PURBAYA VS. LUHUT! MBG BRINGS 756 TRILLION TO THE INDONESIAN ECONOMY? BUT WHY IS MBG'S 70 TRILLIO...
jfQ8dPeQ52w • 2025-10-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Guys, kacau banget nih. Ada pejabat setingkat menteri ini punya dana ratusan triliun ni anggaran negara dikasih sama dia. Dia gak bisa eksekusi programnya. Eh, malah dibilang sebagai patriot. Kok bisa? Dan yang yang kasih sematan title terhormat patriot itu adalah presiden kita, Presiden Prabowo sendiri. Ini blunder apa gimana ya? Kok ada lembaga setikat menteri yang enggak bisa menjalankan program anggarannya ini dibalikin malah dipuji-puji sebagai seorang patriot. Ya, gua lagi ngomongin nih orangnya MBG nih. Kok bisa sih? Padahal ini artinya kan kinerjayanya gak maksimal ya. Harusnya kan ini bukan prestasi dong. Tapi kok kenapa malah dipuji-buji? Jangan-jangan ini memang fatal nih blunder Prabowo nih. Aduh sebel banget gua. Karena lu pasti udah tahu dong posisi gua terkait MBG seperti apa, Guys. Makanya kalau lu penasaran ya blunder apa sih yang dibikin sama Prabowo? Udah jangan skip video ini, Guys. Let's check this out. Jadi, sebelum kita ngomong prahara ya soal puji-pujian Prabowo terhadap MBG, pemimpinnya itu dibilang hebat, patriot segala macam lah. Padahal duitnya enggak berhasil dia pakai, anggarannya enggak terpakai. Kita bahas dulu soal Purbaya. Purbaya itu sempat ada konflik nih, sempat bikin kehebohan karena dia sempat bilang dia mau ambil anggarannya MBG, mau dia tarik, Guys. Gara-gara apa? Ya, kalau memang lu enggak bisa jalanin program, ya udahlah duitnya ngapain ditaruh di tempat lu? Sayang banget. Mendingan kita bangun tempat yang lain, kasih ke kementerian yang lain. Mungkin bisa jadi bangun sekolah, bangun jembatan, mungkin bisa buat program internet gratis. Internet cepat, mudah, gratis lagi. Kenapa enggak? Lu setuju enggak sih? Gua sih senang sama Purbaya. Kenapa? Karena itu artinya kalau dia punya nyali nih, ambil duit MBG, berarti memang Purbaya orangnya konsisten. Kenapa? Karena bukan cuma badan MBG doang nih yang dicabut nih dananya ya. Lu lihat di layar kaca nih. Purba itu bahkan sempat marahin nih tarik duit FLPP. FLPP ini kredit rumah loh, rumah yang murah R juta rumah itu ya. Kalau enggak kepakai dia mau cabut tuh duitnya tarik aja taruh tempat lain. Woi, hebat nih Kementerian Perumahan nih. Dakdik Duker nih. Terus ada lagi Purubaya komplain duit pemerintah nganggur di Bank Indonesia. Apa yang dilakukan Purbaya? Tarik juga buat dibagikan ke rakyat. Distribusi supaya duit berputar di bawah konsisten. Maafkan uang PDA nih pemerintah daerah banyak yang nganggur malah ditabung di bank. W bisa jadi nanti ditarik lagi nih. Jadi di sini gua lihat ada konsistensi nih seorang purbaya dan dia gak takut karena apa? Lu MBG ini bosnya jenderal-jenderal, Guys. Gila nih di sini gua syok nih. Makanya lu jangan heran ketika Purbaya bikin komentar begitu langsung datang nih ketua Dewan Ekonomi Nasional mantan jenderal juga. Dan dia bilang Menteri Keuangan enggak perlu nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap karena timnya dia sudah memastikan nih bahwa penyerapannya kelihatan sangat membaik. sehingga menteri kehan enggak perlu lagi nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap. Itu pernyataannya. Gila, cepat banget nih langsung diserbu nih Menteri Keuangan kita. Nah, dan ketika dia lakukan itu dan ketika dia diserang, gua langsung berpikir, "Ah, wah ini pasti Purbaya menciut lah si Purbaya sipil nih." Apalagi