WATCHTALK : KRUSIAL - Buruh Tidak Produktif?
SmNv0QZcyLw • 2023-01-31
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
padahal DPR itu kan kalau kita mau
ngomong representatif dari suara-suara
rakyat ketika sudah duduk di ruang-ruang
parlemen lupa kelihatannya dengan rakyat
kalau Perpu ini dikatakan untuk
melibatkan publik ya ini hanya sebatas
untuk pencitraan publik sebenarnya yang
pemerintah bilang kampanye untuk
lapangan pekerjaan itu Ya kita bukan
hanya sekedar bekerja gitu loh kalau
hanya sekedar bekerja hewan pun bisa
bekerja Ini persoalan martabat manusia
yang harus dipenuhi itu adalah kebutuhan
dasarnya
berjumpa lagi dalam program watch talk
nah kali ini tajuk kita adalah krusial
kira-kira topik apa nih yang bakal kita
bahas langsung aja saya Puspita Arum
kali ini saya nggak bakal sendiri yaitu
bakal ditemenin dengan Bango 3 Dipo
halaman Dipo ini selaku produser dari
Watchdog ya Iya
dan Nggak cuma itu kita juga kedatangan
tamu yang spesial juga seperti
program-program biasanya ini ada Mbak
Nining elitos dari khas di Halo Mbak
Nining apa kabar
Nah kalau boleh tahu nih Mbak ini
barangkali nggak semua orang yang
menonton tayangan kita ini tahu kasbi
oke mungkin Mbak dinding bisa
menjelaskan sedikit latar belakang kasbi
itu sebuah organisasi apa dan dan punya
kerja-kerja Seperti apa Mbak Iya
kasbi itu adalah konfederasi Kongres
aliansi serikat buruh kita punya
berbagai macam serikat buruh anggota
mulai dari buruh pabrik buruk perkebunan
BUMN gitu ya terus kemudian juga
penyuluhan KB penyuluhan perikanan
termasuk juga tentang persoalan bidan
desa sebenarnya kita tidak hanya
di manufaktur tapi berbagai macam sektor
gitu nah kita juga Berbagai macam
program mulai dari
advokasi gitu ya edukasi pendidikan
terus kemudian juga
juga tentang persoalan
kebijakan-kebijakan
nah Mbak Kami punya Tunjukkan tapi
sebelum masuk ke sana Mungkin ada satu
pertanyaan
banyak beranggapan masyarakat bahwa
buruh itu ya Hanya mereka orang-orang
yang bekerja di pabrik Nah kalau mbak
Ninin
kalau di kasbi itu
mendefinisi buruh gitu ya karena kalau
bicara tentang personal undang-undang
Ketenagakerjaan esensinya orang yang
menerima upah gitu ya gitu baik itu di
perkebunan terus kemudian termasuk juga
di kantor-kantor terus kemudian di
pabrik-pabrik termasuk juga sebenarnya
definisi orang kalau menerima upah
artinya para pekerja di sektor-sektor
BMX sebenarnya itu termasuk
pekerja-pekerjaan negara itu adalah
buruh sebenarnya gitu ya cuman memang
kita sudah cukup panjang hidup dalam
historis sejarah yang kemudian orang
sangat alergi mendengar nama burung gitu
ya gitu Padahal bulu
esensinya tadi dan kemudian Bagaimana
buruh itu
mengkonsoldasikan dalam satu wadah
Organisasi Serikat dan kemudian
manfaatnya itu adalah dikembalikan untuk
kepada para pekerja atau buruhnya gitu
jadi serikat buruh itu adalah menjadi
alat penting bagi setiap para pekerja
atau buruk buruh artinya juga termasuk
mereka-mereka yang bekerja di kawasan
Segitiga Emas dengan barang-barang
branded dan sejenisnya itu mereka buru
juga sejati
artinya setiap kerja-kerja advokasi yang
dilakukan oleh kasbi juga
selama ini kan kita berjuang misalkan
tentang persoalan undang-undang
Ketenagakerjaan atau termasuk Kenapa
kita melakukan penolakan terhadap
omnibus slow ini bukan persoalan perkara
nasib buruh yang ada di pabrik di
perkebunan tapi ini bicara nasib rakyat
mayoritas generasi muda yang hari ini
menjadi pelajar menjadi mahasiswa terus
kemudian
calon-calon tenaga kerja itu adalah
punya kepentingan yang besar terhadap
omnibus Law undang-undang Cipta kerja
jadi kalau selama ini orang bilang bahwa
buruh itu berjuang hanya untuk
menyelamatkan dirinya saja itu hal yang
keliru omnibus undang-undang Cipta kerja
itu nggak hanya bicara sektor tenaga
kerja tapi masyarakat adat masyarakat
lingkungan gitu ya nelayan terus
termasuk kaum muda yang hari ini akan ke
terancaman tentang persoalan kepastian
kerja dan pendapatan hidup yang layak
itu Nah ini salah satu
aksinya Mbak Nining waktu penolakan
undang-undang Cipta kerja atau omnibul
slow ini tuh direkam juga sama mungkin
kita bakal lihat dulu cuplikannya
berikut ini
rakyat hari ini adalah bagaimana
penderitaan kesengsaraan pemburu di PHK
sistem kerja magang sistem kerja versi
para petani digusur bahkan masyarakat
pesisir nelayan kecil di tangkap bahkan
masyarakat adat di desa-desa tanah yang
digusur atas nama kepentingan investasi
kawan-kawan jelas
itu adalah hanya untuk kepentingan
investasi bukan kepentingan rakyat dan
bangsa Indonesia kawan-kawan
Oke Nah itu dia Mbak Nining
orasi yang luar biasa gitu sebagai
perempuan gitu bisa dikatakan Mbak
Nining ini juga termasuk ada di Garuda
terdepan gitu loh untuk teman-teman
buruh khususnya ya waktu penolakan
omnibus slow ini kok bisa seberani itu
tuh Mbak latar belakangnya apa sih yang
melatarbelakangi Mbak dan itu bisa
sebenarnya itu saya sebenarnya berangkat
dari anak petani di desa bermigrasi ke
kota yang kemudian menjadi buruh pabrik
saya mengalami Bagaimana
represivitas terhadap buruh ketika
mendirikan organisasi serekan buruh gitu
ya mengalami ketika ingin memperjuangkan
nasib-nasib para pekerja buruh di pabrik
itupun juga akhirnya menjadi korban PHK
gitu saya saya mengalami itu
berkali-kali itu nah jadi saya melihat
bahwa situasi yang kemudian semakin
memprihatinkan ini tidak boleh kita
diamkan maka menjadi penting bagi kita
untuk
debat menjadi bagian dalam
perjuangan-perjuangan apa yang menjadi
hak-hak rakyat sehingga kalau kemarin
melihat tentang Kenapa kami omnibuslaw
undang-undang Cipta kerja itu menjadi
kami terus bersama gerakan rakyat lain
berbagai macam sektor berjuang
bersama-sama Ya karena kami memang ada
satu selain kepentingan bersama ini kita
bicara tentang persoalan Bagaimana
martabat manusia gitu ya tentang
persoalan kehidupan yang berdaulat itu
tidak lagi kita rasakan gitu intervensi
melahirkan berbagai macam regulasi yang
semakin membuat kita sengsara membuat
kita semakin menderita bahkan pembiaran
terhadap pelanggaran-pelanggaran itu
semakin masif maka satu-satu jalan
adalah harus melalui perjuangan nah
perjuangan itu harus eee terlibat dalam
segala hal gitu ya gitu tidak hanya
bicara buruh tidak boleh memisahkan
dengan gerakan-gerakan yang lain gitu ya
gitu misalkan petani terus kemudian
penipuan mahasiswa kita hidup dalam satu
