Transcript
o9mBrPMcB64 • REMIS YANG DIRAMPAS: Kisah Perempuan Seluma Menolak Tambang Pasir Besi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0229_o9mBrPMcB64.txt
Kind: captions
Language: id
ya dusun
pasarumah
dusun
Al
Kay Dusun panjang di pinggir pantai
Bany Remi asikano banyak pulau serening
yang
ad
galo
gobl
[Musik]
ituan Perkenalkan nama saya Z pantri
umur 35 tahun tinggal di desa fat lema
panggilan sehari-hari Zeni aktivitas
saya selain ibu rumah tangga saya
pencari
[Musik]
remif berm itu berumbungan banyak orang
yang ikut ber itu bukan cuman satu dua
orang ba jadi sampai ada yang 10 orang
15 orang jadi kan berumbungan ber jadi
ram-r bermis
itu Remis ini selain dijual untuk makan
sendiri terus kita bisa diolah kulitnya
itu bisa menjadi kapur Siri dan bisa
kulitnya juga jadi ini olahan
kerajinanang seperti seenir gantungan
kunci Remis ini kalau leluhur dulu
ngomong Nenek Moyang kami dulu ngomong
Remis ini ibaratnya diop bukan diop
untuk kita makan yang enak kan diop ada
campurannya untuk diminum airnya itu
untuk obat penyakit
kuning jadi nelayan Remis sulit Kenapa
aku bilang sulit karena kita kan
kesulitan di kita di cuaca kalau cuaca
tidak menentu kita tidak bisa
mendapatkan hasil Remis dan juga
dulu-dulu tuh bisa diprediksi kalau glor
3 bulan ini ditentukan udah tahu kan
bulannya kapan kalau yang dulu-dulu Tuh
tapi kalau yang kemarin tidak bisa
diprediksi lagi cuaca sekarang kadang
cuaca ekstrm kadang bagus Kalau gelur
sekarang ini kadangan tidak menentuentu
3 bulan lagi
diaombang
dan itu tidak bisa untuk kami
[Musik]
pencari kami masyarakat pasarum menjaga
pesisir karena Pesisir Ini pelindung
kami ketika ombak besar dan badai ah
jadi hutan pantai kami ini tetap kami
jaga tetap kami jaga hutan pantai ini
dan tidak akan kami biarkan habis maka
itu kami menolak keberadaan tambang
karena kami takut hutan pantai kami
habis jadi kalau sekarang
entah ad tidak lagi sekitar 100 m lebih
tuh karena sudah banyak
abrasi di terpak ombak
gelombang tinggi sebelum hutan pantai
habis Remis pun sudah hilang Nah jadi
kan hutan pantai habis pasir besi Kami
habis mata pencarian kami pun
[Musik]
pusn
[Musik]
agak susah cari
remisini S inilah dapat Sudah berapa
Jam Sudah hampir 1
jam inilah yang
didapat
yang merusak semua ini nih ini
tangan-tangan kita manusia inilah yang
membuatkan bencana itu ada karena
kadangan sudah tahu ini kan berguna
untuk menjaga pantai Tapi kadang di
rusah dan sudah tahu di daerah kita
enggak bisa dimasuki perusahaan tapi
dimasukkan Nah jadi yang merusak itu
kalau saya rasa itu orang-orang
tangan-tangan orang yang
jahatlah dia berpesan dari mereka dulu
Sudah ada ingin penelitian mengambil
sampel untuk pertambang pasir besi dari
dulu mereka tidak ingin adanya
pertambangan maka itu kami keturunannya
tetap akan menjaga amanah itu dan tetap
akan menolak yang namanya pertama Karena
mata pencarian dan hutan pantai kami
yang harus kami jaga mata pencarian akan
hilang hutan pantai akan habis dan pulsi
udara akan nyata Jalan akan rusak
semuanya
akan
[Musik]
hancur
[Musik]