Suriah - Kebangkitan dan keruntuhan rezim Assad | DW Dokumenter
1hXP5Sba8OI • 2025-09-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Selama 24 tahun, citra Presiden Suriah
Bashar Al-Asad telah melekat dalam benak
masyarakat. Citra seorang kepala negara
yang peduli terhadap rakyatnya.
Televisi pemerintah tak hentinya
menayangkan berita presiden dan istrinya
menemui rakyat mereka.
[Musik]
[Tepuk tangan]
untuk menunjukkan bahwa Basyar Al-Asad
dan klannya adalah sosok yang dicintai
dan dihormati semua.
[Tepuk tangan]
Kehidupan di Suriah didominasi
propaganda. Media pemerintah
menyebarkannya dan mustahil bisa
mengekspresikan diri dengan bebas.
Di balik semua itu tersembunyi kenyataan
pahit.
Tahun 2011, Asad dengan brutal menumpas
pemberontakan rakyatnya membawa Suriah
ke dalam perang berkepanjangan.
Lebih dari 500.000 warga tewas, 200.000
lainnya hilang dan jutaan warga Suriah
mengungsi ke luar negeri.
[Musik]
Para pengungsi pergi ke Turki bukan
karena cuacanya lebih baik atau tak
boleh di Beirut lebih enak
atau karena ingin makan siput di Paris.
Mereka lari karena nyawanya terancam.
Pria yang mereka sebut sebagai tukang
jagal dari Damaskus ini telah
menghancurkan Suriah. Pemerintahan
terornya dibayar mahal. Presiden Suriah
ini juga meremehkan betapa semua itu
melemahkan kekuasaannya.
Inflasi di Suriah mencapai lebih dari
100% di tahun 2020 dan 2021. Pada 2022
inflasi mencapai 80% dan tahun 2023
inflasi tetap di tingkat yang sama. Ini
menggambarkan dampak konflik terhadap
daya beli rakyat Suriah dan kehidupan
sehari-hari mereka.
Allahu Akbar.
Ketika koalisi yang dipimpin kelompok
Islamis HTS melancarkan serangan pada
Desember 2024, dukungan untuk Basyar
Al-Asad telah menurun.
HTS pun mengakhiri kediktatoran Asad
dalam waktu 11 hari tanpa perlawanan
berarti.
HTS dipimpin oleh mantan anggota Alqida
Abu Muhammad Aljolani.
Allah ak
[Musik]
terpecah antara kekhawatiran akan masa
depan dan harapan akan perubahan. Warga
Suriah tumpah ruah ke jalan-jalan.
Mereka ingin merayakan berakhirnya
kediktatoran berdarah asar.
Ya
ya.
[Musik]
Hanya dalam beberapa hari bendera
nasional negara itu diubah dari merah
yang diasosiasikan dengan Asad menjadi
hijau warna revolusi.
Namun di seluruh Suriah infrastruktur
dan institusi masih harus dibangun
kembali.
Setelah 54 tahun di bawah kekuasaan
Asad, Surya hancur lebur.
Di awal kekuasaannya, semua terlihat
lancar bagi Basyar Al-Asad.
[Musik]
Pada tahun 2000 setelah sang ayah
meninggal, dia mewarisi jabatan
kepresidenan. dan rakyat tampak
mendukungnya.
[Musik]
Sebagai seorang dokter mata Bashar
dianggap berpandangan lebih modern. Dia
merencanakan serangkaian reformasi
terutama di sektor ekonomi. Bebergian ke
luar negeri bersama istrinya, Asma, di
mana mereka disambut tangga.
[Musik]
Saat itu Asad Al-Aci masih berkuliah di
Damaskus. Dia ingin percaya bahwa
keadaan telah berubah. Namun harapannya
segera sirna.
Basar Alasad memerintah negara itu
bagaikan raja absolut. Dia ibarat Raja
Luis ke-14 dari Suriah.
Lalu ada istrinya. Dia berkebangsaan
Inggris dan lahir di London. Dia
keturunan Suriah tetapi dibesarkan di
London dan menempuh pendidikan di sana.
Dia baru sekali ke Suriah pada usia 16
tahun. Dia belajar ekonomi dan bekerja
di GP Morgan, sebuah bank investasi
internasional.
Kemudian dia memutuskan untuk menikahi
diktator Damaskus ini.
Semua ini memberi citra baik kepada
pasangan yang terlihat sangat
kebarat-baratan itu. Mereka berusaha
membangun citra itu.
Bagi rakyat Suriah, citra ini sama
sekali tidak mencerminkan kenyataan.
Janji reformasi ekonomi tidak pernah
terlaksana. Akibatnya, rakyat merunjuk
rasa pada awal 2011 sebagai bagian dari
Arab Spray.
[Tepuk tangan]
Ah ya.
Jihad Yazigi adalah seorang jurnalis.
Dia mengikuti perkembangan awal dari
revolusi di Damaskus. Kini dia tinggal
di pengasingan di Paris.
2011.
Pada tahun 2011, Suriah terbangun dari
40 tahun pemerintahan teror absolut.