sistem dalam satu rezim yang memang
ruang demokrasinya semakin sempit gitu
ya terus kemudian hak-hak para buruh dan
rakyat semakin didegradasikan regulasi
yang dibuat semakin tidak memberikan
perlindungan seharusnya itu menjadi
peran dari kekuasaan rezim ini untuk
memberikan perlindungan terhadap rakyat
dan kita tidak merasakan hal itu
sehingga ini semakin memberikan ruang
eksploitasi terhadap sumber daya alam
sumber daya manusia kita semakin Dahsyat
Nah kalau kemudian Kalau bukan kita buru
rakyat yang lain berjuang Siapa lagi
yang akan
mempertahankan bangsa dan rakyat ini
dari sebuah kehancuran oligarki
orang-orang yang rakus untuk merusak
bangsa dan rakyat Indonesia kan itu di
sela-sela orasi tanggapan keluarga
barangkali anak Yati ibunya teriak di
atas mobil respon keluarga tuh gimana
Pak Ya saya termasuk perempuan yang
punya mungkin selain keberuntungan tapi
memang ruang demokratisasi dan kemudian
peluang terhadap saya sebagai perempuan
itu sejak dari kecil memang saya
dapatkan gitu ya dari segi pendidikan
dari segi ruang kebebasan berpendapat
berdiskusi dalam berbagai macam kegiatan
di dalam keluarga saya memang punya
basic itu gitu nah terus kemudian kalau
bicara persoalan Bagaimana dengan
keluarga gitu karena saya sudah
berkeluarga anak ya paling anak saya
bilang Ibu kalau sudah hal seperti itu
Ibu nanti tidak ditangkap gitu ya Ibu
kalau hilang Bagaimana gitu kalau ibu
ditembak ada kakak saya bicara Waduh
kamu
nggak khawatir misalkan kamu bisa di
tengah jalan tidak kembali atau diberi
saya bilang persoalan hidup dan mati itu
persoalan yang maha kuasa tapi
perusahaan perjuangan harus tetap
dilakukan luar biasa ya perjuangannya
udah urusan hidup dan mati memang
separah apa sih Mbak serusia apa bahwa
produk Cipta kerja ini harus memang
benar-benar dilawan kalau kita lihat
perjalanannya bahwa eee kayaknya DPR
juga bintik-bintik nih ngebahas
undang-undang sehingga akhirnya pisahin
kemudian
produk ini dianggap inkonstitusional
oleh MK hingga akhirnya Presiden Jokowi
baru saja menandatangani perpucepta
kerja nah kalau begini ngelihat
apa barangkali undang-undang ini produk
hukum ini sebenarnya kalau kita bicara
kalau presiden bilang bahwa
Perpu ini kan adalah hal yang genting
gitu ya Saya nggak tahu di mana letak
gentingnya saya juga sebagai masyarakat
yang kemudian selama ini berhadapan
dengan persoalan berbagai macam
problematika yang dialami oleh buruh
rakyat gitu ya Mulai dari persoalan
pengusuran perampasan tanah gitu
perampasan hak-hak para pekerja tidak
diberikan itu seharusnya menjadi hal
yang prioritas kemudian menjadi kerja
dari
rezim hari ini kita bisa lihat historis
sejarah keluarnya omnibus slow gitu ya
gitu memang pemerintah punya hak untuk
melahirkan berbagai macam regulasi
kebijakan tapi dia tidak boleh
menampilkan ada menjadi landasan ketika
untuk membuat regulasi konstitusi negara
kita yang kemudian harus menjamin
melindungi seluruh tumpah darah
Indonesia menjamin tentang perusahaan
hak pekerjaan dan penghidupan yang layak
yang bermartabat termasuk ruang pada
dasar berpikir berpendapat terus
kemudian juga ketika ingin melahirkan
satu regulasi atau undang-undang itu ada
aturan undang-undang yang mengatur dan
itu ada azas-azas yang harus dipenuhi
problemnya omnibus undang-undang Cipta
kerja tidak mengabdi kepada dua hal
konstitusi negara dan peraturan
pembentukan peraturan perundang-undangan
pelibatan partisipasi publik itu ya
ruang keterbukaan terus kemudian manfaat
dari regulasi ini justru kita melihatnya
tidak banyak hampir mayoritas tidak
bermanfaat bagi rakyat yang bermanfaat
itu bagi kepentingan investasi dan kita
bisa lihat dalam komunitas kerja bahkan
berkali-kali pemerintah baik itu di
dalam
konsep undang-undangnya hanya
mengedepankan investasi tapi mengabai
dalam hal tadi tentang mandat dari
konstitusi dan undang-undang terus
kemudian dalam perjalanannya ketika
mendapatkan perlawanan dari rakyat di
berbagai macam dan daerah represivitas
yang begitu tinggi gitu ya tekanan
terhadap orang-orang yang berjuang itu
kriminalisasi ditangkap bahkan hilang
nyawanya yang akhirnya kemudian
dipaksakan diketuk Palu oleh DPR padahal
DPR itu kan kalau kita mau ngomong
representatif dari suara-suara rakyat
ketika sudah duduk di ruang-ruang
parlemen lupa kelihatannya dengan rakyat
karena rakyat saya termasuk bagian dari
mendatangi DPR pada saat itu untuk
mendapatkan
konsep dari undang-undang itu tapi
karena dratnya belum diterima akhirnya
karena ini adalah inisiatif pemerintah
nggak mudah bagi kita kita ini
organisasi yang resmi yang terdaftar di
pemerintah untuk mendapatkan satu drat
saja itu tidak mudah Bagaimana dengan
masyarakat sipil yang tidak
terorganisasi gitu ya gitu terus
kemudian ketika kita melakukan
perjuangan-perjuangan selain
represivitas kriminalisasi
ruang-ruang kita untuk memberikan
masukan kritikan itu hanya sekedar
seperti angin lalu gitu suara rakyat itu
nggak berarti gitu terus kemudian ketika
sudah disahkan di judicial review oleh
serikat buruh kemudian
Mahkamah Konstitusi memutuskan
inkonsuotional bersyarat Nah harus
diingat Mahkamah Konstitusi ini kan
lembaga yang dimandatkan oleh konstitusi
ketika lembaga negara sebagai Garda
terdepan untuk menyelamatkan tentang
perusahaan berbagai macam request tidak
diindahkan tidak digunakan itu kan
bentuk pelecehan sebenarnya terhadap
lembaga konstitusi mahkamah konstitusi
gitu seharusnya para hakim itu marah
gitu ya gitu dan mereka juga protes
bahwa saya ini mandat dari konstitusi
menjaga konstitusi dan kemudian
Bagaimana putusan itu diimplementasi
Tapi kan enggak justru presiden
mengeluarkan Perpu gitu ya gitu
ya memang presiden punya hak subjektif
terhadap Perpu tapi kan dia harus
mendengarkan juga suara-suara publik
gitu ya bukan kemudian sesuka hatinya
undang-undangnya saja sudah ugal-ugalan
tidak demokratis dan tidak dibuka
Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan
inggona juga tidak diindahkan bagaimana
dengan rakyat-rakyat yang bersuara yang
memiliki suara memberikan mandat
seharusnya rakyat juga semakin marah
seharusnya karena presiden sudah juga
tidak peduli konsumsi aja tidak patuh
gitu ya apalagi dengan rakyat
memotong Seberapa jauh perbedaan eee
antara Perpu nih yang di yang
dikeluarkan oleh Presiden Jokowi dengan
undang-undang yang sebelumnya dinyatakan
