Tafsir Juz 22 : Surat Yasin #5 Ayat 28-36 - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
e0b-EAEX3zU • 2021-08-18
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
segera download Quran tadabur tafsir
dalam genggaman anda
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah
pemirsa Rojak dimanapun anda berada kita
melanjutkan pelajaran kita dari
Mendulang faedah-faedah dari surat Yasin
dan kita sampai pada ayat ke
28 Allah berfirman wama anzalna ala kaum
muslimin dan kami tidak menurunkan
kepada kaumnya sesudah dia meninggal
suatu pasukan pun dari langit dan tidak
layak kami menurunkannya
pada pertemuan lalu telah kita bahas
tentang kisah lelaki yang datang dari
tempat jauh untuk menasehati kaumnya dan
akhirnya dia pun dibunuh dan Allah telah
mengabarkan bahwasanya dia masuk surga
Ya masuklah ke dalam surga kemudian dia
jelas dimuliakan Allah Subhanahu Wa
Ta'ala
timbul pertanyaan Bagaimana dengan nasib
kaumnya
dianya jelas masuk surga dibunuh
kemudian masuk surga bagaimana dengan
kaumnya maka Allah menurunkan azab
kepada kaumnya
Allah berfirman
wama anzalna ala kaum mihi tidaklah kami
menurunkan kepada kaumnya mim ba'dihi
Setelah dia Setelah meninggalnya Habib
an-najar yang disebut Habib An Nazar
laki tersebut Min Jun di Minas sama ya
dari pasukan dari langit wamaku namun
kami tidak pantas untuk menurunkan
pasukan tersebut ingkana
sesungguhnya hukuman yang menimpa mereka
hanyalah suatu suara saja yang keras
tiba-tiba mereka semuanya mati atau
maksud ayat ini
ayat ini menjelaskan Bahwasanya Allah
mengirim azab kepada mereka tetapi azab
yang Allah turunkan bukanlah menurunkan
malaikat untuk
menghabisi mereka ya tidak pantas tidak
layak ya Sebagian ulama seperti alusi
mengatakan bahwasanya
Allah Subhanahu Wa Ta'ala hanya
mengirimkan malaikat
kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam
Allah hanya mengirimkan malaikat kepada
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dalam
Perang Badar
Adapun mereka ini tidak tidak layak
untuk diturunkan malaikat untuk
menghabisi mereka untuk mengazab mereka
tapi cukup dengan satu suara yang keras
maka mereka pun binasa sebagaimana Allah
firmankan dalam surat Al Ankabut ayat 40
kata Allah
azab dengan dosanya
diantara mereka ada yang kami azab
dengan mengirimkan hujan batu meminum
diantara mereka ada yang kami azab
dengan suara yang keras pemimpin
tenggelamkan ya jadi banyak umat-umat
yang dibinasakan tanpa harus menurunkan
malaikat
dengan suara dengan ditenggelamkan
Dengan apa namanya hujan batu dengan
dibenamkan dalam bumi tanpa harus
menurunkan mereka demikian juga kaum ini
kaumnya Habib An Nazar Ini kata Allah
maksudnya
malaikat tidak pantas kami turunkan
malaikat kepada mereka hina cukup mereka
dibinasakan oleh Allah dengan satu suara
Allah mengatakan ingkana
mereka itu hanyalah suara sekali saja
Allah tidak butuh dua suara Allah tidak
butuh 3 suara satu suara saja Allah
keluarkan maka mereka pun
binasa faedah
tiba-tiba Mereka pun mati di sini pak
disebut dengan pujaiyah yaitu datang
artinya tiba-tiba suatu suara tiba-tiba
mereka mati artinya antara suara dengan
kematian mereka
sangat cepat ya inkana
cukup satu suara yang keras maka
tiba-tiba mereka tewas seluruhnya Ya
Allah tidak butuh dua suara tiga suara
Adapun kaifiyah Bagaimana suara tersebut
yang jelas suara itu mematikan dengan
satu suara maka Allah mematikan mereka
dan betapa Banyak umat yang Allah
binasakan dengan suara dengan suara kita
sekarang kalau mendengar suara paling
keras mungkin gendang telinga kita pecah
tapi sampai mati
Bagaimana Apakah
suara tersebut mematahkan memutuskan
jantung mereka atau mengeluarkan darah
dari telinga mereka
yang jelas suara tersebut sangat keras
dan membangkitkan telinga mereka dan
mereka mati dengan satu suara tersebut
ini jadi Allah ternyata binasakan mereka
Allah binasakan mereka karena mereka
telah membunuh walinya Wali Allah itu
Habib an-najar maka siksaan Allah
turunkan mereka dan ini
