Kind: captions Language: id Gas, ada good news nih buat teman-teman, buat ibu-ibu ya, khususnya ya, nyonya-nyonya di rumah yang hobinya berhias diri dan melakukan investasi yang terkait dengan perhiasan. Kenapa? Teman-teman pasti sadar ya harga emas itu sekarang naik terus dan naik tinggi bahkan udah lebih dari R juta. Jangan-jangan nih dalam 3 tahun 4 tahun ke depan bahkan bisa jadi R,5 juta nih. Kenapa teman-teman mungkin banyak yang berpikir ini karena krisis di Rusia dan Ukraina atau bisa juga karena terjadinya perang di Israel nih. Israel yang menyerang Palestina bisa jadi enggak? Ya, ada kemungkinan itu. Atau jangan-jangan juga karena faktor Iran. Tapi teman-teman tahu faktor apa sebetulnya yang akan men-drive ya dan menentukan harga emas ke depannya dan kenapa sih bisa terjadi kenaikan yang sangat cepat dalam waktu singkat ini. So, kalau teman-teman bingung apa sih penyebab ya emas kok bisa naik terus drastis ya dalam beberapa bulan belakangan ini dan sebetulnya apakah ini ada hubungannya dengan perang dunia 3? Dan jangan-jangan nih ada faktor negara nih, faktor negara yang ikut bermain di sini. Dan mungkin ini bisa mengubah keputusan kamu tentang apakah investasi di MAS itu hal yang bagus atau tidak. Lu penasaran enggak sih sebaiknya kita beliin emas apa enggak ya? So, jangan dikip videonya. Let's check this out. [musik] Jadi, Teman-teman nih ada fresh news nih. Akhirnya ketahuan juga ya. Kenapa? Karena dalam 16 bulan belakangan nih harga Mas itu naik tinggi ya. sekarang sudah jebol tuh 1,2 juta. Bentar lagi mungkin menuju R,5 juta nih. Dan apa ya penyebabnya? Ternyata dalam 16 bulan terakhir ini ada negara nih yang bermain nih di bursa emas dunia. Negaranya adalah negara terbesar di Asia yang namanya negara Cina. Jadi kenapa bisa naik terus? Ternyata negara Cina diam-diam itu sudah memborong emas itu lebih dari 300 ton, Guys. Jadi, Teman-teman bisa bayangin nih, kompetitor kita nih kalau belanja emas ke warung, ke pasar, beli emas, kompetitor kita kenapa harga naik terus? Itu bukan emak-emak dari rumah sebelah tuh, tetangga lu tuh yang ngeborong tuh. Enggak, yang ngeborong negara Cina, Bro. Levelnya ton. Bukan beli 1 gram, 2 gr ya, tapi ton. 1 ton itu 1000 kg. 1000 kg itu artinya 1 juta gr. Nah, itu biar lu dapat kebayangan tuh. Berarti kalau dia beli 300 ton lebih berarti 300 juta gr. Gila, lu kebayang enggak ya 300 ton tuh ketimpa emas 300 ton sakit juga kayaknya, Guys. So, teman-teman sekarang udah tahu ternyata Cina lah yang diam-diam memborong emas dalam jumlah ratusan ton dalam beberapa tahun terakhir. Dan sekarang diduga cadangan emas di Cina itu sudah lebih dari 2.200 ton. Lu bayangin jadi 2.200 ton itu udah diok nih sama Cina nih. Sekarang dia adalah negara peringkat 6 di dunia yang memegang emas dalam jumlah besar. Jadi posisi hari ini peringkat satu pemilik emas terbanyak itu adalah Amerika Serikat dengan 8.130-an ton. Peringkat kedua adalah Jerman dengan 3.300-an ton. Lalu kemudian adalah Italia dengan 2.400 ton. Diikuti Prancis 2.400-an ton juga. Rusia 2.300 ton. dan China 2.200 ton. Jadi, Teman-teman bisa tahu, oh sekarang kompetitor kita ya dalam berinvestasi di emas atau kalau teman-teman hobi beli perhiasan itu udah bukan lagi rakyat biasa nih, tapi lawan lu