PROJECT QRIS Successfully COLONIZED JAPAN?
PrSkncIpZMI • 2025-08-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget ini, Guys. Presiden
Donald Trump lagi panik, keringat
dingin. Dia ketar-ketir, ketakutan
karena ada produk karya anak bangsa yang
berhasil menjajah dunia internasional.
So, kalau lu penasaran apa sih ya produk
asli karya Indonesia yang membuat
Amerika Serikat sampai gemeteran, lu
jangan skip video ini. Let's check this
out.
[Musik]
Jadi, Teman-teman, kita ini punya produk
asli karya anak bangsa namanya Curies
yang berhasil go global, go
internasional. Bahkan per hari ini nilai
transaksinya udah lebih dari 579
triliun. Bayangkan, Guys, 579 triliun
nilai transaksi yang menggunakan curis
dari awal tahun Januari 2025 sampai
bulan Juni 2025, 6 bulan 1 semester itu
sudah 579 triliun, Guys. Dan yang lebih
hebat lagi ya ini total volume transaksi
itu lebih dari 6 miliar transaksi bukan
rupiah loh. 6 miliar transaksi orang
yang ngta lah, transaksi inilah, beli
ini, itu tuh 6 miliar transaksi, Guys.
Nah, ini membuktikan ya bahwa teknologi
pembayaran yang ada di Indonesia
khususnya buat transaksi digital itu
enggak kalah sama teknologi luar negeri.
Ada Mastercard, ada Visa. Karena apa?
Memang terbukti penggunanya ada banyak.
Ada digunakan lebih dari 8 miliar
transaksi di dunia ini yang menggunakan
curies dan rupiahnya tadi 579 triliun.
Yang lebih heboh lagi apa? Total
pengguna curis di Indonesia udah lebih
dari 57 juta manusia yang pakai curies.
Pasti termasuk lu juga ya. Gua juga, gua
lebih sering pakai Quries ke mana-mana
dan gua bangga pakai Quries karena di
Indonesia ada lebih dari 39 juta
pengusaha loh, pelaku usaha UMKM yang
memang menggunakan sistem pembayaran
curies dalam transaksinya dan mayoritas
dari mereka lebih dari 90% itu adalah
UMKM. Makanya ya teman-teman jangan suka
anggap remeh loh teknologi Indonesia.
Ternyata Indonesia bisa juga loh menjadi
pemain hebat nomor satu di dunia
teknologi fintech ya. Salah satunya
curies. Nah, Teman-teman tahu ya, total
transaksi itu 579 triliun. Kalau lu bagi
dalam 6 bulan, berarti dalam 1 bulan
yang ada lebih dari 90 triliun nilai
transaksinya. Artinya ini udah jauh
lebih hebat dibandingkan data gua awal
tahun 2025. Karena di video lama gua,
gua bilang curis ini hebat karena
transaksinya bisa sampai 80 triliun per
bulan. Ini gambarannya ya, kenapa ini
sangat strategik dan sangat penting buat
Amerika Serikat menghancurkan curis
menyerang Bank Indonesia? Teman-teman
tahu di bulan Januari 2025 saja nilai
transaksi curis itu mencapai R80 triliun
1 bulan aja. Kalau lu kali 12
disahunkan, maka menjadi 960
triliun. Yang gua yakin sih nilainya
pasti lebih dari itu. Jadi bisa sampai
1000.000 triliun aliya 1 kuadriliun.
Nah, per hari ini guys nilai transaksi
curies udah lebih jauh tuh dibanding
video kita karena sekarang sudah sampai
96 triliun per bulannya. Wow, hebat
sekali curious ini. Terus kenapa Amerika
kok bisa ketar-ketir? Donald Trump kok
bisa ketakutan, bisa panik gara-gara
curis? Padahal kan yang pakai curis
dominasinya ya di dalam negeri Indonesia
sendiri. Kenapa Donald Trump
terkencing-kencing? Kenapa mereka sampai
minta akses ke sistem pembayaran
Indonesia? Dan kenapa perusahaan
Mastercard dan Visa sampai menangis di
pojokan merengek-rengek sama Presiden
Donald Trump supaya dibantu bisnisnya?
