Transcript
IOa_qVIKMJQ • Kembalinya Suku Blackfoot di Kanada | DW Dokumenter
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/DWDokumenter/.shards/text-0001.zst#text/0052_IOa_qVIKMJQ.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Hamparan luas di Kanada bagian barat ini adalah wilayah suku Blackfood. Sejatinya mereka adalah pemburu, penunggang kuda terampil, dan pejuang yang disegani. Meskipun saat itu penduduk kulit putih menganggap mereka primitif. Mereka menganggap kami hanyalah dongeng. Tapi mereka harus tahu kami masih di sini. Sebagian besar masyarakat adat di Kanada menyebut diri mereka First Nations. Meski dijajah bangsa Eropa, budaya mereka tetap bertahan. Terhubung kembali dengan budaya saya dan rasa bangga sebagai Blackfood telah menyelamatkan hidup saya. [Musik] Inilah Alberta terletak di Kanada bagian barat. Sebagian besar wilayah di provinsi ini masih asri. Sama seperti ketika para First Nations masih tinggal di sini dengan damai. Alberta mencakup wilayah kesukuan Konfederasi Blackfoot yang terdiri dari empat masyarakat adat yang terkait erat. Di sini juga terdapat wilayah Blands, area dengan keunikan formasi geologi. Kolom batu ini dikenal sebagai hudus. Ada pula Dinosaur Provincial Park, situs warisan dunia UNESCO. Di sepanjang jalur yang dikenal sebagai jejak dinosaurus terdapat ngarai Horseeve. Di awal abad ke-20, para penyelundup menyembunyikan kuda curian di Ngarai ini untuk diperdagangkan ke Amerika Serikat dan Kanada. Lebih jauh ke selatan di wilayah Blackfood terdapat Taman nasional Sungai Waterton yang indah di dekat perbatasan negara bagian Montana, Amerika Serikat. [Musik] Kuda telah menjadi bagian penting dari budaya Blackfood selama lebih dari 300 tahun. Kuda sangatlah penting untuk berburu, bepergian ke perkemahan, dan dalam peperangan. Bagi suku Black Food, kuda adalah simbol kekayaan dan status sosial suatu keluarga. Black Food terkenal atas kemampuan mereka menangani kuda liar atau kuda yang mengalami trauma. [Musik] Ini adalah permukiman suku Pikanii di dekat perbatasan Montana. Di sinilah penunggang kuda profesional Tai Provos memelihara kuda-kudanya. Ini adalah kuda pacu berdarah murni dari berbagai kandang pacuan di Amerika Serikat dan Kanada. Thai sangat peduli terhadap cara memperlakukan hewan-hewan ini. Saat pertama kali kuda datang kemari, kami biarkan mereka keluar ke padang rumput agar tidak lupa naluri alamiah mereka. Pernah ada kuda yang tidak bisa lagi memakan rumput dari tanah karena mereka tinggal di kandang, diberi biji-bijian, dan diberi makan di lumbung seumur hidup. Mereka ini kuda, bukan mesin yang bisa dipakai lalu disimpan untuk dipakai lagi. Mantan kuda pacu bernama Gyipsiy telah berada di sini selama 2 bulan. Tapi nampaknya dia masih belum beradaptasi. Kuda ini baru saja keluar dari lintasan sekitar 2 bulan yang lalu. Apakah Anda lihat perbedaannya dengan kuda yang lain? Dia masih terlihat cemas dan stres. Jipsi berasal dari Saskauan. Dia masih muda, baru berusia 4 tahun. Gyipsiyah dikendalikan. Tempat asalnya tidak mau lagi mengurusnya karena Gipsi tidak menurut saat menjelang bala pacu. Tai akan memasangkan tali kekang padanya. Dia menghadirkan kuda lain untuk menenangkan sekaligus membimbing Gyipsi. Ketika di pacuan, kuda diberi banyak obat penguat agar bisa berlari cepat. Ketika kami mengeluarkan kuda-kuda ini dari dunia pacuan, mereka seolah kecanduan. Kami harus mengeluarkan semua zat beracun itu dari tubuh mereka sebelum bisa mulai melatih mereka untuk olahraga