Transcript
3pnaHN_RbiU • MALAYSIA IS BANKRUPT! Massive Public Demonstrations ROLL OUT the Prime Minister
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0400_3pnaHN_RbiU.txt
Kind: captions
Language: id
Halo, Guys. Ini ada berita ngeri banget
dari Malaysia. Teman-teman tahu Malaysia
hari ini lagi goyang, lagi demo
besar-besaran puluhan ribu rakyat turun
ke jalan. Kenapa mereka minta perdana
menterinya mundur jatuh turunkan Anwar?
Kok bisa? Kenapa mereka ngotot seperti
itu? Kenapa brutal nih di Malaysia?
Turun,
turun,
turun, turun.
Anwar turun,
Anwar turun. Dan gua yakin ini salah
satunya berhubungan dengan Donald Trump,
presiden favorit kalian semua yang suka
enggak suka sudah menjadikan Malaysia
menjadi tidak kompetitif. Dan lu jangan
kaget kalau akan makin banyak
syarikat-syarikat, kilang-kilang alias
perusahaan di Malaysia yang muflis alias
bankr. So, kalau lu penasaran gimana
bisa keos Malaysia ini? Apakah dia akan
hancur dan bubar dan diskip video ini.
Let's check this out.
Jadi buat teman-teman yang belum tahu
ya, hari ini di Malaysia itu lagi demo
besar dan semua warga digerakin nih,
diagitasi untuk turun mendemo perdana
menteri hari ini yang berkuasa yaitu si
Anwar Ibrahim nih. Nah, buat teman-teman
kenapa mereka berdemo? Karena ternyata
banyak rakyat Malaysia yang merasa
hidupnya makin mahal, makin susah, makin
pedih jadi rakyat Malaysia. Sehingga
mereka bercita-cita buat pindah jadi
warga negara Indonesia. Masa sih? Dan
anyway, faktanya lu bisa lihat di video
ini demonstrasi besar-besaran. Wah, ini
udah skala seperti mau Krismon 98 di
Indonesia. Diperkirakan ada 25.000
manusia yang turun ke jalan buat demo.
Kalau versi partai oposisi sih ada
500.000 Rib orang yang demo. Gua tidak
percaya versi partai oposisi. Tapi satu
yang menarik dalam demonstrasi kali ini
yang turun bahkan mantan perdana menteri
Malaysia sendiri yang berkuasa cukup
lama si Mahatir Muhammad. Terus ada
Muhyiddin itu juga mantan perdana
menteri Malaysia. Semua diturunin. Ini
betul-betul menarik. Kenapa? Karena
ketika negara Indonesia lagi
fokus-fokusnya membangun bangsa, bangsa
Indonesia lagi fokus swasmada pangan,
lagi fokus dealing dengan EU, cepat gua
deal dengan Eropa, dealing dengan
Amerika, Donald Trump, eh Malaysia yang
tidak paham cara berdagang apa yang
terjadi. Ya, mereka ternyata kena tarif
25%. Gua ulangin, Indonesia dapat tarif
19%. Orang-orang pada bego-begoin
pemerintah karena enggak paham mereka.
Dan hari ini lu lihat Malaysia tarifnya
berapa? Malaysia 25%.
Ya, makanya lu jangan heran kalau
akibatnya ya produk Malaysia enggak
kompetitif dan akan makin banyak kalau
Malaysia gagal nih akan makin banyak
syarikat-syarikat, akan makin banyak
kilang-kilang, pabrik-pabrik perusahaan
di Malaysia yang bangkrut, move. Ngeri
nih. Nah, banyak orang yang kemarin itu
salah kapra ya, yang ketika gua bilang
Benix ini antuk enggak. Kita buy data
aja. Memang faktanya Indonesia butuh
Amerika Serikat. Memang by data kita
memang impor dari Amerika Serikat dan
untungnya negosiasi kita, gua
jarang-jarang muji pemerintah ya, tapi
di sini ya untungnya ada enggak ada
Donald Trump memang kita itu impor dari
Amerika Serikat sangat besar. Impor
kedelai, kita impor gandum, bakmi yang
lu makan, tempe yang lu makan, itu semua
barang impor. Kita diuntungkan sekali di
sini. Tapi banyak orang yang buta tutup
mata itu. Mereka mau pokoknya Indonesia
hancur lebur. Jujur aja ya kalau
Indonesia gagal dapat kesepakatan dengan
Donald Trump bisa jadi loh pemerintah
ini didemo besar-besaran. Kenapa? Karena
akibatnya biaya hidup jadi tinggi. Nah,
ini jadi realita di Malaysia detik ini.