kalau lihat ya yang naikin karirnya si Purbaya ya, salah satunya ya opung karena dia dulu bekerja di Kementerian Maritim dan orang banyak yang menganggap si Purba ini orang dekatnya opung. Makanya gua langsung berpikir, "Ah, udah selesai nih barang pasti mundur nih Purbaya nih." Ternyata tidak, hanya dalam hitungan 2 hari Purbaya maju, tidak gentar. Dia bilang dia bakal tetap tarik dana MBG kalau penyerapannya enggak maksimal, Guys. Ini udah sahi nih. Jadi, meskipun ada jenderal yang kebetulan mantan menteri juga dan juga kemudian menjadi ketua Dewan Ekonomi Nasional minta anggaran MBG enggak ditarik, ternyata ya Purbaya tetap konsisten karena dia pengin lakukan ini buat kebaikan rakyat semua, ya. Jadi dia pengin lihat kinerja kita, duit rakyat itu dipakai maksimal nih untuk pemerintahan yang baik. Hebat sih dia enggak takut sama siapapun. Dan ini jadi clear sekarang dengan keluarnya berita bahwa si Prabowo muji-muji ketua MBG siapa sih Badan Gizi Nasional ya? Dia bilang apa? Patriot. Kenapa dia bilang patriot? Karena sepanjang sejarah guys ya lu tahulah pemerintah daerah, pemerintah kota, provinsi, kementerian itu ketika masuk akhir tahun apa yang terjadi? Anggaran dihabiskan bikin meeting-meeting enggak berguna. seminar, workshop apa segala macam buat bakar duit aja biar kelihatannya serapan anggarannya bagus. Padahal efisiensinya, efektivitasnya dipertanyakan, diragukan. Tapi kenapa dibilang patriot? Ya dibanding duitnya hilang enggak jelas, dipakai enggak jelas, apa yang dilakukan oleh ketua BGN? Dibalikin duitnya ke negara. Nah, dalam bentuk anggarannya lah. Di sini yang diapresiasi, Wi, yang ada zaman dulu mah orang mah sibuk aja habisin anggaran korupsi sana sini. Ini sepanjang sejarah baru pertama kali ada orang yang duitnya enggak kepakai dibalikin. Salut gua. Di sini memang ada faktor gua respect, tapi gua juga ada kecewanya, Guys. Kenapa gua kecewa? Karena lu udah tahu ya posisi Benix terhadap MBG itu apa. Gua ini sangat mendukung, simpel lah. Kok bisa? Padahal kan lu lihat ya, banyak tuh berita bakal sampai masuk reuters nih internasional nih. Lebih dari 9.000 siswa di Indonesia dapat keracunan makanan gara-gara program MBG. Lalu ada lagi di detik senyawa nitrit disebut jadi biang kerok 1300-an siswa di Bandung Barat keracunan MBG. Lalu ada CNN, ada 3.000 menu MBG di Bangkalan Madura diduga basi. Lalu ada Jakarta Glob KPK katanya mempertanyakan, sepertinya ada hal yang tidak wajar dalam program makanan gratis nih. Nilainya 4 miliar dolar. Nah, bukan cuman itu, Guys. Prahara terkait makanan beracun gratis. Banyak juga yang mempertanyakan kenapa yang pemilik makanan dapur-dapur MBG ini dimiliki oleh banyak pejabat publik. ada anggota DPR lah, anggota partailah, politikus lah, jenderal lah, pensiunan io lah, banyaklah yang mereka ternyata punya kepentingan di program MBG ini. Kok bisa ya, Guys, dengan begitu banyaknya prahara yang ada, Benix kok masih tetap mendukung MBG? Bahkan kalau lu lihat ya interview BENX di begitu banyak channel lah, media dalam dan luar negeri ya, gua bilang posisi gua, gua itu sangat mendukung MBG. Bahkan kalau gua jadi pejabat bupati, gua mau jadi walikota kayak Pak Lurah sekalipun atau jadi menteri atau jadi presiden sekalipun, gua pasti akan lakukan program yang sama seperti MBG ini. Kenapa? Karena ternyata dampaknya MBG itu begitu besar buat negara ini. Gua berulang kali bilang ya, gua pernah ke sebuah daerah lah terpencil di Sumatera yang gua lihat itu ibu-ibu makan satu