Transcript
7aq77X1YFpA • ⛔POLITICAL AGENDA BEHIND THE PALESTINE AND ISRAEL WARS, Who's Get The benefits ?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0168_7aq77X1YFpA.txt
Kind: captions
Language: id
Baru saja
Hamas melakukan serangan ke wilayah
Israel, Guys. Dan Israel pun langsung
membalas cepat dengan mengirimkan ya
pasukannya, rudalnya, senjatanya untuk
menggempur wilayah Palestina khususnya
yang ada di jalur Gaza.
[Musik]
Nah, Teman-teman penasaran enggak sih
kenapa Timur Tengah itu kok konflik
terus ya, perang terus, berkecamuk di
mana-mana kayak enggak ada
habis-habisnya gitu, Guys. Ini kayak
batu bara di Kalimantan nih digali-gali
terus enggak habis-habis, ada aja terus.
Now, apa ya penyebabnya? Kok bisa ya?
Kan lu tahu dong perang itu mahal.
Perang itu butuh bensin. Perang itu
butuh makanan, butuh tentara, butuh
pasukan yang besar, logistik yang banyak
gitu. Tapi kok bisa terus-terus terjadi?
Lama-lama kita kan jadi bertanya ya,
jangan-jangan semua ada yang atur. Ya,
mungkin saja. Mungkin bisa jadi ya, bisa
jadi tidak. Tapi karena ini kan channel
bisnis ya, Guys. Kita enggak membahas
tentang politik. So, yang akan kita
bahas adalah kalau ini terus-menerus
berlangsung, berarti akan ada pihak yang
diuntungkan. Berarti ada bisnis yang
diuntungkan. Kalau ada bisnis yang
diuntungkan, tentunya pasti ada
perusahaan yang tambah cuan, tapi ada
juga yang tambah rugi. Dan relasinya
seperti apa? Kalau lu penasaran Israel
versus Palestina, siapa yang
diuntungkan, jangan dikip video ini. So,
let's check this out.
[Musik]
Oke, Guys. Sebelum kita masuk ya
membahas Israel versus Palestina ini,
gua mau kasih sharing dulu empat poin
penting ya pelajaran yang kita bisa
ambil dari perang yang fresh from the
oven juga sebetulnya dan bikin kita cuan
gede di tahun lalu, yaitu apa? Perang
antara Ukraina dengan Rusia. Now, apa
yang kita bisa pelajari ya dari skala
perang yang ada di Ukraina dengan yang
ada di Timur Tengah? Pertama, soal
skala. Skala di level ekonomi Eropa,
Rusia itu salah satu negara dengan
ekonomi yang bagus di Eropa ya, populasi
yang cukup besar. Begitupun Ukraina.
Now, ketika mereka terjadi perang,
dampaknya itu bisa ke mana-mana. Kenapa?
Karena Rusia salah satu produsen minyak
dan gas terbesar di dunia. Ukraina
sendiri salah satu produsen gandum bahan
makanan yang terbesar juga di dunia. Itu
ketika kita ngomong skala ketika mereka
berperang dampaknya bisa merembet ke
mana-mana. Tapi khusus untuk Hamas lawan
Israel kalau skenario perangnya masih
terbatas antara Hamas versus Israel
doang, maka dampaknya juga masih akan
terbatas. Kenapa? Ya, karena jalur Gaza
itu kecil, sumprit, kejepit antara Mesir
sama Israel. Nah, Israel sendiri juga
wilayahnya kecil banget. Lu main golf di
sini mukul udah kena tetangga lu di
sebelah sana. saking kecilnya negara
itu. Jadi dampaknya terhadap
perekonomian itu masih akan terbatas
walaupun pasti akan menyebabkan cekukan
sedikit nih e gitu kan buat beberapa
komunitas tertentu. Nah, komunitas apa
ya yang bisa terdampak ya nomor dua kita
ngomong karena mereka ini dua negara di
Timur Tengah ini bukan produsen minyak
dan produsen pangan terbesar di dunia
tetapi karena mereka bersinggungan ya
wilayahnya itu bertetangga ya dengan
negara-negara Timur Tengah lain yang
nota ini mayoritas bisnisnya jual beli
minyak. Jadi apa yang akan terjadi? Yang
akan terjadi ya harga minyak bakal
cekukan sedikit nih e gitu kan.