Untuk pertama kalinya, warga Suriah tua
dan muda punya kesempatan berunjuk rasa,
menyampaikan pendapat serta bernyanyi
dan menari sesuatu yang benar-benar di
luar kebiasaan.
Itu pengalaman yang tak terlupakan,
peristiwa yang bersejarah.
[Musik]
[Tepuk tangan]
Bashar Al-Asad lantas meninggalkan
retorika progresifnya. Demonstrasi damai
dibalas pertumpahan darah.
Dalam beberapa bulan, pasukan keamanan
rezimnya membunuh lebih dari 5.000 warga
sipil.
Untuk membenarkan penindasan itu, Bashar
Al-Asad mengklaim bahwa dia membela
minoritas. Dia menuduh mayoritas Suni
sebagai pemicu pemberontakan.
[Musik]
Selama itu pula dia menyerang penduduk
Suriah termasuk ribuan pengungsi
Palestina yang mati kelaparan atau
terbunuh di kemarmuk di dekat Damaskus.
Tujuannya jelas mengintimidasi para
demonstran dan menghentikan
pemberontakan tidak peduli siapapun itu.
Presiden Suriah ini pun tidak segan
menggunakan senjata kimia.
Serangan Gasarin tahun 2013 di Gota di
dekat kota Damaskus menewaskan lebih
dari 1300 orang.
Video ini direkam oleh Basam Ezedin. Dia
berusaha merekam semuanya mulai dari
demonstrasi pertama dan seterusnya.
Mereka warga sipil tidak berdosa.
Saya bertanya kepada dokter dan penduduk
setempat apa yang terjadi dan bahan
kimia jenis apa itu. Kami tidak punya
banyak informasi dan belum pernah
melihat yang semacam itu.
Meski mendapat peringatan dari komunitas
internasional, Basyar Al-Asad tidak
dijatuhi konsekuensi berat. Dia hanya
dikenai sanksi. Rezim Suriah bebas
menyebarkan versinya tentang apa yang
terjadi.
[Musik]
Keluarga saya ditangkap ketika tentara
menginvasi gota.
Saya harus menyerahkan diri supaya
keluarga bebas.
Mereka memaksa saya menyebarkan
kebohongan tentang pembantaian yang saya
dokumentasikan.
Mereka ingin memutarbalikkan kebenaran.
Saya ada di sana ketika mereka memakai
senjata kimia. Kami tahu siapa pelakunya
dan asal rudal tersebut. Namun mereka
ingin saya menceritakan versi yang
berbeda. Tujuannya untuk memutar balik
kebenaran dan menyalahkan pertahanan
sipil Suriah White Helmets atas serangan
itu.
Faktanya White Helmets didirikan sebagai
respons atas pembantaian ini. Para
relawan pun langsung menjadi pahlawan di
mata masyarakat.
[Tepuk tangan]
rezim melakukan segala cara untuk
mendiskreditkan dan menuduh mereka
melakukan terorisme. Sama seperti semua
penentangnya,
oposisi bersenjata mulai berdemonstrasi
di jalanan dan memaksa rezim Suriah
mundur.
Untuk meredam para pemberontak, Damaskus
meminta bantuan sekutunya, Iran.
Iran langsung bereaksi dan berusaha
menyelamatkan rezim Asad. Pertama, Iran
menyatakan dukungan politiknya kepada
Basyar al-Asad
lalu memberikan bantuan ekonomi dengan
memasuk minyak dan barang-barang penting
lainnya ke Suriah yang Kian merasakan
dampak sanksi internasional.
Iran juga memberikan dukungan militer
kepada rezim Asad untuk melawan kelompok
pengacau.
Bukan hanya Iran yang membantu rezim
Suriah,
Presiden Rusia Vladimir Putin
mengirimkan pesawat tempur dan tentara
bayaran.
Meski demikian, rezim Suriah telah
melemah ketika menghadapi ancaman
teroris nyata.
Pada tahun 2014, ISIS memanfaatkan
kekacauan dan perang saudara untuk
menjadikan raka di timur laut Suriah
sebagai ibu kota dan mendeklarasikan
kekhalifahan Islam. Lewat serangkaian
serangan, mereka menyebarkan ketakutan
dan teror ke seluruh dunia.
[Tepuk tangan]
Negara-negara barat sebelumnya mendukung
oposisi Suriah dalam melawan Basar
Al-Asad. Tetapi kemudian prioritasnya
berubah. Perang melawan ISIS kini
menjadi tujuan utama. Pada tahun 2019,
ISIS secara resmi dinyatakan kalah.
Banyak yang percaya ISIS telah lenyap.
Namun mereka masih bersembunyi di gurun
Suriah. Amerika Serikat bisa saja
mengklaim telah memusnahkan ISIS. Tetapi
perjuangan belum berakhir. Perjuangan
melawan ISIS akan butuh waktu puluhan
tahun.
