DUNIA PANIK! DOLLAR Ditinggalkan, Emas Bisa Tembus Rp5 Juta/Gram!
0vXptvte-aQ • 2025-10-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Dan sayangnya ya beda dengan krypto.
Crypto lu bisa produksi unlimited. Tutup
mata, pencet tombol enter, produksi,
keluar koin jutaan koin, miliaran koin,
sampah.
Guys, ngeri banget nih, Guys. Ramalan
Benix menjadi kenyataan. Lu tahu enggak
sih dulu gua pernah diundang sama salah
satu media nasional dan di wawancara itu
gua bilang, "Lu dibandingkan beli dolar
hari ini, mendingan lu pegang emas."
Alasannya kenapa? Spesifik gua bilang di
situ karena emas bentar lagi harganya
bakal jadi Rp3 juta per gram. Dan gua
bilang dalam 3 tahun emas bakal jadi Rp3
juta per gram. Faktanya hari ini harga
emas udah 2,3 juta per gram. Dan ini
artinya ramalan Benix akan segera
menjadi kenyataan. Jadi di sini gua
menyesal karena gua ternyata terlalu
pesimis, Guys. Kenapa terlalu pesemis?
Karena sebetulnya harga emas itu bakal
lebih tinggi daripada Rp3 juta per gr.
Lu pengin tahu alasannya kenapa? Dan
kenapa lu harus tonton video ini? Lu
jangan skip videonya karena ini
berhubungan banget dengan isi dompet El
dengan masa depan investasi kamu di
IHSG. Makanya jangan skip video ini.
Let's check di.
Jadi ya buat teman-teman yang belum
nonton, lu harus segera nonton videonya
Benix di liputan 6. Di situ gua bilang
bahwa sebetulnya ada beberapa media lah.
Gua udah ngobrol dari tahun lalu soal
harga emas akan segera menjadi Rp3 juta
per gram dalam waktu 3 tahun. Dan ketika
gua bikin ramalan itu, itu gua
betul-betul mengkalkulasi bahwa itu
fakta yang akan segera menjadi
kenyataan. Tapi hari ini gua terpaksa
harus minta maaf sama kalian, guys. Tapi
sebelumnya lu cek dulu dong videonya.
Apa sih isi interview Benix itu. Nah,
kalau buat orang-orang yang awam beli
emas. Gua sih pengen nyaranin dolar ya,
tapi betul-betul enggak nasionalis. Gua
berarti mempercepat kehancuran negara
kita ya. Artinya gua buka karpet merah
nih buat George Soros and the Geng ya.
Jadi, Teman-teman, gua harus bikin
pernyataan nih, ya. Gua harus
klarifikasi terkait ramalan gua yang 3
juta per gram itu sepertinya salah.
Karena di situ gua bilang 3 juta per
gram dalam waktu 3 tahun. Sepertinya
yang benar adalah 5 juta per gram dalam
waktu 3 tahun, Guys. Dan ini ada empat
alasan loh kenapa ini akan menjadi
kenyataan. Alasan pertama itu
hubungannya sama dolarisasi. Ini ada
hubungannya dengan perang antara Ukraina
sama Rusia. Jadi teman-teman tahu ya apa
yang terjadi sebelum terjadi perang
antara Barat sama Rusia. Barat Eropa itu
senang banget impor gas energi dari
Rusia. Bahkan kalau lu tinggal di
Jerman, nyalain AC rumah lu, nonton TV,
ada 80% kemungkinan listrik rumah lu itu
dari Rusia. Kalau lu mandi, air lu
panas. Kenapa airnya bisa panas? Kalau
masak kompornya panas karena gasnya juga
dari Rusia. Jadi, lu bisa bayangkan
negara terbesar paling berkuasa di
Eropa, Jerman, nyawanya, energinya ada
di Rusia. Nah, ini akibatnya apa?
Namanya juga sekutu ya. Setiap transaksi
gas, jual beli gas Eropa itu banyak
banget belanja energi ke Rusia. Gas,
minyak bumi, dan macam-macamlah. Mereka
beli dari gasprom lah. Itu kayak
Pertaminanya Indonesia. Nah, di situ
mereka belanja tentu ya mereka bayar
bukan pakai cendol, mereka juga bayar
enggak pakai rupiah. Ketika Jerman,
Polandia, Spain, Ital belanja ke Rusia,
mereka juga belanjaranya enggak pakai
rubel, tapi pakai dolar. Akibatnya apa?
