Transcript
1o7qk05-avs • 9 DRAGONS FORCED TO SUBMIT!! PRABOWO'S CRAZY STRATEGY TO SILENCE THE OLIGARCHY
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0435_1o7qk05-avs.txt
Kind: captions Language: id Gua yakin mereka tidak melakukan ini dengan senyum lebar di dalam hatinya bahwa 2% ini hal yang sangat luar biasa menarik. Enggak. Gua yakin ada sakit hati. Artinya di sini pemerintah juga harus siap-siap. Kalau saja oligarki-oligarki ini di belakang layar ternyata berubah pikiran dan masuk ke dalam pasukan barisan sakit hati, lu jangan kaget. Akan terjadi demonstrasi Indonesia gelap jilid du jilid 3, jilid 4, 5, dan seterusnya. Guys, ngeri banget nih, Guys. Lu tahu enggak Indonesia itu punya beban utang itu udah tembus 10.000 R000 triliun di akhir tahun 2024. Nah, tahun 2025 ini kita mau bayar bunga hutang aja itu sudah R50 triliun. So, ini betul-betul kondisi yang mengkhawatirkan. Apalagi kalau terus-menerus berutang 2026 dikhawatirkan kita bisa tembus loh bayar bunga hutang sampai 600 triliun. Apalagi mulai banyak projek-projek pemerintahan yang strategis yang mungkin aja memang bagus sih buat masa depan negara kita, tetapi media massa sekarang tambah hot, tambah panas. Kenapa? Karena katanya Indonesia juga mau ngutang lagi lewat Danantara. Dana yang ditarget itu melalui Patriot Bon itu bisa sampai 50 triliun. Banyak media dan ekonom-ekonom yang mengkritisi soal Patriot Bond ini. So, kalau lu penasaran kenapa sih Patriot Bond ini banyak dikritisi oleh okonom profesor Canggih di Indonesia? Dan apakah ini berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Kalau lu penasaran jangan dikip video ini. Yuk, kita bahas lebih detail tentang Patriot Bond Danantara. So, Teman-teman ya, sebelum kita bahas soal Patriot Bon, Teman-teman tahu enggak kalau penghasilan negara kita paling banyak itu dari pajak. Pajak penghasilan, dari pajak pertambahan nilai, dan juga dari penghasilan negara bukan pajak atau PNBP. Nah, Indonesia ini kalau lihat di layar kaca ya itu sudah terbukti bahwa semester 1 2025 Kementerian Keuangan Indonesia itu gagal karena penerimaan negara kontraksi 6% artinya tidak sesuai target. Bahkan yang lebih ngeri penerima negara itu turun di semester 1 2025 ini. Jadi negara pengeluarannya makin besar tetapi penerimaannya berkurang. Nah, dalam kondisi yang tertekan itu tentu kita berharap bisa dapat cuan lagi nih dari tempat lain dari misalkan batu bara, mineral, minyak sawit, ternyata apa? Itulah namanya PNBP, royalty yang diterima negara dari sektor-sektor komoditas alam itu. Tetapi sesuai dengan prediksi BENX 3 tahun yang lalu gua udah bilang tahun 2025 batu bara akan nyungsep tiarap. Dan terbukti teman-teman kalau lihat saham-saham batu bara di IASG pada nyungsep tiarap. Kenapa? Karena harga komoditas batu bara bukannya tambah naik tapi tambah turun. Ujung-ujungnya apa? karena harganya terus turun dan tambang-tambang di Indonesia itu makin banyak didemo. Didemo oleh LSM asing, LSM lokal yang ujung-ujungnya menekan operasional bisnis. Bahkan udah banyak nih tambang-tambang di Indonesia yang terpaksa ditutup karena tidak cocok nih dengan visi misi orang-orang yang hobinya meluk pohon, Guys. Ini akibatnya menyebabkan tekanan nih bagi penerima negara akan terus-menerus turun kalau enggak bisa di-handle dengan baik. Nah, ternyata pemerintah punya ide bagus. Apa? Mereka menciptakan Danantara. Danantara itu apa? antara itu perusahaan investasi lah Soverein World Fund punya negara kita yang dibikin dengan keuangan yang terpisah dari keuangan negara. Mereka punya modal awal itu dari dividen, Guys. Nah, sekarang mereka punya ide lagi