Transcript
8eM7S8TEAi4 • THE PEOPLE ARE BEING FOOLED!! The Mystery of the 13 Trillion Rupiah Corruption: FOREIGNERS Ready ...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0468_8eM7S8TEAi4.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, breaking news nih. Akhirnya ya
kita happy nih melihat para koruptor ya,
penjahat di luar sana ya. Mau
konglomerat, oligarki, orang paling kaya
di kolong langit sekalipun ya. Kalau lu
korupsi, kalau lu merugikan rakyat
siap-siap aja ya di Indonesia lu bakal
disikat. Karena kemarin aja udah jadi
heboh nih karena ada duit tumpukan duit
nilainya triliunan diperagakan ya oleh
Kejaksaan Agung. Well done. Sekali lagi
Kejaksaan Agung karena mereka berhasil
menangkap ya para kongomrat-konglomrat
ini yang diduga merugikan negara kita
loh sampai puluhan triliun. Wah ngeri
banget sih guys. So, lu penasaran enggak
sih gimana sih caranya para mafia CPO ya
minyak sawit ini bermain? Dan sebenarnya
siapa sih ya aktor utama dari kasus
korupsi 13,2 triliun ini? Karena ini
bisa jadi berhubungan loh dengan
peristiwa luar biasa heboh dari kemarin
ya, terkait dengan mafia beras, mafia
BBM dan kemungkinan berhubungan juga loh
dengan demonstrasi Indonesia gelap
kemarin. Wah, oligarki enggak suka nih
sama Prabowo nih. So, kalau lu penasaran
jangan diskip video ini. Let's check
this out.
Jadi, Teman-teman lu lihat di layar kaca
nih ya, duit begitu banyak tuh ditebar,
ditaruh duitnya triliunan ya. itu
sebetulnya total korupsinya itu ada 13,2
triliun nih. Diduga ini negara dirugikan
dan ya Presiden Prabowo, Jaksa Agung,
Menteri Keuangan ya semua sampai
datanglah ke sana ya buat ngecek duit
itu duit monopoli apa bukan. Enggak juga
sih. Sebenarnya di situ mereka mau
bilang bahwa ya ini bukti nyata bahwa
negara kita konsisten nih mau melawan
koruptor. Tapi satu hal yang jadi
perhatian ini sebenarnya masih ada
hubungannya dengan demonstrasi Indonesia
gelap. Karena ternyata demonstrasi
Indonesia gelap, demonstrasi yang
kemarin semua itu semua ada bohirnya,
Guys. Semua ada ngasih duit. Ini masalah
perut nih, masalah duit triliunan nih.
Lu masih ingat enggak sih sebetulnya?
Kembali kita ke masa lalu ya, duit yang
dipejengin itu itu masih ada hubungannya
dengan peristiwa di tahun 2022. Ini gua
sebel banget. Karena saat itu gua ingat
gua mau belanja minyak goreng, gua pergi
ke pasar, ke toko modern, ke mana aja
itu hilang barang langka. Teman-teman
masih ingat enggak atau jangan-jangan
udah pikun ya? Tahun 2022 memang sempat
nih ini bikin malu sedunia nih. Negara
penghasil sawit Indonesia bisa-bisanya
minyak goreng langka. Padahal ya kita
ini rajanya sawit. Kita eksportir sawit
terbesar di dunia. Kok bisa-bisanya di
dalam negeri minyak goreng langka bahkan
harganya menjulang tinggi. Dan karena
kelangkaan ini banyak rakyat yang
menderita loh. Ibu-ibu rumah tangga
enggak bisa masak buat anaknya tentunya
mereka sedih, mereka mengeluh. Belum
lagi UMKM. Banyak UMKM di Indonesia
terpaksa harus menghentikan produksinya.
Mereka gak bisa lagi masak. Banyak
wartek-wartek menderita, Guys.
Warung-warung makan itu menderita. Ini
UMKM kita hancur lebur tuh. Gara-gara
oligarki minyak sawit ngerjain
pemerintah Indonesia. Bikin malu nih.