Cadangan dolar Rusia itu banyak banget.
Wah, melimpah deh visanya karena memang
mereka memproduksi oil and gas itu
sangat banyak dan biayanya murah
dibanding misalkan Jerman harus bangun
pembangkit nuklir atau tenaga angin atau
mikrohidro itu mahalah investasinya.
Tapi kalau gas dari Rusia gampang
tinggal tarik pipa. Sayangnya ya tarik
pipa dari Ukraina kena bom juga jadi
putus juga pipanya. Tapi bukan itu yang
mau gua bilang. Yang gua mau bilang
adalah ketika cadangan dolarnya Rusia
melimpah ruah apa yang terjadi? Ya tentu
dia pengin dapat bunga dong terhadap
dolarnya itu. Kalau mau dapat bunga dia
tabungnya tentu bukan di Rusia dong, dia
tabung di negara barat. Jadi duit
dolarnya, devisanya Rusia itu banyak
disimpan di bank Swiss, di bank di
Jerman, di Prancis, bahkan di London dan
Amerika. saking banyaknya duit negara
Rusia ini. Tapi enggak ada yang tahu di
kemudian hari setelah Angela Merkel
jatuh, tadinya dia adalah orang nomor
satu ya di Jerman, penggantinya
ternyata sangat anti Rusia. Merkel itu
orang yang sangat pro Rusia diganti oleh
orang ya sekarang Olaf tuh kemarin
sempat viral si Olaf juga karena dia
sangat anti Rusia. Kenapa bisa begitu?
Ya, karena mereka merasa enggak bijak
kalau nyawanya Jerman bergantung pada
satu negara. Jadi, Olaf berpikir penting
nih diversifikasi. Kebetulan pecah
perang dengan Ukraina dan dianggap oleh
Jerman dan sekutunya bahwa Ukraina ini
adalah saudara kita. Dari sisi pandang
Rusia, enggak. Ukraina itu saudara kita.
Karena gua punya teman baik di Ukraina,
bahasa hari-harinya itu pakai bahasa
Rusia, Guys. So, jadi ada dua negara
atau dua pihak di sini yang saling
berebut pengaruh di Ukraina. Tapi alasan
utamanya sebetulnya kalau dari sudut
pandang Rusia adalah karena NATO mau
buka cabang. Lu kira cuma Miku yang
boleh buka cabang di Bogor sama di
Sukabumi. Enggak. NATO juga pengin buka
cabang, Guys. Dia buka cabang di
Ukraina. Kebetulan Ukraina ini
berseberangan darat sama Rusia. Tentu
Rusia belingsatan. Banyak orang-orang
yang argumentasinya begini, "Terus
kenapa harus nyerang Ukraina?" Enggak
boleh dong. Masa Rusia nyerang Ukraina
cuma gara-gara NATO buka cabang, buka
pangkalan militer maksudnya di situ.
Gini, argumentasinya enggak valid kalau
lu bilang enggak berhak atau aneh gini
loh. Lu harus bayangkan situasi itu
terjadi di Amerika Serikat. Amerika
Serikat berbatasan dengan di utara darat
sama Kanada. di selatan berbatasan darat
sama Mexico. Lu bayangin nih tiba-tiba
gujuk-ujuk Cina buka pangkalan militer
di Kanada. Gua yakin Amerika Serikat
ngebom Kanada pasti dibom. Faktanya ada
enggak? Ada. Dulu Uni Soviet pernah buka
cabang juga di Kuba. Itu pulau di
seberangnya Miami. Ingat loh, bukan
berbatasan darat loh sama Amerika
Serikat. Kuba itu dipisahkan laut. Kayak
Sumatera sama Jawa ada laut tuh. Apa
yang terjadi ketika Uni Soviet buka
cabang di Kuba? Tentu langsung Kuba
dikasih hadiah bom, rudal, misil, kapal
induk sampai agensi AE perang-perangan
di Kuba karena dia buka cabang di
perbatasan negara adik kuasa. Nah,
konteks yang sama juga terjadi di Rusia
lah. Kok tiba-tiba ada kekuatan asing
buka cabang di Ukraina. Ya, lu harus
curiga atau tiba-tiba ada pangkalan
militer Amerika Serikat di Pulau
Kalimantan, di Malaysia misalkan.