menguatkan bahwasanya kampung yang
dikirim Rasul 3 orang Rasul kepada
mereka bukan antokiyah bukan
murid-muridnya Nabi Isa yang dikirim
kepada mereka karena kalau dalam
perjanjian baru bahwasanya kaum di
antokiyah beriman kepada murid-murid
nabi Isa sementara ini tidak ini mereka
kufur dan dibinasakan oleh Allah
subhanahu wa ta'ala bahkan
menunjukkan bahwasanya setelah Taurat
diturunkan tidak ada lagi tidak ada lagi
kaum yang dibinasakan tidak ada lagi itu
umat-umat terdahulu Allah berfirman
dalam surat al-qasas ayat 43 walau
sungguh kami telah memberikan kepada
Musa alkitab setelah kami membinasakan
generasi-generasi sebelumnya artinya apa
setelah Taurat
turun ya setelah Taurat turun setelah
zaman Nabi Musa tidak ada lagi umat yang
dibinasakan dengan suara dengan
eee petir yang menyambar ya langsung
secara total dibinasakan sudah tidak ada
lagi ya oleh karenanya umat kalau apa
namanya sementara kisah yang Habib
an-najjar ini kisahnya bahwasanya
umat tersebut dibinasakan oleh Allah
subhanahu wa ta'ala bisa menjelaskan
kota tersebut bukan kota untuk
kemudian Allah berfirman
kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala langkah
besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba
tersebut
tidak datang seorang rasul pun Kecuali
mereka mengejek ya rasul tersebut tidak
ada satu Rasul pun Kecuali mereka
mengejek Rasulullah tersebut Allah
Subhanahu Wa Ta'ala mengatakan
sungguh besar penyesalan
[Musik]
Siapa yang mengucapkan ya hasrohtan
sungguh besar penyesalan ada yang
mengatakan mereka itu sendiri ketika
mereka melihat azab mereka mengatakan
sungguh menyesal kami Kenapa kami
mendustakan para rasul dan ini
bertentangan dengan Habib An Nazar yang
dikatakan qilatul Kholil Jannah
ketika melihat surga ya dia mengatakan
seandainya kaumku yang menyiksaku tahu
bagaimana Allah mengampuni aku dan aku
menjadikan aku termasuk yang mulia
sebaliknya kaumnya ketika dilihatkan
oleh azab ya mereka mengatakan ya hasrah
sungguh suatu yang penyesalan yang
sangat amat dalam
suatu yang terluputkan dan tidak bisa di
tidak bisa dikejar kembali sesuatu yang
terluputkan tidak bisa dikejar kembali
makanya disebut penyesalan menyesal
sudah enggak bisa kembali lagi kalau
bisa diperbaiki ya mungkin tidak
dikatakan menyesal ini sudah tidak bisa
diperbaiki Tuhan Yesus selesai sudah
lewat sudah lewat mereka tidak bisa
kembali lagi ke atas muka bumi kemudian
beriman kembali sudah lewat makanya ya
hasrah sungguh penyesalan yang besar
apalagi di sini Allah mendatangkan
dengan tanwin ya hasratnya karena tanwin
Terkadang untuk takzim untuk takzim
yaitu artinya ini benar-benar penyesalan
yang luar biasa tidak ada penyesalan
seperti penyesalan orang yang diazab
oleh Allah yang dimaksud dengan neraka
jahanam ya penyesalan karena amalan
mereka semakin memper buruk mereka
amalan mereka semakin buruk mereka dan
seluruh orang-orang kafir pada hari
kiamat kelak menyesali perbuatan mereka
semua amal yang mereka lakukan semakin
menambah penyesalan mereka makanya
diantara nama hari kiamat adalah Yaumul
hasrah
tentang hari penyesalan Kenapa hari
kiamat disebut hari penyesalan karena
banyak orang yang menyesal banyak orang
yang menyesal di antara penyesalan-
lakukan adalah semakin dia banyak
beramal keburukan kekufuran kemaksiatan
maka dia semakin apa semakin
menyesal amalan tersebut hanya menambah
penyesalan saja kepada mereka
seperti firman Allah Subhanahu wa ta'ala
untuk menghalangi manusia dari jalan
Allah mereka
itu akan menjadi penyesalan bagi mereka
akan menjadi penyesalan bagi mereka
Lihatlah
apa namanya mereka menyesali perbuatan
mereka ini pendapat bahwasanya yang
mengatakan ini dia hasrotan adalah
mereka sendiri hamba-hamba tersebut
yang kufur kepada para Rasul bahkan
ingin bunuh para rasul bahkan membunuh
Ada pendapat lain mengatakan yang
mengatakan adalah para malaikat para
malaikat apa namanya mengungkapkan
penyesalan mereka siang manusia kasihan
mereka itu ada yang mengatakan ini
