WATCHTALK : KRUSIAL - Buruh Tidak Produktif?
SmNv0QZcyLw • 2023-01-31
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id padahal DPR itu kan kalau kita mau ngomong representatif dari suara-suara rakyat ketika sudah duduk di ruang-ruang parlemen lupa kelihatannya dengan rakyat kalau Perpu ini dikatakan untuk melibatkan publik ya ini hanya sebatas untuk pencitraan publik sebenarnya yang pemerintah bilang kampanye untuk lapangan pekerjaan itu Ya kita bukan hanya sekedar bekerja gitu loh kalau hanya sekedar bekerja hewan pun bisa bekerja Ini persoalan martabat manusia yang harus dipenuhi itu adalah kebutuhan dasarnya berjumpa lagi dalam program watch talk nah kali ini tajuk kita adalah krusial kira-kira topik apa nih yang bakal kita bahas langsung aja saya Puspita Arum kali ini saya nggak bakal sendiri yaitu bakal ditemenin dengan Bango 3 Dipo halaman Dipo ini selaku produser dari Watchdog ya Iya dan Nggak cuma itu kita juga kedatangan tamu yang spesial juga seperti program-program biasanya ini ada Mbak Nining elitos dari khas di Halo Mbak Nining apa kabar Nah kalau boleh tahu nih Mbak ini barangkali nggak semua orang yang menonton tayangan kita ini tahu kasbi oke mungkin Mbak dinding bisa menjelaskan sedikit latar belakang kasbi itu sebuah organisasi apa dan dan punya kerja-kerja Seperti apa Mbak Iya kasbi itu adalah konfederasi Kongres aliansi serikat buruh kita punya berbagai macam serikat buruh anggota mulai dari buruh pabrik buruk perkebunan BUMN gitu ya terus kemudian juga penyuluhan KB penyuluhan perikanan termasuk juga tentang persoalan bidan desa sebenarnya kita tidak hanya di manufaktur tapi berbagai macam sektor gitu nah kita juga Berbagai macam program mulai dari advokasi gitu ya edukasi pendidikan terus kemudian juga juga tentang persoalan kebijakan-kebijakan nah Mbak Kami punya Tunjukkan tapi sebelum masuk ke sana Mungkin ada satu pertanyaan banyak beranggapan masyarakat bahwa buruh itu ya Hanya mereka orang-orang yang bekerja di pabrik Nah kalau mbak Ninin kalau di kasbi itu mendefinisi buruh gitu ya karena kalau bicara tentang personal undang-undang Ketenagakerjaan esensinya orang yang menerima upah gitu ya gitu baik itu di perkebunan terus kemudian termasuk juga di kantor-kantor terus kemudian di pabrik-pabrik termasuk juga sebenarnya definisi orang kalau menerima upah artinya para pekerja di sektor-sektor BMX sebenarnya itu termasuk pekerja-pekerjaan negara itu adalah buruh sebenarnya gitu ya cuman memang kita sudah cukup panjang hidup dalam historis sejarah yang kemudian orang sangat alergi mendengar nama burung gitu ya gitu Padahal bulu esensinya tadi dan kemudian Bagaimana buruh itu mengkonsoldasikan dalam satu wadah Organisasi Serikat dan kemudian manfaatnya itu adalah dikembalikan untuk kepada para pekerja atau buruhnya gitu jadi serikat buruh itu adalah menjadi alat penting bagi setiap para pekerja atau buruk buruh artinya juga termasuk mereka-mereka yang bekerja di kawasan Segitiga Emas dengan barang-barang branded dan sejenisnya itu mereka buru juga sejati artinya setiap kerja-kerja advokasi yang dilakukan oleh kasbi juga selama ini kan kita berjuang misalkan tentang persoalan undang-undang Ketenagakerjaan atau termasuk Kenapa kita melakukan penolakan terhadap omnibus slow ini bukan persoalan perkara nasib buruh yang ada di pabrik di perkebunan tapi ini bicara nasib rakyat mayoritas generasi muda yang hari ini menjadi pelajar menjadi mahasiswa terus kemudian calon-calon tenaga kerja itu adalah punya kepentingan yang besar terhadap omnibus Law undang-undang Cipta kerja jadi kalau selama ini orang bilang bahwa buruh itu berjuang hanya untuk menyelamatkan dirinya saja itu hal yang keliru omnibus undang-undang Cipta kerja itu nggak hanya bicara sektor tenaga kerja tapi masyarakat adat masyarakat lingkungan gitu ya nelayan terus termasuk kaum muda yang hari ini akan ke terancaman tentang persoalan kepastian kerja dan pendapatan hidup yang layak itu Nah ini salah satu aksinya Mbak Nining waktu penolakan undang-undang Cipta kerja atau omnibul slow ini tuh direkam juga sama mungkin kita bakal lihat dulu cuplikannya berikut ini rakyat hari ini adalah bagaimana penderitaan kesengsaraan pemburu di PHK sistem kerja magang sistem kerja versi para petani digusur bahkan masyarakat pesisir nelayan kecil di tangkap bahkan masyarakat adat di desa-desa tanah yang digusur atas nama kepentingan investasi kawan-kawan jelas itu adalah hanya untuk kepentingan investasi bukan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia kawan-kawan Oke Nah itu dia Mbak Nining orasi yang luar biasa gitu sebagai perempuan gitu bisa dikatakan Mbak Nining ini juga termasuk ada di Garuda terdepan gitu loh untuk teman-teman buruh khususnya ya waktu penolakan omnibus slow ini kok bisa seberani itu tuh Mbak latar belakangnya apa sih yang melatarbelakangi Mbak dan itu bisa sebenarnya itu saya sebenarnya berangkat dari anak petani di desa bermigrasi ke kota yang kemudian menjadi buruh pabrik saya mengalami Bagaimana represivitas terhadap buruh ketika mendirikan organisasi serekan buruh gitu ya mengalami ketika ingin memperjuangkan nasib-nasib para pekerja buruh di pabrik itupun juga akhirnya menjadi korban PHK gitu saya saya mengalami itu berkali-kali itu nah jadi saya melihat bahwa situasi yang kemudian semakin memprihatinkan ini tidak boleh kita diamkan maka menjadi penting bagi kita untuk debat menjadi bagian dalam perjuangan-perjuangan apa yang menjadi hak-hak rakyat sehingga kalau kemarin melihat tentang Kenapa kami omnibuslaw undang-undang Cipta kerja itu menjadi kami terus bersama gerakan rakyat lain berbagai macam sektor berjuang bersama-sama Ya karena kami memang ada satu selain kepentingan bersama ini kita bicara tentang persoalan Bagaimana martabat manusia gitu ya tentang persoalan kehidupan yang berdaulat itu tidak lagi kita rasakan gitu intervensi melahirkan berbagai macam regulasi yang semakin membuat kita sengsara membuat kita semakin menderita bahkan pembiaran terhadap pelanggaran-pelanggaran itu semakin masif maka satu-satu jalan adalah harus melalui perjuangan nah perjuangan itu harus eee terlibat dalam segala hal gitu ya gitu tidak hanya bicara buruh tidak boleh memisahkan dengan gerakan-gerakan yang lain gitu ya gitu misalkan petani terus kemudian