Orang-orang bakal khawatir, oh harga
minyak bakal bisa naik nih, bisa di atas
90 sampai 100 dolar per barel. Menurut
gua sangat relevan ya, tapi tidak
mungkin bisa menyebabkan kenaikan yang
super signifikan. Kalau skala perangnya,
ingat yang nomor satu, skala perangnya
masih terbatas sama Israel. Nah, yang
ketiga yang penting buat kita pelajari
dan cermati berdasarkan kejadian perang
di Rusia Ukraina itu ya, selain minyak
bumi, ada salah satu komoditas atau
salah satu mineral yang juga bisa naik
terapresiasi kearena perang namanya
emas. Karena ketika situasi inflasi
makin mahal, barang marang makin mahal,
berkecamuk perang di mana-mana, konflik
di mana-mana, salah satu yang membuat
orang pengin berinvestasi paling aman
itu adalah beli emas. Kenapa? Lu beli
emas ya kemungkinan besar lu bisa bawa
pindah-pindah itu emas. Apalagi kalau
masih kecil ya, emas lu cuman 1 ton, 2
ton ya gitu kan. Tapi bayangin
teman-teman kalau investasinya beli
rumah, beli tanah terus kena rudal itu
rumah apa? Buat apa beli rumah
mahal-mahal? Tanah dijajah, diambil
negara seberang, buat apa lu beli tanah?
Jadi dianggap jadi investasi yang
beresiko tinggi. Jadi di negara-negara
konflik harga properti itu murah. Now,
apa yang naik dan akan terepresiasi?
Tadi kita bilang ya, minyak walaupun
sedikit doang karena kalau skala masih
kecil. Lalu selanjutnya apa? Emas.
Kenapa? Karena orang mengap itu sebagai
safe heaven, lu bisa transaksi di mana
saja. Contoh, sekarang lu pegang rupiah,
pergi lalu ke Amerika ya atau pergi ke
Kanada, mau beli es cendol di sana, bisa
enggak bayar pakai rupiah, enggak laku,
enggak terima. Tapi kalau lu bawa emas
bisa enggak bayar di sana? Bisa-bisa
aja. Kenapa? Karena itu sudah dianggap
berlaku umum bahwa emas mempunyai nilai,
nilai yang sangat mahal dan berlaku
internasional. Jadi, sifatnya apa?
global dan bisa dipakai di mana saja,
kapan saja, dan berlaku sebagai barang
mahal, loga mulia di negara apapun di
dunia ini. So, emas akan menjadi salah
satu komoditas yang akan diuntungkan.
Apalagi kalau harga barang-barang
semakin mahal karena perang-perang yang
terjadi di mana-mana ini. Sekarang kita
masuk ke situasi yang keempat nih,
pelajarannya. Kalau seandainya perangnya
itu melebar, awalnya cuman Rusia sama
Ukraina, tiba-tiba masuklah si ini
dukung ini, si ini melakukan band
terhadap si ini, si ini nyuply drone ke
sini, si ini melakukan blokir terhadap
transfer internasional menggunakan mata
uang rubel. Akibatnya makin banyak
negara turut campur di dalam konflik
yang ada di sini. Artinya apa?
Konfliknya semakin melebar. Dan ini ada
potensi. Jadi skenarionya apa? Yang
keempat, yang keempat adalah ketika
kemudian perang yang berkecamuk antara
dua negara ini, dua negara kecil ini,
Israel sama Palestina, terus kemudian
merembet ke negara lain di Timur Tengah
tentunya ya, tetangga-tetangga mereka
juga yang namanya Iran dan Arab Saudi.
Kalau seandainya mereka sampai ikut
campur dan ikut turun berperang di sini,
now ini baru menjadi masalah yang sangat
besar. Kenapa? Karena Iran sama Arab
Saudi adalah salah satu produsen minyak
bumi terbesar di dunia. So, kalau
kemudian negara ini ikutan dalam konflik
ini ya udah pastilah investor-investor
pemain minyak bumi udah tambah cuan.
Sudah pasti. Nah, itu yang perlu kita
pantau sekarang. Kenapa? Karena
dampaknya akan makin jelas and makin
besar. Karena minyak bumi, energi itu
masuk ke semua sektor. So, siap-siap
saja itu bisa mempengaruhi perekonomian
dunia, perekonomian Indonesia,
menyebabkan harga barang-barang makin
mahal, inflasi makin tinggi, tidak
terkecuali di Indonesia. Dan pengaruhnya
ke sektor keuangan itu bisa
sangat-sangat besar dan ini bisa
meningkatkan resiko ekonomi, resiko
berbisnis dengan sangat cepat. ya
termasuk tadi di dalamnya kenaikan harga
emas dunia itu bisa menjadi indikator
seberapa takutnya manusia di bumi ini
dengan situasi perang dengan situasi
konflik yang ada. Jadi indikator konflik
itu ya salah satunya emas. Namun
teman-teman bertanya dong ee ada
kemungkinan enggak ini masuk ke Iran,
masuk ke Arab Saudi, melebar ke sana?