pahotong paha ayam itu dibagi empat orang, Guys. Buat ibunya sama tiga anaknya. Loh, ngeri banget loh kemiskinan di luar Jakarta ini loh. Begitu banyak orang enggak sanggup makan. Dan gua udah bilang gua begitu sedihnya, mirisnya ya sampai beberapa kali ya gua lihat ya banyak orang itu yang makan cuma sehari sekali. Ini fakta. Nah, lu bayangin ya gimana ceritanya negara kita bisa menang bertanding lawan Jepang, Korea, China, Amerika. Kalau masih banyak orang Indonesia yang stunting, kurang gizi dari kecilnya. Terus masa depan negara kita 10 tahun lagi, 20 tahun lagi akan seperti apa? Kalau para pewaris kita, orang-orang stunting ini dari lahir udah kalah kita loh. Ini ngeri loh. Makanya gua bilang kalau kita mau menang ya zaman dulu aja jujur-jujuran aja. Orang Jepang kan dibilang orang cebol. kontet orang Korea juga begitu. Tapi faktanya hari ini mereka jadi negara maju. Tinggi badan orang Jepang dan orang Korea sekarang rata-rata udah di atas 170 centti, Guys. Udah habis itu stunting. Dan buktinya apa? Ya, negaranya jadi negara kaya raya. Ya, kita mau enggak mau katanya Indonesia pengin lepas tuh dari jebakan negara-negara miskin, negara berkembang atau negara middle income terpap atau whatever ya akan bisa kalau generasi muda kita kurang gizi. Makanya menurut gua ini penting. Nah, di luar itu juga aspek ekonominya juga, Teman-teman. Tahu enggak sih salah satu hal yang gua apresiasi dari MBG ini apa? Makanan yang dipakai adalah makanan yang fresh, bukan makanan ultra prosess food. Padahal ya kalau urusannya soal perkara orang keracunan segala macam, gua setuju sih itu harus diberantas. Kalau perlu dipidana lah karena itu indikasinya bahkan bisa jadi percobaan pembunuhan loh ya. Gua setuju itu berantas. Tapi kalau lu bayangkan ya esensinya, kenapa makanannya ber harus fresh? Kalau lu pengin masalah keracunan dihilangkan, gampang aja. Bikin aja makanannya. Makanan proses food, tepung-tepungan dikirimkan. Bahkan makanan bayi aja sekarang banyak. Lu bisa per tuh di toko-toko April, Maret dan sebagai macam. Buat apa? Supaya pasti aman. Karena pakai pengawet dikeringkan, bubur kering tinggal dikasih air hanget. Bergizi. Iya. Tidak basi. Iya, orang bisa tahan sampai 2 tahun. Cuman apa itu yang lu mau bikin buat anak-anak bangsa kita? Kan enggak. Tapi ternyata ada esensi penting loh. Kenapa makanan ini harus fresh, Guys? Ini penting. Lu harus segera sebarin video ini. Kenapa? Ingat loh, ada poinnya ketika makanan itu fresh, lu harus makan ikannya fresh, ayamnya fresh, nasinya fresh, sayurnya fresh. Ini barang-barang yang enggak mungkin lu impor. Lu bayangin MBG ada menu telur. Apa bisa telurnya telur impor? Enggak mungkin. Enggak masuk harganya. atau ikannya impor, ayamnya impor enggak bisa, pasti harus fresh, harus beli di pasar lokal, di sana, di pulau itu. Dan ini akibatnya apa? Menghidupkan UMKM lokal. MBG tadinya kalau faktor gua sih faktor lebih ke sosial ya, masa depan bangsa supaya otak anak-anak kita tumbuh kembang baik. Tapi ternyata setelah gua evaluasi lagi, MBG ini bisa membangkitkan ekonomi lokal, UMKM lokal. Karena apa? ya dia vendor-vendornya harus vendor-vendor barang-barang fresh dari pasar di kota itu, di kabupaten itu, di kecamatan itu, di provinsi itu. Jadi nilai UMKM-nya gede. Nanti gua kasih hitungannya. Jadi bayangkan gini, satu dapur ya SPPG itu bisa belanja ke minimal 15 UMKM. Karena kalau lu dapur MBG wajib kasih makanan yang ada buahnya, sayurnya, proteinnya, susunya itu udah wajiblah. Jadi minimal