Kenapa Malaysia kemudian demo? Faktor
utama inflasi jadi naik tinggi
gila-gilaan. Bahan makanan melambung
tinggi, biaya hidup melambung tinggi.
Padahal ada solusi yang menarik. Tapi
yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia
apa? Mereka malah naikin pajak. Lu
bayangin nih gobloknya enggak
ketulunungan nih Malaysia nih. Udah
hidup makin susah, krisis ekonomi di
mana-mana, pola pikir pemerintah malah
naikin pajak buat rakyat Malaysia.
Stupid. Tapi ya udahlah, itulah nasibnya
rakyat Malaysia. Eh, di Indonesia
gimana? Apakah sama stupidnya? Ternyata
kita cukup beruntung, Guys. Karena ya
udah tahu ya bahan makanan kalau makin
mahal pasti inflasi naik. Sembaku kalau
harga makin mahal inflasi naik.
Dan karena Indonesia pintar menurut gua
dalam negosiasi, jadi yang ditarik
adalah barang-barang perdagangan yang
kita sebut memang impor. Ya, lu bayangin
kalau seandainya impor gandum lebih
murah, terigu lebih murah, kacang
kedelai lebih murah, artinya harga bahan
pokok di Indonesia itu tambah naik atau
tambah turun.
So, lu pasti sudah tahu dong jawabannya.
Kalau bea masuk turun jadi 0%
berarti harga makanan favorit lu,
martabak bangka favorit lu, tempe goreng
favorit lu, tahu yang lu makan bahkan
sampai kecap yang lu makan buat makan
nasi goreng itu semua kan bahan impor.
Karena dari kacang kedelai. Harganya
bakal makin mahal apa bahkan murah?
Makin murah. Makanya kalau ada yang
bilang orang, "Wah, UMKM bakal menderita
karena deal dengan Donald Trump, ini
tidak pro UMKM." No. UMKM just jujur
malah diuntungkan dengan dealnya Donald
Trump karena harga bahan-bahan makanan
lu yang impor itu makin murah, harga
bakmi lu makin murah tadi ya. Harga
kacang lu makin murah, harga tahu, harga
tempe makin murah. So, Malaysia enggak
paham ini. Ini gua aneh malah yang dia
lakukan apa dia naikin pajak, Guys.
Pintar, luar biasa mereka. Alasilah apa?
Biaya hidup di sana makin parah, makin
mahal. Rakyat ngamuk, rakyat berontak,
dan rakyat demous. Sebab kerana semua er
harga naik, naik bang.
Lepas tu er cukai pun dia kenakan lagi.
Dulu janji dia lain. Sekarang janji dia
lain dah.
Bersama suara rakyat untuk mendesak.
Mendesak dan untuk apa perdana menteri
kita untuk turun kerana beberapa
dasar-dasar kerajaan di bawah pimpinan
dia ni membebankan rakyat dengan er
agensi-agensi yang diperkudakan untuk
menghimpit rakyat dan menyusahkan
rakyatlah. Dan yang paling penting ialah
Perdana Menteri gagal mtahankan
perlembagaan negara.
Nah, ini sesuatu hal yang bisa jadi
pelajaran buat kita semua. Karena gue
lihat dari kemarin itu banyak ekonom
atau ngaku-ngaku ahli ekonom mereka mau
menjebak pemerintah kita. Mereka mau
menjebak Prabowo supaya kita udah tolak
aja Donald Trump. Kita bisa hidup kok
tanpa Amerika Serikat. Ya memang bisa.