Sebenarnya yang bikin malu ya yang
namanya oligarki ya. Kalau bisa rampok,
ngapain enggak rampok kan gitu
mansetnya. Tapi sebenarnya kesalahannya
ada di pemerintah. Kenapa diberikan
ruang oligarki ini untuk menyedot darah
perekonomian rakyat Indonesia? Itu juga
salah pemerintah juga. Tapi ya satu hal
yang menarik sih di sini ya. betul-betul
saat itu heboh dunia bahkan di Indonesia
sendiri sampai ya mantan presiden
Republik Indonesia perempuan kebetulan
ya dia menyarankan ibu-ibu buat merebus
dibandingkan menggoreng. Jadi ini solusi
yang luar biasa lah. Ini betul-betul out
of the box. Pemikiran yang luar biasa
pintar gimana caranya menyelesaikan
kerisi minyak goreng dengan stop makan
gorengan. Jadi di sini gua udah bisa
lihat bahwa ya ini solusi yang brilian
ya. Bukan cuma mengurangi konsumsi
minyak goreng, itu juga bisa mengurangi
orang-orang yang sakit kolesterol, darah
tinggi, dan ujung-ujungnya menyelamatkan
BPJS dari kebangkrutan, Guys. Jadi di
sini gua bisa lihat Indonesia bersyukur
punya presiden yang sangat pintar dan
brilian dengan solusinya. Bu, enggak
bisa lagi bikin tempe goreng, tahu
goreng, ikan goreng, nasi goreng.
Gampang bikin aja nasi rebus, bikin aja
ikan rebus, gitu. Ini solusi yang
brilian. Bu, ada jembatan roboh di
sebelah sana. Oh, gampang. Berenang aja
lu dulu. betul-betul mind blowing ya.
Makanya lu harus bangga jadi rakyat
Indonesia ya. Tapi ya kita beruntung
juga ya karena apa? Karena ketika
terjadi kelangkaan itu ya karena dunia
heboh akhirnya dicarilah siapa sih
pelaku utamanya ya. Kita sudah tahulah
banyak daerah-daerah di Sumatera itu
punya kapal selam. Mendadak jadi
pengusaha kapal selam. Kenapa? Karena
CPO-nya harga lagi tinggi nih peristiwa
zaman itu ya. Harga internasional lagi
tinggi. Pengusaha di dalam negeri itu
sewot sebal. Mereka enggak mau juga jual
ke dalam negeri karena di dalam negeri
harga disuruh rendah. supaya ibu-ibu
rumah tangga enggak protes. Tapi harga
di luar lagi naik tinggi. Mindset mereka
tentu apa? Ya udah kalau gua enggak
boleh jual keluar gua tahan aja sampai
nanti dikasih keluar. Jadi banyak bisnis
kapal selam itu ngetren zaman itu. Buat
yang tahu aja minyaknya ditaruh di kapal
kapalnya ditenggelemin. Nanti kalau udah
boleh lagi ekspor kapalnya naik lagi dia
jual ke luar negeri. Ah itulah
Indonesia. Jadi pada saat itu lu tahu ya
minyak goreng karena banyak orang yang
bisnis kapal selam menghilang. Padahal
kebun sawit ada di mana-mana, tapi
minyak goreng enggak kelihatan ujung
hidungnya. Akibatnya minyak jadi langka.
Minyak jadi langkah, minyak jadi mahal.
Ya, minyak jadi mahal akibatnya apa? Ya,
banyak rakyat yang kecewa, Guys. Tapi
kita bersyukur karena itu akhirnya
terkuak juga. Karena ternyata yang jadi
tersangka wah itu banyak banget, Guys.
Tersangkanya ada dari Dirjen
Perdagangan, Kementerian Perdagangan
nih. Lalu ada juga dari Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian. Lalu
ada juga nih tersangkanya komisaris.
Lalu ada lagi dari grupnya. Ada lagi
dari grup. Lalu ada lagi dari banyak
grup-grup sawit besarlah di Indonesia.
