Learn Stocks For Beginners #1
GjXzhUrpqEE • 2025-08-10
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo, selamat pagi, Guys. Happy Weekend.
Sekarang kita mau bikin serial baru. Ini
khusus buat teman-teman yang dari
kemarin minta, "Omix, kasih dong sharing
apa sih ilmu saham itu." Tapi yang
paling basic banget karena ternyata
banyak juga loh yang masih belum ngerti
saham. Jadi, Teman-teman dalam 10
pertemuan ke depan alias dalam 10 video
ke depan kita akan membuat video
spesifik khusus kamu yang pemula saham
untuk tahu apa itu saham. So, tunggu apa
lagi, Guys? Yuk, langsung aja kita bahas
saham untuk pemula itu seperti apa.
Jangan dikip video ini. Let's check this
out.
[Musik]
Jadi, buat Teman-teman yang belum tahu
ya, saham itu bisa diartikan sebagai
penyertaan modal lah bagi seseorang atau
badan usaha kalau mereka mau bikin
bisnis. Gampangnya gini, kenapa penting
bikin jadi saham? Karena misalkan lu mau
bikin usaha warung bakso butuh modal
Rp10 juta. Kalau modalnya dari lu
sendiri mungkin lu merasa berat. Lu
kumpulinlah 10 orang ada A, B, C, D, E,
terus sampai lu terkumpul Rp10 juta
masing-masing ngasih R juta. R juta, R1
juta. Dalam perjalanannya ternyata kamu
bisa profit. Ketika bagi profit lu
tinggal gampang aja. A itu punya 10%
dari PT bakso Indonesia. Berarti kalau
cuannya tahun ini R00 juta, A terima
10%nya dia akan terima Rp50 juta begitu
terus. Itu yang namanya dividen. Nah,
kenapa kita perlu mempersatukan modal?
Karena ini yang ngajarin VOC, Guys.
Jadi, VOC di Belanda itu adalah
perusahaan publik yang pertama kali
didanai dari hasil patungan rakyat di
Belanda. Mereka tahu, "Hei, di Maluku
ini ada NAMC, di Maluku ini ada pala, di
Maluku ini ada merica. Semuanya rasanya
enak, harganya sangat mahal. Tapi kalau
kita berlayar, kita beli satu kapal,
nyungsep, tenggelam, rugi. Minimal kita
investasi tiga kapal, tapi enggak ada
duit. So, apa yang dilakukan? Kita
patungan yuk. kita patungan, chip in, lu
kasih sejuta, sejuta, sejuta, sejuta,
juta patungan biar kita bisa kirim tiga
kapal. Itulah sejarah kemungkinan VOC
menjadi perusahaan trading nomor satu di
dunia. Karena banyak orang bersatu padu
untuk berbagi resiko berinvestasi di
sebuah perusahaan kapal yang kemudian
menjadi perusahaan penjajah terbesar di
dunia dan terkaya. Nah, pentingnya
penyertaan modal ini ya tentu saja
patokannya adalah buat bisnis. Jadi,
bisnisnya memang harus real, harus
jalan. Dan kalau lu beli sahamnya, lu
juga mendapatkan hak. hak buat dapat
bagi hasil namanya dividen. Dan lu juga
punya hak untuk mendapatkan akses
terhadap apa? Ya, laporan pendapatan
perusahaan. Lu bisa ikut RUPS-nya
mereka. Lu juga bisa review aset
perusahaan seperti apa. Lu juga berhak
untuk bertanya jawab dengan direksi
perusahaan itu. Jadi, penyengertian
saham ya bisa dianggap lu sebagai
pemilik perusahaan juga. Makanya lu
berhak mendapat bagi hasil kan dan
berhak juga dapat informasi dari
perusahaan yang lu invest. Ini yang
membedakan saham dengan arisan biasa.
Nah, yang kedua saham itu juga bisa
berfungsi sebagai pilihan investasi.
Kenapa? Karena saham ini kalau di bursa
effectf lu belinya perusahaan terbuka,
saham ini masuk dalam kategori surat
berharga, Guys. Kok bisa? Ada begitu
banyak surat di dunia ini. Contoh, lu
punya surat cinta dari mantan lu ya
waktu SMP. Hari ini lu masih keep. Oke.