Emang siapa bilang ini bakal mati? Tapi
dampaknya ingat loh, barat ini mereka
punya duit juga ya buat bayar orang demo
dan tidak ada jaminan orang yang
demonstrasi di Malaysia hari ini
demonstrasi murni. Kenapa? Karena yang
menggerakkan demonstrasi hari ini itu
adalah pas ini pan Islamic movement
party di Malaysia. Jadi partai Islam
semalaysia lah yang lagi bikin demo ini.
Ini oposisinya si Anwar Ibrahim hari
ini. Nah, gua enggak mau berkomentar
tentang politik praktis di Malaysia. No,
karena kita jang investasi. Yang gua mau
bilang adalah banyak orang meremehkan
Indonesia berhasil dapat 19% itu sebagai
bad deal, bego. Salah. Eh, tunggu dulu.
Malaysia tarifnya 25%. Hari ini tambah
cuan atau tambah merana rakyatnya?
Ternyata ya tambah nyungsep. Makanya
teman-teman jangan heran ya, kemarin tuh
ada perusahaan dari perusahaan pabrik
kilang, solar panel, tenaga matahari.
Salah satu yang paling besar di dunia,
perusahaan Cina, di Malaysia. Apa yang
dilakukan? Tutup. Hmm. Lu masih mau
bilang PHK
tidak terjadi? No. PHK akan terjadi di
mana-mana kalau seandainya kita bisa
gagal mendapatkan deal seperti Malaysia.
Malaysia gagal dapat deal yang bagus.
Makanya jangan heran kabur perusahaan
dengan nilai triliunan tutup pabrik di
Malaysia. Ya, logis-logis aja. Barang lu
Rp1 juta jual ke Amerika. tarif 25%
jadinya R,250.000.
Rp1.250.000.
Tapi kalau lu barangnya bikin dari
pabrik di Indonesia kirim ke Amerika
cuman kena Rp1.190.000
karena tarifnya 19%. Pakai logika waras
aja lu akan lebih pilih bangun pabrik di
mana? Di Indonesia yang 19% atau di
Malaysia yang 25%. Kalau lu manusia
waras, lu pasti sudah tahu. Oh, kalau
gitu lebih penting kita ya buka pabrik
di Indonesia. Sudah jelas. Makanya
teman-teman jangan heran ya kalau makin
banyak orang Malaysia yang tolol dan
Malaysia gagal bernegosiasi dengan
Amerika Serikat, kau akan jadi saksi.
Good news nih, Guys. Buat kamu para
investor saham yang mau bergabung di
Benix Investor Group, sekarang kita ada
diskon khusus 17% hanya untuk 17 orang
pertama yang mendaftar sebelum 17
Agustus 2025. Jadi, kamu dapat diskon
besar. Tadinya bayar Rp50 juta untuk
setahun, sekarang tinggal R1 jutaan
saja. So, tunggu apaagi? Segera
daftarkan dirimu sekarang juga loh.
Karena cuma di Benix Investor Group,
kamu bisa datang investigasi langsung
bareng Benix. Namanya Big Investigation.
Seperti investigasi Benix di perusahaan
kelapa sawit yang ada di Bangka
Belitung, perusahaan yang ada di
Sumatera, perusahaan yang ada di
Kalimantan, di Sulawesi, lu bisa dapat
akses langsung ketemu dengan direktur
perusahaannya, ngobrol bareng sama
manajemen perusahaannya, bahkan lihat
langsung operasional perusahaannya
seperti apa sih. Ingat ya, investasi itu
kan real. Jangan sampai lu investasi
bodong. Itu namanya beli kucing dalam
karung. Makanya penting buat kalian bisa
ikut di Big Investigation. Bukan cuman
itu, Guys. Kita juga ada namanya Big
Gathering. Jadi, ini ngopi-ngopi bareng
santai lah. Kita selalu bikin nih ngopi
santai bareng Benix. Ada di Singapura,
ada di Jakarta, ada di Semarang, di
Jogja, di Bali, di mana-mana lah.