Ada apa ini, Guys? Apa ada hubungannya
curis dengan dedolarisasi? Apa iya? Mata
uang US Dollar merasa terancam dengan
adanya curies di Indonesia ini. Oke,
Guys. Sebelum kita masuk ke pembahasan
lebih detail, kita buka dulu yuk
sejarahnya Curis di Indonesia kok bisa
lahir apa? Ternyata Curis itu
kehadirannya udah lebih dari 5 tahun
loh. Per bulan ini aja sudah 6 tahun
usianya Curis. Karena curis itu seingat
gua itu di launching di tanggal 17
Agustus tahun 2019 saat itu Gubernur
Bank Indonesia Perry Waluyo. Nah,
Teman-teman kalau lihat di video ini ya
di acara peresmian CURS itu ya mereka
pakai curis itu ketika testingnya
pertama kali itu cuma buat aksi-aksi
sosial jadi buat penggalangan dana atau
lu mau kasih sembanganlah atau sedakah
lah lu bisa pakai curious. Jadi tesnya
itu bukan buat merchan atau transaksi
bisnis enggak. Tapi murni transaksi
sosial. Bahkan di situ dibatasi juga
nilai transaksi Quris itu maksimal Rp10
juta. Jadi ini masih awal-awal uji coba
lah sampai kemudian Quris ini dipakai
secara umum per 1 Januari 2020 karena
ada program cemuah. Ini caem nih Bank
Indonesia. Cemu itu artinya cepat,
mudah, murah, aman, dan handal. Anyway,
kenapa kita bikin video ini? Karena
memang curis ini sesignifikan itu loh,
Guys. Teman-teman kalau lihat ya, kita
sudah ngikutin track record-nya Quris
ini sejak 5 tahun lalu. Nah, ketika
diluncurkan secara resmi di Januari
2020, Teman-teman tahu yang pakai QES
per bulan itu cuman ada 5 juta
transaksi. Yang ngetap-ngetap itu ada 5
juta transaksi. Tetapi nilai rupiahnya
itu sangat kecil karena per bulan nilai
transaksinya di bulan Januari 2020 itu
cuman Rp365 miliar. Lu bayangin ya,
nilai transaksinya kecil banget. itu
cuma Rp365 miliar per bulan. Nah,
bandingkan dengan hari ini 5 tahun
berselang, nilai transaksi Quries saat
ini sudah 96 triliun per bulan. Bayangin
dari 300 miliar per bulan ke 96 triliun
per bulan. Gila, banyak banget, Guys.
Ya, kalau dibilang ya, jarang-jarang
negara itu bikin proyek. Proyeknya itu
sukses besar ya jarang. Nah, Quris ini
suka enggak suka ternyata sukses besar
ya. Karena kalau kita lihat pertumbuhan
transaksinya itu lebih dari 200 kali
lipat. Kita hitung sekitara 26.000% lah
growth-nya ya dibandingkan 2020 ke 2025.
260 kali lipat itu pertumbuhan nilai
transaksi dari R00 miliar ke 96 triliun.
Good job Curies. Nah, apa yang bikin
lebih hebat lagi Curies? Ternyata dalam
perjalanannya Quris ini bukan cuman bisa
dipakai di Indonesia. Karena gua udah
uji coba nih ketika kita pergi ke
Singapura, ke Thailand, ke Malaysia, gua
bisa juga pembayaran pakai curies.
Kemarin gua sempat coba ya di Filipina,
lu lihat video live-nya. Enggak bisa
dong, malu. Gua harus balik lagi ke
hotel. Gua kira bisa bayar pakai
curious, ternyata enggak bisa. Tapi
anyway yang confirm gua udah tes dan uji
coba di Singapura, Malaysia and Thailand
itu bisa bayar pakai curies. Artinya
curies bukan lagi cuma tarkam antar
kampung, tetapi udah menjadi jagoan
internasional. Karena per bulan Juni
2025 aja nilai transaksi di luar negeri
itu ah lebih dari 60.000-an transaksi
loh di luar negeri dengan nilai
transaksinya lebih dari 18 miliar, Guys.
Jadi ya bisa dibilang ya cukup sukses
juga ya kita launching Quris sampai ke
luar negeri. Bukan cuma jagoan Purworejo
doang. No. Tapi mereka sampai ke
Malaysia, ke Port Clank, ke Kuala
Lumpur, ke Bangkok. Lu bisa transaksi
pakai curies. Lu enggak perlu lagi tuh
bawa bat atau tukar mata uang. Enggak.
sekarang langsung transaksi pakai
aplikasi perbankan lu. Tap kelar
selesai. Dan yang lebih heboh lagi dan
ini jujur gua kaget begini ternyata
curis itu enggak berhenti sampai di
situ. Ketika goto terkencing-kencing
bertarung di Vietnam dan Singapura, eh
hari ini teman-teman tahu curis
melanglang buana. Mereka enggak puas
cuma talilan, Malaysia sama Singapura.
