Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ini akan disampaikan oleh pemateri kita yaitu Bapak Tomi Wahyu Pradana dari Lembaga TM Sampah Yogyakarta. Sebelum masuk ke materi training online kita, saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat Zoom. Kemudian dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon selama kegiatan berlangsung supaya kita dapat mendengarkan materi yang disampaikan dengan baik. Baik Bapak Ibu peserta training online sekalian. Kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project P Indonesia. Jadi semisal selama acara training online berlangsung, ada dari Bapak Ibu yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami di Project Indonesia. Selanjutnya kami juga membuka kesempatan untuk Bapak Ibu sekalian yang mungkin ingin mendapatkan doorpress spesial dari kami dapat langsung memberikan pertanyaan terbaiknya di kolom chat dengan format nama. Kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik di akhir acara untuk mendapatkan doorpress spesial dari kami. Lalu Bapak Ibu juga dapat membuat story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @project Indonesia dan akan kami dua akan kami pilih dua pemenang story terkreatif untuk mendapatkan. Baik, tanpa berlama-lama lagi kita langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita yaitu Bapak Tomi Wahyu Pradana. Waktunya kurang lebih sampai pukul .30 ya, Bapak. Baik, apakah Bapak Tomi sudah siap? Baik, Mbak. Terima kasih, Mbak. Baik, waktu dan tempat kami persilakan ya. Baik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee salam sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillahirabbil alamin. Segala puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa taala sehingga pada siang menjelang sore hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan ee yang mudah-mudahan nanti ee membawa berkah dan manfaat untuk kita semuanya. Amin. Yang saya hormati ee pertama Bapak Agus Perstetyo yang pemateri di sesi SAT yang alhamdulillah tadi sudah banyak materi-materi yang disampaikan. pemban membawa manfaat untuk kita pengalaman-pengalaman baru. Dan yang saya hormati Bapak Irah Purnama, kemudian yang saya hormati ee Mbak moderator, nggih. Ee sebelumnya saya mohon maaf mungkin ada kesalahan teknis yang harus diperbarui. Ee mungkin untuk waktunya saya tidak begitu lama nantinya. Mudah-mudahan waktu yang diberikan cukup untuk saya menyampaikan beberapa pengalaman. yang ada di tempat kami ee di dalam mengelola sampah baik sampah yang apa organik maupun yang nonorganik. Tapi untuk kali ini saya akan menjelaskan tentang pengalaman kami untuk teknik mengelola sampah yang organik khususnya untuk budidaya magot BS. Baik, Bapak Ibu sekalian yang saya hormati. Terima kasih sebelumnya telah hadir dan ee bersedia untuk menghadiri training online ini yang diselenggelarakan oleh ee Pak Hijrah dan sekalian ee timnya. Terima kasih sebelumnya. Untuk menyingkat waktu saja mungkin ee perkenalkan terlebih dahulu nama saya Tomi Wahyu Pradana. Alhamdulillah saya diberikan usaha amanah di TM sampah. TM sampah itu bukan TM sampah itu bukan Tomi sampah ya, tapi teknik mengelola sampah. Nah, di mana sampah yang ada di tempat kami itu kami kelola semaksimal mungkin ee biar sampah tersebut ee menjadi bermanfaat kembali. Terus kemudian ada TMBSF juga. TMBSF itu ternak magot BSF. Jadi ee sampah organik yang masuk ke tempat pengelolaan kami itu lebih ke biokonversi magot BSF. Jadi pengelolaannya memang ee mengelola dengan magot BSF. ee beberapa ada beberapa ini ya pengalaman kami ya belum terlalu lama juga mungkin baru 11 tahunan kami berdiri di tahun berarti 10 tahun lebih ya ee mulai ada mulai pewadahan, pengumpulan, pemindahan, terus pengangkutan pengola sampah disertai dengan pemilahan sampah yang kami terapkan ee dengan konsep zero waste treatment. Jadi, inovasi yang kami lakukan ee salah satunya menggunakan serangga tentara lal hitam atau black eh black shoulder flly ya BSF sebagai pengurai sampah organik dan mengolah protein belatung atau larva atau magot BSF sebagai alternatif pakan ternak unggas dan ikan. Nah, seperti itu Bapak Ibu sekalian dan ada beberapa komunitas yang saya ikuti ya di sini saya bacakan seil saja. ada APSI, Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia, kemudian Bank Sampah DIY, Bank Sampah Nasional, kemudian CPSM, ada juga komunitas Pemulung Mardiko yang sekarang bertransformasi menjadi koperasi Mardiko yang salah satu alhamdulillah pengurusnya juga saya yang bertempat di samping TPST Biungan. Kemudian ada Gemati Bumi, ada IPI, ada PKMI. Nah, ini BKM ini perkumpulan komunitas Magoter se-Indonesia gitu. Terus kemudian ada BS Yogyakarta, kemudian BSF ee Indonesia, terus yang terakhir ada Perbusa. Nah, Bapak Ibu sekalian itu ada beberapa komunitas yang saya ikuti. Kenapa saya banyak mengikuti komunitas? Karena di situ dengan kita berjaring ee silaturahmi dengan teman-teman sesama penggiat lingkungan atau pengelola sampah ya di situ kita bisa mendapatkan manfaat ee baik ilmu, baik ee pengalaman maupun berj soal nanti produk-produk yang sudah kita hasilkan itu ee alurnya ke mana saja gitu. Dan ee ini juga ada nomor WhatsApp saya nggih ee 087741 ee 00 ini mohon maaf ini nomor WhatsApp yang lama belum kami ganti untuk WhatsApp yang baru. Mungkin kalau ada yang berkenan bisa dicatat ng mungkin atau nanti bisa minta sama Mbak moderator. ee 08 1989. Nah, itu nomor saya yang baru. Terus kemudian ee Bapak Ibu untuk menyingkat waktu saja beberapa pengalaman kami yang kami terapkan di TM BSF ini mudah-mudahan nanti apa yang saya sampaikan bisa menambah ee pengetahuan atau pengalaman Bapak Ibu sekalian. Dan ee mungkin Bapak Ibu sekalian juga sudah tidak asing ya. mungkin ada beberapa nanti yang ingin saya sampaikan itu sudah Bapak Ibu ketahui gitu. Jadi itu ee beapa komunitas yang kami ikuti nggih dari TMPS. Untuk selanjutnya langsung saja. Ee jadi lokasi gudang TM sampah atau TM BSF itu berada di samping TPA Piungan kalau Bapak Ibu tahu atau Mas dan Mbak pernah ee kunjung atau mungkin piknik ke TPST Piungan. Nah, ini kami cuman berada di lima langkah dari lokasi cuma berseberangan dengan jalan. Nah, ini TM sampah di sebelah pasnya itu di sebelah baratnya tempat ee pembuangan sampah di