Teman-teman bisa ikut buat ngobrol
langsung tentang investasi kamu. Nah,
buat Teman-teman yang enggak bisa hadir
secara fisik, kita juga ada pertemuan
online. Jadi, sebulan ada tiga kali
every weekend live langsung sama Benix
bisa tanya jawab langsung soal
perjalanan investasi kamu. Kita juga ada
sharing, kamu bisa dapat rekamannya,
video-video edikasi khusus untuk Benix
Investor Group. Nah, yang seru kita ada
gala dinner. Next. Gala dinner itu di
tanggal 29 Agustus bulan depan. kamu
harus segera daftar karena kita akan
mengundang direktur dari perusahaan yang
omset-nya ribuan triliun, Guys, buat
berbagi ngobrol bareng gimana sih
strategi investasinya di tengah perang
tarif Donald Trump. Wow, emiten-emiten
apa aja yang siap atau bahkan enggak
siap? Tentunya sih dari setiap peristiwa
ada opportunity yang kita bisa dapat.
Makanya penting banget buat kamu bisa
join ke gala diner Benix setahun sekali
kita adakan next gala dinner di tanggal
29 Agustus 2025. Oke, guys. Segera
daftarkan dirimu sekarang juga. Ingat
ya, diskon 17% cuma untuk 17 orang
pertama yang daftar sebelum 17 Agustus
2025. Segera kunjungi www.benix.id atau
hubungi nomor yang ada di bawah ini
08113220886.
Yuk, segera gabung dan daftarkan dirimu
menjadi bagian dari komunitas saham
paling seru di Indonesia bersama Benix
Investor Group.
Kau akan jadi saksi akan makin banyak
pabrik-pabrik dari Malaysia yang kabur.
Ya, pabrik dari Cina, pabrik solar pent
terbesar di dunia itu cuma salah satu
contoh. Kemarin ada contoh Western
Digital itu pabrik produsen hardisk.
Pasti di rumah lu pakai itu lah. Either
pakai Seagate atau mungkin lu pakai
Tosiba atau pakai Samsung SSD. Tapi yang
salah satu paling terkenal itu WD ya,
Western Digital. Malaysia bangkrut
ditutup. Hm.
Iya. Namanya juga tarif. Mereka jualan
ke mana? Western Digital. Ya, pasti
mereka juga banyak jualan ke Amerika
Serikat. Kalau produknya makin mahal,
buat apalagi bikin pabrik buka kilang di
Malaysia. Logis enggak? Jadi, ini salah
satu perkembangan yang menarik nih,
Guys, tentang situasi geopolitik di
Indonesia yang mana kalau negara-negara
ini salah langkah bukannya tambah benar,
tapi tambah nyungsep dan tambah
collapse. Nah, ini sekali lagi gua mau
kasih warning karena Malaysia itu banyak
yang jadi follower BENX. beberapa
menteri-menteri di Malaysia, pengusaha
Malaysia itu banyak followersnya Benix.
In fact, hampir 100.000 orang loh
follower Benix itu dari negara seperti
Malaysia dan Singapura. Nah, buat
teman-teman di sana, lu juga harus bijak
dalam menyikapi demonstrasi ini. Kenapa?
Karena gini, kalau negara-negara ASEAN
ini makin banyak yang digoyang, sekarang
ASEAN sudah makin digoyang nih sama
Barat nih. Ini hebat nih. Kemarin kita
diadu domba, Thailand perang sekarang
sama Kamboja. Out of the blue. Jeger,
jeg bom.
Sekarang yang goyang siapa? Malaysia.
Demonstrasi besar bakal makin sering di
mana-mana. Kita beruntung loh sebetulnya
Indonesia itu hampir berhasil George
Soros buat menghancurkan kita. Tapi ya
kita selamat. Apa gunanya juga kalau
Malaysia, Kamboja, Thailand gagal ya.