Menurut gua ada kemungkinan itu. Kalau
berdasarkan berita terakhir kan udah
ratusan ribu orang yang tewas nih.
Tetapi konfliknya masih aja di sekitaran
Gaza dengan Israel. Tapi teman-teman
Palestina itu dibagi jadi dua. Lu tahu
enggak? Palestina yang di utara yang
orang suka bilang sebagai West Bank.
Lalu ada yang di sebelah selatan yang
orang bilang sebagai Gaza. Mayoritas itu
perang hanya terjadi yang masih sisi
selatan nih. Sisinya sih Hamas. Sekarang
kita kembali ke konteksnya. Siapa sih
yang diuntungkan kalau mereka ini
perang-perangan, tembak-tembakan terus?
Ya, ya. Pertama yang kita harus lihat
adalah situasi ekonomi politik di negara
itu sendiri, yaitu di Israel. Israel
tahu enggak kalian sebelum diserang oleh
Hamas itu lagi heboh, mereka demonstrasi
panjang, besar-besaran karena lagi ada
sistem perundang-undangan, peradilan
yang baru. Dan itu katanya membuat
kontrol hakim Mahkamah Agung di sana
menjadi tidak netral. Karena harusnya
hakim itu netral kan. Tapi sekarang
sifatnya hakim itu bisa jadi ya di
bawahnya presiden lah. So banyak rakyat
di sana bergejolak and conflik.
Akibatnya apa? Partai mayoritas di
Israel yang paling populer namanya
partai likut. Partainya Benjamin
Netanahu. Itu popularitasnya makin drop
karena demo-demo parah. Nah, dia
sebetulnya bisa diuntungkan nih dengan
terciptanya perang ini karena dia kan
anti banget nih sama Palestina. Dengan
adanya perang dengan Palestina ini
bisa-bisa popularitas dia meroket nih ke
bulan. Ya, harapannya mungkin seperti
itu. Jadi itu sebuah skenario yang bagus
ya. Tapi dengan catatan nih, dengan
catatan ya Israel menang perang juga
udah pasti bisa terpilih lagi nih partai
likut kembali berjaya nih. Cuman kalau
kita lihat makin ke sini ada juga loh
pihak-pihak yang merasa Israel itu
kecolongan. Kok bisa-bisanya tentara
Hamas masuk culik rakyat Israel. Kok
bisa-bisanya ada rudal menembus ironome
pertahanan udaranya Israel? Kok bisa sih
intelijen kita lemah? Akibatnya apa ya?
Kalau seandainya perang ini makin
berlarut-larut, ujung-ujungnya ya pasti
warga Israel bakal menyalahkan
pemerintahan dan partai yang berkuasa
sekarang. Dan bisa jadi ini malah jadi
buah simalakama bagi penguasa di Israel
sekarang. Karena faktanya orang-orang
nanti makin lama makin bete kalau perang
itu terus lama dan berlarut-larut.
Apalagi kalau tidak di-support oleh
warganya sendiri. Nah, teori ini udah
banyak dibuktikan ya. Bahkan termasuk di
Rusia, di Ukraina, popularitas Presiden
Vladimir Putin itu meroket karena rakyat
berbondong-bondong untuk mendukung
negaranya, semangat nasionalismenya.
Jadi terbukti perang itu bisa
mendongkrak popularitas seseorang. Hura!
Sama juga dengan yang di Ukraina,
ternyata presidennya cukup pintar, cukup
populer dan dukungan rakyat itu semua
terpusat kepada beliau Zelenski. Jadi
dia betul-betul bisa menikmati kenaikan
popularitas itu dari situasi perang ini.
Bahkan negara yang enggak ikut perang
aja bisa naik juga tuh elektabilitasnya
karena mereka mendukung Ukraina atau
karena mereka mendukung Rusia. Jadi
perannya ini sangat-sangat bagus dan
terbukti ini terbukti ampuh ya. Bahkan
di Amerika Serikat sendiri itu banyak
presiden terpilih langsung bikin perang.
