QATAR DI SERANG!! Raja Menyesal Hadiah Jet Mewah untuk Trump? Isr4el-Gaza Gagal Damai!
Te9fcbF8iq8 • 2025-09-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, guys, Israel ternyata gak puas ya.
Cuma ngebom Palestina, Gaza dihancurkan,
por-korada. Dan ternyata Israel juga
sampai bela-belain loh ngebom negara
lain. Memang udah banyak sih negara yang
dibom. Sekarang gilirannya Qatar nih.
Jadi Qatar baru aja dibom sama Israel
karena ya idenya sih mau ngebom Hamas
yang lagi bikin meeting di Qatar. Jadi
ada sebuah bangunan kompleks apartemen
yang diduga sebagai perkantoran
markasnya Qatar dan ini sebetulnya sudah
diketahui oleh sekutu. Dan ini pun
Amerika juga sudah mengizinkan buat
Hamas itu berkantor di sana ya. Karena
perlu juga namanya juga mereka pengin
jadi mediator ya damai. Gimana caranya
lu kalau komunikasinya jalurnya putus?
So memang sengaja dibawa supaya ada tim
dari Hamas juga kalau seandainya mau
negosiasi biar lebih gampang, lebih
lancar, ditaruhlah bas-nya di Qatar.
Tapi ya naas gitu loh. Kenapa tim
negosiatornya Hamas itu dibunuh sama
Israel? Nah, buat teman-teman yang belum
tahu ya, ini juga agak membingungkan
sebetulnya kenapa bisa-bisanya
pertahanan udara Qatar itu jebol.
Padahal Qatar itu salah satu negara yang
paling canggih, bahkan lebih canggih
dibandingkan Indonesia loh, pertahanan
udaranya. Tahu enggak kamu? Angkatan
udara Qatar atau Qatar Emiri Air Force
itu mereka memiliki armada pesawat
tempur paling modern dan paling kuat di
kawasan Teluk. Jadi, berdasarkan data
terbaru kita ya, Angkatan Udara Qatar
itu mereka punya 36 unit pesawat jet dan
saud Ravale dari Prancis. Mereka juga
punya 36 unit Boeing F15 Eagle 2 dari
Amerika Serikat. Ini super canggih,
Guys. Lalu selanjutnya mereka punya 24
unit Euro Fighter Tyhoon dari Inggris.
Jadi kalau lu lihat jajaran
pesawat-pesawatnya mereka, ini bukan
pesawat-pesawat tempe bongkrek, Guys.
Ini pesawat-pesawat jet beneran yang
Indonesia sendiri banyak yang belum
punya. Dan memang kita ggak dikasih sama
sekutu karena terlalu canggih. Tapi
dengan kualitas pertahanan udara, sistem
radar mereka juga yang paling canggih di
kawasan Teluk kok bisa-bisanya jebol ya
pertahanan udaranya Qatar. Apakah ini
disengaja lalai atau memang sandiwara
aja ini semuanya? So, kalau lu penasaran
guys, kita bahas lebih detail yuk. Dan
ini ada hubungannya loh dengan nasib
investasi kamu juga di Indonesia. Karena
lu tahulah kalau Timur Tengah makin
ganas, makin panas, ujung-ujungnya akan
berdampak ke nyawa kalian. Karena
Indonesia adalah budak minyak bumi.
Kalau lu penasaran gimana sih nasibnya
Qatar dan seperti apa drama ini
berlanjut di Timur Tengah? Jangan diskip
video ini. Let's check this out.
Jadi, Teman-teman, serangan yang
dilakukan Israel ke Qatar itu ini
lagi-lagi ya negara yang berdaulat dibom
sama Israel. Udah begitu banyak negara
yang dibom, tapi kok negara di dunia ini
semua pada diam ya? Komunitas
internasional diam loh. Yang dibom udah
apa? Ada Yaman, ada Syria, ada Iran, ada
Irak, ada Lebanon. Mesir juga. Dan
semuanya hobinya apa? Nonton. Udahlah
ini cuman hiburan lawak aja. Jadi
seolah-olah semua orang itu disuruh
akting terus nanti mereka mengutuk
ujung-ujungnya apa? Bisnis duit. Para
penguasa yang penting rezim mereka tetap
bertahan bagaimanapun caranya. Karena
menurut mereka Israel itu juga dewa
pelindung buat mereka kok. Supaya mereka
tidak didemo sama rakyatnya sendiri.
