Ketika Rakyat Melawan | Tunjangan DPR Jadi Pemicu
9B86sse5yWo • 2025-08-26
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Tepuk tangan]
Senin, 25 Agustus 2025. Ribuan warga
Jakarta turun ke jalan.
Mereka menyuarakan kegeraman atas pajak
yang makin mencekik dan kenaikan
tunjangan DPR yang fantastis.
Aksi yang terpusat di depan gedung DPR
RI ini kemudian meluas ke sejumlah
wilayah lain di Jakarta.
[Tepuk tangan]
Tuntutan para pengunjuk rasa adalah
menolak kenaikan tunjangan anggota DPR
di tengah kesulitan rakyat memenuhi
kebutuhan dasar.
Kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR
mencapai Rp50 juta per bulan. Dengan
beragam tunjangan lainnya, total
penerimaan anggota DPR mencapai Rp91,5
juta per bulan.
Aksi damai dihadapi polisi dengan
represif. Mereka menembakkan water canon
dan gas air mata.
Aksi protes kemudian meluas hingga
kawasan Penjompongan dan Palmer Merah.
Selain melakukan tindakan represif
kepada masa aksi, polisi juga melakukan
penyerangan terhadap seorang jurnalis
foto dari LKBN Antara.
Menurut LBH Jakarta, sekitar 400 orang
ditangkap. Setengahnya anak di bawah
umur dan sebagian besar ditemukan dalam
kondisi luka-luka.
Polisi menghalang-halangi LBH Jakarta
untuk memberikan pendampingan hukum
kepada masa aksi yang ditangkap.
Ini para orang tua. Betul.
Dari anak-anak
di bawah umur.
Betul
ya. Yang sekarang pertama prosesnya
tidak jelas.
Betul.
Sudah enggak betul, Pak?
Enggak. Maksudnya
sudah
ini sedang didata.
Di data itu di mana? Di apa?
Di dalam. Kalau sudah diata boleh
keluar, Pak. Boleh. Nanti nanti nanti
ada ada kebijakan pimpinan nanti ada P.
Oke. Gini. Kebijakan pimpinan itu nomor
sekian, nomor satu undang-undang, Mas.
Betul
ya.
Iya.
Undang-undang berkata bahwa kalau ada
proses pemeriksaan apapun dia berhak
didampingi oleh bantuan hukum. Itu
pertama. Apalagi anak.
Makanya nanti ya sudah, Mas.
Enggak. Entar dulu, Mas.
Yang kedua, menurut Undang-Undang SPPA
wajib didampingi BAPAS.
Iya.
Ya. Ada enggak BAPAS?
Saya masih koordinasikan. Makanya Pak
Direktur kan baru ke sini.
Iya. Ini ini para orang tua menunggu
dari tadi loh, Pak. Baik. Dari jam 10.
Pagi sudah hampir 5 jam ya. Mereka mau
tahu anaknya ada di sini atau enggak.
Itu aja informasi yang betul. Sebentar
ya sampaikan.
Iya. Saya sampaikan dulu Pak sekalian
ya. Yang kedua ini proses hukum apa?
Ini data ya.
Bingung. Bapak juga bingung wajar karena
enggak ada yang ditang.
[Musik]
Hingga pukul 10.00 malam waktu setempat,
ratusan warga masih terlihat melanjutkan
aksi protes di kawasan pejompongan dan
Slipi.
Protes publik ini sesungguhnya bukan
hanya soal keadilan, tetapi juga
mencerminkan kemarahan warga terhadap
beragam kebijakan pemerintah yang
diambil secara selampangan.
Ayo
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:22:02 UTC
Categories
Manage