ALLEGED CORRUPTION AT PLN? IT HURTS THE HEARTS OF ALL INDONESIAN PEOPLE!!
abcCFkiOH6k • 2025-03-26
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo, Guys. Kemarin itu kita sempat
heboh ya negara kita ini karena kasus
mega korupsi di Pertamina yang sampai
satu kuadriliun. Nah, ini luar biasa
sekali karena kemudian meledak lagi
kasus korupsi yang terjadi di PLN.
Nilainya itu ya jujur aja sangat
memalukan sekali ya, Guys. Nilai
korupsinya itu cuma 1,2 triliun
Pertamina yang hampir 1 kuadriliun alias
1000 triliun. Lama-lama ya kayaknya
angka ya di alfabet kita itu makin lama
makin habis ya. Udah miliar habis
bilion, triliun quadriliun. Nanti
lama-lama koruper di Indonesia ini
upgrade terus nih naik tingkat ni di
atas quadrilun. Gua enggak tahu pentalun
kali karena nol itu selalu kurang lah
kalau di koruptor di Indonesia. Jadi 1
triliun itu kayak bocil lah. Di sini gua
mau bilang tadinya ya rakyat Indonesia
mungkin sangat-sangat kaget karena apa?
Kok dugaan korupsinya itu cuman 1,2
triliun kalah jauh nih dibanding
prestasi yang dilakukan oleh BUMNB BUMN
lainnya. Nah, kenapa ini sangat
mengejutkan? Karena kalian tahu ya, PLN
ini cukup membanggakan loh di republik
kita ya. Karena mereka tuh nyetor
dividen aja sampai 3 triliun dan mereka
punya laba yaitu sampai tahun lalu itu
tembus R triliun. Oh ini berarti hebat
banget nih. Memang salah satu yang
membaham menggakkan menurut gua Bwinn di
PLN. Hebat banget. Ketika semua harga
barang-barang naik ya ini betul-betul
luar biasa ya. Semuanya gara-gara
inflasi semua jadi mahal. PLN itu loh
satu-satunya yang berani kasih diskon
listrik 50%. Apa enggak hebat nih? Ini
pahlawan bangsa nih yang namanya PLN.
Tetapi apa mau dikata ya, Guys, kemarin
baru saja mereka bikin diskon listrik,
rakyat senang setelah beberapa hari
diskonnya berakhir, PLN diguncang kasus
dugaan korupsi hingga 1,2 triliun.
Menyedihkan. Nah, mega korupsi ini
mengguncang Indonesia karena adanya
dugaan kasus di perusahaan listrik
negara. Jadi, KPUS Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi alias Cortas Tipid
Corpolri sekarang tengah menyelidiki
dugaan korupsi yang berkaitan dengan
proyek pembangkitan listrik tenaga uap
di Kalimantan Barat yang menyebabkan
kerugian negara hingga 1,2 triliun. Nah,
kasus ini bermula di tahun 2008. Jadi,
diduga nih PLN menggelar lelang proyek
pembangunan PLT U1 Kalbar berkapasitas
2* 50 MEW dengan pendanaan dari PT PLN.
Nah, lelang tersebut dimenangkan oleh
KSO BRN. So, pada tahun 2009 akhirnya
ditandatangani kontrak proyek senilai 80
juta Do alias sekitar 1,2 triliun. Dan
lagi ada lagi 507 miliar yang
ditandatangani oleh RR selaku direktur
utama BRN dengan FM selaku direktur
utama PLN. Nah, setelah tanda tangan
kontrak, BRN ini kemudian mengalihkan
proyek tersebut kepada pihak ketiga
yaitu PTPI dan QJPSE yang merupakan
perusahaan energi asal negeri Tiongkok.