Tapi gimana sih sebetulnya modus apa
yang dilakukan sama mereka? Ya, ya
simpel aja. Intinya adalah pada saat itu
ya harga sawit minyak CPO kita ya di
luar negeri itu harganya naik tinggi
tapi di dalam negeri harganya rendah. So
yang dilakukan apa? Akhirnya dikeluarkan
surat untuk larang ekspor. Lu enggak
boleh ke luar negeri. Jadi, banyak
eksportir-eksportir minyak itu yang
kecewa lah. Karena mereka dipersulit
buat ekspor pun kalau lu mau ekspor, lu
harus minta izin ke kementerian. Nah,
ini kan kode sebetulnya namanya di
negara Kazakhstan ya. Oh, ketika lu mau
bisnis dipersulit berarti ada yang butuh
pelumas. Itu aja. Jadi kemudian ya
banyak orang yang bergerak untuk
mendapatkan atau memberikan pelumas itu.
Nah, salah satu hal yang sebetulnya
dilanggar apa? Jadi sebetulnya kalau lu
mau ekspor boleh-boleh aja. asal lu
sudah memenuhi kewajiban lu buat rakyat
Indonesia melalui apa? DMO. Jadi, DMO
itu apa, Guys? DMO itu domestic market
obligation. Itu artinya apa? Kewajiban.
Kewajiban lu buat melayani pasar lokal
dalam negeri. Jadi, for example lah,
contohlah, eh perusahaan lu terbiasa
ekspor 1000 lit, happy banget enggak lu?
Senang. Tiba-tiba keluar di MO, lu
enggak boleh ya ekspor semuanya karena
nanti dalam negeri enggak kebagian
minyak sawit. Tuh, lu boleh ekspor 1000
liter at least kalau lu sudah ngasih 20%
alias 200 L buat masyarakat di
Indonesia. Fair enggak? Menurut gua ya
fair juga. Supaya jangan sampai ya
rakyat Indonesia sendiri enggak bisa
menikmati minyak sawit dari tanah
Indonesia. Jadi bagus enggak di MO?
Menurut gua bagus. Nah, cuman sayangnya
ya banyak pengusaha-pengusaha itu yang
tergiur dengan harga internasional yang
begitu tinggi. Mereka enggak mau
melaksanakan kewajiban mereka kepada
market domestik, market lokal, market
dalam negeri. Mereka pengin 100% ekspor
semua. Brengsek memang akibatnya apa?
Barang langka. Tapi jadi pertanyaan,
kenapa mereka juga enggak mau jual di
dalam negeri dengan adanya DMO itu
domestic market obligation? Simpel.
Karena ketika lu menjual di dalam negeri
ada yang namanya DPO, domestic price
obligation. Nah, DPO itu intinya
menyatakan bahwa kalau lu jual di dalam
negeri harganya lebih murah. Jadi, lu
bayangkan lu punya pabrik bisa produksi
1000 liter yang udah-udah lu bisa ekspor
ke luar negeri 1000 liter dapat 1.000
miliar misalkan. Eh, tiba-tiba lu 20%
harus taruh ke dalam negeri. Berarti 200
L. Harganya berapa? Logikanya kalau 1000
liter miliar di luar negeri. Kalau 200 L
gua dapat R00 miliar dong di dalam
negeri. Enggak. ada yang namanya DPO,
domestic price obligation yang sudah
pasti harganya lebih murah. Jadi katakan
kalau lu jual di luar negeri bisa dapat
200 miliar, di dalam negeri cuman 100
miliar, akibatnya mereka enggak mau.
Karena ya ngapain gua rugi dong di luar
negeri harga lebih mahal? Jadi ini yang
terjadi situasinya seperti itu, Guys.
Dan akibatnya apa ya? Perbuatan para
tersangka itu ya mengakibatkan timbulnya
kerugian bagi perekonomian bangsa dan
negara kita. Karena akibatnya terjadi
kelangkaan minyak goreng dan kelangkaan
ini mengakibatkan harga melonjak tinggi.