Indonesia ya harus curiga. Tentu dong
normal dong ya. Itulah kemudian yang
terjadi perang di Ukraina sampai hari
ini masih berlanjut perangnya dan
tentunya sekutu itu cari cara gimana
caranya bisa boikot si Rusia ini. Ya
sial-sial banget nih si Rusia ini.
Ternyata dia lupa ya karena saking
banyak duitnya. Duit dia ada yang dia
tabung di London, di New York, di Swiss,
di Prancis. Dan kemudian NATO berpikir,
eh dia kan udah jadi musuh kita
sekarang. Gimana kalau duitnya kita sita
aja? Wah, blingsatan lah Rusia. Karena
duitnya sekarang dia stop, dia gak bisa
tarik tuh aset-aset dia yang ada di luar
negeri. Nah, di sini orang pun jadi
merasa, "Eh, bahaya juga ya kita pegang
dolar." Karena kalau lu pakai logika
yang sama, yang bikin dolar itu siapa?
Amerika Serikat yang cetak. Amerika
Serikat punya kekuasaan enggak sih?
Bilang, eh dolar yang nomor serinya
AE730
sampai AE7507
palsu. Dinyatakan tidak sah. Boleh
enggak? Boleh. Dia yang nyetak, dia yang
punya mesin printer, dia yang berkuasa
menyatakan mata uang itu sah atau tidak
sah. Sama aja kayak Bank Indonesia, dia
bisa bilang mata uang yang asli apa yang
tidak asli punya kekuasaan. Begitu pun
dolar Amerika Serikat dengan Amerika.
So, apa yang terjadi kemudian hari?
Rusia merasa rugi. Dia punya cadangan
dolar begitu banyak, sekarang jadi
sampah. Tinggal dibakar, masak, singkong
karena enggak ada nilainya lagi duit dia
di luar negeri. Nah, ini menyebabkan
ketakutan, Guys. Lu bayangkan negara di
kuasa aja bisa diperkosa hak-haknya sama
Amerika Serikat. Terus kalau Cina pegang
dolar itu resiko atau tidak? Kan mulai
berpikir orang Brazil, India, semua
orang berdagang pakai dolar. Sehingga
akibatnya apa? Mereka bersepakat
mengadakan yang namanya the dollarisasi.
Lahirlah bricks, kekuatan baru, kita
bikin local settlement, perdagangan
antar kita pakai mata uang kita aja ya.
Oh, ini ancaman buat dolar. Nah, apa
hubungannya sama emas? Sejarah
menyatakan ketika terjadi perubahan
rezim, bukan cuma kepemimpinan rejim
zaman dulu yang berkuasa British pound
sterling. Kerajaan Inggris kemudian
jatuh diganti kekuasaannya sama kekuatan
Amerika Serikat. Dunia pakai dolar. Tapi
jauh sebelum era British Monsterling,
dunia itu banyak pakai mata uang. Hai,
gua Benix, the CEO of Benix Investor
Group. Dengan lu bergabung bersama Benix
Investor Group, lu bakal dapat ilmu
investasi saham selama 1 tahun penuh.
Dan bukan cuman itu, lu bakalan dapat
strategi rahasia cuannya Benix ratusan
bahkan ribuan persen cuma dari saham.
Di Benix Investor Group, lu bakal dapat
begitu banyak pelajaran investasi selama
1 tahun ke depan, Guys. Mulai dari
sharing saham yang bagus bareng Benix
setiap bulannya. Kita juga bakal update
portofolio Benix dan kita juga akan
membedah laporan keuangan setiap
bulannya. Yang paling seru, kita juga
bakal mengunjungi nih emiten-emiten yang
ada di ISG supaya lu bisa ngecek
langsung ini saham perusahaan bagus,
perusahaan bodong atau perusahaan
sampah.
Kalau gua sih jelas gua enggak mau beli
saham-saham perusahaan sampah. Nah,
kalau lu gimana lu udah yakin portofolio
saham lu udah bersih dari saham-saham
perusahaan sampah ini. Kalau belum,
mendingan lu segera sapu bersih deh
kayak siem ini.