ya satu SPPG. SPPG ini apa ya? satuan pengisian makanan bergizi gratis atau apalah kayak dapurnya, kitchennya lah. Satu dapur itu bakal belanja ke 15 UMKM, Guys. Kalau ya hari ini ada 11.592 kitchen dapur 11.592 kitchen lu kali 15 UMKM aja vendor-vendornya berarti ada 175.380 UMKM yang hidup nih gara-gara MBG. Jadi di sini lu bisa lihat ya kalau seandainya benar-benar dijalanin dengan baik nih dananya enggak dibalikin ni sama BGN. Gua sebel banget nih sama BGN nih. Bukannya jalan kerja yang benar, lu malah pulangin duit. Gua sih enggak setuju karena kita berharap putaran ekonominya itu tambah hidup, bukan duitnya ditabung lagi di Bank Indonesia. Ya, anyway, lu bayangin kalau 30.000 SPPG aja eh 30.000 kitchen yang hidup dikali 15 UMKM, artinya ada 450.000 R UMKM yang bakal dapat limpahan ekonomi karena mereka belanja ke warung itu, ke toko sayur dia, ke toko ayam dia, ke toko nasi beras dia. Udah pasti menguntungkan buat petani, penjual pupuk, penjual makan ternak, karyawan-karyawan kandang ayam. Itu kan hidup semua tuh UMKM itu. Nah, bayangin kalau ini dilakukan dip.000 kitchen. Kita buka nih SPPG seluruh Indonesia ada Rp100.000. Jangan R30.000 lah terlalu lemah banget target lu. 100.000 kitchen yang kita buka. Artinya akan ada sebentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya, portofolio kamu lagi kebakaran, merah merona, semuanya turun anjlok, bahkan saham-saham perbankan besar di Indonesia semuanya masuk ke jurang. Loh, kok bisa ya? Nah, ini semua udah pernah kita bahas di Benix Investor Group, komunitas saham terbesar yang ada di Indonesia. So, tunggu apalagi, Guys. Segera bergabung di Benix Investor Group karena cuman di sini, ya. kita bisa berdiskusi langsung secara live baik online maupun offline termasuk kita sering melakukan kunjungan site visit loh ke perusahaan-perusahaan ke pabrik-pabrik emiten-emiten yang ada di Indonesia. Dan kamu di sini juga bisa langsung tanya jawab secara langsung live sama direktur perusahaannya. Kapan lagi ada peluang kayak begini? Yuk, langsung aja daftar di Benix Investor Group melalui website yang ada di bawah ini www.benix.id ID atau segera kontak WhatsApp kita yang ada di bawah ini. Oke, guys. Kita tunggu ya di Benix Investor Group karena makin seru nih dunia investasi yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Apa sih saham yang menarik selanjutnya buat kita bahas. Sampai ketemu di Benix Investor Group. 100.000 000 kitchen yang kita buka. Artinya akan ada 1,5 juta UMKM yang hidup dari sini loh. 1,5 juta PT, CV, koperasi, yayasan, apapun itu yang bakal hidup karena peredaran duitnya. Duit dari mana, Pak? Duit dari yang kedua. Duit yang kedua perputaran ekonomi karena ada MBG. Jadi, lu tahu ya, lihat di layar kaca, rata-rata satu kitchen itu melayani 3.000 jiwa, 3.000 anak-anak sekolah. Kalau anggaran MBG per porsi makanan itu Rp10.000 per anak. Artinya kan Rp10.000 dikali R.000 jiwa itu artinya ada Rp30 juta peredaran ekonomi di satu porsi itu. Di satu kitet R30 juta. Sekarang bayangin per hari ini aja udah 11.592 kitchen SPPG. Jadi 11.592 * R juta itu hasilnya Rp347 miliar setiap hari peredarannya. Bayangkan kalau 1 tahun berarti sekitar 87 triliun peredaran duitnya kan gila ini. Nah, kalau kita punya target yang lebih gede lagi 30.000 SPPG 30.000 dapur dikali R juta per dapur edaran hariannya itu R00 miliar guys. Lu bayangin duit berputar 900 miliar loh di ekonomi terbawah kita. Dapur-dapur kecil, pasar tradisional, UMKM, tukang masak, katering sampai