Mereka mau ekspansi. Mereka bentar lagi
buka cabang di Arab Saudi. Jadi jemaah
haji, umrah mereka enggak usah
pusing-pusing bawa duit riyal. Enggak.
Mereka tinggal pakai curies, bayar
langsung pakai rupiah kan enak. Dan
bukan cuma buat Arab Saudi loh, itu kan
buat travel ya, buat jalan-jalan wisata
atau haji. Tapi di negara seperti China,
curis ini juga udah mulai ekspansi. Jadi
teman-teman yang hobinya berniaga,
bertransaksi bisnis ekspor impor dengan
China, sebentar lagi enggak usah lagi
pusing, gimana nih caranya bayarnya?
Sekarang udah bisa pakai QES. Jadi enak
banget nih buat teman-teman ya, sekarang
kita kalau jalan-jalan ke luar negeri
enggak usah pusing lagi. Tinggal pakai
curies bawa handphone lu, urusan
selesai. Nah, Teman-teman kan juga
bentar lagi bakal merayakan ya 17
Agustus ini hari kemerdekaan. Curies ini
juga jadi simbol nih bahwa kita sudah
merdeka nih. Kita udah punya banyak
pilihan. Kalau lu punya bisnis mau
berkembang, ya harus pakai curis. Jadi
lu bisa terima banyak customer. Gua
bahkan enggak pernah lihat tukang jualan
sekarang yang enggak pakai keris.
Kemarin gua beli ketoprak, gado-gado,
bahkan ayam pecelele pinggir jalan pun
udah banyak yang pakai curis. Cuman yang
gua lihat ya, masih banyak orang kalau
transaksi ya tap tap tap. Bayar scan
pakai curies. Kadang-kadang banyak toko
yang masih suka, Pak, minta bukti foto
curisnya pembayaran. OH kok norak
banget, kampungan banget kayak zaman
dinosaurus. Ternyata mereka lakukan itu
karena mereka belum punya sistem.
Akibatnya banyak penipuan juga, Guys.
Makanya lu hati-hati kalau punya toko
pakai curies, lu bisa jadi kena tipu
kalau lu enggak bisa menginventaris
transaksi yang terjadi. Nah, terus
gimana caranya supaya lu enggak kena
tipu? Padahal makin banyak orang
transaksi pakai curies. Nanti curiesnya
palsu atau screenshot doang bukti
pembayaran padahal belum bayar. Simpel,
lu pakai ERP yang namanya ODU. Jadi, ODU
ini adalah IRP software yang paling
lengkap dan terintegrasi satu-satunya di
Indonesia, Guys. Dan ODU sangat mudah
digunakan nih bagi para pelaku usaha dan
bagi pebisnis ya yang pengin usahanya
bisnisnya terus berkembang tanpa harus
ribet-ribet lagi bikin pencatatan manual
seperti zaman purba. Jadi, contoh
gampangnya gini. Misalkan lu udah pakai
sistem curies ya buat bisnis kalian,
toko kalian, apapun itu udah pakai
sistem curies dan lu pakai ODU. Nah,
mereka bisa dikoneksikan, Guys. Nah,
yang lebih menarik lagi ya pakai ODU ya.
Dia juga bisa bantu kalian selain
penjualan nih, mereka masih ada fitur
lain seperti inventory, sistem
manufaktur, sistem pembuatan website
tanpa perlu coding. Bahkan kamu juga
bisa dapat laporan keuangan secara
otomatis. Jadi, buat para bisnis owner
yang tanggung jawabnya banyak, yang
sibuk banget, menurut saya mereka wajib
punya sistem yang bisa otomatiskan
berbagai proses bisnis mereka. Yang
kalau kita butuh ngelihat, ngecek,
mantau, cukup sekali klik doang. Bahkan
bisa lu cek dari iPad ataupun handphone
kalian di mana saja, kapan saja. So,
kalau kamu penasaran ya, pengin pakai
sistem Odu, pengen ngetes, pengen coba
sistem IRP-nya Odu, tunggu apaagi?
Langsung klik link di bawah ini. Segera
kontak mereka sekarang juga gratis. So,
Teman-teman, kalau udah berhasil
mengkoneksikan Odu sama Quris kalian,
pasti hidup kalian sekarang udah jauh
lebih mudah dan ringkas lah. Dan lu udah
bisa lihat lagi perjalanannya curis ini.