institusional oleh MK itu sebenarnya
sama aja atau sebenarnya sama aja
sebenarnya eee pertama kita katakan
bahwa omnibuslow undang-undang Cipta
kerja ini kan Cacat formil Bagaimana
kita bicara eee substansi kalau proses
lahirnya saja sudah keliru gitu ya gitu
dan tentu kita boleh croscek isinya pun
juga menjadi masalah besar karena
semakin melakukan pendegradasian padahal
mandat dari konstitusi negara itu
menjamin seluruh tumpah darah Indonesia
dia harus memberikan jaminan kepastian
kerja dan penghidupan yang layak
bermartabat bagi kemanusiaan ruang
demokrasi dan itu kan nggak terjadi
terus perpunya pun juga dilahirkan juga
Memang Perpu itu ada beberapa kalau
bicara substansi memang ada beberapa
perubahan gitu ya gitu Tapi itu pun
hanya sebagai pemanis gitu loh Kenapa
kita katakan pemanis contoh tentang PKWT
dia diatur dalam
penyerahan pekerjaan kepada
lain gitu ya itu dibicarakan nanti akan
dibentuk Peraturan Pemerintah
undang-undang saja rakyat tidak bisa
mengakses tidak ada ruang publik
bermakna di sana Apalagi Peraturan
Pemerintah walaupun Peraturan Pemerintah
menyatakan bahwa berdasarkan
mempertimbang masukan saran dari
stakeholder tapi faktanya undang-undang
yang begitu besar melibatkan kepentingan
bangsa dan rakyat aja rakyat diabaikan
suara-suara publik diabaikan Bagaimana
dengan peraturan pemerintah memang
kelihatannya undang-undang ini manis
gitu ya tapi pahit bagi orang yang
kemudian merasakannya gitu Itu yang
kemudian saya sering katakan
rezim ini sering enggak konsisten gitu
ya gitu minggu ini mengatakan kita tidak
berdampak kepada situasi Global
tiba-tiba mau melahirkan sebuah regulasi
dengan berdasarkan Perpu aja karena
dampak dari global padahal harus diingat
undang-undang Cipta kerja pada waktu itu
mau dikeluarkan apa yang dikampanyekan
oleh pemerintah di berbagai macam media
ingin
membuat satu kebijakan yang selama ini
tumpang tindih supaya tidak terjadi
tumpang tindih prakteknya Apa Bukan itu
tapi pendegradasi yang tentang hak-hak
rakyat nah ini yang kemudian Kenapa kita
bersama-sama dengan kelompok lain tidak
membatasi diri dengan persoalan hanya
buruk karena omnibus loh undang-undang
cinta kerja termasuk Perpu ini bukan
hanya kepentingan buruh tapi kepentingan
bangsa dan rakyat Indonesia kalau kita
biarkan ini bagaimana bisa jadi
penjajahan akan kembali di bangsa kita
Nah kita sebagai pemilik bangsa ini
rakyat Indonesia tidak boleh membiarkan
itu
dan setelah ditandatangani oleh Presiden
maka ini akan dibawa ke DPR
perpunya atau bagaimana kelanjutannya
Perpu ini kan memang pertama subjektif
presiden gitu ya dia punya hak ketika
dia disahkan nanti dia sama seperti
undang-undang nah ketika Perpu ingin
dikeluarkan dia memang harus mendapatkan
persetujuan diterima atau ditolak oleh
DPR Itulah itu hanya itu sebenarnya yang
bisa dilakukan oleh DPR menerima atau
ditolak kalau dia menerima artinya itu
akan berjalan Kalau dia tolak artinya
itu bisa tidak berlaku dan dia kembali
kepada
kita tidak hanya sekedar menolak Perpu
tapi om dibu slow ulang-ulang Cipta
kerja gitu ya gitu karena dua-duanya
sama-sama
Perpu ini kan sebenarnya sebagai
legitimasi dari inkusional bersyarat kan
supaya dia tidak menjadi inkusonal
Sara terus-menerus menjadi formil
akhirnya dibuatkanlah Perpu ini saya
lihat seperti orang yang kemudian nggak
berhasil untuk meletakkan ini ya Gimana
caranya ini tetap berlaku gitu loh
walaupun dikatakan Perpu ini dalam
situasi Genting saya nggak tahu mana
kegentingannya kegentingannya hari ini
sebenarnya Bagaimana rakyat mendapatkan
upah yang layak gitu ya gitu terus
kemudian Bagaimana rakyat mendapatkan
pekerjaan yang layak itu yang genting
hari ini bagaimana rakyat tidak ter-phk
akan melibatkan publik untuk membahas
Perpu di DPR nah ini lihatnya gimana Pak
dilibatkan dalam hal itu saya
kalau Perpu ini kan sebenarnya cuman
persetujuan dari DPR kan gitu diterima
atau ditolak kalau Perpu ini dikatakan
untuk melibatkan publik ya ini hanya
sebatas untuk pencitraan publik
sebenarnya supaya publik tidak marah
gitu ya gitu seolah DPR ini mau
mendengarkan apa Yang disuarakan oleh
rakyat padahal Jauh sebelum
undang-undang omnibus slow Cipta kerja
diketuk saja sudah mungkin bukan hanya
sekali dua kali datang ke DPR masanya
bukan kecil juga gitu ya gitu termasuk
juga bicara apalagi Perpu ini adalah hak
presiden untuk mengeluarkan DPR itu
hanya menerima atau menolak saya nggak
tahu bagaimana mekanismenya dan
jangan-jangan hanya sebatas ya untuk
supaya rakyat tidak marah atau membuat
kita sebagai riang gembira saja kan
tapi kita tadi ngebahas soal ide
besarnya dari dari Cipta kerja perku
Cipta kerja tapi yang langsung direct
dirasakan sama kelas pekerja temen-temen
buru dari undang-undang atau peraturan
pengganti undang-undang ini yang
langsung ditekan Jokowi artinya yang
langsung dirasakan itu seperti apa sih
Mbak dari pencipta kerja ini ya tentu
dia banyak
yang berdampak gitu ya tentang persoalan
kita bicara tentang persoalan pengupahan
misalkan pengupahan itu di dalam Perpu
itu mengatur tentang pemerintah bisa
bisa menentukan persoalan upah dalam
keadaan tertentu nah ini berbahaya
Kenapa di masa covid saja pemerintah tuh
beberapa kali mengeluarkan kebijakan
peraturan pemerintah atau keputusan
Menteri berkaitan dengan hajat hidup
orang banyak yang akhirnya berdampak
kepada persoalan Bagaimana rakyat Tak
Berdaya Lagi dalam situasi
tentang perusahaan keselamatan kerja
pada saat itu pertama itu ya zaman psbb
berskala Besar Guru tidak menjadi
prioritas yang kemudian untuk dirumahkan
gitu ya gitu dia tetap bekerja tetap
melakukan aktivitas tapi tentang alat
pelindung dirinya juga minim gitu loh
terus kemudian ketika banyak diprotes
oleh Kaum Buruh Kenapa kami
didiskriminasi kalau memang covid ini
menjadi
mengancam tentang persoalan keselamatan
hidup orang banyak Nah pemerintah
mengeluarkan kebijakan tentang upah
buruh di negosiasikan sehingga banyak
pada saat itu guru yang PKWT atau yang
ahli daya atau yang harian atau borongan
mereka di rumah kan itu tanpa upah
bayangkan sehari-hari mereka harus makan
apalagi yang sudah berkeluarga untuk
memberikan makan terhadap anak bininya
dan karena dalam situasi itu mereka
tidak berdaya sehingga mau tidak mau
mereka terjebak apa dengan rentenir
dengan utang online yang kemudian mereka
semakin
