Transcript
f-boqhfgJNk • THE DEMANDS OF THE 17+8 DEMO ARE UNREASONABLE!! WHERE IS THE DEATH PENALTY FOR CORRUPTORS!? WOY!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0427_f-boqhfgJNk.txt
Kind: captions Language: id Saya Benix dengan ini menyatakan dukacita yang sebesar-besarnya yang sedalam-dalamnya atas gugurnya saudara sebangsa setanah air kita, Afan Kurniawan, 21 tahun dari Jakarta. Sarinawati 25 tahun dari Makassar. Syaiful Akbar 43 tahun dari Makassar. Muhammad Akbar Basri 28 tahun dari Makassar. Rusdam Diansyah 21 tahun dari Makassar. Sumari 60 tahun dari Solo. Reza Sandi Pratama dari Yogyakarta. Total sudah ada tujuh jiwa yang melayang, mati tragis dalam proses demonstrasi ini. Dan mereka menyuarakannya suara hati rakyat. Jeritannya melihat para pejabat kita yang semena-mena yang menindas dan suka melecehkan rakyatnya sendiri. Semoga ini adalah peristiwa tragis yang terakhir, tidak terulang lagi. Dan mari kita sama-sama berdoa ya supaya Indonesia sistem demokrasinya bisa menjadi lebih baik lagi. Ya, banyak di sini hal-hal yang gua setujui, tapi banyak juga yang gua kritis sih karena di sini sama sekali tidak menyentuh hal yang paling penting. Good news Indonesia. Ternyata banyak anak muda Indonesia yang berpikir kritis dan menyikapi aksi demonstrasi kemarin. Jadi udah mulai banyak nih selebritis, artis-artis, stand up komedian, sampai influencer itu berlomba-lomba memberikan nasihat dan saran buat pemerintah bagaimana sih tindakan yang harusnya dilakukan, reformasi apa yang mereka inginkan dan ini semua ternyata udah dikompilasi lah oleh salah satu influencer dan selebgram Indonesia. So, hari ini kita bakal video khusus untuk merespon tentang tuntutan dari Instagram selebgram selebritis tanah air terkait demonstrasi di Indonesia. So, kalau lu penasaran apa sih tuntutan selebgram-selebgram dan selebritis itu? Dan yang paling penting ya, Benix setuju atau enggak setuju sih dengan tuntutan para selebritis muda tanah air ini. So, tunggu apaagi? Jangan dikip video ini. Let's check this. So, Teman-teman di sini ada dua versi tuntutan ya dari para selebritis tanah air. Yang pertama adalah 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang. Ya, kita bahas dulu yang jangka pendek ya, ada 17. Yang pertama mereka memberikan tugas nih buat Presiden Prabowo, tarik TNI dari pengamanan sipil dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran. Di sini gua ada setuju dan enggak setujunya. Pertama, pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran. Ya, ini gua setuju juga. Jadi, demonstran sudah sepatutnya tidak dikriminalisasi dengan catatan bukan demonstran yang melakukan tindakan kriminal. Contoh, membakar properti orang lain, merusak, menjarah. Menurut gua itu bukan tindakan yang patut ditiru lah. Jadi di sisi itu gua menurut gua ya kita enggak boleh menganggap itu hal yang normal. So, lu enggak bisa normalisasi pencurian, pembunuhan, pemerkaan, pembakaran, penjaraan. Gua rasa itu enggak boleh dinormalisasi kalau kita mau menjadi bangsa yang modern. tentunya itu bukan hal-hal yang normal yang dilakukan di era modern ini, kecuali lu hidup di era Flintstone. Gua rasa bisalah lu perang antar suku, bawa pentungan dan lain sebagainya. So, gua setuju ya tidak boleh dikriminalisasi para demonstran, tapi yang benar-benar ya menyuarakan opininya dengan jalur yang sepatutnya. Lalu soal tarik TNI dari pengamanan sipil. Nah, ini gua agak fifty-fifty. Kenapa? Karena kalau lu tarik TNI berarti yang mengamankan siapa? Karena setahu gua yang kemarin Afan Kurniawan meninggal dilindas oleh kendaraan lapis baja. Itu bukan TNI tuh yang melindas tuh. Itu dari institusi lain. Yang harusnya juga jadi pertanyaan adalah kenapa institusi itu yang seharusnya sipil punya kendaraan lapis baja? Ya jangan-jangan besok punya jet tempur juga kayak agak aneh harusnya kan yang punya ya tentara. So, ketika orang sudah enggak bisa lagi mungkin percaya, lagi ada krisis kepercayaan terhadap institusi yang satu lagi. Terus kemudian TNI mengambil peran untuk mengamankan sipil. Karena gua melihat ada beberapa titik ya yang memang ada faktor TNI turun di situ dan ikut menjaga juga dan jadi lebih kondusif. So, why not? Tentu kan kita enggak mau malah jadi kebakarannya meluas di mana-mana, penjarahannya di mana-mana karena ya aparat penegak hukum enggak bisa ambil peran yang benar. Ya buktinya aja ada demonstran yang mati itu. Jadi di sini kalau dibilang tarik TNI dari pengamanan sipil ya gua 50-fy lah. Karena tetap perlu dibutuhkan. Kalau supaya demonstratin enggak makin ricu, makin kacau ya bahaya juga. Karena yang satu lagi udah kehilangan kepercayaan tuh dari masyarakat. Yang kedua, bentuk tim investigasi independen kasus Afan Kurniawan, Umar Amaruddin, maupun semua korban kekerasan aparat selama demonstrasi 2830 Agustus dengan mandat jelas dan transparan. Ya, ini gua setuju juga. Tapi gua agak aneh sih kalau ini perlu diminta juga karena itu kan tindakan kriminal, tindakan pembunuhan ya. Ada enggak ada begini ya memang semestinya dia diperiksa diproses hukum. Ini hal yang normal yang pastinya ya. Jangankan orang mati di Lindes, lu jatuh dari pohon, lu jatuh dari jembatan, lu kecelakaan di jalan tol, itu aja lu pasti diperiksa sama penegak hukum. Iya dong, namanya ada korban jiwa. Jadi, gua rasa ini tuntutan yang agak aneh ini buang-buang space sih. Soalnya gua yakin si Afan Kurniawan pun ya dia lebih pilih lu minta dong tuntutan yang lebih berdampak bagi rakyat banyak karena ada enggak ada ini memang harus diperiksa para pembunuh. Logislah ya itu harus dijalanin. Terus tugas DPR nomor 3 nih. Tuntutan nomor 3. Bekukan kenaikan gaji atau tunjangan anggota DPR dan batalkan fasilitas baru termasuk pensiun. Nah, ini yang gua mau bilang berulang-ulang. Mau 98 mau demonstrasi kemarin semua orang cuma nyentuh kulitnya. Gua termasuk orang yang setuju kalau harus dibekukan tunjangan. Tapi kalau luus pikir ini kan duit kecil R juta per bulan duit perumahan. Hello guys. Tapi di sini gua bilang ya Rp juta duit kecil. Tunjangan fasilitas segala macam dibekukan ya soat lah okelah bagus. Tapi gua mau kritisi nih buat orang-orang yang minta tuntutan ini. Ini kan kulit duit R juta. Apalah artinya? Lu tahu enggak korupsi di Indonesia itu bisa ribuan triliun? Dalam 10 tahun terakhir aja diprediksi ya korupsi di Indonesia lebih dari R00 triliun. So kalau lu bandingkan Rp50 juta dengan 700 triliun kok kayaknya agak receh banget gitu. Dan ini gua di sini gua agak kecewa malah yang penting itu gua yakin Afan Kurniawan juga minta pemberantasan korupsi. Gua yakin di sini jangan-jangan enggak ada nih diminta nih koruptor dihukum mati. Tapi nanti kita ceklah di sini gua kecewa. Ini tuntutan receh nih. Yang keempat, publikasikan transparansi anggaran gaji tunjangan rumah fasilitas DPR. Apalagi nih? Gaji tunjangan rumah fasilitas publikasi transparansi. Udahlah itu duit receh juga kok. Tuntutannya tuntutan receh. Ini enggak berdampak bagi rakyat. Kalau dipublikasikan anggarannya mereka, ah iya ini cuman duit berapa sih? Enggak berpengaruh dengan kehidupan Mister Joko di Makassar, enggak berpengaruh dengan kehidupannya Sulaiman di Kalimantan, enggak. Dipublikasikan