PURBAYA vs. KDM! 4.1 TRILLION IN MONEY STILL IN THE BANK! Who's to Blame?
x8X35dDtuy4 • 2025-10-25
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Guys, seru banget nih, Guys. Terjadi pertarungan nih. Pertarungan narasi yang seru banget malah mungkin cenderung brutal ya antara masing-masing fansnya antara Kementerian Keuangan Purbaya dengan Gubernur Jawa Barat KDM. Wah, ini seru banget sih karena kemudian sampai viral di mana-mana sampai berita nasional maupun berita TikTok, netizen juga sampai habis-habisan nih saling serang satu sama lainnya. Sebenarnya masalah apa sih? Ternyata ini ada hubungannya dengan duit triliunan yang kabarnya itu banyak didepositokan, disimpan, diperbankan oleh pemerintah raja-raja daerah ini. Pemerintah kabupaten, pemerintah kota, pemerintah gubernur. Ya, akibatnya ekonomi enggak berputar. Lu tahu sendiri ya, Purbaya penginnya ekonomi itu tumbuh. Ekonomi itu mengalir ke bawah, duit itu berputar di masyarakat. Ya, gimana bisa kalau daerah-daerah di Indonesia masih banyak yang goblok dan enggak pakai otak, duitnya malah ditaruh di bank. So, kalau lu penasaran prahara apa sih antara KDM dengan Menteri Keuangan Purbaya? Jangan dikip video ini. Let's check this out. Jadi, Teman-teman bisa lihat di layar kaca ya. Ini data dari Kementerian Keuangan. Dia presentasi tentang waduh sedih banget nih duit rakyat kita itu ngendok aja di bank. Jadi teman-teman lihat di layar kaca ini data dari provinsi kabupaten kota ya. Seluruh Indonesia per September 2025 itu ada 233 triliun loh duit pemerintahan yang ngendok sembunyi aja udah di bank dari 233 triliun mayoritas itu yang warna biru itu simpanan dalam bentuk giro nilainya 128 triliun gede banget yang kedua deposito gila banget nih duit rakyat ya bukannya diputar buat rakyat malah ditaruh deposito nilainya 48 triliun lalu yang ketiga itu ada tabungan ini juga paling absurd nih Kok duit rakyat ditabung? Tapi ya udahlah 7,43 triliun. Kecil sih cuman ya absurd. Nah, dari situ semua lu bisa lihat inilah kompilasi daerah-daerah di Indonesia yang memang aneh kok bisa-bisanya duit segitu banyak enggak diputar ke rakyat malah asik aja disimpan di bank, Guys. Well, anyway, itu data dari seluruh Indonesia. Kalau di provinsi lu lihat sendiri ya, di level provinsi itu total 60 triliun duit yang sembunyi di bank. Paling besar apa? Giro 45 triliun. Kedua, yang warna hijau 14,35 triliun. Ini di level provinsi. Dan yang terakhir nomor 3 0,6 triliun. Nah, lalu di kabupaten kabupaten ini tragis, Guys. Waduh, kabupaten ada duit 134 triliun yang nyangkut di bank, Guys. Disimpan sama mereka di bank. 106 triliun yang warna biru itu dalam bentuk giro. 21 triliun yang warna hijau. Lalu 6,34 triliun yang warna merah. Jadi, dari sini lu bisa lihat ya, gila banyak banget nih duit kita sebenarnya kaya raya loh, cuman enggak kelihatan duitnya. Kenapa? Karena sembunyi di bank. Lalu yang terakhir itu pemerintah kota. Total itu ada 39 triliun ya duit pemerintah kota yang ngendok di bank. Yang pertama yang warna biru itu simpanan dalam bentuk giro. Yang kedua dalam bentuk deposito warna hijau itu R triliun. Lalu yang ketiga 0,4 triliun dalam bentuk tabungan. Jadi dari sini ya intinya adalah ya menurut Menteri Keuangan B2 ini datanya dari Bank Indonesia juga bukan ngadi-ngadi datanya ya. Memang ada duit ratusan triliun. Indonesia kayak raya, tapi duitnya sembunyi di bank, Guys. Akibatnya ya duit itu kering. Tetapi jadi peristiwa luar biasa