Tapi mereka malah saling bunuh, mereka
malah mati. Kenapa teman-teman juga
harus menyikapi dengan bijak? Kita tahu
oposisi di Malaysia, partai di Malaysia
itu samalah korupsi banyak juga di situ.
Demonstrasi bayaran juga banyak di situ.
Nah, satu yang menarik kenapa ini bisa
jadi trigger kegagalan kehancuran
pemerintahan Anwar Ibrahim, tapi juga
bisa trigger keberhasilan dia. A good
chance. Why? Karena kalau kalian lihat
ya, dalam 5 tahun terakhir itu tidak
pernah sepanjang sejarah sejak tahun
2018 ya perdana menteri yang bisa
bertahan di kursinya lebih dari 2 tahun.
Ya, gua kasih contoh Mahattir Muhammad
waktu naik lagi nih jadi perdana menteri
enggak nyampai 2 tahun turun waktu itu
dia ee
dari bersatu kalau gua enggak salah.
Terus dari sana gantilah si Muhyiddin
enggak nyampai 2 tahun juga jatuh. Terus
ganti lagi enggak nyampai 2 tahun jatuh.
Sekarang Anwar Ibrahim dari PKR Partai
Kedaulatan Rakyat ya dari Malaysia
berkuasa sekarang sudah lebih dari 2
tahun. Ini prestasi. Kenapa ini
prestasi? Ya kalau pemerintah sering
gonta-ganti, lu bayangin ya Indonesia
ganti presiden setiap 2 tahun sekali,
maka pemerintahan kita enggak akan punya
kesempatan, enggak akan punya peluang
buat membangun sistem, enggak akan punya
peluang buat berpikir jangka panjang,
enggak akan punya peluang untuk membikin
program-program yang menguntungkan
rakyat yang membangun negara. Nation
building, enggak ada waktu. Sibuknya
apa? berpolitik aja, perang aja terus 2
tahun sekali, 2 tahun sekali ganti
pemimpin. Artinya negaranya secara
fundamental dietting untuk jadi negara
gagal. Di sini teman-teman lihat kalau
Malaysia gagal nih hmm menghandle
politik internal mereka, menghandle
pertarungan dengan si Jimping dan Donald
Trump tidak bisa main cantik dengan Uni
Eropa. Ingat, Indonesia adalah eksportir
terbesar kelapa sawit. Salah satunya
juga bersama Malaysia. Indonesia
berhasil dapat good deal dengan Eropa,
Malaysia bisa enggak? Kalau enggak bakal
makin hancur rakyat Malaysia karena
nyawa Malaysia juga sama ada di kelapa
sawit. So, teman-teman, lu bakal jadi
saksi apakah ini akhir dari
perjalanannya si Anwar Ibrahim? Kalau
dia mainnya cantik seharusnya tidak.
Makanya gua kemarin itu gua bilang Anwar
ini harus datang ke Indo Indonesia tanya
sama Prabowo, "Gimana sih caranya lu
bisa dapat good deal sama Eropa? Gimana
sih caranya lu bisa dapat good deal
dengan Donald Trump?" Karena kalau tidak
dia jatuh, gua garansi Anwar Ibrahim
akan jatuh. Karena rakyat hari ini
mendesak kok bisa Indonesia tarifnya
19%, Malaysia tarifnya 25%. Itu jadi KPI
buat pemimpin Malaysia. Lu bayangin ya,
ini menciptakan tekanan nih buat
pemimpin Malaysia. Siapapun pemimpinnya
akan pusing karena mereka harus
mengalahkan Indonesia. Kalau Indonesia
19% mereka harus dapat 15%. Hm. Sekarang
boro-boro di bawah Indonesia, malah di
atas Indonesia 25%. Dan waktunya sudah
makin dekat. 1 Agustus ditutup pintunya
nih. Jadi ini KPI yang luar biasa,
tekanan luar biasa buat pemerintahan
Anwar Ibrahim. Tapi satu yang menarik
tadi yang gua bilang kenapa? Dalam 5
tahun terakhir nyawa perdana menteri itu
cuma 2 tahun ganti. 2 tahun ganti, 2
tahun ganti. Anwar Ibrahim satu-satunya
yang bisa bertahan. Dan yang kedua
sebetulnya ini jauh lebih mendingan
dibandingkan eranya dulu UMNO berkuasa,
Muhatir Muhammad berkuasa. Itu kalau
yang demo itu rata-rata di atas 50.000
orang. Artinya kalau kita pakai logika
itu eh yang hari ini demo di sana itu
enggak sebanyak itu. Hmm. Menarik tuh.