ya bagus, transparansi bagus dan bukan cuman di DPR. By the way, transparansi ini harus dilakukan, tapi di semua pemda, PMPR, kabupaten, provinsi, kota, kementerian, BUMN, transparansi ini wajib. Tapi yang dipikir otak mereka ya namanya juga bocil suruh bikin tuntutan surveice level kulit yang dihitung gaji itunya seberapa ini gua enggak aduh receh receh receh. dorong badan kehormatan DPR, periksa anggota yang bermasalah, termasuk selidiki melalui ah udah udah ini rece lah. Lu tahu enggak anggota DPR itu cuma karyawan, cuma alat? Ini Korea-Korea ini semua nurut bosnya masing-masing. Di sini boleh ngomong galah, Pak. Ditelepon Ibu berhenti. Siap [Tertawa] ini. Laksanakan. laksanakan, Pak. Anggota DPR semua itu cuman alat. Kalau mereka mau ambil keputusan, mau bikin undang-undang, apa yang mereka lakukan? Mereka minta persetujuan sama bosnya, sama juragannya, sama sponsornya. Mereka ini cuma karyawan, makanya gajinya receh. Ini sampah. Terus kalau santennya dipecat, anggota DPR apa? diganti sama karyawan baru yang memiliki loyalitas terhadap big boss sama aja baong terulang lagi 98 itu lu ganti cuma kulitnya lu enggak bahas sampai ke akar-akarnya ini permintaan yang receh sih hah dorong badan kehormatan DPR periksa anggota yang bermasalah dia. Dia juga yang periksa juga. Ya udahlah okelah sampah ini. Sampah tugas ketua umum partai politik yang keenam. pecat atau jatuhkan sanksi tegas kepada kader DPR yang tidak etis dan memicu kemarahan publik. Ya udah pecat ya pecat. Cuma kambing ini kambing hitam doang cuma ganti casing yang lu minta terus apa? Terulang lagi sistemnya. Terulang lagi sistemnya. Terulang lagi sistemnya. Lu kira anggota DPR kalau ada yang terbukti ketangkap tangan KPK atau jaksa enggak dipecat. Dipecat. Diganti enggak? Diganti enggak? Diganti. Sama lagi enggak? Kalau sama lagi sama jebolong. Aduh ini permintaan apa ya? macam ini lucu juga nih. Yang tujuh, umumkan komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis. Semua juga pengin bikin komitmen. Tinggal bikin ketik-ketik Instagram saya akan memberantas korupsi. Saya akan cinta tanah air. Saya tidak akan mencuri. Semua orang juga bisa ini. Aduh, ini namanya selebritis disuruh bikin tuntutan isinya ya casing-casing sampah. Program-program yang cuman banyolan lah. Ini banyolan. Umumkan komitmen partti. Cuma ngumumin komitmen. Gila, tukang becak juga bisa suruh komitmen tidak akan masuk ke jalur three inone one. Bisa tukang becak cuma ngomongin umum kan komitmen apa. Yang delan libatkan kader dalam ruang dialog publik bersama mahasiswa serta masyarakat sipil. Libatkan kader dalam ruang dialog publik bersama mahasiswa serta masyarakat. Mungkin selama ini mereka enggak dilibatkan ya dalam dialog publik bersama mahasiswa serta masyarakat. Ya, gua juga enggak tahu ya esensinya apa juga ya. supaya kadernya lebih sering diskusi gitu sama mahasiswa serta masyarakat sipil. Agak absurd sih nih ya. Gua agak bertanya-tanya juga sih apa mahasiswa ngerti soal makroekonomi Indonesia? Gimana situasi tentang kondisi penerimaan negara bukan pajak kita yang terus-menerus berkurang karena sawit kita diserang karena batu bara harga dolarnya terus melemah. Ee gua enggak tahu juga mereka paham tentang itu apa enggak. Tapi intinya sih selebriti-selebriti ini minta ini ditulis ya. Ya. Ya. Okelah. Tapi dari yang gua lihat di sini cuma surface level lah. Enggak ada hal yang betul-betul high impact berdampak bagi bangsa Indonesia. Enggak ada. Enggak ada. Ini cuma kulit lah, masalah gajilah, masalah tunya. Ya ampun, remeh-temeh banget. Itu jugaas kepolisian Republik Indonesia. Sekarang kita nomor 9. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan. Ee oke ya. Yang ke-10, hentikan tindakan kekerasan polisi dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia. Nah, oke. Oke, ya. Yang ke-11, tangkap dan proses hukum secara transparan anggota dan komandan yang melakukan dan memerintahkan tindakan kekerasan dan melanggar HAM. Oke. Tangkap dan proses hukum anggotanya yang melanggar HAM ya. Ini kayaknya oke di sini oke oke. Tapi ini kepentingan demonstran ya yang dipentingkan ya. Kepentingan bangsanya di sebelah mana ya? Seperti misalkan reformasi total institusi kepolisian. Gua rasa justru lebih menarik karena kalau begini-begini doang ini mah cuman gonta-ganti aktor doang, gonta-ganti kulit. Belakangnya mah sama aja sama aja. Hentikan tandakan kekerasan polisi, iya. Bebaskan iya. Tangkap proses hukum iya. Tapi kayaknya ini cuma gonta-ganti aparat doang. Kita enggak menyentuh unsur yang paling atas. Kepemimpinan di sana, leadership seperti apa, birokrasi di mana, gimana sih jenjang karir di kepolisian, apakah fair? Apakah memberikan ruang dan tempat bagi pejabat-pejabat aparat yang berani, yang jujur? Itu gua rasa yang lebih penting sih. Gimana kita berpikir tentang mereformasi total institusi kepolisian. Tapi di sini enggak diminta. Ini surveice level juga ini. Terus kita ngomong tugas TNI, Tentara Nasional Indonesia nomor 12. Segera kembali ke barak. Hentikan keterlibatan dalam pengamanan sipil. Ee maksudnya kembali ke barak gimana ya? Maksudnya tentara harus kembali ke barak. Emang harusnya tentara di mana gitu? mejeng di Grand Indonesia gitu atau nongkrong ada di Plaza Senayan atau Kokas gua rasa enggak. Yang namanya tentara ya memang dia kembali ke barak gitu. Enggak usah lu perintah juga ya. Dia enggak mungkin mangkal di Grand Indonesia atau ngopi-ngopi di Sentral Senayan. Gua rasa enggak. Gua rasa mereka kembali ke barak juga. Jadi teman-teman di sini segera kembali ke barak ini konteksnya apa? Karena gua yakin ya memang TNI enggak mungkin nginp di kota Kasablanka atau di Central Park Mall. Gua rasa pasti kembali ke barak ya. Dia akan pulang ke barak. memang tinggalnya di situ atau mungkin maksudnya ini segera kembali ke barak ini ee tentara tidak mengambil fungsi atau peran-peranan di bidang sipil mungkin itu maksudnya ya. Jadi tentara enggak jadi pejabat publik atau apa ya kita harus review juga lah kalau seandainya memang tentaranya relevan, capable, memiliki kemampuan profesional ya kenapa enggak juga dilibatkan dalam hal yang berfungsi sipil. Contohnya gini, lu kan suka banget bandingkan Indonesia dengan negara yang paling maju dan katanya paling bersih di Indonesia namanya Singapura. Ini gua mau kasih contoh tentang keterlibatan tentara ya, militer yang benar. Lu tahu di Singapura ada namanya Engya Chung. Itu adalah mantan jenderal TNI-nya Singapura ya. Dia Letnan jenderal eh berprestasi suka datang ke Indonesia juga bahkan membantu Indonesia ketika terjadi krisis tsunami di Aceh, gempa di Jogja. Iiatun ini datang ke Indonesia. Ini Letnan jenderal Singapura, jenderal tertinggi di Singapura. Lu tahu kalau sekarang lu pernah dengar Danantara, siapa yang jadi CEO Danantaranya Singapura yang namanya Temasek, perusahaan investasi salah satu yang paling bonafit di dunia. Ternyata yaun, ternyata mantan jenderal bisa dan bagus menjadi CEO tam. Ini fakta. Artinya bukan artinya kita juga harus anti dengan kepemimpinan tentara. Enggak. Bahkan di negara maju seperti Jerman, Jepang, Amerika gitu. Beberapa jenderal yang memang capable profesional ya. Kenapa enggak