estafet. Kembali di kandang, Gyipsiy mengangguk-anggukkan kepalanya dengan cepat. Itu pertanda betapa stresnya dia. H. Thai berusaha keras menenangkan GPS. Easy boy. Ey chips. Oh. Oh boy. Ohy. Oh. Agar dapat dibawa berlatih, Gysi harus dimasukkan ke dalam trailer. Kita akan memasukkan keduanya di depan. Jeremy bekerja bersama Thay. Waktu muda saya selalu ingin dekat dengan kuda. Saya jatuh cinta kepada mereka. Bahkan sampai sekarang beberapa tahun lalu saya bertemu Thai. Dia sudah seperti mentor. Tahun ini Jeremy akan mengikuti balapan pertamanya dengan Gyipsi. Mereka menuju ke arena pacuan kuda terdekat untuk berlatih. [Musik] Wilayah suku Blackfoot konon melebihi 160.000 km². Meskipun ada perbedaan pendapat. Di bawah tekanan para pemukim kulit putih, mereka menandatangani perjanjian dengan kerajaan Inggris di tahun 1877. Saat ini beredar pandangan bahwa mereka yang menandatangani tidak berniat menyerahkan hak atas tanah mereka. Blackfoot kehilangan sebagian besar wilayahnya. Hanya tersisa tiga permukiman kecil. Beberapa kota di Alberta seperti Fort Mclud sekilas terlihat seperti lokasi film koboy. Namun sebagian besar masyarakat adat justru tinggal di reservasi di sekitar kota. Wilayah tradisional suku Blackfood adalah tanah yang subur. Daging sapi dari Alberta terkenal lezat dan berkualitas tinggi. Jumlah sapi di provinsi ini lebih banyak daripada jumlah penduduknya. Di sana juga banyak terdapat pembangkit tenaga angin. Pincher Creek, tempat paling berangin di Alberta terletak di dekat permukiman Blackfoot. Ini adalah tempat pembangkit listrik tenaga angin paling banyak di Kanada. Setiap tahun Pincher Greek menyelenggarakan pekan raya pertanian. Acara ini merayakan warisan budaya daerah itu meski bukan warisan masyarakat adatnya. [Musik] Salah satu yang menarik adalah lomba kereta kuda menggunakan kuda kecil. jenis kuda yang populer di beberapa wilayah Amerika Utara. Para pembalap menganggap serius perlombaan ini meski tidak mendapatkan hadiah. [Tepuk tangan] [Musik] Peternak veteran Harveyers telah mengembang biakkan kuda sepanjang hidupnya. 150 tahun lalu, leluhurnya beremigrasi dari Jerman dan hidup di sini berkat lahan pertanian murah yang dulunya milik penduduk asli setempat. Hidup Harvey cukup baik. Bahkan setelah istrinya meninggal, dia segera kembali menemukan kebahagiaannya bersama Roberta. Dulu aku teman main golf istri. Iya, istri saya berteman dengannya dan saya mengajar putrinya di sekolah. Jadi kami sudah saling kenal. Lalu dalam hitungan bulan kami kehilangan pasangan. Iya. Kurun waktu setahun dan kami mulai akrab. Kami cocok. [Musik] Saya sudah di sini selama 85 tahun. Peternak adalah satu-satunya kehidupan yang saya tahu. Saya besar di dekat permukiman suku Indian. Beberapa sahabat saya adalah penduduk asli. Para tetangga terbaik kami. Begitulah mereka. Bahkan saya punya tiga tetangga berbeda yang jika saya telepon untuk meminta bantuan besok pagi, mereka akan datang membantu. Bahkan tetangga yang berkulit putih tidak seperti itu. Suku Blackfood memandang bumi sebagai makhluk hidup yang memiliki jiwa dan suara. Bumi berbicara lewat hujan, angin, petir, dan bahkan gempa bumi. Roh juga berperan penting. Ada tempat-tempat tertentu di mana orang Blackfoot dapat berhubungan dengan mereka. Salah satu tempat itu bernama Riding On Stone dekat perbatasan Montana. Lebih dari 2000 tahun yang lalu, suku Blackfoot meninggalkan ukiran di Batu Tebing dan hudu di sini. Okotox adalah sebutan untuk batu besar dalam bahasa Blackfoot. Ini adalah