Transcript
14ehZaEOljQ • Krisis air - Inovasi untuk menanggulangi kekeringan | DW Dokumenter
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/DWDokumenter/.shards/text-0001.zst#text/0077_14ehZaEOljQ.txt
Kind: captions
Language: id
Perubahan iklim makin menunjukkan betapa
berharganya harta yang kita miliki. Air.
Kami hanya ingin menggunakan air tanah
yang bersih dan aman seefisien mungkin.
Namun, kelebihan air juga berbahaya.
Mengatasi cuaca ekstrem sekaligus
melindungi sumber daya air jadi
tantangan besar di masa depan.
[musik]
Sistem saluran pembuangan di kota
Hamburg ini dibangun tahun 1842.
Dir Grewer secara rutin bertugas
memeriksa struktur batu bata tua yang
masih kokoh hingga kini.
Dindingnya dapat segera diperbaiki. Bagi
petugas pemeliharaan ini, hal yang lebih
mengkhawatirkan adalah meningkatnya
frekuensi cuaca ekstrem. Sistem
pembuangan di Hamburg tidak dirancang
untuk menghadapi kondisi seperti itu.
Kalau hujan deras, kami bahkan tidak
bisa berdiri di sini. Semua area ini
terendam, airnya bisa sampai
langit-langit. Kami berusaha keras
mencegah air meluap dengan memaksimalkan
daya tampung. Saluran pembuangan tidak
bisa diperbesar untuk menampung curah
hujan seperti sekarang. Itu mustahil.
Saat saluran pembuangan penuh, air dari
jalanan tidak bisa lagi mengalir lewat
selokan.
[musik] Akibatnya, jalan jadi tergenang.
Karena banyak area tertutup aspal dan
beton, air hujan tidak bisa meresap ke
tanah. [musik]
Bukan hanya hujan deras, cuaca panas dan
kekeringan juga menimbulkan masalah
serius.
Ahli hidrologi ini berupaya agar Hamburg
bisa lebih tangguh menghadapi tantangan
cuaca dan volume air.
Kita hanya bisa melindungi diri jika
tahu seberapa besar ancaman yang akan
dihadapi di masa depan. Kalau tidak bisa
diukur, maka hanya menerkan-nerk saja.
[musik]
Itulah sebabnya 30 stasiun cuaca telah
dipasang agar Kuchenberaker bisa
menerima data dari berbagai kota. Alat
pengukur ini menunjukkan jumlah curah
hujan.
Jadi alat ini menampung air hujan dan
mengukur jumlahnya dengan timbangan yang
akurat.
Kami bisa memantau langsung berapa
banyak hujan yang turun di lokasi ini.
Dari data itu dia dapat memperkirakan
kondisi ke depannya.
Kami perlu tahu apa yang akan terjadi
jika hujan dengan intensitas tinggi
melanda.
Jangan tunggu sampai itu terjadi. Lebih
baik masukkan datanya ke dalam model
simulasi komputer untuk memprediksi
dampaknya.
[musik]
Data cuaca yang ia miliki membantu
perusahaan air kota merencanakan
pembangunan.
Kuhen Beaker dan rekannya Andreas Bayer
membuat model kota Hamburg dengan
software simulasi.
Kini mereka bisa membuat prediksi untuk
setiap sudut kota.
[musik]
Di sini terlihat jelas ada limpasan air
yang sangat besar.
Untungnya ada taman yang letaknya sangat
dekat. Kami hanya perlu mengalihkan air
dari rumah dan jalan ke arah taman. itu
mungkin bisa mengurangi risiko banjir.
Turunkan sedikit di sini, mungkin
naikkan sedikit di sana.
Dengan simulasi mereka menguji berbagai
solusi. Apakah saluran tersebut bisa
membantu mengalirkan air hujan ke taman?
Saya rasa tidak perlu menurunkannya
terlalu banyak.
Coba 10 cm dulu.
cukup bagus.
Di sisi jalan yang berbeda, sebuah
bendungan kecil mungkin bisa melindungi
permukiman. Setelah dimasukkan ke dalam
simulasi, sistem langsung mengkalkulasi
arah aliran air hujan berdasarkan
perubahan tersebut.
Kami bisa cek apakah penambahan
ketinggian itu berpengaruh.