pusing gitu ya gitu dan pemerintah yang
nggak melakukan apa-apa yang dia
keluarkan upahnya hanya dinegosiasikan
prakteknya tidak ada pembicaraan
mayoritas kebanyakan gitu ya apalagi
yang statusnya ahli daya kontrasor sih
yang tetap saja itu berjuang yang ada
Serikat buruhnya saja nggak mudah
bagaimana mereka di rumahkan tidak
dipotong maksudnya tidak dibayar 25%
tidak dibayar 50% itu banyak loh
perusahaan-perusahaan yang besar yang
berpuluhan tahun yang
produktivitasnya berjalan selama ini
dengan dalih covid mereka ada yang
dibayar 50%
sampai hari ini masih ee
persoalan-persoalan yang kemarin itu
tidak terselesaikan gitu loh gitu
apalagi dengan dengan dalih krisis hari
ini PHK yang kemudian
terjadi di mana-mana terus kemudian
dengan Dali krisis buruh di rumahkan
tidak mendapatkan upah ada istilah tidak
bekerja tidak dibayar itu yang
seharusnya menjadi prioritas Bagaimana
mencari jalan keluar solusi dari
persoalan itu bukan Perpu yang kita
kehendaki yang kemarin itu sangat
mungkin terulang dengan disahkannya
Perpu Cipta kerja Iya karena kalau
bicara hal seperti itu kan kita tidak
bisa menduga Kapan terjadi Kapan dia
datang dan kapan dia pergi kan gitu nah
kita meyakini ini justru kemudian akan
menjadi alat
legitimasi bagi para pengusaha nakal
untuk dalam situasi tertentu situasi
Tertentu bisa saja krisis bisa saja
karena terjadi perang di negara-negara
ini kan tidak hanya masalah covid saja
gitu nah ini berbahaya bagaimana letak
bicara tentang persoalan kemanusiaan
tentang persoalan penghidupan memenuhi
kebutuhan hidup layak sedangkan kita
tahu tanah-tanah di daerah-daerah di
kenyataan kemudian banyak dilakukan
penggusuran atas nama Pembangunan Atas
nama investasi atas nama untuk industri
Jawa Tengah misalkan di Kalimantan gitu
ya tanda-tanah yang sumber menjadi
sumber ekonomi yang panjang bagi
masyarakat hari ini banyak mendapatkan
penggusuran atas nama investasi dan
pembangunan gitu ya gitu di sisi lain
rakyat di daerah-daerah dipaksakan
menjadi bermigrasi menjadi buruh ketika
menjadi guru tidak punya jaminan
kepastian kerja dengan pendapatan yang
layak oke itu dia bahasan yang sudah
mulai panas nih soal-soal krusial Yang
tadi kita bahas tapi lanjut kita lanjut
lagi di sesi yang kedua
kembali lagi di sesi kita yang kedua
masih di watch talk dengan tajuk krusial
Masih bersama Bang Divo dan juga Mbak
Nining nah ini tadi udah mulai panas
Bang Diva mungkin mau dilanjutin gitu Ya
kan
Ya kalau tadi kita lihat dan juga dengar
penjelasan Mbak Nining bahwa dia sudah
menyerahkan hidup matinya untuk Kaum
Buruh Nah mungkin pertanyaan berikutnya
adalah situasi burung hari ini itu
seperti apa sih Mbak Iya kalau kita
bicara situasi Bagaimana situasi kondisi
real gitu ya ini dalam semakin
mengkhawatirkan khawatir
pertama kita dalam keadaan sedang tidak
baik-baik saja justru semakin
dalam ruang yang semakin
terhimpit gitu ya Di mana sebenarnya
kita berharap kehadiran rezim pemerintah
gitu Bagaimana membuat satu perlindungan
gitu ya membuat persoalan kesejahteraan
keadilan bagi rakyatnya ini justru
semakin jauh Gitu ya gitu Nah itu kita
bisa lihat dalam praktek-prakteknya
tentang persoalan
perlakuan perampasan terhadap hak-hak
pekerja hari ini semakin tinggi gitu ya
gitu
PHK yang semakin semena-mena itu juga
terjadi nah seharusnya pemerintahan
hadir bagaimana melakukan pencegahan
gitu ya pengawasan penegakan hukum
termasuk melahirkan regulasi atau
kebijakan yang memang memberikan
perlindungan terhadap
para tenaga kerjanya buruh gitu nah ini
yang kemudian kita semakin Kenapa yang
saya bilang semakin mengkhawatirkan itu
dalam hal kita semakin menjauhkan itu
semuanya gitu ya kalau istilah ibaratnya
ibarat api jauh dari panggang kalau
istilahnya Nah itulah hari ini gitu
ketika ada persoalan pemerintah bilang
adu dong dengan kita lapor dong dengan
pemerintah gitu ya atau dengan
wakil-waki rakyat kita sudah cukup
banyak melakukan pelaporan pelanggaran
bahkan yang terjadi bukannya terjadi
penurunan yang ada terjadi peningkatan
terakhir kalau kita lihat tragedi PT GNI
yang ada di Morowali Apa persoalannya
itu ada persoalan tentang persoalan
ketidakadilan di sana ada persoalan
diskriminasi di sana ada ketidakpatuhan
hukum di sana ada persoalan tidak ada
ruang kebebasan di sana ruang kebebasan
dalam arti ketika mereka berserikat
mereka di-phk gitu ya gitu mereka
memperjuangkan apa yang menjadi haknya
yang selama ini upahnya dipotong terus
kemudian juga tidak ada kejelasan
tentang hak-hak mereka mereka
memperjuangkan haknya dan itupun sudah
melakukan pelaporan terhadap pemerintah
daerah gitu Ya nah tapi tidak ada
tindakan tegas Bagaimana dengan para
pengusaha yang tidak patuh terhadap
hukum ini terjadi pembiaran sehingga
hal-hal seperti itu terjadi gitu ya gini
Nah makanya sebenarnya kita juga
prihatin dan berduka sebenarnya melihat
di Morowali ke bagian kecil yang dialami
di wilayah Jabotabek ini masih banyak
juga terjadi pelanggaran terhadap hak
para buruh gitu tapi tidak ada
implementasi bagaimana melakukan
pemaksaan terhadap para pengusaha ini
agar patuh terhadap aturan hukum
Ditambah lagi dengan omnibus law Cipta
kerja perpucipta kerja yang hari ini
dikeluarkan ini semakin mendegradasikan
tentang hak-hak rakyat gitu nah itu yang
kemudian Kenapa saya bilang kita dalam
semakin mengkhawatirkan gitu loh
apa namanya perlindungan yang yang tidak
terjadi di teman-teman buruh itu yang
mungkin pengaduan ke Mbak Nining dan ke
organisasi-organisasi itu seperti apa
praktik-praktiknya sebanyak pengaduan
yang banyak kita terima itu pertama
adalah tentang persoalan hak-hak
normatif hak-hak yang dasar gitu ya yang
memang harus diberikan kepada pekerja
yang seharusnya tanpa harus
dinegosiasikan dan itu harus dipastikan
negara melalui pemerintah untuk
memastikan Bagaimana aturan yang aturan
yang minimal ini berjalan tapi
prakteknya kan enggak selain
pelanggaran terhadap hak-hak normatif
pelanggaran tentang hak dasar para
pekerja ketika mereka berserikat gitu ya
mendirikan organisasi untuk dijadikan
sebagai alat untuk memperjuangkan apa
yang menjadi problem para pekerja karena
perlakuan semena-mena perampasan hak
para pekerja gitu ya Waktu istirahat jam
kerja bahkan tidak
berlebihan itu ingin diperjuangkan itu
seringkali berujung kepada persoalan
pemutusan hubungan kerja kalau dia tidak