sebuah bongkahan batu besar di tengah padang rumput. Batu ini terdorong ke sini oleh Gletzer dari pegunungan Rocky. Suku Blackfo menggelar berbagai upacara di sini. Namun pada abad ke-19, pemerintah Kanada melarang praktik tersebut. Calgari adalah kota terbesar di Alberta. Karena minimnya lapangan pekerjaan di area reservasi, banyak warga suku Blackfood pindah ke sini. Seperti kebanyakan warga Kanada, mereka tinggal di wilayah subkurban di sekitar pusat kota. Di masa mudanya, Kyle Yangpine adalah pecandu alkohol. Kini ia sudah 10 tahun bebas alkohol dan dia telah memulai hidup baru bekerja sebagai tukang pipa. Saat tumbuh dewasa, saya tidak bangga sebagai masyarakat adat karena saya mengalami rasisme saat kecil. Kata-kata memang bisa menyakitkan. Namun keadaan kini sudah berubah. Orang seperti Phoenix, dia berumur 8 tahun dan bisa berbicara bahasa adat. Dia menari dan mengikuti upacara. Saya tidak pernah mengalami hal itu saat kecil. Bisa berbagi pengalaman ini dengannya, saya tak sabar melihat apa yang akan terjadi. Was that good? Teman Kyle Ryan Smith adalah pemain skateboard profesional. Bersama Kyle, dia juga semakin dekat dengan budaya Blackfoot. Saya membantu membongkar TV beberapa hari lalu dan bertanya bagaimana cara mendirikan tiangnya. Saya pergi ke upacara tarian matahari dan saya berada di pondok. Ada seorang pria tidur di TV tipi sungguhan. Keren sekali. 10 tahun lalu waktu mulai menari fensi, saya sangat yakin dengan jalan hidup ini. Terhubung kembali dengan budaya saya dan bangga sebagai Blackfood telah menyelamatkan hidup saya. Penduduk kulit putih telah lama menganggap suku Blackfoot sebagai bangsa primitif. Bahkan kurikulum sekolah pun dirancang untuk memisahkan anak-anak mereka dari akar budayanya. Kebijakan semacam itu sudah ada sejak zaman John McDonald, Perdana Menteri pertama Kanada. Dia dianggap sebagai dalang yang merencanakan pemberantasan budaya asli setempat. Selama masa jabatannya, sekolah-sekolah asrama didirikan untuk meleburkan budaya masyarakat adat dengan budaya Eropa. Anak-anak dipisahkan dari orang tua mereka atas instruksi pemerintah. Terisolasi dari keluarga, anak-anak itu tidak boleh lagi berbicara dalam bahasa suku asli mereka. 3/4 sekolah ini dikelola gereja atas nama negara. Diperkirakan 150.000 anak bersekolah di sana. Sekolah terakhir beroperasi hingga tahun 1990-an. Diperkirakan sekitar 6.000 anak meninggal di sekolah itu karena kurang gizi, penganiayaan, penelantaran, dan penyakit. Pada umumnya orang tua tidak diberitahu ketika anak mereka meninggal dan mereka tidak dimakamkan dengan layak. Dalam beberapa tahun terakhir ditemukan 1300 makam tanpa nisan di dekat bekas sekolah-sekolah berasrama ini. Kanada pun gempar. Penemuan ini mengangkat isu perlakuan orang kulit putih terhadap masyarakat adat. Selain membayarkan kompensasi, pemerintah baru-baru ini menyelesaikan gugatan hukum senilai sekitar 2 miliar euro yang mengakui hilangnya bahasa dan budaya adat akibat sekolah tersebut. Sekolah St. Joseph adalah salah satu sekolah asrama Katolik pertama di Kanada. Kini sekolah ini menjadi peringatan atas pemusnahan budaya suku asli. Maka-makam tak bernisan juga ditemukan di sini. Negara Kanada telah meminta maaf secara resmi atas penderitaan yang mereka timbulkan terhadap masyarakat adat. Sekolah asrama Oldsun beroperasi hingga tahun 1971. Sekolah ini dikenal karena metode kedisiplinannya. Di sinilah Elroy Jerry menghabiskan masa kecilnya. Jauh dari orang tua, dia melawan para guru dan biarawati yang sering