ungkapan dari Allah ya
Allah mengatakan sungguh menyesal mereka
sungguh yaitu ya hasrat Al Ibad sebagian
dalam qiroat ada ya hasrattal Ibad
yaitu sungguh besar penyesalan yang
menimpa mereka sungguh besar penyesalan
yang menimpa mereka
ini setiap datang seorang Rasul
maka mereka mengejek rasul tersebut
mereka mengajak rasul tersebut harusnya
mereka beriman kepada rasul tersebut
mereka malah mengejek rasul tersebut
Setiap Rasul datang mereka mereka ejek
kemudian
kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
tidaklah mereka mengetahui Berapa banyak
umat-umat sebelum mereka yang telah kami
binasakan
bahwasanya orang-orang kebinasakan
tersebut tidak kembali lagi kepada
mereka
kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
para ulama mengatakan maksudnya Ahlul
Makkah ada yang mengatakan ini maksudnya
penduduk maka karena kita tahu Surat
Yasin Surat Makkiyah
audience-nya adalah penduduk Mekkah jadi
alam Ya Roh Tidakkah mereka Abu Jahal
dan teman-temannya mengetahui di sini
maksudnya adalah ilmiah karena mereka
tidak lihat Bagaimana di masakan tapi
mereka tahu mereka dengar ya mereka
memikirkan hal tersebut bukan
mereka tahu
tidak akan mereka tahu karena banyak
generasi-generasi yang kami binasakan
sebelum mereka Minal Kurni alkorn
alqor maksudnya manusia yang berada pada
sezaman tertentu ya sekumpulan manusia
yang berada pada satu zaman tertentu
orang-orang yang pada satu zaman
tertentu dan berbeda-beda ya ada satu
generasi kalau bisa kita generasi ada
yang generasi mungkin sampai ratusan
tahun ada generasi mungkin
100 tahun ada generasi di bawah daripada
itu tapi kebanyakan sekarang mengatakan
generasi 100 tahun tapi sebenarnya
berbeda-beda sesuai dengan
umur manusia yang pada umumnya pada
zaman tersebut generasi yang ada di
zaman Nabi Nuh tentunya berbeda ya
alkorn yaitu manusia yang berkumpul pada
satu zaman tertentu ya generasi kalau
bahasa kita artinya betapa banyak
generasi ya yang kami binasakan sebelum
mereka annahum ilaihi rojiun lihat
mereka tidak bisa kembali lagi
tidak bisa kembali lagi ke atas muka
bumi mana nggak ada nanti kembali pada
hari kiamat
Tidakkah ini menjadi pelajaran bagi
mereka
kami telah binasakan dan mereka tidak
bisa kembali lagi
kepada kepada mereka artinya ini
peringatan kepada orang-orang
Quraisy yang mereka mengejek Nabi
Shallallahu alaihi wasallam yang mereka
menghina Nabi Shallallahu Alaihi
Wasallam Ingat kalian wahai Abu Jahal
dan teman-teman akan menyesal dengan
penyesalan yang sangat amat dalam Kalau
kalian tidak beriman dia hasrat
sungguh penyesalan ini ayat turun untuk
mengingatkan mereka karena surat
Makkiyah tapi Abu Jahal
padahal sudah datang peringatan ingat
kalau kalian sudah sudah meninggal tidak
akan bisa balik untuk merubah kondisi
yang ada hanya penyesalan Seandainya
bisa kembali untuk merubah kondisi nggak
apa-apa kalian mengejek sekarang nanti
mati di azab hidup lagi baru beriman
tapi tidak ada kesempatan kedua
ada kesempatan kedua tidak ada kembali
lagi Makanya saya sering bilang sama
sebagian kawan saya bilang orang-orang
atheis terlalu spekulasi tinggi
dia menyangka Tuhan tidak ada
bersikeras dengan Tuhan tidak ada dan
tidak ada Dalil yang menunjukkan adanya
Tuhan selalu mereka mati
berkaitan dengan
azab Abadi
sama orang-orang musyrikin juga
Seandainya bisa kembali masih mending
Bisa perbaiki nggak bisa alam ya rokam
akhlak karena
mereka mengetahui Berapa banyak generasi
kami binasakan
generasi kaum Nabi Nuh kaum Nabi Hud
kaum Nabi
mereka tidak bisa kembali lagi kedua
kali
orang-orang musyrikin sangat spekulasi
tinggi berkaitan dengan azab Abadi atau
kebahagiaan abadi di akhirat kelak ini
bantahan juga kepada orang-orang Syiah
ya yang mengatakan ada namanya rajaah ya
mereka meyakini ada kebangkitan sebelum
hari kiamat salah satu akidah spesial
orang-orang Syiah bagaimana saya pernah
bahas yaitu mereka meyakini bahwasanya
ketika Imam Mahdi keluar nanti maka akan
dibangkitkan sebagian Sahabat Untuk