Rezim Suriah berhasil memanfaatkan
situasi ini. Berkat bantuan Rusia dan
Iran, Bashar Al-Asad merebut kembali dua
per3a wilayah Suriah pada tahun 2020 dan
menghancurkan sebagian oposisi. Sebagian
dari mereka lari ke wilayah Idlib yang
kemudian menjadi markas HTS. Namun
pasukan SDF yang dipimpin Kurdi berhasil
mempertahankan wilayah yang telah mereka
rebut dari ISIS.
[Musik]
Rezim Asad kini dapat menyebarkan
propagandanya di wilayah yang telah
direbut kembali.
Secara resmi, Basar Al-Asad tetap
menjadi penguasa yang selalu
memperhatikan rakyatnya. Namun di balik
layar istrinya Asma mengendalikan sumber
daya keuangan negara itu.
[Musik]
Ada semacam dewan ekonomi yang terdiri
dari orang-orang dekat asma. Mereka
berinvestasi di berbagai bidang
memastikan asma mendapat untung dari
tiap tetes ekonomi yang tersisa.
Hampir di tiap kota di Suriah ada
beberapa orang yang disebut orang-orang
Sinyonya atau dalam bahasa Arab disebut
rijal alsid.
Mereka terlibat dalam hampir setiap
transaksi properti skala besar.
Rezim Suriah juga berusaha menguasai
banyak sektor ekonomi, komunikasi dan
distribusi bantuan kemanusiaan.
Penduduk Suriah menderita kemiskinan
sejak awal perang saudara dan sangat
membutuhkan bantuan kemanusiaan dari
komunitas internasional.
Namun rezim Asad dan tentaranya
mengalihkan sebagian besar bantuan itu
lewat organisasi-organisasi seperti The
Red Creson atau Yayasan Pembangunan
Surya.
Contohnya, jika PBB ingin memberi
bantuan, maka bantuan harus diberikan
melalui salah satu dari dua organisasi
tersebut.
Dan di situlah redistribusi dimulai.
Lebih jelasnya, salah satu program yang
sedang dikerjakan oleh dana pembangunan
Suriah disebut Jerry Huatan yang artinya
rakyat yang terluka.
Program ini untuk mendukung warga Suriah
atau tentara pemerintah yang terluka
dalam perang.
Jadi secara teori ini adalah LSM tetapi
secara langsung mendanai tentara Suriah.
[Tepuk tangan]
Di
ajang olahraga Bashar Al-Asad memamerkan
militernya untuk menutupi kondisi
melemahnya negara.
Para prajurit seringkiali direkrut paksa
dan hanya dibayar 15 euro per bulan.
Banyak korban berjatuhan dalam
pertempuran melawan pemberontak.
Prajurit ini dipimpin saudara Basar
Al-Asad, Maher.
Foto-foto pribadi ini ditemukan setelah
dia melarikan diri ke Rusia. Foto ini
tidak tampak mencolok, hanya menunjukkan
seorang pria yang di Amerika Serikat dan
Uni Eropa dituduh melakukan kejahatan
perang dan penyiksaan. Dia punya
hubungan dekat dengan Iran dan memegang
peranan kunci dalam keberlangsungan
rezim Asad.
Maher memimpin divisi lapis baja
keempat, salah satu unit elit tentara
Suriah.
Dia juga memainkan peran ekonomi secara
tidak langsung.
Dia mengumpulkan uang dengan berbagai
cara dan menyita aset lawan-lawannya.
Prosedur ini disebut tafish dalam bahasa
Arab. Ini lebih buruk dari pencurian.
Setiap bangunan yang dimasuki divisi ini
akan dilucuti.
Mereka mengambil semua bahkan sampai
ubin-ubinnya.
ce point
tentara Suriah dikerahkan untuk
melakukan pekerjaan kotor bagi para
penguasa dan para penguasa butuh lebih
banyak uang untuk mempertahankan tentara
itu.
Baher memanfaatkan kendalinya atas
militer untuk berbisnis narkoba.
Dia membanjiri negara tetangga dengan
narkotika yang diproduksi untuk
membiayai rezim asal.
[Musik]
Karam Shar di pengasingan sejak 2012 dan
merupakan salah satu yang pertama
menangani masalah ini.
Sepanjang sejarah, sejumlah kepala
negara terutama di Amerika Latin telah
dituduh terlibat bisnis narkoba.
Namun keterlibatan rezim Suriah dalam
industri ini belum pernah terjadi
sebelumnya.
[Musik]
Sekitar 300 hingga 400 juta tablet
kaptagon disita setiap tahunnya sejak
2020.
Kami di Observatorium Jaringan Politik
dan Ekonomi memperkirakan rezim Suriah
telah menghasilkan antara 2 dan 3 miliar
dolar per tahun dari perdagangan ini.
Perang yang dilancarkan Basar Al-Asad
terhadap rakyatnya telah menghancurkan
infrastruktur ekonomi. Akibatnya,
penduduk kota-kota yang diduduki
terpaksa pindah ke wilayah pemberontak
Idlib di barat laut Suriah yang dikuasai
kelompok Islamis HTS.