bertindak kejam kepadanya. Saat itu usia saya 9 atau 10 tahun. Jadi saya dan teman-teman melindungi anak-anak lain. Saat kelas 4 SD saya sering berkelahi. Seharusnya anak-anak tidak boleh berkelahi. Orang tua saya kecanduan alkohol. Mereka tidak tahu bagaimana cara mengasuh kami karena mereka tidak diizinkan. [Musik] Saya benar-benar kecewa dengan sekolah asrama. [Musik] Hanya beberapa kilometer dari sekolah itu, seekor bison putih baru saja lahir. Bison putih sangatlah langka, hanya sekitar satu dari tiap 10 juta kelahiran. Suku Blackfoot menganggapnya berkah yang punya kekuatan menyembuhkan. Elroy Jerry adalah salah satu pengunjung yang datang untuk melihat hewan-hewan ini. Dia berharap berdekatan dengan mereka dapat menyembuhkan jiwanya. Peternak Bison Carlen Big Snake memperlihatkan bisonnya kepada Elroy. Namanya Tomah. Bison putih sudah hampir punah. Namun sekarang jumlahnya mulai kembali banyak. Orang-orang mengetahui ini. First Nation di seluruh Kanada berdatangan ke sini. Itu adalah berkah bagi mereka. Mereka menganggapnya spirit animal. Banyak orang yang berharap kepadanya. Seperti Elroy, Carlen Big Snake adalah penyintas sekolah semacam itu. Dia berharap kekuatan spiritual bison putihnya dapat membantu memulihkan hubungan antara masyarakat adat dan penduduk kulit putih. [Musik] Toma Hawk terlihat sudah akrab dengan Elroy. [Musik] Gypsy telah tiba di arena pacuan kuda Kainai Nation. Kuda itu terlihat lebih tenang. Tha dan timnya bersiap untuk latihan dan memeriksa hewan-hewan mereka. Penting sekali mengetahui kondisi kuda, termasuk kondisi mentalnya. Di situlah Jason berperan. Ia menjadi semacam pelatih psikologis. Yes, we will. Perlombaan estafet Indian adalah bagian dari budaya Black Food. Konon ada beberapa sejarah tentang asal mula perlombaan ini. Awalnya suku Blackfoot harus menunggang kuda dengan cepat untuk berburu bison atau menangkap kuda liat. Namun dalam kompetisi modern, peserta harus menjadi yang tercepat dalam tiga putaran. Di akhir tiap putaran, peserta harus berganti kuda. Itulah kegiatan favorit Thao. Gyipsiy dijadwalkan memulai lomba balap Chief. Namun tampaknya dia lebih tertarik menggali lubang dengan kukunya dibandingkan balapan. Setelah konsultasi singkat dengan Thai, tim mereka memutuskan bahwa Kodi, salah satu pengendara paling berpengalaman akan menunggang Gyipsi. Saya tidak banyak berharap. Dia baru 4 tahun kan masih bayi. Mungkin hari ini kita pakai pelana ya. Ada pelana di truk. Saya ambil ya. [Tertawa] Mereka berharap lana itu bisa membantu menenangkan GPS. Ayo, Gys. Kita gak akan cepat-cepat. Lari-lari santai aja yuk. Let's go, Gys. Come on, Gys. Huh. Easy, easy, easy, easy. Y. Untungnya Kodi tidak terluka. Beberapa menit kemudian, Tai mencoba menunggangi Gyipsi. dan berhasil. Setelah 2 jam latihan selesai. Setelah itu, kuda-kuda ini dimandikan dan dibawa jalan santai. Ini membantu menurunkan detak jantung mereka. Dia dapat pengalaman buruk dan trauma. Gipsi belum siap. Lebih baik ikut lomba balap chips saja. Jadi sebaiknya kembalikan lagi dia ke lintasan agar semuanya bisa berakhir dengan baik. Saya akan latih dia. Dia masih muda. Dia akan kuat untuk lomba tahun depan. Dahulu kala sekitar 30 juta bison merumput di padang rumput ini. Namun setelah kedatangan pemukim dari Eropa, jumlahnya menurun drastis hingga hampir punah. Pada akhir abad ke-19 hanya tersisa beberapa ratus ekor saja. Kini populasi bison perlahan meningkat. Kembalinya bison dianggap sebagai keberhasilan konservasi spesies. Ini adalah