Transcript
8eM7S8TEAi4 • THE PEOPLE ARE BEING FOOLED!! The Mystery of the 13 Trillion Rupiah Corruption: FOREIGNERS Ready ...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0468_8eM7S8TEAi4.txt
Kind: captions Language: id Guys, breaking news nih. Akhirnya ya kita happy nih melihat para koruptor ya, penjahat di luar sana ya. Mau konglomerat, oligarki, orang paling kaya di kolong langit sekalipun ya. Kalau lu korupsi, kalau lu merugikan rakyat siap-siap aja ya di Indonesia lu bakal disikat. Karena kemarin aja udah jadi heboh nih karena ada duit tumpukan duit nilainya triliunan diperagakan ya oleh Kejaksaan Agung. Well done. Sekali lagi Kejaksaan Agung karena mereka berhasil menangkap ya para kongomrat-konglomrat ini yang diduga merugikan negara kita loh sampai puluhan triliun. Wah ngeri banget sih guys. So, lu penasaran enggak sih gimana sih caranya para mafia CPO ya minyak sawit ini bermain? Dan sebenarnya siapa sih ya aktor utama dari kasus korupsi 13,2 triliun ini? Karena ini bisa jadi berhubungan loh dengan peristiwa luar biasa heboh dari kemarin ya, terkait dengan mafia beras, mafia BBM dan kemungkinan berhubungan juga loh dengan demonstrasi Indonesia gelap kemarin. Wah, oligarki enggak suka nih sama Prabowo nih. So, kalau lu penasaran jangan diskip video ini. Let's check this out. Jadi, Teman-teman lu lihat di layar kaca nih ya, duit begitu banyak tuh ditebar, ditaruh duitnya triliunan ya. itu sebetulnya total korupsinya itu ada 13,2 triliun nih. Diduga ini negara dirugikan dan ya Presiden Prabowo, Jaksa Agung, Menteri Keuangan ya semua sampai datanglah ke sana ya buat ngecek duit itu duit monopoli apa bukan. Enggak juga sih. Sebenarnya di situ mereka mau bilang bahwa ya ini bukti nyata bahwa negara kita konsisten nih mau melawan koruptor. Tapi satu hal yang jadi perhatian ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan demonstrasi Indonesia gelap. Karena ternyata demonstrasi Indonesia gelap, demonstrasi yang kemarin semua itu semua ada bohirnya, Guys. Semua ada ngasih duit. Ini masalah perut nih, masalah duit triliunan nih. Lu masih ingat enggak sih sebetulnya? Kembali kita ke masa lalu ya, duit yang dipejengin itu itu masih ada hubungannya dengan peristiwa di tahun 2022. Ini gua sebel banget. Karena saat itu gua ingat gua mau belanja minyak goreng, gua pergi ke pasar, ke toko modern, ke mana aja itu hilang barang langka. Teman-teman masih ingat enggak atau jangan-jangan udah pikun ya? Tahun 2022 memang sempat nih ini bikin malu sedunia nih. Negara penghasil sawit Indonesia bisa-bisanya minyak goreng langka. Padahal ya kita ini rajanya sawit. Kita eksportir sawit terbesar di dunia. Kok bisa-bisanya di dalam negeri minyak goreng langka bahkan harganya menjulang tinggi. Dan karena kelangkaan ini banyak rakyat yang menderita loh. Ibu-ibu rumah tangga enggak bisa masak buat anaknya tentunya mereka sedih, mereka mengeluh. Belum lagi UMKM. Banyak UMKM di Indonesia terpaksa harus menghentikan produksinya. Mereka gak bisa lagi masak. Banyak wartek-wartek menderita, Guys. Warung-warung makan itu menderita. Ini UMKM kita hancur lebur tuh. Gara-gara oligarki minyak sawit ngerjain pemerintah Indonesia. Bikin malu nih. Sebenarnya yang bikin malu ya yang namanya oligarki ya. Kalau bisa rampok, ngapain enggak rampok kan gitu mansetnya. Tapi sebenarnya kesalahannya ada di pemerintah. Kenapa diberikan ruang oligarki ini untuk menyedot darah perekonomian rakyat Indonesia? Itu juga