Perdagangan anak di Filipina: Petugas penyelamat justru lecehkan gadis di bawah umur | DWDokumenter
jGYintTorKg • 2025-12-26
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Dua gadis ini seharusnya diselamatkan dari prostitusi anak, tetapi malah dilecehkan. Mereka memanfaatkan kami. Mereka sudah menguntit dan mengamati kami selama sebulan. Ada yang memanfaatkan kerentanan gadis-gadis ini. Dew menyelidiki operasi rahasia untuk menghentikan perdagangan anak di Filipina. Operasi ini dijalankan sebuah badan amal Kristen. Namun terkadang penampilan bisa menipu. Sepertinya ada yang tidak beres. Ini kejahatan yang mengejutkan. Sangat keci tapi pelakunya tidak dihukum. Dan para korban tidak mendapatkan [musik] keadilan. Semoga mereka ditangkap supaya tidak ada lagi anak yang jadi korban. [musik] Saya berhenti sekolah di kelas 5 karena ibu kehilangan pekerjaan. Orang tua tidak lagi mampu menafkahi kami. Saya harus mencari uang untuk biaya hidup sehari-hari. Alina kini berusia 17 tahun. Saat baru berumur 13 tahun, ia dijual ke dunia prostitusi. Saat itu saya dekat dengan teman saya, Monika. Dia mengenalkan saya ke orang-orang dan mengajak saya bergabung. Monika bilang kami bisa dapat uang. Waktu itu kami butuh uang. ikut [musik] dia menjadi salah satu dari 500.000 anak yang terjebak dalam eksploitasi seksual di tengah himpitan kemiskinan di Filipina. She looks young. Yeah, she she looks cute. How many girls do you think you can get for us? Under 18. It's okay. I bring it to you. I have no baby. Para lelaki itu sebenarnya adalah agen rahasia dari sebuah organisasi penyelamatan bernama Destiny Rescue. Adegan ini diambil dari video promosi mereka. Kami bekerja di dunia yang sangat kelam dan keburukan manusia selalu membuat saya tercengang. Misi Destiny rescue adalah memerangi perdagangan seks anak. Mereka menyamar sebagai klien untuk menemukan pelaku dan korban. Destiny Rescue bertujuan menyelamatkan anak-anak dari pelecehan seksual dan perdagangan orang serta berupaya agar mereka tetap bebas. Yang ingin kami lakukan adalah membantu anak-anak berdasarkan keyakinan Kristen. DeW mengunjungi Filipina, Australia, dan Selandia Baru untuk menginvestigasi maraknya organisasi Kristen yang mengklaim menyelamatkan anak-anak karena terbatasnya [musik] sumber daya kepolisian. Mereka berjanji akan membebaskan anak dari perdagangan dan eksploitasi seks. Namun kenyataan berkata lain. Lewat wawancara dengan penyintas, saksi, dan penegak hukum dari dokumen rahasia dan catatan pengadilan, kami mengungkap misi penyelamatan dengan cara ini justru membahayakan anak-anak. Bahkan dalam satu kasus malah menjadi kedok pelecehan. Destiny Rescue didirikan di Sunshine Coast, Australia. Bersama Amerika Serikat. Wilayah ini menjadi basis utama penggalangan dana untuk operasional di negara berkembang. Di negara seperti Filipina, pemerintah meminta bantuan kami karena mereka ingin menghapus label wisata seks. Kami memenuhi permintaan itu. Penegakan hukum di negara berkembang sering kewalahan karena kurangnya dana, tidak adanya sistem, dan pengetahuan yang layak. J mengatakan organisasinya telah menyelamatkan lebih dari 23.000 orang dari perdagangan manusia di seluruh dunia. Sebagian besar dukungan berasal dari komunitas Kristen. Kita adalah perantara Tuhan untuk menyelamatkan orang yang Dia kehendaki. Pada 2024, Destiny Rescue mengumpulkan hampir 12 juta euro di seluruh dunia. Sebagian besar lewat penggalangan dana di gereja Evangelis. We're called to be the gospel to go out and be the light in the darkness. And I can't think of much darker things