Kenapa dia penting bagi Indonesia? Oh,
dia menyelamatkan kita, dia memudahkan
kita, dia membantu kita dalam
bertransaksi mau di dalam negeri maupun
di luar negeri. Dia membuat rupiah
menjadi terkenal di mana-mana. Kenapa
ini penting? Ya, karena ini juga ada
hubungannya dengan perang geopolitik
dunia saat ini. Sekarang lagi ngetren
namanya di dolarisasi. Orang ketakutan
pegang dolar karena sangat volatile.
Karena nanti bisa kita dihukum, karena
nanti kita bisa diblokir. Dan ini sudah
terjadi ketika Amerika Serikat enggak
senang dengan Rusia. Rusia diboikot,
rubelnya dikunci di mana-mana. Fakta dia
bisa berbuat apa saja yang dia kehendaki
karena mata uangnya menguasai dunia ini.
Nah, penting curies ini buat kita tahu
bahwa ini bisa menjadi daya tawar kita
di dunia internasional, Guys. Karena
faktanya ya diam-diam ya Republik
Indonesia ini sudah lama lu melakukan
gerakan dedolarisasi. Maksudnya apa,
Pak, dedolarisasi? Gua kasih contoh
gampang buat kalian mengerti perdagangan
internasional. Lu bayangkan orang Jepang
mau impor kopi dari Gayo Aceh. Nah,
pertanyaannya ketika dia lakukan itu,
dia harus beli rupiah dong. Jadi dia
punya yen ditukar ke rupiah. Mau enggak?
Enggak mau. Dia pasti takut pegang
rupiah. Terus apa yang dilakukan oleh
orang Jepang zaman dulu ketika transaksi
internasional? Yang dilakukan Jepang
adalah dia beli dolar dulu. Dari yen-nya
dia jual dia beli dolar. Begitu dapat
dolar dia ke Indonesia dia beli kopi
Gayo pakai dolar. Sama orang Indonesia
dia terima dolar dolarnya dia rubah apa
lagi? jadi rupiah karena dia enggak
kepakai dolar di dalam negeri. Jadi
dolarnya dijual lagi, dia pakai rupiah.
Nah, itu yang terjadi. So, ternyata
ketika kita transaksi sama Jepang, sama
Cina, sama Amerika, sama Kanada, kita
tetap memakai dolar. Kan aneh. Kenapa
gua transaksi dengan Brazil gua pakainya
dolar? Kenapa enggak pakai real? Ketika
gua transaksi sama Arab Saudi, kenapa
gua pakainya dolar bukan rial? Ketika
gua transaksi dengan Jerman, kok gua
enggak pakai euro? Gua amanah pakai
dolar. Nah, itulah dolar menjadi mata
uang dunia, Guys. Memang tidak logis,
tapi faktanya ketika gua zaman dulu, gua
pemain impor sama ekspor, gua impor
barang dari Hongkong, gua bayar pakai
apa? Pakai dolar, Guys. Gua impor barang
dari Jepang, gua bayar pakai apa? Pakai
dolar. Enggak ada tuh bayar bayar pakai
yen. Tapi sekarang dunia sudah berubah.
Sekarang kita ada namanya LCS, local
currency settlement. Dan ini
mengkhawatirkan kalau orang udah mulai
makin banyak transaksi pakai mata
uangnya sendiri. Contoh, kamu pergi ke
Malaysia, kamu beli handphone di
Malaysia atau kamu pergi ke Singapura,
kamu beli makanan di Singapore, kamu
enggak usah lagi convert itu ke dolar,
tapi lu bayar langsung pakai rupiah,
bisa enggak bisa. Pakai apa? Curies.
Karena curies backbond-nya adalah local
currency settlement. Lu enggak perlu
convert itu ke dolar, dolar ke mata uang
mereka. Enggak. Beda dengan kalau lu
pakai Mastercard Visa itu backbond-nya
pakai US Dollar. So, kalau lu transaksi
pakai kartu lu, lu transaksi di
Singapura pakai Visa, yang terjadi apa?
Memang harganya dalam dolar Singapura,
tetapi di belakang layar mata uang
rupiah lu diconvert ke dolar baru dari
dolar ke mata uang Singapura. Cuannya
dua kali karena ada dua kali nilai tukar
di situ. Woi, kaya raya dong Mastercard
Visa. Jadi kalau makin banyak orang
pakai curies, lu artinya makin setuju
kalau Indonesia itu makin kuat. Rupiah
kita itu berlaku berdaulat karena kita
mengurangi ketergantungan kita terhadap
US dollar. Dan keuntungan lainnya apa?
Ya, devisa kita bisa kuat. Karena
Indonesia tidak perlu menjual harga
dirinya, menjual rupiahnya untuk
mendapatkan dolar setiap kali transaksi
internasional. Ingat, negara kita ini
negara impor. Basisnya konsumsi, hobinya
ngimpor. Ngimpor, ngimpor. Artinya apa?