salah pemerintah juga. Tapi ya satu hal yang menarik sih di sini ya. betul-betul saat itu heboh dunia bahkan di Indonesia sendiri sampai ya mantan presiden Republik Indonesia perempuan kebetulan ya dia menyarankan ibu-ibu buat merebus dibandingkan menggoreng. Jadi ini solusi yang luar biasa lah. Ini betul-betul out of the box. Pemikiran yang luar biasa pintar gimana caranya menyelesaikan kerisi minyak goreng dengan stop makan gorengan. Jadi di sini gua udah bisa lihat bahwa ya ini solusi yang brilian ya. Bukan cuma mengurangi konsumsi minyak goreng, itu juga bisa mengurangi orang-orang yang sakit kolesterol, darah tinggi, dan ujung-ujungnya menyelamatkan BPJS dari kebangkrutan, Guys. Jadi di sini gua bisa lihat Indonesia bersyukur punya presiden yang sangat pintar dan brilian dengan solusinya. Bu, enggak bisa lagi bikin tempe goreng, tahu goreng, ikan goreng, nasi goreng. Gampang bikin aja nasi rebus, bikin aja ikan rebus, gitu. Ini solusi yang brilian. Bu, ada jembatan roboh di sebelah sana. Oh, gampang. Berenang aja lu dulu. betul-betul mind blowing ya. Makanya lu harus bangga jadi rakyat Indonesia ya. Tapi ya kita beruntung juga ya karena apa? Karena ketika terjadi kelangkaan itu ya karena dunia heboh akhirnya dicarilah siapa sih pelaku utamanya ya. Kita sudah tahulah banyak daerah-daerah di Sumatera itu punya kapal selam. Mendadak jadi pengusaha kapal selam. Kenapa? Karena CPO-nya harga lagi tinggi nih peristiwa zaman itu ya. Harga internasional lagi tinggi. Pengusaha di dalam negeri itu sewot sebal. Mereka enggak mau juga jual ke dalam negeri karena di dalam negeri harga disuruh rendah. supaya ibu-ibu rumah tangga enggak protes. Tapi harga di luar lagi naik tinggi. Mindset mereka tentu apa? Ya udah kalau gua enggak boleh jual keluar gua tahan aja sampai nanti dikasih keluar. Jadi banyak bisnis kapal selam itu ngetren zaman itu. Buat yang tahu aja minyaknya ditaruh di kapal kapalnya ditenggelemin. Nanti kalau udah boleh lagi ekspor kapalnya naik lagi dia jual ke luar negeri. Ah itulah Indonesia. Jadi pada saat itu lu tahu ya minyak goreng karena banyak orang yang bisnis kapal selam menghilang. Padahal kebun sawit ada di mana-mana, tapi minyak goreng enggak kelihatan ujung hidungnya. Akibatnya minyak jadi langka. Minyak jadi langkah, minyak jadi mahal. Ya, minyak jadi mahal akibatnya apa? Ya, banyak rakyat yang kecewa, Guys. Tapi kita bersyukur karena itu akhirnya terkuak juga. Karena ternyata yang jadi tersangka wah itu banyak banget, Guys. Tersangkanya ada dari Dirjen Perdagangan, Kementerian Perdagangan nih. Lalu ada juga dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Lalu ada juga nih tersangkanya komisaris. Lalu ada lagi dari grupnya. Ada lagi dari grup. Lalu ada lagi dari banyak grup-grup sawit besarlah di Indonesia. Tapi gimana sih sebetulnya modus apa yang dilakukan sama mereka? Ya, ya simpel aja. Intinya adalah pada saat itu ya harga sawit minyak CPO kita ya di luar negeri itu harganya naik tinggi tapi di dalam negeri harganya rendah. So yang dilakukan apa? Akhirnya dikeluarkan surat untuk larang ekspor. Lu enggak boleh ke luar negeri. Jadi, banyak eksportir-eksportir minyak itu yang kecewa lah. Karena mereka dipersulit buat ekspor pun kalau lu mau ekspor, lu harus minta izin ke kementerian. Nah, ini kan kode sebetulnya namanya di negara Kazakhstan ya. Oh, ketika lu mau bisnis dipersulit berarti ada yang butuh pelumas. Itu aja. Jadi kemudian ya banyak orang yang bergerak