Kayak demo-demo One Piece di Indonesia.
Tinggal suruh orang Israel datang ngebom
yang demo itu. Nah, Teman-teman tahu
enggak serangan yang diluncurkan Israel
itu menewaskan enam orang. Nah, serangan
Israel ini diluncurkan ke ibu kotanya
Qatar langsung nih di Doha hari Selasa
kemarin. Targetnya super spesifik,
pejabat senior Hamas yang berkumpul
untuk membahas proposal gencatan senjata
antara Israel dengan Hamas. Nah, enam
orang yang tewas di serangan Israel ini
di Doha ini termasuk ya putra dari
pemimpin Hamas di Gaza yaitu Khil Alhaya
dan beberapa ajudannya dan satu orang
perwira militer Qatar. Ya, kalau menurut
Hamas serangan ini menunjukkan sifat
kriminal dari para pendudukan Israel
maksudnya dan keinginan Israel untuk
merusak setiap peluang damai. Nah, di
sini yang gua mau bilang ya. Ternyata
serangan ini juga super presisi. Kalau
lu lihat kerusakan yang terjadi di
gedungnya juga presisi sekali. Dan
kayaknya enggak mungkin ini dilakukan
tanpa adanya dukungan dari intelijen
yang ada di darat. Bukan cuma dari
udara, tapi juga di darat. Begitu
spesifik targetnya, gua merasa memang
ini seperti disengaja juga dengan Qatar
dan diizinkan bahkan Qatar mengorbankan
jenderalnya sendiri loh biar actingnya
terlihat makin bagus. Kenapa bisa
dibilang acting, Guys? Simpel aja. Lu
lihat di layar kaca ya. Ya, menurut
media Aljazirah dan bagai berbagai
sumber dari media-media Timur Tengah
udah terungkap nih cara Israel menyerang
Qatar yaitu menggunakan pesawat JF F35
yang menembakkan rudal. Ya, pesawat ini
menembus langit Arab Saudi dan kemudian
menghantam Doha. Nah, menurut laporan ya
12 jet angkatan udara Israel itu
kombinasi antara 8 F15 dan 4F35. Ini
sama canggihnya nih dengan eh
pesawat-pesawat jetnya Qatar dan 12 jet
ini enggak ada yang bisa melihat dan
mendeteksi. E by the way FA aja, Guys,
ya. Pertemuan yang di Doha, ya.
Hamas-hamas ini disuruh ngumpul di Doha
di Qatar itu sebetulnya karena disuruh
Donald Trump juga. Donald Trump itu udah
ngasih last warning, ya. Lu di NBC News
itu juga dibilang bahwa Trump itu sudah
menerbitkan ya peringatan terakhir nih
buat Hamas, lu harus segera menyetujui
persetujuan gencatan senjata di Gaza
bersama Israel. Jadi buruan deh lu
meeting tuh kirim delegasi lu ke Qatar
segera resmikan lu setuju dengan
perdamaian dengan Israel, gencatan
senjata dengan Israel. Datanglah orang
Hamas ini ke Qatar. Dan setelah datang
apa yang terjadi? Mereka dijadikan tempe
bacem sama Israel. Gila banget ini semua
drama tingkat tinggi, Guys. Ternyata
program Tempe bacem ini bermula juga
dari peringatannya si Donald Trump
supaya mereka segera berdamai. Dan
sedihnya gini ya, dari Winess News nih,
ini e suatu berita dari Amerika Serikat
juga nih, itu juga menyatakan bahwa
sebetulnya para petinggi Hamas itu sudah
setuju buat berdamai dengan Israel buat
gencatan senjata. Dan ketika mereka mau
ngasih proposalnya, sayang seribu
sayang, mereka keburu dibunuh sama
Israel. Dan ini udah sesuai dengan apa
yang gua udah kasih sharing sama kalian
sejak 2 tahun lalu. Bahwa sebetulnya
Israel tuh enggak benar-benar mau
berdamai dengan Hamas. Mereka memang
pengin nambah wilayahnya mereka. Mereka
pengin menggenosida orang yang ada di
situ. Dan sebetulnya sampai ke
wilayah-wilayah Teluk juga,
wilayah-wilayah Arab itu. Dan mereka
tutup mata semuanya sampai mereka nanti
merasakan sendiri wilayah greater Israel
itu sampai ke wilayah Mesir, sampai ke
wilayah Arab Saudi dan sebagainya. Nah,
kenapa begini? Ini kondisi namanya juga
politisi, Guys. Sebetulnya mereka berada
dalam posisi terdesak. Lu tahu Benjamin
Netanyahu Perdana Menteri Israel itu
udah lama diemo. Benjamin Netanyahu itu
sudah sangat lama didemo sama rakyatnya.