Kalau makin banyak transaksi harus
belanja dolar dulu, harus belanja dolar
dulu, lama-lama ya rupiah kita tergadai,
rupiah kita makin murah. Tapi dengan
adanya LCS, local currency settlement
sebagai backbond-nya curies, makin
banyak orang transaksi pakai curies di
dunia internasional, makin kuatlah
cadangan devisa kita dan makin
berdaulatlah rupiah kalian. Itulah
kenapa pentingnya Kis ini sukses besar
di dunia. Dan ini terbukti ya posisi
cadangan devisa kita ya per bulan Juli
2025 pun masih kuat di atas 150 miliar
dolar, Guys. Artinya sampai 6 bulan ke
depan lah masih aman nih buat
teman-teman pemain bisnis ekspor impor
lu jangan khawatir Bank Indonesia masih
punya cadangan duit yang banyak nih.
Thank you nih Peri Waluyo nih membawa
Bank Indonesia sukses besar dengan
curiesnya dan ya cadangan devisa kita
juga masih stabil nih. Kita bisa
bertahan ketika terjadi dinamika perang
dagang. Ternyata Indonesia masih aman.
Terus kalau gitu, Pak, kenapa Amerika
ketakutan? Kenapa Donald Trump
marah-marah, ngamuk, blingsatan? Simpel
aja, Teman-teman. Kan tadi kita sudah
buka data nilai transaksi curis dari
bulan Januari sampai pertengahan tahun
2025 1 semester 6 bulan pertama 2025 itu
nilainya Rp579
triliun.
Nah, lu tahu enggak tiap kali transaksi
Curies itu ada Ve, 0,3%.
Artinya kalau lu kali ya 0,3% * 579
triliun 0,3% itu setara 1,7 triliun.
Artinya di sini negara diuntungkan 1,7
triliun loh pendapatan dari penggunaan
sistem curies. Ya wajar aja dia ngecas
0,3%. Lu kira bayar server gratis. Terus
kenapa Amerika panik? Simpel aja.
pengusaha kapitalis Amerika Serikat,
Visa, Mastercard kan menggunakan
tangan-tangan mereka di pemerintahan,
menggunakan sistem politik mereka,
menggunakan presiden demi kepentingan
bisnis mereka. Teman-teman tahu kuenya
R79 triliun loh dalam 6 bulan pertama
doang. Kalau lu transaksinya pakai Visa
atau Mastercard, mereka itu fe-nya besar
loh, 2%. Artinya 2% * 579 triliun Visa
dan Mastercard itu bisa cuan 11,5
triliun. Gila, Guys. Bandingin ya. Kalau
Mastercard Visa menguasai transaksi itu,
mereka bisa dapat 11 triliun. Curies 1,7
triliun. Ini artinya ya Amerika nih
kalau berhasil membodoh-bodohi kita,
mereka bakal cuan 10 kali lipat. Lu
harus bayar lebih mahal lagi.
Merchan-merchan di Indonesia, pelaku
usaha di Indonesia akan makin ditindas
lagi. Karena apa? Bayar fee-nya sampai
2%, Bro. Curies cuman 0,3%.
Jadi lu bisa lihat ya, kenapa penting
banget buat pengusaha Amerika Serikat
menekan kebijakannya,
memperbudak Indonesia supaya tambah cuan
lah Visa dan Mastercard. Ingat mereka
langsung cuan 11,5 triliun, Guys, ketika
ini terjadi. Makanya hopefully ini
enggak terjadi, ya. Bahkan lebih ekstrem
lagi kalau kita lihat perhitungannya
pejabat Bank Indonesia. Teman-teman tahu
menurut pejabat Bank Indonesia, gua
enggak mau sebut namanya karena nanti
gua akan buktikan ini memalukan. Dia
bilang curis ini harus kita dukung
karena visa atau master dalam setiap
transaksi mengenakan 2,5% dan kalau dia
total dalam 1 triulan mereka akan
kehilangan R0 triliun dalam 1 tahun
sekitar R80 triliun. Gila guys, 280
triliun akan berhasil di-download
Amerika Serikat menurut pejabat Bank
Indonesia. Apa betul? Gua koreksi di
sini. Jadi, Teman-teman lihat ya. Kalau
menurut dia visa itu ngecas 2,5% per
transaksi dalam 1 tahun 280 triliun.