untuk mendapatkan atau memberikan pelumas itu. Nah, salah satu hal yang sebetulnya dilanggar apa? Jadi sebetulnya kalau lu mau ekspor boleh-boleh aja. asal lu sudah memenuhi kewajiban lu buat rakyat Indonesia melalui apa? DMO. Jadi, DMO itu apa, Guys? DMO itu domestic market obligation. Itu artinya apa? Kewajiban. Kewajiban lu buat melayani pasar lokal dalam negeri. Jadi, for example lah, contohlah, eh perusahaan lu terbiasa ekspor 1000 lit, happy banget enggak lu? Senang. Tiba-tiba keluar di MO, lu enggak boleh ya ekspor semuanya karena nanti dalam negeri enggak kebagian minyak sawit. Tuh, lu boleh ekspor 1000 liter at least kalau lu sudah ngasih 20% alias 200 L buat masyarakat di Indonesia. Fair enggak? Menurut gua ya fair juga. Supaya jangan sampai ya rakyat Indonesia sendiri enggak bisa menikmati minyak sawit dari tanah Indonesia. Jadi bagus enggak di MO? Menurut gua bagus. Nah, cuman sayangnya ya banyak pengusaha-pengusaha itu yang tergiur dengan harga internasional yang begitu tinggi. Mereka enggak mau melaksanakan kewajiban mereka kepada market domestik, market lokal, market dalam negeri. Mereka pengin 100% ekspor semua. Brengsek memang akibatnya apa? Barang langka. Tapi jadi pertanyaan, kenapa mereka juga enggak mau jual di dalam negeri dengan adanya DMO itu domestic market obligation? Simpel. Karena ketika lu menjual di dalam negeri ada yang namanya DPO, domestic price obligation. Nah, DPO itu intinya menyatakan bahwa kalau lu jual di dalam negeri harganya lebih murah. Jadi, lu bayangkan lu punya pabrik bisa produksi 1000 liter yang udah-udah lu bisa ekspor ke luar negeri 1000 liter dapat 1.000 miliar misalkan. Eh, tiba-tiba lu 20% harus taruh ke dalam negeri. Berarti 200 L. Harganya berapa? Logikanya kalau 1000 liter miliar di luar negeri. Kalau 200 L gua dapat R00 miliar dong di dalam negeri. Enggak. ada yang namanya DPO, domestic price obligation yang sudah pasti harganya lebih murah. Jadi katakan kalau lu jual di luar negeri bisa dapat 200 miliar, di dalam negeri cuman 100 miliar, akibatnya mereka enggak mau. Karena ya ngapain gua rugi dong di luar negeri harga lebih mahal? Jadi ini yang terjadi situasinya seperti itu, Guys. Dan akibatnya apa ya? Perbuatan para tersangka itu ya mengakibatkan timbulnya kerugian bagi perekonomian bangsa dan negara kita. Karena akibatnya terjadi kelangkaan minyak goreng dan kelangkaan ini mengakibatkan harga melonjak tinggi. Akibatnya apa? Terjadi penurunan konsumsi, penurunan konsumsi rumah tangga, penurunan konsumsi industri, dan ya banyak menyulitkan kehidupan rakyat di Indonesia. Termasuk tadi pengusaha-pengusaha industri UMKM yang selama ini mengandalkan minyak nabati itu. Jangan anggap remeh loh. Bahkan snack-snack favorit lu, lu suka makan kentang goreng, biskuit, coklat segala macam itu pakai apa? Itu pakai minyak sawit. Even lu keramas aja itu pakai minyak sawit loh. Jadi dari sini lu bisa tahu ya begitu banyak bisnis, pengusaha, industri, UMKM, bahkan ibu rumah tangga yang dipersulit hidupnya gara-gara oligarki-oligarki branksek ini, Guys. So, dari situ sudah bisa lihat ya betapa memang menjijikanlah perilaku para koruptor ini ya. Negara lagi susah, negara pusing, harusnya dapat duit dari eksportir. Harusnya negara bisa dapat minyak, harusnya negara bisa dapat CPO dengan harga yang murah. Makanya mereka diizinkan berbisnis di Indonesia. Eh, tapi ternyata setelah kaya raya, setelah punya jutaan hektar lahan, apa yang terjadi? Sebentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu, dan interaksi langsung ya, karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih, Guys. Nah, buat d yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat karena kita lagi ada promo diskon 30% sampai tanggal 30 Oktober 2025. Ingat ya, diskon 30% ini diskon terbatas cuma buat 10 orang pertama. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, Guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025. segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu, dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Eh, tapi ternyata setelah kaya raya, setelah punya jutaan hektar lahan, apa yang terjadi? hasilnya dibawa lari ke semua ke luar negeri, kita enggak dapat apa-apa. Bahkan langka, bahkan mahal, luar biasa. Jadi, makanya enggak heran ya akibatnya tiga perusahaan itu ya harus bayar ganti rugi ke negara. Nilainya total 17 triliun, Guys. Sebetulnya itu duit yang harus dibayar sama mereka. Tapi pertanyaan besarnya begini ya. Ini udah terjadi berulang-ulang lah. Oligarki ini berusaha menginjak-injak negara ya. Mereka berusaha memanipulasi pemerintah. Padahal Indonesia ini negara yang kaya raya. banyak minyaknya, banyak sawitnya, banyak batuaranya, tapi kok bisa ya langka di dalam negeri ya menurut gua ini bisa terjadi karena sebetulnya bisnis-bisnis besar ini anehnya sumber daya alam ini sebetulnya bisnis yang sangat simpel dan gampang, Guys. Lu mau jadi pengusaha sawit di Indonesia, lu enggak mesti kuliah S3 di luar negeri. Enggak. Bahkan lulusan SD kelas 3 SD dari Wonosobo aja bisa jadi pengusaha sawit. Enggak ribet. Macul-macul tanam selesai, Bro. Jadi itu barang jadi lu cuma butuh apa macul sama bibit. Udah itu doang sih. Jadi bukan bisnis yang ribet. Tapi anehnya ya kenapa ya Indonesia punya tanah sebegitu luas, besar, subur. Eh bisnis sawit di Indonesia yang dikuasai oleh lima perusahaan sawit aja. Swasta semua lagi. Gila. Ada siapa di situ? Ada Astra Agrolestari, ada Sinarmas, ada Wilmar, ada Salim Group, ada Asian Agri. Ini semua swasta, Guys. Kenapa menurut gua ngeri? Karena ini sebetulnya bisnis yang bodoh. Ini bisnis yang enggak pakai otak. Semua orang bisa jalanin. Cuannya triliunan. Pertanyaan gua simpel, kenapa enggak negara yang jalanin ya? Kenapa harus kerjain swasta-swasta itu? Enak bener mereka. Tanah-tanah Indonesia, rakyat Indonesia, udara rakyat Indonesia, air hujan gratis rakyat Indonesia, bumi kita yang kasih. Giliran tumbuh mereka kasih apa sama kita? Bawa lari semua. Gila ya. Sebenarnya ini salah negara. Jujur aja ini salah negara. Gua berharap ya kalau ada bisnis yang simpel bisa memperkaya bangsa sendiri, sumber daya alam kita, oksigen dari kita, sinar matahari dari kita, bumi tanahnya pun tanah Indonesia seharusnya kan dikelola oleh negara. Kenapa malah dikasih swasta-swasta ini? Tentu mindset dia adalah profit. Kalau bisa nguntungin perutnya sendiri, perutnya sendiri dia enggak bakal mikirin negara lah ya. Ujung-ujungnya ya kayak begini ulang berulang lagi akan terus begini. Harusnya kalau sudah ada negara tahu, negara kan punya peta ya, peta jalan gimana caranya mensejahterakan rakyat kita supaya rakyat kita bisa dapat pendidikan gratis, berkualitas, makanan bergizi gratis, kesehatan yang bagus, pakai kekayaan bangsa kita sendiri. Bisa enggak? Bisa. Tapi ya kalau perilakunya begini, bisnis-bisnis yang cuan pasti untung, negara malah enggak masuk, enggak buka. Akibatnya apa? Kita dieksploitasi