Akibatnya apa? Terjadi penurunan
konsumsi, penurunan konsumsi rumah
tangga, penurunan konsumsi industri, dan
ya banyak menyulitkan kehidupan rakyat
di Indonesia. Termasuk tadi
pengusaha-pengusaha industri UMKM yang
selama ini mengandalkan minyak nabati
itu. Jangan anggap remeh loh. Bahkan
snack-snack favorit lu, lu suka makan
kentang goreng, biskuit, coklat segala
macam itu pakai apa? Itu pakai minyak
sawit. Even lu keramas aja itu pakai
minyak sawit loh. Jadi dari sini lu bisa
tahu ya begitu banyak bisnis, pengusaha,
industri, UMKM, bahkan ibu rumah tangga
yang dipersulit hidupnya gara-gara
oligarki-oligarki branksek ini, Guys.
So, dari situ sudah bisa lihat ya betapa
memang menjijikanlah perilaku para
koruptor ini ya. Negara lagi susah,
negara pusing, harusnya dapat duit dari
eksportir. Harusnya negara bisa dapat
minyak, harusnya negara bisa dapat CPO
dengan harga yang murah. Makanya mereka
diizinkan berbisnis di Indonesia. Eh,
tapi ternyata setelah kaya raya, setelah
punya jutaan hektar lahan, apa yang
terjadi? Sebentar guys, bentar guys
sebelum kita lanjut videonya. Halo
goodis guys. Teman-teman investor Benix
Investor Summit 2025 akan segera
diselenggarakan di bulan Desember 2025
di Swiss Bell Solo. Jadi buat
teman-teman yang pengin segera diskusi,
ketemu, dan interaksi langsung ya,
karena kita bakal membahas tiga sektor
penting. Yang pertama terkait energi,
yang kedua terkait bisnis logistik, dan
yang ketiga ada sektor spesial nih
dengan pembicara yang spesial juga
karena ya cuannya gede banget nih, Guys.
Nah, buat d yang penasaran dan pengin
segera ikutan di event acara offline
spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali
yang namanya Benix Investor Summit 2025.
Yuk, segera daftar sekarang juga nih
sebelum terlambat karena kita lagi ada
promo diskon 30% sampai tanggal 30
Oktober 2025. Ingat ya, diskon 30% ini
diskon terbatas cuma buat 10 orang
pertama. Dan ingat, kursinya juga
terbatas karena cuman ada 50 kursi,
Guys. Total kursi yang kita sediakan.
So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu
di Solo ya, Guys. Bulan Desember 2025.
Benix Investor Summit 2025. segera
datang lagi. Segera daftarkan dirimu
sekarang juga sebelum terlambat. Ingat,
ini acara eksklusif yang kita
selenggarakan private dan sangat intim.
Kita bisa berinteraksi full nih selama
24 jam karena acaranya diselenggarakan
selama 2 hari dari hari Sabtu sampai
hari Minggu, dari jam 09.00 pagi sampai
malam. So, tunggu apaagi? Segera
daftarkan dirimu sekarang juga di nomor
WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai
ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Eh, tapi
ternyata setelah kaya raya, setelah
punya jutaan hektar lahan, apa yang
terjadi? hasilnya dibawa lari ke semua
ke luar negeri, kita enggak dapat
apa-apa. Bahkan langka, bahkan mahal,
luar biasa. Jadi, makanya enggak heran
ya akibatnya tiga perusahaan itu ya
harus bayar ganti rugi ke negara.
Nilainya total 17 triliun, Guys.
Sebetulnya itu duit yang harus dibayar
sama mereka. Tapi pertanyaan besarnya
begini ya. Ini udah terjadi
berulang-ulang lah. Oligarki ini
berusaha menginjak-injak negara ya.
Mereka berusaha memanipulasi pemerintah.
Padahal Indonesia ini negara yang kaya
raya. banyak minyaknya, banyak sawitnya,
banyak batuaranya, tapi kok bisa ya
langka di dalam negeri ya menurut gua
ini bisa terjadi karena sebetulnya
bisnis-bisnis besar ini anehnya sumber
daya alam ini sebetulnya bisnis yang
sangat simpel dan gampang, Guys. Lu mau
jadi pengusaha sawit di Indonesia, lu
enggak mesti kuliah S3 di luar negeri.