sekarang adalah level negara nih yang menentukan harga market di dunia sekarang terkait emas itu dan gua yakin akan makin naik terus. Jadi teman-teman jangan heran ketika kemarin gua baca laporan keuangannya Walmart sama Costco. By the way bu yang belum tahu Walmart sama Costco itu di Indonesia ya kayak toko Indo Grosir atau kayak Indomaret, Alfamartet lah kayak gitulah. Pokoknya toko retail di Amerika Serikat yang biasanya jualan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Ternyata pertumbuhan tertinggi di sana adalah penjualan emas batangan. Gila enggak? Jadi sekarang orang-orang beli ke toko toko-toko bukan beli baju dan sayur ya di toko yang sama mereka malah beli emas batangan. Bahkan di seluruh dunia di Amerika Serikat itu lagi ada peningkatan ketakutan. Nah, ini ada hubungannya dengan investasi emas. Kenapa? Karena ketika orang merasa tidak yakin dengan masa depan, uncertainty, itu pertama. Dan yang kedua, orang merasa takut dengan apakah yang terjadi masa depan. Ini yang akan menyebabkan harga emas naik. Kenapa? Karena emas sepanjang sejarah dibuktikan sebagai alat pelindung nilai yang paling bagus di situasi krisis. Baik situasi perang, baik situasi krisis moneter dan lain sebagainya. Emas itu adalah alat lindung nilai yang paling bagus. Apalagi bisa dipegang dalam bentuk fisik dibanding mata uang. Mata uang bisa terdevaluasi dengan sangat cepat. Dulu rupiah cuman berapa dolar? 2.000-an, 3.000-an, 4.000-an, sekarang sudah 16.000-an. Emas ya. Emas tidak akan terjadi dievaluasi yang super signifikan seperti itu ya. Malah semakin lama semakin langka. Kenapa? Karena emas ini bukan cuma dibeli buat dikoleksi di elus-elus doang ya. Tapi emas itu juga berguna di industri apa? industri penerbangan, industri elektronik, industri telekomunikasi dan lain sebagainya. Memang emas itu dibutuhkan. Bahkan handphone yang kamu pakai untuk melihat video Benix ini kemungkinan besar juga ada kandungan emas di dalamnya. Jadi memang emas itu adalah sebuah material yang berguna dari segi fungsinya. Itu pertama dia punya nilai intrinsic value-nya sendiri. Dia ada nilai utilitasnya. Pada lain dia juga punya nilai sentimentalnya juga. Orang senang beli itu buat apa? Ngasih hadiah, ngasih bikin perhiasan dan lain sebagainya. Jadi itulah keunggulan emas dan jumlahnya semakin langka tapi tidak artificial seperti Bitcoin kamu yang langka. Kenapa? Karena ada orang yang program dia akan halving setiap berapa tahun. Artifisial kelangkaannya dibuat-buat acting aja semua. Tapi kalau emas langka ya beneran langka karena memang dia dipakai oleh umat manusia. Jadi teman-teman di sini kita bisa lihat salah satu faktor pendorong harga emas di dunia adalah faktor negara rebutan beli emas. Bukan cuma negara Cina lu. Lu bakal kaget kalau tahu top five negara yang belakangan ini diam-diam itu ngumpulin emas di dunia. Bahkan sampai ada yang rela ngirim orang ke luar negeri buat nyelindupin emas, dibawa pulang nanti ke negaranya. Ah, jadi penasaran ya negara mana ya? Nah, Teman-teman, tapi faktor yang paling kita harus ketahui adalah kenapa ya? Kenapa Cina betul-betul agresif untuk kumpulin emas? Jadi permintaan yang besar akan emas di Cina itu sebetulnya karena reputasi emas ya di negara-negara Asia itu sebagai