penipuan mahasiswa kita hidup dalam satu sistem dalam satu rezim yang memang ruang demokrasinya semakin sempit gitu ya terus kemudian hak-hak para buruh dan rakyat semakin didegradasikan regulasi yang dibuat semakin tidak memberikan perlindungan seharusnya itu menjadi peran dari kekuasaan rezim ini untuk memberikan perlindungan terhadap rakyat dan kita tidak merasakan hal itu sehingga ini semakin memberikan ruang eksploitasi terhadap sumber daya alam sumber daya manusia kita semakin Dahsyat Nah kalau kemudian Kalau bukan kita buru rakyat yang lain berjuang Siapa lagi yang akan mempertahankan bangsa dan rakyat ini dari sebuah kehancuran oligarki orang-orang yang rakus untuk merusak bangsa dan rakyat Indonesia kan itu di sela-sela orasi tanggapan keluarga barangkali anak Yati ibunya teriak di atas mobil respon keluarga tuh gimana Pak Ya saya termasuk perempuan yang punya mungkin selain keberuntungan tapi memang ruang demokratisasi dan kemudian peluang terhadap saya sebagai perempuan itu sejak dari kecil memang saya dapatkan gitu ya dari segi pendidikan dari segi ruang kebebasan berpendapat berdiskusi dalam berbagai macam kegiatan di dalam keluarga saya memang punya basic itu gitu nah terus kemudian kalau bicara persoalan Bagaimana dengan keluarga gitu karena saya sudah berkeluarga anak ya paling anak saya bilang Ibu kalau sudah hal seperti itu Ibu nanti tidak ditangkap gitu ya Ibu kalau hilang Bagaimana gitu kalau ibu ditembak ada kakak saya bicara Waduh kamu nggak khawatir misalkan kamu bisa di tengah jalan tidak kembali atau diberi saya bilang persoalan hidup dan mati itu persoalan yang maha kuasa tapi perusahaan perjuangan harus tetap dilakukan luar biasa ya perjuangannya udah urusan hidup dan mati memang separah apa sih Mbak serusia apa bahwa produk Cipta kerja ini harus memang benar-benar dilawan kalau kita lihat perjalanannya bahwa eee kayaknya DPR juga bintik-bintik nih ngebahas undang-undang sehingga akhirnya pisahin kemudian produk ini dianggap inkonstitusional oleh MK hingga akhirnya Presiden Jokowi baru saja menandatangani perpucepta kerja nah kalau begini ngelihat apa barangkali undang-undang ini produk hukum ini sebenarnya kalau kita bicara kalau presiden bilang bahwa Perpu ini kan adalah hal yang genting gitu ya Saya nggak tahu di mana letak gentingnya saya juga sebagai masyarakat yang kemudian selama ini berhadapan dengan persoalan berbagai macam problematika yang dialami oleh buruh rakyat gitu ya Mulai dari persoalan pengusuran perampasan tanah gitu perampasan hak-hak para pekerja tidak diberikan itu seharusnya menjadi hal yang prioritas kemudian menjadi kerja dari rezim hari ini kita bisa lihat historis sejarah keluarnya omnibus slow gitu ya gitu memang pemerintah punya hak untuk melahirkan berbagai macam regulasi kebijakan tapi dia tidak boleh menampilkan ada menjadi landasan ketika untuk membuat regulasi konstitusi negara kita yang kemudian harus menjamin melindungi seluruh tumpah darah Indonesia menjamin tentang perusahaan hak pekerjaan dan penghidupan yang layak yang bermartabat termasuk ruang pada dasar berpikir berpendapat terus kemudian juga ketika ingin melahirkan satu regulasi atau undang-undang itu ada aturan undang-undang yang mengatur dan itu ada azas-azas yang harus dipenuhi problemnya omnibus undang-undang Cipta kerja tidak mengabdi kepada dua hal konstitusi negara dan peraturan pembentukan peraturan perundang-undangan pelibatan partisipasi publik itu ya ruang keterbukaan terus kemudian manfaat dari regulasi ini justru kita melihatnya tidak banyak hampir mayoritas tidak bermanfaat bagi rakyat yang bermanfaat itu bagi kepentingan investasi dan kita bisa lihat dalam komunitas kerja bahkan berkali-kali pemerintah baik itu di dalam konsep undang-undangnya hanya mengedepankan investasi tapi mengabai dalam hal tadi tentang mandat dari konstitusi dan undang-undang terus kemudian dalam perjalanannya ketika mendapatkan perlawanan dari rakyat di berbagai macam dan daerah represivitas yang begitu tinggi gitu ya tekanan terhadap orang-orang yang berjuang itu kriminalisasi ditangkap bahkan hilang nyawanya yang akhirnya kemudian dipaksakan diketuk Palu oleh DPR padahal DPR itu kan kalau kita mau ngomong representatif dari suara-suara rakyat ketika sudah duduk di ruang-ruang parlemen lupa kelihatannya dengan rakyat karena rakyat saya termasuk bagian dari mendatangi DPR pada saat itu untuk mendapatkan konsep dari undang-undang itu tapi karena dratnya belum diterima akhirnya karena ini adalah inisiatif pemerintah nggak mudah bagi kita kita ini organisasi yang resmi yang terdaftar di pemerintah untuk mendapatkan satu drat saja itu tidak mudah Bagaimana dengan masyarakat sipil yang tidak terorganisasi gitu ya gitu terus kemudian ketika kita melakukan perjuangan-perjuangan selain represivitas kriminalisasi ruang-ruang kita untuk memberikan masukan kritikan itu hanya sekedar seperti angin lalu gitu suara rakyat itu nggak berarti gitu terus kemudian ketika sudah disahkan di judicial review oleh serikat buruh kemudian Mahkamah Konstitusi memutuskan inkonsuotional bersyarat Nah harus diingat Mahkamah Konstitusi ini kan lembaga yang dimandatkan oleh konstitusi ketika lembaga negara sebagai Garda terdepan untuk menyelamatkan tentang perusahaan berbagai macam request tidak diindahkan tidak digunakan itu kan bentuk pelecehan sebenarnya terhadap lembaga konstitusi mahkamah konstitusi gitu seharusnya para hakim itu marah gitu ya gitu dan mereka juga protes bahwa saya ini mandat dari konstitusi menjaga konstitusi dan kemudian Bagaimana putusan itu diimplementasi Tapi kan enggak justru presiden mengeluarkan Perpu gitu ya gitu ya memang presiden punya hak subjektif terhadap Perpu tapi kan dia harus mendengarkan juga suara-suara publik gitu ya bukan kemudian sesuka hatinya undang-undangnya saja sudah ugal-ugalan tidak demokratis dan tidak dibuka Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan inggona juga tidak diindahkan bagaimana dengan rakyat-rakyat yang bersuara yang memiliki suara memberikan mandat seharusnya rakyat juga semakin marah seharusnya karena presiden sudah juga tidak peduli konsumsi aja tidak patuh gitu ya apalagi dengan rakyat memotong Seberapa jauh perbedaan eee antara Perpu nih yang di yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi dengan undang-undang yang sebelumnya dinyatakan institusional oleh MK itu sebenarnya sama aja atau sebenarnya sama aja sebenarnya eee pertama kita katakan bahwa omnibuslow undang-undang Cipta kerja ini kan Cacat formil Bagaimana kita bicara eee substansi kalau proses lahirnya saja sudah keliru gitu ya gitu dan tentu kita boleh croscek isinya pun juga menjadi masalah besar karena semakin melakukan pendegradasian padahal mandat dari konstitusi negara itu menjamin seluruh tumpah darah Indonesia dia harus memberikan jaminan kepastian kerja dan penghidupan yang layak bermartabat bagi kemanusiaan ruang demokrasi dan itu kan nggak terjadi terus perpunya pun juga dilahirkan juga Memang Perpu itu ada beberapa kalau bicara substansi memang ada beberapa perubahan gitu ya gitu Tapi itu pun hanya sebagai pemanis gitu loh Kenapa kita katakan pemanis contoh tentang PKWT dia diatur dalam penyerahan pekerjaan kepada lain gitu ya itu dibicarakan nanti akan dibentuk Peraturan Pemerintah undang-undang saja rakyat tidak bisa mengakses tidak ada ruang publik bermakna di sana Apalagi Peraturan Pemerintah walaupun Peraturan Pemerintah menyatakan bahwa berdasarkan mempertimbang masukan saran dari stakeholder tapi faktanya undang-undang yang begitu besar melibatkan kepentingan bangsa dan rakyat aja rakyat diabaikan suara-suara publik diabaikan Bagaimana dengan peraturan pemerintah memang kelihatannya undang-undang ini manis gitu ya tapi pahit bagi orang yang kemudian merasakannya gitu Itu yang kemudian saya sering katakan rezim ini sering enggak konsisten gitu ya gitu minggu ini mengatakan kita tidak berdampak kepada situasi Global tiba-tiba mau melahirkan sebuah regulasi dengan berdasarkan Perpu aja karena dampak dari global padahal harus diingat undang-undang Cipta kerja pada waktu itu mau dikeluarkan apa yang dikampanyekan oleh pemerintah di berbagai macam media ingin membuat satu kebijakan yang selama ini tumpang tindih supaya tidak terjadi tumpang tindih prakteknya Apa Bukan itu tapi pendegradasi yang tentang hak-hak rakyat nah ini yang kemudian Kenapa kita bersama-sama dengan kelompok lain tidak membatasi diri dengan persoalan hanya buruk karena omnibus loh undang-undang cinta kerja termasuk Perpu ini bukan hanya kepentingan buruh tapi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia kalau kita biarkan ini bagaimana bisa jadi penjajahan akan kembali di bangsa kita Nah kita sebagai pemilik bangsa ini rakyat Indonesia tidak boleh membiarkan itu dan setelah ditandatangani oleh Presiden maka ini akan dibawa ke DPR perpunya atau bagaimana kelanjutannya Perpu ini kan memang pertama subjektif presiden gitu ya dia punya hak ketika dia disahkan nanti dia sama seperti undang-undang nah ketika Perpu ingin dikeluarkan dia memang harus mendapatkan persetujuan diterima atau ditolak oleh DPR Itulah itu hanya itu sebenarnya yang bisa dilakukan oleh DPR menerima atau ditolak kalau dia menerima artinya itu akan berjalan Kalau dia tolak artinya itu bisa tidak berlaku dan dia kembali kepada kita tidak hanya sekedar menolak Perpu tapi om dibu slow ulang-ulang Cipta kerja gitu ya gitu karena dua-duanya sama-sama Perpu ini kan sebenarnya sebagai legitimasi dari inkusional bersyarat kan supaya dia tidak menjadi inkusonal Sara terus-menerus menjadi formil akhirnya dibuatkanlah Perpu ini saya lihat seperti orang yang kemudian nggak berhasil untuk meletakkan ini ya Gimana caranya ini tetap berlaku gitu loh walaupun dikatakan Perpu ini dalam situasi Genting saya nggak tahu mana kegentingannya kegentingannya hari ini sebenarnya Bagaimana rakyat mendapatkan upah yang layak gitu ya gitu terus kemudian Bagaimana rakyat mendapatkan pekerjaan yang layak itu yang genting hari ini bagaimana rakyat tidak ter-phk akan melibatkan publik untuk membahas Perpu di DPR nah ini lihatnya gimana Pak dilibatkan dalam hal itu saya kalau Perpu ini kan sebenarnya cuman persetujuan dari DPR kan gitu diterima atau ditolak kalau Perpu ini dikatakan untuk melibatkan publik ya ini hanya sebatas untuk pencitraan publik sebenarnya supaya publik tidak marah gitu ya gitu seolah DPR ini mau mendengarkan apa Yang disuarakan oleh rakyat padahal Jauh sebelum undang-undang omnibus slow Cipta kerja diketuk saja sudah mungkin bukan hanya sekali dua kali datang ke DPR masanya bukan kecil juga gitu ya gitu termasuk juga bicara apalagi Perpu ini adalah hak presiden untuk mengeluarkan DPR itu hanya menerima atau menolak saya nggak tahu bagaimana mekanismenya dan jangan-jangan hanya sebatas ya untuk supaya rakyat tidak marah atau membuat kita sebagai riang gembira saja kan tapi kita tadi ngebahas soal ide besarnya dari dari Cipta kerja perku Cipta kerja tapi yang langsung direct dirasakan sama kelas pekerja temen-temen buru dari undang-undang atau peraturan pengganti undang-undang ini yang langsung ditekan Jokowi artinya yang langsung dirasakan itu seperti apa sih Mbak dari pencipta kerja ini ya tentu dia banyak yang berdampak gitu ya tentang persoalan kita bicara tentang persoalan pengupahan misalkan pengupahan itu di dalam Perpu itu mengatur tentang pemerintah bisa bisa menentukan persoalan upah dalam keadaan tertentu nah ini berbahaya Kenapa di masa covid saja pemerintah tuh beberapa kali mengeluarkan kebijakan peraturan pemerintah atau keputusan Menteri berkaitan dengan hajat hidup orang banyak yang akhirnya berdampak kepada persoalan Bagaimana rakyat Tak Berdaya Lagi dalam situasi tentang perusahaan keselamatan kerja pada saat itu pertama itu ya zaman psbb berskala Besar Guru tidak menjadi prioritas yang kemudian untuk dirumahkan gitu ya gitu dia tetap bekerja tetap melakukan aktivitas tapi tentang alat pelindung dirinya juga minim gitu loh terus kemudian ketika banyak diprotes oleh Kaum Buruh Kenapa kami didiskriminasi kalau memang covid ini menjadi mengancam tentang persoalan keselamatan hidup orang banyak Nah pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang upah buruh di negosiasikan sehingga banyak pada saat itu guru yang PKWT atau yang ahli daya atau yang harian atau borongan mereka di rumah kan itu tanpa upah bayangkan sehari-hari mereka harus makan apalagi yang sudah berkeluarga untuk memberikan makan terhadap anak bininya dan karena dalam situasi itu mereka tidak berdaya sehingga mau tidak mau mereka terjebak apa dengan