[Musik]
HTS adalah koalisi kelompok pemberontak
bersenjata yang didominasi Islamis yang
telah menguasai IdLIB. Mereka memisahkan
diri dari alkaida dan jihadisme global
pada tahun 2016 dan berfokus pada agenda
politik domestik di Itlb. HTS bertindak
secara otoriter dan memenjarakan
lawan-lawan politik mereka dan tidak
menoleransi perbedaan pendapat.
Tahun 2018, kelompok HTS mendirikan
otoritas lokal dengan sistem hukum,
polisi, tentara, dan universitasnya
sendiri.
Rantai pasokan di Itlip berjalan baik
dan menjadi kesuksesan kecil bagi
Suriah. Hal ini sebagian besar berkat
Turki yang menjamin pasukan listrik.
Berkat lokasinya yang dekat dengan
Turki, berbagai layanan dan barang dapat
mencapai IdLIB.
Selama bertahun-tahun, wilayah ini telah
menampung lebih dari 4 juta orang. Namun
kehidupan sehari-hari di sana masih
diwarnai perang.
[Musik]
Damaskus dan sekutunya Rusia tidak
berhenti menyerang daerah kantong
pemberontak.
Siapa?
Untuk meneror rakyat, mereka menargetkan
rumah sakit dan sekolah-sekolah.
Ketika rezim mulai menggunakan kekerasan
terhadap rakyatnya, Usama mendaftar
sebagai relawan petugas penyelamat.
Setelah 13 tahun perang, dia mulai
memahami taktik musuh.
Sejak awal intervensi, tentara Rusia
menerapkan strategi militer yang kejam,
yaitu serangan ganda.
Mereka menyerang tempat yang sama dua
kali. Di sisi lain, Angkatan Udara
Suriah hanya menjalankan tugas dengan
menjatuhkan bom. Mereka tidak peduli
apakah mereka mengebom permukiman,
pangkalan militer, atau lahan pertanian.
Kami bisa melihat pesawat dengan mata
telanjang dan memperingatkan orang-orang
sebelum pesawat menjatuhkan bom.
[Tepuk tangan]
Pada dini hari tanggal 6 Februari 2023,
dua gempa bumi kuat mengguncang Suriah
Barat laut menewaskan lebih dari 6000
orang dalam hitungan menit.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Di wilayah yang dikuasai rezim, Basar
Alasad berpose bersama penyintas bencana
alam. sebuah kesempatan untuk
memperbarui citranya sebagai penyelamat
bangsa.
Saya tidak terkejut ketika melihat Basar
di Alepo.
Tapi yang benar-benar menohok dan
membuat saya marah adalah senyum di
wajahnya.
[Tepuk tangan]
Gempa bumi di wilayah Alepo sangat
dahsyat. Tetapi kerusakan yang lebih
besar terjadi sebelumnya akibat serangan
pesawat Basar Al-Asyad. Runtuhan ini
terutama disebabkan oleh serangan
terhadap warga sipil.
Pada saat itu, para pemberontak di
wilayah Idlib tidak menerima bantuan
meskipun sangat membutuhkannya.
[Tepuk tangan]
Di sisi lain, rezim menerima bantuan
dari barat. Keadaan yang seolah kembali
normal ditunjukkan di depan kamera.
Peristiwa seperti gempa bumi ini memberi
Basyar kesempatan untuk mengembalikan
pengaruh politiknya. Gempa ini juga
memberikan alasan bagi negara-negara
lain di kawasan itu maupun barat untuk
kembali memulai pembicaraan dengan
Basar. Bagi banyak orang ini sulit
diterima karena mereka dapat melihat apa
yang ia lakukan selama 10 tahun.
Semuanya terdokumentasi. Secara politis
ini sangat rumit. Jadi peristiwa seperti
gempa bumi membantu mengalihkan
perhatian dan dapat menjadi alasan baik
bagi rezim maupun negara-negara yang
awalnya memboikot mereka.
Sejumlah negara Eropa mulai menyerukan
peninjauan ulang strategi Eropa terhadap
Suriah. Pada musim panas 2024, Italia
mengumumkan akan mengirim duta besar ke
Suriah. Sebuah langkah besar. Italia
adalah negara G7 pertama yang
melanjutkan hubungan diplomatik dengan
Suriah. Hal ini berkaitan dengan
sejumlah pengamatan. Negara-negara yang
ingin lebih dekat dengan Suriah merasa
bahwa tidak ada solusi nyata dari
terhentinya sebuah negosiasi perdamaian.
Satu-satunya cara menurut mereka adalah
berhubungan lebih erat dengan rezim.
Tekanan untuk memulihkan hubungan pun
meningkat. Negara-negara di kawasan
ingin menangkal pengaruh Rusia dan Iran
yang dinilai terlalu besar. Basyar
Al-Asad kembali disambut dengan penuh
kehormatan di Arab Saudi.
Kita semua sudah lihat gambar-gambar
yang menghina Basar Al-Asad di
konferensi Liga Arab.