Demo besar di mana-mana sampai Tel Afif
itu shutdown karena rakyat kecewa pengin
dia segera diganti. Tapi Benjamin punya
alasan. Hei, guys. Oke, gua mau aja
mundur. Ayo kita bikin pemilih ulang.
Tapi jangan sekarang. Sekarang negara
dalam keadaan perang, gawat darurat,
kondisi gawat. Jadi kita tunda dulu lah
soal ganti-ganti pejabat pemerintahan.
Soal gua mundur atau enggak mundur yang
penting kita beresin dulu nih musuh
bersama-sama kita. Ah, ini udah lagu
lama, Guys, model begini. Makanya dia
enggak bakal pernah mengizinkan terjadi
perdamaian. So, ketika gua mau lihat
bahwa oh, bentar lagi terjamin terjadi
nih di Timur Tengah, Gaza. Karena Hamas
sudah setuju dengan proposal gencatan
senjata. Gua yakin bentar lagi mati nih
orang-orang sebelum ditanda tangan.
Karena gimana mau tanda tangan kalau
tangannya aja udah enggak ada
orang-orangnya udah mati, Guys, di bom
sama Israel. So, kongrats buat Benjamin
nya. Lu masih tetap bisa menjabat
perdamaian tertunda gara-gara lu sendiri
sebenarnya supaya lu tetap bisa menjadi
pejabat tinggi. Nah, strategi
politisi-politisi busuk kayak begini
sebenarnya udah lama, Guys. Winston
Churchill juga zaman dulu juga udah
sebenarnya mau digulingkan pemerintahan
dia di Inggris. Tapi alasan dia benar.
Hei, Guys. Lagi mau perang dunia 2 nih.
Hitler kejam nih. Kita siap enggak nih
perang nih? Cuman gua nih yang bisa
nyelamatin negara. Kondisi lagi gawat
darurat. Udahlah gua enggak usah diganti
dulu. Extend lagi aja. Lincer Chertil
lakukan itu beruntung buat dia. Dia
menang perang kan Inggris sehingga ya
dia dianggap sebagai perdana menteri
paling legendaris sepanjang sejarah
padahal masalahnya banyak juga. Lalu
apaagi presiden Ukraina si komedian
stand up komedi si Zelenski itu lu tahu
Zelenski itu termnya udah berakhir. Dia
itu udah harusnya pemilihan ulang
pemilihan presiden yang baru. Tapi apa
alasannya Zelenski? Ukraina enggak butuh
pemilu. Sekarang Ukraina dalam keadaan
gawat darurat. Kita tunda dulu pemilu
ini supaya dia bisa jadi presiden seumur
hidup semua. sama actingnya gayanya.
Kalau ditanya apakah Zelenski pengin
Ukraina itu berdamai? Tidak. Dia pengin
jadi pejabat tinggi selama-lamanya.
