File TXT tidak ditemukan.
STOP FLEXING! Purbaya Yudhi Sadewa Ingatkan GEN Z Bahaya Pay Later!
G2pXizKOzsQ • 2025-09-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, bagus banget nih, Guys. Kita baru
aja dapat kiriman video dari follower
kita dan dia kirim video tentang Menteri
Keuangan yang baru, ya, Purbaya Yudi
Sadewa yang isinya berhubungan sama
pinjol sama by now pay later dan itu
udah sering banget dibahas di channel
Benix. Nah, ini gua mau ngulangin lagi
videonya karena apa? Karena setelah gua
lihat videonya, wah ini kayaknya menarik
nih kalau kita share karena ini bisa
jadi bermanfaat buat teman-teman Genzy.
So, kalau lu merasa bahwa lu itu
termasuk Gen terus sudah Genzi miskin
lagi dan lu masih merasa pinjol tuh juru
selamat lu, lu jangan skip video ini.
Let's check this out.
Kalau enggak punya duit, enggak usah
belanja. Peter boleh untuk keadaan yang
mendesak saja, tapi kalau untuk
flexing-flexing enggak usahlah tahan
dikit. Boleh, mungkin sedikit-sedikit
tapi dikendaliin. Jangan sampai dia
terlibat utang yang berlebihan. Iya,
mungkin pertama pada waktu Anda pinjam
di seperti itu enggak kerasa. Tapi
kalau sudah semua satu saat kan enggak
bayar. Kalau sudah ramai-ramai enggak
bayar gimana? Sistem finansialnya akan
goncang. Jadi ee teman-teman generasi
muda mesti ngerti juga bahwa payat bagus
dalam keadaan tertentu kalau kepepet.
Iya.
Tapi kalau enggak perlu banget enggak
usah flexing-flexing, enggak usah
karena Anda seperti ngutang sebetulnya.
Sama aja itu ngutang.
Jadi Anda dipaksa ngutang dan terlena.
Oke, Guys. Jadi, menurut gua ini yang
di-sharing bagus banget dan itu udah
sering gua share di sini. Akhirnya ada
juga ya menteri kita yang mau ngomong
pakai bahasa manusia, bukan pakai bahasa
dewa ke rakyat publik khususnya
anak-anak muda kita yang makin ke sini
makin sering terjebak judi online lah,
pinjaman online lah, termasuk by now pay
later. Intinya apa yang mau dibilang? Lu
kalau ada duit silakan lu kalau mau
beli. Tapi lu kalau enggak ada duit ya
enggak usah beli. Enggak usah maksa diri
lu nyicil, ngutang, minjam. Enggak usah.
Kenapa? Karena ujung-ujungnya lu cuma
bakal merepotkan diri lu sendiri sih
kalau lu enggak bisa bayar itu. Apalagi
untuk beli hal-hal yang sebetulnya
enggak lu butuhkan. Lu hanya membeli
hal-hal yang lu inginkan, nafsu lu yang
lu pengin puaskan. Dan ini udah berulang
kali gua bilang bahwa orang-orang yang
sukses ya itu yang bisa menahan dirinya
dan bisa menunda self gratification.
Maksudnya apa self gratification?
Dikit-dikit sukses dikit dapat duit
sedikit langsung pengin ganti motor
baru, beli mobil baru, beli handphone
baru, memuaskan dirinya, membanjakan
dirinya. Jangan begitu. Kenapa? Karena
kalau lu ada duit, lebih baik lu tabung
hari esok. Enggak ada yang pernah tahu
apakah akan menjadi lebih baik dari hari
ini atau akan menjadi lebih berat
dibandingkan hari ini. So, ketika lu
punya duit jauh lebih baik kalau lu
pakai itu buat investasi masa depan lu.
Lu tabung kek atau lu beli saham kek.
Ada begitu banyak hal yang lu bisa
lakukan dibandingkan lu lakukan itu
untuk tindakan konsumtif membeli
barang-barang yang enggak diperlukan.
Nah, kembali ke konteks yang diceritakan
sama Purbaya di sini ya, bahwa apa ya?
Dia lagi ngomongin by now pay later. By
now, payer itu kalau anak Genj sekarang
ada pilihan selain kartu kredit. kredit
itu kan sama juga sih lu gesek transaksi
bayarannya akhir bulan. Nah, kalau buy
later itu sama juga lu cuman pakai
software lah, pakai fintech, lu beli
sekarang bayarnya kemudian hari. Nah,
kalau menurut Purbaya, Purbaya menteri
keuangan kita ini udah sangat baik loh
dia ngajarin bahwa sebaiknya lu hanya
menggunakan Binopoliter itu di
situasi-situasi tertentu. Kalau lu lagi
kepepet misalkan, eh 3 hari lagi ini
harus bayar uang kos-kosan tapi belum
ditransfer sama emak bapak lu gitu loh.