peternak ayam. Edaran duitnya R00 miliar per hari. Kalau kita setahunkan itu nilainya 226 triliun, Guys. Ini duit yang gede. Dan kalau lu lebih optimis lagi seperti Benis, gua harapan gua ya ada 100.000 SPPG di Indonesia. By the way, kalau lu bingung caranya tanya gua, gua bantuin bikin SPPG yang bagus, yang transparan, yang akcountable, yang enggak pakai racun-racunan. Kalau ada 100.000 SPPG, 100.000 kitchen di seluruh Indonesia, lu kali Rp3 juta per kitchen. Belanjanya satu kitchen itu belanja Rp30 juta dikali Rp100.000 kitchen. Berarti ada 3 triliun nih nilai edaran per harinya duit yang beredar. Lu kali 1 tahun berarti duit peredarannya R56 triliun. Duit yang beredar. Bayangin loh R56 triliun. Menurut gua ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan misalkan lu bikin ibu kota baru di planet Neptunus enggak ada yang pakai juga atau lu bikin bandara di planet Mars enggak ada yang pakai juga sepi. Memang terjadi pertumbuhan ekonomi. Iya, tapi kemanfaatannya itu enggak ada. Mendingan gua lebih rela duit ratusan triliun ini dipakai diuntungkan apa? Petani beras, petani sayur yang nanam pohon. Karena wajib ada salak atau pisang atau jeruk, buah-buahan yang ada kulitnya buat menu MBG supaya bergizi. Peternak sapi buat minum susunya. Ini betul-betul menciptakan ya nilai ekonomi yang luar biasa besar loh. Makanya menurut gua MBG memang memberikan manfaat yang luar biasa bakal sampai ke daerah-daerah yang terpencil. Makanya gua sangat ingin melihat MBG ini sukses. Gua kecewa begitu tahu dananya dibalikin. Aduh, padahal putaran ekonominya sedemikian besar. bisa lebih dari 200 triliun usaha-usaha PT-PT, CV-CV, koperasi-koperasi yang bakal makin hidup. Petani-petani, peternakpeternak yang bisa hidup dibandingkan duitnya hilang di korupsi enggak jadi apa-apa. Pejabat kita yang makin happy. Gua lebih setuju dipakai untuk MBG, dijalanin yang benar. Dan kalau lu lihat lagi, bukan cuman itu. Ada hal yang ketiga, kenapa MBG ini wajib jalan, yaitu serapan tenaga kerja. Teman-teman tahu enggak satu kitchen, satu dapur SPPG MBG ini itu menyerap minimal 50 tenaga kerja loh. Tukang cuci, tukang potong, tukang goreng, belum sampai delivery, belum lagi ahli gizi dan lain sebagainya lah. Jadi kalau hari ini ada 11.592 SPPG, ada 11.592 kitchen di seluruh Indonesia dikari 50 tenaga kerja. Total lapangan kerja yang sudah dihasilkan 579.000 lapangan kerja baru. Kalau 11.000-an target kita R30.000 akhir tahun ini, which is mungkin enggak dicapai. Gua yakin enggak bisa dicapai ini. Tapi kalau 30.000 tercapai dikali 50 orang per kitchen artinya total serapan tenaga kerja ada 1,5 juta manusia, Guys. Lapangan kerja baru. Ini kan luar biasa dampaknya loh. Di tengah kemarin banyak orang yang bangkrut gara-gara Corona. Tiba-tiba ada peluang kerja baru loh dari SPPG ini. Nah, lu bayangin kalau seandainya bisa 100.000 SPPG. Kalau menurut gua sih MBG ini kalau bisa sampai 100.000 Kitchen itu artinya tenaga kerja yang tercipta itu 5 juta tenaga kerja baru. Ini baru dari karyawan pabriknya loh, karyawan kitchen-nya loh. Kita enggak bicara soal karyawan UMKM-nya, suppliernya, petaninya, peternaknya. Yang kalau di tingkat supplier aja ya kita hitung nih di layar kaca lu lihat. Jadi lu bayangin ya kalau satu UMKM aja ya bisa menyerap 15 tenaga kerja lah ya. petani lah, pesayurlah, peternak ayam lah bisa menyerap 15 tenaga kerja dan satu kitchen membutuhkan 15 supplier. Artinya satu kitchen akan menghidupi 15 supplier dikali 15 tenaga kerja alias satu