Enggak. Bahkan lulusan SD kelas 3 SD
dari Wonosobo aja bisa jadi pengusaha
sawit. Enggak ribet. Macul-macul tanam
selesai, Bro. Jadi itu barang jadi lu
cuma butuh apa macul sama bibit. Udah
itu doang sih. Jadi bukan bisnis yang
ribet. Tapi anehnya ya kenapa ya
Indonesia punya tanah sebegitu luas,
besar, subur. Eh bisnis sawit di
Indonesia yang dikuasai oleh lima
perusahaan sawit aja. Swasta semua lagi.
Gila. Ada siapa di situ? Ada Astra
Agrolestari, ada Sinarmas, ada Wilmar,
ada Salim Group, ada Asian Agri. Ini
semua swasta, Guys. Kenapa menurut gua
ngeri? Karena ini sebetulnya bisnis yang
bodoh. Ini bisnis yang enggak pakai
otak. Semua orang bisa jalanin. Cuannya
triliunan. Pertanyaan gua simpel, kenapa
enggak negara yang jalanin ya? Kenapa
harus kerjain swasta-swasta itu? Enak
bener mereka. Tanah-tanah Indonesia,
rakyat Indonesia, udara rakyat
Indonesia, air hujan gratis rakyat
Indonesia, bumi kita yang kasih. Giliran
tumbuh mereka kasih apa sama kita? Bawa
lari semua. Gila ya. Sebenarnya ini
salah negara. Jujur aja ini salah
negara. Gua berharap ya kalau ada bisnis
yang simpel bisa memperkaya bangsa
sendiri, sumber daya alam kita, oksigen
dari kita, sinar matahari dari kita,
bumi tanahnya pun tanah Indonesia
seharusnya kan dikelola oleh negara.
Kenapa malah dikasih swasta-swasta ini?
Tentu mindset dia adalah profit. Kalau
bisa nguntungin perutnya sendiri,
perutnya sendiri dia enggak bakal
mikirin negara lah ya. Ujung-ujungnya ya
kayak begini ulang berulang lagi akan
terus begini. Harusnya kalau sudah ada
negara tahu, negara kan punya peta ya,
peta jalan gimana caranya
mensejahterakan rakyat kita supaya
rakyat kita bisa dapat pendidikan
gratis, berkualitas, makanan bergizi
gratis, kesehatan yang bagus, pakai
kekayaan bangsa kita sendiri. Bisa
enggak? Bisa. Tapi ya kalau perilakunya
begini, bisnis-bisnis yang cuan pasti
untung, negara malah enggak masuk,
enggak buka. Akibatnya apa? Kita
dieksploitasi oleh oligarki-oligarki
branksek ini. Dan ini aneh, Guys. Gua
ulangin ya. Ini aneh karena ini bisnis
yang sangat bodoh tapi cuannya
triliunan. Tidak perlu pakai otak, tidak
perlu pakai ilmu yang canggih-canggih,
cuannya triliunan. Kenapa negara enggak
masuk? Aneh. Malah negara bikin proyek
ibuota di planet Neptunus. Pasti cuan,
enggak, pasti boncos. Iya. Terus bikin
apa lagi? Kereta cepat menuju neraka.
Apa yang terjadi? Tambah nyungsep ini
barang. Kereta cepat menuju neraka. Rugi
R triliun semester 1 2025 kemarin.
Tentunya ini membebani keuangan negara.
Makanya Purbaya sampai rontok giginya
susah. Ini barang nih kenapa dimakan
kereta besi? Habis lagi gigi kita habis.
Yang tambah kaya ya mereka. Gila Waskita
rugi 3,5 triliun kuartal 3 2025. Ada
lagi Krakatau Steel rugi 1,74 triliun.