kalau dia kita suruh ambil fungsi publik, fungsi bisnis. Lu bayangin Temasek itu perusahaan investasi loh, salah satu yang terbesar di dunia. Bisa-bisanya ya CEO-nya itu mantan tentara. Fakta. Jadi lu juga jangan anti dengan militer sepanjang dia capable. Karena Letnan Jenderal Engatun ini asal lu tahu dia ambil MBA dari Stanford. Bukan main-main, bukan kaleng-kaleng nih general. Bukan cuman itu, dia juga belajar bisnis di Harvard Business School. So, kalau memang orangnya kapable, gua enggak anti dengan itu. Makanya ini jadi pertanyaan juga kalau memang Indonesia ada stok jenderal yang qualified atau militer yang qualified, ya enggak ada masalah. Singapura udah buktikan itu, Jepang buktikan itu, Jerman juga buktikan itu. So, ya itu pandangan gua terkait ini bahwa tentara kembali ke barak menurut gua ya emang lu maunya dia mangkal di Kokas ya, enggak juga kerjanya ngapain enggak lah. Terus yang ke-13, tegakkan disiplin internal agar anggota TNI tidak mengambil ahli fungsi Polri. Eh, gua enggak tahu nih maksudnya tidak mengambil alih fungsi Polri. Mungkin dalam arti pengamanan sipil ya. Tapi tadi yang gua bilang loh, kalau seandainya memang toko sebelah enggak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, kenapa enggak TNI ambil alih? Iya dong, simpel aja dong. Ini kan sama-sama alat negara nih. Kalau seandainya yang hijau lagi enggak bisa, yang cokelat ambil alih. Yang coklat lagi enggak bisa, yang hijau ambil alih. Ya, saling mengisilah, kolaborasi. Yang kita enggak mau kan jadi kerusuhan, kekacauan di mana-mana. Justru kita mau dia turun menciptakan kestabilan. Iyalah. Lu mau kita udah bayar tentara atau kita udah bayar polisi mahal-mahal kasih duit budget anggaran triliunan, tapi enggak bisa jaga keamanan di sini. Enggak bisa jaga kestabilan di Indonesia. Rugi dong kita. Hello. Kita udah bayar loh pajaknya loh. Kita udah bayar loh lihat APBN loh. Kita udah beli loh peralatan-peralatan itu. Kita udah latih loh prajurit-prajurit kita. Terus enggak dipakai gitu buat melindungi kita kan aneh juga ya. Yang 14. komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi. Iya. Ya, tadi lagi ya kita mungkin dianggap sedang krisis demokrasi, tidak memasuki ruang sipil, komitmen publik TNI. Gua rasa TNI juga cukup waras sih untuk tidak mengambil peranan yang merusak ya sistem demokrasi Indonesia. Gua yakin mereka cukup netral di sini. Yang ke-15, bagian ekonomi. Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja. termasuk namun tidak terbatas pada guru, buru, nakes, dan mitra ojol di seluruh Indonesia. Ini agak aneh nih kayak titipan nih. Kok bisa-bisanya ada mitra ojol di sini, ada nakes, ada guru. Ya, semua juga pengin upah layak. Tapi di sini agak anehnya ya, ketahuan yang nulis juga enggak paham tentang sistem ekonomi di Indonesia. Lu bayangkan ya kalau semua itu orang seolah-olah pengin gaji dinaikkan, apa yang terjadi? Inflasi di mana-mana, Guys. Duit makin tidak berarti. Jadi seharusnya di sini yang diminta itu bukan kenaikan gaji nih, tetapi yang diminta adalah good news, guys, kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di ASG, gimana sih caranya profit di ISG, kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolasahambenix.com. pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segala bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www.sskolashambenix.com sekolahsambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Tetapi yang diminta adalah bahwa mereka mampu hidup layak, mampu membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. So, bukan gajinya yang dinaikin, tetapi harusnya permintaannya adalah pemerintah menekan inflasi supaya harga barang enggak naik terus. Ini banyak orang demo ini salah kapra. Minta gaji ditambah, gaji ditambah, gaji ditambah, PNS minta gaji ditambah, pejabat, gaji ditambah, buru sama juga gaji ditambah, apa yang terjadi? Inflasi, harga barang juga ikut naik. Lu tahu apa yang terjadi ketika ribuan PNS tiba-tiba gajinya dinaikkan serentak seluruh Indonesia? Apa yang terjadi? Inflasi, harga barang langsung naik di toko. Itu yang terjadi ketika duit beredar banyak. E yang sama juga akan terjadi kalau ini diwujudkan. Tetapi yang paling penting esensinya bukan soal duit lu bertambah banyak. No. Esensinya adalah yang lu miliki hari ini, gaji lu cukup untuk membeli kebutuhan pokok yang sekarang melambung tinggi. So, jauh lebih penting tuntutannya kalau lu mengerti makroekonomi adalah tekan inflasi. Pemerintah harus bisa menekan inflasi dan pemerintah harus bisa menjaga kebutuhan pokok harganya terjangkau bagi semua orang. Itu jauh lebih penting. Itu masukan gua. Bukan upahnya minta dinaikkan. Enggak. Salah. kebutuhannya. Harga-harga bahan itu yang harusnya diturunkan, harga barang itu yang harusnya disesuaikan dengan pengeluaran masyarakat. Jangan kayak sekarang lu lihat katanya suas semangan, tapi harga beras mahal di mana-mana. Terus lu solusinya apa? Naikkan gaji. Hah? Lu enggak ngerti? Bukan itu solusinya. Aneh. Nomor 16. Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak. Apa langkah darurat untuk mencegah PHK? Gebukin pengusaha. Oh, kalau lu pecat orang gua gebukin lu ya. Kalau lu pecat orang, gua bakar ya pabrik lu. Maksudnya gimana nih langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak? Enggak. Harusnya ya lu lihat dulu misalkan kayak kemarin berarti kita butuh penciptaan tenaga kerja yang lebih masif. Ada siklusnya memang bisnis kadang-kadang bisnis tekstil lagi nyungsep karena kita enggak bisa kompetitif nih dengan Vietnam atau yang sebangsanya. Banyak pabrik tekstil di Indonesia yang bangkrut. Siklus bisnis pindah ke mana sekarang? Pindah ke bisnis sawit hilirisasi atau tambang hilirisasi. Itu adalah siklus bisnis yang kita gak bisa hindarin. Enggak selamanya Mexico bercita-cita menjadi eksportir pisang terbesar di dunia atau Dominican Republic dan sebagainya. Enggak. Memang ada shifting. Nah, fungsinya pemerintah apa? Menciptakan iklim, investasi yang kondusif. Jangan sampai kemarin BYD di Subang investasi triliunan didatangin ormas di Palok ormas. Ada lagi investasi Candra Asri Petrokimia di Banten dimintain duit sama ormas triliunan. So, akan jauh lebih konkret di sini permintaannya kalau permintaannya adalah bubarkan ormas, bubarkan preman spesifik. Udah yakin gua investasi di Indonesia bakal naik, selesai. Itu masalahnya bukan ini. Ambil langkah darurat. Maksudnya langkah darurat ini apa? Gebukin pengusaha kah kalau mau pecat orang? Atau dilarang PHK mass kah atau dilarang jual pabrik kah? Dilarang pindah kah ke Thail? Maksudnya apa? Enggak ee enggak konkret gitu loh bentuknya. Tapi gua yakin kalau lu butuh lapangan kerja, lu harus bubarkan tuh ormas-ormas itu. Karena banyak ormas itu menyengsarakan aja di Indonesia, apapun bentuknya. Yang ke-17, buka dialog dengan serikat buru untuk solusi upah minimum dan outsourcing. Ini kembali lagi yang tadi gua bilang ya, buka dialog dengan serikat buru, upah minimum, outsourcing. Kayaknya yang diminta ujung-ujungnya ya tadi gaji dinaikin, gaji dinaikin. Yang tadi gua udah bilang kalau lu paham makroekonomi ini akibatnya fatal. Bukannya gua anti dengan kenaikan gaji no. Tapi masalahnya