kitchen akan menghidupi 225 tenaga kerja lainnya dari satu kitchen. Nah, bayangkan kalau hari ini ada 11.592 92 kitchen. Artinya ada 2,6 juta tenaga kerja yang hidup dari projject MBG ini. Dibandingkan lagi-lagi ya, lu bikin jembatan, bikin jalan tol ya enggak ada yang pakai juga. Yang tambah kaya siapa ya? Tahu yang terima project ya Waskita lah, PP lah, Adik Karya lah, WBMN yang mungkin juga duitnya enggak tahu beneran dipakai buat produk itu apa enggak. Mendingan ini lebih real ekonomi rakyat hidup guys. Dan kalau seandainya benar-benar bisa kita capai 30.000 kitchen 30.000 1000 kitchen akan menghidupi satu kitchen-nya 15 supplier dan 15 supplier akan menghidupi 15 tenaga kerja lainnya. Artinya peluang penciptaan tenaga kerjanya itu sampai 6,7 juta jiwa, Guys. Ngeri loh. 6,7 juta lapangan kerja baru loh. Dan kalau pakai targetnya Benix ya 100.000 kitchen di seluruh Indonesia, artinya akan ada minimal R2.500.000 tenaga kerja baru. Makanya lu jangan heran kalau gua itu pro banget dengan yang namanya MBG. Kalau gua sih lebih dari kebermanfaatan otaknya ya, supaya anak stunting di Indonesia berkurang. Supaya kita bisa menang nih, bertarung IQ sama orang Jepang, sama orang Korea, sama orang Amerika. Bisa, bisa. Asal hulunya dibenerin. Ya memang kita wajib nih kasih makanan bergizi gratis sama mereka. Banyak rakyat Indonesia yang tidak bisa makan tiga kali sehari. Itu fakta. Lu enggak pernah keluar dari Jakarta, makanya lu asal bacot aja. Ni banyak netizen yang anti dengan itu. Enggak, gua pro. Gua sangat pro dengan MBG. Tapi memang kita harus sadari memang banyak kebocoran-kebocoran bahwa apa? Banyak penyelengan dana. Gini konstruksinya, Guys. Dari 15.000 ya MBG satu porsi itu Rp10.000 enggak boleh diganggu gugat. Itu buat anak-anak dimakan konsumsi sayur, buah, susu, nasi, protein. Oke. 5.000 ini yang dibagi-bagi sih. 2.000 buat pemilik dapur. Jadi ibaratnya biaya sewa tempat lah. 3.000 inilah masuk biaya operasional. Tukang cuci, gaji, biaya listrik, biaya AC, dan lain sebagainya. Faktanya ya kita lihat ada banyak juga orang yang main potong main sunat di atas yayasan-yayasan itu. Kasih jatah ke sini, kasih jatah ke sini. Mereka ambil 500.000 perak per porsi. Akibatnya apa? Ujung-ujungnya pemilik dapur juga enggak mau bagiannya dikurangin. Yang dia kurangin apa? Sunat bagian siswa. Tadinya dia berhak terima 10.000 makanan senilai R.000. Tapi karena banyak sunatan-sunatan mereka terima makanan paling senilai R.000 6.000. Ya, sedih sih kalau itu jadi kenyataan. Gua sih enggak setuju. Memang ini harus diperiksa, harus diaudit. Tapi ya memang programnya kan sambil jalan diperbaikiah. Ya, gua bisa terima itu. Yang penting mereka dapat makanan berkualitas dan bergizi. Yang kedua, ada banyak orang-orang yang dapat ini pejabat jenderal-jenderal lah atau orang partailah, kementerianlah, DPR atau apalah. Jujur buat gua itu enggak terlalu penting. Karena buat gua yang penting MBG ini apa? Menghidupi orang banyak. Yang penting MBG ini apa? Ngasih makanan berkualitas. Kan itu yang penting goalnya apa? makanan bergizi dan gratis kan itu kita enggak peduli. Gua jujur ya, gua enggak peduli. Yang jalan punya dapur ini anggota DPR, yang punya dapur ini partai hijau, kuning, merah, abu-abu, pelangi-pelangi. Gua enggak penting. Atau Jenderal A, Jenderal B, Jenderal C. Yang penting apa? Makanan yang mereka bikin berkualitas, bergizi, diuntungkan anak-anak kita. Menurut gua lebih penting itu dibanding gini, eh dapurnya kasihnya ke