Tungan. Terus lanjut saja nanya mungkin ee akan saya putarkan video kondisi TPA terkini ya semenjak TPA Piungan itu tutup. Tapi mohon maaf mungkin ada sedikit putus-putus nanti karena mungkin pengaruh dengan sinyal yang ada di tempat kami. Agak susah sinyalnya. N ini saya coba share ya. [Musik] Nah, nanti ee kita masuk di kawasan Bongan. Nah, ini kantor STAN. Terus. Nah, ini kami coba pakai drone apa memperlihatkan C. Nah, ini yang ee lom yang sudah tidak ini sudah di apa ditata terus di sanitary levelnya. ini A, zona B, dan yang ini itu lokasi transisi sekarang juga sudah tutupnya itu ee kemudian karena lokasinya memang Mungkin untuk videonya agak putus-putus ya, mohon maaf. Nah, seperti yang kita lihat ya, ada banyak sekali ee apa namanya? Pembakaran sampah yang ada di sekitar biungan. Nah, ini salah satu dampak dari PPA. [Musik] Nah, berikut itu Bapak Ibu. Nah, yang kita mulai akan bahas. Jadi, ee soal sampah terlebih dahulu ya, Bapak Ibu. Karena memang ee kita budidaya magot itu sumber makanan utamanya itu adalah sampah, yaitu sampah organik. Jadi, latar belakang permasalahan sampah itu ee sangat banyak sekali ee dampak-dampak negatif yang timbul karena ada pembuangan sampah ya, bukan pengelolaan sampah atau pemilaan sampah tapi pembuangan sampah. Maka di situ ada patok yang ada tulisannya dilarang buang sampah di sini ya. Itu kalau sampah cuma dibuang ditumpuk ya. Berapa dampak negatifnya? ada sumber polusi, pencemaran tanah, air, udara, terus sumber penyakit, bau dan lain-lain sebagainya itu pasti nggih, Bapak, Ibu. Jadi ee dampak-dampak negatifnya sangat banyak di saat sampah-sampah yang kita hasilkan itu tidak terkelola dengan baik. Langsung saja. Nah, kemudian untuk latar latar belakang yang kedua itu karena harga pakan pabrikan ini setiap ee minggu bukan bahkan sudah apa itu terus mengalami kenaikan. Jadi ini adalah salah satu kenapa magot BSF ini adalah salah satu apakan alternatif yang nantinya kita bisa untuk menekan biaya ee pakan atau biaya produksi yang ee di tempat kita. Nah, ee Bapak, Ibu sekalian ee di sini ada nomor satu nanti yang kita lihat di sini ngih budidaya magot BSF sebagai solusi masalah ee yang paling utama adalah masalah persoalan sampah organik ya. Nomor satu itu sampah organik. Kemudian ada lalat BSF. Kemudian ee yang nomor dua itu yang magot itu ya turunan dari lat BSF magot BSF. Kemudian yang terakhir itu yang merah-merah ini. Nah, ini saya yakin Bapak Ibu sekalian pas waktu ee tampilan layar ini yang paling dilihat paling utama adalah rupiahnya. Nah, jadi di tempat kami bagaimana mengelola sampah itu ee supaya menjadi bahan baku yang bisa digunakan ulang, kemudian juga bisa menjadikan bahan tersebut menjadi rupiah atau ee bahasa kerennya cuan ya seperti itu. Lanjut saja. Nah, untuk Bapak Ibu sekalian ee sebenarnya sampah organik ini bisa kita olah atau kita ee manfaatkan untuk sebagai pengolahan kompos. Ee tapi kalau kompos ee setahu kami nggih ee itu membutuhkan waktu yang cukup lama ya antara 1 sampai 3 bulan proses pengomposannya. Tapi kalau untuk di magot ee kenapa kami pilih magot untuk mengelola sampah organik yang masuk ke tempat kami? Karena magot ini sangat banyak sekali ee turunannya yang mampu kita manfaatkan. Salah satunya ya dari awal ee lalat BSF itu bertelur. Nah, telurnya itu pun sebenarnya bisa langsung bisa dijual gitu. Bahkan waktu dulu viralnya magot BSF ini tahun seingat saya tahun 2017. Nah, itu telur BSF itu mampu mencapai 1 gramnya itu Rp10.000 kalau enggak salah Rp10.000. Tapi kalau sekarang mungkin harganya sudah turun banyak karena sudah banyak yang bisa membudidayakan. Nah, untuk magot muda juga ee ini juga langsung bisa kita aplikasikan biasanya ke ternak-ternak yang masih muda-muda juga, masih kecil-kecil. Terus kemudian makot dewasa usianya yang ee 18 sampai 21 hari. Tadi sudah disampaikan mungkin di sesi SAT ya ee bersama Pak Agus Praso. Terus kemudian ada Pupa juga. Terus kemudian ada Kgot atau ee yang disampaikan Pak Agus tadi bekas makan magot ya. Jadi itu sudah nanti bisa diaplikasikan untuk ee mupuk beberapa tanaman yang ada di sekitar kita bisa diabaikan sebagai pupuk organik. Terus kemudian ada juga magot kering. Nah, magot kering alhamdulillah kami sudah produksi untuk magot keringnya. Kemudian ada juga pelet magot. Nanti untuk prosesnya ee kita bisa perlihatkan di slide berikutnya. Ah, nanti yang ke depannya itu BSF ngih Bapak Ibu ee singkat saja ng dari ciri-ciri lalat tentara hitam atau BSF itu malah seperti ini ya lebah ya konsum tubuhnya itu bukan kayak lalat seperti lalat konvensional yang biasanya kita temui di rumahan gitu. lebih keren sebenarnya lebih keren dari lalat yang biasa, lalat hijau atau lalat hitam yang konvensional yang sering kita temui di ee rumah-rumah. Jadi itu ee beberapa sekilas ciri-ciri ee lalat BSF ya, Bapak Ibu sekalian. Terus kemudian ini magotnya. Nah, perbedaan magot sebenarnya penamanya itu cuman ee beda penamaan ya. Mungkin kalau ee ini apa namanya? Jenisnya itu ya sama seperti belatung, larva dan sebagainya. Tadi yang sudah dijelaskan sama Pak Gus ee magot belatung sama larva itu sama. Cuman mungkin ee keturunannya yang membedakan kalau magot BSF itu ya dari lalat tentara hitam atau magot B atau lalat BSF. Terus ada juga yang larva atau belatung yang dari lalat hijau. Nah, itu dari bentuknya juga kita bisa lihat sudah berbeda berbeda nggih Bapak Ibu nggih. Ee terus kemudian apalagi fungsi dan manfaatnya itu sangat-sangat ee berbeda sekali gitu. Terus langsung lanjut saja. Nah, ini kenapa kita pakai magot? Ya, itu tadi Bapak, Ibu sekalian karena magot ini sepengalaman kami ya, seahu kami itu makhluk yang bisa mengurai sampah organik ee lebih cepat daripada ee makhluk-makhluk yang lain seperti mohon maaf seperti contoh ee cacing dan serangga lainnya. Nah, ini kami pakai makot karena ya itu tadi sepengalaman kami makot ini ya dia itu kerjanya cuman makan, makan, makan, dan makan. Jadi ee selagi kita kasih makan ada sampah sumber sampah organik mereka lahap makan sampah organik tersebut itu mungkin mereka tidak makan lagi kalau sudah ee ini ya kalau sudah ke fase prepupa atau bentuk tubuhnya itu sudah menghitam. Lanjut. Ee nah di sini ada keterangan ee bahwasanya mohon maaf tidak menjijikkan dan bukan membawa