nih. Luar biasa idenya. Oh, gimana caranya kita bisa investasi ke proyek-proyek strategis yang menguntungkan bangsa dan negara. Tapi jangan dari jalur dividen. Ada jalur lain enggak? Ada bikin surat utang. Jadi, Danantara mau bikin bond sendiri namanya Patriot Bond. Ini sebetulnya salah satu jalan pintas nih buat teman-teman yang pengin dikubur di Taman Makam Pahlawan ya. Selain lu angkat senjata tembak-tembakan dar derdor, belum tentu juga lu selamat. Lu bisa juga jadi pahlawan dari jalur danantara. Kenapa jadi pahlawan di jalur Danantara? Karena Danantara ini lu kalau beli surat utangnya danantara, lu bisa berkontribusi terhadap pembangunan negara kita. Itu sudah jelas. Nah, yang kedua kenapa pahlawan? Kan Pak bisa juga gua beli sukuk atau beli ori. Kan gua pahlawan negara juga dong, beli surat utang negara. Iya betul. Tapi bunganya gede. Bunganya kan 5% 6% lu cuan tuh beli itu. Tapi kalau lu beli Danantara punya bond Patriot Bon ini bunganya cuma 2%. Jadi, lu bisa bayangkan bagaimana negara kita menemukan mekanisme baru untuk mengurangi beban bunga hutang mereka. Dibandingkan bayar 5%, 6%. Sekarang ada pilihan lain nih. Bunga cum lebih kecil 2% tapi lu bisa jadi pahlawan nasional, Guys. Ini luar biasa nih kontribusi ekonominya. Tapi ada satu kelemahan, Guys, dari Patriot Bond ini. Jadi enggak sembarang orang bisa beli Patriot Bond untuk berkontribusi terhadap pembangunan proyek-proyek strategis nasional. Kenapa? Karena kalau lihat ya kemarin itu lagi ada suasana hangat, Guys, di istana nih. Ada pertemuan antara pengusaha-pengusaha besar bersama Presiden Prabowo. Ternyata ya salah satunya ya membahas tentang Danantara. Ada sih meeting soal energi hijau lah, industri tekstil lah, tentang pembangunan infrastruktur. Tapi satu yang paling penting apa? Ya, Danantara ini sendiri. Jadi teman-teman kan tahu ya, kalau di Amerika tuh lagi kesulitan mereka minta tolong sama Avengers ya. Ada Iron Man, ada Spider-Man. Nah, kalau di Indonesia kita enggak bisa minta tolong sama Avengers. kita punya Nine Dragons. Jadi, Nine Dragons inilah yang diundang sama Prabowo buat meeting gimana caranya mereka itu berkontribusi bagi perekonomian dalam negeri. Jadi, buat teman-teman nih sangat disayangkan juga ya kalau lu bercita-cita menjadi Avenger Indonesia, ternyata lu enggak diundang nih di meeting ini. Tapi pengusaha-pengusaha dalam negerilah yang diundang bahwa dalam suasana hangat dan yang produktif itu ternyata para pengusaha ini setuju dengan rela hati, dengan ikhlas mereka akan menyerahkan duitnya ditaruh ke Patriot bond atau surat utang dan antara lain yang bunganya cuman 2%. Nah, ini sebetulnya mengundang pertanyaan, Guys. Pertanyaan apa? Pertama dari sisi bunga, ya. Bunga kuponnya itu rendah cuman 2%. Teman-teman tahu kalau lu beli SBN Bay Rate aja itu semua di atas 5% lah. Kok ada orang yang mau beli bunga 2% kan enggak kompetitif. Buat apa beli ini? Ini kan kalau seandainya dibeli jadi pertanyaan dong tujuan lu apa? Apakah lu pengusaha yang bodoh dan tolol enggak bisa pertambahan pengurangan jumlah kali bagi koma sehingga tidak bisa lihat 2% itu jauh lebih rendah dibandingkan yield SBN atau beat? Ini pertanyaan yang pertama dan ini mengundang pertanyaan yang selanjutnya. Kalau gitu kalau orang beli ini enggak ada keuntungan finansial, apakah ada motif politik? Maksudnya apa? Jangan-jangan dan antara bon ini atau patriot bon ini bisa jadi alat barter politik supaya pengusaha-pengusaha kalau mau jadi makin dekat dengan penguasa ya belanjalah patriot bond ini. Nah, ini jadi pertanyaan karena bunganya terlalu kecil. Next yang menjadi kritik lagi adalah