oleh oligarki-oligarki branksek ini. Dan ini aneh, Guys. Gua ulangin ya. Ini aneh karena ini bisnis yang sangat bodoh tapi cuannya triliunan. Tidak perlu pakai otak, tidak perlu pakai ilmu yang canggih-canggih, cuannya triliunan. Kenapa negara enggak masuk? Aneh. Malah negara bikin proyek ibuota di planet Neptunus. Pasti cuan, enggak, pasti boncos. Iya. Terus bikin apa lagi? Kereta cepat menuju neraka. Apa yang terjadi? Tambah nyungsep ini barang. Kereta cepat menuju neraka. Rugi R triliun semester 1 2025 kemarin. Tentunya ini membebani keuangan negara. Makanya Purbaya sampai rontok giginya susah. Ini barang nih kenapa dimakan kereta besi? Habis lagi gigi kita habis. Yang tambah kaya ya mereka. Gila Waskita rugi 3,5 triliun kuartal 3 2025. Ada lagi Krakatau Steel rugi 1,74 triliun. BUMNBUMN kita giliran bisnis yang gampang enggak ada enggak hadir. Tapi giliran bisnis-bisnis yang aneh yang sebetulnya kita tidak mengerti gimana sih cara bikin kereta cepat menuju neraka? Apa kita punya keahlian itu bikin kereta peluru, kereta magnet, kereta anti gravitasi? Ya ada. Tapi apa yang terjadi? Malah dikerjain kan goblok. Ujung-ujungnya lu dikerjain beneran negara rugi triliunan. Kok sok canggih gitu loh. Ya simpel aja ya. Itu banyak contoh di Indonesia ini yang aneh-aneh. Giliran bisnis yang pasti untung nanam sawit. Eh malah dikasih ke oligarki. Kan kurang ajar. Gimana rakyat kita bisa sejahtera? Karena BUMNB BUMN kita malah sibuk ngerjain projek-projek Kualitas antariksa. keinginan Albert Einstein, cita-cita ke anantariksa padahal realitanya kualitas di sini Charlie Chaplin jadi ngelawak aja semua enggak ada yang bisa kerja, enggak ada yang becus kan bodoh. Makanya di sini gua mau bilang di kesempatan kali ini menurut gua ini sedih karena gini ya guys, banyak loh pengusaha-pengusaha di Indonesia, oligarki di Indonesia jadi kaya raya karena kekayaan alam kita. Ada batu bara, nikel, segala macam. Yang paling tolol lah kita ngomong ada sawit sama batu bara. Mereka cuan ribuan triliun, Guys. Literally cuan ribuan triliun di bisnis yang sangat simpel. Macul-macul keluar batu hitam dijual batu bara. Enggak pakai otak. Bisnis itu modal cangkul loh. Sama juga bisnis sawit. Macul-macul keluar sawit semua enggak pakai otak. Tapi negara hadir enggak. Perusahaan batu bara terbesar di Indonesia apa punya BUMN? Enggak. Swasta. Lu lihat ya. Lima perusahaan batu bara terbesar di Indonesia bisnisnya enggak pakai otak. Swasta yang punya. Indonesia apa? Kebagian sampah. PT Bukit Asam tuh ngerjain cuma Sumatera Selatan, Lampung. Bodoh, bodoh banget gila. Giliran yang besar-besar kita enggak hadir di Kalimantan tuh berapa ratus juta ton batu bara kita keluar. Negara dapat apa? Nothing. Kenapa enggak negara yang kerjain? Bisa enggak bisa kita kayak loh. Asal BUMN kita itu enggak usahlah mikir yang canggih-canggih. Sadar dirilah lu. Lu enggak ngerti akibatnya lu korup juga kan. Barang yang lu enggak ngerti atau nyungsep atau rugi. Fakta. Fakta. Lihat itu pesawat main pesawat terbang-terbangan sampai detik ini BW main-nya untung enggak rugi. Bermimpi tinggi punya maskapai sendiri bisa terbang ya terbang menuju neraka dunia gitu rugi aja terus gitu loh. Fakta giliran bisnis yang simpel batu bara macul-macul keluar batu cuan triliunan kita enggak hadir. Bisnis yang simpel macul-macul tanam pohon kelapa keluar sawit cuan triliunan kita enggak hadir. Aneh dikasih suasa harusnya udahlah semua itu ambil sama negara