Lu kalau baca surat itu lu menangis
karena di situ lu mewujudkan rasa cinta
lu begitu luar biasa dari mantan lu yang
tersayang itu yang sekarang mungkin
sudah berada di dunia lain ya. Tetapi
ada harganya enggak kalau lu bawa surat
itu ke bank bisa enggak jadi jaminan
hutang? Kan enggak. Jadi enggak ada
valuasinya itu barang. Nothing.
Sama-sama surat. Ada enggak, Pak, surat
yang betul-betul berharga yang bisa
punya harga jual? Ada. Contoh surat
rumah lu tuh lu bisa jual tuh. Lu bisa
bawa ke bank, lu bisa bawa ke koperasi
jadi duit. Artinya suratnya berharga.
Oke. So, saham itu termasuk kategori
surat yang berharga karena lu bisa
perjual belikan, ada valuasi di
dalamnya, ada value di dalamnya. dan dia
juga menjadi bukti kepemilikan lu atas
penyertaan modal lu di sebuah perusahaan
atau perseroan terbatas. Mau Tbk maupun
private tertutup, itu bukti lu sebagai
pemilik perusahaan. Even kamu cuma punya
satu lembar perusahaan, lu juga adalah
pemilik perusahaan. Tentu bersama-sama.
Tapi kan, Pak, enggak fair dong kalau
gua punya 100 lembar, si Paijo cuman
punya satu lembar, terus si Paijo
ngatur-ngatur. Betul enggak fair.
Makanya ada yang namanya RUPS. Lu semua
memang berhak hadir di RUPS. Paijo punya
satu lembar berhak, Ngatimin punya tujuh
lembar juga berhak datang ke RUPS berhak
voting. Tapi nanti yang akan dijalankan
belum tentu sarannya Paijo atau
Ngatimin. Enggak karena harus ada
fairness-nya. Jangan lu sahamnya lu 500
lembar, yang satu lembar ngatur-ngatur.
Kan aneh juga. Makanya nanti akan
divoting. Harus quorum 50% lebih banyak
harus dijalankan. Kalau hasil keputusan
mayoritas ya 50% plus 1, mayoritas
setuju. Perusahaan harus beli perusahaan
X yang ada di Malang. Perusahaan harus
buka cabang di Papua itu dibawa di RUPS
dan RUPS sudah setuju ya itu akan
dijalankan oleh perusahaan. Jadi
ngatimin cuman satu lembar enggak bisa
ngatur. Yang ngatur adalah gabungan
voting saham-saham yang ada di
perusahaan itu. Jadi satu ngatimin
enggak ngaruh. Tapi kalau ada 1000
ngatimin ya jadi ngaruh. Makanya fair.
Dan dengan lu memiliki saham, artinya lu
punya kesempatan juga mendapatkan
dividen. Dividen punya nilai rupiahnya.
Makanya saham itu berharga, surat yang
berharga. Dan yang lebih penting lagi,
saham itu lebih liquid dibanding lu beli
apartemen. Kan susah kan sampai hari ini
jualan apartemen. Nah, kalau saham lu
mau jual kapan aja jauh lebih mudah
dibandingkan lu jual beli properti
misalkan. So, saham itu juga berfungsi
sebagai salah satu pilihan investasi
yang paling baik. Nah, yang ketiga.
Ketiga ini gua selalu bilang ya, ada
tiga jenis investasi. Investasi yang
produktif, nonproduktif, sama investasi
ngarep. Kalau lu beli krypto koin yang
enggak jelas, lu beli harganya hari ini
700 perak. Kalau dia mau naik ke 1.000
atau 2.000, gara-gara apa? Apa ada
fundamental bisnisnya? Enggak. Belum
tentu. Adanya apa? Ngarep. Ya, lu ngarap
ada orang yang lebih bodoh dari lu. Lu
beli di harga 700, dia mau rela beli di
harga R.200, lu profit. Itu investasi
ngarep, enggak bisa begitu. So, make
sure lu investasi masuk ke kategori yang
pertama atau yang kedua paling parah.