Penjagal yang telah membunuh lebih dari
200.000 hingga 500.000 orang. Tidak ada
yang tahu jumlah pastinya. Dan yang
membuat separuh populasi mengungsi.
Dia diterima seperti penguasa lainnya.
Sungguh menjijikan melihat nyawa
orang-orang Suriah tidak berharga di
mata saudara-saudara sesama Arab.
12 tahun setelah dikeluarkan, Suriah
kembali mendapatkan kursi di Liga Arab
pada tahun 2023. Liga ini memilih
mengabaikan kekerasan oleh rezim
tersebut.
[Musik]
Presiden Suriah tahu cara memanfaatkan
kemunculannya kembali di panggung
internasional. Dia mengunjungi Cina
untuk pertama kali sejak dimulainya
perang di Suriah. Foto-foto resmi
kunjungan pasangan Asad ingin
menunjukkan bahwa Suriah telah kembali
diterima di panggung dunia.
[Tepuk tangan]
[Musik]
Namun kenyataannya Basyar Al-Asad
membutuhkan sekutu baru.
Basar
jika Suriah tidak kembali ke Liga Arab,
pemerintah Cina mungkin tidak akan
mengundang Basar.
Kembalinya Suriah ke Liga Arab menjadi
relevan karena Suriah kini dapat
berpartisipasi dalam semua pertemuan
Liga Arab dengan komite serta badan
terkait.
Namun dalam hal investasi dan kehadiran
politik hasilnya mengecewakan. Arab
Saudi khususnya tampak sangat kecewa
dengan kurangnya keterlibatan rezim
Suriah dalam masalah pil Captagon dan
berbagai bidang lain.
Ini menunjukkan pola lama Suriah. Mereka
hampir tidak pernah mau memberi konsesi.
Prinsipnya, kami akan tunggu sampai
pihak lain lelah. Biar saja waktu
terbuang, ekonomi hancur, rakyat
menderita, yang penting kami tetap
berkuasa. Akhirnya semua orang akan
mendatangi kami dan nantinya semua akan
membaik.
Namun keadaan Asad tidak juga kunjung
membaik.
Setelah 7 Oktober 2023, Israel menyerang
sekutu Hamas di mana-mana, termasuk di
Suriah.
[Musik]
Pengemboman Israel di Suriah melemahkan
Hizbullah dan milisi Iran yang berada di
Suriah. Pengeboman tersebut juga
mempengaruhi kemampuan militer dan
manuver mereka di Suriah.
Serangan-serangan ini menargetkan
pangkalan militer
juga rumah saudara Presiden Maher
Al-Asad dan konsulat Iran di Damaskus.
[Musik]
Israel belum memaafkan penguasa Suriah
atas aliansi mereka dengan Iran.
[Musik]
Meski diserang Israel, Damaskus masih
tampak seperti ibu kota pada umumnya.
Bagi orang asing yang bekerja untuk PBB
atau organisasi internasional lainnya
dan datang ke Damaskus, kehidupan di
sana terasa normal karena semua kafe dan
restoran terisi penuh.
Banyak orang di kota itu hidup
berkecukupan.
Namun yang tidak Anda lihat adalah bahwa
orang-orang di kafe dan restoran itu
hanya kurang dari 1% populasi.
Seluruh negeri dan semua penduduk
Damaskus lainnya hidup dalam kemiskinan
yang sangat parah. Misalnya, rumah orang
tua saya yang terletak di lingkungan
yang cukup baik. Hanya ada listrik
selama 4 jam sehari dan tanpa pemanas.
Ils ont l'électricité
4 par jour
plus de mazout pour se chauffer.
[Musik]
Faisal, seorang jurnalis sur
mempertaruhkan nyawa untuk mengambil
foto-foto ini secara diam-diam. Saat
Asad berkuasa, kemiskinan tidak boleh
ditampilkan di depan umum.
Beberapa minggu sebelum rezim jatuh,
warga tidak mampu membeli makanan dan
hidup layak.
Banyak yang terpaksa mengambil banyak
pekerjaan untuk bertahan hidup.
Kian banyak anak kecil berkeliaran di
jalanan atau mencoba mencari pekerjaan
untuk bertahan hidup.
Antrian di depan toko roti semakin lama
semakin panjang.
Banyak orang bahkan tidak bisa lagi
membeli roti.
Semuanya diselundupkan mulai dari
makanan hingga bensin. Tapi bagi
mayoritas warga Suriah, harganya tidak
terjangkau.
Pada tahun 2024, keadaan di Suriah lebih
buruk dibandingkan sejak perang dunia
pertama.
Menurut perkiraan PBB, tingkat
kemiskinan mencapai lebih dari 90%.
Gaji pegawai sektor publik berkisar
antara 15 hingga 25 per bulan.
Bagi banyak orang, jumlah ini bahkan
tidak cukup untuk menutup biaya ongkos.
Agar tetap bertahan dan bisa hidup
layak, banyak yang terpaksa beralih ke
kegiatan ilegal.
Koalisi yang dipimpin oleh HTS yang
berhaluan Islamis memanfaatkan kelemahan
rezim dan sekutunya.