tempat perlindungan nilai yang paling baik dan ini terbukti secara turun-temurun khususnya ya buat di Cina yang diduga nih pasar properti mereka itu akan masih mengalami krisis dan pasar saham mereka juga masih jatuh dan mereka juga melihat global ekonomi perdagangan Cina dengan Amerika sepertinya masih akan berkurang. Artinya apa? Banyak investor-investor di Cina yang akan mencari alternatif investasi lain untuk ditaruh mereka. Artinya ya semakin banyak investor-investor di Cina yang akan terpaksa harus mencari alternatif lain untuk menaruh duit mereka. Jadi mereka harus cari alat investasi lain. Dan akibatnya apa? Karena kemudian U1 itu juga nilainya terus menerus turun dibandingkan oleh US dollar. Ini mengakibatkan orang-orang di Cina, investor-investor di Cina semakin bersemangat untuk melakukan diversifikasi dengan membeli emas secara besar-besaran. Bahkan yang paling ekstrem, Guys, kemarin di Pasin CIA nih, tahun baru Cina kemarin ya, itu penjualan emas di Cina itu naik 24% year on year. Jadi betul-betul ada kenaikan yang ekstrem sampai 24% ni appetite investor-investor orang-orang di Cina bahkan negaranya juga buat memborong emas dalam jumlah besar. Selain dari sisi investasi, kita juga harus lihat geopolitiknya. Teman-teman tentu sudah lihat ya, perang sudah pecah nih di benua Eropa itu terbuka tuh. Perang terbuka di Eropa, Rusia, Ukraina terjadi. Kemudian bergeser ke timur pelan-pelan. Masuklah di Timur Tengah antara Israel di situ ada Palestina, ada Iran, ada Yemen. Jadi aktornya banyak tuh di situ. Sekarang dalam 1 bulan terakhir sudah geser lagi nih. Ada lagi nih petasan baru di negara Myanmar. Myanmar ini bersebelahan dengan Thailand dan lu tentu kalau lu belajar peta dunia lu tahulah Myanmar, Thailand, Vietnam itu enggak jauh dari negara Cina. Nah, ketika orang-orang lihat nih perang di Myanmar ini enggak nyampai nih di berita-berita di Indonesia. Tapi lu asal tahu ya itu perangnya sangat sadis dan brutal. Ini peperangan saudara sebetulnya antara orang-orang yang pro junta militer yang berkuasa sekarang dengan orang-orang pro demokrasi, orang yang dibilang sebagai rebels atau para pemberontak. Ternyata kalau awal-awal ya, junta militer itu kuat banget tuh. Sampai kemudian pemerintah Thailand sendiri mendukung junta militer itu karena namanya juga tetangga kan dia pilih yang menang lah ya. Eh ternyata belakangan ini terdesak nih junta militer nih. Bakal kalah nih kayaknya pasukan pemberontak. Sekarang pemerintah Thailand juga ketar-ketir nih. Waduh gua selama ini terkenal sebagai pembela junta nih. Gawat nih. Kalau seandainya menang rezim baru bisa-bisa perang nih kita. Jadi Thailand sekarang di perbatasan yang kalau kamu ke Thailand kamu bisa lihat semua prajurit angkatan darat itu disiagakan di perbatasan antara Thailand dengan Myanmar. Wah, ini ngeri nih. Ternyata udah bergeser ya dari barat sekarang makin ke timur and makin ke timur. Nah, sekarang orang-orang di Cina juga sudah mulai mengantisipasi itu. Kenapa ya? Karena China punya kepentingan juga di wilayah Asia Tenggara ini. Dan kalau seandainya kita betul-betul melihat ya terjadi pecah di mana-mana, polisi dunia Amerika Serikat itu juga pasti akan bingung. Kenapa? Karena dia harus taruh tentara di banyak