sumber penyakit. Ya, seperti yang tadi ee saya ingat ee Pak Agus bilang bahwasanya juga ee BSF ini tidak membawa sumber penyakit karena memang ee baunya itu di saat magot ini mengurai magot dari BSF ini mengurai sampah organik itu bau busuknya itu atau pas mereka itu melakukan penguraian itu sangat berbeda dengan lalat hitam. Jadi, baunya itu kalau magot BSF itu khusus kayak bau-bau kalau menurut penciuman kami ya. Nah, penciuman saya itu kayak bau-bau adonan roti gitu di saat ee apa namanya? Sampah organik itu terurai dengan magot BSF. Nah, BSF juga aman sehingga kadang-kadang anak-anak kecil yang mereka hobi mancing juga minta magot ke tempat kami. Kalau cuman satu genggam, dua genggam enggak masalah ya. Tapi kalau sudah sampai berkilo-kilo biasanya ya teman-teman penghobi mancing itu datang ke tempat kami untuk membeli. Ee alhamdulillah untuk penjualan magot di tempat kami itu bisa R.000 per kilonya nanti. Ee itu mereka biasanya ada yang beli 1 kilo, 2 kilo. Kalau lebih dari 5 kilo biasanya mereka jual kembali untuk dipacking packing itu pakai ee gelas gelas apa? plastik. seperti itu, Bapak, Ibu. Jadi nilai ekonominya pun mulai timbulnya dari situ. J lanjut ee magot BSF sebagai pengelolaan sampah organik. Nah, melalui teknologi biokonversi magot diharapkan juga berperan dalam mengurai sampah organik dengan cepat. Nah, ini sesuai pengalaman kami nggih, Bapak, Ibu. Ee magot mampu mengurai sampah 3 sampai 5 kali bobot tubuhnya. Nah, contoh sekitar magot yang ee dari 5 kilo magot nanti bisa mengurai sampah 1,5 sampai 25 ton sampah. Nah, itu ee secara perhitungan yang ee menurut pengalaman yang sudah kami jalani nggih. Lanjut saja. Nah, untuk yang slide ee ini sampah organik sebagai media pakan magut BS. Kemudian jenis-jenis sampah unik ada limbah resto, limbah pasar ee berupa sayur, terus buah-buahan dan sebagainya. Terus ampas kelapa. Bahkan kotoran hewan pun bisa juga untuk ee pakan atau diurai dengan ee magot BSF seperti itu, Bapak, Ibu. Lanjut lagi. Nah, ini ada video ee mohon maaf nanti kalau misal terputus-putus ya videonya. Ini ada proses pengolahan sampah organik. Nah, jadi di sini ada waktu kami melakukan ee pembuburan. Jadi, sampah organik itu kami bubur. Kemudian ee untuk pakan magsf. [Musik] ee mohon maaf kurang lancar ya karena memang ee kendala di sinyal di tempat kami. Nah, jadi fungsi pembuburan sampah organik ini ee salah satunya biar ee mempercepat proses penguraian maget BS maget BSF tersebut ya. Semisal memang ada beberapa sampah organik yang tidak bisa magot itu mengurainya dengan maksimal. Contoh ee kulit buah apalagi bijinya ya yang sangat keras. Nah, terus kemudian ee sayur-sayuran yang berserat contoh kayak kangkung, bayam, dan sebagainya. Nah, itu kalau tidak dibuat bubur di tempat kami. Karena kapasitas sampah yang ada di tempat kami juga lumayan banyak, makanya juga kami buat bubur biar nantinya bisa mempercepat proses penguraian magot tersebut. Kemudian nanti kita juga panen ee magotnya juga lebih mudah karena di saat nanti panen tinggal kayak mengayak pasir seperti itu nanti magotnya di atas terus kemudian ee kasgot-nya atau bekas makan makot tersebut nanti akan jatuh ke bawah. Lanjut saja. agak lambat ya Bapak Ibu, maaf sekali ya. Ee ini video yang saatelamat BS Indonesia. Hari ini rutinitas kami giling sampah organik dari dubur buat plakat magsf yang di ember-ember itu semuanya setiap hari sampah organik sampah organik yang didatangkan pak kami buur bapak nah ini pakai mesin yang kecil skalanya kecil ada nanti juga ada yang mesin yang agak lumayan besar samanya juga banyak tapi ada ee berikutnya resto sayur sampah-sampah organik yang satu yang tidak ada lagi kontaminasi sampah lain dalam arti tidak ada plastiknya yang biasanya ee sedotan terus sendok-sendok plastik nah terus seperti itu dihilangkan kemudian nanti sampah organiknya siap dijadikan bubur sampah organik jadi bubur sampah harus ada sampahnya ya, bukan bubur organik saja. Jadi bubur sampah organik seperti itu Bapak Ibu. Lanjut ke slide berikutnya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Jadi salam BSF Indonesia. Jadi selain di sini kami budidaya maget ini di tempat kami Bapak Ibu ee di sini kami juga di saat ee jual beli organik yang sudah dikuburkan biasanya itu juga sebagian tidak semua tidak semua kami aplikasikan di tempat kami untuk magot BSR. Jadi ada beberapa memang teman-teman yang mereka kirim ke teman yang ee mereka tidak punya pakan istilahnya mereka itu bukan pengelola sampah jadinya sampahnya memang harus diadakan berat kurang lebih. Nah, itu beberapa teman-teman biasanya ngambil sampah ee organik ke tempat kami atau bubur sampah organik ke tempat kami untuk dijadikan makanan magot yang mereka budidayakan di tempat mereka. Nah, dari situ mulai dari apa namanya sampahnya saja sudah menghasilkan istilahnya ada rupiah yang yang dihasilkan di situ. Bapak, Ibu sekalian. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Lanjut. Nah, untuk slide berikutnya. Nah, ini yang kalau tadi dalam buku sampah organik ya. Nah, kita bisa lihat kalau yang kita ambil tadi dari itu sampah-sampah organik ya, tapi yang kedominan buah-buahan dan jadi bisa dibilang ee sampah organik karena dari buah-buahan dan cair-jaan. Nah, ini nanti juga diaplikasikan untuk pakan yang nantinya ee di dimix atau dicampur dengan bubur organik yang dari l sisa makanan atau resto. [Musik] Nah, untuk yang tadi itu sistem ee pembuburan dengan mesin yang skalanya berhitung kecil ya, Bapak, Ibu. Kapasitasnya ee kecil. Kalau yang yang ini untuk yang kapasitasnya lumayan besar. Nah, ini adalah mesin yang untuk sekaligus membilang sampah. Jadi, sampah yang bercampur sampah plastik. Setelah plastik masih bercampur sampah organik. Nah, itu dimasukkan ke dalam ee mesin tersebut. Nanti akan terpilah sendiri. Nanti yang plastik-plastik itu akan terlempar tanpa organiknya nanti akan keup bawah. nanti juga diaplikasikan itu masuk yang ada di kamu yang bagian nanti bisa dikomposkan SL I speak it every day I'm trying to get it popping each and every one nation on the go yang berikutnya nya. Nah, ini di kandang magot kami, Bapak, Ibu sekalian. Ee jadi ukuran ukuran biopon yang ada di tempat kami itu 2 m panjangnya, terus kemudian lebarnya 1 m. nya kami kasih