rentenir dengan utang online yang kemudian mereka semakin pusing gitu ya gitu dan pemerintah yang nggak melakukan apa-apa yang dia keluarkan upahnya hanya dinegosiasikan prakteknya tidak ada pembicaraan mayoritas kebanyakan gitu ya apalagi yang statusnya ahli daya kontrasor sih yang tetap saja itu berjuang yang ada Serikat buruhnya saja nggak mudah bagaimana mereka di rumahkan tidak dipotong maksudnya tidak dibayar 25% tidak dibayar 50% itu banyak loh perusahaan-perusahaan yang besar yang berpuluhan tahun yang produktivitasnya berjalan selama ini dengan dalih covid mereka ada yang dibayar 50% sampai hari ini masih ee persoalan-persoalan yang kemarin itu tidak terselesaikan gitu loh gitu apalagi dengan dengan dalih krisis hari ini PHK yang kemudian terjadi di mana-mana terus kemudian dengan Dali krisis buruh di rumahkan tidak mendapatkan upah ada istilah tidak bekerja tidak dibayar itu yang seharusnya menjadi prioritas Bagaimana mencari jalan keluar solusi dari persoalan itu bukan Perpu yang kita kehendaki yang kemarin itu sangat mungkin terulang dengan disahkannya Perpu Cipta kerja Iya karena kalau bicara hal seperti itu kan kita tidak bisa menduga Kapan terjadi Kapan dia datang dan kapan dia pergi kan gitu nah kita meyakini ini justru kemudian akan menjadi alat legitimasi bagi para pengusaha nakal untuk dalam situasi tertentu situasi Tertentu bisa saja krisis bisa saja karena terjadi perang di negara-negara ini kan tidak hanya masalah covid saja gitu nah ini berbahaya bagaimana letak bicara tentang persoalan kemanusiaan tentang persoalan penghidupan memenuhi kebutuhan hidup layak sedangkan kita tahu tanah-tanah di daerah-daerah di kenyataan kemudian banyak dilakukan penggusuran atas nama Pembangunan Atas nama investasi atas nama untuk industri Jawa Tengah misalkan di Kalimantan gitu ya tanda-tanah yang sumber menjadi sumber ekonomi yang panjang bagi masyarakat hari ini banyak mendapatkan penggusuran atas nama investasi dan pembangunan gitu ya gitu di sisi lain rakyat di daerah-daerah dipaksakan menjadi bermigrasi menjadi buruh ketika menjadi guru tidak punya jaminan kepastian kerja dengan pendapatan yang layak oke itu dia bahasan yang sudah mulai panas nih soal-soal krusial Yang tadi kita bahas tapi lanjut kita lanjut lagi di sesi yang kedua kembali lagi di sesi kita yang kedua masih di watch talk dengan tajuk krusial Masih bersama Bang Divo dan juga Mbak Nining nah ini tadi udah mulai panas Bang Diva mungkin mau dilanjutin gitu Ya kan Ya kalau tadi kita lihat dan juga dengar penjelasan Mbak Nining bahwa dia sudah menyerahkan hidup matinya untuk Kaum Buruh Nah mungkin pertanyaan berikutnya adalah situasi burung hari ini itu seperti apa sih Mbak Iya kalau kita bicara situasi Bagaimana situasi kondisi real gitu ya ini dalam semakin mengkhawatirkan khawatir pertama kita dalam keadaan sedang tidak baik-baik saja justru semakin dalam ruang yang semakin terhimpit gitu ya Di mana sebenarnya kita berharap kehadiran rezim pemerintah gitu Bagaimana membuat satu perlindungan gitu ya membuat persoalan kesejahteraan keadilan bagi rakyatnya ini justru semakin jauh Gitu ya gitu Nah itu kita bisa lihat dalam praktek-prakteknya tentang persoalan perlakuan perampasan terhadap hak-hak pekerja hari ini semakin tinggi gitu ya gitu PHK yang semakin semena-mena itu juga terjadi nah seharusnya pemerintahan hadir bagaimana melakukan pencegahan gitu ya pengawasan penegakan hukum termasuk melahirkan regulasi atau kebijakan yang memang memberikan perlindungan terhadap para tenaga kerjanya buruh gitu nah ini yang kemudian kita semakin Kenapa yang saya bilang semakin mengkhawatirkan itu dalam hal kita semakin menjauhkan itu semuanya gitu ya kalau istilah ibaratnya ibarat api jauh dari panggang kalau istilahnya Nah itulah hari ini gitu ketika ada persoalan pemerintah bilang adu dong dengan kita lapor dong dengan pemerintah gitu ya atau dengan wakil-waki rakyat kita sudah cukup banyak melakukan pelaporan pelanggaran bahkan yang terjadi bukannya terjadi penurunan yang ada terjadi peningkatan terakhir kalau kita lihat tragedi PT GNI yang ada di Morowali Apa persoalannya itu ada persoalan tentang persoalan ketidakadilan di sana ada persoalan diskriminasi di sana ada ketidakpatuhan hukum di sana ada persoalan tidak ada ruang kebebasan di sana ruang kebebasan dalam arti ketika mereka berserikat mereka di-phk gitu ya gitu mereka memperjuangkan apa yang menjadi haknya yang selama ini upahnya dipotong terus kemudian juga tidak ada kejelasan tentang hak-hak mereka mereka memperjuangkan haknya dan itupun sudah melakukan pelaporan terhadap pemerintah daerah gitu Ya nah tapi tidak ada tindakan tegas Bagaimana dengan para pengusaha yang tidak patuh terhadap hukum ini terjadi pembiaran sehingga hal-hal seperti itu terjadi gitu ya gini Nah makanya sebenarnya kita juga prihatin dan berduka sebenarnya melihat di Morowali ke bagian kecil yang dialami di wilayah Jabotabek ini masih banyak juga terjadi pelanggaran terhadap hak para buruh gitu tapi tidak ada implementasi bagaimana melakukan pemaksaan terhadap para pengusaha ini agar patuh terhadap aturan hukum Ditambah lagi dengan omnibus law Cipta kerja perpucipta kerja yang hari ini dikeluarkan ini semakin mendegradasikan tentang hak-hak rakyat gitu nah itu yang kemudian Kenapa saya bilang kita dalam semakin mengkhawatirkan gitu loh apa namanya perlindungan yang yang tidak terjadi di teman-teman buruh itu yang mungkin pengaduan ke Mbak Nining dan ke organisasi-organisasi itu seperti apa praktik-praktiknya sebanyak pengaduan yang banyak kita terima itu pertama adalah tentang persoalan hak-hak normatif hak-hak yang dasar gitu ya yang memang harus diberikan kepada pekerja yang seharusnya tanpa harus dinegosiasikan dan itu harus dipastikan negara melalui pemerintah untuk memastikan Bagaimana aturan yang aturan yang minimal ini berjalan tapi prakteknya kan enggak selain pelanggaran terhadap hak-hak normatif pelanggaran tentang hak dasar para pekerja ketika mereka berserikat gitu ya mendirikan organisasi untuk dijadikan sebagai alat untuk memperjuangkan apa yang menjadi problem para pekerja karena perlakuan semena-mena perampasan hak para pekerja gitu ya Waktu istirahat jam kerja bahkan tidak berlebihan itu ingin diperjuangkan itu seringkali berujung kepada