ketika kemudian ya kita tahulah salah satu gubernur favorit Benix, KDM, Gubernur Aing itu ternyata protes keras. Soalnya apa? Purba itu kalau enggak salah dia ada bilang ya, bahwa duit di Pempr Jabar itu nyangkut 4,1 triliun disimpan di bank. Ah, KDM enggak terima karena menurut dia enggak sebanyak itu duit Jabar yang ditaruh di bank. So, Purbaya bales lagi bilang, "Ya udah lu kalau gak percaya lu cek aja sendiri ke Bank Indonesia. Pokoknya kan data gua segitu. Gua pun juga ngomongin datanya data dari Bank Indonesia. Bukan ngadi-ngadi turun dari langit atau dari Gunung Kawi. Enggak. Ini data dari Bank Indonesia. Memang Provinsi Jawa Barat termasuk lima besar provinsi yang mengendap di bank. Okelah, good news. Kenapa? Karena kita punya Gubernur KDM. KDM apa? Selalu buy. Apa yang dia lakukan? Dia pergi ke bank Indonesia cek datanya. Tapi ternyata memang duitnya sudah berkurang bukan lagi 4,1 triliun, tapi per akhir September sudah turun jadi 3,8 triliun. Jadi datanya beda sekitar 400 M lah datanya Purbaya. Nah, kalau di Oktober, per Oktober ini dananya udah turun lagi jadi 2,4 triliun. Jadi datanya kok bisa beda, Pak? Satu bilang 4 triliun kok sekarang jadi 2 triliun. Ya simpel aja ya. Karena basis pengambilan datanya berbeda. Purbaya based on what happens in September. KDM bilang what happens in Oktober. Ya udah pastilah duitnya berkurang karena buat bayar gaji PNS, bea operasional, kantor-kantor, bayar PLN, listrik, AC ya wajar aja berkurang. Jadi e sebentar guys, sebentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu, dan interaksi langsung ya, karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih, Guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat karena kita lagi ada promo diskon 30% sampai tanggal 30 Oktober 2025. Ingat ya, diskon 30% ini diskon terbatas cuma buat 10 orang pertama. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, Guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025. Segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu, dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Kalau ditanya apakah ini sebuah perseturuan yang luar biasa? Menurut gua enggak. Tapi memang namanya netizen, namanya media. Senang aja goreng-goreng biar jadi hot. Mereka ada media, ada orang pasang iklan gitu aja, Guys. Simpel. Yang gua mau apresiasi sebetulnya hal yang terjadi antara KDM sama Purbaya menurut gua ini hal yang biasa. Kalau di luar negeri ini enggak heboh, Guys. Orang kan bicara based on data dan ini pun demi kepentingan rakyat. Karena kita lihat sisi positifnya aja lah. Sekarang semua orang jadi tahu bagaimana tata kelola keuangan administrasi negara kita termasuk sampai ke tingkat daerah. Lah, gua malah apresiasi ada orang kayak KDM ini yang benar-benar turun ke bawah ngecek dibanding yang lainnya diam-diam bae gitu loh. Bener apa enggak yang penting ngerampok aja. Gua sih sangat senang sama KDM. Dia ngecek bener enggak. Jangan-jangan anak buahnya ngibulin dia. Gitu juga sebaliknya sama si Purbaya. Makanya ya teman-teman juga harus lihat ini dengan kacamata yang lebih dewasa gitu. Jangan mudah diombang-ambing dengan netizen bilang A bilang B. Enggak. Lu udah tahu semua lah. Salah satu menteri favorit BENX itu ya selain Amran ada Purbaya dan gubernur favorit Aing ya KDM. Jelas. Nah, ketika gua melihat dua-duanya kalau framing netizen atau media-media mereka berantem, gua enggak percaya menurut gua. Ya, ini salah satu bentuk akuntabilitas