bukan di soal kenaikan gaji. Masalahnya adalah harga barang-barang yang semakin tidak terjangkau. Yang lu harus minta adalah tuntutan supaya inflasi ditekan. Pendidikan terjangkau, lu mau sekolah, lu mau makan terjangkau, lu mau transportasi terjangkau, mudah, murah. Itu yang harusnya diminta. Bukan upah naik, upah naik, upah naik, upah naik. Itu, itu agak aneh. Apalagi soal outsourcing ya, Teman-teman. Tahu enggak? Even di Amerika sendiri, pegawai negeri di Amerika Serikat itu outsourcing dibikin supaya apa? Kompetitif, supaya orang itu fight outsourcing. Itu fungsinya. Dan kalau Indonesia mau kompetitif, lu suka enggak suka loh. Begituun di negara-negara lain ya. Ya, mereka pasti pakai solusi outsourcing ya. Kenapa ya? Supaya ada kompetitifeness antara satu sama lain, antara satu pabrik-pabrik yang lain, antara sesama karyawan supaya mereka fight untuk menjadi lebih produktif. Selesai. Jadi kalau di sini dibilang, "Gua setuju enggak gaji buru naik, gaji nakes, guru segala macam." Ya setuju, tapi yang lebih penting dibanding lu naikin gaji, naikin gaji, naikin gaji ujung-ujungnya tetap aja enggak bisa ngejar harga barang. Berarti salah, bukan itu yang diminta. Kontrol inflasi, bikin harga barang-barang yang penting, kebutuhan pokok lu tadi itu semakin terjangkau. Itu lebih masuk akal, lebih logis dibanding terus kecap nih, gaji minimum, gaji minimum. beribu-ribu tahun selalu demonstrasi soal gaji minimum UMR naikin UMR enggak selesai-selesai. Bukan itu esensinya, tapi harga barangnya yang harus semakin terjangkau. Next. Apa nih? Delan tuntutan rakyat dalam 1 tahun jangka panjang. Deadline pakai deadline nih. Kayak karyawan kantor juga nih. 3182026. Yang pertama, bersihkan dan reformasi DPR besar-besaran. Lakukan audit independen yang diumang ke publik. Tinggikan standar prasyarat anggota DPR. Oh. Tetapkan KP KPI untuk evaluasi kinerja. hapuskan perlakuan istimewa, pensiun, seumur hidup, transportasi, dan pengawalan khusus dan pajak ditanggung. Oh, kalau ini gua setuju semua nih. Reformasi DPR besar-besaran. Tapi lu juga harus tahu ya esensinya ya. Kenapa banyak anggota DPR kita yang ngacu, tolol, bin ajaib, dan koruptor juga. Karena tadi ya biaya untuk menjadi anggota DPR itu sangat mahal. Banyak orang dan yang gua kenal udah habis duit 15 M, 20 M enggak kepilih juga. Tapi kalau sudah kepilih apa yang mereka lakukan? Mereka pilih balik modal. Jadi ujung-ujungnya kalau lu lakukan ini ya bagus sih lu delete pensiun apalagi semuanya gitu ee dihilangin ya gaji mungkin lu mau hilangin juga gajinya biar orang kayak badan amal yang ngelamar jadi anggota DPR juga bisa pensiun seumur hidup dihilangin ya ujung-ujungnya tetap sama ujung-ujungnya orang yang masuk itu habis duit banyak buat masuk itu harus habis duit banyak sampai ke dalam mereka pun enggak peduli dengan gaji yang cuman berapa tadi Rp50 juta lah 200 juta kecil sampai di dalam mereka akan cari cara supaya dapat proyek aeo korupsi juga ujung-ujungnya Ya, sama lagi sama lagi lu cuman sentuh survice level. Bukan itu yang penting di sini. Jadi nanti gua bakal kasih masukan gua guys. Lu jangan skip video ini. Gua akan ngasih masukan delan tuntutan versi Benix. Makanya lu jangan skip. Ini gua menurut gua ini surveace level kacangan lah. Ini yang kedua, reformasi partai politik dan kuatkan pengawasan eksekutif. Partai politik harus mempolibasikan laporan keuangan pertama mereka dalam tahun ini. DPR harus memastikan oposisi berfungsi sebagaimana mestinya. Hah, kenapa dia jadi ngatur-ngatur ya? orang harus ada oposisi atau apa. Enggak ada di Undang-Undang Dasar kita wajib ada oposisi ya. Enggak ada. Partai politik harus mempublikasikan laporan keuangan. Ini sudah kayak perusahaan Tbk ya. Sasa saja boleh-boleh aja. Oke. Oke. Reformasi partai politik. Oh. Ah. Ini udah kelihatan kayak titipan lah kalau nih. Tapi ya udahlah ini oke-ok lah. Ngumpulin apa ngeluarin laporan keuangan ini kayaknya terlalu teknis ya. Dampaknya buat rakyat impactnya seperti apa. Namanya juga cuma publikasi ya. Publikasi sama publikasi aja ya. Hm. Yang ketiga, susun rencana reformasi perpajakan yang lebih adil. Pertimbangkan kembali keseimbangan transfer APBN dari pusat ke daerah. Batalkan rencana kenaikan pajak yang memberatkan rakyat. Dan susun rencana reformasi perpajakan yang lebih adil. Maksudnya yang lebih adil gimana? Perlu keseimbangan transfer APBN dari pusat ke daerah. Teman-teman tahu enggak sih APBD di daerah di Indonesia itu banyak yang minus minus minus minus karena banyak pejabat daerah kita yang goblok wakil parlemen DPRD di daerah banyak yang begok korup. Ujung-ujungnya apa? Banyak APBD di Indonesia itu minus terus sama kayak Pati. Lu tahu Pati minusnya hampir R miliar tiap tahun. Akibatnya apa? Pemerintahan daerah Pati bingung gimana buat tutup ini. Mereka berharap dari transfer pusat ke daerah. Ternyata pemerintah enggak punya duit karena penghasilan mereka juga berkurang. So, akhirnya dia enggak bisa mengandalkan TKD, transfer dari pusat ke daerah. Jadi, PAD-nya harus dinaikin jalur apa? Pajak, bumi, dan bangunan. Naik. Orang demo, habislah dia. Tapi lu mau minta tuntutan yang seperti apa? Kalau gua saran gua lebih konkret, daerah-daerah yang minus minus minus enggak ada otak, merger aja udah jadi satu kayak perusahaan. Buat apa? Ada dua dinas pertamanan, kerjanya sama, sama-sama enggak becus juga. Udah merger aja jadi satu. Dinas apa? Komunikasi di publik apa? Dinas informatika di daerah. Buat apa? Ada dua. Dua-duanya minus nih. Dua daerah sebelahan lagi. Udah merger aja jadi satu. Lu hebat. Dinas kebersihan lu merger jadi satu. Dinas pertamanan jadi satu. Dinas kehutanan jadi satu. Udah penghematan lu anggota DPRD jadi satu juga gitu loh. Cut langsung 50% selesai. Pasti daerahnya jadi positif. Yakin gua enggak pakai begini ribet-ribet reformasi segala macam perpajakan yang lebih adil. Yang lebih adil yang gimana ya? Tapi gua setuju bahwa kita perlu karena sudah jadi endemik penyakit korupsi di daerah. Daerah-daerah itu defisit perekonomiannya memberatkan pemerintahan pusat. Dan memang perlu ada sistem perpajakan yang lebih adil. Di sini gua setuju bahwa ya sistem kita, pajak kita sekarang itu terlalu mengandalkan PPH 21 dari lu dan gua. Orang-orang kelas menengah, mereka banyak mengandalkan sistem pajak dari karyawan dan buru. Sementara orang yang super kaya bayar pajak jauh lebih sedikit dibandingkan kalian kalangan menengah. Dan yang lebih sedih lagi, banyak pelaku usaha UMKM yang sebetulnya omzet-nya ratusan juta bahkan miliaran per bulan enggak bayar pajak sama sekali. Dengan dalil apa? Kan gua pengusaha UMKM, penghasilan lu jauh di atas orang-orang yang kerah biru, buruh karyawan swasta jauh di atas itu. Tapi ngebayar pajak dengan dalil UMKM. Fair enggak? Coba lu pikir, bisa-bisanya UMKM bayar pajak 0,5% tapi kalau lu jadi karyawan kantor, gua yakin teman-teman di sini banyak yang bayar pajak di atas 10%. Kan enggak fair. UMKM Omz miliaran setiap bulan bayar pajak 0,5%. Coba deh lu pikir bukannya gua anti ya dengan pajak 0,5% itu, tapi memang harus dibikin konstruksi yang lebih fair lah antara ya tadi ya pengusaha yang kelas tinggi banget, pengusaha UMKM dan jangan yang