Kalau bisa kayak Mao Cetung sampai mati
pun tetap jadi presiden kayak Kim Jong
Un dan and the Gang. Sampai mati pun
tetap menjadi dewa di sana. Itu yang
terjadi di sini. Dan ini udah gua bilang
dari dulu bahwa tidak akan pernah
terjadi perdamaian di sana karena tidak
akan diizinkan selama Benjamin Netanyahu
berkuasa. Karena begitu terjadi
perdamaian apa? Rakyat akan minta
Benyamin turun. Selesai. Benjamin enggak
punya alasan lagi. Negara sedang
diserang, Hamas lagi membunuh kita,
enggak bisa lagi, Guys. So, ini kabar
buruk buat Gaza, tapi kabar baik buat
Israel dan sekutunya termasuk good news,
guys. Kabar spesial buat kalian karena
sekolah Sambenix season 8 akan segera
dibuka dan temanya luar biasa menarik
nih. Khusus buat teman-teman investor
pemula di IASG yang bingung cara beli
saham, investasi, dan bisnis apa yang
menarik. Kita akan membahas tentang
mineral berharga dengan lebih detail
lagi. So, buat kamu yang masih bingung
gimana sih cara beli saham di ISG,
gimana sih caranya profit di ISG, kamu
bisa pakai kalkulator investasi yang ada
di www.skolasahambenix.com.
Pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segera bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R9
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar. Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di www.
skolashambenix.com atau hubungi nomor
WhatsApp yang ada di bawah ini.
Israel dan sekutunya termasuk Arab
Saudi, Jordania dan kawan-kawan. Loh,
kok bisa? So, anyway guys, menurut
banyak koran-koran di dunia, CN juga
udah bilang sih di situ ada artikel yang
ditulis salah satu pejabat Hamas bahwa
sebetulnya Washington itu adalah aktor
dan dalang di balik semua ini. Udah dia
yang suruh damai, dia suruh delegasinya
datang ke Qatar, dia juga yang
mengizinkan ngebom. Karena Israel pasti
ngasih tahu, pasti dia minta izin buat
ngebom Qatar. Nah, kalau ini terjadi dan
ini betul, maka ini bakal menyebabkan
lemahnya kepercayaan publik terhadap
Amerika Serikat sebagai pelindung dunia.
Dan ini mengakibatkan banyak pemimpin
Arab mulai meragukan apakah mereka masih
bisa mengandalkan Washington untuk
melindungi kerajaan mereka, untuk
melindungi rezim mereka. Dan Qatar pun
mengungkapkan kekecewaannya sendiri loh.
Mereka bilang dia kecewa berat nih ke
Amerika Serikat usai serangan Israel di
Doha. Ah, itulah akting-akting negara
Arab, Guys. Padahal kalau lu lihat
trashback ke belakang, ya, Qatar sama
Amerika Serikat ini dekat banget. Lu
tahu begitu mesranya Qatar dengan
Amerika Serikat, Qatar itu sampai ngasih
hadiah ke Donald Trump loh. Pesawat jet
super mewah harganya 6,6 triliun. Gua
sih enggak percaya si ini kecewa, si ini
mengutuk serangan, si anu. Aduh, mereka
semua best friend di belakang layar,
Guys. Ya, buktinya apa? Mereka itu
ngasih pesawat jet, Guys. Super mewah
6,6 triliun. Dan gua udah menduga pasti
enggak lama bakal keluar tulisan-tulisan
di media massa mengutuk serangan itu.
Ternyata terbukti lihat di layar kaca
serangan Israel ini menimbulkan komentar
pedas dari berbagai pihak. White House,
CNBC, Gedung putih mengkritik Israel
tentang serangan mereka ke Hamas yang
ada di Qatar. Ha kan. Akting hebat.
Nomor satu nih Washington nih ngajarin
acting. Dicopy pastel lah panduan akting
yang baik dan benar nih dengan pertama
Raja Jordan. Udah pasti nih raja paling
jago nih. Ya, dia langsung mengutuk
serangan itu. Tentu saja ini adalah
sebuah skrip standar dari Jordania. Lalu
ada juga tentu saja sekutunya Israel,
Mesir, Presiden Abdil Fatah L Sisi yang
juga ikut mengutuk. Ada lagi Saudi
Arabia yang paling cepat dan menghina
serangan ini sebagai serangan yang
brutal, sadis. Dan dia betul-betul
mengutuk serangan ini. Dan banyak
lagilah negara-negara yang mengutuk
serangan itu. Padahal profesor studi
perang di Universitas Dekin, Ahmed
Hasyim itu sudah menyatakan zet-jet
tempur Israel itu harus terbang di atas
Arab Saudi dan juga Jordania untuk
mencapai Qatar. Namun mungkin Arab Saudi
tidak bisa mendeteksinya. Ya bego memang
iya kali Arab Saudi enggak bisa deteksi
dan bahkan jika terdeteksi pun saya rasa
mereka tidak akan mencegah rudal itu.