Nah, sejak saat itu hingga detik ini
proyek ini mengalami berbagai kendala
hingga akhirnya gagal dan terbengkalai
pada tahun 2016. Nah, ini gua udah lihat
nih kayak kisah-kisah begini terjadi
juga di negara Kazakhstan, Guys. Jadi
gambarannya gampang lah. Ada sebuah
perusahaan badan usaha milik negara
Kazakhstan yang mau membikin proyek ya,
mega proyek pembangkit listrik 100 MW di
Kazakhstan. So, untuk bikin proyek ini
diundanglah para pengusaha,
pengusaha-pengusaha pembangkit. Ada yang
dari Jerman, ada yang dari Amerika
Serikat, ada yang dari Cina. Oke, ini
kalau lu tahu kisah ini gampangnya
beginilah. Ini juga sering terjadi di
negara Kazakhstan lah. So, badan usaha
milik negara Kazakhstan itu pengin
membuat pembangkit listrik 100 MW, Guys.
Nah, buat bikin pembangkit listrik ni
diundang nih para investor, para
pengusaha yang terbiasa membangun
pembangkit listrik. Yang diundang dari
negara mana? Ada empat negara, Guys. Ada
Amerika Serikat, Jerman, Cina, dan
Indonesia sendiri. Pengusaha lokal
diundang nih. Hei, peaching lu. Kita
kontes yuk. Lu bikin proposal yang
bagus. Nanti yang harganya paling bagus
lu menang. Datanglah presentasi pertama
dari Amerika Serikat. Bro, lu pilih gua
aja. Lu mau bikin 100 mew sama gua itu
cuman 100 triliun. Terus datanglah orang
Jerman, "Bro, sama gua aja yuk. Itu cuma
70 triliun." Terus habis itu datang si
Cina nih, "Wah, kalau cuman 100 megaw
mendingan sama gua aja. Sama gua cuma 1
triliun," kata pengusaha Cina. Terus
kemudian datanglah pengusaha Indonesia
sama badan usaha milik negara
Kazakhstan. "Pilih saya aja yang menang,
Pak. punya saya yang paling bagus.
Maksud kamu berapa? Memang penawaran
kamu berapa? Kalau bangun sama saya itu
biayanya cuma 101 triliun. Kaget dong
dia. Loh, sama lu kok lebih mahal dari
Amerika? Amerika aja R triliun. Ya, kita
gampang, Pak. 101 triliun. 1 triliunnya
nanti kita kasih si Cina yang ngerjain.
R triliunnya kita bagi dua. 50-50 kan
enak. Wih, pintar juga nih. Udah
harganya lebih murah tapi cuannya lebih
besar. Realita yang terjadi di negara
Kazakhstan. Nah, kalau kita lihat
model-model begini ini contoh yang
sangat luar biasa nih di Indonesia. Yang
menang si BRN, yang suruh ngerjain si
Cina. Si Cina di belakang layar baru
sadar, "Eh, enggak cukup duit R 1
triliun baru ngerjain proyek itu."
Ujung-ujung ya dia enggak mau kerjain
juga. Untunglah cerita ini cuma terjadi
di dunia dongeng yang ada di negara
Kazakhstan. Makanya lu jangan heran ya
kalau bikin tender suka banget yang
menang proyek itu orang Cina. Kenapa?
Karena harganya makin murah dan paling
murah dan termasuk cepat. Tapi
ujung-ujungnya yang menang proyek bukan
mereka. yang menang proyek perusahaan
lokal juga yang sebenarnya enggak ngerti
apa-apa juga. Ujung-ujungnya dia
subkonin lagi. Luar biasa realita di
negara Kazakhstan. Untungnya itu enggak
terjadi di Indonesia lah. Nah, makanya
ini kemudian membuat kita jadi
bertanya-tanya ya, kenapa sih kasus
korupsi di Indonesia itu terus-menerus
berulang-ulang terjadi? Dan ini enggak
bagus loh bagi masa depan ekonomi di
Indonesia karena akhirnya masyarakat
jadi enggak ada trust nih sama
pengelolaan negara kita. So, gimana
caranya ya supaya korupsi itu bisa habis
di negara ini? Bentar guys, bentar guys.