ini ekonom-ekonom cap kaki 5 tentunya ya. Kenapa ya mereka bilang kenapa ini bahaya? Soalnya mereka bilang gini, "Pak, mereka kan mau beli Patriot Bon dan yang dikumpulkan itu targetnya 50 triliun. Katakanlah dikumpulkan N dragons lah masing-masing bakal nyetor." Hm. mungkin 2 sampai 5 triliun. Nah, masalahnya kan duit itu enggak mereka simpan di balik kulkas kan atau di bawah tempat tidur 2 triliun, 5 triliun ini pasti mereka taruh di perbankan. So, banyak ekonom profesor-profesor, ahli hukum, ahli duit segala macam ini pada bilang negara kita bisa collaps karena mereka bakal serta-merta menarik duit itu dari perbank lalu mereka taruh ke Danan Tarabon. Akibatnya terjadi kekeringan dana nih di perbankan Indonesia. Siap-siap nih bisnis perbankan Indonesia bakal hancur. Tentu kalau lu punya akal sehat, lu juga akan bertanya-tanya apa betul seperti itu. Tapi ya sudahlah namanya juga ahli ekonomi ya. Dia profesor mungkin dia kuliah di Universitas Afghanistan yang mengajarkan ilmu seperti itu. Tapi kalau kita kaji lebih dalam sebetulnya danantara bond ini mengkhawatirkan enggak? Yang pertama sih kalau lu ambil sudut pandang negara di sini lu ambil sudut pandang lu sebagai rakyat ya. Kita itu diuntungkan. Kita bahas secara objektif. Kenapa? Karena negara di sini enggak usah lagi harus keluar duit atau cetak duit atau ngutang ke luar negeri demi membiayai proyek-proyek strategis, proyek-proyek infrastruktur, proyek-proyek pembangunan. Enggak. Karang yang ngutang itu adalah danantara. Ini perusahaan yang berbeda. Ini entitas yang berbeda. Jadi sisi pertama negara diuntungkan karena tidak membebani keuangan negara. Yang kedua, kita harus lihat bunganya 2%. Yang diuntungkan siapa lagi? Ya, lagi-lagi kita rakyat. dibandingkan negara ngutang ke IMF atau kepada budaknya Bank Dunia atau World Bank yang baru dipecat, lu bayar bunga bisa sampai 5%, 6%, 7% kan enggak masuk akal. Sekarang Danantara punya revolusi pemikiran gimana kalau bunganya 2% aja. Akibatnya kan beban bunga yang harus dibayarkan semakin kecil. Makanya kalau ditanya apakah kita lebih dirugikan? Tidak karena bunganya lebih kecil. Terus yang ketiga dan di sini gua mau kasih bantahan ya terkait soal crowding out. Orang takut nanti bersaing dengan dana perbankan. Orang ngumpulin DPK ter tiba-tiba dana tabungan konglomeratu ditarik buat taruh ke danaantara bon atau patriot bond. Akibatnya perbankan kita collapse. Yang gua mau sampaikan gini, dana yang ditarik oleh dana tarik dana duit kecil guys itu cuma R triliun. Teman-teman tahu kalau surat utang negara aja nih dianggap sebagai kompetitor yang lebih kompetitif juga. Lelang surat utang negara di perbankan kita itu jualannya itu bisa sampai 28 triliun per minggu loh. Jadi volume Patriot Bond ini terlalu kecil. Patriot Bond itu cuma R triliun. Jadi kalau dianggap ini bakal crowding out itu tidak betul. Karena volume Patriot Bond ini masih jauh lebih kecil dibandingkan SBN reguler yang memang dijual terus. Nah, terus kalau dianggap sebagai pengeringan likuiditas itu juga aneh. Karena konsepnya Bon itu kan begini. Ketika lu ngutang atau beli surat utang itu kan lu dapat surat berharga. Surat berharga ini bisa lu jaminkan. Contoh, gua buka deposito di Bank Mandiri 10 M. Deposito gua kalau besok-besok gua butuh, "Eh, gua mau bangun pabrik nih, atau gua mau bangun hotel nih, kurang dana 8 M, gua bisa pakai sertifikat deposito gua, gua jam lagi ke bank buat narik duit." Ini namanya back to back financing. Artinya apa? Sebetulnya surat Patriot Bond itu surat berharganya juga bisa dipakai sebagai kolateral, sebagai jaminan oleh para oligarki-oligarki