Masterchef aja, tapi makanannya enggak berkualitas, makanannya enggak bergizi, buat apa? Bukan itu yang penting. Esensinya apa? Mereka jalan dengan benar tanpa korupsi, bahan makanannya, kualitasnya mereka benar-benar bisa deliver kualitas. Jadi buat gua yang penting MBG itu bukan siapa yang punya. Mau jenderal kek, Pak Lurah kek, Pak Camat kek, enggak penting gua. Yang penting mereka memberikan makanan yang berkualitas, tidak basi, tidak busuk, gizinya lengkap. Itu yang penting. Siapapun pemilik dapurnya wajib memberikan makanan berkualitas. Kalau tidak apa? Kalau ada yang beracun gimana? Penjarakan. Harus dihukum. Wajib negara harus keras nih. Karena yang kita bicarakan ini masa depan bangsa loh, anak-anak kita ini. Jadi wajib dikasih sanksi supaya orang jangan ngalor gitu ngalor daftar-daftar aja sampai ada 9.000 Rib yayasan nih masih nunggu nih mau bikin mau join nih ribuan nih yayasan. Mereka berpikir nih duit gratis turun dari langit tanpa perlu ngasih deliver kualitas yang bagus. Ya, anak-anak kita bakal makin banyak yang jadi korban. Gua enggak setuju itu. Gua setuju MBG harus dijalankan. Siapapun yang punya dapur gua enggak peduli. Yang penting makanannya berkualitas, bergizi tinggi. Jadi, semoga clear di sini, Guys. Gua kecewa banyak yang keracunan segala macam. Mungkin rasionya masih 1% 2% ya bisa dipahami. Tapi lu harus mikir juga kebermanfaatannya. Ada jalan pintas kerja sama dengan oligarki. Apa makanan berbasis tepung terigu, nasinya dikeringin kasih bakmie, semua yang kering-kering bisa? Bisa banget. Tapi yang untung siapa? Kalau lu pikir oligarki. Mereka yang punya pabrik skala besar bisa kasih makan jutaan orang, ribuan anak-anak di satu kecamatan karena makanannya kering banyak. Tinggal siram air panas jadi makanan banyak. Bisa? Bisa. Enggak ada yang keracunan. Pasti enggak ada keracunan. Itu maunya oligarki supaya dia lagi, dia lagi yang kaya. Bukan petani kecil, bukan peternak kecil, bukan nelayan, enggak. Oligarki yang kaya. Makanya gua pro MBG karena fresh. Wajib fresh. Akibatnya apa? Wajib belanja lokal. Wajib belanja produk dalam negeri. Wajib. Dari sini lu bisa tahu sih bakal banyak orang yang jadi kaya mendadak juga ya. Karena ya banyak petani-petani diuntungkan, peternak dan nelayan ya. Karena itu projek MBG ini tidak menguntungkan oligarki. Makanya oligarki itu dari kemarin bayarin media-media terus buat serang MBG. Penghasilan dia berkurang, Guys. Tadinya lu makan makanan kering, ultra prosess food, makanan-makanan yang menghancurkan badan lu, tidak bergizi. Sekarang negara ikut campur. Eh, stop, ya. Enak aja lu oligarki terus nih yang cuan nih. Mendingan kita bikin program MBG makanan fresh. Gua setuju, Guys. Stop kasih makan oligarki lah. Stop kasih makanan-makanan yang enggak berkualitas lah. Udah mulai saatnya nih negara kita harus fokus nih memperbaiki kualitas gizi anak-anaknya. Setuju gua. Cuman ya tadi harus dikasih tindakan yang keras, disiplin buat dapur-dapur yang selama ini merasa tidak ada konsekuensi hukum dengan meracuni anak-anak kita. Ya harus dikasih sanksi supaya mereka mikir jangan sembarangan daftar dapat titik. Daftar dapat titik begitu dapat titik apa dijual lagi titiknya. Enggak ada duitnya dia. Satu dapur modalnya 1 M 2 M loh. We ujung-ujungnya ketika dijalanin apa? Setengah hati belanja makanan asal-asalan. Hmm. Konyol. Gua sangat setuju dengan program MBG. Tapi harus mulai negara berani kasih sanksi yang keras. Bahkan kalau perlu penjarakan harus. Karena ini sebenarnya