Apa? Yang pertama dan kedua investasi di
aset yang produktif atau aset yang tidak
produktif? Kalau kamu beli tanah, itu
adalah aset yang tidak produktif. Bisa
untung enggak? Bisa kalau seandainya
nilainya naik terus, namanya capital
gain. Tapi jauh lebih bijaksana kalau
aset tanah kamu diolah orang jadi kebon
jagung, jadi sawah, nilainya capital
gainn-nya tetap ada, valuasinya naik
terus dan kamu bisa dapat hasilnya. Kamu
setahun bisa panen dua kali jagung kamu.
Kamu setahun bisa panen dua kali padi
kamu. Atau propertinya bukan tanah lah.
Propertinya yang kamu beli adalah hotel
atau kos-kosan. Setiap hari, setiap
bulan menghasilkan cuan buat kamu. Itu
adalah jenis aset yang produktif.
Makanya teman-teman kalau gitu investasi
saham masuk ke kategori yang mana? Dia
bukan ngarep. Dia juga tidak produktif
karena lu membeli sebuah perusahaan dan
perusahaan itu harus sedang bekerja
berjalan operasional dan produktif.
Karena ketika dia produktif dia bisa
menghasilkan laba. Ketika dia
menghasilkan laba, dia bisa menghasilkan
profit yang bisa dibagi yang namanya
capital gain. Itulah bagi hasil usaha
panen raya padi kamu. Ada perusahaan
yang bagi dividen, bagi panen raya
setahun dua kali, setahun sekali,
setahun empat kali, ya terserah mereka
lah. Kalau di Amerika banyak yang bagi
dividen tuh setahun sampai empat kali.
Di Indonesia rata-rata setahun sekali.
Jadi, buat teman-teman yang investor
saham harus pahami tindakan yang lu
lakukan adalah investasi yang terukur.
Karena bukan investasi ngarep, karena
bukan investasi yang nonpruktif. lu ada
investasi ke aset yang produktif. Jadi
ketika lu mau beli sebuah saham, lu akan
membeli sebuah sawah, lu akan membeli
sebuah pabrik, itu sama. Lu harus cek
lokasinya di mana, hasil panennya bagus
enggak, konsisten enggak operation-nya,
dia hapus enggak hamanya, bisa melawan
kompetitor enggak, itulah dan lu akan
diberikan penghargaan. Yaitu apa? Kalau
bisnisnya naik terus, berarti harga
saham lu naik terus. Itulah capital
gain, nilai tanah lu naik terus. Kalau
seandainya tidak naik terus, minimum lu
masih dapat bagi hasil usaha yang
namanya dividen. Jadi dari sini lu sudah
bisa lihat kalau investasi di perusahaan
yang bagus, minimal kamu dapat
keuntungan dua ya dengan membeli
sahamnya. Yaitu bisa dapat dari capital
gain dan bisa dapat dari deviden. Enak
loh. Tapi kalau Benix lu udah tahulah
Benix lebih pilih capital gain atau
dividen. Ada yang tahu enggak jawabannya
di bawah? Nah, yang keempat guys, kenapa
harus investasi saham? Dan buat pemula
ini penting selalu ya investasi saham
itu kelihatannya bagus. Tapi ada juga
yang namanya resiko. Karena namanya
setiap investasi pasti memiliki resiko.
Begitu juga dengan saham. Yang pertama
ada resiko perusahaan itu tidak cuan
malah rugi. Utang bank bangkrut lu jadi
tidak dapat deviden. Mungkin enggak?
Sangat mungkin. Karena namanya bisnis
ada siklus, ada naik turun. Bahkan
pengusaha sebesar batu bara aja ada
siklus. Bisnis batu bara. Kadang-kadang
harganya tinggi, kadang-kadang harganya
rendah. So, enggak akan selalu mereka
membagi dividen tergantung juga. Nah,
yang kedua ada bisa jadi capital loss.
Nah, ini kebalikannya capital gain.
Artinya kamu bisa jadi beli saham dan
ketika jual, jualnya nanti di bawah
harga beli kamu. Bisa terjadi enggak?