ini untuk mereka pembiayaan usaha selanjutnya. Nah, jadi kalau ada ekonom, ahli ekonomi, ahli hukum, ahli keuangan dari Universitas Afghanistan tuh profesor S3, S4, S5 ngomong seperti itu tidak betul. Karena faktanya kita diuntungkan bunganya cuma 2% negara tidak jadi pengutang yang hutang dan antara dan ternyata ya namanya surat berharga itu tetap lu bisa jadikan agunan kalau lu mau bisnis di tempat lain. Bisa enggak? bisa banget dan ini jauh lebih liquid dibandingkan lu jaminkan tanah, ruko, aset, pabrik seperti itu. Nah, dan satu yang paling penting dan ini menarik ya menurut gua jauh lebih penting Patriot Bond ini ketika dana yang ditarik itu memang bisa dari perbankan nasional atau dari SBN yang mereka lagi pegang, surat utang negara yang mereka pegang karena enggak mungkin duit itu nganggur 5 triliun duit mereka. Gua yakin n dragon ini juga duitnya ada yang disimpan di luar negeri. Akan jauh lebih menarik ketika duit yang dipakai untuk Patriot Bond ini adalah duit para pengusaha yang hari ini lagi parkir di luar negeri, di Singapura, di Cemen Island, di Hongkong, tarik masuk ke Indonesia ke Patriot Bond ini. Mungkin yang seri pertama, nanti ada seri kedua, ketiga selanjutnya. Hopefully seperti itu. Kenapa itu jadi menarik? Artinya kalau tadi kata ahli ekonomi ini bakal membuat kekeringan di perekonomian Indonesia, di perbankan Indonesia, tidak. Kalau dana untuk Patriot Bond ini justru berasal dari luar negeri yang bisa ditarik masuk ke Patriot Bond, artinya kita bakal ketimpa tambahan likuiditas. So, at the end of the day, ini bisa jadi instrumen bagi investor besar ya, nasional maupun internasional buat menarik dana-dana mereka yang selama ini disimpan di luar negeri. Sekarang mereka bisa berinvestasi dan bersumbangsi ke perekonomian Indonesia. Dan ini sudah berhasil dibuktikan, Guys. Banyak orang-orang nyinyir media-media anjing peliharaan George Soros, ya, terutama bilang Indonesia bakal collaps, perekonomian kita bakal hancur, perbankan krisis, kekurangan likuiditas. Faktanya enggak. Ternyata Patriot Bond dengan bunga 2% sekalipun oversubscribe. Orang yang mau beli itu sampai ngantri mau belanja danantan antara bond atau Patriot B ini. Jadi kalau dibilang ini bakal enggak laku, bunga cuma 2%, faktanya dia laku. Kalau dibilang ini bakal crowding out, faktanya enggak juga. Karena dananya ya dana yang dari luar negeri juga ada yang masuk ke sana. Jadi menarik nih, salah satu instrumen baru, strategi baru dalam pendanaan proyek strategis Indonesia yaitu bukan lagi pakai ngutang ke World Bank. Soalnya udah dipecat nih sales-nya World Bank. Diperbankan aja bisa dapat komisi kok. Kalau jualan utang ke IMF Worldbank menurut lu enggak dapat kickback. Anyway, semua argumentasi orang-orang yang menyudutkan ini menurut gua, lu harus saring lebih Good news, guys. Kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi, dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di ISG, gimana sih caranya profit di ISG, kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolashambenix.com. pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segera bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R9 jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www.sskolashambenix.com skolashambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Anyway, semua argumentasi orang-orang yang menyudutkan ini menurut gua lu harus saling lebih clear lagi. Jangan-jangan memang kita diuntungkan karena tadi gua udah bilang bukan negara yang hutang, tapi perusahaan danantara yang ngutang. Dan danantara bayar bukan bunga yang tinggi tetapi bunga yang