di PHK Dia dipindahkan ke tempat yang
tidak pernah biasa dia kerjakan sehingga
membuat para pekerja tidak betah ataupun
kemudian tekanan melalui premanisme Aduh
domba terhadap ormas dengan buruh itu
terjadi dilakukan Nah kita sebenarnya
menginginkan rezim pemerintah itu hadir
dalam persoalan-persoalan hal seperti
itu tapi justru kemudian
laporan-laporan kita ini kadang-kadang
selain prosesnya cukup panjang Walaupun
ada dalam aturannya membatasi ada waktu
yang menentukan prakteknya itu
bertahun-tahun tidak mudah
Survive untuk melakukan perjuangan itu
juga butuh energi yang besar mulai dari
Tenaga pikiran materi gitu ya gitu
sehingga kita melihatnya kok dalam
situasi seharusnya rakyat semakin
Sejahtera itu justru semakin
tidak Sejahtera gitu seharusnya rakyat
semakin terlindungi justru rakyat
semakin tidak terlindungi itulah
praktek-praktek yang kita alami apalagi
kalau lihat di wilayah perkebunan di
Sumatera itu beban kerja yang begitu
besar dengan upah yang rendah bahkan
masih upah di bawah minimum itu kita
laporkan kepada dinas bahkan termasuk
Kementerian sampai hari ini tidak ada
tindakan terhadap para pengusaha yang
tidak patuh terhadap hukum bahkan
anak-anak yang kurang gizi terpaksa
mereka bekerja suami istri di perkebunan
tempat tinggal yang tidak layak tidak
ada air besi tidak ada penerangan yang
cukup itu dibiarkan Seharusnya kan tidak
boleh seperti itu dan kami serikat buruh
sering bersuara tentang hal itu gitu
bukan hanya sekali dua kali bahkan
sampai ke
pihak wakil-wakil rakyat dan pemerintah
itu kita sampaikan tapi tidak ada
perubahan kecuali kekuatan buruh atau
rakyat itu sendiri untuk memperjuangkan
dengan daya tekan makanya tradisi di
bangsa kita ini kalau tanpa daya tekan
yang besar dari rakyat itu kayaknya
rakyat itu kalau hanya datang kirim
surat nanti kirim berdiskusi beraudensi
itu ya hanya tinggal
mendengarkan saja implementasinya jauh
Gitu kan itu oke mbak ini saya masih
agak sulit membayangkan atau mungkin
juga yang yang nonton eee kita hari ini
yang belum pernah bekerja di pabrik
seberat Apa sih mbak bekerja di pabrik
itu gambarannya karena ya itu tadi saya
juga enggak punya pengalaman bekerja di
pabrik tetapi mungkin Mbak ini pernah
bekerja di pabrik cerita-cerita seperti
apa yang kemudian ini kayaknya juga
harus dilihat lokasi gitu ya makanya aku
bilang seringkali
propaganda menyatakan bahwa buruh itu
tidak produktivitas saya sebenarnya
sangat tidak setuju Kenapa saya ini
mantan buruh masuk jam kerja itu belum
waktunya kita sudah harus masuk
mengerjakan barang yang harus kita
kerjakan itu belum waktunya pun sudah
kita kerjakan istirahat pun juga begitu
jam walaupun dikatakan jam istirahat 1
jam prakteknya itu tidak satu jam
kebanyakan gitu ya gitu apalagi kalau
dilihat di sektor Padat Karya misalkan
di garmen tekstil perpaduan atau
misalkan di
kaos kaki makanan minuman gitu ya gitu
buruh itu sangat disiplin dan
kadang-kadang kayak saya nih karena saya
berangkat dari basic mau istirahat saja
kita itu sudah tergesa-gesa makan pun
kita sudah harus bala-balapan terus
kalau mau ke kamar mandi buang air kecil
saja kita menahan diri Kenapa kita
dikejar target kalau kita dikejar target
depannya kemudian terjadi penumpukan
kita bisa dimaki-maki gitu loh bisa di
bahkan bahasa yang gak baik itu kita
dengarkan sudah enggak Pantes juga kita
dengarkan gitu ya gitu jadi makanya saya
bilang eh enggak ada namanya buruh
datang ke tempat kerja itu tidak
produktivitas mereka pasti
berproduktivitas dan menghasilkan Jadi
kalau orang bilang kita lebih baik
menggunakan tenaga ini
itu adalah bentuk kampanye yang tidak
betul Gitu ya gitu karena saya ini
berkali-kali bukan hanya satu pabrik
yang saya kerja saya tiga kali bekerja
di pabrik Jadi pengalaman-pengalaman
bagaimana di industri itu saya alami
gitu jadi apalagi kalau bilang ya wajar
upahnya dikasih renda mereka tidak
produktivitas so what gitu manusia
memang harus diperlakukan kayak gitu kan
gitu manusia itu harus dimuliakan harus
diberikan
harus dihargai dan diberikan martabatnya
gitu tetapi kita selalu dipublikasi
dengan buruh itu tidak
produktivitas tidak menghasilkan nggak
ada namanya buruh itu datang ke tempat
kerja itu hanya tidur hanya baca koran
hanya main HP gitu loh bahkan kalau
terlambat 1 menit pun bisa dipotong
mukanya
dan situasi
bekerja yang dirasakan oleh teman-teman
buruh contoh di perusahaan garment itu
adalah yang menghasilkan baju yang
mungkin kita pakai hari ini kali ya
sepatu-sepatu yang mungkin sedang ramai
dipakai sebagai yang lagi High yang lagi
buat anak-anak muda gaya mungkin situasi
bekerjanya seperti itu apalagi kalau
yang brand-brand punya brand-brand
ternama gitu ya
sepatu saat bisa jadi dua sepatu satu
sepatu itu dengan gaji buruh 1 bulan
untuk menggunakan
kalau kita proses pembuatannya
mengerikan itu Oh iya betul orang buru
itu
makanya saya selalu bilang guru itu
sebagai objek
dia selalu dikatakan kita Mitra gitu ya
tapi tidak ada namanya
keseimbangan di sana yang ada adalah
ketimpangan Nah itulah kita butuh
hadirnya pemerintah untuk supaya
ketimpangan ini tidak semakin tinggi
atau besar gitu ya gitu nah tapi
prakteknya dalam hal-hal perusahaan
perlindungan kita berharap ada regulasi
yang semakin memberikan perlindungan
terus kemudian Bagaimana kebijakan yang
memberikan keadilan justru nggak
terwujud hari ini Nah ngomongin buruh
juga ini juga ngomongin soal
kesejahteraan yang tadi kesejahteraan
buruh yang seperti apa sih yang ada di
mindsetnya Mbak Nining ini loh
kesejahteraan buruh yang kita harapkan
gitu Iya sebenarnya kalau kita bicara
tentang harapan gitu ya seperti apa yang
ideal tentu harus tidak ada yang menjadi
subjek dan objek tapi kalau itu harus
ada keseimbangan gitu ya gitu kita tidak
alergi terhadap investasi atau industri
gitu ya gitu tapi dia juga memberikan
Bagaimana manusia ini yang memberikan
nilai lebih itu juga harus mendapatkan
bagian gitu ya gitu Dia tidak hanya
sekedar tenaga manusia yang
produktivitas gitu ya tapi dia Bagaimana
memikirkan tentang kebutuhan hidupnya
mulai dari persoalan pangan gitu ya
tentang persoalan sandang papan tempat
tinggal papan terus kemudian juga
tentang pendidikan kesehatan dan sosial
yaitu juga harusnya harus kita pikir
harus kita wujudkan sebenarnya tidak
hanya sekedar Pencapaian kebutuhan hidup
layak tapi prakteknya hari ini negara