disiksa seperti Abu Bakar akan
dibangkitkan
Umar akan dibangkitkan ya Aisyah akan
dibangkitkan kemudian didera ini adalah
semua kedustaan ya Allah terkadang tidak
pernah membangkitkan seseorang dalam
rangka untuk memberi balasan yang ada
adalah sebagai tanda-tanda kebesaran
Allah itu ada memang dibangkitkan
sebagai tanda-tanda kebesaran Allah
Subhanahu Wa Ta'ala seperti
orang yang Allah Matikan selama 100
tahun
ini bangkitkan bukan diberi balasan tapi
untuk menjelaskan sebagai tanda hari
kebangkitan itu ada ya seperti Nabi Musa
juga dengan tongkatnya pernah
membangkitkan seseorang hidup
kesulitannya Siapa yang membunuh kamu Si
Fulan kemudian mati mati kembali ini ini
pernah terjadi ya ini pernah terjadi
tetapi dibangkitkan untuk
memperbaiki diri kembali untuk dibalas
sebagai balasan makanya tidak pernah
terjadi kebangkitan hanya ada pada hari
hari kiamat Adapun orang Syiah yang
meyakini bahwasanya kalau Imam Mahdi
keluar Abu Bakar dibangkitkan Umar
dibangkitkan kemudian disiksa Aisyah
dibangkitkan Radiallahu anhum disiksa
makanya mereka
kemudian kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Allah
Subhanahu Wa Ta'ala setiap mereka semua
akan dikumpulkan lagi pada Kami tidak
akan kembali tapi akan dikumpulkan akan
dikumpulkan yaitu pada hari kiamat kelak
dan diantara topik yang menjadi
perhatian utama dalam surat Yasin adalah
masalah hari kebangkitan terutama nanti
di akhir surat Allah membantah syubhat
mereka yang Menolak adanya hari
kebangkitan Ya Allah bilang sekarang
nggak ada kembali nanti
hari kiamat setelah hari kiamat baru ada
kebangkitan kata Allah
semuanya nanti benar-benar akan
dikumpulkan hadir di hadapan kami itu
pada hari
kiamat kelak pada hari
kiamat kelak ya
di manapun Anda berada ya ini
tentang bagaimana nasib orang-orang yang
mendustakan para rasul yang membunuh
Habib An Nazar ternyata Allah binasakan
mereka dan sangat mudah Allah binasakan
mereka dan mereka sangat hina tidak
perlu Allah turunkan mereka untuk
membinasakan mereka Allah cukup Allah
mengeluarkan suara yang sangat keras
sehingga mereka faedah tiba-tiba mereka
mati ya Ini juga isyarat bahwasanya
semua ini adalah perkara yang gaib
suaranya seperti apa kita tidak bisa
bayangkan kemudian Bagaimana malaikat
maut mencabut nyawa mereka dalam sekejap
semuanya langsung mati itu pun tidak
bisa bayangkan Bagaimana cara malaikat
maut mencabut nyawa mereka sekaligus
dalam waktu satu waktu Ini semua adalah
hal yang di luar kemampuan kita untuk
berpikir dan Allah Kabarkan bahwasanya
kalau sudah meninggal tidak ada namanya
hari
kebangkitan untuk memperbaiki nggak ada
lagi ya yang ada nanti yang ada nanti
hari kiamat Kalau hari kiamat maka akan
dihadirkan maka dihadirkan mereka
semuanya kata Allah
ya dan di sini maknanya bisa Wa
innafiyah kemudian lama diartikan
Allah berfirman
apa namanya
akan benar-benar dihadirkan di hadapan
kami
kemudian Allah menyebutkan sebagian
dalil
tentang adanya hari kebangkitan
dengan analogi menghiaskan sesuatu yang
nampak dengan suatu yang ghaib ya Hari
Kebangkitan perkara yang gaib tapi
diantara dalil bahwasanya dari
kebangkitan Allah bisa
menghidupkan kembali bumi yang sudah
tandus atau sudah mati Allah berfirman
ayat 33
dan ayat tanda-tanda bagi mereka
bahwasanya adanya hari kebangkitan
Lihatlah
bumi yang mati
kami hidupkan kembali ya bagaimana
kami keluarkan dari bumi yang tandus
tersebut habban biji-bijian
maka jadinya Mereka pun mereka pun makan
kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
jadikan pada bumi tersebut ada
kebun-kebun
kebun kurma kebun anggur dan kami
pancarkan padanya beberapa mata air
lihat kulumin samarihi wa Ma amilat
supaya mereka dapat makan dari buah-buah
tersebut ya dari apa yang diusahakan
oleh tangan mereka
apalah Ya Sukun Tidakkah mereka
bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa
Ta'ala Subhanallah
dan maha suci Allah yang telah
menciptakan
pasangan-pasangan semuanya