persoalan pemutusan hubungan kerja kalau dia tidak di PHK Dia dipindahkan ke tempat yang tidak pernah biasa dia kerjakan sehingga membuat para pekerja tidak betah ataupun kemudian tekanan melalui premanisme Aduh domba terhadap ormas dengan buruh itu terjadi dilakukan Nah kita sebenarnya menginginkan rezim pemerintah itu hadir dalam persoalan-persoalan hal seperti itu tapi justru kemudian laporan-laporan kita ini kadang-kadang selain prosesnya cukup panjang Walaupun ada dalam aturannya membatasi ada waktu yang menentukan prakteknya itu bertahun-tahun tidak mudah Survive untuk melakukan perjuangan itu juga butuh energi yang besar mulai dari Tenaga pikiran materi gitu ya gitu sehingga kita melihatnya kok dalam situasi seharusnya rakyat semakin Sejahtera itu justru semakin tidak Sejahtera gitu seharusnya rakyat semakin terlindungi justru rakyat semakin tidak terlindungi itulah praktek-praktek yang kita alami apalagi kalau lihat di wilayah perkebunan di Sumatera itu beban kerja yang begitu besar dengan upah yang rendah bahkan masih upah di bawah minimum itu kita laporkan kepada dinas bahkan termasuk Kementerian sampai hari ini tidak ada tindakan terhadap para pengusaha yang tidak patuh terhadap hukum bahkan anak-anak yang kurang gizi terpaksa mereka bekerja suami istri di perkebunan tempat tinggal yang tidak layak tidak ada air besi tidak ada penerangan yang cukup itu dibiarkan Seharusnya kan tidak boleh seperti itu dan kami serikat buruh sering bersuara tentang hal itu gitu bukan hanya sekali dua kali bahkan sampai ke pihak wakil-wakil rakyat dan pemerintah itu kita sampaikan tapi tidak ada perubahan kecuali kekuatan buruh atau rakyat itu sendiri untuk memperjuangkan dengan daya tekan makanya tradisi di bangsa kita ini kalau tanpa daya tekan yang besar dari rakyat itu kayaknya rakyat itu kalau hanya datang kirim surat nanti kirim berdiskusi beraudensi itu ya hanya tinggal mendengarkan saja implementasinya jauh Gitu kan itu oke mbak ini saya masih agak sulit membayangkan atau mungkin juga yang yang nonton eee kita hari ini yang belum pernah bekerja di pabrik seberat Apa sih mbak bekerja di pabrik itu gambarannya karena ya itu tadi saya juga enggak punya pengalaman bekerja di pabrik tetapi mungkin Mbak ini pernah bekerja di pabrik cerita-cerita seperti apa yang kemudian ini kayaknya juga harus dilihat lokasi gitu ya makanya aku bilang seringkali propaganda menyatakan bahwa buruh itu tidak produktivitas saya sebenarnya sangat tidak setuju Kenapa saya ini mantan buruh masuk jam kerja itu belum waktunya kita sudah harus masuk mengerjakan barang yang harus kita kerjakan itu belum waktunya pun sudah kita kerjakan istirahat pun juga begitu jam walaupun dikatakan jam istirahat 1 jam prakteknya itu tidak satu jam kebanyakan gitu ya gitu apalagi kalau dilihat di sektor Padat Karya misalkan di garmen tekstil perpaduan atau misalkan di kaos kaki makanan minuman gitu ya gitu buruh itu sangat disiplin dan kadang-kadang kayak saya nih karena saya berangkat dari basic mau istirahat saja kita itu sudah tergesa-gesa makan pun kita sudah harus bala-balapan terus kalau mau ke kamar mandi buang air kecil saja kita menahan diri Kenapa kita dikejar target kalau kita dikejar target depannya kemudian terjadi penumpukan kita bisa dimaki-maki gitu loh bisa di bahkan bahasa yang gak baik itu kita dengarkan sudah enggak Pantes juga kita dengarkan gitu ya gitu jadi makanya saya bilang eh enggak ada namanya buruh datang ke tempat kerja itu tidak produktivitas mereka pasti berproduktivitas dan menghasilkan Jadi kalau orang bilang kita lebih baik menggunakan tenaga ini itu adalah bentuk kampanye yang tidak betul Gitu ya gitu karena saya ini berkali-kali bukan hanya satu pabrik yang saya kerja saya tiga kali bekerja di pabrik Jadi pengalaman-pengalaman bagaimana di industri itu saya alami gitu jadi apalagi kalau bilang ya wajar upahnya dikasih renda mereka tidak produktivitas so what gitu manusia memang harus diperlakukan kayak gitu kan gitu manusia itu harus dimuliakan harus diberikan harus dihargai dan diberikan martabatnya gitu tetapi kita selalu dipublikasi dengan buruh itu tidak produktivitas tidak menghasilkan nggak ada namanya buruh itu datang ke tempat kerja itu hanya tidur hanya baca koran hanya main HP gitu loh bahkan kalau terlambat 1 menit pun bisa dipotong mukanya dan situasi bekerja yang dirasakan oleh teman-teman buruh contoh di perusahaan garment itu adalah yang menghasilkan baju yang mungkin kita pakai hari ini kali ya sepatu-sepatu yang mungkin sedang ramai dipakai sebagai yang lagi High yang lagi buat anak-anak muda gaya mungkin situasi bekerjanya seperti itu apalagi kalau yang brand-brand punya brand-brand ternama gitu ya sepatu saat bisa jadi dua sepatu satu sepatu itu dengan gaji buruh 1 bulan untuk menggunakan kalau kita proses pembuatannya mengerikan itu Oh iya betul orang buru itu makanya saya selalu bilang guru itu sebagai objek dia selalu dikatakan kita Mitra gitu ya tapi tidak ada namanya keseimbangan di sana yang ada adalah ketimpangan Nah itulah kita butuh hadirnya pemerintah untuk supaya ketimpangan ini tidak semakin tinggi atau besar gitu ya gitu nah tapi prakteknya dalam hal-hal perusahaan perlindungan kita berharap ada regulasi yang semakin memberikan perlindungan terus kemudian Bagaimana kebijakan yang memberikan keadilan justru nggak terwujud hari ini Nah ngomongin buruh juga ini juga ngomongin soal kesejahteraan yang tadi kesejahteraan buruh yang seperti apa sih yang ada di mindsetnya Mbak Nining ini loh kesejahteraan buruh yang kita harapkan gitu Iya sebenarnya kalau kita bicara tentang harapan gitu ya seperti apa yang ideal tentu harus tidak ada yang menjadi subjek dan objek tapi kalau itu harus ada keseimbangan gitu ya gitu kita tidak alergi terhadap investasi atau industri gitu ya gitu tapi dia juga memberikan Bagaimana manusia ini yang memberikan nilai lebih itu juga harus mendapatkan bagian gitu ya gitu Dia tidak hanya sekedar tenaga manusia yang produktivitas gitu ya tapi dia Bagaimana memikirkan tentang kebutuhan hidupnya mulai dari persoalan pangan gitu ya tentang persoalan sandang papan tempat tinggal papan terus kemudian juga tentang pendidikan kesehatan dan sosial yaitu juga harusnya harus kita pikir harus kita wujudkan sebenarnya tidak hanya sekedar