Iya, ini bagus.
Airnya tidak meluap dan sisanya mengalir
ke taman seperti yang direncanakan.
Di taman tanahnya bisa menyerap air. Ini
adalah salah satu inspirasi yang membuat
Hamburg menjadi kota spons.
Konsep kota spons mencakup taman jadi
area resapan, [musik] atap hijau, jalan
yang menyerap air, dan penampungan
hujan.
[musik]
Nantinya air tidak dialirkan sehingga
bisa digunakan untuk menyiram tanaman
dan membantu menurunkan suhu. Semua ini
membuat Hamburg siap menghadapi
perubahan iklim.
Transformasi Hamburg jadi kota spons
punya dua manfaat. Saat hujan deras air
bisa ditampung dan saat musim kemarau
cadangan air tetap tersedia.
Solusi ini melindungi sistem drainase
dan pasokan air minum sekaligus.
Banyak sekolah di Hamburg menerapkan
konsep hijau. Pekarangan sekolah ini
misalnya didesain ulang menggunakan
simulasi Kuhenberaker.
Insyur lingkungan Bo Willem Frederiksen
bertugas untuk mengawasi proyek-proyek
yang menggunakan konsep spons. [musik]
Hampir semua atap mengalirkan air ke
kolam penampungan. Cara ini menjaga
keseimbangan air secara alami. Selain
memulihkan air tanah, penguapan dari
cekungan itu juga berkontribusi
mendinginkan iklim kota.
Totalnya 19 m³. Luar biasa cekungan
seperti ini bisa menampung sebanyak itu.
Itu yang paling menarik.
Saat sesuatu yang awalnya hanya teori
dengan banyak pengukuran dan simulasi.
Akhirnya benar-benar diterapkan di
sekolah seperti ini bikin kami makin
semangat.
Tidak hanya cekungan, halaman sekolah
juga bisa menyerap air hujan. Salah satu
ide paling inovatif bisa ditemukan di
bagian belakang sekolah.plen
di lapangan olahraga, aspalnya diganti
dengan permukaan yang bisa menyerap air.
Saat hujan turun, air menggenang lalu
meresap ke tanah.
Awalnya tampak tergenang,
tapi lama-lama terserap masuk ke dalam
tanah.
Air hujannya langsung meresap dan
menjaga kelembaban tanah, bukan mengalir
ke saluran pembuangan.
Yang terpenting adalah memulai. Mulai
saja dulu. Jalani prosesnya untuk
mendapat sebanyak mungkin pengalaman.
Generasi berikutnya akan belajar dari
pengalaman kami dan mungkin bisa
melakukannya lebih baik. Namun harus ada
yang mulai.
Tak hanya di Hamburg, ada juga pionir
lain yang mungkin bisa membantu
menghadapi gelombang panas.
Tunisia terbiasa dengan panas ekstrem,
tetapi perubahan iklim membuat
kekeringan makin parah.
Tanahnya kering,
tidak ada apa-apa.
Seluruh perkebunan di Tunisia kini dalam
bahaya.
Bella Shef Syakhbani sebenarnya sudah
bisa pensiun, tapi sebagai ahli
pertanian ia ingin membantu petani.
[musik]
Selama ratusan tahun, pertanian di gurun
bisa dilakukan dengan cara menampung air
hujan lewat bendungan batu.
Airnya meresap ke tanah dan menjaga
kelembaban agar tanaman bisa tumbuh.
[musik]
Sistem lama ini sudah tidak bisa dipakai
lagi. Kenapa? Perubahan iklim. Hujan
jarang turun. Baru hujan deras mungkin
tiap 7 atau 8 tahun sekali.
Tanpa irigasi tanaman sulit tumbuh.
Sebagian besar airnya juga menguap.
Ada cara lain. Air tidak dibiarkan
membasahi tanah, tapi disuntikkan ke
bawah tanah.
Selama bertahun-tahun, Syahbani
berprofesi sebagai dosen dan peneliti.
Dia menemukan teknik irigasi yang lebih
sedikit menggunakan air.
Syahbani turun tangan di Tatawin di
sebelah selatan Tunisia.
Pohon zaitun di perkebunan ini diairi
dengan air tanah yang cadangannya makin
menipis.