stasiun pengisian di area reservasi. Stasiun ini tidak menyediakan bensin, tetapi air untuk padang rumput. Memelihara 300 bison butuh cukup banyak air. Dan Fox dan cucunya yang berusia 12 tahun, Eser, memelihara sekawanan bison di Alberta. [Tepuk tangan] Dan Fox berharap kembalinya Bison akan membantu menghidupkan kembali budaya Blackfood yang berusia ribuan tahun. Bison memberikan segala yang suku Blackfood butuhkan dalam hidup. Tulang untuk bertukang, urat untuk menjahit, daging dan kulit. Kami mengajarkan kembali ke generasi muda tentang makna hewan ini bagi suku Blackfood di masa lampau dan mengatakan bahwa ini adalah cara hidup yang sehat. Ketika upacara panen, ada beberapa tetua datang dan mengajarkan para perempuan muda tentang bahan yang diperlukan untuk upacara dan bagaimana caranya. Misalnya mereka menggunakan bagian jantung, lidah, dan darah. Orang-orang di sini telah merasakan banyak hal seperti kolonialisasi dan sekolah berasrama. Jadi mereka mencari energi positif dari budaya asli kami. Pada tahun 60-an dan 70-an, gereja-gereja dipenuhi ratusan jemaat yang bukan penduduk asli. Tapi sekarang hanya segelintir orang di sana dan ada ratusan orang di upacara tarian matahari. Saya sangat bangga melihatnya. Saya beternak kerbau agar cucu saya dapat melestarikan budaya tradisional ini. Aku bangga membantu mengurus peternakan seperti ini. [Musik] Orang-orang di reservasi cenderung hidup berjauhan. Banyak yang menyukai kesendirian. Namun, ada juga masalah. Kurangnya lapangan kerja menyebabkan kemiskinan, penyalahgunaan narkoba dan alkohol, serta kejahatan. Saat ini sedang dilakukan persiapan untuk upacara tarian matahari acara tahunan terbesar. Rose dan tetangganya sedang menyiapkan makanan untuk upacara ini. Dia berusaha mewariskan tradisi ini kepada putrinya. Para perempuan sedang mengolah lidah bison dan membuat lemak bison panggang. [Musik] Ini hari penting bagi Rose. Tarian matahari resmi dimulai hari ini. [Musik] Kakeknya adalah tetua spiritual Blackfood yang sangat dihormati. Dia memimpin banyak upacara. Saya dibesarkan oleh kakek dan nenek. Jadi saya besar dengan tradisi. Bagi saya sebagai perempuan nasipi, perempuan Blackfood, saya ingin anak-anak saya tahu asal-usul mereka dan paham akan sejarah serta warisan mereka. Melihat penderitaan masyarakat adat, sungguh menakjubkan bahwa kami masih punya budaya untuk dipraktikkan hingga saat ini. [Musik] Untuk tarian matahari, sebuah TV harus didirikan dan Luke Colling Bull sigap membantu. Hidup sesuai tradisi Blackfood sangat penting baginya. Gaya pakaian saya ini adalah gaya blackfood termasuk penampilannya. Para pria merawat rambut mereka dengan cara khusus menggunakan lemak bison. Saat menata poni kami membuatnya tegak seperti ini. Kami tidak pernah menyisir rambut ke samping. Sedangkan suku-suku lain seperti SU rambutnya dibelah. Kami tidak begitu. Ini gaya kami dan inilah yang ingin saya kembalikan ke suku saya. Dulu tidak banyak anak muda seusia saya yang suka upacara ini. Jadi orang-orang tua dulu mengira upacara ini akan punah. Tapi sekarang kembali lagi. Ada beberapa kendala saat mereka memasang TV. TV itu dipinjam dari masyarakat adat lain dan cara penggunaannya berbeda dari yang biasa mereka lakukan. T se TV yang Anda lihat ini dibuat dengan gaya suku crow atau creep. TV ini tidak dibuat dengan gaya blackfoot karena bentuknya miring ke satu sisi. Kami tidak ada yang tahu cara membuat TV dengan gaya suku Kri atau Crow. [Musik] Namun akhirnya mereka berhasil mendirikannya. Adalah