Artinya kan 100% dari 2,5% itu 40 kali
lipatnya. So artinya menurut perhitungan
pejabat Bank Indonesia yang enggak ada
otak ini kalau 280 triliun * 40 artinya
total nilai transaksi adalah 11.200
triliun alias setara 11,2 kuadriliun.
Ini gila. Lu boleh-boleh aja ngasih
data, tapi lu jangan kegilaan begini.
Mentang-mentang lu pejabat, pernyataan
lu juga gua koreksi. Kalau 11,2
kuadriliun, Bro. APBN Indonesia aja
enggak nyampai 4.000 triliun, Bro. Ini
bisa-bisanya
11.200 kuadriliun kok lebih gede
daripada transaksi APBN kita. Kan enggak
mungkin lah ya. Jangan goblok-goblok
banget lu jadi pejabat. Karena kalau lu
kutip juga 2,5%
11.200riliun
artinya visa dapat R80 triliun. Ya itu
tidak betul. Kenapa? Karena enggak
mungkin nilai ekonominya adalah 11.200.
kuadriliun. Karena kalau kita buka
laporan keuangan visa aja tahun 2024,
pendapatan mereka, revenue mereka cuma
600 triliun setahun lah. Kok bisa sih
mereka dapat setengahnya? Ya kalau 280
triliun dari Indonesia kan udah enggak
mungkin lah. Jadi data lu hoaks lah,
palsu lah. Data gua udah lebih benar.
Bahwa apa? Curies ini penting. Kita
punya transaksi 500 triliun dalam 6
bulan dalam 1 tahun ya 1 triliun ya.
That's it. Jangan lu besar-besarin bisa
setara 11.000 triliun. Gua enggak
setuju. Tapi bukan artinya curies enggak
penting. No. Curies sangat penting.
Tetapi lu harus hati-hati Periwaluyo.
Kenapa? Ini dalam situasi perang
geopolitik dan gua yakin Bank Indonesia
enggak update dengan ini. Karena mereka
santai-santai aja mereka enggak bikin
task for sendiri. Padahal di belakang
layar sejak bertahun-tahun lalu curis
ini sudah dipantau oleh intelijen
Amerika Serikat. Bahkan di tahun 2024
sebelum Donald Trump menjadi presiden,
USTR, Kementerian Perdagangan Amerika
Serikat sudah menggaris bawahi curies
ini harus dibinasakan. Dalam laporan
Kementerian Perdagangan di Amerika
Serikat di tahun 2024, mereka sudah
menyatakan US Companies,
perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat
merasa terancam dengan kebijakan Bank
Indonesia nomor 21 tahun 2019 yang
menciptakan lahirnya Curri. Karena
ketika curis ini diciptakan, Bank
Indonesia tidak minta izin sama pemain
internasional. Mereka tidak mengabarkan
kepada pelaku usaha bahwa curis kalau
berlaku bisa nempel bahkan bisa
berinteraksi dengan ekosistem pembayaran
yang ada di Indonesia secara seamless
dan ini menjadikan ancaman bagi
kompetitor curies Mastercard dan Visa.
Maka lu jangan polos-polos amat kalau
lihat kebijakan negara contohnya kayak
Amerika. Pasti setiap polisy, pasti
setiap undang-undang di belakangnya ada
pengusaha yang akan diuntungkan dengan
regulasi baru. Itu sama seperti ini.
Jadi, agenda penyerangan curies itu
bukan cuma sekarang, Guys. Tapi sudah
di-setting sejak bertahun-tahun lalu.
Buktinya apa, Pak? Buktinya setelah
pembukuan resmi dari intelijen mereka di
tahun 2024, mereka bikin kebijakan resmi
pakai logo Amerika Serikat sekarang
federal langsung turun. Di tahun 2025
dengan menggunakan stampel Presiden
Amerika Serikat, kebijakan 2024
diresmikan sebagai foreign trade
barriers oleh United States Trade
Representative. Jadi ini kayak ya
Kementerian Perdagangannya mereka lah.
Intinya mereka bilang apa? Mereka
betul-betul kecewa.
Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat
sangat kecewa dan mereka mengekspresikan
kekecewaan mereka terkait tidak adanya
program jilat pantat dari Bank Indonesia
kepada Amerika Serikat. Lack of
consultation prior to issuce of
regulation. Jadi mereka pengin Bank
Indonesia berkonsultasi sama mereka
kalau bikin peraturan baru. Siapa el?
Mereka minta Bank Indonesia jadi budak.
Mereka minta Bank Indonesia permisi
kulonuon sama Amerika. Kalau mau
menciptakan program baru seperti curis,
regulasi baru seperti curis. Siapa lu?