bahwa pejabat publik kita yang kita gaji pakai pajak kita, mereka bekerja buat kita. Jadi, ini gua apresiasi. Terus, "Pak, sekarang siapa yang salah, siapa yang benar?" Oke, gampang aja. Ada KDM bilang dia udah cek, "Enggak ada tuh depositonya Jawa Barat di sana, terus dibalas lagi sama si Purbaya. Lah, kalau enggak ada deposito, lu taruh di mana?" "Ditaruh di giro." Lebih rugi lagi dong, kan? bunganya lebih kecil. Betul enggak? Ya, betul. Bunga giro biasanya juga lebih kecil. Tapi apakah artinya si KDM salah atau di sini Purbaya yang salah? Simpel. Gampangnya begini, Guys. Kita mau ngomong soal administrasi negara yang baik. Karena dua orang ini adalah admin, ya. Mereka ini administratur negara nih. Satu di level Kementerian Keuangan, satu di level daerah. Di Provinsi Jawa Barat. KDM bilang, "Salah tuh Purbaya. Orang enggak ada di deposito. Memang kita enggak ada deposito Jawa Barat." Nah, yang gua bilang adalah memang Purbaya enggak pernah bilang ada duitnya deposito. Purbaya bilangnya ada duit Jabar di perbankan. Ternyata dicek KDM dalam bentuk giro. Jadi benar enggak? Benar. Dua-duanya benar. Yang dibilang KDM itu benar. Enggak ada duit pemprov Jabar di deposito. Benar. Adanya di Giro. Nah, Purbaya salah dong kalau gitu. Enggak juga karena Purbaya bilangnya duitnya ada di bank. Oh, gitu. Nah, buat teman-teman yang belum tahu ya, lu kalau buka rekening di bank itu biasanya cuman ada tiga bentuk rekening, Guys. Yang pertama rekening tabungan. Ini buat lu manusia biasa nih tabungannya pasti dalam bentuk simpanan tabungan nih. Yang kedua itu giro. Ini biasanya perusahaan simpan duit dalam bentuk giro. Nanti gua jelasin bedanya apa. Lalu yang ketiga, simpan duit dalam bentuk deposito. Oke, jadi cuman tiga ini, Pak. Bedanya apa, Pak? Kalau lu tabungan itu biasanya bunganya kecil dan duitnya lu bisa tarik simpan, tarik, simpan. giro sama juga bunganya kecil, tapi biasanya lu bisa tarik dana atau simpan dana dalam jumlah yang jauh lebih besar. Itulah kenapa perusahaan itu simpan duitnya dalam bentuk giro. Nah, dalam kasus Pempr kita ngomong duitnya kan triliunan ya. Dan ketika dia bayar gaji karyawan, bayar listrik, bayar vendor nilainya miliaran, udah pasti enggak bisa pakai rekening tabungan. Kenapa? Karena lu tahu sendiri rekening tabungan transfer di Mandiri maksimal Rp100 juta. Transfer di BCA maksimal Rp300 juta sehari. Ya enggak bisa. Orang duit mereka itu triliunan sekali transfer aja bisa ratusan miliar. Jadi enggak mungkin dan enggak realistis kalau ada pemerintahan daerah yang sedemikian gobloknya sampai buka rekening tabungan. Makanya gua ngakak habis tuh kok bisa-bisanya ada ya Pem punya rekening tabungan. Apa ini isim pedas simpanan pedesaan? Ini konyol banget asli. Kenapa konyol? Karena bunganya kecil. Oke, jadi dari aspek ini udah betul yang dibikin oleh KDM ya. Dia taruh duitnya di bank dalam bentuk simpanan giro terus kemudian dibilang sama Purbaya kalau gitu rugi dong. Kan bunganya giro di bawah deposito. Betul enggak, purba? Betul bunga giro di bawah deposito. Tapi tunggu dulu, dalam konteks administrasi daerah, administrasi publik kan ada uang harian. Lu bikin acara, lu bayar parkir, lu bayar gaji, lu bayar vendor, lu bayar listrik. Itu kan enggak bisa lu tempo. Kenapa maksudnya di tempo? Karena kalau lu buka rekening deposito, lu tahu sendiri yang namanya deposito. Lu bisa deposito 1 tahun, gimana caranya lu bayar gaji guru kalau duitnya di deposito 1 