biar kita yang menikmati, kontrol semua karena enggak perlu pakai otak aneh-aneh nih, Guys. Tinggal dilihat aja begitu direktur korupsi tembak jadikan pupuk. Selesai. Negara harus keras tuh sama koruptor karena bisnisnya simpel. Baru kalau bisnis-bisnis yang sulit, telekomunikasi, satelit, roket, kasih sama swasta, enggak usah negara sok jago. Kasih sama swasta biar mereka di situ yang kerja, yang jalan. Salah enggak? Enggak. Dan kita kalau pakai jalan ini gua yakin kaya raya. Makanya gua setuju banget ya negara itu sita sawit. Tapi yang gua kecewa kok dikit banget. Udahlah semuanya ambil aja buat negara mereka. Ketika lakukan tindakan kejahatan selesai l pengkhianat loh. Ambil balikin tanahnya. Tanahnya punya kita kok enak aja. Ambil buat negara gunakan itu semaksimal mungkin buat kesejahteraan rakyat bukan kesejahteraan rakyat Singapura. Lu tahu perusahaan-perusahaan itu semua induknya di Singapura. Enak aja. Dan ini momen sih Prabowo sekali lagi ini gua bilang nih sama presiden kita Prabowo jangan takut buat bertindak yang benar dan ini betul-betul penting nih buat kita memperbaiki ya supaya BUMNBUMN kita bisa ngerjain hal-hal yang simpel tapi cuan. Kenapa? Karena kalau kita lihat ya perusahaan terbesar di dunia lu tahu enggak lima perusahaan terbesar di dunia dari segi aset nomor satu lu tahu itu ICBC Industrial and Commercial Bank of China. ICBC nilainya R.000 R000 triliun, Guys. Valuasi dia dari asetnya, ya. Itu setara 100 bank BCA karena nilainya 100 kuadriliun. Lalu yang kedua ada Agriculture Bank of China. Kalau di Indonesia petani merana, di luar negeri di China petani kaya raya. Karena ada bank khusus pertanian namanya Agriculture Bank of China. Lu tahu asetnya? Ini perusahaan kedua terbesar di dunia. BUMN juga 105.000 triliun alias 105 kuadriliun. Bisa beli Bank BCA 105 kali. Enggak ada apa-apanya Bank BCA. Lalu yang ketiga ada CCB. China Construction Bank nilainya R0.200 triliun. Gila enggak? Terus BUMN kita di sebelah mana? Lu pakai mikroskop juga. Lu gak bisa cari-cari itu. Karena yang nomor 4AT ternyata Bank of China nilainya R82.200 triliun. Gila nih Cina semua BUMN semua lagi. Nah, yang terakhir nomor 5 baru nih ada nih perusahaan kelima terbesar di dunia ya. Dari segi aset total asetnya itu perusahaan Amerika Serikat namanya GP Morgan. Itu pun asetnya cuman R2.000 triliun, Guys. Dari sini sudah bisa lihat ya, Amerika memang tambah nyungsup, Cina tambah naik dengan sistem apa? Terpusat. Power itu dipegang sama negara. Negara yang aktif mensejahterakan rakyatnya. Jadi, BUMNBUMN yang strategis, bisnis-bisnis yang pasti untung, ngapain kasih ke swasta? Udahlah negara take over biar Bwomen kita powerful kayak di China. Kalau korupsi tembak selesai. Jadi jangan takut. Dan menurut gua ada harapan nih buat kita tambah maju. Karena apa? Karena kemarin gua dengar ya BUMN kita dibubarkan karena udah ada Danantara. That's a good news. Tinggal kita kuatin nih BUMN yang sudah ada sekarang under manajemen dan antara supaya governance-nya makin bagus lagi, makin akuntable lagi, makin transparan lagi, dan makin bersih. Ya, moga-moga bisnisnya jadi makin efisien karena mereka harus profit. Jangan takut loh, negara kita pasti bisa ya. Lu bayangkan aja kalau semua sawit-sawit yang dipegang sama swasta, semua batu bara itu dikonsolidasikan, diambil alih sama negara, powerful kita, Guys. Sangat powerful. Karena bisnisnya bisnis bodoh. Enggak perlu pakai otak pintar S3 buat bisnis sawit