dari tetasan telur antara 10 sampai 15 gr maksimal. Dan nanti di saat ee panen kita bisa menghasilkan kurang lebih 20 sampai 25 kg gr maget yang ada di satu biopon. Jadi seasonnya memang e beberapa bioton nanti panennya bisa ee setiap hari maksimal 2 hari sekali. Yang kemudian ini contoh ee bubur bubur sampah organik ya Bapak Ibu sekalian. Sampah organik. Ini buburnya yang setiap hari kami kasih makan untuk magot yaitu ya fungsinya biar magot juga lebih bisa maksimal ee dalam penguraiannya juga nanti kita bisa mempermudah ee dalam memanen di saat magot tersebut sudah usia du jadi semuanya hari ini pakai atau 14 hari sampai 18 harian sebenarnya sih tiap hari cuman kadang ee waktu untuk pengerjaan buburnya itu waktunya yang belum yang ada. Jadi kadang dikasih makannya cuma uraian gitu. Jadi tanpa organik langsung dikasihkan makan. Kalau kami ada waktu kami bur seperti ini. Jadi nanti untuk mempermudah dalam proses panen juga mempermudah siotnya untuk mengurai atau makan sampah organiknya. Menu hari ini kita lanjut Bapak Ibu. Ee jadi untuk pemberian pakan yang tadi itu ee dari sampah organik. Nah, sebenarnya dari kotoran hewan pun bisa untuk ee dikasih makan ke maget BSF ya. Atau yang kita bisa lihat di sini pemberian Khoe sebagai makanan. Dalam arti di sini ada kandang puyuh yang di bawahnya itu dibangun biopon. Kemudian di bawah kandangnya itu di biopon tersebut itu ditebarin sama magot BSF yang fungsinya ee salah satunya untuk mengurangi bau amonia dari hasil kotoran ee pusu tersebut. Bukan menghilangkan ya. Jadi mungkin ee bisa mengurangi baunya gitu. Karena kita tahu sendiri kotoran dari puyuh tersebut sangat menyengat ya baunya. Jadi nanti di saat magot tersebut juga saatnya panen itu juga sebagian persen berapa persen bisa untuk dikasih makan ke puyu-puyu tersebut. Tidak cuman puyu saja Bapak Ibu sekalian. Jadi ee ayam juga bisa. Salah satunya ayam petelur yang di tempat kami juga ayam petelurnya sebagian kami kasih makan ee pakai magot BSM. Yang selanjutnya ada beberapa cara budidaya yang sederhana atau mudah karena ee istilahnya tidak memerlukan air, listrik, dan bahan kimia yang sangat rumit dan mahal. Nah, ini sebenarnya tergantung kita budidaya magot itu ee khususnya itu tuh untuk tujuannya untuk apa? Kalau untuk mengurai sampah organik yang dihasilkan di rumah tangga ya. ee magotnya pun enggak harus begitu banyak juga. Tapi kalau di saat sampah-sampahnya seperti di tempat kami, kami kan ee pengelola sampah ya. Jadinya sampah-sampah yang masuk ke tempat kami ituat banyak bahkan ee sampai kapasitas kintalan ya atau ton juga ee ada. Terus kemudian perlakuan tidak membutuhkan teknis khusus ee sehingga ya istilahnya siapapun sebenarnya bisa melakukannya tergantung niatnya ya. Ya asal yang pertama niatnya memang ee ingin mengelola sampah yang kita hasilkan. Dan yang terpenting di saat budidaya magot itu yang jelasnya jangan jijik duluan ya. saat kita jijik duluan ya ini akan ee tidak akan jalan bahkan ya mendingan melakukannya dengan proses lain. Contoh untuk sampah dikomposkan atau masuk ke biopori dan lain sebagainya gitu. Soalnya kalau sudah menyinggung magot atau belatung atau larva ini, nah ini biasanya ee image-nya kan jiji ya. Jadinya ya harus benar-benar ee ini niatnya dalam hati itu ee menyelesaikan sampah dengan magot ya jangan jijik dulu gitu. Lanjut saja. Nah, ini untuk ee yang slide berikutnya tidak membutuhkan lahan yang luas. ee dalam arti tidak membutuhkan lahan yang luas. Di saat ee lahan kita sempit itu kita bisa menerapkan dengan ee yang namanya bio Baik, mohon maaf sepertinya ada masalah sinyal ya di Bapak Tomi. Mungkin apakah Bapak Tomi sudah terhubung lagi? Maaf e ada sekian bul. Baik, P. Apakah ada masalah sinyal, Pak? Iya, saya pikir sinyal, Mbak. di tempat kami kan di ee dataran tinggi cuman memang ee jauh dari ee sinyal ya. Mungkin bisa dicoba untuk share screen lagi, Pak. Baik, Pak. Kami coba nggih. Baik. dulu barang mewahnya, tahan dulu gensinya, dan tahan dulu gaya hidupnya. Jika tujuanmu menjadi pengusaha muda, putarkan uangmu dan jadikan dia daun betar, duduk santai dan gaya pengangguran. Tapi bisnis dan investasi berjalan adalah impian seorang anak muda. Ini adalah ee ayam petelur yang memang ee beberapa kombinasi makanannya kami kombinasi dengan ee magot BSF tapi tetap pakai ee pakan racian ya atau pakan pabrian. Biasanya kalau ayam petelur itu kami pakainya di ee 40% maksimal di 60% ee magot BSF-nya. Yang selebihnya itu pakan racian atau pakan pabrian yang biasa beli di toko-toko pakan gitu. Selanjutnya. Nah, ini ini adalah ayam-ayam yang dikasih makan magot. Nah, mereka di saat kita kasih makan magot sangat lahan. Terus ada beberapa perbandingan harga. Pak merupakan paban sekarang itu maaf maaf. Nah untuk pakan pabrian sekarang kan ee kita ketahui terus naik naik naik. Nah, di situ fungsi untuk magot BSEF-nya itu yaitu ee biar supaya nanti ee produksi ee membantu untuk melani isinya mirip pakan kan Lanjut ke slide berikutnya. Ini ee magot sebagai sumber protein ya. Ini rata-rata memang di protein kasarnya di 46. Nah, ini magot yang sudah dikeringkan. Ee kami alhamdulillah juga sudah melakukan pengiringan magot. Terus lanjut saja lanjut saja. Nah, ini beberapa tata cara untuk melakukan pembudidayaan maggot ya, Bapak, Ibu sekalian. Ee komponen utama yang diperlukan, yang disiapkan itu yang paling utama adalah sampah organik. Nah, ini karena sampah organik adalah kebutuhan pangan magot BSF yang paling utama atau yang paling pokok. Nah, kalau untuk sarana, nah, itu contoh untuk tempat penetasan telur, terus ee bak pembesaran atau biopon, kemudian kandang BSF dan tempat lalat bertelur. Nah, itu bisa menyesuaikan sebenarnya tidak harus ee dengan barang-barang yang mahal atau kita bisa juga pakai ee barang-barang bekas dan lain sebagainya. Terus kemudian mesin, mesin-mesin pendukung. Ee alhamdulillah kalau di tempat kami memang sudah ada karena kapasitasnya memang ee sampah organik yang kami kelola itu lumayan cukup banyak. Ee makanya kami juga harus memang harus ada mesin pendukung ee mesin penggiling sampah organik yang seperti video yang kami share tersebut. Kemudian mesin pengayak, kemudian mesin pengering ee itu juga alhamdulillah di tempat kami juga sudah ada. Terus kemudian, nah ini ee saya berikan contoh gambaran untuk kandang lalat yang di tempat kami, Bapak, Ibu sekalian. Ee ini kandang yang ukurannya sedang ee dengan panjang 2 m, lebar 2 m, tinggi 2 m. Estimasi bisa menampung 1 kilo pupa per harinya. Nah, jadi kita harus memasukkan upa ke dalam kandang tersebut biar nanti siklus ee budidaya magsfnya juga bisa jalan, siklusnya bisa muar karena memang harus ada telur yang bisa kita panen untuk nantinya biar menghasilkan magot-magot yang bisa mengurai sampah organik di tempat kami. Lanjut. Ini salah satu video. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waktu kami berikut adalah kandang lalat mendampingi atau pengadaan sedang ee sarpras di ukuran beberapa daerah 1 m² tinggi 1,5 m. Nah, berikut sudah teris settingan kandang lalatnya yang pupa atau kapasitasnya indukan karena tingkat 1 RT di lalat kemudian kandang lalat dengan ukuran yang setengahnya dari di tempat kami tadi alat itu nanti di bawah hari kita masukkannya media peman biasanya dikasih dengan sampah organik atau yang baik kalau di kami itu pakai bioponnya itu waktu itu kami pakainya rata-rata pakai biopon R. Jadi biopon yangusun platf-nya. Nah, untuk kapasitas kandang sendiri lanjut saja mungkin. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nah, ini ee contoh gambaran saat di dalam kandangsal untuk saat ini lumayan pantau padat padat. Nah, itu bisa kami panen telur lelu [Musik] rata-rata 50 gr. Tapi biasanya pan lumayan banyak. Karena ini semua diisi ee lalat tersebut. Nah, di dalam sela-selahannya itu semuanya adalah telur. Contoh ee jadi mereka berur mereka tidak ke media samanya mereka meletakkan telurnya. Jadi mereka kegiatan tempat jadiur mereka masukkan di tempat di situ adaan kayu yang kami kan pakai. Baik, terima kasih. karet. Kemudian mereka bertelurnya ada di celah-celah ee lubang-lubang yang sudah tersedia di tumpukan kayu tersebut. Jadi tidak seperti lalat hijau ya. Kalau lalat hijau itu mereka bahkan makan sampah organiknya sekalian bertelur di situ. Tapi kalau BSF ini memang ee lalat yang bisa tergolong lalat bersih ya. ee karena mereka tidak ee makan sampah organik kemudian bertelurnya juga ee tidak langsung di media sampah organik tersebut. [Musik] Lanjut. Nah, ini telur-telur dari hasil alat BS Bapak Ibu sekalian. Nah, mereka bertelurnya di celah-celah kayu-kayu, Bu. Kemudian nanti kami biasanya ngambilnya itu sore atau malam hari saat aktivitas tersebut sudah mulai berkurang. Nah, ini saat panen telurnya bisa menghasilkan 30 sampai 50 gram per harinya. Laporan tanggal 3 Oktober 2021. Ini telur untukan telur bukan telur maget ya Bapak Ibu karena maget itu tidak bertelur lalatnya yang bertelur. Jadi telur lalat 20 gr. cara menainnya mungkin Bapak Ibu juga bahkan di YouTube juga banyak ya e teman-teman yang ada ee apa namanya tempat mencoba yang belum dipanen ini satu egisnya rata-rata membuat konten bagaimana cara budidaya magot yang baik dan benar salah satunya untuk cara manennya itu memang isinya ee nanti di tataan penuh kayu yang sudah kami sediakan itu dilepas karetnya kemudian dikeri pakai pakai pisau, bisa pakai cutter yang tajam. Yang penting nanti habis itu ee kami lakukan penguasan dipuas biar nanti bersih panen telurnya itu. Tapi ya tetap harus hati-hati Bapak Ibu sekalian karena nanti akan berpengaruh dalam tingkat penetasan telur yang sudah ditaruh di media penetasan. Terima kasih. Biasanya kami panen telur itu kalau sudah warna telurnya itu menguning. Jadi cangkang telur tersebut sudah agak kuat. Jadi awalnya itu kan warnanya putih terus kemudian menjadi kuning setelah sehari atau 2 hari. Jangan lebih dari 2 hari. Biasanya sudah menetas kalau lebih dari 2 harian. Berikut ini adalah baby usia 1 hari dari hasil penetasan telur lalak atau black yang baru menet bentuknya masih sangat kecil dan kasap mata. Jadi memang ukurannya sangat-sangat kecil ya bakat ee bisa dibilang kasap mata ya karena ee bentuknya sangat lembut dan masih kecil-kecil sekali. [Musik] Terus kemudian lanjut saja. Nah, untuk beberapa produk-produk magot BSF ee antara lain produk turunannya yaitu ada telur BSF, kemudian magot fresh yang biasa untuk pakan ternak atau unggas atau ikan. Nah, untuk pupa, pupa ini biasanya untuk dijadikan indukan kembali. Kemudian magot kering. Magot kering di tempat kami alhamdulillah kami sudah memproduksi magot kering. Terus kemudian ada tepung magot, terus pelet magot. Nah, yang terakhir ini ada kasot atau ee bekas makan magot. Nah, ini fungsinya nanti untuk ee penambahan pupuk organik atau bisa kita aplikasikan di tanaman tanaman yang ee kita punya di rumah kita atau di pekarangan kita, Bapak, Ibu sekalian. Langsung saja. Nah, ini untuk magot fres-nya. Nah, ini untuk pupa. Kalau dulu pupa, pupa ini ada teman-teman yang memang jual beli pupa juga. Karena di saat ada teman-teman yang pembudidaya itu biasanya ee belum bisa menjaga siklus, akhirnya ee tidak punya pupa saking semangatnya ee magot fresh-nya dipanen semua sehingga tidak menyisakan pupa biasanya seperti itu. Nah, itu ada yang ee mencoba ini ee fokus ke pembuatan pupa dan nanti kalau kalau dulu itu bisa dijualnya di R.000 per kilonya kalau dulu. Tapi kalau sekarang kan sudah banyak yang bisa membudayakan. Jadi mungkin ee rata-rata semuanya bisa menjaga siklus tersebut. Lanjut. Nah, untuk magot keringnya akan kering istimewa binatang peliharaan. Protein yang tinggi dan meningkatkan imun nutrisi ternak unggas dan ikan. Bahan baku utama pembuatan tepung dan pelet magot BSF. Jadi kalau di tempat kami itu memang sudah ee memproduksi magot kering. Terus ada beberapa yang sudah kami aplikasikan langsung ee untuk pakan peliharaan di tempat kami. Salah satunya untuk kombinasi pakan kucing yang ada di tempat kami. Nah, ini contoh video. Ini adalah proses pembuatan cara pembuatan kering. Magkot kering di mana kita harus panen terlebih dahulu. Pembuatannya pakai sistem tersebut kita cuci secara berulang kali sehingga nanti akan menghasilkan magot yang bersih terhindar dari kotoran-kotoran yang nantinya bisa membuat bagus kualitas. Kemudian untuk cara mematikan mag tersebut kita bisa pakai kemudian air panas kita cuci. Kemudian setelah disiram kita tiriskan magot tersebut ditiriskan. Habis itu dimatikan supaya kadar airnya ber kalau di