Sebelum kita lanjut videonya, good news
guys. Kalau Sam season 7 kembali dibuka
nih. Jadi buat teman-teman yang belum
sempat join yang season 6, kita sekarang
udah masuk ke season keet7uh dan ini
seru banget karena tahun ini kita
membahas tentang energi terbarukan. So,
teman-teman tahu enggak orang kalau
ngomong energi di Indonesia ini cuman
ada batu bara atau minyak bumi. Tetapi
sekarang kita sudah masuk ke era di mana
saham-saham perusahaan yang prospek itu
justru datang bukan dari batu bara lagi,
tapi dari energi terbarukan. Dan banyak
loh sebetulnya energi terbarukan. Ada lu
ngomong minyak sawit, ada namanya gas
bumi, ada namanya tenaga surya dari
matahari termasuk tenaga air. Dan masih
begitu banyak lagi yang belum kita
bahas. Nah, makanya di season 7 ini kita
akan membahas saham-saham yang sangat
prospek, investasi yang menurut gua
sangat menarik buat kita pelajari
bersama. Hanya di Skol Shambenik season
7 tentang emiten-emiten dan prospek
prospek yang luar biasa dari sektor
energi terbarukan. Makanya jangan sampai
ketinggalan, Guys. Segera buruan daftar
karena kita ada promo nih diskon 25%
hanya untuk 50 orang pertama yang daftar
sebelum 25 April 2025. So, tunggu
apaagi, Guys? Buruan yuk segera hubungi
nomor handphone yang ada di bawah ini
atau
www.skalashambenix.com. Ini ada contoh
nih, satu suksess story yang gua harap
dipelajarilah sama orang yang mau
membangun bangsa kita. Contoh ini
diajarkan oleh negara Georgia. Negara
Georgia ini berhasil memberantas korupsi
di negaranya dan bisa menghapus segala
bentuk pungli yang ada di negara
Georgia. Akibatnya apa? Negara ini bisa
menduduki posisi 53 loh dari ranking
negara-negara yang paling bersih sampai
paling korup. Ingat loh, kemarin itu
dibikin survei ya dari 100 negara yang
ada di dunia ini di ranking nih dari
yang paling bersih ranking 1 sampai
ranking 100 itu neraka tuh namanya
negara Sudan. Indonesia ada berada di
ranking 99. Artinya sejengkal lagi masuk
neraka atau mungkin udah di neraka aja
cuman gak sadar. Itu hebatnya Georgia.
Georgia berhasil potong ranking dia.
Mereka sekarang peringkatnya ada di
sekitar 50-an. Ini hebat nih Georgia. So
apa yang dia lakukan ya? Yang tadinya
penghuni neraka, Georgia ini tadinya
penghuni neraka nih. Setia nih sama
Indonesia nih. Pilihan hidupnya itu cuma
jadi koruptor atau korupsi. Udah gitu
aja. Tapi mereka berhasil bersihkan itu
naik ke peringkat 50-an. Hebat. Apa sih
yang dilakukan Georgia? Jadi, Georgia
ini adalah negara pecahan Uni Soviet,
Guys. Terletak di Eropa Timur. Nah,
mereka pernah menghadapi tantangan besar
dalam upaya memberantas korupsi,
khususnya di kepolisian. Nah, baru di
bawah kepemimpinan Presiden Mikel Sakaf
Civi, dia terpilih ya di bulan Januari
2004, negara ini baru berhasil melakukan
reformasi besar-besaran untuk mengatasi
masalah tersebut. Kenapa? Karena setelah
terpilih, Sakasvili itu segera
melancarkan reformasi di berbagai
sektor, terutama di lingkungan bisnis
dan kepolisian. Salah satu langkah
awalnya adalah menghapus segala bentuk
pungli alias pungutan liar yang telah
menghambat perekonomian negara.
Kebijakan ini mendapat pengakuan dari
Bank Dunia karena berhasil mengurangi
korupsi secara signifikan di Georgia.