tempat. Dia harus taruh tentara ngelindungin Ukraina. Dia harus tentara ngelindungin Israel. Belum lagi sekutunya di situ ada Arab Saudi harus dia jaga. Belum lagi ada si Qatar lah, Bahren, Marat Emirat segala macam. Dia harus lindungin. Eh, terus sekarang ada pecah perang lagi Asia Tenggara. Nah, ini bisa menciptakan momentum nih. Buat apa? Ada terjadi kekosongan kekuasaan di Laut Cina Selatan. Dan kalau Cina lihat potensi itu, dia bisa aja berpikir dan terinspirasi. Eh, kebetulan nih, Bro, kenapa enggak sekalian aja kita ambil Taiwan. Ya kan gitu ya. Kayak ambil permen dari kantong celana anak kecil maksudnya begitu. Nah, kalau itu benar-benar terjadi ya artinya perang praktis sudah terjadi di mana-mana. Udah terjadi di tiga benua, benua Eropa, benua Asia, benua Afrika sebentar lagi dan Timur Tengah. Jadi, Teman-teman bisa lihat ya, perang dunia udah ada di depan mata dan orang-orang di Cina sekarang sudah lakukan antisipasi itu. Apalagi yang bikin mereka ketakutan apa, Teman-teman? Tahu dong sekutunya Amerika di Asia Pasifik yang namanya Australia itu sekarang lagi bangun armada kapal nuklir. Jadi teman-teman sudah bisa lihat bahwa oh semua negara nih sedang bersiaga, sedang bersiap-siap untuk menyambut perang dunia 3. Ingat ya, bukan mencegah ya terjadinya perang dunia 3. Kalau mencegah mah mereka bakal meluangkan waktu ya buat mendamaikan Israel lah, Palestina lah atau Ukraina lah. Enggak. Mereka sedang bersiap-siap untuk menyambut ya perang dunia 3. Jadi jangan heran juga kalau Australia nih dalam beberapa tahun ke depan akan semakin keras sama Cina. Apalagi ya setelah kapal selam nuklir dia itu meluncur tuh di Asia Tenggara ini. Dan kesiagaan Cina ini itu juga diikuti oleh Rusia. Nah, Teman-teman tahu kan? Rusia termasuk lima besar negara yang mengkoleksi emas terbanyak di dunia. Baru-baru ini Rusia baru saja memborong emas dari sebuah negara di Asia Tenggara senilai 88 juta dolar. Dan dia akan lakukan ini lebih banyak lagi. Diduga ya aksi pemborongan emas ini untuk mencuci uang nih untuk transaksi peperangan di Ukraina. Ya, lu bayangin aja ya sekarang uang mata uang Rusia Rubelt itu diband di mana-mana. Jadi kalau Rusia pengin beli persenjataan, logistik, apa segala macam, ah enggak bisa lagi belanja pakai Rubel. Kenapa? Karena begitu kita terima rubel, kita nanti bisa kena sanksi sanction dari negara barat dan Uni Eropa. Jadi enggak ada gunanya lu punya duit rubel 1 triliun pun enggak ada gunanya. Ya biasa terkait aksi-aksi aktor-aktor negara ini mendorong emas dalam jumlah besar-besaran. Nah, kita bisa belajar sih sebetulnya dari perang dunia pertama dan perang dunia kedua. Ketika terjadi perang besar itu, uang itu sebetulnya udah enggak lagi relevan loh. Kenapa? Karena banyak negara yang katakan nih ketika Belanda dijajah sama Jerman itu banyak orang-orang di Jerman ketika menguasai Belanda, ketika mereka menguasai Polandia, orang-orang di sana itu sudah enggak percaya lagi dengan mata uang mereka. Jadi kalau mereka mau keluar rumah di situ ada jam malam ya, lu bisa ditembak mati kecuali lu nyogok orang atau lu mau beli roti lu harus ngantri kalau enggak lu nyogok orang. Nah, tentara Jerman lu bayangin ya dia menguasai Polandia atau menguasai Belanda apa mau disogok pakai golden