Jadi sama aja bohong kata si Hasyim ini.
Coba kita lihat peta dunia, Guys. Ini
peta dunia. Lu bisa lihat jarak antara
Israel sama Doha di Qatar itu 2.000
lebih km. Enggak masuk akal buat pesawat
ini karena pesawat ini cuman bisa
terbang maksimal 2000 km juga. Masa
habis dia ngebom dia nyungsep di laut
tenggelam karena enggak bisa cukup
bensinnya buat pulang. So, mereka
terbang lewat mana sih? Anyway lah kita
pura-pura bodohl lah. Skenario pertama
terbang dari utara, dari Israel terbang
ke Lebanon, Syria, Irak, Iran, lalu ke
selatan ngebom Qatar. Mungkin enggak itu
terjadi? Gua rasa enggak terjadi karena
lu bisa dibom sama Garda revolusi Iran
lah. Oke, itu skenario pertama. Atau
skenario kedua terbangnya enggak ke
utara tapi ke selatan. Lewat Egypt,
Mesir masuk ke Laut Merah, lewat laut
Aden lewatin Yemen, Oman, United Arab
Emirat, baru ngebom Qatar. Gua rasa ini
enggak mungkin karena boros bensin. Lu
tahu bensin mahal ya? Aftur mahal cuma
buat ngebom bunuh enam orang kok habis
duit ratusan juta buat beli aftur.
Pemborosan lah. Mendingan lu traktir
mereka makan-makan. Atau skenario ketiga
yang paling gampang apa? Call friend.
Halo Raja Jordan. Halo Raja Arab Saudi.
Bisa kita ngopi-ngopi nanti sore jam .00
sore? Boleh aja bro. Tapi kenapa enggak
jam 3.00 sore? Soalnya jam 3.00 sore gua
harus ngebom Qatar nih, Bro. Ee bisa
dicepetin enggak? Ee gimana caranya,
Bro? Ya lewat aja langit gua gitu loh.
Langit Jordan, lewat langit Arabia kan
free access bebas. Kita tuh best friend.
Oh ya udah okelah siap. See you ya jam 4
sore ya. Ngopi-ngopi kita. Bye bye.
Menurut lu yang paling mungkin skenario
mana? 1 2 atau 3? Skenario 1 beresiko
tinggi ngebom di bom Iran. Skenario 2
boros bensin. Lu harus review sampai 3
empat kali. Atau skenario yang ketiga
terbang aja langsung lewat langit Arab
Saudi, dan Jordan. Coba lu makai logika
itu. Kalau lu gunakan logika berpikir
itu artinya semua negara-negara yang
mengutuk serangan, mengutuk itu akting
semua. Acting mereka sendiri yang
mengizinkan. Mungkin enggak mereka
enggak tahu ada pesawat terbang lewat di
atas kepala mereka. Hello. Gua rasa
pesawat itu berisik bukan main, Guys,
kalau lewat. Dan gua yakin mereka pun
tahu. Tapi kenapa ya negara-negara Arab
ini hobinya aking ya? Apa demi
melindungi takhta kekuasaan mereka? But
anyway, dari semua acting menurut gua
yang paling kelas adalah ya Qatar itu
sendiri. Lu tahu penjelasan dari Qatar
mengenai serangan Israel yang tidak
terdeteksi ini apa? Lu cek videonya.
So, di situ lu bisa lihat ya betapa
ironisnya ya mereka mempunyai sistem
pertahanan paling canggih di Teluk.
mempunyai pesawat jet angkatan udara
paling hebat di Teluk. Tetapi semua
peralatan itu tidak berguna ketika
sangat dibutuhkan. Kenapa? Karena kata
mereka bisa dinonaktifkan dengan jarak
jauh. Apakah yang terjadi seperti itu?