Pada 27 November 2024, setelah
berbulan-bulan persiapan, pemberontak
Suriah melancarkan serangan.
Dimulai dari benteng mereka di wilayah
Idlib di barat laut Suriah, mereka
menaklukkan kota Alepo, Hama, Holms, dan
akhirnya Damaskus hanya dalam 11 hari.
Keruntuhan asad disebabkan oleh dua
faktor, satu eksternal dan satu
internal. Faktor eksternal yaitu
menurunnya dukungan dari dua kekuatan
asing utama yang mempertahankan
kekuasaan Asad. Iran karena perang
melawan Israel di Lebanon dan Rusia
karena perang Ukraina.
Lalu ada faktor internal yang kurang
disadari adalah bahwa tentara Suriah
sudah sangat melemah. Para prajurit
digaji rendah.
Akibat krisis ekonomi, mereka
seringkiali harus bekerja sampingan
untuk mendapat uang tambahan dengan
menjual bahan bakar dari tank mereka dan
mereka juga tidak mendapat pasokan
makanan. Hal ini merusak moral dan
mengurangi kinerja mereka.
Ketika para pemberontak bergerak, para
prajurit gagal mempertahankan posisi
mereka dan melarikan diri. Hal ini
menciptakan efek berantai. Iran dan
Rusia telah menjauhkan diri dan kini
menyadari bahwa tidak ada lagi dukungan
dari tentara Suriah sendiri. Akibatnya
mereka tidak lagi bersedia mendukung
rezim Asad.
Pasukan Iran dan Rusia meninggalkan
Suriah dengan keadaan panik dalam
hitungan hari. Satu-satunya bentuk
loyalitas terhadap mantan sekutu mereka
adalah kesediaan Rusia memberikan suaka
bagi keluarga A.
Koalisi pemberontak menguasai negara itu
dan kebobrokan rezim Asad terungkap
kepada dunia dan rakyat Suriah. Ribuan
perempuan, anak-anak dan laki-laki
dibebaskan dari penjara. Beberapa di
antaranya telah dipenjara selama puluhan
tahun di bawah kepemimpinan ayah Basyar
Al-Asad.
Allahu Akbar.
Setelah 54 tahun masa kediktatoran,
rakyat Suriah merayakan kebebasan negara
mereka.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
Di ibu kota Suriah, masih dalam keadaan
tidak percaya, Faisal mengayunkan
langkah pertamanya sebagai jurnalis yang
bebas.
Dialah yang secara diam-diam mengambil
gambar untuk kami di Damaskus sebelum
runtuhnya rezim asap.
Hari ini untuk pertama kalinya saya bisa
memotret lagi dengan kamera secara
normal tanpa rasa takut.
Mereka dua kali menghancurkan kamera
saya. Kini tidak akan ada lagi yang
merusak kamera saya.
Ini adalah Dinas Intelijen setempat.
Rezim Asad dibangun dari sejumlah dinas
intelijen rahasia yang secara resmi
bertanggung jawab atas keamanan negara.
Badan intelijen ini tidak tunduk pada
lembaga apapun dan dapat menangkap
siapapun kapan saja. Hingga saat ini
masyarakat masih ketakutan apabila nama
salah satu badan ini disebut.
Ini kali pertama Faisal kembali ke
gedung ini.
Dia ditahan di sini pada Desember 2012
karena mengambil foto-foto demonstrasi.
Mereka yang ditahan meninggalkan ini di
pintu masuk. Siapapun yang ditangkap
harus meninggalkan barang-barang mereka
di sini dan bisa mengambilnya setelah
dibebaskan. Tetapi jika semua barang ini
masih di sini, berarti orang-orang itu
tidak pernah dibebaskan.
[Musik]
Ini tambang untuk menyiksa.
Mereka menggantung orang di sini.
Lalu menariknya ke atas.
[Musik]
Saya tidak pernah mau kembali ke tempat
ini.
Ini pertama kali saya kembali ke sini.
Saya tidak lama dipenjara di sini.
Ini hanya tempat transit bagi saya.
Dan itu sudah cukup mengerikan.
Ketika mereka membuka pintu sel, saya
terkejut oleh baunya
dan semua orang yang ada di dalamnya.
Orang-orang yang saya kenal meninggal di
sini.
Mengapa mereka melakukan ini?
Saya malu karena ini sangat mempengaruhi
saya sampai saya menangis.
Rasa bersalah seorang penyintas yang
berpikir, "Saya tidak disiksa di sini."
Mereka yang disiksa di sinilah yang
berhak menangis dan merasa terpukul.
Tetapi pikiran tentang kekerasan
terkadang lebih kuat daripada kekerasan
itu sendiri.
Dari tahun 2011 hingga 2024, hampir 700
wartawan dibunuh oleh rezim Surya.
[Musik]
Basam tidak lagi merasa ragu setelah
rezim itu runtuh.
Setelah pengunduran diri Basyar Al-Asad
diumumkan, dia segera merilis video ini.