tempat kami cara mematikannya dengan cara disiram air panas. Karena di saat disiram dengan air panas itu langsung makot tersebut akan mati seketika. Nanti kita letak yang penting kalau dias kami ya bismillah duluah mudah-mudahan ee langsung bisa mati semua kan kemudian kita masukkan ke dalam maknya dicuci kembali ditiriskan nah kita ratakan lalu ee biar tidak men ditakar karena kapasitasnya bisa merata kan beda-beda di tempat kami pakai mikrowave kita masukkan ke dalam mikrowave terus nanti di saat ini kalau menurut pengalaman kami Ya, untuk tutupnya kita menggunakan ee 1 kilo produk magot kering itu darian 3 kilo magot fresh atau magot yang masih paling tinggi. Kemudian untuk nah itu ee waktunya kita bisa di 10 menit sampai kalau mungkin yang enggak punya mesin ya. Ini ada juga teman-teman atau bahkan kami juga. Nah, setelah nanti sudah pernah magot kering kemudian di beberapa da kita angin-anginkan terlebih dahulu itu sebelum kita nanti membuat magot kering dengan cara disangra proses atau digoreng pakaian ee pasir tersebut. Nah, ini untuk hasil magot. Ini hasilnya dari tempat kami, Bapak, Ibu. Magot keringnya. Berikut ini adalah proses pembuatan. Nah, ini yang saya bilang tadi ya, pembuatan magot kering dengan cara di sangrai. [Tepuk tangan] [Musik] Proses pembuatan m kering dengan metode sangrai. Saya masih ingat ini waktu sampai saya di ee daerah Magelang ini dengan dunia sosial vlog itu [Musik] sayang-sayang yang bikin apa ya agak di sini ee di setiap saya kasih perhatian ee itu Saya selalu menyampaikan tidak merekomendasikan ee magbet kering itu untuk dikonsumsi manusia. Maaf. Nah, jadi magbet yang diproduksi untuk magbet kering itu biasanya yang di tempat kami itu untuk pakan hewan peliharaan ya. Contoh kayak buing terus ee hewan hewan apa? Kicaau. Burung kicau. Kemudian reptil-reptil kering. Kemudian ee ada juga ikan-ikan hias. Jangan dipakai untuk pakan ya, karena nanti akan kalau maring dipakai untuk pakan lele karena biaya produksinya memang sudah lumayan dan penyusutan dari produksi tersebut juga tidak bandingannya 3 lanjut saja. [Tepuk tangan] Nah, kalau yang ini jadi ini kecing-kucing peliharaan kami ya kering pakai kering kombinasi pakan pabrikan e mereknya itu TM Pro ini mereka jadiang TM-nya itu dari ternak magot napronya itu protein jadi protein yang dari PMPSF yang kami kasih di brand ee TM Pro. Tapi memang ada beberapa kucing yang harus di nunggu antrian makan biasakan dulu. Ada ada memang yang tidak langsung mau dikasih makan dengan ee magot kering. Sangat lahap sekali. Semuanya dimakan sampai habis. Tapi nanti dikombinasi biasanya pakai magot ini dulu. ee pakai mobil kering dikombinasi pakai ee makan makanan pabrikan yang bisa di kita beli di toko ternak ya. Baik, terima kasih. Nanti kalau sudah terbiasa dikasih magot kering pun full juga mereka akan mau. Jadi sistemnya penyesuaian. Jadi enggak semuanya kucing memang langsung mau dikasih makan dengan got kering. Lanjut. Nah, ini untuk kasgot ya atau pupuk organik ee dengan sistem pengayaan. Cara panennya itu kayak ngayak pasir gitu ya, Bapak, Ibu sekalian. Jadi nanti ee dari hasil sampah organik yang sudah diurai dengan magot BS, kemudian di saat magot tersebut sudah fase ee magot fresh atau magot yang biasa kita panen untuk dijadikan pakan ternak. Nah, itu nanti cara manennya dengan cara diayak kayak diayak kayak pakai ayaan pasir seperti itu. Nanti kasgotnya jatuh ke bawah kemudian magot-nya yang di atas. Nah, ini cara ee panen atau memisahkan magot sama kasgot-nya. Terus lanjut. Nah, kalau yang selanjutnya, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Video berikut adalah proses pengayakan kompos dari bahan gilingan sampah organik, kasgot, dan kotoran hewan. Kegiatan tersebut adalah bentuk pemanfaatan di dalam pengelolaan sampah menjadi ulang untuk membantu di dalam bidang pertanian. sampah ee organik yang kami komposkan. Kemudian sama kotoran hewan atau kotoran ayam yang ada di tempat kami. Kami mix, kami kemudian ayak ee dengan mesin pengayak yang ditempat kami. Nah, nanti hasilnya akan ee jadi dua, ada yang masih gumpalan, ada yang masih lembut. yang kami pakai ini biasanya yang sudah ee lembut. Nah, terus kemudian kami kemas pakai karung. Nah, itu sementara di tempat kami itu kami kasihkan gratis. Dan ini harapan ke depan kami sih, karena memang ee terus terang di tempat kami juga ee-nya atau komposnya ini belum diuji ya, uji-uji lab ya karena ya memang harapannya ada yang mau berkolaborasi untuk memajukan ee produk-produk yang sudah kami hasilkan di tempat kami di TM BSF. Asalamualaikum warahmat Baik, Bapak Ibu sekalian ee mungkin itu saja dari saya ee untuk penyampaian beberapa pengalaman yang sudah kami lakukan atau kami kerjakan ee yang ada di tempat kami pengelolaan sampah yang ini terkhususnya untuk sampah organik ya dengan metode biokonversi. di magot BSF. Ee mungkin ada kurang lebihnya apa yang saya sampaikan tadi. Ee saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bilamana ada manfaatnya. Alhamdulillah. Dan bilamana ada penyampaian saya yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Ee Bapak Ibu sekalian mungkin itu saja dari kami, mungkin nanti lebih ke sesi tanya jawabnya. Ee mudah-mudahan apa yang dipertanyakan nanti untuk kami, kami bisa menjawab dengan apa yang sesuai harapan Bapak Ibu sekalian. Mungkin itu saja dari kami. Akhir wasalam. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh. Baik, demikian ya penyampaian materi dari pemateri kita yaitu Bapak Tomy Wahyu Pradana yang sangat luar biasa. Nah, saatnya untuk sesi tanya jawab. Namun sebelum kita masuki sesi tanya jawab, kita bisa foto bersama terlebih dahulu. Mungkin Bapak Tomi jika sinyalnya sudah oke bisa ikut on cam ya, Bapak. Iya. Baik, mungkin ee untuk sesi foto bersama kali ini admin bisa membantu untuk ee memfoto ya. Waktu dan tempat kami persilakan. Baik, terima kasih. Baik, mulai dari slide pertama 321, slide kedua 321. Baik, terima kasih Bapak Ibu sekalian. Saya kembalikan ke Mbak Baik, terima kasih kepada admin yang sudah membantu sesi foto bersama. Ee namun sebelumnya saya ingin mengingatkan Bapak Ibu peserta training online yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi link yang sudah dikirimkan oleh admin kami di kolom chat Zoom. Kemudian selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi question yang linknya sudah di-share di kolom chat Zoom supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi. Jadi jika Bapak Ibu bisa memberikan saran dan masukannya bisa di link questionesioner tersebut. Untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab. Di sini kami sudah membantu merangkumkan pertanyaan, Pak. Nanti saya akan membacakan pertanyaannya. Lalu Bapak bisa langsung menjawab. Baik, di sini pertanyaannya ada dari Bapak Jafar Amin. Apa saja tanda-tanda magot mengalami stres? Apa dampak jika magot stres? Apakah mereka menjadi kurang aktif dan hanya diam saja? Silakan Bapak untuk dijawab. Baik, langsung saja ya, Mbak. Ee terima kasih Pak Jafar untuk pertanyaannya. Menarik sekali ya. Ee jadi sepengalaman kami untuk magot stres ee ternyata magot juga stres ya. Jadi ee lebih ke ini Pak ee mungkin lebih ke sumber makanan atau sampah organik yang dibuat makan magot BSF. ee biasanya malah bahkan tidak cuman stres ya, bahkan bisa mengakibatkan magot tersebut pada mati. ee di saat contoh kita kasih makan ee magot tersebut dengan ee sayur-sayuran yang ee sayuran itu mengandung gas contohnya dengan sawi, terus sayur-sayuran dan kubis dan lain sebagainya seperti itu. Apalagi dengan ee kulit jeruk atau ada jeruknya pun kayak gitu. Nah, kalau di tempat kami itu menanggulanginya dengan cara dikombinasi. Jadi, kenapa di tempat kami ee kami melakukan penggilingan sampah organik tersebut biar nanti pakannya itu ee bercampur jadi tidak dominan gitu. Semisal sayur-sayur saja atau ee sisa makanan-sisa makanan saja. Nah, itu fungsinya untuk biar ee di mana ee sayur-sayuran yang mengandung gas tersebut itu bercampur dengan makanan-makanan atau sampah organik sisa makanan itu nantinya biar tidak stres saja sebenarnya tidak mengalami kematian gitu. Biasanya kematian itu ya dari faktor makanan yang kita kasih ke makon tersebut. Makanya di kalau di tempat kami memang jarang yang mengalami kematian tersebut karena memang ya istilahnya kami makan makan kasih makan makot tersebut dikombinasi jadi sudian buah-buahan sayur-sayuran itu kami kombinasi jadi satu kami giling. Nah itu yang kami buat untuk ee maget biasa di tempat kami. itu mungkin kurang lebihnya seperti itu. Terima kasih. Baik, itu tadi untuk jawaban dari pertanyaan Bapak Jafar Amid. Selanjutnya untuk pertanyaan dari Bapak Azhar Ringan, bagaimana kondisi ternak magot dengan sumber makanannya dari limbah padat, dan sawit? Bapak silakan. Ee baik, Pak. Ee terima kasih, Pak. Azar ya. Ee bagaimana kondisi ternak magot dengan sumber makanan dari limbah padat tandan sawit? Ya, ee seingat saya karena saya juga pernah ee di Sumatera, Pak. Waktu itu di Riau di Pekanbaru tepatnya di Taluk Kuantan. Nah, saya ada pengalaman di situ. Tapi dulu waktu tahun 2000 7 2006 2007 sampai 2010. Nah, itu waktu itu ee saya ada di perkebunan kelapa ee saya juga mantan ini, Pak. Ee pemanen sawit ya. Kalau kalau di sana bilangnya ngegrek sawit, manen sawit gitu. Nah, di saat itu waktu saya belum tahu itu magot. Nah, itu tahunya ya belatung atau larva ya, magot yang dari enggak tahu itu dari hewan sumber apa gitu. Nah, itu ternyata di jenjangan kosong itu juga banyak tersedia. Waktu itu pas kami panen apa kelapa sawit yang sudah mulai membusuk atau di tandan sawit di janjangan kosong tersebut. Nah, itu biasanya magot-magot tersebut muncul. Nah, waktu itu kan memang saya belum ada pengalaman di situ ya. Tahunya ya cuman ee larva atau belatung yang tidak bisa dimanfaatkan. Nah, ternyata setelah saya saya tahu ee akhir-akhir itu dari 2017 sampai sekarang, nah ternyata ada manfaatnya juga dan memang bisa ee sebenarnya ee apa magsf ini dibudidayakan dengan makanan yang bersumber dari limbah-limbah sawit. Nah, ada beberapa teman memang ee pakai ee apa namanya itu yang dari Selat Selat pabrik sawit itu yang ee saya lupa namanya persisnya itu juga itu dari sumber ee limbah padat dari tandang sawit ee Pak Azar ya. Maaf. Nah, itu bisa bisa sekali. Cuman ee nanti sepengetahuan saya karena saya kan sering juga share-share sama teman-teman budaya yang lain. Nah, itu lebih ke menjaga kelembaban. Jadi, ee apa limbah tersebut nanti tetap kita kasih air. Nah, nanti kita jaga kelemb kelembabannya. nanti akan terlihat di saat ee limbah padat tersebut sudah terurai dan sebelum saat sudah terurai itu akan kelihatan nanti kondisi bentuknya sudah terlihat. Jadi nanti ee memang hasilnya itu dari tergantung kita menjaga kelembaban tersebut gitu. Kurang lebihnya seperti itu. Bisa sangat bisa sekali untuk limbah padat dari tandaan sawit ee untuk di ini jadikan media pakan maket BS. Baik, Bapak cukup untuk jawaban Bapak Azhar ya. Iya, kurang lebihnya seperti itu. Makasih. Baik, saya lanjutkan untuk pertanyaan selanjutnya dari Bapak atau Ibu Endai. Pertanyaan nomor satu. Jika limbuh organik berlebih sebelum diberikan ke maggot dilakukan penyimpanannya dengan menggunakan komposter. Apakah bermanfaat atau tidak? Kemudian pertanyaan kedua, jika boleh, berapa lama maksimal penyimpanan di komposter? Silakan, Bapak. Baik. Ee terima kasih ee Bu Enda ya. Ee jadi kalau di tempat kami memang sampah yang kami kelola kan ee kebetulan juga lumayan banyak ee kapasitasnya. Jadi di saat kapasitas sampah kami itu berlebih seperti yang saya jelaskan waktu di sharing tadi ya ee itu ada beberapa memang sampah kami itu ee kami limpahkan ke teman-teman pembudidaya yang lain. Tapi di saat ee ada stok di cara kami menyimpan di tempat itu kami pakai wadah ember-ember ee plastik. ee bec bekas cat ee yang ukurannya itu 25 kilo kalau enggak salah ya. Nah, itu kami tutup rapat. Nah, itu sampai bisa berminggu-minggu tanpa ee dikasih ee apa-apa ya. Itu murni dari sampah yang kami simpan seperti itu. Tapi memang ee harus disimpan rapat atau tertutup rapat. Nanti kalau tidak rapat pasti akan ee untuk bertelur lalat-lalat hijau atau lalat konvensional yang ada di sekitar kita gitu. Bahkan juga lalat-lalat tentara hitam atau lalat BSF yang ee ada di kawasan kita juga akan bertelur di media sampah yang kita simpan tersebut, gitu. itu tidak tidak ada masalah. Karena memang di saat kita ee kekurangan pakan, ada hari yang kekurangan pakan itu kita menggunakan stok pakan yang