
ngegrek sawit, manen sawit gitu. Nah, di
saat itu waktu saya belum tahu itu
magot. Nah, itu tahunya ya belatung atau
larva ya, magot yang dari enggak tahu
itu dari hewan sumber apa gitu. Nah, itu
ternyata di jenjangan kosong itu juga
banyak tersedia. Waktu itu pas kami
panen apa kelapa sawit yang sudah mulai
membusuk atau di tandan sawit di
janjangan kosong tersebut. Nah, itu
biasanya magot-magot tersebut muncul.
Nah, waktu itu kan memang saya belum ada
pengalaman di situ ya. Tahunya ya cuman
ee larva atau belatung yang tidak bisa
dimanfaatkan. Nah, ternyata setelah saya
saya tahu ee akhir-akhir itu dari 2017
sampai sekarang, nah ternyata ada
manfaatnya juga dan memang bisa ee
sebenarnya ee apa magsf ini
dibudidayakan dengan makanan yang
bersumber dari limbah-limbah sawit. Nah,
ada beberapa teman memang ee pakai
ee apa namanya itu yang dari Selat Selat
pabrik sawit itu yang ee saya lupa
namanya persisnya itu juga itu dari
sumber ee limbah padat dari tandang
sawit ee Pak
Azar ya. Maaf.
Nah, itu bisa bisa sekali. Cuman ee
nanti sepengetahuan saya karena saya kan
sering juga share-share sama teman-teman
budaya yang lain. Nah, itu lebih ke
menjaga kelembaban. Jadi, ee apa limbah
tersebut nanti tetap kita kasih air.
Nah, nanti kita jaga kelemb
kelembabannya. nanti akan terlihat di
saat ee limbah padat tersebut sudah
terurai dan sebelum saat sudah terurai
itu akan kelihatan nanti kondisi
bentuknya sudah terlihat. Jadi nanti ee
memang hasilnya itu dari tergantung kita
menjaga kelembaban tersebut gitu. Kurang
lebihnya seperti itu. Bisa sangat bisa
sekali untuk limbah padat dari tandaan
sawit ee untuk di ini jadikan media
pakan maket BS.
Baik, Bapak cukup untuk jawaban Bapak
Azhar ya.
Iya, kurang lebihnya seperti itu.
Makasih.
Baik, saya lanjutkan untuk pertanyaan
selanjutnya dari Bapak atau Ibu Endai.
Pertanyaan nomor satu. Jika limbuh
organik berlebih sebelum diberikan ke
maggot dilakukan penyimpanannya dengan
menggunakan komposter. Apakah bermanfaat
atau tidak? Kemudian pertanyaan kedua,
jika boleh, berapa lama maksimal
penyimpanan di komposter?
Silakan, Bapak.
Baik. Ee terima kasih ee Bu Enda ya.
Ee jadi kalau di tempat kami memang
sampah yang kami kelola kan ee kebetulan
juga lumayan banyak ee kapasitasnya.
Jadi di saat kapasitas sampah kami itu
berlebih seperti yang saya jelaskan
waktu di sharing tadi ya ee itu ada
beberapa memang sampah kami itu ee kami
limpahkan ke teman-teman pembudidaya
yang lain. Tapi di saat ee ada stok di
cara kami menyimpan di tempat itu kami
pakai wadah ember-ember
ee plastik. ee bec bekas cat ee
yang ukurannya itu 25 kilo kalau enggak
salah ya. Nah, itu kami tutup rapat.
Nah, itu sampai bisa berminggu-minggu
tanpa ee dikasih ee apa-apa ya. Itu
murni dari sampah yang kami simpan
seperti itu. Tapi memang ee harus
disimpan rapat atau tertutup rapat.
Nanti kalau tidak rapat pasti akan ee
untuk bertelur lalat-lalat hijau atau
lalat konvensional yang ada di sekitar
kita gitu. Bahkan juga lalat-lalat
tentara hitam atau lalat BSF yang ee ada
di kawasan kita juga akan bertelur di
media sampah yang kita simpan tersebut,
gitu. itu tidak tidak ada masalah.