Tahun lalu gua dan teman-teman di
komunitas Sambenix saja udah cuan
ratusan pers nih, Guys. Ini dari saham
ANJT. Bisnisnya simpel banget, cuma
jualan minyak goreng kelapa sawit. Lu
juga pakai di rumah lu, ya enggak?
Iya, Pak. Ini juga pakai.
Eh, stop, stop, stop, stop. Ini mah
saman, bahaya, Guys. Kolesterolnya
tinggi. Lu masih suka buang-buang duit,
beli saham gorengan hasil rekomendasi
grup saham bodong di sebelah yang
hobinya jualan candlestick. Goblok,
berhenti, Bro. Itu sih bukan investasi,
itu juri.
Dan kalau lu masih belum join sekarang
juga, Guys, lu itu udah rugi banget.
Soalnya tahun ini aja kita udah cuan 50%
lebih loh dari saham parkiran mobil yang
namanya IPCC.
Jadi buat apagi L ragu bergabung di
komunitas saham Benix Investor Group.
Soalnya guys, tahun ini aja kita udah
punya list saham-saham yang berpotensi
memperkaya kita semua. So tunggu apaagi
guys? Kalau lu mau cuan, segera
daftarkan dirimu di komunitas saham
Benix Investor Group sekarang juga.
[Musik]
Dunia itu banyak pakai mata uang
Prancis. Sebelum Prancis, kita juga
banyak pakai mata uang Belanda. Jadi
kayak golden termasuk di Indonesia pun
pakai golden. Banyak negara-negara di
dunia pun pakai golden di era
kejayaannya Belanda. Nah, perjalanan
inilah kemudian hari membawa kita ke
ujung hidup Amerika Serikat yang
kemungkinan kalau Amerika Serikat hancur
begitupun US dollar. Jadi, buat
teman-teman ini akan berpengaruh
terhadap emas karena mulai banyak
negara-negara yang takut. Heh, kalau gua
nanti besok berantem sama Eropa atau gua
berantem sama Amerika Serikat, bisa
enggak ya dolar gua diblokade sama
mereka, diboikot sama mereka? Bisa.
Akibatnya apa? Zaman dulu Cina itu
senang banget pegang dolar. Tapi hari
ini apa yang dilakukan Cina? Dia
diversifikasi aset, dia belanja emas dan
nilainya itu ribuan ton. Ya, data resmi
aja mereka di tahun 2024 itu belanja
lebih dari 2.000 ton. itu data resmi.
Tapi data CIA Cina itu beli di atas
5.000 ton setiap tahun mereka udah
mendem itu. Kenapa? Mereka sudah
persiapan kalau terjadi konflik global,
hmm lu enggak bisa ngunci gua karena gua
menyawa gua bukan di US dollar. Nyawa
gua ada di emas. So, teman-teman
bayangkan ketika lu belanja emas, pergi
ke Antam, pergi ke Pegadaian, pergi ke
toko yang ada di pasar basah, dekat
rumah lu, ada warung-warung jual emas,
lu akan bertanya-tanya dalam 3 tahun ke
depan ramalan Benix akan segera menjadi
kenyataan 5 juta per gram. Dan lu bakal
bertanya-tanya, kok bisa naiknya segede
itu, secepat itu? Simpel. Kalau zaman
dulu hukum supply and demand, kalau
makin banyak orang yang belanja
barangnya cuma sedikit, rebutan barang
yang sama, pasti apa harga barang itu
naik. Nung ya? Jadi, contoh gua
menguasai pasar pisang nih di
Palangkaraya. Ini fakta nih. Lebih dari
50% pisang di Palangkaraya itu dari
punya kebun kita. Nah, ketika makin
banyak orang yang produksi pisang di
Palangkaraya, apa yang terjadi? Harga
pisang jatuh. Tapi kalau lebih banyak
orang yang belanja pisang dibanding
produksi pisang gua, pasti harga pisang
naik terus. Sekarang kasusnya adalah
kalau zaman dulu lu bersaing beranja
emas di pegadaian, di toko, di warung,
di Antam, saingan lu cuman tetangga lu,
saudara lu, keluarga lu. Sekarang enggak
begitu, Guys. Ketika lu belanja emas ke
toko, lu ketahuilah kompetitor lu adalah
negara. Karena negara selevel China,
Jepang, Kazakhstan, India, negara-negara
bricks mereka belanja ribuan ton setiap
tahunnya. Berlomba-lomba untuk membeli
emas. Jadi kompetitor lu, Guys.