Ya, lu ambil dari buyop letter bisa
enggak? Bisa lu transaksi itu atau lu
ada kebutuhan harus beli penggaris baru.
Karena lu jurusan arsitektur lu ada
penggaris tertentu yang lu harus pakai
terbuat dari emas panjangnya 17 cent
buat bikin rumah. ya, besok udah hari
ujian, lu perlu itu, lu pakai itu. Tapi
nanti setelahnya lu dapat kiriman duit
lagi atau lu dapat duit lagi, langsung
lu lunasin lah itu. Tapi jangan pakai
itu buat beli hal-hal yang sebenarnya lu
enggak perlu. Tapi yang gua paling
setuju adalah memang betul-betul ini
harus dalam kondisi yang penting-penting
doang ya pakai bayopolet. Karena pada
intinya adalah kalau lu enggak punya
duit mendingan enggak usah belanja. Nah,
gua kaget karena yang ngomong ini waktu
itu dia posisinya LPS ya. Dia ketuanya
LPS yang intinya bisnisnya adalah bisnis
perbankan, simpan pinjam. Dia harusnya
senang tuh kalau makin banyak orang yang
minjam ke perbankan. Dan perbankan kan
bayar duit juga miliaran ke LPS, bayar
abomen kayak Netflix, subscription fee
ada namanya. Nah, tapi dia menganjurkan
kita malah kalau lu enggak punya duit ya
mendingan enggak usah belanja. Which is
menurut gua bagus karena di Indonesia
terlalu parah orang berutang dan semudah
itu orang ngutang dari pinjol kek, kartu
kredit kek, ke rentenir atau sampai byin
operator. Jadi bino P later itu
teman-teman jangan suka kejebak. Pada
intinya at the end of the day itu adalah
ngutang juga. Satu lagi nih teman-teman,
dalam kondisi apaagi sih peter itu bisa
dipakai? Ya, ya gua tahu ya, anak Genji
ini kan senang banget belanja-belanja
pakai Go Food lah atau pakai Grab Food
lah atau belanja di Tokopedia, Shopee.
Kadang-kadang mereka tuh suka kasih
promo juga. Kalau lu belanja hari ini
pakai Paylat GoPay atau Go Food atau
Grab Food, lu bisa dapat certain disun
maybe bisa sampai 50% 70%. Boleh gak itu
dipakai? Kalau seandainya lu memang mau
pakai itu dalam konteks lu memang udah
punya duitnya sebenarnya buat bayar,
tapi sekarang kalau pakai Peter lu bisa
dapat diskon, ya silakan aja lu pakai.
Tapi begitu lu transaksi toh lu memang
ada duitnya, ya langsung lunasin. Jadi
lu bisa pakai buyater supaya lu dapat
harga lebih murah itu boleh. Tapi dengan
catatan lu memang sudah ada duitnya.
Begitu lu buyat misalkan harga barang
Rp500.000 pakai buyer jadi Rp300.000
lumayan loh diskon Rp200.000. Cuman
setelah itu ya lu langsung lunasin utang
lu yang Rp300.000 itu jadi lu
benar-benar enggak kena bunga lah atau
biaya abodemen di akhir bulan nanti.
Nah, itu konteks yang menurut gua orang
pakai buopilator yang gua perbolehkan.
Tapi pada intinya sama, kalau lu enggak
punya duit ya jangan beli, jangan
transaksi. Kalau lu punya duit silakan
transaksi biar lu nikmatin diskonnya.
Simpel kan? By the way, buat teman-teman
merasa santai bahwa seolah-olah BNPL ini
enggak ada depoltor, itu salah, Bro.
Yang namanya BNPL itu sama aja kayak lu
ngutang juga. Kemarin juga ada cerita
ya, orang-orang yang kena pinjol bahkan
sampai bunuh diri bunuh anak istrinya
masih bayi aja dibunuh karena dia
ketakutan, malu, enggak bisa bayar bunga
utang, terlilit pinjol kanan kiri tutup
lubang. Itu juga bisa kejadian di by now
p later. Banyak orang merasa bisa
menghabiskan duit yang sebenarnya dia
tidak miliki di hari ini. Itu kemudian
di belakang hari dia merasa menyesal
karena ditagih sana sini. Dan
ujung-ujungnya nanti itu bisa juga
merusak credit scoring lu dan bisa
merusak masa depan lu. Kenapa bisa
merusak masa depan lu? Karena sekarang
udah banyak loh perusahaan-perusahaan
yang melakukan background checking.