Dengan teknik irigasinya, Syahbani ingin
menekan penggunaan air jadi sepertiga
dari jumlah biasanya.
Ini adalah alat penyiram bawah tanah
atau diffuser.
Jadi, air keluar dari bagian ini. Di
dalamnya ada kerikil silika dan alat ini
ditanam di dalam tanah. Penyiraman
terjadi di kedalaman 50 cm tanpa ada air
yang menguap.
Dengan cara ini, petani menghemat 70%
air. Setiap pohon punya empat diffuser
seperti ini.
Diffuser dipasang dekat akar pohon dan
terhubung ke pipa yang mengalirkan air
tanah. Mirip sistem penyiraman bawah
tanah.
Z zit z
tekan yang kuat pakai kaki.
Agar masyarakat tetap punya cukup air
minum, sektor pertanian harus hemat air.
Di Tunisia, pertanian mengonsumsi 80%
sumber daya air dan ini memicu banyak
masalah.
Di wilayah utara, sebagian besar air
berasal dari bendungan.
Kalau bendungan kering, kota Tunis yang
berpenduduk 1 juta jiwa akan kekurangan
air.
Itulah sebabnya Syahbani ingin menjaga
air yang berharga ini. Nantinya 300
pohon zaitun di sini akan disiram dengan
metode irigasi yang lebih efisien.
[musik] Namun, banyak petani masih ragu.
Dr. Syahbani berupaya meyakinkan mereka.
Sekitar 20 hari lalu, kami memasang
diffuser. Alat ini berada 50 cm di bawah
tanah dan terhubung ke tangki air
berkapasitas 1000 L. Sekarang kami akan
lihat penyebaran airnya di bawah tanah.
Gali dari sini lalu ke arah sebaliknya.
3 met di setiap sisi.
Oke,
Syahbani mengundang petani sekitar untuk
melihat langsung bagaimana tanah di
sekitar diffuser tetap lembab.
Asalamualaikum.
Anda menanyakan soal akar tanaman.
Akar tumbuh mengikuti aliran air ke
bawah. Keuntungannya tidak ada air yang
menguap dan penyiraman cukup dilakukan
sekali setiap 3 bulan.
Tanah di sekitar diffuser terlihat basah
dan lembab.
Kami punya area lembab di bawah tanah.
Lebarnya 3 m dan dalamnya 4 m.
Bayangkan setiap pohon punya empat area
lembab di sekitarnya. Akar jadi punya
cukup ruang untuk tumbuh.
Makin banyak akar, semakin banyak hasil
panen.
Saya senang saat makin banyak orang
menerapkan metode ini. Awalnya sulit,
tapi nanti makin banyak orang yang
mengikuti.
Upaya untuk mendapatkan air bagi petani
juga bagian dari mempertahankan
penghasilan mereka.
Kembali ke Hamburg, kota di sebelah
utara Jerman ini memiliki 17 instalasi
yang mengelola air tanah. Saat puncak
musim panas, pasokan air akan melonjak.
Ini pun menjadi tantangan besar.
Sebagai Insinyur, Dorotea Mergel
bertugas mengamankan pasokan air dan
mempersiapkan kota Hamburg menghadapi
musim kemarau. Bersama manajer
perusahaan, ia memastikan instalasi air
di No Grabben ini.
Di sini air tanah diolah menjadi air
minum. Namun membersihkan filter pun
butuh air bersih yang diambil dari
pasokan untuk warga.
Kami berkomitmen menghadapi tantangan
seperti perubahan iklim dan kota Hamburg
yang semakin berkembang tentu membuat
kebutuhan air juga terus meningkat.
Air tanah mengandung zat besi dan
mangan. Untuk menghilangkannya air
disaring melalui filter yang berisi
pasir dan kerikil.
dan
filter pasir dibersihkan secara rutin
dengan air bersih.
Air bekas bilasan jadi limbah.
Semua prosesnya berlangsung di instalasi
air minum ini. Dorotea berencana
memanfaatkan kembali air buangan itu.
Kami hanya ingin menggunakan air tanah
yang bersih dan aman seefisien mungkin.
Sekitar 4% air minum terbuang saat
pembilasan filter. Air bilasan yang
sedikit tercemar ini sebenarnya bisa
langsung dimurnikan.