BUMNBUMN kita giliran bisnis yang
gampang enggak ada enggak hadir. Tapi
giliran bisnis-bisnis yang aneh yang
sebetulnya kita tidak mengerti gimana
sih cara bikin kereta cepat menuju
neraka? Apa kita punya keahlian itu
bikin kereta peluru, kereta magnet,
kereta anti gravitasi? Ya ada. Tapi apa
yang terjadi? Malah dikerjain kan
goblok. Ujung-ujungnya lu dikerjain
beneran negara rugi triliunan. Kok sok
canggih gitu loh. Ya simpel aja ya. Itu
banyak contoh di Indonesia ini yang
aneh-aneh. Giliran bisnis yang pasti
untung nanam sawit. Eh malah dikasih ke
oligarki. Kan kurang ajar. Gimana rakyat
kita bisa sejahtera? Karena BUMNB BUMN
kita malah sibuk ngerjain projek-projek
Kualitas antariksa. keinginan Albert
Einstein, cita-cita ke anantariksa
padahal realitanya kualitas di sini
Charlie Chaplin jadi ngelawak aja semua
enggak ada yang bisa kerja, enggak ada
yang becus kan bodoh. Makanya di sini
gua mau bilang di kesempatan kali ini
menurut gua ini sedih karena gini ya
guys, banyak loh pengusaha-pengusaha di
Indonesia, oligarki di Indonesia jadi
kaya raya karena kekayaan alam kita. Ada
batu bara, nikel, segala macam. Yang
paling tolol lah kita ngomong ada sawit
sama batu bara. Mereka cuan ribuan
triliun, Guys. Literally cuan ribuan
triliun di bisnis yang sangat simpel.
Macul-macul keluar batu hitam dijual
batu bara. Enggak pakai otak. Bisnis itu
modal cangkul loh. Sama juga bisnis
sawit. Macul-macul keluar sawit semua
enggak pakai otak. Tapi negara hadir
enggak. Perusahaan batu bara terbesar di
Indonesia apa punya BUMN? Enggak.
Swasta. Lu lihat ya. Lima perusahaan
batu bara terbesar di Indonesia
bisnisnya enggak pakai otak. Swasta yang
punya. Indonesia apa? Kebagian sampah.
PT Bukit Asam tuh ngerjain cuma Sumatera
Selatan, Lampung. Bodoh, bodoh banget
gila. Giliran yang besar-besar kita
enggak hadir di Kalimantan tuh berapa
ratus juta ton batu bara kita keluar.
Negara dapat apa? Nothing. Kenapa enggak
negara yang kerjain? Bisa enggak bisa
kita kayak loh. Asal BUMN kita itu
enggak usahlah mikir yang
canggih-canggih. Sadar dirilah lu. Lu
enggak ngerti akibatnya lu korup juga
kan. Barang yang lu enggak ngerti atau
nyungsep atau rugi. Fakta. Fakta. Lihat
itu pesawat main pesawat
terbang-terbangan sampai detik ini BW
main-nya untung enggak rugi. Bermimpi
tinggi punya maskapai sendiri bisa
terbang ya terbang menuju neraka dunia
gitu rugi aja terus gitu loh. Fakta
giliran bisnis yang simpel batu bara
macul-macul keluar batu cuan triliunan
kita enggak hadir. Bisnis yang simpel
macul-macul tanam pohon kelapa keluar
sawit cuan triliunan kita enggak hadir.
Aneh dikasih suasa harusnya udahlah
semua itu ambil sama negara biar kita
yang menikmati, kontrol semua karena
enggak perlu pakai otak aneh-aneh nih,
Guys. Tinggal dilihat aja begitu
direktur korupsi tembak jadikan pupuk.
Selesai. Negara harus keras tuh sama
koruptor karena bisnisnya simpel. Baru
kalau bisnis-bisnis yang sulit,
telekomunikasi, satelit, roket, kasih
sama swasta, enggak usah negara sok
jago. Kasih sama swasta biar mereka di
situ yang kerja, yang jalan. Salah
enggak? Enggak. Dan kita kalau pakai
jalan ini gua yakin kaya raya. Makanya
gua setuju banget ya negara itu sita
sawit. Tapi yang gua kecewa kok dikit
banget. Udahlah semuanya ambil aja buat
negara mereka. Ketika lakukan tindakan
kejahatan selesai l pengkhianat loh.