Benar-benar benar ngeri, Guys. Ini
membuktikan perang dagang ini
betul-betul program geopolitik, Guys.
Ini bukan cuma murni bisnis, tapi ada
geopolitiknya di sini. Dan ini
dibuktikan karena mereka lagi-lagi
mengorek luka lama. Mereka tulis, mereka
sangat sedih dengan peristiwa di bulan
Mei tahun 2023. Kenapa? Di situ Bank
Indonesia menciptakan mandat baru bahwa
kartu kredit pemerintah Indonesia harus
diproses melalui National Payment
Gateway atau GPN Indonesianya. Dan ini
merugikan perusahaan pembayaran Amerika
Serikat. Karena sekarang jadi makin
sedikit yang bertransaksi menggunakan
payment gateway atau sistem pembayaran
Amerika Serikat. Jadi makanya dari sini
semoga lu makin jelas ya hubungannya
perang dagang, hubungannya dengan Donald
Trump, hubungannya dengan trade barrier,
hubungannya dengan Bank Indonesia,
hubungannya dengan curis, dan endingnya
adalah hubungannya dengan dolularisasi.
Jadi semua ini sinkron satu badan, satu
roh bahwa dolar terancam, Guys. Mereka
akan lakukan segala cara supaya dolar
tetap powerful dan ujung-ujungnya apa?
supaya Amerika tetap powerful beserta
para bohir oligarki sistem pembayaran
dunia. Sekarang terjadi dua poli, Guys.
Yaitu apa? Mastercard dan visa.
Teman-teman suka enggak suka dunia ini
diatur sama mereka. 80% arus duit keluar
masuk transaksi itu menggunakan
Mastercard atau visa. Lu bayangkan itu.
Sekarang tiba-tiba lahir pemain baru
namanya KUR Mogo Internasional. Mereka
ketar-ketir. Jadi menarik ketika yang
selama ini Bank Indonesia cuma fokus
soal moneter doang, soal inflasi doang
lah. Tiba-tiba harus berhadapan dengan
institusi raksasa asing dengan agenda
geopolitik. Bukan murni bisnis, bukan
murni soal monetaryino. Mereka
menyatakan perang dengan kita. Nah,
menarik melihat responnya Bank Indonesia
ketika mereka diminta penjelasan. Respon
Bank Indonesia adalah lu jangan
khawatir. Karena ternyata data
menunjukkan kartu kredit Amerika Serikat
di Indonesia masih dominan. Lu jangan
takutlah sama Curis. Curies ini pemain
kecil lah, cuma pemain kelas kampung
lah. Dia baru level Purwodadi sama
Purworejo lah. Lu kan udah pemain
internasional, lu ada di California, di
Jerman, di Berlin, di Inggris, Visa,
Mascard ada di mana-mana. Lu menguasai
Eropa, lu menguasai Amerika, lu
menguasai Kanada dan khawatir lu juga
masih menjadi penguasa di Indonesia.
Jadi strateginya Bank Indonesia itu
laying low, mau bikin supaya Amerika
tidak gunda-gulana. Pertanyaannya
menurut lu Amerika sebodoh itu dan
apakah respon Bank Indonesia sudah betul
atau ini membuktikan mereka juga enggak
kompeten nih karena buktinya akhirnya
diungkit lagi nih di USTR soal trade
barrier ini. Atau sebaiknya Indonesia
langsung terus terang aja blak-blakan
perang dagang. Kita memang mau
desolarisasi. Kita memang mendukung
kehancuran US Dollar dan kita siap
bergabung dengan Bricks yang akan
menciptakan mata uang baru. Makanya lu
jangan kaget kalau banyak ya profesor,
guru besar di Amerika Serikat yang
merasa ketakutan bahkan was-was.