Background checking-nya bukan cuma di CV
lu, tapi juga sampai ke perbankan. Lu di
blacklist enggak sama Bank Indonesia
karena suka ngutang di mana-mana tapi
enggak bayar. Hati-hati kalau terbukti
lu sering ngutang buy no payer atau
kartu kredit atau pinjol dan lu udah di
blacklist, hati-hati, Guys. Lu bisa
makin susah cari kerja. Makanya,
Teman-teman, jangan main-main, ya. Lu
merasa seolah-olah gampang aja tuh
transaksi R.000, Rp00.000, Rp00.000
lama-lama menjadi bukit tuh. Jangan
sampai kemudian lu terlilit pusing mau
bayar bunga berbunga, ujung-ujungnya
berdiri atau nipu sana sini buat bayar
hutang lu itu hati-hati. Dan satu yang
paling penting dan kita harus pelajari
dari Sadewa. Sadewo ini ITB, anak
teknik. Nah, teknik itu ada teknik
fisika, Guys. Ini penting buat lu ilhami
ya, bahwa yang namanya teknik fisika itu
ada rumus. Sama kayak jurusannya si
Purbaya nih. Hukum fisika berlaku juga
di teori by now pay ini, Guys. Kenapa
banyak orang belanja-belanja itu? Karena
kebanyakan gaya, ujung-ujungnya mati,
pusing ditagih sama dep collektor.
Padahal kalau lu ngerti yang namanya
kebanyakan gaya itu enggak bijak.
Sebagai mahasiswa jurusan teknik di ITB
ini, dia pasti tahu hukum fisika bahwa
apa? Gaya berbanding lurus dengan
tekanan. Semakin tinggi gaya lu, semakin
tinggi juga tekanan hidup lu, Guys. Jadi
hati-hati jangan sampai hidup lu kemakan
gaya. Menteri keuangan kita Purbaya ini
aja walaupun sudah menteri ya,
sebenarnya orangnya sederhana kok.
Makanya lu ngapain pakai banyak gaya?
Harus makan yang burger harganya
Rp700.000 kalau enggak enggak kenyang.
Kalau minum kopi, kopi harus harganya
Rp300.000 kalau enggak enggak keren.
Enggak begitu. Purba ini lu bayangin nih
dia ini setingkat menteri aja. Good news
guys. Kabar spesial buat kalian karena
sekolah Sambenix season 8 akan segera
dibuka dan temanya luar biasa menarik
nih. Khusus buat teman-teman investor
pemula di IASG yang bingung cara beli
saham, investasi dan bisnis apa yang
menarik. Kita akan membahas tentang
mineral berharga dengan lebih detail
lagi. So, buat kamu yang masih bingung
gimana sih cara beli saham di ASG,
gimana sih caranya profit di ISG, kamu
bisa pakai kalkulator investasi yang ada
di www.skolasahambenix.com.
Pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segala bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R9
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar. Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di www.
atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini. Purba ini lu bayangin nih dia
ini setingkat menteri aja makannya aja
di pinggir jalan makan bubur ayam. So,
buat apa lu masih kebanyakan gaya
ujung-ujungnya kena pinjol, kena
buyopilator, kena kartu kredit. So,
udahlah guys, lu Gen sebaiknya jauh
lebih bijaksana. Karena sekarang kita
sudah punya menteri kayak yang satu ini
nih yang rela turun gunung ngasih
pengetahuan yang menurut gua sangat
mendasar tapi bermanfaat loh buat
generasi muda kita yang merasa segala
sesuatu harus serba instan. Lu pengin
hari ini handphone baru enggak ada duit
bisa enggak? Bisa pakai pinjol? Bisa
pakai kartu kredit. Udah lu hindari
mentalitas itu. Belajar bertahan,
belajar resilience, belajar grinding. Lu
kalau mauat sesuatu lu tabung dulu. Lu
fight for it. Jangan merasa semua itu
serba gampang, gampang, gampang. Enggak,
enggak, enggak. Lu harus fight for it.
Kalau enggak punya cukup duit, tabung,
tabung, tabung, tabung. As simple as
that. Jangan menyusahkan hidup lu.
Apalagi kalau ujung-ujungnya sampai
nyusahin orang tua lu sendiri. Buat
teman-teman di sini, ada enggak yang
pernah jadi korban by latter? Tolong
dong segera tulis pengalaman lu di kolom
yang di bawah ini. Untung atau rugi sih
by now P Later di dalam kehidupan
kalian? segera sharing ya supaya jadi
pelajaran buat penonton-penonton Benix
yang lain. Nah, buat teman-teman di sini
juga segera share video Benix ini ke
keluarga kamu, ke rekan-rekan kamu, ke
teman-teman kamu biar makin banyak orang
yang teredukasi secara finansial.
Bagaimana sih cara menggunakan keuangan
yang bijak? Ini ilmu yang sangat baik
nih dari Menteri Keuangan kita Purbaya
Sadewa. Oke, guys. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:38 UTC
Categories
Manage