tanggung jawab dan kehormatan besar bagi komunitas kami untuk meneruskan cara hidup ini. Karena kami hampir saja kehilangannya. Kami pernah tidak boleh mempraktikkan budaya kami sama sekali. Saya dibesarkan oleh mereka yang pernah bersekolah di asrama. Bagaimana mungkin Anda punya harapan untuk masa depan jika anak-anak Anda direnggut dari Anda? Anak-anak adalah masa depan. Luar biasa sekali bisa membawa anak-anak saya ke sini. Suatu saat nanti mereka akan menjadi pemimpin. Setiap upacara diawali dengan pengasapan. Mengasapi tubuh dengan asap rumput untuk membersihkan diri dari energi negatif. Namun upacara tarian matahari bersifat tertutup. Warga di luar masyarakat adat dipercaya dapat membuat roh pergi. Baru 3 minggu lalu, Ky ikut serta dalam tarian matahari. Kini dia menuju stand off bersama temannya Ryan untuk menghadiri upacara Pawau tahunan. Pawau adalah pertemuan besar masyarakat adat untuk merayakan budaya asli mereka. Bagi Kyle, tarian matahari adalah ritual penting. Meski upacaranya berat dan penuh pengorbanan, dia berkomitmen mengikutinya selama 4 tahun. Dalam perjalanan mereka melewati pondokan tempat dilangsungkannya tarian matahari yang diikuti Kail 3 minggu lalu. Pondokan yang dibangun khusus ini mulai jarang terlihat. Para peserta berkumpul di sini selama tarian matahari. Bagi suku Blackfood, matahari adalah kekuatan ilahiah tertinggi. Matahari dianggap sebagai pemberi kehidupan baik bagi individu maupun dunia. Upacara ini melibatkan tarian mengelilingi pohon yang telah dihias. Para peserta berpuasa, berdoa, dan menari selama 4 hari. Kegiatan ini sangat penguras tenaga. Beberapa penari juga menusukkan kayu kecil ke kulit mereka di akhir upacara. Bersatu dengan pohon sebagai bentuk pengabdian. Penderitaan ini ditanggung demi kebaikan komunitas mereka. Ini adalah budaya mereka. Pintu belakang ini akan ditutup selama tarian matahari. Jadi tidak ada yang bisa lewat sini. Dan di sinilah kita akan berada selama 4 hari. Semuanya berwarna hijau. Semua tiang penyangga dilapisi kain berwarna dari atas sampai bawah. Kami menghargai apa yang diberikan matahari. Memberikan sebagian dari diri kami kepada sesuatu yang lebih agung. Idealnya kami menari selama 4 tahun. Kami membuat sumpah 4 tahunan. Semuanya empat. Empat musim, empat arah, empat lagu, empat putaran, 4 hari tarian matahari, 4 hari puasa. Puasa mendekatkan kami dengan dunia rohani. Saya pernah berada di titik di mana saya merasa tidak punya apa-apa. Saya melihat orang-orang terdekat berjuang melawan kecanduan. Jika cara ini dapat membantu mereka, saya juga akan melakukannya. Saya sempat takut saat menjalaninya karena saya ingat tahun pertama saya. Rasanya sangat menyakitkan, tapi rasa sakitnya hanya sementara. Dan jika hanya berfokus pada rasa sakit, kamu akan lupa tujuan utamanya. Keindahan yang sebenarnya terjadi saat kamu sedang berada di titik paling dekat dengan sang pencipta. Budaya lain punya cara sendiri untuk kembali terhubung dengan dunia roh. Inilah cara kami. Pawa memang menyenangkan, tetapi upacara adalah kehidupan kami. Di lapangan tempat upacara suku Blackfoot, tim balap tengah bersiap untuk lomba estafet pacuan kuda. Setiap grup memiliki warna dan logo tersendiri yang digambarkan di kudanya. Oh, Gypsy just stand boy. Just stand. Just stand. Just Gypsy seharusnya ikut dalam balap. Chief, saya berusaha menenangkan diri juga menenangkannya. Ketika dia merasa saya frustrasi atau bersemangat, dia juga dapat merasakannya. Dia sangat sensitif. Dia kuda yang mudah