Siap-siap lu, ya. Kompetitor lu bukan
lagi tetangga lu di Gang damai nomor
7uh. Enggak. Kompetitor lu ketika lu
beli emas adalah negara India, negara
China, negara Brazil, negara Rusia yang
sekarang sudah mulai merasa tidak ada
gunanya gua pegang kertas yang namanya
dolar karena enggak ada gunanya gua
kumpulin dolar ketika kemudian hari
dinyatakan invalid dolar gua. Enggak sah
diboikot dolar gua. Berubah dolar itu
jadi kertas sampah. Itu realitanya,
Guys. Jadi, dolarisasi dan konflik
geopolitik akan makin mempengaruhi nilai
investasi emas kamu. Nah, tinggal lu
pikir worth it enggak lu pegang emas
karena ramalan Benix pasti jadi
kenyataan. Harga emas jadi R5 juta per
gram dalam 3 tahun ke depan. Ya, posisi
hari ini di 2,3-an ya. Berarti ya lu
cuman bisa cuan 100% dalam waktu 3
tahun. Tinggal lu hitung sendiri masih
worth itu. Tidak. Terus ada lagi masalah
yang berhubungan dengan ini alasan kedua
ya. Total ada empat alasan, Guys. Yang
kedua itu berhubungan dengan status
ekonomi dunia yang makin
mengkhawatirkan. Ini di luar ketegangan
Rusia, bom-boman, Israel, Palestina, no
di luar itu. Lu tahu negara-negara di
dunia sekarang utangnya itu makin naik.
Termasuk Indonesia. Utang kita itu udah
hampir 50% dari GDP kita. Oke. Semua
negara di dunia hutangnya tambah. Lu
pasang kacamata hari ini, jangan pakai
kacamata lu. Lu pakai kacamata GP Morgan
Goldman Sex, Mary Lynch. Lu pasang
kacamata investor besar di dunia, dunia
makin tidak pasti, inflasi makin parah,
ekonomi makin tidak stabil di mana-mana.
Artinya kalau makin banyak negara cetak
uang, terjadi inflasi di mana-mana, duit
kertas lu kan makin enggak berharga,
Guys. Inflasi. Ngerti ya? Inflasi ya?
Dulu duit Rp1.000 bisa beli dua permen.
Sekarang Rp1.000 cuma dapat satu permen.
Artinya duit kertas lu makin enggak
berharga. Sekarang lu pasang posisi lu
dari sudut pandang GP Morgan. Lu, lu
Goldman Sex. Duit lu ribuan triliun. Lu
mau enggak investasikan duit lu dalam
instrumen surat utang, obligasi, atau
apapun itu dalam dolar lu itu? Lu udah
enggak berani pegang uang kertas. Enggak
bakal berani. Karena dengan adanya
inflasi di Amerika pun semakin parah
inflasi. Zaman dulu lu masih bisa pakai
duit 5 Dlar, makan burger, dapat
Coca-Cola. Hari ini enggak bisa. Lu
punya duit 10 dolar pun kagak dapat.
makan burger plus Coca-Cola gak dapat,
Guys. Inflasi udah makin parah di sana.
Sekarang bayangin kalau inflasi makin
parah, orang akan hedging, lindung nilai
supaya duit gua enggak makin berkurang,
makin berkurang. Harusnya duit gua gua
enggak pegang duit dong hari ini.
Sekarang pakai kacamata GP Morgan punya
pemikiran yang sama dengan ibu-ibu rumah
tangga yang hobi belanja burger. Apa
yang dia lakukan? Oh, kalau gitu besok
gua terima gaji, gua jangan pegang dolar
dong. Gua jangan pegang uang kertas
dong, gua jangan pegang euro dong. Besok
kalau gua terima gaji gajinya gua
pindahin ke emas. Karena fungsi emas
adalah apa? Lindung nilai, Guys.