Ambil balikin tanahnya. Tanahnya punya
kita kok enak aja. Ambil buat negara
gunakan itu semaksimal mungkin buat
kesejahteraan rakyat bukan kesejahteraan
rakyat Singapura. Lu tahu
perusahaan-perusahaan itu semua induknya
di Singapura. Enak aja. Dan ini momen
sih Prabowo sekali lagi ini gua bilang
nih sama presiden kita Prabowo jangan
takut buat bertindak yang benar dan ini
betul-betul penting nih buat kita
memperbaiki ya supaya BUMNBUMN kita bisa
ngerjain hal-hal yang simpel tapi cuan.
Kenapa? Karena kalau kita lihat ya
perusahaan terbesar di dunia lu tahu
enggak lima perusahaan terbesar di dunia
dari segi aset nomor satu lu tahu itu
ICBC Industrial and Commercial Bank of
China. ICBC nilainya R.000 R000 triliun,
Guys. Valuasi dia dari asetnya, ya. Itu
setara 100 bank BCA karena nilainya 100
kuadriliun. Lalu yang kedua ada
Agriculture Bank of China. Kalau di
Indonesia petani merana, di luar negeri
di China petani kaya raya. Karena ada
bank khusus pertanian namanya
Agriculture Bank of China. Lu tahu
asetnya? Ini perusahaan kedua terbesar
di dunia. BUMN juga 105.000
triliun alias 105 kuadriliun. Bisa beli
Bank BCA 105 kali. Enggak ada apa-apanya
Bank BCA. Lalu yang ketiga ada CCB.
China Construction Bank nilainya R0.200
triliun.
Gila enggak? Terus BUMN kita di sebelah
mana? Lu pakai mikroskop juga. Lu gak
bisa cari-cari itu. Karena yang nomor
4AT ternyata Bank of China nilainya
R82.200
triliun. Gila nih Cina semua BUMN semua
lagi. Nah, yang terakhir nomor 5 baru
nih ada nih perusahaan kelima terbesar
di dunia ya. Dari segi aset total
asetnya itu perusahaan Amerika Serikat
namanya GP Morgan. Itu pun asetnya cuman
R2.000 triliun, Guys. Dari sini sudah
bisa lihat ya, Amerika memang tambah
nyungsup, Cina tambah naik dengan sistem
apa? Terpusat. Power itu dipegang sama
negara. Negara yang aktif
mensejahterakan rakyatnya. Jadi,
BUMNBUMN yang strategis, bisnis-bisnis
yang pasti untung, ngapain kasih ke
swasta? Udahlah negara take over biar
Bwomen kita powerful kayak di China.
Kalau korupsi tembak selesai. Jadi
jangan takut. Dan menurut gua ada
harapan nih buat kita tambah maju.
Karena apa? Karena kemarin gua dengar ya
BUMN kita dibubarkan karena udah ada
Danantara. That's a good news. Tinggal
kita kuatin nih BUMN yang sudah ada
sekarang under manajemen dan antara
supaya governance-nya makin bagus lagi,
makin akuntable lagi, makin transparan
lagi, dan makin bersih. Ya, moga-moga
bisnisnya jadi makin efisien karena
mereka harus profit. Jangan takut loh,
negara kita pasti bisa ya. Lu bayangkan
aja kalau semua sawit-sawit yang
dipegang sama swasta, semua batu bara
itu dikonsolidasikan, diambil alih sama
negara, powerful kita, Guys. Sangat
powerful. Karena bisnisnya bisnis bodoh.
Enggak perlu pakai otak pintar S3 buat
bisnis sawit atau batu barang. Enggak.