sangat rendah. Dan yang terakhir bisa menarik dana dari internasional buat masuk ke dalam negeri. Tapi sebetulnya guys yang satu penting dikaji dan jarang sekali ya media-media membicarakan sebetulnya dan antara bond ini atau patriot bon ini mau dipakai buat apa? Ternyata ya di layar kaca lu bisa lihat dan antara bond ini akan dipakai untuk membantu membiayai proyek penting seperti waste to energy. Jadi merubah sampah menjadi energi listrik, energi hijau, infrastruktur strategis yang mungkin ya sulit dibiayai kalau pakai lewat pasar biasa. Nah, enaknya nih di sini ya selain bunganya juga kecil, jadi buat pembayarannya juga lebih murah, di sini juga dilibatkan konglomerat-konglomerat besar sehingga diharapkan nih ada sinergi nih antara pemerintah dan sektor swasta untuk proyek-proyek nasional. Dan dari sini juga bisa kita lihat bahwa pemerintah mulai mendapatkan inovasi nih, mendiversifikasi instrumen keuangan mereka. Bukan lagi yang mengandalkan surat utang reguler, tapi mereka juga bisa menarik investor yang ingin berinvestasi dengan resiko rendah. tapi juga patriotik atau semi-semi jadi Avengers lah pahlawan pembela negara dan tanah air. Dan yang paling penting ini memberikan sinyal positif nih buat pasar bahwa memang betul pemerintah berkomitmen membiayai proyek strategis. Enggak boleh nyangkut, enggak boleh mandek, enggak boleh beku, berhenti di tengah jalan. Artinya di sini investor, semua investor bisa lihat pemerintah serius loh. Berbicara soal transisi energi, berbicara soal ekonomi hijau dan itu dibuktikan dengan komitmen danantara ini sendiri. Anyway, kalau gua sendiri lu tahu ya, gua sangat peduli lingkungan. Gua hobinya nanam pohon, reforestari hutan. Dan gua senang dari projject ini adalah kalau projek ini dijalankan dengan benar ya, khususnya ke proyek-proyek energi hijau, nah ini bisa membantu pencapaian target ISG, target transisi energi nasional. Karena setiap negara di dunia sekarang punya target namanya net zero. Harus mengurangi emisi semua negara di dunia ini untuk mengurangi global warming, Guys. Climate change is real. Jadi kalau lu masih pengin lihat penguin, lu masih pengin lihat es di kutub utara, lu harus mengurangi suhu bumi dengan cara apa? Transisi ke energi hijau pakai mobil listrik. Nah, satu yang paling penting nih buat kita address di sini adalah soal rencana waste to energy, project yang mau dibiayai oleh Danantara. Gua sih melihat ada beberapa project yang sukses ya, contohnya kayak di Jepang. Jadi, ada kota nih namanya kota Kamikatsu di Jepang. Penduduknya cuman 1500 jiwa. Nah, mereka membuat tempat pengolahan sampah menjadi listrik yang punya kapasitas 286 ton setiap tahunnya. Nah, proyek di kota Kamikatsu ini untuk mengolah sampah ini biayanya ternyata cuman R miliar yen atau sekitar Rp100 miliar. Tetapi kenapa proyek ini menarik? Karena ternyata proyek pengolahan sampah di percontohan Kamikatsu itu berhasil menciptakan tenaga kerja sebanyak 20 orang tenaga kerja baru dan juga menciptakan nilai ekonomi yang setara dengan Rp2 miliar alias R200 juta yen setiap tahunnya. Jadi, Teman-teman bayangin ya, biaya untuk pengolahan sampah menjadi energi itu menghemat Jepang enggak usah lagi impor bensin dari Timur Tengah, impor minyak enggak usah lagi. Mereka bisa ngurangin itu. Jadi, devisa mereka bisa tetap kuat. Nah, modalnya cuman R miliar nih. Nilai ekonominya 20 miliar. Artinya kan dalam 5 tahun udah balik modal dan kotanya jadi lebih bersih. Nah, ini juga yang gua harapkan memang benar ya kita bisa lakukan pengolahan yang luar biasa baik seperti kamikatsu di Jepang. Lu tahu ya, Indonesia itu punya tempat