Kenapa pertahanan udara Qatar tidak
berfungsi? Kecuali ya ada orang-orang di
Pentagon yang menurut Menteri Luar
Negeri Qatar menonaktifkan
sistem pertahanan udara Qatar karena
katanya dikunci oleh Amerika Serikat.
Uh, sandiwara level wahid ini. Masa lu
bisa pura-pura gak tahu? Lu sendiri yang
beli orang pesawat lu aja made in
Amerika Serikat. Masa sesama pesawat
enggak bisa saling mendeteksi pesawat
yang sama. Jenisnya pun sama yang ngebom
itu dengan yang dimiliki oleh Qatar ini
sendiri. Seru nih. Ini betul-betul drama
tingkat tinggi, Guys. Berarti diam-diam
ya mereka tuh menyetujui kalau Gaza itu
terus-terusan dibantah. Well, anyway,
puncak drama ini adalah ketika kemudian
mereka membikin meeting tingkat tinggi
yaitu apa? Para pemimpin dunia
berkumpul, para pemimpin dari 57 anggota
organisasi kerja sama Islam alias Oki
dan 22 anggota Liga Arab itu bakal
hadir. Di sini ada Presiden Iran Masud
Pezkian hadir. Kalau ini gua setuju nih.
Kalau ini gua rasa dia enggak pakai
akting. Dia itu kalau nyerang Israel itu
ada buktinya lah. Kalau yang lain
bisanya mengutuk mengutuk mengutuk
ngebom pun satu peluru pun hari ini
kagak ada yang meluncur. Kalau Iran nih
kagak ada akting. Dia rudal beneran yang
meluncur. Terus ada perdana menteri
Pakistan, Sebas Sarif itu juga bakal
datang. Lalu ada Perdana Menteri
Malaysia, Anwar Ibrahim datang. Jadi
sudah banyak nih negara-negara berkumpul
untuk datang ke aksi pertunjukan Sri
Mula tingkat dunia adanya di Timur
Tengah. Lalu bagaimana dengan Presiden
Indonesia? Apakah dia juga akan
menghadari acara lawak tingkat global
ini? Oh, ternyata ya good news-nya ya.
Presiden Prabowo juga bakal terbang ke
Qatar untuk memberi dukungannya. Ya,
okelah. Ini namanya juga orang pada suka
lihat pertunjukan sandiwara tingkat
tinggi. Semua harus acting bahwa kita
itu peduli gitu ya. Siapa sih yang
paling diuntungkan dari
serangan-serangan ini? Lu tahu even di
Qatar sendiri bursa efek di Qatar itu
tak bergeming guys karena mereka cuma
minus 0,2% jadi nothing. Lu bayangin
Bursa Efek Indonesia gara-gara orang
demo di Senayan ya. Bukan di Purwoderjo,
bukan di Purwodadi, bukan di Makassar.
No no no. di modi Senayan bursa effectf
turun lebih dari 1%. Doha dibom, Guys,
sama negara lain. Lu bayangin Indonesia
tiba-tiba dibom sama Malaysia. Gua rasa
bubar itu bursa effect. Tapi di Qatar
apa yang terjadi? Bursa effectnya cuman
geli-geli basah minus 0,2%. Intinya apa?
Para pelaku usaha, investor, pebisnis,
politisi di sana juga sudah tahu. Eh,
ini mah acting lah. Bagus. Good news
buat kita semua. Kenapa good news, Pak?
Simpel aja. Lu tahu sejak diluncurkannya
serangan Israel ke Doha ini, apa yang
terjadi? Aramko langsung menerbitkan
Islamic Bond, surat utang Islam sukuk.
Nilainya berapa? 3 billiun dolar loh
alias hampir 50 triliun. Sold out laku.
Karena orang-orang pada takut, "Eh,
nanti gua enggak dapat minyak." Wow.