Sangat mungkin. Makanya penting bagi
kalian untuk mengecek perusahaan yang lu
beli peluangnya seperti apa, prospeknya
seperti apa. Buat teman-teman yang belum
paham, yang masih baru ya kan mungkin lu
takut ya investasi di bursa effect atau
takut lu beli saham. Nah, struktur saham
Tbk di Indonesia ya sayangnya saat ini
bursa effectf kita cuman satu. Itu juga
sangat disayangkan. Enggak ada
kompetitor pemain tunggal monopoli dia
memang enggak enggak seru. Tapi anyway
maupun dia cuman pemain tunggal mereka
juga diawasi oleh OJK. Jadi enggak bisa
seenak dewek juga. Dan ketika lu
transaksi itu enggak semuanya di-handle
sama Bursa Efek Indonesia. PT Bursa
Effect Indonesia itu bentuknya
perusahaan terbatas juga. Tapi ada
lembaga keliringnya yang namanya PT
Clearing Efek Indonesia. Orang bilang
Clearing Penjaminan Efek Indonesia KPEI.
Samalah. Jadi kalau lu transaksi
sebetulnya enggak semuanya dimonopoli
oleh satu perusahaan BEI itu. Dan
beruntung banget kita ada lembaga
kustadian sendiri namanya KESI lah. Jadi
dia lembaga penyimpanan dan penyelesaian
lah. Ketika terjadi transaksi ini semua
tiga lembaga ini minimal akan terjadi
interaksi di sini nih. Jadi enggak ada
pemain tunggal ya. Memang dari bursanya
sih bursa tunggal lah. Jadi gua bisa
bilang relatif lebih aman lah
dibandingkan lu beli tanah anta berantah
enggak tahu sertifikatnya enggak jelas
warisan atau bukan, legalitasnya seperti
apa. Ada resiko dicolong orang, ada
resiko hilang longsor, begitupun saham,
ada resiko longsor atau pabriknya kena
meteor, musnah investasi lu hilang
memang. Tapi at least kita di sini ada
pengawas utama namanya OJK dan ada juga
orang yang ngawasin bareng-bareng. Ada
Ki, ada KPEI, ada BSUS Effect Indonesia
juga. So, ya relatif agak lebih
banyaklah yang bantu melototin. Tapi
bukan garansi semua perusahaan yang ada
di bursa saham Indonesia itu perusahaan
bagus juga loh. Enggak. Good news nih
guys, buat kamu para investor saham yang
mau bergabung di Benix Investor Group,
sekarang kita ada diskon khusus 17%
hanya untuk 17 orang pertama yang
mendaftar sebelum 17 Agustus 2025. Jadi,
kamu dapat diskon besar. Tadinya bayar
Rp50 juta untuk setahun, sekarang
tinggal R1 jutaan saja. So, tunggu
apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang
juga loh. Karena cuma di Benix Investor
Group kamu bisa datang investigasi
langsung bareng Benix. Namanya Big
Investigation. Seperti investigasi Benix
di perusahaan kelapa sawit yang ada di
Bangka Belitung, perusahaan yang ada di
Sumatera, perusahaan yang ada di
Kalimantan, di Sulawesi, lu bisa dapat
akses langsung ketemu dengan direktur
perusahaannya, ngobrol bareng sama
manajemen perusahaannya, bahkan lihat
langsung operasional perusahaannya
seperti apa sih. Ingat ya, investasi itu
kan real. Jangan sampai lu investasi
bodong. Itu namanya beli kucing dalam
karung. Makanya penting buat kalian bisa
ikut di Big Investigation. Bukan cuman
itu, Guys. Kita juga ada namanya Big
Gathering. Jadi, ini ngopi-ngopi bareng
santai lah. Kita selalu bikin nih ngopi
santai bareng Benix. Ada di Singapura,
ada di Jakarta, ada di Semarang, di
Jogja, di Bali, di mana-mana lah.
Teman-teman bisa ikut buat ngobrol
langsung tentang investasi kamu. Nah,
buat Teman-teman yang enggak bisa hadir
secara fisik, kita juga ada pertemuan
online. Jadi, sebulan ada tiga kali
every weekend live langsung sama Benix
bisa tanya jawab langsung soal
perjalanan investasi kamu. Kita juga ada
sharing, kamu bisa dapat rekamannya,
video-video edikasi khusus untuk Benix
Investor Group. Nah, yang seru kita ada
gala dinner. Next. Gala dinner itu di
tanggal 29 Agustus bulan depan. kamu
harus segera daftar karena kita akan
mengundang direktur dari perusahaan yang
omset-nya ribuan triliun, Guys, buat
berbagi ngobrol bareng gimana sih
strategi investasinya di tengah perang
tarif Donald Trump. Wow, emiten-emiten
apa aja yang siap atau bahkan enggak
siap? Tentunya sih dari setiap peristiwa
ada opportunity yang kita bisa dapat.