Jadi teman-teman bisa bayangin ya betapa
pungli itu menghancurkan perekonomian
negara. Pungli itu bukan cuma dari
preman loh, bukan dari ormas loh, tapi
justru yang lebih parah pungli yang
dilakukan oleh manusia berseragam. Ah,
tahulah manusia berseragam ada seragam
coklat, ada seragam hijau. Nah, itu
berbahaya dan itulah yang dibersihkan
oleh Presiden Georgia. Nah, Presiden
Georgia Sakasville ini sebetulnya ya
udah berupaya dia berpikir dia mau
mencontoh Liquanu. Untuk mencegah
korupsi kita harus menaikkan gaji para
pejabat. So, gaji para aparat penegang
hukum khususnya itu naik sampai 20 kali
lipat. Harapannya bisa mengurangi
praktik suap dan korupsi. Ternyata
langkah ini tidak sepenuhnya berhasil.
Nah, karena kegagalan itu akhirnya
Presiden Sakasville itu mengambil
tindakan yang lebih tegas dan ekstrem.
Dia memecat 30.000 polisi. Lu bayangin
dia memecat 30.000 polisi yang diduga
masih terlibat dalam praktik korupsi
termasuk pungli di lalu lintas. Kenapa
ini ekstrem? Karena sebelumnya
kepolisian di Georgia itu jumlahnya
lebih dari 56.000. Setelah program ini
diluncurkan jumlahnya cuma sekitar
R.000-an. Dan dia bilang, "It's ok.
Nanti kita bangun kembali Institut
Kepolisian." Dalam merekrut kembali
personel kepolisian sekarang mereka
lebih memilih kualitas dibandingkan
kuantitas. Sehingga jangan heran kalau
jumlah pegawai di
kementerian-kementerian yang ada di
Georgia itu juga berkurang ekstrem.
Presiden Sakasville ini memiliki
keberanian melakukan PHK massal di
birokrat yang korup. Ingat loh, bukan
satu dua orang dipecat, tapi puluhan
ribu orang yang dipecat. Ya, kalau bisa
dibilang dia agak lebih baiklah
dibanding Tang Sioping ya yang bantai
5.000 orang per bulan dibunuh tuh sama T
Sioping tuh demi mereformasi birokrasi
di Cina. Nah, kalau dia cuma pecat ini
orangnya baik nih. Dan akibatnya apa ya?
Reformasi ini membawa perubahan besar
bagi masyarakat Georgia. Karena
sebelumnya ya warga itu malas banget
berurusan dengan kepolisian karena citra
mereka itu sangat korup lah di Georgia.
Ya, orang kalau butuh minta tolong pergi
ke Damkar lah di Georgia. Tetapi setelah
reformasi kepercayaan publik meningkat
dan
konsekuensinya tingkat korupsi di
Georgia itu bertambah menjadi lebih
baik. Tadinya peringkat mereka itu ya
111 sama Indonesia berada di neraka ya
dari 1 sampai 100 negara. Kalau bisa 100
kenapa harus 99? Itulah prinsip negara
Indonesia. Nah, Georgia pengin lebih
baik. Dia bawa negaranya ke ranking 53
alias guys 50% lebih baik dibanding
Indonesia yang ada di peringkat 99. Lu
bayangin ada 100 negara Indonesia paling
korup itu rankingnya 99. Cuman beda satu
lagi kita langsung ranking satu dari
bawah. Luar biasa. Nah, menurut kalian
gimana, Guys? Apa sih solusinya ya
supaya korupsi di Indonesia ini bisa
diberantas? Kalau menurut gua hukuman
mati itu aja enggak cukup. Karena apa?
Orang kalau hukuman mati tapi duitnya
masih ada di dia kan sama aja bohong.
Duit harus diambil dulu dong. So, harus
ada memang perampasan aset. Tapi
perampasan aset koruptor itu juga enggak
cukup. Harus ada sistem yang membuat
segala sesuatu menjadi lebih transparan,
akuntable. harus buy. Kalau itu enggak
ada ya enggak bisa terjadi ini semua.
Jadi harus bikin buy system. Let's say
pengadaan harus setransparan mungkin.