mimmatum betul dari apa yang ditumbuhkan
oleh bumi
dan juga dari diri mereka wa mimmalaya
lamun dari perkara yang mereka tidak
ketahui setelah ini Allah Sebutkan
beberapa dalil tentang kekuasaan Allah
bahwasannya membangkitkan manusia itu
sangat mudah wahai penduduk Mekkah wahai
Abu Jahal Abu Lahab dan teman-temannya
Ubay bin khalaf Umayyah Bin khalaf dan
seterusnya
kami mudah untuk membangkitkan manusia
kembali di antara tanda-tanda kekuasaan
Kami adalah ini
dan diantara tanda kekuasaan Allah
adalah bumi yang mati bumi yang tandus
tidak ada tumbuhan kering
kami turunkan hujan ahyana kami hidupkan
kembali
dan kami keluarkan darinya
biji-bijian
tersebut mereka mereka makan
sini ada
apa namanya
tambahan ilmu disampaikan oleh Al alusi
dan juga disebut
ini tentu bagi para pelajar
kita Allah
[Musik]
tanda-tanda bagi mereka tanda-tanda
kekuasaan Allah
bagi mereka
adalah bumi yang mati bumi
mati
di sini apa eropnya apa i'robnya
apa di sini
robbnya Apakah hal
atau karena sifat
seakan Allah yang mengatakan ya
tanda-tanda kebesaran Allah bagi mereka
adalah bumi yang mati yang kami hidupkan
Seakan Di sini ada yang kami hidupkan
lagi itu tentang kekuasaan Allah tapi
kalau yang kami hidupkan lagi berarti
ini na'at kok di sana yang datang
setelah
setelah Isim ma'rifah saya tahu dalam
kaidah jumlah yang datang setelah SMA
itu na'at kalau jumlah yang datang
setelah
Isim ma'rifah berarti hal berarti
i'rabnya adalah hal tapi para ulama
menjelaskan seperti allusi dalam
kitabnya
adalah Isim jeans
adalah jenis tanah
jenis tanah artinya mencakup seluruh
tanah umum mencakup
seluruh tanah yang mati
sehingga sehingga Al ardu al-maidah
itu maknanya seperti
rolling
[Musik]
dia Bukan maksudnya adalah suatu jenis
tanah tapi berbagai macam tanah yang
mati yang kami tumbuhkan sehingga
artinya tanda dari kami adalah
tanah-tanah yang banyak yang mati kami
hidupkan kembali sehingga seakan-akan
Allah berfirman
ini
sekedar apa namanya faedah Jokowi ya
bagikan kaum yang punya perhatian
terhadap
kita lanjutkan
kami keluarkan darinya adalah
biji-bijian
tersebut ya mereka pun makan seakan-akan
mereka tidak makan dari yang lainnya ya
seakan-akan mereka tidak mengerti
artinya diantara makanan primer yang
dibutuhkan oleh manusia lebih
biji-bijian ya beras jagung ya
gandum ya kebutuhan primer ya dan itulah
yang yang kami tumbuhkan Tidakkah kalian
berpikir wahai orang-orang Quraisy
Lihatlah Bagaimana bumi mati kemudian
Allah hidupkan lagi ini namanya Allah
berdalil tentang mungkinnya terjadi hari
kiamat dengan kias dengan kias kita
sudah pernah bahas dalam sejarah rinci
Rukun Iman bahwasanya
eee Allah berdaya dengan tentang adanya
hari kiamat dengan beberapa pendalilan
ya tentang pertama qiyas yang kedua
tentang sesuatu yang terjadi bahkan kias
Aulawi tapi itu pembahasan dalam masalah
al-iman beliau
dalam ayat ini Bahwasanya Allah berdiri
dengan qiya sebagaimana bumi yang mati
kasih hujan bisa hidup kembali
tumbuh-tumbuhan bahkan keluar dari dari
tumbuhan dari bumi yang mati tersebut
biji yang kalian makan dari biji
tersebut
kemudian Allah melanjutkan
diantara ciri bumi yang mati tersebut
biji-bijian tadi yang kalian makan
kami jadikan juga pada bumi tersebut
jannat kebun-kebun
kebun yang isinya adalah pohon-pohon
kurma nahhil jamaah dari nahlun
sama seperti Abdul jamaknya Abid
[Musik]
kami tumbuhkan pada bumi pohon-pohon
kurma dan juga pohon-pohon anggur
pohon-pohon anggur ini diantara
kenikmatan yang Allah sebutkan dari bumi
yang mati yang dihidupkan kembali oleh
Allah subhanahu wa ta'ala kemudian
mereka makan dari buah-buahan tersebut
dan apa yang diusahakan oleh tangan
mereka
Apakah mereka tidak bersyukur perhatikan
di sini
kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
tujuan Allah menghidupkan bumi yang mati
mengeluarkan buah-buahan adalah
tujuannya agar mereka makan
makan dari buah-buahnya
di sini ada dua tafsiran
yang pertama
wama amilat
di sini adalah al-mausullah
al-mausullah
ada juga