than kids being abused and exploited. But I want you to ask God, God, what can I do today to rescue? Banyak gadis remaja di luar sana yang terjebak dalam situasi mengerikan tanpa tahu bahwa harapan dan bantuan akan datang berkat orang-orang seperti Anda dan gereja semacam ini. Sebagian uang donasi itu dipakai untuk mendanai agen dan yang menyamar dalam operasi rahasia. Orang-orang itu menjalani pelatihan ketat. Kami mencari mereka yang mengerti tentang peralatan pengawasan, tahu cara kerja kepolisian, dan tahu cara melindungi diri. Ada satu kasus eksploitasi seksual yang ingin kami sampaikan. Informan kami telah memberikan laporan intelijen tentang orang ini dan aktivitasnya. Tahun 2021, Destiny Rescue menargetkan seorang pelaku bernama Monika di Kota Olonggapo, barat laut Manila. Alina yang berusia 13 tahun dilaporkan sebagai salah satu korban. Suatu malam di bulan Juli, Alina dan beberapa gadis lainnya dijemput oleh dua pria. Dibawa ke restoran Cepat Saji lalu ke hotel. Niko bertubuh gemuk, pendek, dan berkulit putih. Dia bilang mau mandi dulu. Setelah dia selesai, saya juga mandi dan terjadilah semuanya. Alina mengatakan malam itu pria tersebut melecehkannya di hotel. Setelahnya dia memberi Alina 2000 peso dan menanyakan nama, umur, serta alamatnya. Pada pertemuan kedua di restoran ini, Alina memotret dua pria yang mengaku bernama Nico dan Brian itu. Beberapa hari kemudian, kedua pria itu bersama satu orang lagi menjemput satu remaja lain, Reina. Saat itu usianya 16 tahun. Malam itu hujan mereka mencari perempuan kurang satu katanya saya ikut mereka naik mobil ke hotel setelah keluar dari mobil kami pergi ke kamar masing-masing dan saya masuk ke kamar yang sama di sinilah saya dilecehkan na pagal Facebook. Setelah itu dia menemukan Facebook saya. Dia bilang ingin bertemu lagi dan memberi saya uang. Dia juga meminta saya mencari gadis-gadis lain untuk temannya atau untuk orang asing. Agen rahasia Destiny Rescue punya taktik jitu. Mereka mengajak para gadis ke restoran cepat saji untuk mengumpulkan informasi lalu mengadakan pesta di hotel dan meminta Germo membawa anak gadis sebanyak mungkin. [musik] All right. Yeah. She's young she's Yeah. Metode yang sama seperti digunakan Destiny Rescue di Olonggapo, tempat mereka mengatur razia bersama NBI. Alina dan Reina termasuk target mereka. Sekitar seminggu kemudian Monika mengajak saya berenang atas undangan Nico dan Bri. Kedua pria itu mengadakan pesta di hotel mewah dekat pantai dan meminta Monika membawa lebih banyak gadis. Kami diajak berenang dan berpesta. Mereka bilang mereka masih menunggu beberapa tamu lain. Reina adalah salah satu yang ikut pesta di kolam renang. Awalnya saya tidak mau datang. Mereka memaksa. Katanya ini cuma berenang. Mereka tidak memberitahu kalau akan ada lelaki di sana. Lalu petugas berdatangan dan merazia resor itu. Mereka menahan Monika dan lima gadis lainnya. Saya sangat kaget. Semua terjadi sangat cepat. Lalu petugas NBI membawa kami. Mereka mengejar kami karena kami lari dan berpencaran. Kami lari karena takut. Saya takut masuk penjara. Takut orang tua tahu. Takut semua ini akan masuk catatan saya. akan berpikir jelek tentang saya. Tak lama kemudian di kantor NBI, gadis muda ini mendapat kabar mengejutkan. Petugas mengatakan mereka sudah memantau kami selama sebulan. Mereka tahu tentang aktivitas di hotel. Mereka punya video kami tentang perdagangan anak di bawah umur. Saat itulah kami sadar kedua pria itu adalah bagian dari operasi ini. Para remaja ini sadar bahwa lelaki yang melecehkan mereka sebenarnya dikirim untuk