Pencapaian kebutuhan hidup layak tapi prakteknya hari ini negara terus menggerus upah yang rendah gitu ya gitu dengan berbagai macam kebijakan-kebijakannya negara bilang bahwa kita mandat dari konstitusi ini hidup sejahtera tapi prakteknya kebutuhan hidup perusahaan pangan saja rata-rata burung pabrik itu habis gajian tanggal 30 tanggal 2 dan tanggal 3 itu sudah koma kenapa saya pembagian untuk misalkan kita harus membayar listrik kontrakan untuk makannya ke biaya transportasinya belum lagi misalkan dia kebutuhan untuk misalkan kebutuhan untuk mempercantik atau kesehatan badannya ini kan nggak pernah diperhitungkan gitu loh buru yang selalu dikejar adalah dia harus berproduksi tas dia selalu dihitung dengan nilai lebih tapi dia tidak pernah bisa menikmati dari produktivitas itu contoh misalkan saya dulu guru gaji zaman itu 180 saya harus membayar kontrakan Rp50.000 berarti 130 makan saya pada saat itu adalah Indomie satu bungkus 500 perak kalau saya tiga kali 1500 sudah 1550 kan gitu nah dikurangin saja gitu kalau bicara hidup layak kita jauh dari hidup layak termasuk upah yang hari ini kita nikmati itu juga belum memenuhi kebutuhan yang layak maka penting bagi kita adalah bagaimana membuat kebijakan standarisasi lupa layak nasional gitu ya agar tidak terjadi kejomplangan antara daerah Jawa Tengah Jawa Barat dengan wilayah Jabotabek kalau bicara kebutuhan hidup itu hampir sama bahkan kalau kayak model Kalimantan tuh upahnya lebih rendah dari sini tapi kebutuhannya jauh lebih mahal boleh kita buat ada kebijakan standarisasi upah lain nasional tapi yang membedakan adalah mungkin Tunjangan jabatan misalkan keahlian terus kemudian masa kerja gitu kan itu bisa dilakukan tapi problemnya kita berpuluhan tahun bahkan berkali-kali menginisiasi agar ada standarisasi upah layak nasional itu belum justru kemudian bukan itu yang dilahirkan termasuk kalau kita sebenarnya mendorong lahirnya satu undang-undang yang memberikan perlindungan keadilan untuk para buruh prakteknya kita justru kemudian regulasi undang-undangnya semakin menjauhkan hal itu gitu loh Nah ini sangat disayangkan yang dulu rakyat cita-citakan bahwa pemimpin dan wakil-waki rakyat itu dipilih rakyat seharusnya mengabdi kepada kepentingan rakyat harus ada ke suara-suara yang diserahkan rakyat itu persoalan kedaulatan itu seharusnya di tangan rakyat bukan kedaulatan yang ada di tangan segelintir orang gitu loh standarisasi upah buruh ini tidak diadakan secara nasional agar ada investasi di wilayah tertentu itu karena wilayah ini menjanjikan upah buruh yang rendah dan biasanya kepala daerah bangga tuh wilayah kami baru saja menerima sebuah investasi akan dibangun pabrik semua segala macam Padahal di balik itu ada upah buruh yang sangat rendah Iya makanya saya bilang gini ya pertama kita tidak alergi terhadap persoalan investasi tapi dia harus memberikan keseimbangan keseimbangannya Seperti apa bagaimana penciptaan lapangan pekerjaannya terus kedua adalah bagaimana pendapatan rakyatnya Nah kalau kemudian pemerintahan hanya menarik investasi tapi tidak mengedepankan Bagaimana pencipta lapangan pekerjaan Terus bagaimana tentang persoalan kesejahteraan ini bagaikan hanya mimpi gitu loh Nah kemudian Kenapa hari ini Pemerintah Daerah banyak menarik investasi di daerah-daerah karena dia menjamin tentang investasi tapi mereka tidak paham tentang persoalan apa yang harus ini Nah ini kan menjadi tugas Aparatur Negara untuk memberikan apa istilahnya edukasi kepada pemerintah-pemerintah daerah pemerintah pusat kan punya kewenangan untuk memberikan edukasi atau intervensi di daerah-daerah untuk misalkan kalau untuk membuat adanya investasi harus ada standar-standar yang hukumnya harus dipenuhi atau standar-standar kebijakan yang kemudian harus memenuhi tentang persoalan misalkan tentang kesejahteraan peningkatan kesejahteraan tentang persoalan perlindungan itu menjadi penting jangan sampai kita menggusur tanah-tanah rakyat yang ada di daerah petani-petani gitu ya dengan yang murah kemudian dibangun industri ketika pencipta lapangan pekerjaan mereka juga tidak bisa nikmati kalaupun Upah upah mereka semakin rendah kan sama saja kita melahirkan perbudakan [Tertawa] yang ini nih mungkin sebelum menutup segmen yang kedua kira-kira apa aja sih mbak hambatan-hambatan yang dirasakan terutama buat para Kaum Buruh nih untuk mencapai tadi kesejahteraan cita-citanya gitu itu apa aja sih mbak ya tentu pertama hambatannya pasti berkaitan dengan persoalan regulasi atau kebijakan yang kedua adalah send para pejabat negara gitu ya bagaimana melakukan pencegahan pengawasan penegakan hukumnya itu menjadi problem yang selanjutnya adalah tentang persoalan yang paling mendasar adalah tentang person trust pengusaha tidak pernah melakukan keterbukaan Jadi kalau mereka dalam situasi sulit itu biasanya mereka pasti bicara kita dalam keadaan tidak baik gitu ya keuntungan kita dalam keadaan rugi tapi padahal Kaum Buruh tidak bisa mengakses Bagaimana tentang Keterbukaan misalkan keuangannya Bagaimana produksinya Bagaimana tentang persoalan materialnya atau bahan bakunya ini kan yang menjadi problem kita selalu disuguhkan bahwa kita tidak mampu tapi kita nggak punya standar ketidakmampuannya apa gitu ya padahal kalau kita lihat sekian tahun mereka berinvestasi membangun satu industri perusahaannya semakin besar aset-asetnya semakin bertambah burunya semakin banyak tapi dalam untuk persoalan upah saja itu nggak mudah bagi buruh gitu ya gitu Itu yang menjadi problem yang terpenting itu adalah bagaimana regulasi terus kedua adalah tentang persoalan pengawasan dan penegakan hukumnya yang ketiga adalah memang harus ada keterbukaan dari para pihak jangan sampai kemudian buruh ini selalu diminta mengerti gitu ya gitu Bagaimana mungkin buruk itu bisa mengerti kalau di sejak dari awal tidak ada keseimbangan itu gitu loh Itu yang menjadi problem ketimpangan-ketimpangan itu akan terus terjadi perseteruan itu akan terus terjadi kalau pemerintah tidak pernah hadir dalam untuk memberikan perlindungan keadilan dan kesejahteraan oke itu dia penutup segmen 2 kita lanjut lagi di segmen yang ketiga berjumpa lagi di segmen kita yang ketiga Mungkin Bang Dipo kita bisa lanjutkan perbincangan-perbincangan yang krusial tadi tahun ini adalah tahun dan juga krusial karena