tahun? Kan enggak logis. Duit kan harus keluar masuk. Deposito 6 bulan, deposito 3 bulan. Memang ada deposito berjangka yang duit lu dikunci mati. Tapi apakah bijak seorang pemerintah daerah taruh duitnya di deposito terus mati duitnya selama 3 bulan, 6 bulan? Menurut gua enggak bijak. Dan menurut gua KDM pun enggak bakal lakukan itulah. Dia juga ngerti lah. Kan harus ada yang dibayar. Biawa operasional itu gimana? Setiap hari ada, setiap minggu ada, setiap bulan ada. Enggak logis. Jadi udah pasti bukan itu. Lalu ada lagi satu lagi deposito on call. Deposito yang bisa ditarik kapanpun. Purbaya waktu narik 200 triliun dari Bank Indonesia dia taruh ke imbarat itu deposito on call bisa ditarik kapanpun. Tapi dalam konteks kita ngomong ya konteks pengelolaan keuangan yang baik ya menurut gua ya paling logis bukan disimpan duit itu dalam bentuk deposito, bukan juga disimpan dalam bentuk tabungan, tapi paling logis disimpan dalam bentuk giro. Makanya teman-teman jangan heran kalau data tadi yang kita tampilkan di layar kaca ya mayoritas itu disimpan dalam bentuk giro. So kalau begitu apa kita bilang si KDM salah? Enggak. Kenapa? Karena ya udah benar simpannya dalam bentuk giro. Enggak mungkin di tabungan karena tabungan ada limit transfer yang sangat kecil. Terus kalau gitu siapa yang salah? Ini gua mau kasih tahu sama lu. Yang benar adalah dua-duanya benar. Karena lu bayangin ya, kalau duitnya enggak ditaruh di bank, kan tadi pilihannya cuma tiga, simpanan, giro sama deposito. Lu enggak taruh di bank, duit triliunan ditransfer dari pusat. Lu mau taruh di mana? Taruh di kolong tempat tidur. Si KDM tuh harus taruh kolong tempat tidurnya. Gua rasa enggak lah ya. Atau taruh di kulkas, taruh di lemari. Enggak. Emang mau pencucian uang? Kagak. Logikanya memang lu punya duit triliun ya simpannya di bank. Jadi udah benar yang dilakukan KDM. Lalu apa yang dibilang Purbaya itu salah juga enggak. Karena Purbaya juga bilang aneh kalau duit pemerintah daerah itu ngendok aja mati aja di bank. Lebih aneh lagi kalau jadi deposito itu udah jadi aneh. Jadi di sini yang gua mau bilang adalah dua-duanya benar. Nah teman-teman di sini juga bisa ambil kesimpulan bahwa apa yang terjadi di media-media ini lu jangan kena framing. Dua-duanya ini gua yakin pun enggak mushan. Karena dua-duanya menurut gua dan gua sangat yakin kedua orang ini ya pro rakyat ya. Mereka berusaha kerja, lakukan yang terbaik ya buat rakyat. Nah, kalau mereka saling beradu argumen atau lu lihat debat di publik itu hal yang normal ya. Semua negara lakukan itu saling check and balances. Jadi para pejabat kita based on data ya mereka bisa berdiskusi bahwa argumentasinya masing-masing dan ini hal yang harus kita normalisasi. Enggak ada yang aneh. Dan teman-teman juga lu jangan mudah kemakan isu ya. ya karena lu udah tahu menteri favorit gua ya selain Amran ya Purbaya gua suka banget sama Purbaya dan gubernur favorit gua ya gubernur aing lah KDM nah dari peristiwa ini udah bisa bilang siapa yang benar simpel dua-duanya benar yang dilakukan Purbaya benar kenapa karena begitu sejak dia bawel nyerocos dia soal duit-duit yang mati dibawa oleh Pemprupat kota, gubernur biadab taruh di bank enggak tahu bunganya dinikmati siapa yang terjadi teman-teman Kita banyak terima inbox kok, DM. Wah, berkat Pak Purubaya, banyak vendor-vendor yang mendadak dibayar sama pemerintah daerah. Ketakutan mereka. Gua yakin teman-teman sini tulis deh di kolom