sudah kita simpan ee bahkan sampai ee berminggu, ada yang sampai berbulan. Cuma memang waktu kita buka aroma sampahnya itu ya cukup lumayan. Tapi nanti itu setelah diaplikasikan, setelah dikasihkan ke magot, baunya akan berkurang. Ee saya saya perjelas ya, bau itu tidak hilang ya, tapi ee berkurang. Menurut pengalaman kami seperti itu, tidak hilang sama sekali, tapi berkurang akibat ee penguraian sampah yang terjadi. Seperti itu. Terima kasih, Pak. Baik, itu tadi untuk jawaban dari pertanyaan Bapak atau Ibu Endai. Selanjutnya dari Bapak Candra, alat pemilik sampah tersebut dijual bebaskah? Adakah FS yang mengelola sampah hingga tidak ada sedikit pun sampah yang dibuang ke TPA selain RS Sarjinto. Baik, Bapak silakan. Baik. Kalau untuk alat pemilah sampah tersebut ee sepengetahuan kami rata-rata di TPS3R itu sudah banyak yang menggunakan gitu. Jadi memang ada beberapa ee teman-teman bengkel rekayasa yang membuat alat tersebut untuk mempermudah dalam pengelolaan sampah atau pemilahan sampah yang dilakukan di beberapa kawasan. Kalau ee rumah sakit yang sudah mengelola sampah selain di RS Sarjito ya ee mohon maaf ee kami belum mengetahui tepatnya tapi memang setahu saya di R Sito memang pengelolaan sampahnya juga ee sudah cukup baik dan ya mungkin bisa saya sampaikan di tempat kami memang ee tidak hanya mengelola sampah sampah organik, tapi sampah yang non organik atau sampah-sampah plastik juga ee kami mengelolanya. Nah, contoh Rumah Sakit Sarjito itu kalau ditelusur-telusur itu sampah plastiknya larinya ke tempat kami, ke ATM sampah. Nah, itu nanti bisa mungkin komunikasi ya. Ee nah itu se sepengalaman kami, setahu kami seperti itu, Pak. Terima kasih. Baik. Eh, terima kasih Bapak untuk pertanyaan selanjutnya dari Bapak Asep. Pertanyaan nomor satu, bagaimana menangani sampah organik yang bau karena telah diserap atau dimakan magot pernah terjadi bau sampah? E kemudian nomor dua, mohon pencerahannya agar bisa berkesenambungan dari lalat telur, pupa. Kami pernah mengalami kosong atau tidak ada. Baik, Bapak. Baik, Pak. Terima kasih. Ee menarik pertanyaannya. Jadi, bagaimana cara ee menangani sampah organik yang baunya karena telah terterap dimakan magot. Ya, kalau di kami memang ee lebih ke sinkronasi ee kapasitas. Jadi, semisal kapasitas sampahnya kami itu banyak ya, kami harus perbanyak magot tersebut gitu. Tapi di saat ada timbul bau biasanya ya karena memang kami ada juga ee pembuatan seperti yang Pak Agus sampaikan tadi ya di sesi SAT tadi ya, itu ada pembuatan ekoenzim yang di mana ee ekoenzim bisa juga membantu untuk mengurangi bau yang ada di kandang BSF kami gitu. Di setiap berapa ee minggu sekali atau dua kali kami semprot pakai ekoenzim larutan. ee dari fermentasi buah-buahan seperti itu. Terus kemudian ee tidak ada magot atau sampai kosong ya. Ya, ini tantangannya salah satu tantangan dari pembudidaya magot yaitu stoknya sampai kosong karena ya mohon maaf istilahnya untuk menjaga siklusnya tadi yang yang memang ee belum bisa ya. Di saat kita panen ke BSF, kita panen semua tanpa menyisakan untuk dijadikan ee pupa, repupa atau pupa yang nanti bisa dijajikan indukan lagi. Terus kita bisa panen telur, lalat kembali untuk dijadikan magbot kembali. Jadi ya menjaga siklusnya ini memang tantangan salah satu tantangan ee dari budidaya mak tersebut gitu. Terima kasih, Mbak. Baik, itu tadi ya untuk ee jawaban untuk pertanyaan Bapak Aset. Ee iya. Baik, di sini kami ee membuka untuk live pertanyaan mungkin dari Bapak Ibu peserta training online ada yang ingin bertanya secara langsung kepada Bapak Tomy bisa langsung on mic dan on cam atau bisa e untuk mengangkat T sementara jika belum ada dari kami akan melanjutkan pertanyaan di slide terlebih dahulu. Pertanyaan selanjutnya dari Bapak Bapak Hendra. Apa strategi pengendalian hama dan penyakit yang umum menyerang koloni BSF dalam fasilitas pengelolaan sampah? Silakan Bapak Toni. Baik. Untuk pengendalian hama dan penyakit ya untuk menyerang koloni BSF ee kita punya kandang lalat. Nah, biasanya di saat kandang lalat tersebut kita tidak sering kontrol itu datang ee reptil-reptil. Contoh mentah tokek. Nah, itu kadang-kadang bisa masuk nyilip-nyilip ke kandang yang sudah kita desain. Walaupun kita sudah hati-hati untuk mendesain kandang tersebut biar ee hewan-hewan tersebut tidak bisa masuk. Nah, solusi kami memang untuk sering apa ya kontrol untuk hewan-hewan tersebut kita matikan, kita basmi ya. untuk kayak contoh cicak ee di dalam Islam juga kalau kita ee membunuh cicak malah dapat pahala kan seperti setahu kami ya. Nah, terus kemudian ee untuk semut. Nah, semut itu juga sering masuk ke kandang lalat itu mengganggu ee di dalam media pemancian atau di sampah organik yang fungsinya untuk memancing ee lalat biar bisa bertelur di atas ee media tersebut. Biasanya di sama semut itu di apa? diganggu ee makanan sampahnya itu. Kemudian juga telur-telurnya kadang juga ee mereka ganggu semut tersebut. Nah, itu dari kami itu biasa menanggulinginya dengan cara di setiap kaki-kaki yang kita sediakan apa namanya ee bak atau wadah yang untuk media pemancingan untuk bertelurnya lalat itu kami kasih air di sekelilingnya. Nah, itu fungsinya untuk mencegah biar semut itu tidak mengganggu telur-telur yang sudah dihasilkan oleh ee lalat BS tersebut. Nah, itu untuk di yang di kandang lalat ya. Tapi kalau untuk yang di kandang magot atau untuk di kandang pembesaran magotnya sendiri, nah itu biasanya yang paling mengganggu itu ee tikus. Nah, biasanya tikus. Kemudian juga ada beberapa burung, burung-burung liar. Nah, itu seringki masuk ke kandang. Makanya kalau di tempat kami itu kandangnya ee agak tertutup rapat tapi ventilasinya juga ee tersedia. Ee ventilasinya itu kami kasih dengan jaring. Jaringnya juga sama seperti jaring yang untuk membuat ee kandang lalat tersebut. Jadi biar ventilasinya juga ee bagus karena ee sebenarnya magot BSF ini kan membutuhkan ee suhu yang hangat ya. Kalau terlalu dingin juga sepengalaman kami nanti untuk tingkat pengembangannya juga akan berpengaruh gitu. Terus kemudian kalau untuk tikus-tikus ya dengan cara membasminya kami memper mengontrolnya itu dengan cara ee contoh kalau semisal tikus itu membuat celah. Nah, di situ kami tutup di situ apa? Mem
Resume
Categories