Makanya penting banget buat kamu bisa
join ke gala diner Benix setahun sekali
kita adakan next gala dinner di tanggal
29 Agustus 2025. Oke, guys. Segera
daftarkan dirimu sekarang juga. Ingat
ya, diskon 17% cuma untuk 17 orang
pertama yang daftar sebelum 17 Agustus
2025. Segera kunjungi www.benix.id atau
hubungi nomor yang ada di bawah ini
08113220886.
Yuk, segera gabung dan daftarkan dirimu
menjadi bagian dari komunitas saham
paling seru di Indonesia bersama Benix
Investor Group. Nah, kenapa penting ada
perusahaan-perusahaan itu? Karena buat
beli saham juga lu enggak bisa direct.
Kalau perusahaan tertutup memang lu bisa
belanja direct ke sana. Tapi kalau
perusahaan Tbk pada umumnya lu pakai
yang namanya perantara. Karena
perusahaan perantara inilah yang
mengkoneksikan transaksi lu dengan
perusahaan Tbk itu. Contoh kalau lu mau
beli saham ya di pasar perdana atau
pasar IPO, perusahaan pertama kali mau
gua publik TBK, dia harus IPO dulu.
Nanti perusahaan ini udah TBK dia
listing. Nah, itulah saham-sahamnya
masuk di pasar sekunder. Itulah yang lu
belanja. Ketika lu membeli saham yang
tercatat di Bursa Ef, saham yang
diperdagang di Bursa Effect, lu harus
melewati broker karena merekalah yang
bisa mengelola jutaan transaksi setiap
harinya. Kita enggak mungkin bisa. Dan
kalau lu jadi punya logika berpikir, ya
lu punya yang perusahaan Tbk, katakan lu
punya perusahaan Tbk Cendol Indonesia,
lu go public. Tiba-tiba ada orang
transaksi hari ini 1 juta orang, besok
transaksi 10 juta orang, jual beli, jual
beli puluhan juta orang. Pusing habis
waktu perusahaan buat ngurusin itu
doang. Enggak, enggak, enggak, enggak.
Benarlah. Dia kan bisinya jualan cendol.
Ngapain ngurusin jual beli transaksi
kecil-kecil itu cuma satu lot, dua lot,
buat apa? Perlu memang yang namanya
broker. Ini namanya sekuritas. Nah,
Indonesia saat ini ada lebih dari 100
broker nih yang bisa melakukan membantu
lu ya buat jual beli saham. Ingat sekali
lagi, enggak semuanya juga bagus.
Makanya lu harus sangat cerdas memilih
broker saham. Lu jangan salah pilih.
Menurut kalian broker saham yang bagus
yang mana? Tulis di kolom di bawah ini.
Udah tahu dong pasti pilihan BX yang
mana. Nah, terus dari situ sudah tahu ya
struktur sahamnya, resikonya,
keuntungannya untuk jual beli saham.
Kenapa harus jadi investor? Susah enggak
sih mau jadi investor saham? Tidak.
Jawabannya sangat gampang. Kalau dulu di
era gua itu sangat sulit karena kita
harus datang ke Graparinya, Guys. Lu
harus datang ke tokonya. Lu datang ke
sana bawa formulir, isi-isi. Kalau salah
lu pulang lagi, isi lagi. Salah balik
lagi bolak-balik taruh materai tanda
tangan sekian banyak halaman. Ribetlah.
Ya lu bayar parkir, ya lu kena macet, ya
lu harus naik ke gedung. kasih KTP dan
lain sebagainya ribet. Tapi zaman
sekarang semua udah bisa online. Lu
kalau isi formulir cukup online, lu
cukup isi formulir bisa online. Sekarang
formulirnya ada tiap sekuritas
beda-beda. Di situ lu bakal buka
subrekening effect dan lu bakal buka
formulir rekening dana investor atau
RDI. Terus apa harus kasih sertifikat
tanah atau paspor kayak lu mau bikin
visa. Enggak ribet. Lu cukup sediain
KTP, NPWP, terus fotokopi buku tabungan.