Karena memang
di saat kita ee kekurangan pakan, ada
hari yang kekurangan pakan itu kita
menggunakan stok pakan yang sudah kita
simpan ee bahkan sampai ee berminggu,
ada yang sampai berbulan. Cuma memang
waktu kita buka aroma sampahnya itu ya
cukup lumayan. Tapi nanti itu setelah
diaplikasikan, setelah dikasihkan ke
magot, baunya akan berkurang. Ee saya
saya perjelas ya, bau itu
tidak hilang ya, tapi ee berkurang.
Menurut pengalaman kami seperti itu,
tidak hilang sama sekali, tapi berkurang
akibat ee penguraian sampah yang
terjadi. Seperti itu. Terima kasih, Pak.
Baik, itu tadi untuk jawaban dari
pertanyaan Bapak atau Ibu Endai.
Selanjutnya
dari Bapak Candra, alat pemilik sampah
tersebut dijual bebaskah? Adakah FS yang
mengelola sampah hingga tidak ada
sedikit pun sampah yang dibuang ke TPA
selain RS Sarjinto.
Baik, Bapak silakan.
Baik. Kalau untuk alat pemilah sampah
tersebut ee sepengetahuan kami rata-rata
di TPS3R itu sudah banyak yang
menggunakan gitu. Jadi memang ada
beberapa ee
teman-teman bengkel rekayasa yang
membuat alat tersebut untuk mempermudah
dalam pengelolaan sampah atau pemilahan
sampah yang dilakukan di beberapa
kawasan. Kalau ee rumah sakit yang sudah
mengelola sampah
selain di RS Sarjito ya ee mohon maaf ee
kami belum mengetahui tepatnya tapi
memang setahu saya di R Sito memang
pengelolaan sampahnya juga ee sudah
cukup baik dan ya mungkin bisa saya
sampaikan
di tempat kami memang ee tidak hanya
mengelola sampah sampah organik, tapi
sampah yang non organik atau
sampah-sampah plastik juga ee kami
mengelolanya. Nah, contoh Rumah Sakit
Sarjito itu kalau ditelusur-telusur
itu sampah plastiknya larinya ke tempat
kami, ke ATM sampah. Nah, itu nanti bisa
mungkin komunikasi ya. Ee nah itu
se sepengalaman kami, setahu kami
seperti itu, Pak. Terima kasih.
Baik. Eh, terima kasih Bapak untuk
pertanyaan selanjutnya dari Bapak Asep.
Pertanyaan nomor satu, bagaimana
menangani sampah organik yang bau karena
telah diserap atau dimakan magot pernah
terjadi bau sampah?
E kemudian nomor dua, mohon
pencerahannya agar bisa berkesenambungan
dari lalat telur, pupa. Kami pernah
mengalami kosong atau tidak ada.
Baik, Bapak.
Baik, Pak. Terima kasih. Ee menarik
pertanyaannya. Jadi, bagaimana cara ee
menangani sampah organik yang baunya
karena telah terterap dimakan magot. Ya,
kalau di kami memang ee lebih ke
sinkronasi ee kapasitas. Jadi, semisal
kapasitas sampahnya kami itu banyak ya,
kami harus perbanyak magot tersebut
gitu. Tapi di saat ada timbul bau
biasanya ya karena memang kami ada juga
ee pembuatan seperti yang Pak Agus
sampaikan tadi ya di sesi SAT tadi ya,
itu ada pembuatan ekoenzim yang di mana
ee ekoenzim bisa juga membantu untuk
mengurangi bau yang ada di kandang BSF
kami gitu. Di setiap berapa ee minggu
sekali atau dua kali kami semprot pakai
ekoenzim larutan. ee dari fermentasi
buah-buahan seperti itu. Terus kemudian
ee tidak ada magot atau sampai kosong
ya. Ya, ini tantangannya salah satu
tantangan dari pembudidaya magot yaitu
stoknya sampai kosong karena ya mohon
maaf istilahnya untuk menjaga siklusnya
tadi yang yang
memang ee
belum bisa ya. Di saat kita panen ke
BSF, kita panen semua tanpa menyisakan
untuk dijadikan
ee pupa, repupa atau pupa yang nanti
bisa dijajikan indukan lagi. Terus kita
bisa panen telur, lalat kembali untuk
dijadikan magbot kembali. Jadi ya
menjaga siklusnya ini memang tantangan
salah satu tantangan ee dari budidaya
mak tersebut gitu. Terima kasih, Mbak.