Perbatasan dibuka kembali dan sejauh ini
lebih dari 1 juta pengungsi Suriah sudah
kembali ke rumah.
Basam lahir dan besar di pinggiran
Damaskus. Kampung halamannya distrik
Gota telah hancur. Puluhan ribu penduduk
mengungsi atau tewas akibat serangan
senjata kimia dan pengeboman antara
tahun 2013 dan 2018.
[Musik]
tidak mengira saya akan kembali ya
tadinya saya kira Hafiz putranya akan
menggantikan ayahnya Basar Al-Asad dan
kami tidak akan pernah kembali. Saya
tidak menyangka itu. Tapi saya di sini
sulit dipercaya. Sampai sekarang saya
masih bertanya-tanya apa iya Basar
Alasad benar-benar telah digulingkan.
Itu benar dan sulit dipercaya.
Rumah keluarga itu dijarah habis oleh
tentara divisi lapis baja keempat Mahir
Al-Asad.
[Musik]
semuanya rusak.
Bahkan stop kontaknya
mereka mencabut kabelnya. Tak ada yang
tersisa. Semua kosong.
Kami senang bisa kembali ke rumah,
tetapi hanya ini yang tersisa. Mereka
tidak mengambil rumah kami, tetapi
mereka mengambil ayah, saudara
laki-laki, sepupu, dan teman saya. Semua
orang yang tidur di bawah atap ini
bersama saya sudah meninggal.
Ada kenangan dan rasa sakit di setiap
sudut dan rasa takut itu masih ada.
Mereka yang telah kehilangan keluarga
masih menyimpan rasa takut itu.
[Musik]
Ya Allah. Asalamualaikum.
Dibangun di atas bukit 30 km dari
Damaskus, penjara Set Naya disebut
sebagai rumah jagal manusia oleh
berbagai LSM.
[Musik]
Basam tak mau melupakannya.
Untuk LSM-nya, dia masih mengumpulkan
bukti-bukti kejahatan oleh rezim.
Saya sedang mencari lembaran yang bisa
memberi informasi tentang keluarga saya,
ayah, kedua paman saya, dan semua sepupu
saya.
Arsip-arsip penjara berserakan atau
dihancurkan. Arsip-arsip itu menjadi
penting jika keadilan ingin ditegakkan.
[Musik]
Di sini lebih dari 30.000 orang tewas
sejak awal revolusi termasuk ratusan
anak-anak.
Namun angka-angka ini bisa meningkat
seiring bertambahnya informasi dari
aktivis seperti Basam.
Bahkan hingga kini aroma kematian masih
menguar dari koridor dan sel ini.
[Musik]
Terkadang di malam hari saya melihat
dokumen-dokumen ini dan bertanya,
"Kenapa orang ini tewas? Apa dosanya?
Apa alasannya?
Bisa jadi dia punya anak, mungkin ada
keluarga yang menunggunya. Saya sering
tidak bisa tidur karenanya.
Apa yang akan terjadi dengan pusat
penyiksaan dan kematian ini? Pemerintah
baru belum mengambil keputusan. Tetapi
beberapa aktivis ingin mengubahnya
menjadi memorial.
Jika tetap dipertahankan, penjara ini
akan terus menjadi tempat penderitaan
bagi semua korbannya. Karena tanah ini
telah dinodai darah rakyat Suriah.
Dan penjara ini akan tetap menjadi
memorial bagi seorang diktator yang
seperti ayahnya menindas rakyatnya
sendiri selama 50 tahun.
Menurut perkiraan lebih dari 100.000
orang hilang di berbagai penjara Suriah
antara tahun 2011 dan 2024.
Banyak kuburan massal yang masih terus
ditemukan di seluruh negeri.
Bentuk penghilangan paksa ini dianggap
sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan
oleh perserikatan bangsa-bangsa.
Investigasi untuk mengidentifikasi para
korban belum dilakukan.
Semua itu perlu perdamaian jangka
panjang di Suriah.
[Musik]
Bahkan setelah kemenangan di akhir tahun
2024, HTS tidak menguasai seluruh
wilayah Suriah. Di selatan tentara
Israel telah memperluas pendudukannya di
dataran tinggi Golan. Di utara, Turki
masih membombardir wilayah-wilayah yang
dikuasai Kurdi. Semua ini terjadi tanpa
adanya kecaman komunitas internasional.
Negara-negara tetangga Suriah
memanfaatkan kekosongan kekuasaan dan
jatuhnya Asad untuk kepentingan keamanan
mereka sendiri.
Turki ingin mengusir kelompok Kurdi di
Suriah Timur Laut. Itulah sebabnya
mereka melancarkan serangan udara.
Israel ingin memastikan pemerintahan
baru di Damaskus tidak menjadi ancaman
bagi mereka.
Itu sebabnya mereka membombardir
infrastruktur militer, pangkalan udara,
dan pusat-pusat penelitian yang diduga
menjadi tempat penyimpanan fasilitas
produksi senjata kimia. Studi
memperkirakan 80% kapasitas tentara
Suriah hancur akibat di bom Israel.