diperes lagi-lagi buruh dan karyawan swasta. Sahkan dan tegakkan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor nomor 4. DPR harus segera mengesahkan rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dalam masa sidang tahun ini untuk menunjukkan komitmen serta pemberantasan korupsi diiringi dengan penguatan independensi KPK dan Undang-Undang Tipik Cor. Ini lagi-lagi gua bilang gua setuju. Tapi terus apa? So what? Undang-undang is another thing. Bikin Undang-Undang Perampasan Aset bagus enggak? Bagus. Tapi ini barang sampah. Kenapa barang sampah? Begitu jadi undang-undangnya yang menegakkan undang-undang itu siapa? Iya si muka lama. Lu lagi, lu lagi, dia lagi, dia lagi. Lu udah tahu ya itu-itu doang akan dipakai gitu. Undang-undang ini belum tentu. Bisa jadi orangnya cuma diperiksa doang, disidang enggak, diproses enggak, masuk penjara enggak, koruptornya enggak. Soalnya yang menegakkan pun orang yang sama. So, yang lu harus pikirkan adalah organisasinya ini. Kalau organisasi penegakan hukumnya sendiri sudah korup organisasinya, apapun bentuk undang-undang lu dibuat oleh semalaikat apapun ya, malaikat yang ada di atas langit bumi ini kalau yang menegakkan peraturan dia lagi, dia lagi, dia lagi, dia lagi, organisasinya masih sama, enggak bakal jadi apa-apa. Lu mau bikin 1000 undang-undang anti korupsi pun enggak ada gunanya, Guys. Enggak ada. Ini yang enggak disentuh di sini bahwa perlu ada reformasi birokrasi di Indonesia ini. Nomor lima apa? Reformasi kepemimpinan dan sistem di kepolisian agar profesional dan humanis. Apagi nih DPR harus merevisi undang-undang kepolisian desentral fungsi keterliban umum, keamanan, dan lalu lintas. Hah? sampai lalu lintas juga dipikirin nih. Aduh menurut gua, Bro, yang harusnya disentuh tadi ya, koruptor dihukum mati, birokrasi dibersihkan, bukan ngurusin lalu lintas lah, ketertiban umum lah. Aduh, menurut gua benar-benar ini surveice level lah. ini kulit semua cornya tuh enggak dibahas bagaimana kita mau aparat penegak hukum kita lebih profesional, lebih adil, lebih jujur bagaimana sistem rekrutmennya diperbaikin. Tapi kan enggak dibahas di sini sistem kepangkatannya seperti apa, apakah memberikan ruang bagi orang-orang yang anti korupsi, orang-orang yang inovatif kan enggak dibahas. Malah di sini yang diminta desentralisasi fungsi polisi lalu lintas, fungsi keterjeman umum, fungsi mana yang berhubungan dengan pelayanan publik. mana yang berhubungan dengan pemberantasan korupsi. Ya menurut gua itu urgencinya sih itu yang buat makin banyak orang itu menderita di Indonesia. Karena korupsi di Indonesia ini ekstrem, nepotism itu ekstrem. Nanti gua kasih tahu solusinya buat dulu. Yang keenam, TNI kembali ke barak tanpa perkecualian. Pemerintah harus mencabut manda TNI dari proyek sipil seperti pertanian skala besar, Fet ST tahun ini. Dan DPR harus mulai revisi Undang-Undang TNI. Oke, oke, oke. Ini tadi yang gua bilang ya, TNI kembali ke barat. Seolah-olah mereka nginp di Grand Indonesia atau Mall Central Palk ya. Gua rasa enggak juga. Tapi di sini kayaknya ternyata maksudnya adalah kembali fungsinya bukan lagi macul-macul bercocok tanam. Oke, ini gua bisa pahami nih permintaan ini. Tapi satu hal juga yang harus dilihat ya ketika orang mau buka lahan di Indonesia karena kita melakukan penanaman hutan ya di Kalimantan. Di Indonesia ini konflik tanah itu banyak banget guys. Ada yang bilang aku ini punya perusahaan tambang. Eh, di saat yang sama, di lahan yang sama ada juga orang yang mengaku ini adalah lahan kebunnya dia. Di saat yang sama ada warga yang ngaku punya SHM di situ. Di saat yang sama pemda mengakui bahwa ini lahan pemda. Pusat, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup ngaku juga hal yang sama. Tumpang tindi di Indonesia. So, kalau kita punya program misalkan mau buka 2 juta hektar lahan buat kasih makan lu semua gimana bisa gerak ini? Ini tanah punya siapa? Nanti jadi masalah di mana-mana. Belum lagi ormas, baru masuk truk satu minta uang ini dong, uang bensin dong, uang bongkar muat dong gitu. Orang yang bikin permintaan ini gua rasa enggak ngerti dinamika di lapangan terkait dengan bisnis di Indonesia itu begitu banyak palak sana, palak sini termasuk palak dari yang berseragam maupun tidak berseragam. Makanya memang udah benar kalau Indonesia punya program besar, cita-cita besar, mau katakan ini bukan bidangnya juga memang betul walaupun mereka ada divisi yang berkaitan dengan ini. Enggak bakal jalan itu. Lu suruh swasta nanam 2 juta lahan. Gua rasa enggak ada yang maulah di dunia ini. Udah pasti kena palak habis-habisan. Itu baru pun kapalnya mendarat bawat udah habis kena palak. Yakin gua. Terus mau dapat lagi jalan. Jalannya dari mana supaya kendaraannya jalan, traktornya, ekskavatornya bisa gerak. Butuh solar. Solarnya dapat dari mana? Enggak ada biaya preman di situ. Karyawannya enggak dipalak, pencurian di mana-mana. Nanti dibakar kebun lu, nanti dibakar gudang lu, dimaling peralatan lu. Wis kompleks. Kalau lu pernah masuk ke hutan-hutan, ke daerah terpencil, lu akan tahu kompleksitas yang luar biasa di situ. Dan gua udah lihat memang enggak bakal jalan kalau Suipil yang gerakin. Makanya gua sangat happy ketika mantan tentara Panglima TNI diangkat menjadi Menteri ATR BPN. Karena ketika dia terjadi, gua yakin terlalu banyak mafia tanah di Indonesia. ketika dia menjadi Menteri ATR BPN, Menteri tanah di Indonesia, menteri agraria, apa yang terjadi? Gua ngurus sertifikat cuman bayar Rp50.000 selesai, enggak pakai calo. Terima kasih, Jenderal Hadi. Ini semua enggak akan tercapai tuh kalau bukan dia yang jadi menteri. Karena gua yakin siapapun yang jadi Menteri Pertanahan tidak akan didengar programnya, tidak akan bisa menjalankan programnya. Karena banyak kepala BPN di daerah-daerah itu mafia semua. Tapi begitu jalan masuk Jenderal Hadi jadi menteri apa? Reformasi banyak dan masif karena orang takut. Oh ini jenderal. Tapi realitanya begitu ya. Gua sih salah satu hal yang gua syukuri dari Presiden Jokowi adalah dia milih Jenderal Hadi tuh jadi menteri agraria kita dan gua merasakan dan ikut menikmati reformasi di BPN menjadi lebih baik. Gua faktanya ngurus sertifikat tanah enggak nyampai 2 minggu tanpa calo. Gua cuman keluar duit Rp50.000. Fakta. Dan itu terjadi bukan ketika yang menjadi menteri agraria adalah sipil. Enggak. Bertahun-tahun sipil sampah. Tapi begitu masuk jenderal TNI selesai urusan fakta. Jadi ya TNI kembali ke barak ya bagus. Gua yakin juga TNI kembali ke barak. Cuman tadi yang gua bilang ya, pada faktanya sih ada beberapa hal yang memang kita harus lihat beberapa posisi sipil ya jauh lebih baik kalau yang isi itu tentara karena banyak mafia-mafia, jagoan-jagoan kecil di daerah yang enggak ada takutnya tuh siapapun menterinya enggak akan di waro, enggak akan didengar. Gua orang yang hidup di dunia nyata dan menyaksikan sendiri bagaimana ya banyak kalau menteri-menteri atau petinggi-petinggi sipil itu enggak didengar di beberapa hal tertentu ya tentunya ya. Yang nomor 7, perkuat Komunas HAM dan lembaga pengawas independen. DPR harus merevisi Undang-Undang Komunas HAM untuk memperluas kewenangannya terhadap kebebasan berekspresi. Presiden