Lulusan SD aja bisa, Guys. Kenapa enggak
negara masuk di situ? Ya dibanding
capek-capek bikin kereta peluru, kereta
antariksa, roket ke planet Mars. Udahlah
kasih swasta aja. L udah pasti lebih
ngerti mereka. Tapi bisnis-bisnis bodoh
diamankan dulu lah buat kepentingan
rakyat banyak. Nah, lu setuju enggak
kalau Indonesia itu begitu, Guys? Kita
mulai sekarang nih ada Pak Burhanudin
nih. Berani nih jaksaagung. Kita
jarang-jarang dapat jaksa Agung berani
nih buat udahlah ambil alih lah sita
aset koruptor-koruptor itu yang enggak
mau bayar royalti ke negara, enggak mau
bayar pajak ke negara. Sita semuanya
ambil alih tuh sawit-sawit sama batu
bara-batu bara itu ambil alih sama
negara biar itu jadi aset kita. Lu
setuju apa enggak? Atau ya udah kalau
enggak kayak presiden-presiden yang
terdahulu, kong kalikong aja damaiin aja
yang penting bayar denda. Menurut gua
enggak. Menurut gua sita sih. Ambil
semuanya. Lu setuju enggak? Karena apa?
Nah, karena kalau lu pikir ya, apakah
pengembalian duit 13 triliun ke kas
negara ini udah cukup belum sih buat
meng-cover penderitaan rakyat Indonesia
yang selama ini dizalimin sama
oligarki-oligarki itu, konglomerat itu
sibuk memperkaya Singapura. Lu puas
enggak sih? Cukup bayar R triliun
langsung dilepasin mereka ini? Atau lu
lebih setuju dengan solusi Benix ya buat
menyita semua itu kebun mafia-mafia itu
sita aja sama negara. Tapi lu harus
siap-siap juga karena ya mereka juga loh
yang membiayai demonstrasi-demonstrasi
palsu itu. Terus yang kedua menurut lu
ya kenapa ya Indonesia dibuat tidak
mampu bertekuk lutut, tidak punya
kapasitas, keinginan untuk mengelola
kekayaan alamnya sendiri. Apakah BUMN
kita sebodoh dan sepayah itu kualitas
manusia di Indonesia sampai nanam sawit
pun dikasih ke asing. Kenapa ya? Aneh
enggak? Aneh bodoh apa tragi sih? Apa
disengaja? Dan yang ketiga yang paling
penting guys, menurut kamu ya, siapa sih
dalang sebenarnya di balik misteri
kelangkaan minyak goreng yang terjadi di
tahun 2022 kemarin? Apakah ini masih ada
hubungannya dengan mafia BBM? Lu tahu
dong bensin di Indonesia itu impornya
dari Singapura. Dan lu tahu siapa yang
menguasai beras di Indonesia? Sekarang
permainannya juga sama. Beras naik
tinggi kan? Padahal kita surganya beras
kita suamet sama pangan. Jangan-jangan
lu udah tahu dong pemainnya Singapura
juga. Lu penasaran enggak sih kalau kita
bahas lebih lanjut aktor utama ya di
balik demonstrasi-demonstrasi palsu cap
kaki lima yang ada di Indonesia ini?
Siapa aja sih oligarki yang chip in duit
tuh? Karena semuanya ada kepentingan di
situ. Kebetulan pengacaranya si oligarki
udah ngaku sama dia yang menggoreng isu
Indonesia gelap untuk menyudutkan
menyerang ke jagung. Gila. Jadi udah
bisa tahu ya sekarang ya media bisa
dibeli, demonstran juga bisa dibeli
untuk menyerang ya pejabat-pejabat kita
yang berani melawan oligarki, Guys.
Ngeri enggak sih? Lu setuju enggak kalau
kita kupas tuntas nih? Kalau lu setuju
ya segera berikan 24.000 likes dalam 24
jam kita bakal bahas tuntas soal
oligarki bangsat dari Singapura dan
bagaimana cara dia ya menghancurkan
Indonesia sebelum 2030. Artinya
demonstrasi kemarin itu baru ronde
pertama, Guys. Menarik enggak nih? Dan
jangan-jangan masih ada hubungannya loh
sama Geor Soros. So, kalau lu penasaran
segera like video ini, share, dan paling
penting subscribe ya video Benix. Sampai
ketemu lagi. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]