Orang-orang pada takut harga minyak
nanti naik tinggi. Aram cuan besar dari
pemboman Doha ini. Lalu apaagi? Bursa
effectf Dubai naik 0,1%. Bayangin loh,
ada negara lain di bom, dia bursa
efeknya naik. Padahal udah selama 2
bulan berturun-turun ini bursa efeknya
jatuh. Perusahaan MR Properties ini
perusahaan blue chip property ya di
Teluk itu juga naik sahamnya 0,7%. Saham
perusahaan gasno gas naik 0,6%. Lalu
saham Vertiglob naik 1,3%. Lu bisa
bayangin ya. Jadi semua orang itu
menyambut dengan sukacita. Kenapa mereka
menyambut? Kenapa negara-negara terluk
itu di balik lubuk hatinya yang paling
dalam menyukai serangan ini? Karena
harga minyak berada di titik terendah,
Guys. Guys, lu tahu enggak? Hari ini
harga minyak itu 63, Guys. Jadi di bawah
70lar. Padahal 3 tahun yang lalu harga
minyak dunia itu lebih dari 120. Gila,
lu bisa bayangin drop 50% lebih.
Akibatnya raja-raja Arab itu enggak bisa
beli 1000 Rollroyce, Magic Wibiniu
warnanya. Setiap warna harus ada. Mereka
harus hidup susah, Guys. Tadinya naik
Rollroy, sekarang mereka harus naik
pesawat jet. Kalau ke mana-mana kan
kasihan raja-raja Arab ini. Akibatnya
ketika harga minyak berada di titik
terendah ini ya, mau enggak mau ya
mereka harus melakukan segala cara
supaya mereka bisa kembali cuan. Ingat
ya, perang is cuan, cuan, dan cuan. Nah,
menurut kalian gimana, Guys, dari
serangkaian kisah serangan Israel ke
Qatar ini? Menurut lu ini murni
kesalahannya Israel kah atau ada
perannya Amerika Serikat? Atau memang
ada pihak yang bersandiwara di sini,
termasuk raja-raja Arab itu sendiri. Kok
bisa-bisanya mereka enggak tahu ada
pesawat dan banyak yang lewat 12 pesawat
yang lewat di langit Jordan. 12 pesawat
yang lewat di langit Arab Saudi. Kok
mereka bisa enggak tahu ya? Apakah pada
saat itu terjadi kebutaan massal di Arab
Saudi terjadi fenomena mukjizat di sana?
Tiba-tiba orang tuli serentak atau buta
serentak. Itu memang fenomena yang
sangat unik. Tapi kan kalau lu udah
pernah nonton video kita tentang Raja
Jordania khususnya, lu pasti udah tahu
dong sebetulnya ujungnya ke mana ini.
So, gimana, Guys? Lu setuju enggak kalau
kita bikin part dunya ya tentang
sebetulnya ya sandiwara-sandiwara
raja-raja Timur Tengah ini seperti apa
sih dan itu menguntungkan atau merugikan
ya buat Indonesia? Karena Indonesia kan
selalu digojok-gojok buat cinta
Palestina, bela Gaza gitu kan. Padahal
di sana mereka juga yang membiayai
rakyat-rakyat Palestina itu. Sebetulnya
raja-raja Arab itu terlibat apa enggak?
Dan keuntungannya apa sih sebetulnya
kalau Indonesia itu bergabung dengan
mereka? Lu setuju enggak kalau Indonesia
bergabung dengan raja-raja Arab itu
untuk sama-sama acting pro Palestina?
Padahal di belakang layar mah pro
Israel. Atau sebetulnya kita harusnya
kayak Iran. Berani dong bilang pro
Palestinanya beneran pro Palestina. Atau
seperti China. China betul-betul 100%
pro Palestina. Betul-betul dia anti
Israel. Menurut lu kita harusnya gimana
nih, Guys? Mendekat ke China dan Iran
atau mendekat ke raja-raja Arab ini?
Menarik nih langkah apa yang bakal
diambil oleh Prabowo. So, segera
tuliskan ya pandangan kalian di kolom
komentar di bawah ini. Jangan lupa
subscribe video Benix. Salam sehat,
salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:40 UTC
Categories
Manage