menyelamatkan. Mereka membayar dan memanfaatkan kami berpura-pura jadi pelanggan. Seolah mau menolong tapi malah memanfaatkan. Kita marah karena ada orang yang memanfaatkan kerentanan remaja putri ini. Mereka tidak pantas diperlakukan begitu. Mereka itu anak-anak. Bahkan ada yang masih 13 tahun. Jacob Santos adalah pekerja sosial dari Filipina yang kini tinggal di Selandia Baru. Namanya disamarkan untuk melindunginya. Ia pernah bekerja di sebuah shelter dekat Olonggapo yang menampung para remaja itu setelah penggerebekan. Dialah yang pertama mendokumentasikan kisah pelecehan mereka. Saya harus jelaskan kepada mereka sebagai bagian dari protokol operasi standar kami. Ketika itulah dua anak itu memberitahu bahwa mereka dilecehkan oleh para agen. Saat itu mereka belum tahu Destiny rescue. Jadi mereka menyebutnya agen. Jacob memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut. Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan bukti tertulis. Kami ingin memastikan siapa yang benar-benar telah melecehkan para remaja ini. Ketika mendapatkan berkas kasus itu, ia menemukan dokumen yang menunjukkan operasi rahasia Destiny Rescue. Ternyata agen Destiny rescue lah yang beroperasi dan berhubungan dengan Muchikari serta para gadis. Saat itu kami merasa harus mengonfrontasi Destiny Rescue. Jacob menemui manajer Destiny Rescue yang mengakui itu adalah operasi mereka dan mereka telah membayar sejumlah informan. Manajer itu lalu menelepon agen rahasia Destiny [musik] Rescue yang membenarkan kejadian itu. Ia merekrut orang semacam informan untuk menggali data. Informan itu juga mengakui bahwa mereka pergi ke hotel dan berhubungan seks dengan salah satu remaja itu. Pengakuan ini menjawab kecurigaannya. Menurutnya, gadis-gadis lain yang diselamatkan juga menyampaikan tuduhan serupa. Tapi ini kali pertama Jacob dapat memverifikasi cerita mereka. Saya lalu sadar bahwa ini adalah pola yang umum. Mengeksploitasi lalu menyelamatkan. Menurut Jacob, sebelumnya manajer Destiny Rescue pernah mengungkap adanya praktik melenceng oleh sejumlah agen. Dia bilang soal praktik berhubungan seks. Waktu pertama dengar kami kaget. Apa maksudnya? Dia jelaskan bahwa sejumlah agen tidak jelas agen apa berhubungan seks dengan korban untuk memastikan mereka memang korban perdagangan seks. Di Australia kami bertanya kepada kepala operasional Destiny Rescue Jo Harrison. Apakah ia prihatin atas tuduhan ini? Kami selalu peduli pada keselamatan anak-anak. Karena itu kami memastikan adanya struktur pelatihan dan akuntabilitas yang baik. Apakah semua ini menggambarkan apa yang baru saja Anda katakan? Semua yang Anda baca di sini tentang para informan ini? Menurut saya sepertinya ada yang salah. Tak lama setelah operasi itu, Destiny Rescue mengakui dalam surat kepada kepolisian Nasional Filipina bahwa ada pelanggaran protokol penyelamatan yang melibatkan seorang informan. Dew mendapatkan surat rahasia itu [musik] yang berisi. Diduga sebelum hari penjebakan, Informan melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Destiny rescue membenarkan hal itu dengan mengatakan, informan menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Tidak jelas apa yang dimaksud dengan ancaman dan Destiny Rescue tidak menjawab permintaan klarifikasi dari kami. Surat itu tidak menyebut nama informan, hanya menyatakan investigasi telah selesai. Hingga kini identitas pelaku belum diungkap. Kami pun menunjukkan surat itu kepada J Harrison. Pasti ada orang dalam destiny rescue yang tahu siapa dia. Ini menunjukkan orang itu datang pada hari itu. Tidak disebutkan