It is certainly a compelling proposition
that the dollar should be losing its
dominance because the US has used the
dominance of the dollar in ways that
have not necessarily been good for the
rest of the world because every US
monetary policy action, every US policy
shift ends up having implications for
the rest of the world and sometimes
those are not very good implications but
in addition the US has weaponized the
dollar by using um its dominance to
impose financial sanctions on a lot of
rivals and even against
Memang faktanya penggunaan dolar di
dunia ini terus berkurang dan mungkin
ini ya kabar baik juga atau mungkin bisa
jadi kabar buruk karena kalau dolar
menjadi mata uang dunia implikasinya
bukan hal yang positif terus kan banyak
orang bilang oh bagus percepatan
perdagangan dunia oh bagus global
trading jadi makin baik oh bagus ini
artinya globalisasi dan lain sebagainya
seolah-olah baik sekali kalau dolar itu
menjadi mata uang dunia faktanya enggak
selalu begitu karena banyak juga negara
yang mendapatkan implikasi negatif
ketika suku bunga The Fat naik atau
ketika suku bunga The Fat turun. Jadi
enggak serentak dan enggak seragam. Dan
ini memang menciptakan segmentasi. Jadi,
jadi ada fragmentasi di negara-negara
yang merasa tidak puas dengan kekuatan
dolar itu sendiri. So, wajar aja makin
banyak negara yang takut bahkan berusaha
mengurangi ketergantungan mereka
terhadap mata uang dolar. Jadi, kalau
teman-teman lihat podcast kita kemarin
yang kita diundang beberapa bulan lalu,
di situ gua bilang ada kemungkinan besar
dolar ini justru nilainya bukan makin
kuat tapi makin turun. dan emas justru
makin mahal. Kenapa? Karena kalau
Amerika Serikat mau kompetitif produk
manufacturing mereka, mereka harus bikin
dolar mereka lemah seperti China. Kalau
enggak orang enggak sanggup impor barang
made in US mahal, ya lu mau impor motor
made in USA Harley. Atau lu mau impor
Indian motor Indian, pasti harganya
tetap lebih mahal walaupun tarifnya 0%.
Karena apa? Ya, nilai tukarnya begitu
kuat dolar itu. Jadi, enggak akan
kompetitif barang Amerika Serikat
kecuali mereka dengan sengaja melemahkan
dolar mereka. Dan itu bisa saja terjadi
kalau memang si Bason itu ngerti bahwa
hei memang gua harus memperlemah dolar
nih kalau gua pengen jadi pusat
manufacturing dunia, which in this case
is not going to happen that fast. Tetapi
menurut Profesor Kupman ini menarik
pandangan dia yang seperti ini.
China, Europe, others.
That can be a good thing.
Dan ini terbukti guys bahwa indeks dolar
ya dalam 3 tahun terakhir itu terus
menurun. Bahkan di semester 1 2025 nilai
dolar itu udah drop 10% lebih. Ini yang
paling parah nih sejak tahun 1973 waktu
itu terjadi Bratton Woods ya. So
teman-teman ini menarik nih. Geopolitik
dunia terus bergerak volatil, terus
bergerak progresif. Hari ini A, hari ini
B, besok C. Bereser terus posisi
terakhir dengan adanya perang tarif ini,
gua melihat tidak ada jalan lain bagi
Amerika Serikat. Kalau pengin banyak
pabrik-pabrik yang pindah buka toko di
Amerika Serikat, mereka memang harus
memperlemah dolar. Nah, jadi teman-teman
bisa lihat ya apa yang gua ramalkan di
podcast itu hari ini jadi kenyataan.
Nilai dolar terus menurun karena efek
perang tarif ini, perang dagang ini. Ya,
kita lihat makin banyak sih orang-orang
yang optimis dan bahkan senang ya kalau
seandainya dunia ini menuju arah the
dolarisasi. Nah, kalau menurut kamu
gimana, Guys? Menurut kamu ya, apakah
perang tarif ini justru men-trigger
hegomoni Amerika Serikat di dunia
semakin jaya lagi atau justru
menghancurkan ya kekuasaan Amerika
Serikat khususnya Barat di perekonomian
global? Dan yang paling penting, Guys,
menurut kalian curies ini harus menyerah
terhadap Mastercard Visa atau tetap aja
fight buat menjadi sistem pembayaran
yang paling kuat at least di Asia
Tenggara. Lu setuju enggak itu terjadi?
Dan yang paling penting, Guys, soal the
dollarisasi nih, Guys. Lu setuju enggak
kalau Benix bikin video khusus tentang
kenapa dolar akan makin nyungsep di era
Donald Trump, which is merevisi podcast
kita yang diliputan 6 karena waktu itu
belum ada perang tarif. Dan kenapa gua
sangat yakin emas bakal naik menjadi 3
juta per gram dalam 1 tahun ke depan. Lu
sepakat enggak kalau kita bikin video
khusus hubungan antara dualerisasi,
emas, dan perekonomian Indonesia. Kalau
lu setuju, segera like video ini. Kalau
mencapai 24.000 1000 likes dalam 24 jam.
Kita akan bikin video khusus tentang
dedolarisasi emas dan perusahaan mana
saja di Indonesia yang diuntungkan
dengan kejayaan curies ini. Semoga video
ini bermanfaat. Jangan lupa segera like,
comment, and subscribe ya, guys. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:53 UTC
Categories
Manage