harus memperkuat Ombutsman serta Kompolnas. Ya, dan juga tambahinlah Komjak, Komisi Kejaksaan. Tapi ya udahlah gua setuju Komnas HAM harus lebih kuat, lembaga pengawas independen juga harus lebih kuat. Tapi ini semua juga tetap enggak ada artinya kalau seandainya yang menegakkannya masih dia lagi, dia lagi. Hakimnya masih sama, jaksanya masih sama, penyidiknya masih sama penyelidiknya dia lagi, dia lagi. Enggak bakal berubah apapun bentuk lembaganya. Jadi yang harus dilakukan apa? Reformasi birokrasi total. Dan itu enggak diminta di sini. Salah. Mau lu bikin undang-undang perampasan ATESA, kemiskinan korupsolah dan segala macam, eh lu enggak temukan esensi yang paling penting, manusianya yang paling penting. Yang kelapan ini yang terakhirnya udah udah habis nih gua lagi sakit sebenarnya hari ini, Guys. Tapi yang kedelapan, tinjau ulang kebijakan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan. Tinjau serius kebijakan PSN prioritas ekonomi dengan melindungi hak masyarakat, adat dan lingkungan. Evaluasi Undang-Undang Cipta Kerja yang memberatkan rakyat khususnya buru, evaluasi audit, tata kelola danantara dan B. Ini banyak banget ya. Gua bahas satu-satu lah. Gua setuju lah soal Danantara gitu. Misalkan Danantara kita enggak bisa bilang dia jelek atau buruk, enggak bisa. Bagus juga kita enggak bisa bilang juga karena belum kelihatan toh keneranya seperti apa. Tapi yang penting yang kita harus lihat governance-nya, tata kelolanya seperti apa. Ya benar di sini audit tata kelola tapi lu mau audit gimana ya? Soalnya baru jalan juga nih. Lu enggak bisa bilang dan antara rugi atau untung belum ada enggak bisa evaluasi juga. Tapi kita harus waspadai soal governance. So yang harus diminta apa? Transparansi. Transparansi dan akuntabilitas. Itu yang harus diminta di sini. Kalau mau diaudit tata kelola ya kayaknya belum sih belum terlihat juga dia boncos atau tidak investasinya. BUMN dia audit ya ini menurut gua juga agak aneh. Kita sekarang sudah ada menteri BUMN ada lagi dan antara ini juga agak aneh tumpang tin gua kasih tahu ya. Indonesia birokrasi begitu lambat dan itu enggak disentuh di sini. Ambil contohlah lu jadi direktur Bank Mandiri lu membikin program baru atau produk baru. Misalkan tabungan dengan hadiah atau tabungan dengan bunga 17%. Tabungan lu kalau nabung masuk surga ya program-program barulah di Bank Mandiri yang revolusioner. Ribetnya bukan main, Bro. Cuman bikin satu browsur aja, satu program aja lu harus minta persetujuan dari mana? OJK. Nanti minta lagi persetujuan dari Bank Indonesia. Nanti minta persetujuan lagi. Namanya soal duit K Menterian Keuangan. Nanti minta lagi ngobrol lagi soal birokrasinya Kementerian BUMN. Jadi ada Kementerian Keuangan, ada Kementerian BUMN, ada OJK, ada Bank Indonesia. Belum lagi terakhir karena lu Tbk, Bank Mandiri. Ada lagi lu ngobrol lagi sama Bursa Efek Indonesia. Gila, Bro. Banyak banget nih lu harus koordinasi akibatnya lelet, lambat, tidak gesit. Menurut gua aneh. Harus dirampingkan lah biar jauh lebih profesional dan lebih gesit. Kalau enggak ya BUMN kita akan terus ketinggalan nih ya. Sedih sayang sih. Evaluasi Undang-Undang Cipta Kerja yang memberatkan rakyat khususnya buruh. Em ini di bagian apa ini gua enggak tahu. Tapi menurut gua Undang-Undang Cipta Kerja ee ini gua enggak tahu nih bagian apa yang diminta di sini ya. sekarang enggak cukup jelas. Terus prioritas ekonomi dengan melindungi hak masyarakat, adat dan lingkungan. Terus evaluasi undang ciptaknya memberakan ini gua enggak tahu nih maksudnya apa. Mungkin dia minta apa Undang-Undang Cipta Kerja dibatalkan atau apa. Em agak enggak jelas ini. Tinjau serius kebijakan PSN dan prioritas ekonomi dengan melindungi hak masyarakat, adat dan lingkungan. Ya, okelah. Anyway, guys, lu penasaran enggak, Guys? GU sampai di sini ya. Banyak di sini hal-hal yang gua setujui, tapi banyak juga yang gua kritis sih. Karena di sini sama sekali tidak menyentuh hal yang paling penting, yaitu apa? Kenapa Afan Kurniawan sampai meninggal? Apakah dia ada menuntut Undang-Undang Cipta Kerja? Gua rasa enggak. Hal yang paling esensi dan merugikan kita semua adalah masifnya korupsi di Indonesia. So, harusnya yang diminta dan paling penting dan nomor satu di sini adalah hukum mati koruptor. Buktikan dong kita ini konsekuen. Kita punya nyali sama koruptor. Kita punya keseriusan memberantas korupsi di Indonesia. Karena itu yang buat kita semua susah. Harusnya yang diminta yang paling utama hukum mati koruptor. Buktikan kita mau lihat ada orang digantung di Monas. Jujur aja buktikan. Sampai hari ini ada enggak? Enggak ada siapapun presidennya. Gua enggak pernah lihat sampai detik ini koruptor dihukum mati. Buktikan itu. Gua yakin ya kalau Prabowo berani lakukan itu, wah kita sembah sujud. Gua sumpah mati nih. Kalau Prabowo berani gantung orang di koruptor ya, koruptor-koruptor itu banyak yang dihukum mati seperti yang dilakukan shopping. Sehingga rakyat berani dan rakyat willing memberikan kepercayaan dia kepada Deng Shopping. Karena dibuktikan dia memberantas koruptor. Mau kucingnya hitam atau putih enggak peduli. Yang penting dia bisa nangkap tikus. Ketika dia naik jadi presiden, dia banyak bantai itu hukum mati. Anggota DPR hukum mati. Pejabat daerah hukum mati. Enggak peduli. Bahkan polisi, tentara yang koruptor bantai habis. Kalau Prabowo berani lakukan itu, gua yakin seluruh rakyat Indonesia akan menyembah Prabowo dan kita rela angkat dia jadi presiden seumur hidup. Kenapa? Sudah bertahun-tahun Indonesia itu siapapun presiden yang enggak ada yang berani hukum mati koruptor. Ngeri Ri aneh. Jadi enggak usah lu ngomong ayo 17 8 19 45 1945 permintaan. Enggak ada gunanya. Enggak ada gunanya. Yang kita butuh apa? Yang Afan Kurnia butuhkan apa? Pemberantasan korupsi. So, yang paling penting nomor satu hukum mati koruptor. Yang kedua, gimana caranya biar korupsi itu enggak berkembang di Indonesia? Gampang. Solusi yang gua kasih ini delapan permintaan Benix nih. Yang kedua adalah potong generasi, Guys. Lu suka enggak suka, siapapun yang lu taruh di pemerintahan, katanya anggota DPR-nya pecat atau ganti yang naik dia lagi, dia lagi, mukanya lagi korupsi lagi, birokrat di Pemda, Pemkap, Pemprov, Kementerian sama lagi. So, yang harus dilakukan apa? potong generasi. Semua manusia, semua birokrat yang usianya 50 tahun ke atas pensiun dini, selesai. Karena mereka sama-sama aja. Lu mau gonta-ganti sama aja, pensiun dini, Pak. Nanti ada orang yang enggak bersalah jadi korban. Ya udah konsekuensi lu kira den Shopping berhasil memberantas koruptor di Cina tanpa darah. Lihatanman square mahasiswa demonstran jadi pupuk dilindes pakai tank. Konsekuensi. Terus lu gara-gara usia 51 tahun gua disuruh pensiun, rugi dong. Ya udah bagus lu gak dilind sama tank. Tapi kita perlu potong generasi. Karena kalau lu sekarang ada di pemerintahan, gua lihat banyak teman-teman kita yang jujur di Dirjen Pajak, enggak bisa juga. Karena dia lihat ada bosnya takut sama bosnya. Di kementerian punya ide inovasi enggak bisa. Nanti kepentingan bos gua terganggu. Di kementerian juga begitu. Potong generasi 50 tahun ke atas, cut pensiun dini, selesai. Golden SH kasih aja bonus berapa? 