Yang kedua, kalau kita lihat bedanya
dengan demo-demo di Malaysia zaman-zaman
dulu itu orang dipukulinlah pakai
tentara atau apa enggak. Tapi kalau demo
yang sekarang kalem-kalem aja. Artinya
Anwar Ibrahim juga enggak mau
menyalahgunakan kekuasaan dia. Dia tidak
mau diktator buat menekan orang-orang
yang berorasi ini. So, that's another
good thing sebetulnya buat
kepemimpinannya Anwar Ibrahim. Tapi yang
jadi pertanyaan adalah kita sudah set up
standar yang terlalu tinggi nih. Karena
Prabowo berhasil dapat good deal dengan
Donald Trump. Prabowo berhasil dapat
good deal dengan Uni Eropa. Ini
menciptakan tekanan buat Malaysia. Dan
kalau Malaysia gagal dapat deal, gua
garansi pemerintahannya collapse.
Hancur. Ngeri, Guys. Menurut lu gimana,
Guys? Menurut lu apa sih yang harus
ditawarkan Malaysia ya supaya mereka
bisa tetap survive di ASEAN dan kalau
Malaysia berhasil dihancurkan?
oleh agen-agen asing ini diadu domba,
rakyatnya disuruh demo tiap hari
sehingga negaranya tidak pernah stabil.
Ini bisa jadi presiden beruk enggak ya
buat Southe East Asia? Ini bahkan bisa
merembet enggak ke Indonesia? Dan ini
juga ngasih pelajaran loh buat
pemerintah Indonesia. Buat lu jangan
ngasal bikin kebijakan seperti setol
Malaysia. Negara lagi rungkat, negara
lagi bangkrut, posisi hidup ekonomi
makin sulit. Bukannya dibantuin malah
dipersulit. Pajak dinaikin gila-gilaan.
Siap-siap aja diemo habis-habisan. Ini
pelajaran yang bagus. Hati-hati buat
pemerintahan ambil kebijakan, ambil
pelajaran dari demo besar di Malaysia.
Akibatnya apa? Ditunggangin asing. Satu
yang menarik ya, eh Anbrahim itu ada
rencana juga bagi-bagi duit, helikopter
duit. Enggak tahu dia belajar dari mana.
Namanya BLT bantuan langsung tunai.
Nilainya RM100.
Jadi rupiahnya ya sekitar hampir
Rp400.000 R000 lah buat rakyat Malaysia.
Apakah akan berhasil strategi itu? Let's
see, let's see lah. Di Indonesia at
least strategi itu berhasil membeli hati
rakyat itu sesuatu. Tetapi kan di sisi
lain pemerintah kita juga cerdik nih
untuk menekan biaya hidup. Selain ngasih
helikopter duit, banjir duit dari langit
turun. Tapi pemerintah lakukan segala
cara buat nurunin biaya hidup. Salah
satunya apa? Yasembada pangan. But
that's to be seen. Menarik. Menurut kamu
gimana? Malaysia bisa lolos enggak nih
dari perang geopolitik saat ini?
Ditunggu ya komentar kalian. Jangan lupa
subscribe karena ternyata 50% penonton
Benix belum subscribe loh. Lu buruan
subscribe deh. Oke guys, kalau lu pengen
dapat update lagi berita seperti ini,
buluan subscribe. Salam sehat. Salam
cuan. Bye bye.
Turun surut
surut.
Anwar surut
Anwar surut.
Turun surut turun surut. Anwar Turun,
Anwar Turunbang.
[Musik]