Namun selama ini air tersebut hanya
disaring seadanya lalu dialirkan ke
sungai. Sebagian besar mengalir ke laut,
menguap, lalu turun sebagai hujan
sebelum bisa digunakan lagi.
Bersama Charlo Tekas dari Universitas
Teknologi Hamburg, Dorotea meneliti
filter air khusus yang dirancang untuk
menyaring partikel zat besi dan mangan
dari air kotor.
Di tangki filtrasi ada filter keramik
dengan pori-pori kecil yang menyaring
partikel padat dari air.
Semua air olahan mengalir ke wadah ini
dan bisa dilihat airnya lebih jernih
dibanding sebelumnya.
Airnya mungkin tampak bersih, tapi
apakah memenuhi standar kualitas air
minum? Dorotea pun mengujinya di lab.
Jika filternya berfungsi dengan baik,
Hamburg bisa menghemat lebih dari 4 juta
liter air per hari. Air yang bisa
digunakan kembali sebagai air minum.
Jumlah itu setara dengan kebutuhan
harian sekitar 30.000 orang.
[musik]
Yos membandingkan kedua air tersebut.
Jika filternya berfungsi, maka
rencananya teknologi ini akan dibagikan
ke instalasi pengolahan air tanah
lainnya.
[musik]
Sekarang kami ukur tingkat kekeruhannya
dengan alat ini. Celupkan sebentar dan
hasilnya menunjukkan 0,09 FNU.
Hasilnya sangat baik. Sebagai
perbandingan, air minum berkualitas
tinggi biasanya di angka 1 FNU.
Untuk memastikan tidak ada logam
tersisa, air pun diperiksa kembali
dengan menggunakan spektrometer massa.
[musik]
Air buangan tercatat mengandung 0,35 mg
mangan dan besi hampir tidak terdeteksi.
Airnya terlihat sangat bersih.
Hasilnya menunjukkan proses penyaringan
berjalan sangat baik. Membrannya
berfungsi dengan optimal.
Penelitian Dorotea ini merupakan
kontribusi penting bagi pasokan air di
seluruh Jerman.
Bagi saya pribadi dan untuk keseluruhan
proyek, keberhasilan nyata adalah ketika
teknologi ini bisa diterapkan di banyak
instalasi air. Air bilasan bisa didaur
ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali
untuk air minum.
Setiap tetes air sangat berarti. Itulah
sebabnya perusahaan air di Hamburg terus
mencari cara agar kota ini bisa lebih
hemat air.
Sebuah pertanian di Orive, Tunisia mulai
menggunakan sistem irigasi bell
syahbani. [musik]
Sekitar 4000 pohon zaitun tumbuh di
wilayah yang telah lama dilanda
kekeringan parah.
Mar
pohon-pohon ini baru s tahun tapi sudah
tahan menghadapi musim kemarau.
Lihat cabangnya semuanya baru tumbuh.
Begitu juga daun-daunnya.
Suhel Osmen tinggal di Prancis tapi ia
sering pulang ke Tunisia.
Ia mengelola lahan pertanian kakeknya
yang 50 tahun lalu masih subur dan
ditanami gandum tapi kini tandus.
Dulu air berlimpah, hujan turun, ada air
tanah dan kami bisa menanam gandum
dengan mudah.
Sekarang akibat pemanasan global hampir
tidak ada air tersisa. Air jadi sangat
langkah.
Penemuan Syahbani bisa menyelamatkan
keadaan.
Kami berencana melakukan uji coba
menggunakan diffuser bawah tanah untuk
menanam gandum pada musim berikutnya.
Lahan pertanian ini hanya berjarak 8 km
dari laut. Permukaan air tanah yang
turun drastis membuat air laut
mengontaminasi lahan tersebut.
Osmen terpaksa membeli alat desalinasi
yang boros listrik. Namun karena air
yang dibutuhkan sangat sedikit berkat
diffuser, investasinya tetap
menguntungkan.
Kami hanya menggunakan 2 m³ air per jam
untuk 4000 pohon zaitun.
Rasio itu sangat kecil. Semua berkat
diffuser bawah tanah.
au diffuseur d'eau enterré,
setiap bibit po l air per hari. Secara
total sekitar 22 kg garam disaring
setiap hari.
[musik]
Dengan izin resmi, Osmen membuangnya ke
Danau Garam Alami tanpa merusak
lingkungan.