Langsung bikin perang semangat
nasionalisme naik terpilih lagi. Jadi
metode yang standar lah. Jadi
teman-teman kalau melihat situasi perang
itu enggak bisa hitam putih. Oh, ini si
ini benar, oh si ini salah. Banyak
alasan di belakang itu yang memang bisa
kita faktorkan untuk menjadi salah satu
penyebab terjadinya perang. Siapa yang
diuntungkan, siapa yang dirugikan. Nah,
satu yang menarik nih yang gua mau catat
di sini lah. Semenjak terjadi serangan
Hamas itu, popularitas tentara nasional
Israel atau yang namanya IDF itu
ternyata melonjak naik lebih dari 70%.
Ternyata rakyat itu makin cinta tanah
air, makin cinta militernya. Mereka pun
mendukung ke sana. Yang lebih gila lagi
apa? Panglima TNI, tentara nasional
Israel yang namanya Herzi Halevi itu
dapat 57% approval ratingnya. Jadi dia
sangat-sangat populer gara-gara perang
ini. Peringkat duanya ya, Kementerian
Pertahanannya. Jadi Menteri Pertahanan
yang namanya Yov Galan itu punya
54% ratingnya. Jadi di sini kita bisa
lihat apa? Sejak terjadinya perang,
lebih dari 50% para pemilih itu makin
cinta dengan petinggi-petinggi tentara
itu sendiri. So, ya di sini kita bisa
lihat, oh banyak juga ya yang
diuntungkan. Now, yang kedua kita
ngomong dan ini salah satu inti dari
kenapa video ini dibuat. Kita mau
ngomong bisnis. Namun teman-teman tahu
enggak strateginya Hamas? Gimana caranya
mereka bisa menggempur Israel dengan
mereka meluncurkan ribuan roket ke dalam
wilayah Israel untuk apa? mengacaukan
sistem radarnya mereka. Apa? Israel
punya teknologi terkenal yang namanya
iron Dome. Itu mereka beli dari
perusahaan militer dari Amerika. Now,
sistem iron Dome ini sistem pertahanan
Israel ini terdiri dari empat paket
paket per. Jadi, teman-teman bisa
bayangin kenapa mereka bisa survive
selama ini? Karena banyak rudal, banyak
pesawat jet musuh sebelum masuk ke
wilayah Israel itu sudah dihancurkan di
udara. Ketika ada rudal musuh datang
dideteksi oleh radar. Terus kemudian
mereka meluncurkan rudal untuk mencegat
di tengah jalan. Hebat ya, canggih ya.
Canggih. Tapi kemudian terbukti tidak
ampuh. Kenapa? Karena kemudian Hamas
meluncurkan bukan cuma satu rudal tapi
ribuan ludal dalam waktu 1 jam saja.
Nah, ini bikin gelagapan nih sistem iron
dome ini. Mereka jadi bingung mana rudal
yang harus kita cegat. Ada 20 rudal di
depan. Di sebelah kiri ada lagi 20. Di
sebelah lagi ada 100. Akibatnya apa?
Keteteran. Jadi sistemnya sempat error.
So, ada begitu banyak rudal yang tembus
dan hancur dan jatuh ke wilayah Israel.
Nah, Teman-teman tahu enggak bisnis
rudal itu salah satu bisnis yang paling
nikmat. Kenapa? Karena harganya itu
sangat-sangat mahal. Tadi ya gua bilang
bahwa Israel itu punya iron. Jumlahnya
ada berapa? Terakhir ada 11 unit. Now, 1
itu harganya 2 triliun. Jadi, kalau ada
11 unit mereka harus spending money
minimal 22 triliun. Ini buat alatnya
doang. tadi yang gua bilang ada
radarnya, ada alat untuk analisanya, ada
alat untuk peluncur rudalnya. itu satu
paket harga 2 triliun lu mau beli satu
paket unit itu bisa melindungi area
seluas 155
km² dan setiap satu alat memiliki tiga
peluncur roket
interceptor. Satu peluncur roket
memiliki 20 interceptor. Jadi
teman-teman bisa bayangkan betapa
mahalnya paket ini. Ada peluncur
roketnya. Di masing-masing peluncur
roket ada roketnya sendiri. Isinya
berapa? Bisa sampai 20 unit. Nah, satu
unit interseptor itu harganya R50 juta.
Buat hitungan gampangnya apa? Israel itu
udah meluncurkan iron Dome itu
pelindungnya itu minimal 1000 roket.