cemas. Jadi, saya berusaha menenangkan kami berdua. Jeremy juga perlu berusaha tetap tenang. Dia akan menunggangi GPSI di balapan ini dan itu tidak akan mudah. Bagi kuda dan penunggangnya, ini adalah pengalaman pertama yang berat. [Musik] Setelah start, kuda-kuda ini segera melaju. Gyipsi dan Jeremy berusaha sekuat tenaga untuk mengejar mereka. [Tepuk tangan] Namun mereka terlalu jauh. [Tepuk tangan] Setidaknya Gipsi berhasil sampai di finish. Dia agak bermasalah di awal, tetapi akhirnya bisa menyusul. Dia mungkin termasuk kuda yang selalu merasa cemas. Kami perlu menemukan cara untuk mengatasinya sebaik mungkin. Dia sudah menyelesaikan balapan, jadi ini hari yang baik. Tim ini lalu bersiap untuk balapan berikutnya. Balapan itu menegangkan bagi kuda dan penunggangnya. Hewan dan manusia harus saling percaya. Bahkan bagi para profesional ini adalah saat yang penuh tekanan. Semakin dekat lomba saya makin cemas. Saya berusaha mengabaikannya dan tetap tenang. Saya hanya fokus ke diri sendiri, kuda saya dan menikmati momennya. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Balapan dimulai. Para joki harus menunggangi kuda tanpa pelana sejauh 1,5 km secepat yang mereka bisa. Saat berganti kuda adalah saat yang paling berbahaya. Joki melompat dalam kecepatan penuh, pindah ke kuda lain, dan langsung melanjutkan balapan. [Musik] Setelah tiga ronde pemenangnya muncul. [Musik] [Tepuk tangan] Banyak yang dipertaruhkan bagi tai dan timnya. Pada akhirnya ini semua tentang uang. Meski para joki dari masyarakat adat memperlakukan kuda mereka dengan cara berbeda, persaingan di sini sama ketatnya. [Musik] Balapan ini bisa berhadiah puluhan ribu dolar. Tai berharap bisa menang karena dia harus melunasi kuda, membayar joki, perawatan, dan lain-lain. Menjadi yang pertama mencapai garis finish sangatlah penting. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Jika tidak jadi juara itu tidak bagus. Tapi itu bagian dari perlombaan. Buat saya tidak masalah jadi yang pertama atau terakhir. Jika kami selesai berlomba dengan kondisi kuda yang sehat dan tidak ada yang terluka, bagi saya itu hari yang baik dan kami merasa telah berhasil mencapai sesuatu. Kita harus bangga dengan diri dan asal-usul kita sendiri. Keesokan harinya, upacara adat Pawau digelar di standof. Acara yang mengesankan ini mempertemukan berbagai budaya dan komunitas First Nations. Seperti halnya tarian matahari, Pawau pernah dilarang. Kini orang-orang dari seluruh Alberta berkumpul untuk merayakan musik, tarian, dan berbagai tradisi mereka. Bulu-bulu yang ada di atas kepala kami disebut rocker. Secepat apapun ketukan drumnya, gerakan ini harus selaras dengan drum itu. Ada cara tertentu untuk menarik gaya ini. Saya selalu berusaha menghormati dan menghargai para pencipta gaya ini. You ready? Kamu siap. Ini bukan kontes kan, cuma untuk pertunjukan? Saya tidak mau berlomba. Saya menarik karena suka menari, bukan karena uang. Saya cukup takjub juga bisa berada di sini. 10 tahun menjadi penari seperti ini. Tahun ini 10 tahun bebas alkohol. Dulu kehidupan seperti ini tidak terbayangkan. Memang berat tapi sepadan. [Musik] Welcome the double mus the showers the experience. [Tertawa] [Musik] Kian banyak penari berpartisipasi dalam Pawau dan banyak dari mereka adalah anak muda. Mereka bangga dengan warisan leluhurnya, bangga sebagai masyarakat adat. Terlepas dari tantangan yang ada, suku Blackfood memastikan tradisi yang telah berusia berabad-abad ini akan tetap jadi bagian dari kehidupan modern Kanada.