Transcript
k27LSD6SLu4 • NORTH KOREA'S FEELINGS FILLED BALLOONS!! IS KIM JONG UN WANTING TO START ESCALATION (AGAIN)? THE ...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0227_k27LSD6SLu4.txt
Kind: captions Language: id Guys, ada kabar agak lucu nih dan sekaligus miris ya. Jadi, teman-teman tahu ya di Semenanjung Korea itu dibagi jadi dua nih, Korea Utara sama Korea Selatan. Dan terakhir ada kabar yang sangat unik dan cukup langka ya, bahwa dari Korea Utara mereka sibuk ngirimin balon-balon terbang, balon udara yang isinya itu kotoran manusia sama sampah. Jadi ini mungkin hadiah ya, hadiah khusus untuk Korea Selatan dari pemerintahan Kim Jong Un. Kemungkinan karena mereka merasa persaudaraan mereka begitu dekat ya, sehingga kalau bisa mereka berbagi sampah dan kotoran juga sekalian. Nah, yang bikin seru adalah reaksi balasan dari Korea Selatan sendiri. Teman-teman enggak akan menduga ya, kira-kira menurut kalian reaksi Korea Selatan itu apa terhadap serangan balon udara Korea Utara ini. Kalau lu penasaran gimana sih responnya Korea Selatan? Jangan dikip videonya. Let's check this out. [Musik] Jadi, Teman-teman yang hobi banget nonton drama Korea ya pasti bakal sangat-sangat seru nih menyaksikan drama perang balon yang terjadi di Korea ini. Kenapa? Karena kalau ditanya apa sih alasannya Korea Utara kirimin balon isinya sampah, kotoran manusia, puntung ngerokok, sampah-sampah plastik, semua waste industry juga dia kirim pakai balon. itu kejadiannya udah dari hari Rabu ya, minggu lalu. Jadi mereka kirim balon jumlahnya ribuan di balon udara itu digantung sama sampah-sampah sama kotoran-kotoran untuk kemudian diharapkan ya balonnya ini ketika diterbangkan pas balonnya turun jatuh itu di wilayah Korea Selatan di kota-kota di Korea Selatan. Dan bukan cuman sampai di situ, mereka kemudian mengirimkan lagi 600 balon. Jadi keesokan harinya mereka kirim lagi 600 balon. Isinya sampah juga. Tinja juga ada di situ. Dia kirim ya e sebagai hadiah yang lebih intim lagi buat saudara-saudara mereka yang ada di Korea Selatan. Jadi apa alasannya ya Korea Utara itu mengirimkan balon-balon berisi hadiah spesial ciri khas Kim Jong Un. Itu ternyata sebagai reaksi balasan, Guys. Kenapa? Karena sebelumnya ada banyak demonstran-demonstran, aktivis-aktivis pro demokrasi di Korea Selatan. video-video K-pop buat ditonton sama orang-orang Korea Utara ya supaya ada hiburannya lah orang Korea Utara itu bisa melihat bahwa ternyata di dunia ini ada yang namanya K-pop, ada drama Korea, ternyata orang bisa nonton TV, nonton drama. Kalau di sana masih zaman purbakala kabarnya, jadi orang enggak terlalu update dengan perkembangan zaman. dikirimlah begitu banyak propaganda-propaganda yang kalau menurut versi Korea Utara ya isinya ya kebudayaan-kebudayaan Korea Selatan balon yang isinya sampah itu. Kalau konteksnya Korea Utara sih mereka pengin mengajarkan kepada Korea Selatan bagaimana menikmati, bagaimana mengalami proses memungut sampah di tengah malam gitu loh. Karena balon-balon yang dikirim ini jumlahnya sudah sampai ribuan dan memang timingnya sudah diatur sedemikian rupa sehingga ketika diluncurkan dari Korea Utara nyampai di Korea Selatan itu hari Minggu malam-malam juga. Jadi Minggu malam ee kurang lebih sekitar subuh lah. Jadi Sabtu malam atau Minggu subuh itu nyampai di kota Seul. Jadi ini serangannya langsung sampai ke jantung kota Seul ya. So akibatnya ya apa ya? Banyak tentara di Korea Selatan termasuk warga-warga harus berhamburan keluar rumah bersihin jalan. bersihin rumah mereka dari serangan sampah Korea Utara. Jadi, ini pengalaman yang luar biasa nih. Jadi, buat mengalami bagaimana hidup di Korea Utara enggak usah jauh-jauh ternyata cukup di Korea Selatan. Tunggu aja minggu pagi subuh-subuh lu bakal dapat hadiah spesial dari Kim Jong Un. Jadi, dari mana sih sebetulnya