sampah terbesar di dunia. Jadi gunung sekarang bukan lagi tempat sampah, gunung sampah yang namanya TPS Bantar Gebang itu mereka terima 7.000 ton sampah setiap harinya. Kalau lu lihat lewat tuh jalan tol di Bandar Gebang, lu lihat pemandangan tuh ada gedung tinggi. Itu bukan gedung, Guys. Itu adalah gunung tumpukan sampah di Indonesia. Di Jakarta doang. Lu bayangkan kalau banyak kota seperti itu. Dan sedihnya ya, Indonesia sampai saat ini pun masih impor minyak untuk energi kita. Nah, bayangkan kalau ini kita bisa jalankan projject sampah menjadi energi di Indonesia sama seperti di Kimukatsu di Jepang. Apa yang terjadi, Teman-teman? Lihat ya di layar kaca ya, itu di Kamikatsu mereka itu bisa menyerap 286 ton per tahun. Nah, di Bantar Gebang itu 7.000 ton per hari alias 2,5 juta ton per tahun. Artinya Indonesia itu butuh 8.000 kamikatsu. Nah, ingat ya penciptaan lapangan kerjanya. Kalau kita punya 8.000 titik seperti Kimikatsu, 8.000 1000 titik dikali 20 pekerja. Artinya Indonesia akan kecipratan 160.000 manusia tenaga kerja baru. Dan nilai ekonominya sendiri dari 20 miliar per titik pengolahan sampah waste to energy kalau kita punya 8.000 titik dikali Rp2 miliar maka Indonesia akan dapat duit Rp10 triliun setiap tahunnya. Nah, ini adalah nilai ekonomis yang bisa dihasilkan kalau seandainya waste to energy ini jadi berjalan lancar. Tetapi ingat, Kamikatsu itu butuh modal itu 100 miliar, Guys, untuk bikin projject di Kamikatsu. Nah, kalau kita bandingkan dengan di Bantar Gebang, ya, Bantar Gebang itu 2,5 juta ton sampah setiap tahun. Kamikatsu itu di 286 ton per tahun dan investasi yang dibutuhkan adalah 100 miliar per titik di Kamikatsu. Berarti Indonesia itu butuh 800 triliun. So, duit dari Danantara ini enggak cukup juga sebetulnya buat jalanin project di Bantar Gebang. Tetapi apa artinya kita harus mundur? Menurut gua tidak. Karena nilai keekonomian yang tadi gua sudah hitung ya 20 miliar di* 8.000 unit itu sudah setara dengan R10 triliun setiap tahunnya. Yang artinya kalau kita bisa jalanin ini di Indonesia, Indonesia bisa balik modal dalam waktu sekitar 6 sampai 8 tahun nih dari project Waste to Energy. Plus apa? Ekstra lapangan kerja. Indonesia akan mendapat 160.000 serapan baru tenaga kerja. Orang yang ambil sampah, orang yang sortir sampah, orang yang bersihin sampahnya, orang yang pilah-pilah dan kemudian bagian kebersihannya, bagian transportasinya, logistiknya dari hulu sampai hilirnya Project Energy ini ya Indonesia bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Belum lagi polusi udaranya berkurang. Lu tahulah salah satu penyebab banyak orang sakit kanker di Indonesia. Di Jakarta sakit ISPA, anak-anak di rumah banyak yang batuk, batuk, batuk terus enggak pernah selesai. Karena apa? Polusi udara, sampah di mana-mana, penyakit di mana-mana. Nah, kalau seandainya kita bisa jalankan project waste to energy ini pakai duitnya si oligarki yang akan menjadi anggota Avenger versi Indonesia itu ya kita bisa mendapatkan nilai ekonomi, penciptaan lapan kerja dan lingkungan yang lebih bersih. Ini bisa menghemat juga dana kita yang kita buang untuk BPJS loh. Karena penghematannya bisa sampai triliunan rupiah setiap tahunnya. So, menurut kamu gimana, Guys? Menurut kalian danantara bond Patriot bond ini, ini hal yang jelek atau hal yang positif? Hal yang kita harus tolak atau hal yang kita harus dukung? Kalau menurut gua sih kan bukan duit gue yang diminta ya, bunga 2% ya menurut gua kita harus dukung. Kalau gue yang diminta, gua sih enggak mau, Guys. 2% ngapain? Kita bisa taruh tempat lain. Ada SBN, ada deposito bunganya ja lebih