Udah selesai. Dari situ sudah punya
rekening sendiri. Ingat ya, harus
terpisah. rekening pribadi perbankan lu
dengan rekening effect atau RDN,
rekening dana nasabah, yaitu pasti
terpisah dan memang harus terpisah
supaya enggak campur-campur. Jadi nanti
lu terima deviden bisa masuk di sana, lu
jual beli saham bisa masuk di sana,
rekening khusus lah buat efek kamu.
Sebetulnya investasi di Indonesia juga
udah makin lama makin mudah sih. Enggak
harus lu punya duit Rp100 juta atau R00
juta. Enggak. Bahkan sekarang dengan
duit sejuta aja lu udah bisa sih jadi
investor saham. Tapi sekali lagi ya, gua
gak merekomendasikan lu buat memilih
broker-broker yang gak jelas. Selalu
pilih broker yang paling bagus dan jelas
di Indonesia. Karena lu akan menitipkan
duit lu di sana. Percuma lu beli
perusahaan yang bagus, sahamnya bakal
naik 1000% kalau ternyata broker lu
bermasalah. Sama aja bohong. Lupakan
itu. Jadi kunci masuk lu bisa jadi
investor sukses ya bisa pilih broker
yang bagus juga. Jangan ngasal. Nah, ada
enggak sih tanggal-tanggal penting di
perusahaan Tbk di Indonesia? Ada. Tapi
sebelum masuk ke sana, lu harus tahu
dulu jam transaksi di Bursa Ef di
Indonesia itu dibatasin. Mereka buka
toko ibaratnya itu jam 09.00 pagi lu
bisa belanja tuh saham tuh atau jual
saham jam 09.00 pagi, habis itu tutup
jam 12.00 siang karena ternyata
orang-orang di sana juga butuh makan ya.
Ternyata manusia juga mereka gua kira
robot. Terus nanti buka lagi jam 13.30
mereka buka toko lagi sampai jam 15.49.
Jadi sebelum jam .00 sore. Jadi 10 menit
sebelum jam .00 sore mereka tutup toko.
Nah itulah jadwal jam kerja Bursa Effect
Indonesia. Ketika hari Jumat beda lagi
nih buka toko jam 09.00 tutupnya jam
11.30 karena udah salat Jumat. Habis itu
break mereka buka toko lagi jam . siang
nanti tutupnya ya 11 10 11 menit sebelum
jam .00 sore. Itulah jam bursa effect di
Indonesia. Gampangnya sih ya jam 09.00
sampai jam 12.00 kecuali hari Jumat
11.30 habis itu buka toko lagi ya. .30
sampai sebelum jam .00 sore mereka udah
tutup. Itu enggak terlalu penting lah
kecuali lu trader. Kalau kayak gua kan
transaksi paling sebulan sekali dua
kali. Udahlah enggak penting-penting
banget buat gua. Enggak penting mau beli
saham jam 11.00 siang kek atau jam 13.00
siang gitu enggak ngaruh lah, enggak
penting. Nah, yang enak ya, yang menarik
ya dibanding lu investasi perusahaan
tertutup, perusahaan lokasi di Madura,
nanam udang, belum tahu lu pun dia rugi,
bangkrut, untung, gelombang pasang dari
Australia, virus, ribet lah. Bursa
effect itu jauh lebih gampang karena ada
informasi yang lu bisa gali setiap
kuartal, setiap bulan. Ada news-nya
juga, lu bisa lihat update-nya sendiri
dari portal berita di mana aja. Dan
mereka pun wajib ngasih laporan
keuangannya ke kamu. Jadi, lu bisa cek
sendiri di perusahaan profit atau enggak
sih. Menarik loh. Dibanding lu investasi
tuh ikut arisan rumah tangga, investasi
di perusahaan udang atau perusahaan
bengkel, boro-boro dapat laporan, mereka
ngasih bagi hasil aja enggak mungkin
gitu ya. Apalagi mau kasih laporan apa
yang mau dibagi hasil gitu kan. Jujur
buat gua pribadi ya, jauh lebih baguslah
investasi di sektor Tbk lah in terms of
return dan safety dibandingkan lu
investasi di perusahaan tertutup. Aduh,
banyak yang tukang tipu, Guys. No, no,
no, no. Terus lu juga bisa lakukan
pemantauan secara mandiri soal harga
sahamnya gimana karena semua terbuka. Lu
bisa lihat, oh hari ini sarambang BRI
naik, hari ini turun, besok naik, hari
ini turun gitu. Semua terjadi terbuka,
real time. So, gampang elantaunya.