tapi maknanya adalah agar mereka makan
dari buah-buahan buah-buahnya dan apa
Apa yang dilakukan dikerjakan oleh
tangan-tangan mereka
maksudnya apa
maksudnya adalah dengan dengan
tangan-tangan mereka mereka mengolah
itu tangan-tangan mereka
mengolah buah-buah tersebut
mengolah buah-buah tersebut biji-bijian
tersebut
atau biji-bijian tersebut
menjadi macam-macam menjadi misalnya
sirup
roti
dan lain-lainnya ya dan lain-lain ya
minuman dan lain-lainnya jadi Allah
mengatakan mereka makan dari
buah-buahnya secara langsung atau hasil
olahan tangan-tangan mereka disini
adalah
[Musik]
di sini adalah
artinya adalah dan
yang tidak dikerjakan oleh tangan mereka
yang tidak
yang tidak dikerjakan oleh tangan mereka
Apa maksud tafsiran ini maksudnya Allah
ingin menyatakan buah-buah buah-buah
dan biji-biji
itu semua
kreasi Allah
ciptaan Allah
tangan mereka tidak bisa bikin sama
sekali
tidak bisa bikin sama sekali
bisa membuatnya sama sekali
ini apa namanya dua tafsiran
dua-duanya oke dua-duanya oke secara
makna tapi ini apa namanya cara pandang
yang berbeda ya kalau pertama yaitu
Allah sudah bersyukur dan kalian makan
mereka makan dari buah-buahan secara
langsung boleh ambil
apa namanya Apel Anggur Silahkan makan
langsung atau yang kalian olah jadi
sirup
oleh jadi roti jadi macam-macam ya
terserah mau jadi rujak silahkan diolah
itu juga untuk kalian makan supaya
kalian bersyukur tafsiran kedua Allah
ingin menjelaskan bahwasanya biji-bijian
yang Allah tumbuhkan buah-buahan yang
Allah keluarkan itu semua bukan bukan
olahan tangan kalian makanya kalian
bersyukur kalian harus tahu tidak ada
yang bisa menumbuhkan biji tersebut
kecuali Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak
ada yang bisa menumbuhkan tubuh-tumbuhan
kecuali Allah Subhanahu Wa Ta'ala
berbicara tentang hal ini
ketika dia bicara tentang masalah
kehidupan tuh hak Allah hanya Allah yang
bisa memberi kehidupan pada tumbuhan
memberikan kehidupan pada hewan
memberikan ruh pada telur menetas
kemudian itu hanya Allah yang bisa
ketika hanya Allah yang bisa maka dia
yang berhak disembah hanya dia yang
berhak untuk disembah ndak ada yang bisa
bikin kehidupan nggak ada mungkin orang
bisa bikin telur palsu tapi bagaimana
cuma bisa diceplok digoreng Adapun
menjadikan menetas jadi ayam Siapa yang
bisa bikin mungkin seorang bisa bikin
mengambil biji-bijian yang yang
berenergi kandungan gizinya tinggi
dengan komposisinya Tapi taruh di tanah
tumbuh Siapa yang saya bikin biji kecil
tau-tau tumbuh menjadi besar menjadi
pohon besar biji kecil tahu-tahun
menjadi kayu yang kuat kemudian
akar-akarnya banyak menjadi rimbun
keluar buah-buah berwarna-warni
Subhanallah siapa yang siapa yang bisa
ciptakannya Allah Subhanahu Wa Ta'ala
jadi Allah Jelaskan bahwa
agar mereka makan buah-buahan dan apa
yang bukan mereka mereka nggak bisa
bikin buah ya makanya Allah mengatakan
manusia melihat apa yang dia makan dia
makan apa dari mana apel tersebut Siapa
yang menurunkan hujan sehingga apel
tersebut bisa kena air kemudian di
mengalami pengairan kemudian jadi buah
Siapa yang membuat bijinya tersebut
semua
tanah kemudian biji yang lemah tadi bisa
mengeluarkan tunasnya Siapa yang bisa
bikin banyak Allah Subhanahu Wa Ta'ala
tidak bisa bikin ini tafsiran yang kedua
tidak akan mereka bersyukur dengan
berbagai macam kenikmatan yang
Allah berikan
itu maksud dua tafsiran dari ayat ini
Kenapa Allah mengatakan hafalan
karena betah banyak orang yang lalai
dari nikmat-nikmat orang karena sering
dikasih nikmat sehari-harinya maka
seakan-akan suatu hal yang biasa betapa
sering kita baru bisa merasakan nikmat
kalau nikmat tersebut dicabut betapa
sering makanya kita jangan sampai
demikian Allah mengajak kita untuk
merenungkan lihat sini Allah mengatakan
kalian makan
buah-buahan yang kalian tidak bisa bikin
ciptakan buah tersebut
tidak akan mereka bersyukur kalian
hendaknya manusia melihat apa yang dia
makan Allah suruh kita bersyukur dalam