disebut sebagai tahun politik udah mulai ramai semangat-semangat apa kadrun dan juga kampret udah mulai ditimbulkan lagi tapi kita nggak akan ngebahas itu sebenarnya bisa menjadi peluang untuk teman-teman buruh memperjuangkan haknya karena disitu ada kontestasi pemilihan dan lain sebagainya yang semestinya tahun politik Pemilu itu menjadi ruang kontestasi ide yang muaranya tentu adalah Kesejahteraan Rakyat nah bagaimana kemudian teman-teman buruh mengisi ruang ini Iya sebenarnya kalau bicara tentang karena bertanya tahun politik pasti akan banyak para pejabat negara dan kemudian para politikus gitu ya untuk mencari lumbung-lumbung suara Biasanya karena rakyat itu menjadi prioritas untuk mendapatkan suara biasanya bukan bukan prioritas untuk mengedepankan Bagaimana program kedepan untuk mengimplementasi tentang perusahaan kesejahteraan keadilan dan kesetaraan sebenarnya tapi serikat buruh tidak juga bisa terlepas bicara tentang persoalan politik Karena perjuangan juga pasti akan berkaitan tapi kalau kita bicara tahun politik pasti rezim hari ini sudah tidak fokus terhadap persoalan kerja-kerja untuk rakyat tapi lebih kepada bagaimana lebih kepada apa sih kalau bilang untuk menarik gitu ya untuk membuat seolah ini untuk kepentingan rakyat tapi prakteknya kita sudah rasakan banyak kebijakan-kebijakan regulasi yang semakin tidak mengarah kepada apa yang menjadi kepentingan rakyat sebenarnya Nah kalau dikatakan bahwa Bagaimana kasih menyikapinya karena memang kalau secara organisasi pasti tidak bisa mengambil satu keputusan Tentang Kita terlibat dalam kontestan politik ini karena memang hasil Kongres kasbi resolusinya itu menyatakan kita sudah dua periode Pemilu itu menyatakan Pemilu ini bukan Pemilu rakyat tapi pemilunya kaum berdurasi Kenapa kita katakan hal itu kita punya pengalaman eee beberapa kali misalkan termasuk periode pertama Jokowi Pak Presiden Jokowi gitu ya Di mana pada saat itu kita Sarah level bawah kawan-kawan secara individu punya hak tentang persoalan untuk memilih atau tidak memilih tapi untuk distruktural yang strategis itu tidak bisa nah kawan-kawan juga ada yang memilih antara Jokowi dengan Prabowo pada saat itu gitu ya itu memang hak politik hak yang mendasar yang dimiliki oleh setiap orang dan itu nggak bisa kita juga larang gitu ya gitu nah tapi memang saat ini kasih belum sebenarnya kasbi ini mencoba untuk mendorong gitu ya Terakhir kita tuh pernah pertemuan gerakan rakyat gitu untuk menginisiasi Bagaimana ada blog politik alternatif sebenarnya untuk tidak hanya ngomong buruh tapi berbagai macam sektor bicara tentang persoalan kepentingan rakyat mayoritas gitu Ini berproses dan kemudian sampai hari ini kita juga masih menyiapkan mengarah ke sana gitu loh tapi yang tokoh-tokoh politik yang coba untuk mengambil kantung-kantung suara kalau bicara saraf personal sebagai orang yang karena saya ini adalah banyak dalam dunia gerakan khususnya di persoalan perburuhan ya pasti sejak dari zaman Megawati sampai sekarang pun pasti ada yang menawarkan untuk posisi atau menawarkan untuk menjadi Caleg tapi secara organisasi saya karena saya sebagai ketua kasti karena di konstitusi kita menyaratkan hal itu Ya kita nggak bisa kayak gitu kecuali memang resolusi dari Kongres itu melakukan perubahan bahwa kita secara organisasi mengambil sikap untuk terlibat dan kemudian untuk mendorong ke satu partai misalkan itu itu harus melalui mekanisme organisasi tapi dari personal Mbak Nining sendiri nih ada ketertarikan gak sih Mbak untuk terjun di dunia politik saat ini saya lebih fokus terhadap serikat buruh jadi belum ya apa namanya partai politik peserta pemilu salah satunya adalah partai guru dan sepertinya Mbak Nining bersama kasbi juga bahasanya apa ya mungkin tidak terkoneksi atau tidak tidak punya hubungan dengan partai buruh situasi itu seperti apa Mbak Iya kasbi tidak terapiasi dengan partai manapun gitu ya sampai hari ini dan kemudian kita tidak bisa mengambil satu sikap tanpa hasil melalui mekanisme prosedural organisasi Jadi kalau dikatakan bahwa hari ini ada partai buruh ya kita apresiasilah teman-teman yang sudah mengambil jalur itu itu hak-hak yang melekat terhadap individu kan dalam ruang kebebasan nggak bisa kita juga larang gitu kan gitu Itu hak kawan-kawan yang sudah mengambil jalur itu gitu Nah bagi kami itu sebuah pilihan ya itu hal yang bagus dilakukan oleh teman-teman yang lebih bukan berarti kami hari ini alergi terhadap politik gitu Kami justru kemudian jauh mempersiapkan Bagaimana kader-kader yang memang betul-betul punya kader-kader yang maju yang punya perspektif yang partai politik yang harus kita bangun itu seperti apa gitu ya kedepan itu kerja-kerjanya apa ya kita butuh untuk menyiapkan hal itu gitu jadi memang sampai hari ini di prosedur dan mekanisme di organisasi kasbi kita masih kepada hasil resolusi kongres menitipkan perjuangan-perjuangan kasbim mungkin barangkali melalui partai buruh gitu atau atau sebenarnya sudah terputus komunikasi artinya ada barangkali dari teman-teman kasbi itu menitipkan bahwa kita punya perjuangan ini tolong juga diperjuangkan gitu melalui partai buruh untuk nilainya untuk nilai-nilai perjuangan itu sampai sampai ke sana atau enggak atau atau Ya sudah gitu jalan masing-masing ya teman-teman mau berjuang lewat partai buruh silahkan tapi kami karena punya keterbatasan aturan regulasi kongres dan sejenisnya sehingga tidak memungkinkan terjun langsung gitu Iya kalau hal itu kan sudah tegas ya kita menyatakan prosedur dan mekanismenya kita tidak bisa tapi Kita sebenarnya sejak sebelum partai burupun sebenarnya kita sudah memberikan masukan pandangan gitu terhadap partai-partai politik atau caleg-caleg pada saat itu apa yang menjadi keresahan kegelisahan dan kemudian yang dikehendaki rakyat tapi dalam implementasinya kan itu semakin menjauhkan gitu tentang persoalan harapan-harapan itu nah semoga saja partai yang baru di inisiasi oleh kawan-kawan yang kemudian partai buruh ini ya juga nanti bisa konsisten apa yang di kampanyekan hari ini gitu tidak terulang seperti yang sudah-sudah kan gitu sehingga tidak membuat rakyat ke depan itu menjadi apatis kalau perilaku partai politik yang lama dengan yang baru itu nanti akan sama maka eh rakyat itu memiliki pandangan selain apatis gitu ya tidak percaya terhadap