Enggak seperti saham bengkel atau
restoran atau tambak udang yang di
Madura itu. Enggak ribet-ribet. Terus
karena saham itu sangat transparan,
sangat terbuka, makanya jangan heran
juga masing-masing individu sekarang ada
hampir 20 juta investor di IASG yang
mereka punya mindset sendiri lah. Lu
enggak bisa lihat karena enggak ada
koordinatornya jadi lu enggak bisa lihat
tuh masing-masing mikir apa. Artinya
dari 20 juta investor di satu saham yang
sama bisa ada beda pemikiran. Ada yang
bilang ini bakal bagus, ini bakal jelek.
Dan artinya ini adalah bisnis antara
siapa yang optimis dia akan membeli,
siapa yang pesimis dia akan menjual.
Naik turun harga saham itu adalah hal
yang normal dan biasa terjadi. So,
penting buat kamu cek kinerja
perusahaannya, nilai tukar rupiah
seperti apa, pergerakan suku bunga, bank
inflasi, termasuk faktor geopolitik dan
ekonomi yang sering dibahas di channel
YouTube Benix. Itu penting banget karena
gua yakin dari lu semua banyak kan yang
cuan gara-gara nonton channel YouTube
Benix. Tulis dong di kolom komentar ini
lu cuan udah berapa persen sejak follow
Benix. Yang terakhir buat pemula mungkin
belum bisa membedakan saham dengan IASG.
Oke, enggak apa-apa. IASG itu indeks
harga saham gabungan, Guys. Jadi, Bursa
effect ini kan juga tahu, waduh ada 800
lebih emiten di Indonesia. Enggak
mungkin ada orang bisa kompilasi itu
semua. Biar enggak ribet, yuk kita
kumpulin itu semua. Sam-sam yang ada
bobotnya tentu berbeda-beda. Dikompilasi
menjadi satu saham tunggal yang namanya
index yang akan diracking buat naik
turun. Dan ini mempermudah investor
asing. Ketika mau masuk ke Indonesia,
dia tinggal lihat performa Indonesia
secara global sudah dirangkum 800
perusahaan itu ke dalam satu indeks yang
namanya IASG. Jadi kalau mau lihat bursa
efek kita lagi bagus atau lagi jelek,
enggak bisa lihat. Sama-sama bisa kalau
lu investor. Tapi kalau lu pemain
global, lu pengambil kebijakan makro, lu
bisa ambil rangkumannya dalam bentuk
IASG yang hari ini harganya sekitar
6.800 sampai R.000-an. Nah, itulah
realitanya dan itu yang membedakan IASG
dengan saham. Maksudnya apa? Lu tidak
bisa beli IASG. Enggak bisa, Guys.
Karena IASG cuman kompilasi dari
harga-harga saham yang beredar di bursa
effect. Jadi jangan lagi ya lu komentar,
"Pak, Pak, saya mau jadi investor di
ISG. Gimana sih cara saya beli saham
ISG?" Enggak bisa. ISG naik turun 6.000,
5.000, 7.000 naik turun. Iya. Lu enggak
bisa beli. Itu bukan saham nyata. Itu
cuman kompilasi gabungan saham-saham.
Kalau lu mau beli sahamnya harus beli
satu persatu. Simpel kan? Nah, buat
Teman-teman yang masih belum ngerti
gimana sih caranya investor saham yang
sebenarnya belajar, kita ada kelas
khusus pemula namanya Sekolah
Sahambenix. Kamu bisa bergabung di
skolashambenix.com
atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini. Ingat, kita lagi ada promo
nih diskon 25% sampai 25 September 2025.
Oke, guys. Semoga bermanfaat. Kalau ada
pertanyaan lagi bisa majukan di bawah
pertanyaan yang super basic kita akan
jawab. Tidak ada pertanyaan yang sangat
bodoh, tidak ada pertanyaan yang sangat
pemula, enggak. Kita bakal jawab tuntas
di serial belajar saham untuk pemula
yang kedua. Oke, semoga videonya
bermanfaat. Jangan lupa subscribe. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Oke, sip.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:40 UTC
Categories
Manage