atau batu barang. Enggak. Lulusan SD aja bisa, Guys. Kenapa enggak negara masuk di situ? Ya dibanding capek-capek bikin kereta peluru, kereta antariksa, roket ke planet Mars. Udahlah kasih swasta aja. L udah pasti lebih ngerti mereka. Tapi bisnis-bisnis bodoh diamankan dulu lah buat kepentingan rakyat banyak. Nah, lu setuju enggak kalau Indonesia itu begitu, Guys? Kita mulai sekarang nih ada Pak Burhanudin nih. Berani nih jaksaagung. Kita jarang-jarang dapat jaksa Agung berani nih buat udahlah ambil alih lah sita aset koruptor-koruptor itu yang enggak mau bayar royalti ke negara, enggak mau bayar pajak ke negara. Sita semuanya ambil alih tuh sawit-sawit sama batu bara-batu bara itu ambil alih sama negara biar itu jadi aset kita. Lu setuju apa enggak? Atau ya udah kalau enggak kayak presiden-presiden yang terdahulu, kong kalikong aja damaiin aja yang penting bayar denda. Menurut gua enggak. Menurut gua sita sih. Ambil semuanya. Lu setuju enggak? Karena apa? Nah, karena kalau lu pikir ya, apakah pengembalian duit 13 triliun ke kas negara ini udah cukup belum sih buat meng-cover penderitaan rakyat Indonesia yang selama ini dizalimin sama oligarki-oligarki itu, konglomerat itu sibuk memperkaya Singapura. Lu puas enggak sih? Cukup bayar R triliun langsung dilepasin mereka ini? Atau lu lebih setuju dengan solusi Benix ya buat menyita semua itu kebun mafia-mafia itu sita aja sama negara. Tapi lu harus siap-siap juga karena ya mereka juga loh yang membiayai demonstrasi-demonstrasi palsu itu. Terus yang kedua menurut lu ya kenapa ya Indonesia dibuat tidak mampu bertekuk lutut, tidak punya kapasitas, keinginan untuk mengelola kekayaan alamnya sendiri. Apakah BUMN kita sebodoh dan sepayah itu kualitas manusia di Indonesia sampai nanam sawit pun dikasih ke asing. Kenapa ya? Aneh enggak? Aneh bodoh apa tragi sih? Apa disengaja? Dan yang ketiga yang paling penting guys, menurut kamu ya, siapa sih dalang sebenarnya di balik misteri kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tahun 2022 kemarin? Apakah ini masih ada hubungannya dengan mafia BBM? Lu tahu dong bensin di Indonesia itu impornya dari Singapura. Dan lu tahu siapa yang menguasai beras di Indonesia? Sekarang permainannya juga sama. Beras naik tinggi kan? Padahal kita surganya beras kita suamet sama pangan. Jangan-jangan lu udah tahu dong pemainnya Singapura juga. Lu penasaran enggak sih kalau kita bahas lebih lanjut aktor utama ya di balik demonstrasi-demonstrasi palsu cap kaki lima yang ada di Indonesia ini? Siapa aja sih oligarki yang chip in duit tuh? Karena semuanya ada kepentingan di situ. Kebetulan pengacaranya si oligarki udah ngaku sama dia yang menggoreng isu Indonesia gelap untuk menyudutkan menyerang ke jagung. Gila. Jadi udah bisa tahu ya sekarang ya media bisa dibeli, demonstran juga bisa dibeli untuk menyerang ya pejabat-pejabat kita yang berani melawan oligarki, Guys. Ngeri enggak sih? Lu setuju enggak kalau kita kupas tuntas nih? Kalau lu setuju ya segera berikan 24.000 likes dalam 24 jam kita bakal bahas tuntas soal oligarki bangsat dari Singapura dan bagaimana cara dia ya menghancurkan Indonesia sebelum 2030. Artinya demonstrasi kemarin itu baru ronde pertama, Guys. Menarik enggak nih? Dan jangan-jangan masih ada hubungannya loh sama Geor Soros. So, kalau lu penasaran segera like video ini, share, dan paling penting subscribe ya video Benix. Sampai ketemu lagi. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]