[musik] Pemerintah memberi subsidi
karena pertanian ini dijadikan proyek
percontohan. Dua pria ini membuktikan
bahwa pertanian tetap bisa berjalan
bahkan di daerah yang terdampak parah
oleh perubahan iklim.
Diffuser bawah tanah itu seperti anak
bagi saya. Kalau berhasil digunakan di
lahan seluas 30 hektar dengan hasil
baik, berarti tujuan saya tercapai.
My
Sistem milik ilmuwan berusia 70-an ini
juga bisa diterapkan di Eropa Selatan
yang makin sering mengalami suhu di atas
40 derajat dan kekeringan ekstrem saat
musim panas.
Di banyak negara air paling banyak
dipakai untuk pertanian. Namun di Eropa
justru untuk industri.
Pabrik bir Carlsberg di Fredericiia
Denmark mengisi jutaan kaleng dan botol
bir setiap hari.
Andrea Skirp memimpin proyek besar untuk
mengurangi penggunaan air secara
signifikan.
Kami menggunakan sekitar 2000 m³ air
hanya untuk proses produksi.
Semua air ini biasanya dibuang ke
saluran pembuangan atau dikirim ke
fasilitas pengolahan limbah di daerah
lain.
Air digunakan untuk membersihkan
peralatan dan proses pasterisasi juga
membutuhkan banyak air.
Mesin seperti ini bisa menghabiskan air
sebanyak yang digunakan dua orang selama
setahun hanya dalam sat hari.
Karena tingginya konsumsi air,
perusahaan menciptakan posisi baru,
kepala daur ulang air.
Kireterp memimpin fasilitas baru yang
mendaur ulang air langsung di lokasi.
Sekarang air tidak lagi dibuang, tapi
diproses ulang dan digunakan kembali
dalam sistem tertutup.
[musik]
Instalasi ini bisa menghasilkan sekitar
500.000 m³ air setiap tahun.
Membersihkan air ini sangat berarti bagi
kami. 500 juta liter air tidak perlu
diambil dari sistem air kota. Bagi saya
ini penting. Saya punya dua anak dan
saya ingin mereka tetap bisa minum air
dari keran. Itu jadi motivasi besar
saya.
Sang insinyur berhasil mempertahankan
90% air dari proses produksi. Dalam 2
tahun, 1 miliar liter air berhasil
dihemat.
Alat ini digunakan untuk mengukur kadar
oksigen dalam air. Kadar oksigen harus
dijaga agar proses pengolahan tetap
berjalan dengan stabil.
Air kotor dimanfaatkan kembali di
fasilitas biogas milik pabrik bir.
Itu setara dengan 10 hingga 15% dari
total konsumsi panas di seluruh pabrik.
[musik]
Fasilitas pengolahan air ini adalah
proyek percontohan. Carlsberg punya
lebih dari 80 pabrik birer di seluruh
dunia. 16 di antaranya berada di negara
tropis seperti India. Di sana
penghematan air jauh lebih mendesak
dibandingkan di Eropa. Air bersih untuk
masyarakat harus tetap tersedia dan
industri punya peran besar untuk
membantu mewujudkannya.
[musik]
Keberhasilan proses pemurnian air
terlihat jelas.
Air limbah ini jadi titik awal dan hasil
akhirnya adalah air murni. Seperti biasa
kami sebut di Carlsberg, air dengan
kualitas seperti air minum.
Air yang sudah dimurnikan dipakai lagi
untuk pembilasan dan pasterisasi
sehingga tercipta siklus air tertutup.
Saya berharap sistem ini bisa diterapkan
di berbagai industri, bukan hanya di
industri be. Air bersih adalah sumber
daya yang makin langka. Jadi kita harus
melakukan sesuatu dan ini adalah salah
satu solusinya.
Berkat sistem daur ulang air, pabrik
Freder Risia jadi salah satu yang paling
efisien dalam penggunaan air di dunia.
Menghemat dan menjaga air. Perubahan
iklim butuh ide cerdas dan orang-orang
yang siap mewujudkannya di rumah,
lingkungan sekitar, pertanian, [musik]
dan industri.
Air terlalu berharga untuk disia-siakan.
[musik]
in Hamburg
Zy