2 tahun gaji, 3 tahun gaji kasih bonus. Tapi mereka wajib pensiun dini. Karena mau enggak mau ya gua yakin generasi muda kita lebih punya harapan lah buat membawa Indonesia ini lebih bersih. Tapi enggak akan pernah mereka berani melakukan dan menegakkan kebenaran berkata jujur. Kalau bosnya sendiri bangsat. Dia takut dipecat, dia takut dimutasi, dia takut dikriminalisasi. So, potong generasi adalah hal yang wajib. Dan ini dilakukan oleh Deng Shoping. Ini dilakukan oleh Jepang ketika dia mau bersih-bersih birokrasi. Percuma lu bikin undang-undang baru, percuma lu bikin undang-undang perampasan aset, peraturano, enggak jelas. Percuma kalau yang menegakkan muka lama sama baik. So, yang kedua adalah potong generasi. Yang ketiga dan yang paling penting ni tuntutan Benix ini sangat konkret dan gua yakin berdampak positif langsung nih. Yang ketiga adalah nepotisme wajib dilarang. Maksudnya apa, Pak? Kalau lu berada di dalam institusi yang sama sampai 2 derajat ke bawah dan du derajat ke samping dilarang anggota keluarga lu ikut bekerja bergabung di lembaga yang sama. Contoh ada bapaknya kerja di BUMN, anaknya kerja nanti juga di BUMN cucunya nanti kerja lagi jadi kayak perusahaan keluarga nih. Enggak gerak ini perusahaan korupsi pasti jadi di mana-mana jadi melembaga. So itu harus dipotong enggak boleh. Kalau sudah ada satu orang di dalam BUMN, BUMD, PEMPR, Pemda, Kementerian, TNI, Polri, anaknya enggak boleh lagi masuk di situ kerja. Pasti nanti nepotisme. Selesai larang sampai 2 derajat ke bawah enggak boleh masuk di lembaga yang sama. Jelas clear perintah BENX ini clear. Dua generasi dilarang masuk. Ada hubungan darah ke bawah maupun ke samping sampai ke atas. Contoh, kalau gua jadi polisi, bapak gua enggak boleh jadi polisi. Anak gua enggak boleh jadi polisi, cucu gua enggak boleh jadi polisi. Selesai. Fair pasti enggak ada KKN. Pasti. Karena 2 derajat ke bawah dilarang. Lalu apalagi? 2 derajat ke samping. So, kalau gua punya saudara kandung boleh enggak masuk institusi yang sama? Enggak boleh. Saudara kandung gua punya anak, berarti ponakan gua. Boleh enggak masuk institusi yang sama? Enggak boleh juga. Karena 2 derajat ke samping. Enggak boleh. Dengan begini lu enggak bisa bilang dan enggak bisa enggak enakan juga. Pak, si Jono enggak perform tuh, Pak. Pecat dong. Woi, jangan, Bro. Dia kan ponakannya si anu. Aduh, susah, Pak. Si itu kerjanya enggak benar. Jangan, Bro. Dia kan anaknya si itu. Wih, susah. Ada teman kita menang kontrak di BUMN giliran Monagi. Disuruh bilang, "Pak, ambil aja ke lantai du." Dia ee begitu mau ambil dokumen ke lantai du buat penagihan. Oh, kalau ini yang tanda tangan harus bapak saya, Bapak ambillah ke lantai 7. Begitu ke lantai 7 bilang, "Oh, ini tanda tangannya harus sama paman saya. Ada di lantai 13." Buset dah, itulah realitanya di Indonesia. Harusnya itu dilarang. Perkara ini menyuburkan KKN dan itu jauh lebih konkret dibanding 17 tuntutan, 8 tuntutan 1945 permintaan yang menurut gua sampah. Ini jauh lebih konkret larangan nepotisme. Tapi gua yakin Indonesia enggak berani lakukan itu karena gua yakin penonton gua nih mungkin bukan lu yang pejabat. Gua yakin ada saudara lu. Sayangnya sudah jadi jenderal masa anaknya enggak bisa ikut masuk. Gua yakin ini enggak dilakukan. Tapi kalau ini bisa dilakukan, potong generasi dan larangan nepotisme 2 derajat ke bawah dan 2 derajat ke samping, Indonesia yakinlah akan tambah bersih, akan tambah maju. Karena ada enggak kongkali kong lu mau kerja modal ordal orang dalam atau rekomendasi siapa? Bapak lu, paman lu, kakek lu, nenek lu. Udah enggak bisa lagi kalau ini sudah diberlakukan. Dan ini harus diberlakukan. Negara harus kasih pilihan. Yang sudah terlanjur gimana, Pak? Ini ada satu kementerian di sini ada kakek, nenek, anak, cucu, paman, konakan. Semua ada di kementerian yang sama. Udah kasih pilihan sama mereka satu orang yang di situ. Sisanya pensiun dini selesai. Enggak mau masuk penjara, enggak mau juga lindes pakai tank. Selesai. Enggak pakai ribet. Woi, bro. Ini eranya deng shopping kita sekarang nih. Kita mau punya satu partai nih hari ini nih. Satu presiden yang powerful. Jangan dikit-dikit permisi, permisi, permisi. Mau ambil keputusan permisi, permisi, permisi, permisi sama partai ini. Permisi sama partai itu. Ih, aneh banget. Gua kan bukan milih partai itu. Gua bukan milih ketua partai X, Y, Z. No, gua kan pilih el jadi presiden kita semua. Iya dong. Tapi enggak bisa kalau seandainya korupsinya sudah mendarah daging. Karena anak beranak semuanya masuk institusi yang sama, lama-lama jadi perusahaan keluarga. Aneh. Ini yang lebih harus wajib kita minta. Yang keempat. Nah, ini solusi menarik nih. Yang keempat adalah redenominasi, Guys. Apa redenominasi? Duit potong 3 digit nol harus di-delete. Contoh Rp1.000 jadi satu perak. Dulu punya duit Rp10.000, 03 coret sisa 10 loh Pak, apa hubungannya? Katanya Indonesia lagi krisis ekonomi. Katanya Indonesia butuh membantai koruptor. Apa hubungannya? Redominasi harga mati. Apa yang terjadi ketika semua duit diwajibkan ditukar? Lu harus tukar uang Rp100.000 lu menjadi Rp00 ke bank. Bawa, bawa. Lu harus tukar apa yang terjadi? Teman-teman tahu tadi udah gua bilang ya, korupsi di Indonesia nilainya sudah hampir 1000 triliun, Guys. Dan mereka rata-rata apa? simpan duitnya di bawah kasur. Tiba-tiba keluar perintah dalam 1 bulan duit wajib ditukar. Tadinya Rp.000 harus berubah jadi Rp00. Lu bisa bayangkan panik kayak apa koruptor-koruptor ini? Ini tuntutan yang paling konkret sehingga koruptor diwajibkan dan terpaksa, "Wah, selama ini gua punya duit 7 triliun di bawah tempat tidur gua. Bakal enggak berlaku nih, langsung enggak sah begitu nolnya ada tiga kebanyakan." Apa yang harus dilakukan? Dia harus belanja. Dia mungkin beli rumah, beli mobil, beli motor, beli apartemen, belanja ini, belanja itu. Karena enggak mau rugi duitnya enggak bisa berlaku. Karena duit hasil tindak kejahatan, duit hasil korupsi, duit hasil kriminal, mereka harus segera belanjakan itu. Ekonomi jadi lebih hidup. Iya dong. Akibatnya apa? Negara untung. Negara untung. Bagus ya. Jadi ekonomi hidup di masyarakat. Iya. Dengan redenominasi perekonomian menjadi lebih hidup. Karena koruptor-koruptor itu sudah enggak bisa lagi nyimpan duit rupiah yang nolnya kebanyakan itu. Mereka juga enggak bisa bawa ke bank. Takut dong ditanya, "Bapak duitnya ada R triliun dari mana, Pak? Turun dari Langungit apa dapat dari Gunung Kawi, Pak?" Ah, enggak bisa jawab dia celingak-celinguk. Tapi selama ini duit itu ngendok aja di rumahnya. So, apa yang harus kita lakukan buat dia keluar? Redonominasi, tukar. Nah, Pak, ada enggak yang negara bisa ambil untung dari situ? Kalau itu cuma dibelanjakan, yang untung kan masyarakat doang. Duit beredar di masyarakat. Ada enggak keuntungannya buat negara? Ada juga. Kasih juga lembaga cuci duit di Bank Indonesia. Karena kalau lu punya duit korupsi atau jualan atau duit hasil tindakan kriminal lu 10 triliun, 1 bulan lagi enggak berlaku nih. Karena redominasi Rp1.000 hilang 30. Lu belanjakan nasi uduk sampai muntah-muntah 7.000 tahun ke depan pun enggak habis-habis duit 10 triliun lu itu. Terus solusinya