begitu. Tertulis bahwa Destiny rescue tidak terhubung secara hukum atau finansial dan direkrut oleh tim intelligent sebelum operasi razia. Bagaimana mungkin seseorang yang memberi informasi untuk operasi itu tidak diketahui destiny rescue? Detail yang Anda cari sepertinya harus dari agen yang ada di lokasi. Bisa jadi ada seseorang yang memberi mereka informasi lalu orang itu mengajak temannya ikut dalam razia tersebut. Menurut Anda, bisakah diterima bahwa orang yang direkrut untuk operasi itu malah dituduh melakukan pelecehan? Tidak, itu tidak bisa diterima. Tapi saya tidak ada di sana dan tidak tahu semua faktanya. Jadi, saya tidak bisa memberi detail yang Anda inginkan. Apa yang akan Anda lakukan terkait hal itu? Saya butuh waktu untuk memutuskan. Organisasi seperti Destiny Rescue beroperasi di seluruh dunia. Bahkan tanpa kasus semacam ini, taktik operasi penyamaran dan penyelamatan yang mereka lakukan sudah banyak dikritik. Rebecca NEP [musik] adalah penasihat Better Care Network, sebuah inisiatif dari beberapa organisasi pembela hak-hak anak. Narasi penyelamatan dalam upaya melawan perdagangan manusia itu bermasalah dan banyak dikritik. Pendekatan ini bisa menimbulkan trauma pada korban yang diselamatkan atau dipindahkan. Karena itu banyak negara dan organisasi mulai mempertanyakan cara ini. Kritikus mengatakan organisasi penyelamat anak ini telah bertindak melampaui batas. Mereka bukan polisi dan tidak punya kewenangan hukum untuk melakukan penyelidikan, penuntutan atau pengumpulan bukti. Jadi, penetapan batas kewenangan sangat penting. Jika tidak, hal ini dapat membahayakan proses peradilan pidana dan membahayakan proses rehabilitasi korban perdagangan manusia. Setelah diselamatkan, para remaja itu tinggal selama beberapa bulan di tempat perlindungan dekat Olonggapo. Tempat itu bernama Preda Home for Girls. Di sini mereka mendapat terapi dan melanjutkan sekolah. [musik] Kami tinggal di sini dan berangsur pulih. Kami belajar hidup bersama dan melakukan hal-hal kecil sedikit demi sedikit. Di sini kami bisa bangkit lagi. Saat di rumah perlindungan, Alina dan Reina mengajukan tuntutan pidana dengan bantuan Pastor Sh pendiri tempat itu. Ia berasal dari Irlandia dan sudah 50 tahun tinggal di Filipina. Kami menuntut para pelaku, tapi Destiny Rescue tidak mengungkap identitas agen mereka. Kami hanya ingin membela anak-anak dan korban pelecehan seksual yang mereka biarkan terjadi. Menurut anak-anak, mereka dilecehkan oleh agen-agen ini. Jadi, kami harus mengangkat masalah ini dan menemukan keadilan. Berkat tuntutan mereka, Departemen Kehakiman menggelar penyelidikan. Jaksa mengajukan tuntutan insentia terhadap dua informan, termasuk Niko yang diduga melecehkan Alina. Dokumen itu menyebut, "Kami dapati mereka kemungkinan bersalah telah memanfaatkan korban perdagangan manusia." Namun, keluhan terhadap para manajer Destiny rescue di Filipina ditolak. Tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa mereka melakukan tindakan nyata dalam membantu kejahatan yang diduga dilakukan oleh agen. Bagi Destiny Rescue, tampaknya masalah ini sudah selesai. Mereka menyatakan secara terbuka kasus terkait tuduhan Prida Foundation bahwa Destiny Rescue terlibat pelecehan anak di bawah umur telah diselesaikan dan dibatalkan. Destiny rescue tidak menyinggung adanya tuntutan terbuka terhadap informannya. Para terduga pelaku masih tetap bebas. Masih belum jelas apakah pihak berwenang mengetahui identitas asli mereka. Ini kejahatan yang mengejutkan. sangat keji tapi pelakunya tidak dihukum. Beberapa lembaga hukum Filipina ikut memerangi