Misalkan ya hari ini kita mau belanja
mobil dinas 50 unit. Siapa yang menang
tender? Alasannya apa? Prasyaratnya apa?
Kenapa dia bisa menang, kenapa dia bisa
kalah? Itu semua dibuka aja ke publik.
Ujung-ujungnya ke sana. Pungli juga
dibikin lebih transparan supaya pungli
ini enggak ada. W bukan kalau perlu
bahkan wajib dilakukan seperti Georgia.
Potong generasi soat R juta cut hilang.
Kalau mau kayak deng shopping. Deng
shopping bikin apa? 5.000 orang mati,
matiin aja. Selesai. Orang pun akan
lebih ikhlas. Kenapa? Karena kalau mau
bikin negara ini jadi lebih bersih ini,
percuma kalau generasi-generasi yang
lebih tua yang umurnya sudah 60 70 di
atas kita, itu sudah pasti korupsi.
Anak-anak baru yang baru lahir masuk ke
organisasi pasti jadi takut karena
budayanya sudah terbentuk oleh budaya
orang-orang tua yang korup itu, Guys.
Kalau lu setuju enggak itu dilakukan di
Indonesia. Potong generasi 30.000 orang,
PHK massal atau hukum mati. Langsung aja
cepat-cepetan. Terus apa tadi?
perampasan aset, kemiskinan, dan hukuman
mati. Karena kalau cuma dihukum mati itu
mah orang mah berani, Guys. Banyak orang
yang rela mati tapi dapat duit R triliun
buat diwarisin ke anak cucunya. Banyak
orang antri jujur aja dapat duit R
triliun, lu mati tapi anak cucu lu aman.
Lu enggak mau? Emang gua yakin, Guys.
Masih banyak orang itu yang rela mati
tapi anak cucunya dapat duit R triliun.
Gua yakin banyak orang yang berani
begitu kalau cuma mati. Tapi kalau lu
udah mati terus dirampas hasil korupsi,
termasuk harta yang ada di istri, anak,
cucu lu, orang akan berpikir dan apalagi
kalau dipersulit karena semuanya dibikin
transparan dan akuntable. Itu yang harus
segera kita perbaiki sistemnya. Tapi
sistem sekali lagi dibikin hukum sebagus
apapun enggak ada gunanya. Kalau aparat
penegak hukumnya juga korup. Jadi memang
perlu yang namanya potong generasi. Nah,
kalau menurut lu gimana, Guys? Lu setuju
enggak ya Indonesia ini seperti Georgia
langsung potong generasi puluhan ribu
birokrat PNS pecat. cut. Lu setuju
enggak? Atau lu ada ide yang lebih baik
lagi nih, gimana caranya negara kita
bisa bersih dari yang namanya korupsi
biadab ini? Oh ya, by the way guys, by
the way nih, Guys, kan kemarin ada mau
peresmian Undang-Undang Baru ya,
Undang-Undang TNI ya. Jadi para tentara
aktif itu bisa menduduki jabatan-jabatan
sipil. Menurut lu itu salah satu hal
yang baik atau tidak ya dalam konteks
pemberantasan korupsi? Bisa bikin lebih
cepat enggak ya Prabowo membersihkan
koruptor-koruptor yang ada di
organisasi-organisasi sipil yang ada di
Indonesia? Oke, Guys. Ditunggu ya
komentar kamu, saran kamu. Segera tulis
di kolom yang ada di bawah ini. Jangan
lupa, ya, subscribe, subscribe, and
subscribe di channel YouTube Benix dan
segera like video ini. Salam sehat,
salam cuan. Bye byye. Hai, Sobat
Investor. Kalau kamu tertarik dengan
konten-konten seperti ini dan ingin tahu
lebih dalam lagi tentang Benix, yuk
ikuti sosial media kita yang lain
seperti beranda Facebook kita di @benix
atau ikuti juga Instagram kita di
@benix.official. Ditunggu ya.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:26 UTC
Categories
Manage