terus menggerus upah yang rendah gitu ya
gitu dengan berbagai macam
kebijakan-kebijakannya negara bilang
bahwa kita mandat dari konstitusi ini
hidup sejahtera tapi prakteknya
kebutuhan hidup perusahaan pangan saja
rata-rata burung pabrik itu habis gajian
tanggal 30 tanggal 2 dan tanggal 3 itu
sudah koma kenapa saya
pembagian untuk misalkan kita harus
membayar listrik kontrakan untuk
makannya
ke biaya transportasinya belum lagi
misalkan dia kebutuhan untuk misalkan
kebutuhan untuk mempercantik atau
kesehatan badannya ini kan nggak pernah
diperhitungkan gitu loh buru yang selalu
dikejar adalah dia harus berproduksi tas
dia selalu dihitung dengan nilai lebih
tapi dia tidak pernah bisa menikmati
dari produktivitas itu contoh misalkan
saya dulu guru gaji zaman itu 180 saya
harus membayar kontrakan Rp50.000
berarti 130 makan saya pada saat itu
adalah Indomie satu bungkus 500 perak
kalau saya tiga kali 1500 sudah 1550 kan
gitu nah dikurangin saja gitu kalau
bicara hidup layak kita jauh dari hidup
layak termasuk upah yang hari ini kita
nikmati itu juga belum memenuhi
kebutuhan yang layak maka penting bagi
kita adalah bagaimana membuat kebijakan
standarisasi lupa layak nasional gitu ya
agar tidak terjadi kejomplangan antara
daerah Jawa Tengah Jawa Barat dengan
wilayah
Jabotabek kalau bicara kebutuhan hidup
itu hampir sama bahkan kalau kayak model
Kalimantan tuh upahnya lebih rendah dari
sini tapi kebutuhannya jauh lebih mahal
boleh kita buat ada kebijakan
standarisasi upah lain nasional tapi
yang membedakan adalah mungkin Tunjangan
jabatan misalkan keahlian terus kemudian
masa kerja gitu kan itu bisa dilakukan
tapi problemnya kita berpuluhan tahun
bahkan berkali-kali menginisiasi agar
ada standarisasi upah layak nasional itu
belum justru kemudian bukan itu yang
dilahirkan termasuk kalau kita
sebenarnya mendorong lahirnya satu
undang-undang yang memberikan
perlindungan keadilan untuk para buruh
prakteknya kita justru kemudian regulasi
undang-undangnya semakin menjauhkan hal
itu gitu loh Nah ini sangat disayangkan
yang dulu rakyat cita-citakan bahwa
pemimpin dan wakil-waki rakyat itu
dipilih rakyat seharusnya mengabdi
kepada kepentingan rakyat harus ada ke
suara-suara yang diserahkan rakyat itu
persoalan kedaulatan itu seharusnya di
tangan rakyat bukan kedaulatan yang ada
di tangan segelintir orang gitu loh
standarisasi upah buruh ini tidak
diadakan secara nasional
agar ada investasi di wilayah tertentu
itu karena wilayah ini menjanjikan upah
buruh yang rendah dan biasanya kepala
daerah bangga tuh wilayah kami baru saja
menerima sebuah investasi akan dibangun
pabrik semua segala macam Padahal di
balik itu ada upah buruh yang sangat
rendah Iya makanya saya bilang gini ya
pertama kita tidak alergi terhadap
persoalan investasi tapi dia harus
memberikan keseimbangan
keseimbangannya Seperti apa bagaimana
penciptaan lapangan pekerjaannya terus
kedua adalah bagaimana pendapatan
rakyatnya Nah kalau kemudian
pemerintahan hanya menarik investasi
tapi tidak mengedepankan Bagaimana
pencipta lapangan pekerjaan Terus
bagaimana tentang persoalan
kesejahteraan ini bagaikan hanya mimpi
gitu loh Nah kemudian Kenapa hari ini
Pemerintah Daerah banyak menarik
investasi di daerah-daerah karena dia
menjamin tentang investasi tapi mereka
tidak paham tentang persoalan apa yang
harus ini Nah ini kan menjadi tugas
Aparatur Negara untuk memberikan apa
istilahnya
edukasi kepada pemerintah-pemerintah
daerah pemerintah pusat kan punya
kewenangan untuk memberikan edukasi atau
intervensi di daerah-daerah untuk
misalkan kalau untuk membuat adanya
investasi harus ada standar-standar yang
hukumnya harus dipenuhi atau
standar-standar kebijakan yang kemudian
harus memenuhi tentang persoalan
misalkan tentang kesejahteraan
peningkatan kesejahteraan tentang
persoalan perlindungan itu menjadi
penting jangan sampai kita menggusur
tanah-tanah rakyat yang ada di daerah
petani-petani gitu ya dengan yang murah
kemudian dibangun industri ketika
pencipta lapangan pekerjaan mereka juga
tidak bisa nikmati kalaupun Upah upah
mereka semakin rendah kan sama saja kita
melahirkan perbudakan
[Tertawa]
yang ini nih mungkin sebelum menutup
segmen yang kedua
kira-kira apa aja sih mbak
hambatan-hambatan yang
dirasakan terutama buat para Kaum Buruh
nih untuk mencapai tadi kesejahteraan
cita-citanya gitu itu apa aja sih mbak
ya tentu pertama hambatannya pasti
berkaitan dengan persoalan regulasi atau
kebijakan yang kedua adalah send
para pejabat negara gitu ya bagaimana
melakukan pencegahan pengawasan
penegakan hukumnya itu menjadi problem
yang selanjutnya adalah tentang
persoalan yang paling mendasar adalah
tentang person trust pengusaha tidak
pernah melakukan keterbukaan
Jadi kalau mereka dalam situasi sulit
itu biasanya mereka pasti bicara kita
dalam keadaan tidak baik gitu ya
keuntungan kita dalam keadaan rugi tapi
padahal
Kaum Buruh tidak bisa mengakses
Bagaimana tentang Keterbukaan misalkan
keuangannya Bagaimana produksinya
Bagaimana tentang persoalan
materialnya atau bahan bakunya ini kan
yang menjadi problem kita selalu
disuguhkan bahwa kita tidak mampu tapi
kita nggak punya standar
ketidakmampuannya apa gitu ya padahal
kalau kita lihat sekian tahun mereka
berinvestasi membangun satu industri
perusahaannya semakin besar
aset-asetnya semakin bertambah burunya
semakin banyak tapi dalam untuk
persoalan upah saja itu nggak mudah bagi
buruh gitu ya gitu Itu yang menjadi
problem yang terpenting itu adalah
bagaimana regulasi terus kedua adalah
tentang persoalan pengawasan dan
penegakan hukumnya yang ketiga adalah
memang harus ada keterbukaan dari para
pihak jangan sampai kemudian buruh ini
selalu diminta mengerti gitu ya gitu
Bagaimana mungkin buruk itu bisa
mengerti kalau di sejak dari awal tidak
ada keseimbangan itu gitu loh Itu yang
menjadi problem ketimpangan-ketimpangan
itu akan terus terjadi
perseteruan itu akan terus terjadi kalau
pemerintah tidak pernah hadir dalam
untuk memberikan perlindungan keadilan
dan kesejahteraan oke itu dia penutup
segmen 2 kita lanjut lagi di segmen yang
ketiga
berjumpa lagi di segmen kita yang ketiga
Mungkin Bang Dipo kita bisa lanjutkan
perbincangan-perbincangan yang krusial
tadi
tahun ini adalah tahun dan juga krusial
karena disebut sebagai tahun politik
udah mulai ramai