perdagangan anak. Dalam kasus ini, penggerebekan dilakukan oleh Biro Investigasi Nasional, tapi Kepolisian Nasional Filipina yang pertama kali menerima laporan tentang kasus ini. Tanpa memberikan rincian kasus ini, polisi menanggapi adanya praktik pencarian pekerja seks di bawah umur. Penghasutan tidak dibolehkan dalam hukum Filipina. Penghasutan berarti membujuk seseorang melakukan kejahatan. Jika mereka berpura-pura jadi pelanggan lalu meminta pekerja seks di bawah umur, itu termasuk penghasutan. Itu kejahatan. I itu kejahatan. Maria Sheila Portento memimpin pusat perlindungan perempuan dan anak. Meski ia telah menyatakan kekhawatiran, polisi tetap bekerja sama dengan Destiny Rescue yang membiayai sejumlah layanan untuk operasi memerangi perdagangan manusia. Tahukah Anda menyelamatkan satu anak itu butuh biaya sekitar 200.000 peso? [musik] Kami menyambut dukungan dari mitra LSM atau aparat asing, terutama karena mereka punya dana. Biro Investigasi Nasional masih mengandalkan bantuan dari Destiny Rescue. Mereka tidak menjawab pertanyaan DeW soal kasus Olonggapo. Namun divisi kekerasan terhadap perempuan dan anak mengatakan akan membuka penyelidikan baru. Penegak hukum di sini bergantung pada LSM yang kadang beroperasi di luar aturan dan tidak sepenuhnya diawasi. Catatan resmi menunjukkan Destiny Rescue baru mendapat izin bekerja dengan anak-anak beberapa bulan setelah razia tersebut. Ini sangat aneh karena semua organisasi biasanya wajib punya izin dulu dari pemerintah. Jadi, bagaimana mungkin ada organisasi yang bisa bekerja sama dengan polisi dan pekerja sosial padahal ternyata belum punya izin? Daripada bergantung pada lembaga amal, Jacob mengatakan pemerintah Filipina seharusnya meningkatkan upaya untuk melawan perdagangan anak. Saya rasa pemerintah belum memberikan cukup upaya untuk membantu korban, menuntut pelaku, dan memberikan keadilan. Dewan Kesejahteraan mengatakan kepada DeW bahwa mereka sudah menjalankan beberapa program untuk memberantas perdagangan anak, termasuk meningkatkan koordinasi antar instansi dan menyediakan hotline. Satu-satunya yang divonis dalam kasus ini adalah Monika, pelaku perdagangan manusia yang kini dihukum seumur hidup. Kami sempat berbicara dengannya di sebuah penjara Manila. tapi tidak diizinkan merekam. Ia mengaku tidak bersalah dan mengatakan ia bukan pelaku melainkan pekerja seks. Monika menyebut nama Agen Nico dan Brian serta menguatkan sejumlah kesaksian korban. Kami juga mengirim pertanyaan tambahan ke destiny rescue terkait semua tuduhan terhadap organisasi dan stafnya. Mereka menjawab, "Belum ada hal baru yang perlu ditambahkan saat ini. Perlindungan anak tetap menjadi prioritas utama kami dan komitmen kami melakukan yang terbaik untuk keselamatan dan penyelamatan anak tetap tak berubah." Para gadis itu masih menunggu keadilan. Reina kini berusia 20 tahun dan seorang ibu tunggal. Saya bahagia. Saya sudah punya anak. Saya melanjutkan sekolah dari rumah dan fokus merawat anak. Sekarang [musik] ia hanya punya satu tuntutan untuk para pria yang telah melecehkannya. ditangkap, dipecat dari pekerjaan, dan dipenjara agar tidak bisa lagi menyakiti anak-anak. Alina juga berharap pelaku yang diduga telah melecehkannya segera diidentifikasi dan ditangkap. Kadang saya merasa cemas karena mereka mungkin masih mencari kami atau berusaha menghentikan kasus ini. Saya berharap mereka segera ditangkap agar tidak bisa lagi menyakiti anak-anak. Kasus Alina dan Reina belum selesai. Para pelaku masih bebas. Destiny rescue pun masih tetap beroperasi di Filipina.
Resume
Categories