[Tepuk tangan]
Di tengah kehancuran di negaranya,
Presiden baru mencoba menunjukkan rasa
percaya diri.
Dia mengganti seragam militernya dengan
jaz dan mengenakan dasi yang bernuansa
bendera baru Suriah.
Dia tidak lagi menggunakan nama
perangnya, Abu Muhammad Aljolani dan
kembali memakai nama sipil Ahmed Alsara.
Dia tahu bahwa dunia sedang mengamati
langkahnya untuk memutuskan kemungkinan
memperbaiki hubungan. Tiap perkataannya
tengah diperhatikan.
Kami akan membentuk pemerintahan
transisi yang inklusif yang mewakili
keberagaman Suriah, laki-laki,
perempuan, dan kaum muda. Kami akan
membangun kembali lembaga-lembaga baru
untuk memastikan pemilu yang bebas dan
adil.
Tantangan terbesarnya adalah memperluas
basis pemerintahan. Karena selama ini ia
hanya mengandalkan loyalis konservatif
dari Idlib. Ini sangat baik karena kini
tidak ada yang bekerja di kementeriank
kementerian di Damaskus. Para menteri
hanya dikelilingi oleh sedikit orang
kepercayaan yang mengurusi semuanya.
Jadi tantangannya adalah memperluas
pemerintahan transisi ke wilayah-wilayah
lain di Suriah.
Hal ini jelas terlihat ketika Anda
berbicara dengan perwakilan masyarakat
sipil Suriah. Banyak yang bilang para
penguasa baru semuanya sama. Tetapi kami
menginginkan pemerintahan yang mewakili
keragaman dan kekayaan masyarakat
Suriah.
Setelah bertahun-tahun dibungkam,
kebebasan berbicara kembali pulih di
Suriah.
[Musik]
Untuk sementara, Len melepas perannya
sebagai dokter untuk menjadi aktor di
panggung. Untuk pertama kalinya dia dan
teman-temannya merasa dapat
mengolok-olok klan asap.
Len berperan sebagai istri seorang
diktator otoriter yang pemarah.
[Musik]
Situasinya semakin kacau dan saya
kehilangan kendali. Siapa bilang kamu
harus mengendalikannya? Biarkan saja
kekacauan ini berlangsung. Semakin
banyak korupsi semakin bagus. Kata siapa
semua harus terkendali? Saat ini rakyat
Suriah dapat menertawakan masa lalu.
Baiklah, kita berusaha melakukannya
tanpa listrik.
Masih ada yang belum berubah.
Sejujurnya saya tidak tahu
negara macam apa ini?
Apakah kita benar-benar punya negara?
Kemarikan ponselmu, Abdallah.
Oke. Oke.
Kami sekarang bebas dan sangat bahagia
karenanya. Dan kami punya banyak impian
dan harapan.
Dan kami punya angan-angan. Namun
keadaan masih sangat tidak jelas.
Ada kepercayaan yang melarang untuk
menulis dan berseni.
Patung dan lukisan dilarang. Puisi dan
nyanyian dilarang. Bukan puisi, tapi
nyanyian. Tulisan di sensor ketat.
Pada masa Basar Al-Asad aturannya
bersifat politik. Sekarang kami khawatir
ini akan berlanjut dengan alasan agama.
[Musik]
Kami selalu bisa protes lagi karena
sudah terbiasa melakukannya. Kami
terbiasa mengatakan tidak sampai
tuntutan kami dipenuhi oleh negara yang
beradab dan demokratis. negara dengan
hak-hak sipil, negara konstitusional
sekuler.
Mereka tidak bisa lagi mengekang kami.
Kerinduan akan kebebasan terlihat jelas
di berbagai area di Suriah. Demonstrasi
terjadi setiap hari.
Bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga
untuk memperjuangkan hak-hak, utamanya
hak perempuan.
Sejumlah keputusan dikritik
habis-habisan lalu langsung dicabut. Ini
menunjukkan bahwa mereka sangat ingin
memenangkan hati rakyat untuk mendukung
proyek mereka. Masa depan Suriah ada di
tangan rakyat.
Rakyat Suriah telah memperoleh
pengetahuan dan keterampilan yang akan
berguna dalam membangun kembali negara
ini.
Mereka bertekad melakukannya dan dapat
melakukannya asalkan pihak asing yang
telah menjatuhkan sanksi dapat
mencabutnya agar tidak menghambat
perekonomian dan tidak ada pengaruh
negatif asing di bidang politik.
Hari ini rakyat Suriah menuntut hak
untuk menentukan masa depan mereka
sendiri.
Namun harapan ini rapuh.
Tantangan ekonomi, perpecahan internal,
dan campur tangan pihak asing terus
mengancam stabilitas negara ini.
Di atas semua itu, dampak mengerikan
dari klan Asad tidak terlupakan dalam
waktu semalam. Tahun-tahun penuh
kekerasan, penindasan, dan kehancuran
telah meninggalkan luka mendalam yang
masih akan terasa untuk waktu yang lama.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:57 UTC
Categories
Manage