apa ya, Pak? Oke, bawa duitnya ke Bank Indonesia. Jasa pemutihan di situ dibuka. bahwa duit 10 triliun lu bisa ditukar nih nolnya menjadi potong tiga dengan duit yang baru, mata uang rupiah yang baru. Tapi diskon 70% buat negara. Negara terima pemasukan 30% balikin ke koruptor. Mak berarti kita melegalkan koruptor. Lu mungkin bisa bilang begitu, tapi orang enggak bayar pajak mobil aja, kendaraan bermotor aja dapat pemutihan. Ya ini sama aja pemutihan buat mereka. Tapi ya sudah, negara akhirnya dapat pemasukan 70% dari duit koruptor itu. So, kalau duit yang dikorupsi ada 1000 triliun sampai hari ini, negara bakal terima 700 triliun. So, redenominasi ini harga mati wajib dilakukan supaya koruptor yang selama ini nyimpan di balik tempat tidurnya tiba-tiba dunia enggak berlaku, panik dong. Hmm, win-win nih. Ini menurut gua lebih konkret. Nah, buat orang-orang pelaku tindak kejahatan yang punya banyak stok rupiah, gua kasih tahu juga solusinya supaya lu enggak kena ini. Dan ini negara akan ambil keuntungan. Artinya, bentar lagi lu lihat kalau ini jadi dilakukan, ya pembelian emas bakal makin tinggi atau mereka ganti ke mata uang dolar Singapura atau dolar Amerika Serikat. So, yang dilakukan harus pemerintah adalah beri waktu 1 bulan untuk tukar duit lama ke duit baru yang nolnya sudah hilang tiga. Tapi pada saat yang sama batasi penjualan emas, batasi pembelian mata uang asing supaya tidak terjadi capital outflow. Tapi ada ada lagi sih solusi yang lain tapi kepanjangan nanti di video ini. Tapi anyway, redonominasi akan membantu perekonomian negara karena akan banyak orang-orang kebakaran jenggot. Harus segera ditukar. Duit mereka yang selama ini tidak bisa masuk sistem perbankan harus ditukar ke bank supaya jadi sah. Hmm, menarik. Yang kelima, tidak boleh ada lagi transaksi cash di Indonesia kalau nilai transaksinya di atas R10 juta. Wajib transfer, wajib pakai e-banking, wajib. Harus segera diwajibkan. Ap lagi sekarang curies sudah ada di mana-mana sudah gampang. Jadi negara harus berani bilang semua tindakan transaksi di atas Rp10 juta wajib transfer. Karena awal mula korupsi adalah kickback, cashback yang semua diberikan secara cash. So, kalau negara serius mau memberantas korupsi, setiap ada transaksi di atas R10 juta wajib lewat bank. Enggak boleh ada lagi duit cash. Bisa enggak? Bisa. Tapi gua yakin banyak orang enggak setuju dengan ini karena masih banyak orang yang takut ketahuan. Apalagi ya pelaku usaha di pinggir jalan, koruptor ada transaksi mereka enggak mau bayarnya cash-kesan aja. Gua yakin enggak setuju. Tapi kalau lu lihat ini sungguh sangat aksi nyata dan konkret dibandingkan 178 1945 itu yang menurut gua enggak menyentuh esensinya. Kenapa Avan Kurniawan mati? Karena tidak ada keadilan dalam pengelolaan ekonomi ini. Koruptor dibiarkan melenggang kangkung. Dia menderita. Simpel. Gua udah lihatlah banyak orang cuci duit. cuci duit, punya usaha di mana-mana. Yang gua tanya ee berapa perusahaannya? Ada 27, Pak. Di mana? Seluruh Indonesia juga ada. Tapi agak aneh, Pak. Ah, kenapa aneh? Sampai detik ini saya kalau gajian selalu terimanya cash. Bayarnya pakai karung. Karena di perusahaannya ada 72 karyawan. Tiap kali bulan mereka harus bawa karungan, bagi-bagi cash. Oh, lu sudah tahuah cuci duit gitu loh. Nah, kalau ini dibatasin teman-teman lihatlah akan makin banyak duit-duit yang harus nyata duit hasil korupsi disimpan di belakang tempat tidur sekarang berubah. adanya di perbankan kita membantu perekonomian kita. Tapi yakinlah teman-teman, tuntutan 1745 itu gua yakin gampang banget dipenuhin. Gampang cuma suruh bikin komitmen, suruh bikin pernyataan, aduh gampang bikin RUU apa perampasan AS. Aduh gampang. Tapi yakinlah apa yang gua minta ini justru yang paling penting. Tapi tidak akan dikabulkan karena akan mempersulit ruang gerak koruptor, orang yang hobi kolusi, orang yang hobi nepotisme. Karena Benix satu-satunya yang punya ide potong generasi. Larangan nepotisme. Dua generasi ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan. Enggak boleh. Selesai itu barang. Terus yang keenam apa? Kayaknya udah kepanjangan video ini, Guys. Lu setuju enggak sih kita bikin video lanjutan? Karena gua udah harus istirahat. Gua kurang enak badan. Masih ada keen keetujuh, dan ke-elapan. Menurut kalian apa ya yang keen keetujuh dan ke-elapan? Dan lu setuju enggak kalau kita bahas ini di part 2 nanti? Gua udah harus istirahat, Guys. Dan yang paling penting, Guys, teman-teman, gimana tanggapan kalian tentang 17 Agustus itu? 178 tuntutan itu menurut lu bagus atau tidak bagus? Atau culun? Hha. Ini sih kelas kacangan ini. Tapi ya udahlah yang namanya juga yang bikin anak-anak bocil kelas selebritis. Atau menurut lu memang itu luar biasa akan menciptakan perubahan atau jangan-jangan ya itu mah cuma ganti kulit, cuma ganti pemain. Nanti ujung-ujungnya sama lagi ngemiss lagi sama oligarki karena mau kampanye habis duit 40 M. Nanti dia balikin ke sponsornya. Ujung-ujungnya sama lagi. Anggota DPR itu, Bro, cuma karyawan. Gua ulangin anggota DPR itu cuma karyawan. Republik di sini ini gampang, Pak. Saya nih lobinya jangan di sini Pak. Ini Korea-Korea ini semua nurut bosnya masing-masing. Di sini boleh ngomong galak, Pak. Ditelepon Ibu P berhenti. Enggak ada hebat-hebatnya. Enggak ada. Cuma karyawan dari kepentingan yang lebih besar di atasnya. Mereka budak bedanya apa? Mereka pakai dasi, lu enggak. Udah itu doang. Enggak ada kerennya. yang lu harus rubah adalah lu mulai berpikir sistem bagaimana anak cucu kita diwalisi oleh birokrasi yang lebih bagus, akuntable, transparan, dan meritokrasi. Semua orang berhak jadi pejabat. Semua orang boleh asal, kompeten, qualified, profesional. Tapi dari tuntutan itu enggak ada sedikitp yang berbicara bahwa korupsi KKN di Indonesia sedemikian masif karena ya sistemnya mengajarkan untuk itu. Sedih gua. Ternyata tuntutannya sungguh-sungguh sangat kacangan. Kacangan kok bisa-bisanya bikin tuntutan sereceh itu. Gua yakin dikabulkan itu. Yakin gua gampang banget. Tapi apa yang diminta sama Benix, hukum mati koruptor lu kira akan diwujudkan. Potong generasi lu kira ada yang punya nyali lakukan itu. Deng shopping punya nyali. Melarang nepotisme. Dua generasi ke atas ke bawah, ke kiri, ke kanan. Enggak boleh. ada di institusi yang sama, di kementerian yang sama, di lembaga yang sama, di pemda, pempr yang sama karena nanti jadi dinasti di situ. Lu kira ada yang berani melakukan tutan Benix. Okelah, guys. Capek gua habis nafas gua nih. Gua mau cari minum dulu, mau cari jahe. Semoga yang gua sampaikan bermanfaat dan semoga lu enggak mudah terprovokasi dan yang paling penting ditunggu pandangan kalian. Menurut lu yang lebih baik di Indonesia lu masih ada gua kasih slot tuh 678 saran lu akan seperti apa ya supaya Indonesia jadi lebih baik lagi dibanding pakai tuntutan yang menurut gua kacangan seperti itu. By the way buat saham media sayap kiri ya peliharanya Jot Soros selamat ya ketika bursa effectf hancur merah di mana-mana ya lu berhasil cuan hampir multibagger dan mantap congrats. Sukses berarti lu mengadu domba bangsa ini. Hebat. Oke semoga video ini bermanfaat. Salam sehat salam cuan. Bye bye. [Musik]