ini projek strategis bangsa kita. banyak yang diuntungkan mulai dari kelas kecil, UMKM, petani, nelayan, sampai anak sekolahan ya semua diuntungkan di sini dibandingkan bikin ibu kota baru di planet Neptunus, Guys. Enggak tahu juga siapa yang untung. Mungkin alien kali yang lagi lewat dari galaksi mana gitu ya, bisa mampir di situ. Tapi kalau ini real, ini lebih real lah. Benar-benar menghidupi ekonomi lokal dari rakyat untuk rakyat. Itu uang pajak lu dibayar hidup ke bawah. Dibanding duitnya bikin proyek-projek yang jelas. Yang untung siapa? Oligarki. mafia lah. Lu kira yang sanggup bikin jembatan rakyat kecil? Enggak. Rakyat kecil enggak dapat duit bangun jembatan 200 triliun. Enggak. Ya mungkin kuli-kuli bangunannya iya ya. Tapi mayoritas gua yakin sih ya cuman di daerah itu doang yang menikmati itu kue ekonominya. Tapi dengan ini benar nih ini Sumitronomics nih. Pembangunan rural area dari Sabang sampai Merauke. Peternak ayam hidup, petelur ayam hidup, petani sayur hidup, petani beras hidup. Betul. karena enggak bisa diimpor barang ini karena wajib fresh. So, kalau menurut lu gimana? Kalau lu setuju enggak sih MBG ini tetap dilanjutkan atau ya udah diop aja lah. Mendingan duitnya buat memperkaya BUMNB BUMN karya ya. Kasih aja proyek-projek itu, infrastruktur yang enggak jelas juga. Ujung-ujungnya yang menikmati oligarki, pejabat-pejabat, elit-elit. Atau mending kayak si Prabowo membangun ekonomi lokal, ekonomi kerakyatan, makanan wajib fresh, enggak boleh belanja-belanja makanan-makanan pakai pengawet. Ujung-ujungnya apa? Ya, kita semua yang diuntungkan, ekonomi bertumbuh. Makanya lu jangan heran ya, bentar lagi lu bakal lihat banyak berita peternak sapi itu happy, petani happy. Karena apa? Ya, akhirnya duit negara ratusan triliun dipakai buat bikin sesuatu yang menguntungkan kita semua. Dan lu penasaran juga enggak sih? Kok kalau gua lihat ya kasus-kasus keracunan ya, rata-rata gue baca korbannya 56 siswa, korbannya 170 siswa. Lu tahu enggak kenapa itu jadi pertanyaan? Karena satu dapur itu ngerjain makanan minimal 3.000 siswa loh. Kalau dengan logika yang sama, dari dapur yang sama harus yang keracunan kan 3.000 siswa, 9.000 siswa karena dapurnya sama, alat masaknya sama, bahan bakunya sama. Tapi faktanya kok keracunan-keracunannya cuma 50 biji, 12 biji, 70 biji, 100 siswa. Kok aneh ya? Menurut lu harus diinvestigasi enggak nih? Jangan-jangan ada sabotase ya terhadap proyek MBG Prabowo. Lu sudah tahu dong siapa yang punya kepentingan ya sekarang buat menghancurkan itu? Menurut lu sebaiknya kita bongkar tuntas enggak sih prahara ini? Kok bisa ya dapurnya sama, pancingnya sama, masak buat 3.000 orang, tapi yang keracunan 50 orang. Kok bisa ya? Lu penasaran enggak kalau kita bikin video yang lebih detail lagi? Segera like video ini, minimal 24.000 likes. Dalam 24 jam kita bakal bahas tuntas misteri keracunan MBG. dan segera jawab kalau lu setuju enggak sih MBG ini dilanjutkan tapi dengan aturan main Benix tadi lu kalau bikin kesalahan, kalau bikin keracunan, lu dihukum loh selesai keras. Atau mendingan ya udahlah stop aja duitnya balikin lagi aja bikin proyek-proyek enggak jelas nanti dikorupsi sama PNS-PNS itu mendingan begitu. Atau lu ada pilihan lain? Coba dong kasih saran. Tuliskan pandangan kalian di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa like video Benix dan segera subscribe channel ini sekarang juga. Semoga video kita bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]
Resume
Categories