gede. Tapi kan pahlawan-pahlawan nasional kita ini, maksud gua N Dragon ini kan memang udah selama ini menikmati perekonomian bangsa. Dan ini kan bisa jadi momentum juga buat mereka melakukan payback. Maksudnya apa? Turut berkontribusi dalam pembangunan tanah air kita. Walau satu hal yang harus dicermati ya, yang namanya pengusaha itu tidak ada yang namanya makan siang gratis. Gua yakin mereka tidak melakukan ini dengan senyum lebar di dalam hatinya bahwa 2% ini hal yang sangat luar biasa menarik. Enggak. Gua yakin ada sakit hati. Artinya di sini pemerintah juga harus siap-siap. Kalau saja oligarki-oligarki ini di belakang layar ternyata berubah pikiran dan masuk ke dalam pasukan barisan sakit hati, lu jangan kaget. Akan terjadi demonstrasi Indonesia gelap jilid 2, jilid 3, jilid 4, 5, dan seterusnya. By the way, lu jangan kaget ya, Guys. Ketika gua bilang banyak lu sebetulnya oligarki Indonesia yang menaruh dananya di luar negeri. Bahkan yang di Singapura juga ada. So, ketika lu lihat yang demonstrasi Indonesia gelap, ternyata sudah terbukti dan hari ini pun lagi disidang, ternyata mereka membiayai demonstrasi Indonesia gelap kemarin. Ketangkap basa. Dan yang lebih ngeri lagi, Guys, lu tahu berapa sih banyaknya duit oligarki Indonesia yang tersebar di luar negeri? 3.250 triliun. Ini bukan kata Benix loh, ini kata McKinzie. Mcin adalah lembaga konsultan internasional nomor wahid nomor satu di dunia. Dan mereka sendiri yang melaporkan bahwa dari 10 tahun lalu ada duit 3.250 triliun yang diparkir di luar negeri. So, buat teman-teman ini jadi menarik kalau seandainya Patriot Bond versi Indonesia bisa bawa pulang itu semua ke dalam negeri. Dan kalau dibilang apakah cuman Indonesia negara yang melakukan itu? Tidak. Lu tahu enggak? Amerika itu juga pernah bikin yang namanya Patriot Bond. Sama seperti di Indonesia juga, Patriot Bond di Amerika itu dilahirkan setelah peristiwa 91 bom di Twin Tower yang ada di New York. Nah, akhirnya negara dalam kondisi darurat. Mereka perlu perang, mereka perlu pendanaan, mereka perlu proyek-proyek infrastruktur untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan itu. So, apa yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat? Mereka mengeluarkan Patriot bond. Dan dia mirip-mirip dengan di Indonesia ya, jangka panjang sih kalau yang di sini karena durasinya di atas 20 tahun. Tetapi bunganya ya kurang lebih sama juga mereka sekitar 2, sekian pers lah. So kalau dibilang apakah Indonesia yang pertama di dunia bikin Patriot Bond? Enggak. Even negara sekelas Amerika Serikat aja juga bikin Patriot Bond karena mereka butuh pendanaan dan mereka enggak mau bayar bunga yang mahal. Mereka aja enggak mau ngutang ke IMF, bunganya gede. Makanya mereka bikin Patriot bond sendiri. Aneh juga ya kalau Indonesia disuruh ngutang ke World Bank apa IMF. Menurut kalian gimana? Sebaiknya Danantara Bon atau Patriot bond ini tetap kita lanjutkan atau ya udahlah Indonesia kembali lagi aja ke metode zaman dulu ngutang ke World Bank tapi salesnya udah keluar tuh pagi-p lagi suruh masuk bunganya gede guys 6%. Lu rela enggak sih negara kita ngutang bunga 6% atau mendingan 2% aja sama oligarki? Oke guys ya. Ditunggu pandangan kalian seperti apa. Apakah kalian setuju dengan Patriot Bond? Bunga cuma 2% digunakan untuk transisi energi bersih di Indonesia. Kalau gua sih setuju. Kalau lu gimana? Tuliskan pandangan dan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini. Dan jangan lupa segera subscribe channel Benix, like, dan share ya ke saudara, tetangga, dan teman-teman kamu. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]