Satu roket harganya Rp750 juta. Jadi
R750 juta dikali 1000 roket udah habis
R50 miliar. 1000 roket itu diluncurkan
oleh Arendom untuk melindungi wilayah
Israel dari serangan rudal Hamas yang
diberi nama dengan roket Kasam. Nah, lu
tahu harga roket custom ini 1 harganya
R,5 juta, Bro. Jadi kemarin mereka habis
luncurin 3.100 roket. Kalau lu kali
3.100 roket dikali R,5 juta, artinya
artinya modalnya si Hamas itu cuma 23
miliar. Ingat, 3.100 roket modalnya 23
miliar. Israel modalnya R50 miliar. 1000
roket berusaha menghentikan 3.000 roket
ya. Enggak bisalah. Akibatnya apa ya?
Sistem mereka kalah. Jadi dari segi
hitung-hitungan ini aja kita udah lihat
strategi cuannya ya. Tekor banget nih
Israel untuk melindungi wilayahnya dari
roket datang hanya seharga 7,5 juta. Dia
harus mencegat dengan roketnya sendiri.
Roket Tamer itu yang harganya Rp750 juta
satu biji. 750 juta Israel 7,5 juta
Palestina. Boncos, Bro. Makin banyak
roket diluncurkan makin boncos di sini.
Tapi dari sini lu tahu juga dong memang
harganya mahal. Satu roket Rp750 juta
ya. Kalau roketnya si Kasam itu
Palestina handmade itu harganya cuma R,5
juta perak. Bikinnya di garasi rumah.
Eh, dilawan dengan roket buatan industri
militer yang canggih punya Rafael itu.
Tapi dari sini kita bisa lihat, oh
berarti Rafael itu makin diuntungkan.
Iya, betul. Jadi bisa dibilang perang
ini bisa menguntungkan bisnis
roket-roketan. Jadi teman-teman yang
punya hobi main tembak-tembakan, main
roket, peluncur granat segala macam itu
bisa makin cuan di bisnis ini. Dan ini
menciptakan pelajaran baru dan peluang
baru. Bahwa apa? Terbukti bahwa
prajurit-prajurit dari Hamas itu itu
belajar dari perang Ukraina. Strategi
Ukraina untuk melawan Rusia yang punya
banyak peluru, misil, rudal, canggih itu
ternyata mereka bisa taklukkan hanya
dengan pakai drone. Drone-drone yang
harganya murah. Satu rudal Rusia itu
harganya jutaan dolar. Ukraina ngelawan
cuma dengan drone. Drone-drone yang
harganya enggak nyampai Rp100 juta
dikirimkan ke kilang-kilang minyak
Rusia. Dan itu ternyata berhasil sukses.
Jadi dari sini ya pelajaran yang kita
bisa ambil apa? Pertama semoga perang
ini tidak semakin meluas. Kalau semakin
meluas harga emas makin naik, harga
minyak bumi bisa jadi makin naik. Itu
skenario pertama. Skenario kedua, kalau
semakin banyak orang senang main
perang-perangan, artinya apa?
saham-saham yang berhubungan dengan
perusahaan-perusahaan militer itu juga
bisa tambah cuan. So, ini adalah salah
satu hal yang mungkin bisa memperparah
atau bahkan mempercepat datangnya Perang
Dunia 3. Nah, kita teman-teman harus
saling berdoa lah ya. Semoga itu enggak
kejadian. Semoga bisa damai-damai aja
nih Timur Tengah. Satu yang menurut gua
harus dipantau adalah bagaimana posisi
Rusia dan China dalam perang ini.
Kenapa? Karena Israel, Palestina ya
negara kecil. Tapi kalau udah turun Iran
dan Arab Saudi dan lu tahu sendiri Iran
ini best friend dengan Rusia, Arab Saudi
ini best friend dengan Amerika, ya
jangan sampai ini bisa jadi perang yang
merembet ke mana-mana. Karena kalau itu
terjadi sudah pasti akan berdampak
kepada dunia politik, dunia sosial,
dunia ekonomi dan kehidupan kita sebagai
masyarakat Indonesia. Oke guys, jadi
tadi kita sudah lihat kan betapa
mahalnya perang ini ya. Israel aja habis
sampai miliaran. Roketnya aja harganya
ratusan juta, 700 juta lebih. Sementara
roketnya si Hamas Palestina itu cuman
7,5 juta modalnya, Guys. Jadi, lu
penasaran enggak kok bisa banyak banget
ya duitnya si Israel ini? Mereka bisa
kirim rudal, bisa punya peralatan begitu
canggih, begitu mahal. Nah, kalau lu
penasaran rahasia suksesnya Israel,
rahasia cuannya Israel, kenapa bisnisnya
bisa besar, ekonominya maju, lu bisa cek
video kita part 2 tentang rahasia bisnis
Israel. Sampai ketemu di part 2. Salam
sehat, salam cuan.
[Musik]