semangat-semangat apa kadrun dan juga
kampret udah mulai ditimbulkan lagi
tapi kita nggak akan ngebahas itu
sebenarnya
bisa menjadi
peluang untuk teman-teman buruh
memperjuangkan haknya karena disitu ada
kontestasi pemilihan dan lain sebagainya
yang semestinya tahun politik Pemilu itu
menjadi ruang kontestasi ide yang
muaranya tentu adalah Kesejahteraan
Rakyat nah bagaimana kemudian
teman-teman buruh mengisi ruang ini
Iya sebenarnya kalau bicara tentang
karena bertanya tahun politik pasti akan
banyak
para pejabat negara dan kemudian para
politikus gitu ya untuk mencari
lumbung-lumbung suara Biasanya karena
rakyat itu menjadi
prioritas untuk mendapatkan suara
biasanya bukan bukan prioritas untuk
mengedepankan Bagaimana program kedepan
untuk mengimplementasi tentang
perusahaan kesejahteraan keadilan dan
kesetaraan sebenarnya
tapi serikat buruh tidak juga bisa
terlepas bicara tentang persoalan
politik Karena perjuangan juga pasti
akan berkaitan tapi kalau kita bicara
tahun politik pasti
rezim hari ini sudah tidak fokus
terhadap persoalan
kerja-kerja untuk rakyat tapi lebih
kepada bagaimana
lebih kepada apa sih kalau bilang untuk
menarik gitu ya untuk membuat seolah ini
untuk kepentingan rakyat tapi prakteknya
kita sudah rasakan banyak
kebijakan-kebijakan regulasi yang
semakin tidak
mengarah kepada apa yang menjadi
kepentingan rakyat sebenarnya Nah kalau
dikatakan bahwa Bagaimana kasih
menyikapinya karena memang kalau secara
organisasi
pasti tidak bisa mengambil satu
keputusan Tentang Kita terlibat dalam
kontestan politik ini karena memang
hasil Kongres kasbi resolusinya itu
menyatakan kita sudah dua periode Pemilu
itu menyatakan Pemilu ini bukan Pemilu
rakyat tapi pemilunya kaum berdurasi
Kenapa kita katakan hal itu kita punya
pengalaman
eee beberapa kali misalkan termasuk
periode pertama Jokowi Pak Presiden
Jokowi gitu ya
Di mana pada saat itu kita Sarah level
bawah kawan-kawan secara individu punya
hak tentang persoalan untuk memilih atau
tidak memilih tapi untuk distruktural
yang strategis itu tidak bisa nah
kawan-kawan juga ada yang memilih antara
Jokowi dengan Prabowo pada saat itu gitu
ya itu memang hak politik hak yang
mendasar yang dimiliki oleh setiap orang
dan itu nggak bisa kita juga larang gitu
ya gitu nah tapi memang
saat ini kasih belum sebenarnya kasbi
ini mencoba untuk mendorong gitu ya
Terakhir kita tuh pernah pertemuan
gerakan rakyat gitu untuk menginisiasi
Bagaimana ada blog politik alternatif
sebenarnya untuk tidak hanya ngomong
buruh tapi berbagai macam sektor bicara
tentang persoalan
kepentingan rakyat mayoritas gitu Ini
berproses dan kemudian sampai hari ini
kita juga masih menyiapkan
mengarah ke sana gitu loh tapi yang
tokoh-tokoh politik yang coba
untuk mengambil kantung-kantung suara
kalau bicara saraf personal sebagai
orang yang karena saya ini adalah
banyak
dalam dunia gerakan khususnya di
persoalan perburuhan ya pasti sejak dari
zaman Megawati sampai sekarang pun pasti
ada yang menawarkan untuk posisi atau
menawarkan untuk menjadi Caleg tapi
secara organisasi saya karena saya
sebagai ketua kasti karena di konstitusi
kita menyaratkan hal itu
Ya kita nggak bisa kayak gitu kecuali
memang
resolusi dari Kongres itu melakukan
perubahan bahwa kita secara organisasi
mengambil sikap untuk terlibat dan
kemudian untuk mendorong ke satu partai
misalkan itu itu harus melalui mekanisme
organisasi tapi dari personal Mbak
Nining sendiri nih ada ketertarikan gak
sih Mbak untuk terjun di dunia politik
saat ini saya lebih fokus terhadap
serikat buruh
jadi belum ya
apa namanya partai politik peserta
pemilu salah satunya adalah partai guru
dan sepertinya Mbak Nining bersama kasbi
juga
bahasanya apa ya mungkin tidak
terkoneksi atau tidak tidak punya
hubungan dengan partai buruh
situasi itu seperti apa Mbak Iya kasbi
tidak terapiasi dengan partai manapun
gitu ya sampai hari ini dan kemudian
kita tidak bisa mengambil satu sikap
tanpa hasil melalui mekanisme prosedural
organisasi Jadi kalau dikatakan bahwa
hari ini ada partai buruh ya kita
apresiasilah teman-teman yang sudah
mengambil jalur itu itu hak-hak yang
melekat terhadap individu kan dalam
ruang kebebasan nggak bisa kita juga
larang gitu kan gitu Itu hak kawan-kawan
yang sudah mengambil jalur itu gitu Nah
bagi kami itu sebuah pilihan ya itu hal
yang bagus dilakukan oleh teman-teman
yang lebih bukan berarti kami hari ini
alergi terhadap politik gitu Kami justru
kemudian jauh mempersiapkan Bagaimana
kader-kader yang memang betul-betul
punya kader-kader yang maju yang punya
perspektif yang partai politik yang
harus kita bangun itu seperti apa gitu
ya kedepan itu kerja-kerjanya apa ya
kita butuh untuk menyiapkan hal itu gitu
jadi
memang sampai hari ini di prosedur dan
mekanisme di organisasi kasbi kita masih
kepada hasil resolusi kongres
menitipkan
perjuangan-perjuangan kasbim mungkin
barangkali melalui partai buruh gitu
atau atau sebenarnya sudah terputus
komunikasi artinya ada
barangkali dari teman-teman kasbi itu
menitipkan bahwa kita punya perjuangan
ini tolong juga diperjuangkan gitu
melalui partai buruh untuk nilainya
untuk nilai-nilai perjuangan itu sampai
sampai ke sana atau enggak atau atau Ya
sudah gitu jalan masing-masing ya
teman-teman mau berjuang lewat partai
buruh silahkan tapi kami karena punya
keterbatasan aturan regulasi kongres dan
sejenisnya sehingga tidak memungkinkan
terjun langsung gitu Iya kalau hal itu
kan sudah tegas ya kita menyatakan
prosedur dan mekanismenya kita tidak
bisa tapi
Kita sebenarnya sejak sebelum partai
burupun sebenarnya kita sudah memberikan
masukan pandangan gitu terhadap
partai-partai politik atau caleg-caleg
pada saat itu apa yang menjadi keresahan
kegelisahan dan kemudian yang
dikehendaki rakyat tapi dalam
implementasinya kan itu semakin
menjauhkan gitu tentang persoalan
harapan-harapan itu nah semoga saja
partai yang baru di inisiasi oleh
kawan-kawan yang kemudian partai buruh
ini ya juga nanti bisa konsisten apa
yang di kampanyekan hari ini gitu tidak
terulang seperti yang sudah-sudah kan
gitu sehingga tidak membuat rakyat ke
depan itu menjadi apatis kalau perilaku
partai politik yang lama dengan yang
baru itu nanti akan sama maka
eh rakyat itu memiliki
pandangan selain apatis gitu ya tidak
percaya terhadap politik itu mereka akan
melihat bahwa tidak ada gunanya partai