politik itu mereka akan melihat bahwa tidak ada gunanya partai politik ketika tidak memperjuangkannya nah Harapan Kita partai politik yang sudah dibangun oleh teman-teman ini ya betul-betul menyuarakan apa yang menjadi kepentingan rakyat dan bangsa sebenarnya Tapi kalau modeling melihat setelah teman-teman buruh ini dilakukan kutip digebukin pakai regulasi atau undang-undang yang diresmikan kesadaran untuk mereka berpartisipasi dalam politik electoral sebagai pemilih itu gimana mbak atau mereka udah bener-bener apatis atau mereka masih masih kita belum memiliki hasil survei seberapa besar dan seberapa kecilnya ya gitu tapi memang kita temukan di berbagai macam masyarakat masih yang memang masih memiliki harapan baru ada yang memang masih tidak percaya gitu ya Gitu ada yang memang ya harus terlibat dalam perjuangan-perjuangan politik gitu itu masih ada di masyarakat gitu ya gitu kita nggak bisa juga pukul bawa masyarakat hari ini sudah tidak punya rasa keinginan untuk melakukan perubahan itu nggak bisa gitu ya tapi kita kita harus lihat objektif juga gitu di mana masyarakat masih memilih ada yang memiliki harapan ada yang memang ingin Bagaimana Harapan Baru ini menjadi wujud nyata dari mewujudkan apa yang menjadi kepentingan rakyat ada yang memang masih eee mau seperti apa kita ini melihat apakah akan kita terlibat dalam situasi politik hari ini atau memang kita masih sama seperti sikap kita kemarin Nah ini masih dalam ruang perdebatan Dalam ruang diskusi karena kita juga masih menampung Bagaimana aspirasi-aspirasi kawan-kawan di berbagai macam kota dan daerah kan gitu ada yang memang daerah beberapa ingin terlibat ada yang memang kita tidak perlu terlibat Nah kalau di kasbi kan nggak bisa ini menjadi makanya saya nggak bisa memutuskan bahwa kita tidak terlibat dari mana karena memang harus diputuskan dalam Kongres gitu karena kongres kita kan akan di 2023 kan gitu agenda ke depan teman-teman kasbi untuk memperjuangkan hak-hak buruh ini apa aja Mbak Iya kalau kerja-kerja baik di tingkat level daerah maupun saran nasional kita masih memperjuangkan bagaimana buruh ini tidak diperlakukan semena-mena gitu ya tidak PHK yang semakin dimanfaatkan ruang karena ruang situasi global gitu ya karena perang di dunia ini kan selalu menjadi alat tapi tidak bisa dibuktikan seberapa besar pengaruh dari global dan ini terakhir saya baca di Kompas di kompas.com apa Kompas TV gitu ya Sri Mulyani menyatakan bahwa ekonomi bangsa Indonesia ke depan semakin membaik 5,3 hal itu artinya kan kalau disambungkan dengan persoalan Perpu dan omnibus slow artinya tidak ada hal yang genting berkaitan dengan persoalan publik kan gitu nah yang penting itu adalah Bagaimana menjaga Marwah dari persoalan rezim ini ya betul-betul menjalankan apa yang menjadi mandat dari konstitusi dan hukum yang di Indonesia Nah karena Perpu yang dikeluarkan dalam situasi hal ini sebenarnya Perpu yang melakukan pelanggaran terhadap konstitusi Nah kalau dia sudah melakukan pelanggaran terhadap konstitusi dan kemudian tidak patuh menjadi aturan hukum ya artinya kan harus ada tindakan yang lebih besar gitu ya Selain daya tekan kepada rezim hari ini aksi-aksi ya dia juga kepada mengarah kepada Apa yang harus dilakukan kalau kekuasaan semakin tidak patuh terhadap konstitusi dan ya istilah kalau kita ininya mosi tidak percaya pembangkangan sipil termasuk istilahnya pemakzulan itu Ya harusnya memang harus dengungkan karena memang suara-suara lain diabaikan Terus kalau suara-suara rakyat diabaikan konstitusi diabaikan bahkan lembaga negara yang mahkamah konstitusi yang menjadi mana konstitusi aja tidak patuh Bagaimana dengan suara-suara rakyat ya rakyat harus bergerak secara bersama-sama kalau bicara tentang ini bukan hanya kepentingan kaum buruk karena kan di media-media lebih banyak menyorot seolah ini adalah guru yang bekerja yang menjadi rugi yang rugi itu bukan hanya buruk semata generasi muda yang hari ini menjadi pelajar mahasiswa yang tidak punya masa depan nggak punya kepastian kerja nggak punya tentang peningkatan kesejahteraan nggak punya perlindungan nggak jangankan kata adil gitu ya gitu jauhlah dari adil ya harus memiliki kesadaran untuk bergerak korban dari Cipta kerja pasti itu jadi jumlah burung ini kira-kira hari ini ada berapa di seluruh Indonesia kalau data dari Kementerian itu buruh formal itu sekitar 53 juta ya sebenarnya omnibus Cipta kerja itu menciptakan dari Poma menjadi informalisasi sebenarnya karena orang muda di PHK orang dibayar serendah gitu ya peningkatan kesejahteraannya nggak ada nggak punya jaminan kepastian sehingga apa yang pemerintah bilang kampanye untuk lapangan pekerjaan itu Ya kita bukan hanya sekedar bekerja gitu loh kalau hanya sekedar bekerja hewan pun bisa bekerja Ini persoalan martabat manusia yang harus dipenuhi itu adalah kebutuhan dasarnya artinya ini menyasar korban di 50 juta lebih itu ya tidak hanya 50 juta angkatan generasi-generasi berikutnya yang akan menjadi calon pekerja pun juga akan menyasar hal itu gitu ya masyarakat adat yang tanah mereka misalkan harus dikedepankan kepentingan investasi ataupun pembangunan kalau mereka nggak setuju itu kan ada istilah bank tanah mereka silahkan selesaikan lewat pengadilan bayangkan masyarakat adat lebih dulu dibandingkan dengan hukum di negeri kita kalau dipertaruhkan di pengadilan ya pasti mereka tak berdaya gitu loh Nah masyarakat adat yang mereka hidup dari hasil hutan dari kebun dari bercocok tanam gitu ya termasuk para petani atau masyarakat di desa-desa kalau kemudian tanah mereka nggak ada mau usaha apa yang tua mungkin sudah tidak bisa bekerja generasi mudanya mau nggak mau menjadi buruh menjadi buruh pun gak punya jaminan kepastian kerja jaminan kesejahteraan itu karena regulasinya semakin longgar semakin gak memberikan perlindungan kalau kekuasaan rezim sudah seperti ini ya nggak mungkin harus diam kan semua kita sarannya sudah marah marahnya kayak apa selain turun ke jalan Dia harus memikirkan bagaimana membuat kekuasaan juga tidak semakin beringas terhadap rakyat menentang kerja sampai darah penghabisan 14 Februari itu akan ada rencana aksi besar gitu berbagai macam sektor melalui protes rakyat Indonesia Nah protes rakyat Indonesia ini berbagai macam aliansi ada guru ada petani ada nelayan ada ma
Resume
Categories