banyak ayat Allah Ingatkan nikmat-nikmat
yang diciptakan
dari air mani yang terpancar yang hinami
tidak bersyukur sekarang jadi manusia
dia kuat tidak menyembah Allah Subhanahu
Wa Ta'ala nanti akan kita singgung di
akhir Surat Yasin termasuk saya Allah
mengatakan
karena mereka tidak bersyukur karena
manusia banyak yang lalai
sekarang ketika kita dengar kita tidak
merasakan saya bilang kita tidak
merasakan kita dengar sebagian kawan ya
sampai ada yang nulis WhatsApp
kawan-kawan jaga diri Sungguh tidak enak
ya mencari menghirup oksigen dengan
oksigen tabung ya sungguh tidak
mengenakan ya
sekarang kita tiap hari hidup udara
oksigen dengan
Namun karena terlalu siang hari kita
merasakan
seakan-akan sesuatu hal yang tidak perlu
kita syukuri
karena kita tidak amal itu sebagai
kenikmatan Kapan kita merasa itu nikmat
kalau kita sakit baru kita tentu nikmat
padahal harusnya kita tidak sakit pun
kita tentu nikmat
tapi itu
kalau kau bangun terkadang bangun malam
Coba jangan Buka matamu Coba kau
berusaha berjalan menuju ke
toilet misalnya tanpa membuka mata kau
tahu betapa nikmat melihat luar biasa
yang tiap hari kita rasakan namun kita
tidak hadirkan nikmat
kalau berkehendak Allah akan mengambil
penglihatan kita
yang lebih parah kita gunakan nikmat
tersebut untuk hal yang haram kita
gunakan nikmat tersebut untuk melakukan
hal-hal yang yang haram maka Benar Allah
mengatakan apa
Ya Sukun
orang-orang
banyak bentuk mereka tidak bersyukur ya
tidak mengakui nikmat tersebut Nah kita
kapan bisa mengakuinya Maksudnya kita
butuh duduk merenungkan makanya Allah
mengatakan falial
yang dia makan dia pikir makan dari mana
Allah yang menciptakan bijinya Allah
yang menyediakan tanahnya Allah yang
menurunkan hujan memberi pengairan Allah
yang belah tanahnya sehingga keluar biji
tersebut Allah yang menumbuhkan tanaman
tersebut semuanya dari Allah subhanahu
wa ta'ala
apa yang dia makan
dia makan ayam
Dari mana ya saya bisa bikin ruh dalam
telur tersebut Siapa yang bikin Allah
Siapa yang menciptakan ini Allah
Subhanahu Wa Ta'ala cuma kita jarang
seperti itu
padahal diantara diantara hal yang
menunjukkan kita bersyukur kita mengakui
Pengakuan itu butuh perenungan
makanya Allah mengatakan apalah yang
turun apalah yang dzur ya hal yang Allah
mengajak kita berpikir
seperti ini Allah aja kita berpikir
tidak
makan dari buah-buahan tersebut dan apa
yang tidak diciptakan oleh tangan mereka
bersyukur
pembahasan syukur panjang lebar Saya
tidak ingin bahas di sini ya kita
lanjutkan
kemudian kata Allah Subhanahu Wa Ta'ala
keluarkan dari apa namanya tanah
tersebut mata air mata air yang mata air
sangat menakjubkan ada Tanah Kering
tiba-tiba ada mata airnya contoh ya
sederhananya air zamzam di tengah tempat
yang tandus tidak ada apa-apanya
tahu-tahu ada air zam-zam yang dari mana
Ya Allah yang bikinnya kita lihat ada
batu yang keras tiba-tiba keluar air
mata air di dari batu tersebut
Subhanallah
batu ada airnya luar biasa indah dimana
air bisa menembus air yang lemah bisa
menembus Siapa yang bikin Allah
Subhanahu Wa Ta'ala Ya Allah
menghadirkan air di bawah tanah Allah
menurunkan air di atas tanah semuanya
wafatnya kami keluarkan mata air mata
air
istilahnya Allah subhanahu wa ta'ala
berfirman
Subhanallah
sebelumnya Allah
ciptakan itu semua allah hidupkan bumi
yang mati Allah tumbuhkan tumbuhan Allah
alirkan sungai-sungai keluarkan mata air
kata Allah agar mereka makan Jadi ini
dalil bahwasanya aqidah Ahlussunnah Wal
Jamaah Bahwasanya Allah Subhanahu Wa
Ta'ala ketika melakukan sesuatu dengan
tujuan semua ada hikmahnya semuanya ada
hikmahnya hikmah Tun balig semuanya
hikmah yang baliho hikmah yang tinggi Ya
Allah tidak melakukan suatu kecuali
dengan hikmah makanya di antara nama
Allah adalah Hakim Al Hakim yaitu
melakukan dengan dengan bijak dengan
tujuan yang sangat sangat tinggi Allah
tidak menciptakan dengan eee batilan
atau Abasa ndak ya semuanya dengan ada
tujuan ya maaf kalau kena hadza batilan