Baik, itu tadi ya untuk ee jawaban untuk
pertanyaan Bapak
Aset.
Ee iya. Baik, di sini kami ee membuka
untuk live pertanyaan mungkin dari Bapak
Ibu peserta training online ada yang
ingin bertanya secara langsung kepada
Bapak Tomy bisa langsung on mic dan on
cam atau bisa e untuk mengangkat T
sementara jika belum ada dari kami akan
melanjutkan pertanyaan di slide terlebih
dahulu.
Pertanyaan selanjutnya dari Bapak Bapak
Hendra. Apa strategi pengendalian hama
dan penyakit yang umum menyerang koloni
BSF dalam fasilitas pengelolaan sampah?
Silakan Bapak Toni.
Baik. Untuk pengendalian hama dan
penyakit ya untuk menyerang koloni BSF
ee kita punya kandang lalat. Nah,
biasanya di saat kandang lalat tersebut
kita tidak sering kontrol itu datang ee
reptil-reptil. Contoh
mentah tokek. Nah, itu kadang-kadang
bisa masuk nyilip-nyilip ke kandang yang
sudah kita desain. Walaupun kita sudah
hati-hati untuk mendesain kandang
tersebut biar ee hewan-hewan tersebut
tidak bisa masuk. Nah, solusi kami
memang
untuk sering apa ya kontrol untuk
hewan-hewan tersebut kita matikan, kita
basmi ya. untuk kayak contoh cicak ee di
dalam Islam juga kalau kita ee membunuh
cicak malah dapat pahala kan seperti
setahu kami ya. Nah, terus kemudian ee
untuk semut. Nah, semut itu juga sering
masuk ke kandang lalat itu mengganggu ee
di dalam media pemancian atau di sampah
organik yang fungsinya untuk memancing
ee
lalat biar bisa bertelur di atas ee
media tersebut. Biasanya di sama semut
itu di
apa? diganggu ee makanan sampahnya itu.
Kemudian juga telur-telurnya kadang juga
ee mereka ganggu semut tersebut. Nah,
itu dari kami itu biasa menanggulinginya
dengan cara
di setiap kaki-kaki yang kita sediakan
apa namanya ee bak atau wadah yang untuk
media pemancingan untuk bertelurnya
lalat itu kami kasih air di
sekelilingnya. Nah, itu fungsinya untuk
mencegah biar semut itu tidak mengganggu
telur-telur yang sudah dihasilkan oleh
ee lalat BS tersebut. Nah, itu untuk di
yang di kandang lalat ya. Tapi kalau
untuk yang di kandang magot atau untuk
di kandang pembesaran magotnya sendiri,
nah itu biasanya yang paling mengganggu
itu ee tikus. Nah, biasanya tikus.
Kemudian juga ada beberapa burung,
burung-burung liar. Nah, itu seringki
masuk ke kandang. Makanya kalau di
tempat kami itu kandangnya ee agak
tertutup rapat tapi ventilasinya juga ee
tersedia. Ee ventilasinya itu kami kasih
dengan jaring. Jaringnya juga sama
seperti jaring yang untuk membuat ee
kandang lalat tersebut. Jadi biar
ventilasinya juga ee bagus karena ee
sebenarnya magot BSF ini kan membutuhkan
ee suhu yang hangat ya. Kalau terlalu
dingin juga sepengalaman kami nanti
untuk tingkat pengembangannya juga akan
berpengaruh gitu. Terus kemudian
kalau untuk tikus-tikus ya dengan cara
membasminya
kami
memper
mengontrolnya itu dengan cara ee contoh
kalau semisal tikus itu
membuat celah. Nah, di situ kami tutup
di situ apa? Mem
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:12 UTC
Categories
Manage