awal mula perang balon ini? Jadi, peristiwa ini sebetulnya udah jadi udah dari sejak lama loh, Guys. Orang-orang itu saling kirim propaganda. Ada bentuknya dalam pakai layangan lah, pakai botol dilanjutin di sungai, nanti dari laut begitu macam. Tapi yang paling hebat itu ketika tahun 2015 salah satu aktivis namanya Limin Minbok di Korea Selatan itu dia punya ide ya, wah lagi ada film kontroversial namanya The Interview. Ini tentang agen CIA yang berusaha membunuh pemimpin Korea Utara. Nah, jadi film itu dianggap sebagai film terlarang kalau di Korea Utara. Kenapa itu dibenci sama pemerintahan Korea Utara? Karena di film itu mengajarkan bahwa sosok Kim Jong Unus biasa seperti kita semua. Padahal kalau teman-teman tahu ya, kalau lu udah pernah nginap di Korea Utara, lu tahu Kim Jongun itu bukan manusia. Di sana Kim Jong Unun itu Tuhan. Nah, gara-gara film-film itu di ee ditampilkan seolah-olah Kim Jongun ini manusia jadi bisa dibunuh. Itu kan pelecehan terhadap simbol negara. Akibatnya film itu, film fiksi ya, ya itu filmnya jadi dilarang. Beda ya dengan di Hollywood. Kalau di Hollywood itu aja ada film presiden mereka diculiklah, diseranglah pakai bom, rudal, helikopter, nuklir segala macam sampai ada tank white house diserang tank. Tapi ya biasa-biasa aja itu hal yang normal bebasebasan berbicara. Tapi di Korea Utara ternyata lu bikin film tentang upaya membunuh Presiden Korea Utara aja dianggap terlarang karena Tuhan kan enggak bisa dibunuh gitu loh. So kemudian itu membikin prahara karena aktivis ini ya dia enggak dapat keuntungan dari film itu tapi dia malah bikin video DVD-nya diperbanyak. Dia pergi ke perbatasan Korea Utara sama Korea Selatan. Terus dia luncurkan balonan-balon udara buat bawa video-video itu ke Korea Utara. Ya, ada kemungkinan lain sih memang itu diband di Korea Utara karena filmnya jelek ya. Buktinya enggak menang Piala Oscar kan. Jadi ya bisa aja si LiminBX ini terlalu baper lah karena enggak dapat piala Oscar. Dia akibatnya balas dendam dengan kirim video-video itu ke Korea Utara. Moga-moga bukan video bajakan yang dikirim LiminBok ini ya. Kalau enggak memang udah parah banget nih Liminbok ini buang sampah sembarangan juga di Korea Utara. Nah, protes yang dilakukan oleh si Korea Utara itu kemudian dilayangkan resmi ke pemerintahan Korea Selatan, eh Bro, di situ ada warga lu rese tuh suka kirim balon-balonan enggak jelas. Tolong lu tangkap dong, gitu loh. Tapi ternyata reaksi Korea Selatan itu sangat unik. Dia bilang, "Ya, dia juga enggak mendukung aksi balon-balonan seperti itu karena itu bisa membuat semakin panas ya semenanjung Korea ya." Tapi pada saat yang sama pemerintahan Korea Selatan juga berkata bahwa mereka tidak bisa melarang aksi-aksi publik seperti itu karena itu adalah kebebasan berbicara, kebebasan berekspresi dan mereka mempunyai undang-undang yang sudah jelas menyatakan bahwa ya setiap warga negara berhak dia mau berkata apa, setiap orang berhak buat berbicara. Jadi itu adalah wujud ekspresi warga negaranya limbok itu. Jadi mereka enggak bisa larang itu ya. Nah, Teman-teman ya, kenapa perang balon ini memang kedengarannya lucu ya? Yang satu kirim DVD K-pop gitu, joget-joget enggak jelas gitu kan. Yang satu kirim kotoran sampah dan lain sebagainya. Kedengarannya lucu nih perang balon-balunan ini. Tapi jujur aja menurut gua ini bisa jadi titik eskalasi berikutnya buat ya konflik antara Korea Utara sama Korea Selatan. Kenapa? Karena sejak perang Korea di tahun 1950 sampai detik ini sebetulnya belum berakhir, Guys. Belum ada perjanjian damai di sana. Belum ada yang menyatakan bahwa perang itu selesai secara hitam di atas putih. Perang itu hanya mengalami gencatan senjata. Lu tahu gencatan senjata? Artinya mereka sama-sama sepakat menahan diri dulu ya. Jangan tembak-tembakan dulu ya. Tapi apakah perangnya sudah resmi