kalau tidak menciptakan dengan kebatilan
yang pasti ada tujuan ya
[Musik]
tujuan Allah ada tujuan dan ketika Allah
menciptakan suatu dengan tujuan
menunjukkan Allah Maha Sempurna berbeda
dengan orang-orang syair yang mengikuti
orang-orang Falah Syifa
mengatakan bahwasanya Tuhan berbuat
Tanpa Tujuan Tuhan berbuat tanpa tanpa
tujuan maksud mereka adalah mensucikan
Tuhan tapi malah akhirnya
menyamakan Tuhan dengan sesuatu yang
berbuat dengan kebatilan tanpa ada
tujuan ya mereka mengatakan Allah tidak
berbuat Allah berbuat tanpa Allah
berbuat dengan tujuan berarti Allah
tidak sempurna dan berbagai macam
syubhat mereka Saya tidak ingin bahasa
ini tapi itulah pendapat yang batil yang
justru mencela Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Allah melakukan semuanya dengan ayat ini
lihat
semua ada tujuannya Lihat Mereka makan
bukan Allah bikin tambah ada tujuan ada
tujuannya semuanya ayo terakhir
Subhanallah
oleh Allah dalam menciptakan segala
pasangan-pasangan seluruhnya dari yang
tumbuh dari bumi dan juga dari diri
kalian dan dari perkara-perkara yang
kalian tidak mengetahui di sini Allah
buka dengan Subhanallah maha suci Allah
di antara dalil Bahwasanya Allah
bertauhid selain jadi apa yang Allah
sebutkan semuanya jadi dalil Bahwasanya
Allah bisa membangkitkan yang mati bisa
dan juga sekaligus menunjukkan hanya
Allah yang berhak untuk disembah Allah
yang menciptakan itu semua Allah yang
memberikan kehidupan Allah yang mengatur
kehidupan Allah memberi kehidupan maka
dia yang berhak untuk disembah ya
diantara keagungan Allah Allah
menciptakan semuanya berpasang-pasangan
apa namanya
pasangan ya
di dalam ayat ini Subhanallah
ya kami ciptakan
segala sesuatu dengan berpasang-pasangan
Dan demikianlah apa yang kita lihat
semuanya berpasang-pasangan
berpasang-pasangan di sini ada yang
mengatakan maksudnya
berwarna-warni bermacam-macam ada yang
mengatakan maksudnya sesuatu pasti ada
ada dua tafsiran mereka mengatakan
ada lawannya seperti wanita lelaki
positif negatif ya Misalnya
Jibril ada iblis ada Musa ada Firaun
misalnya ada atas ada bawah
Eh ada jantan Ada betina ya Ada arus pu-
eh macam-macam semuanya pasti ada ada
pasangannya ya makanya Allah Subhanahu
Wa Ta'ala Witter Allah tidak berpasangan
dan Allah ganjil mutafarid ya tidak ada
pasangan sama sekali dan ini menunjukkan
Allah yang berhak disembah karena dia
sendiri yang tidak berpasang-pasangan
semua ciptaannya pasti
berpasang-pasangan makanya Allah buka
dengan FirmanNya
subhanalladzi maha suci Allah dari
kesyirikan yang mereka lakukan Kenapa
karena Allah lah yang menciptakan
semuanya berpasangan dan dia tidak
memiliki pasangan dan dia yang berhak
untuk
kemudian
pasang-pasangan tersebut mimmatum-dhu
dari tumbuh-tumbuhan berpasang-pasangan
meminta jiwa-jiwa mereka juga
berpasang-pasangan wamimalah yang dari
apa yang kalian tidak ketahui
Subhanallah berarti apa ada
makhluk-makhluk yang kita tidak ketahui
yang juga Allah ciptakan
berpasang-pasangan
akan bisa jadi ada makhluk-makhluk kita
tidak tahu untuk malaikat tau tapi ada
makhluk-makhluk yang kita dan Malaikat
mungkin juga tidak tahu dan itu banyak
sangat banyak Namun kita tidak tahu dan
ilmu yang dan yang mengetahui segala
sesuatu hanyalah Allah Allah
yang di depan mata kita sendiri tidak
tahu secara detail apalagi yang tidak
kita ketahui sama sekali banyak hal kita
tidak ketahui terlalu banyak hal yang
tidak kita ketahui Allah ciptakan
berpasang-pasangan banyak sekali ilmu
yang kita ketahui sedikit terbatas
mutanahi dan ilmu yang tidak kita
ketahui ghairu mutanah tidak ada
batasannya dari sini kita sangat jahil
karena ilmu yang kita
mengetahui terbatas yang tidak ketahui
tidak terbatas maka tidak ada bandingan
antara yang terbatas dengan yang tidak
terbatas yang ilmunya tidak terbatas
hanyalah Allah subhanahu wa ta'ala ini
saja pada Misa raja yang dirahmati Allah
Subhanahu Wa Ta'ala
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:17:43 UTC
Categories
Manage