dalam orang Jerman. Bentar lagi negara lu juga hilang, enggak ada gunanya nih golden ini. Ah, bentar lagi Indonesia juga hilang. Apa gunanya rupiah nih? Tapi kalau disogok emas mau enggak mereka mau? Karena dia yakin kalau seandainya Jerman menang, ya mata uang dia berkuasa, dia bisa punya emas, dia bisa pakai di negara apa aja. Berlaku di Ukraina, berlaku di India, berlaku di Indonesia. Jadi sifat emas itu internasional. Nah, ini udah berulang kali terjadi nih di perang dunia 1, perang dunia. Bahkan ketika nanti terjadi perang dunia 3, gua yakin lu bisa pakai emas di negara manaun. Lu mungkin enggak bisa kabur nih terjadi perang dunia 3 nih. Lu kabur ke Kanada, lu mau beli roti lah, burger di situ pakai rupiah. Gua yakin rupiah lu enggak diterima, Bro. Tapi kalau lu bawakuin emas, gua yakin emas lu berlaku di mana saja. Jadi itu salah satu instrumen yang betul-betul berlaku ketika situasi memburuk. Makanya orang belajar dari pengalaman sejarah itu beratus-ratus tahun terbukti bahwa ya emas di situasi krisis, di situasi konflik, di situasi perang itu barang menjadi sangat sangat sangat bernilai. Makanya teman-teman kalau lihat film-film perang zaman dulu ya, itu banyak tahanan-tahanan perang itu yang lomba-lomba pakai gigi palsu. Tuh, gigi palsunya dari emas. Niatnya apa? Biar nanti kalau mereka masuk penjara, kemamp konsentrasi atau apapun itu, mereka bisa nyogok sipir penjaranya pakai gigi mereka itu. Atau mereka kalau butuh makanan mereka bisa tukar tuh giginya congkel satu tukar cornet. Nah, kalau lu bayar di penjara lu di penjara Jerman lu bayar pakai rupiah misalkan, siapa yang mau beli? Itu paling dipakai buat bungkus kacang atau bakar singkong kan gitu logikanya. Tapi kalau dikasih gigi emas, lu mau enggak jadi siber penjara? Gua rasa lu sudah tahu jawabannya. Jadi, Teman-teman kesimpulannya apa? investasi emas di masa perang, di masa konflik itu adalah sesuatu yang bagus. So, Teman-teman di sini kita harus bersyukur ya dengan ya orang tua kita dari zaman dulu mengajarkan khususnya untuk ke kaum perempuan buat apa ya kalau ada duit dikit beli emaslah, beli emas batangan kalau bisa ya. Ya, kalau perhiasan bisa ya udah enggak apa-apa juga. So, itu adalah hal yang menurut gua baiklah dan ini dilakukan di banyak negara Asia juga. Nah, kalau menurut kamu gimana? Menurut kamu emas itu sebetulnya penting enggak sih buat kita investasi atau sekarang justru malah situasi yang berbahaya nih buat kita pegang emas. Dan menurut kamu ini penting nih di level negara menurut kamu Indonesia sudah melakukan apa ya buat mengantisipasi perang dunia ini dan apa perlu ya kita juga stok emas mendesak enggak sih buat kita lakukan itu ya sementara besok mau bagi-bagi makan siang gratis nih apa mendingan beli emas dulu ya coba deh lu share di sini menurut lu yang lebih urgen gimana nih bentar lagi perang dunia nih tapi anak-anak kita di sekolah juga butuh makanan yang bergiz ok semoga video ini bermanfaat dan membantu perjalanan investasi kamu dan semoga menjawab tentang teritasi em salam sehat salam [musik] penjara itu yang beli malah yang beli dipenjarain itu harus kita bahas tuh itu harus dibahas tuh apa apa benar dia nipu enggak apa apa hubungannya dari sini jangan-jangan ee pancingan aja [musik]