politik ketika tidak memperjuangkannya
nah Harapan Kita partai politik yang
sudah
dibangun oleh teman-teman ini ya
betul-betul menyuarakan apa yang menjadi
kepentingan rakyat dan bangsa sebenarnya
Tapi kalau modeling melihat setelah
teman-teman buruh ini dilakukan kutip
digebukin pakai
regulasi atau undang-undang yang
diresmikan kesadaran untuk mereka
berpartisipasi dalam politik electoral
sebagai pemilih itu gimana mbak atau
mereka udah bener-bener apatis atau
mereka masih masih
kita belum
memiliki hasil survei seberapa besar dan
seberapa kecilnya ya gitu tapi memang
kita temukan di berbagai macam
masyarakat masih yang memang masih
memiliki harapan baru ada yang memang
masih
tidak percaya gitu ya Gitu ada yang
memang ya harus terlibat dalam
perjuangan-perjuangan politik gitu itu
masih ada di masyarakat gitu ya gitu
kita nggak bisa juga pukul bawa
masyarakat hari ini sudah tidak punya
rasa keinginan untuk melakukan perubahan
itu nggak bisa gitu ya tapi kita kita
harus lihat objektif juga gitu di mana
masyarakat masih memilih ada yang
memiliki harapan ada yang memang ingin
Bagaimana Harapan Baru ini menjadi wujud
nyata dari mewujudkan apa yang menjadi
kepentingan rakyat ada yang memang masih
eee mau seperti apa kita ini melihat
apakah akan kita terlibat dalam situasi
politik hari ini atau memang kita masih
sama seperti
sikap kita kemarin Nah ini masih dalam
ruang perdebatan Dalam ruang diskusi
karena kita juga masih menampung
Bagaimana aspirasi-aspirasi kawan-kawan
di berbagai macam kota dan daerah kan
gitu ada yang memang daerah
beberapa ingin terlibat ada yang memang
kita tidak perlu terlibat Nah kalau di
kasbi kan nggak bisa ini menjadi makanya
saya nggak bisa memutuskan bahwa kita
tidak
terlibat dari mana karena memang harus
diputuskan dalam Kongres gitu karena
kongres kita kan akan di 2023 kan gitu
agenda ke depan teman-teman kasbi untuk
memperjuangkan hak-hak buruh ini apa aja
Mbak Iya kalau kerja-kerja baik di
tingkat level daerah maupun saran
nasional kita masih memperjuangkan
bagaimana
buruh ini tidak diperlakukan semena-mena
gitu ya tidak
PHK yang semakin dimanfaatkan ruang
karena ruang situasi global gitu ya
karena perang di dunia ini kan selalu
menjadi alat tapi tidak bisa dibuktikan
seberapa besar pengaruh dari global dan
ini terakhir saya baca di Kompas di
kompas.com apa Kompas TV gitu ya
Sri Mulyani menyatakan bahwa ekonomi
bangsa Indonesia ke depan semakin
membaik 5,3
hal itu artinya kan kalau disambungkan
dengan persoalan Perpu dan omnibus slow
artinya tidak ada hal yang genting
berkaitan dengan persoalan
publik kan gitu nah yang penting itu
adalah Bagaimana menjaga Marwah dari
persoalan rezim ini ya betul-betul
menjalankan apa yang menjadi mandat dari
konstitusi dan hukum yang di Indonesia
Nah karena Perpu yang dikeluarkan dalam
situasi hal ini sebenarnya
Perpu yang melakukan pelanggaran
terhadap konstitusi Nah kalau dia sudah
melakukan pelanggaran terhadap
konstitusi dan kemudian tidak patuh
menjadi aturan hukum ya artinya kan
harus ada tindakan yang lebih besar gitu
ya Selain daya tekan kepada rezim hari
ini aksi-aksi ya dia juga kepada
mengarah kepada Apa yang harus dilakukan
kalau kekuasaan semakin tidak patuh
terhadap konstitusi dan ya istilah kalau
kita
ininya mosi tidak percaya pembangkangan
sipil termasuk istilahnya pemakzulan itu
Ya harusnya memang harus dengungkan
karena memang suara-suara lain diabaikan
Terus kalau suara-suara rakyat diabaikan
konstitusi diabaikan bahkan lembaga
negara yang mahkamah konstitusi yang
menjadi mana konstitusi aja tidak patuh
Bagaimana dengan suara-suara rakyat ya
rakyat harus bergerak secara
bersama-sama kalau bicara tentang
ini bukan hanya kepentingan kaum buruk
karena kan di media-media lebih banyak
menyorot seolah ini adalah guru yang
bekerja yang menjadi rugi yang rugi itu
bukan hanya buruk semata generasi muda
yang hari ini menjadi pelajar mahasiswa
yang tidak punya masa depan nggak punya
kepastian kerja nggak punya tentang
peningkatan kesejahteraan nggak punya
perlindungan nggak jangankan kata adil
gitu ya gitu jauhlah dari adil ya harus
memiliki kesadaran untuk bergerak
korban dari Cipta kerja
pasti itu jadi jumlah burung ini
kira-kira hari ini ada berapa di seluruh
Indonesia kalau data dari Kementerian
itu buruh formal itu sekitar
53 juta ya
sebenarnya omnibus Cipta kerja itu
menciptakan dari Poma menjadi
informalisasi sebenarnya karena orang
muda di PHK orang dibayar
serendah gitu ya peningkatan
kesejahteraannya nggak ada nggak punya
jaminan kepastian sehingga apa
yang pemerintah bilang kampanye untuk
lapangan pekerjaan itu Ya kita bukan
hanya sekedar bekerja gitu loh kalau
hanya sekedar bekerja hewan pun bisa
bekerja Ini persoalan martabat manusia
yang harus dipenuhi itu adalah kebutuhan
dasarnya
artinya ini
menyasar korban di 50 juta lebih itu ya
tidak hanya 50 juta angkatan
generasi-generasi berikutnya yang akan
menjadi calon pekerja pun juga akan
menyasar hal itu gitu ya masyarakat adat
yang tanah mereka misalkan harus
dikedepankan kepentingan investasi
ataupun pembangunan kalau mereka nggak
setuju itu kan ada istilah bank tanah
mereka silahkan selesaikan lewat
pengadilan bayangkan masyarakat adat
lebih dulu dibandingkan dengan hukum di
negeri kita kalau dipertaruhkan di
pengadilan ya pasti mereka tak berdaya
gitu loh Nah masyarakat adat yang mereka
hidup dari hasil hutan dari kebun dari
bercocok tanam gitu ya termasuk para
petani atau masyarakat di desa-desa
kalau kemudian tanah mereka nggak ada
mau usaha apa yang tua mungkin sudah
tidak bisa bekerja generasi mudanya mau
nggak mau menjadi buruh menjadi buruh
pun gak punya jaminan kepastian kerja
jaminan kesejahteraan itu karena
regulasinya semakin longgar semakin gak
memberikan perlindungan
kalau kekuasaan rezim sudah seperti ini
ya nggak mungkin harus diam kan semua
kita sarannya sudah marah marahnya kayak
apa selain turun ke jalan Dia harus
memikirkan bagaimana
membuat
kekuasaan juga tidak semakin beringas
terhadap rakyat
menentang kerja sampai darah penghabisan
14 Februari itu akan ada rencana aksi
besar gitu berbagai macam sektor melalui
protes rakyat Indonesia Nah protes
rakyat Indonesia ini berbagai macam
aliansi ada guru ada petani ada nelayan
ada ma
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:21:33 UTC
Categories
Manage