Hedging. Di tengah ketidakpastian
global. Dan inflasi adalah hal-hal yang
pasti terjadi dan bakal makin parah. Dan
teman-teman di Indonesia, gua yakin lu
juga udah rasakan yang sama ya. Dalam 10
tahun terakhir duit lu itu makin enggak
berharga, makin enggak berharga. Lu
bayangkan itu juga yang di kacamata GP
Morgan dan Goldman Sex. Bedanya kalau lu
cuman berpikir duit R10 juta, R juta,
Goldman Sax berpikir duit ribuan
triliun. Kalau gua pegang dalam bentuk
uang kertas makin enggak bernilai. So,
apa yang mereka lakukan? Mereka hedging,
belanja emas. Dan lu bayangkan kalau
semua perusahaan investasi di seluruh
dunia berpikir yang sama, berarti
kompetitor lu di toko emas langganan lu
bukan lagi cuma Bank of China atau Bank
India. Enggak, Guys. Tambah lagi lawan
lu. Goldman Sex, GP Morgan, Mary Lynch,
dan kawan-kawan. Jadi ini alasan kedua
dan pasti akan mempercepat harga R5 juta
per gram. Nah, alasan ketiga, Guys, ini
ada hubungannya dengan produksi emas di
dunia. Jadi, kita udah tracking, ya,
produksi emas di dunia itu bukan makin
hari makin tambah. Enggak. Produksi emas
di dunia makin hari makin berkurang.
Yang lebih parah lagi ya, penggunaannya
malah bertambah. Karena kalau lu pakai
laptop, lu pakai handphone, lu pakai
mobil listrik, lu pakai turbin, semua
barang elektronik di dunia ini mayoritas
bahkan kamera yang dipakai buat merekam
ini itu ada emasnya. Jadi emas itu bukan
cuma dipakai buat perhiasan, enggak.
Faktanya semua elektronik itu pasti ada
kandungan emasnya. Dan sayangnya ya beda
dengan kripto lu bisa produksi
unlimited, tutup mata, pencet tombol
enter, produksi, keluar koin jutaan,
koin, miliaran koin, sampah. Tapi emas
enggak begitu. Emas itu limited,
terbatas, tapi penggunanya banyak. Lu
bayangkan hukum supply and demen
lagi-lagi berlaku. Suplain-nya makin
lama makin sedikit. Demand-nya makin
lama makin besar. Karena di mana-mana
seluruh dunia orang kawin pasti kasih
mas kawin, bukan kasih unta. Kayaknya
enggak ada ya ngasih unta ya? Enggak
kasihnya mas kawin kecuali lu tinggal di
Papua lu ngasih babi, Guys. 7uh ekor.
Tapi kan mayoritas orang ngasihnya emas.
Jadi sampai kapanp ini bakal kepakai.
Sayangnya produksinya makin berkurang
padahal penggunaannya makin meningkat.
Lagi-lagi ya akibatnya harga emas bakal
makin mahal. So, teman-teman sebelum gua
akhiri ini menurut lu alasan keempat
apa? Kenapa lu yakin ya ramalan Benix
pasti jadi kenyataan? Gua udah merevisi
nih tadinya Rp3 juta per gram, ternyata
ya gua terlalu baik hati ya, ternyata ya
terlalu cepat tercapai nih. Gua jadi
enggak enak nih. Karena realitanya
sekarang jadi R5 juta per gram. Ingat,
Guys. 5 juta per gram dalam waktu 3
tahun. Menurut lu itu bakal jadi
kenyataan apa enggak? Dan alasan keempat
apa ya yang membuat lu yakin ramalan
Benix akan segera tercapai. Emas akan
melebihi 3 juta per gram bahkan sampai 5
juta per gr. Dan dan menurut lu
Indonesia harusnya lakukan yang sama
enggak ya? dengan memperbanyak cadangan
emas kita untuk persiapan menghadapi
konflik global dibanding kita nyimpan US
dollar entar kita dikerjain nih kayak
Vladimir Putin. Gimana guys menurut lu?
Oke guys, semoga video ini bermanfaat.
Ditunggu ya pandangan kalian terkait
situasi emas dunia sekarang ini. Segera
tuliskan pandangan kalian di kolom
komentar di bawah ini. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:27 UTC
Categories
Manage