berakhir? Tidak. Berbeda dengan perang dunia 2 atau perang Jepang, perang Pasifik segala macam. Ya, itu benar-benar sudah berakhir pakai perjanjian, pakai tanda tangan. Tapi kalau antara Korea Utara sampai Korea Selatan sebetulnya secara hukum itu perang masih berlangsung karena belum ada perjanjian damai antara keduanya yang mereka tanda tangan. Adanya perjanjian gencatan senjata. Artinya ya mereka setuju untuk tidak nembakin peluru ya untuk sementara waktu. Batas waktunya sampai kapan enggak ada yang tahu. Tapi kalau kita lihat di awal tahun 2024 Presiden Kim Jong Un yang mulia sudah mulai melakukan aksi-aksi yang meningkatkan eskalasi. Ya, salah satu contohnya ya di Korea Utara itu ada monumen reunifikasi. Jadi, bentuknya kayak dua ibu-ibu pakai pakaian tradisional Korea saling berpelukan, berpegangan tangan ya bikin patung raksasa. Di tengah-tengahnya dibikin jalan dia saling berpegangan tangan. Itu sebagai simbol bahwa dua Korea ini harus bersatu dan dengan jalan damai. Nah, sayangnya ya monumen itu kemudian dihancurkan ya sama King Jong Un ya. Mungkin karena mengganggu pemandangan itu pertama. Dan yang kedua mungkin karena dia mau mengajarkan kepada rakyatnya bahwa eh lu jangan mimpi ya, jangan pernah berharap negara kita akan bersatu. Mulai detik ini kita harus bersiap-siap kita mau berperang dengan negara yang ada di seberang sana itu. Jadi jangan-jangan ya dari awal main-main balon-balon seperti anak TK ini bisa berujung jadi main nuklir seperti ya perang dunia 2 dulu. Apakah perang balon ini bisa jadi triggernya? Kalau orang lihat mungkin itu hal yang lucu ya, yang remeh-temeh ya. Tapi kalau kita lihat persiapan militer dan tentara Korea Utara yang menanggapi peristiwa balon-balon ini dengan hal yang serius, ya sepertinya bakal makin panas nih dunia kita di tahun 2024 ini. Belum Rusia dan Ukraina berdamai ya, Eropa sudah pecah perang, Timur Tengah pecah perang, Israel dan tetangga-tetangganya. Kita lihat juga ada perang di Yemen. Lalu kita pergi sedikit ke Asia Tenggara di Myanmar rusuh. Dan sekarang di Asia Timur bukan lagi perang Cina dengan Taiwan. Sekarang tambah lagi Korea Utara sama Korea Selatan. Nah, respon dari Korea Selatan ya terkait balon-balon ini apa? Ternyata Korea Selatan enggak diam aja, Guys. Dia balas dengan apa? Dia bangun banyak speaker. Speaker ya. Speaker. Lu enggak salah dengar? Speaker buat memainkan musik-musik K-pop di sepanjang perbatasan Korea Utara dengan Korea Selatan. Jadi balas dendamnya Korea Selatan ini cukup unik. Mereka membalasnya dengan musik K-pop. Jadi hebat juga ya. Mereka benar-benar melakukan ekspor, benar-benar ekspor secara literal. Ekspor musik K-pop ke Korea Utara. Bukan dengan jualan musik K-pop, tapi dengan nancepin speakers-spaker yang diarahkan mulutnya moncongnya ke negara-negara, wilayah-wilayahnya Korea Utara. Ya, harapannya ya semoga penduduk Korea Utara lebih bisa joget kali ya biar bisa viral di TikTok. Jadi, gimana menurut kamu, Guys? Menurut kalian perang balon ini ya bisa membuat semakin panas enggak hubungan antara Korea Utara sama Korea Selatan? Menurut kalian ada kemungkinan enggak nih perang Korea itu bisa pecah lagi? Gencatan senjata berakhir cuma gara-gara ada balon terbang. Wah, ini benar-benar kita hidup di era yang penuh ketidakpastian ini, Guys. Dan menurut kalian kalau betul terjadi perang nih antara Korea Utara sama Korea Selatan, menurut kalian Cina bakal diam aja enggak? Dan Rusia kira-kira bakal bantuin gak ya? Dan yang paling penting ya kalau perang dingin dulu, perang Korea yang pertama itu Jepang bisa ambil keuntungan ya, cuan besar dari sana. Kira-kira Indonesia bisa ambil cuan apa ya? Sektor apa ya yang diuntungkan kalau Korea Utara dan Korea Selatan berperang kembali? Jangan lupa like, share, and comment di bawah ini, guys. Salam sehat. Salam cuan. Bye bye. [Musik]