komentar siapa yang gara-gara viral nih berita purbaya maki-maki, pejabat-pejabwat daerah, duitnya ditaruh, duit APBN ditaruh di tabungan. Siapa yang langsung cair proyeknya? Jujur-jujur aja lah. Gua tahulah, lu tahu. Lu pasti langsung senang kan, happy, langsung cair kan semuanya. Ya, itu sisi positifnya. Jadi memang selama ini banyak yang ditunda-tunda. Ya, kita enggak bilang KDM seperti itu. Enggak. Gua rasa KDM adalah administrator negara yang baik. Nah, tapi kita konteksnya ini banyak daerah-daerah yang menurut gua tidak bijak sehingga banyak tuh tukin tundangan kinerja PNS, tunjangan sertifikasi guru di tempo, Guys. Ada yang sampai 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan. Kalau lu lihat tempo pembayarannya sengaja diulur-ulur, ya simpel aja karena nunggu bunganya cair, ya kan? Ini yang kita enggak mau itu terjadi. Makanya gua sangat mengapresiasi loh Purbaya mau bawa isu ini ke publik dibandingkan menteri-menteri sebelumnya yang diam-diam bae, diam-diam baik tahu-tahu duit menghilang aja mendingan yang begini menteri kita. Gua sih setuju. Jadi ya kesimpulannya gua itu sangat setuju sama Purubaya dan gua juga sangat setuju sama KDM. Kita sekarang di era digitalisasi semua based on data. Publik bisa men-judge kita. Nah, gua punya saran nih buat Purbaya. Kayaknya udah bagus nih di era sekarang bukan cuma APBN kita yang dijembrengin di publik. Kayaknya bagus juga ya Instagramnya Kementerian Keuangan itu jembrengin aja per bulan. Mana daerah-daerah kabupaten, kota, provinsi yang itu tidak cair-cair yang masih bodoh. So, gua jujur jujujuran aja di sini. Menurut gua sih Jawa Barat justru malah termasuk daerah yang bagus sih penyerapannya. Karena kan APBD dia sekitar 32 triliun, Guys. 2025. Kalau menurut KDM saldo dia tinggal sisa 2 sampai 3 triliun ya katanya ya per Oktober ini. Artinya kan dia termasuk yang efektif loh. Hampir 90% duit itu udah terserap tinggal sisa 10% ya sekitar R triliun lah ya buat sampai akhir tahun Oktober, November, Desember bayar gaji PNS, IWO. Jadi gua bisa bilang ini sangat baik. So, di sini bisa jadi kesempatan nih buat ditunjukkan sama Menteri Keuangan kita daerah keterbukaan langsung aja buka data taruh di Instagramnya Kementerian Keuangan mana daerah-daerah yang serapan anggarannya sangat kecil tapi tabungannya di bank itu sangat besar karena kalau lu pakai rasio itu pasti langsung kelihatan bahwa Jawa Barat termasuk yang bagus serapannya. Yakin gua? Karena duit yang tersisa cuman berapa? 2 sampai 3 triliun ya? Padahal APBD-nya 30 triliun lebih. Artinya kan serapannya bagus. Nah, banyak loh daerah di Indonesia yang memang saking blow onnya bentar lagi ganti tahun lu tahu serapan anggarannya masih di bawah 60%. Sedih, Guys. Nah, itu yang gua minta Kementerian Keuangan dikejarlah, dibawalah ke ruang publik biar semua masyarakat itu bisa lihat menyaksikan bahwa ee negara kita enggak maju-maju. Ini bukan cuma soal presiden atau menteri, enggak. Tapi juga ada pemerintah di daerah-daerah yang sayangnya enggak sepintar KDM. Ya, ya mereka enggak ngerti gimana cara jalankan provinsinya, kabupatennya, kotanya dan itu banyak. Bahkan ada yang serapan daerahnya itu di bawah 50% kan sedih akibatnya ya daerahnya enggak bisa maju, Guys. Enggak dibangun duitnya ngendok aja di deposito makan bunga aja. Bunganya ke mana? Siapa yang tahu? Dan yang sedih karena duit itu diendepin 1 tahun biar dapat bunga. Kan kalau bunganya 1 tahun lebih gede ya dibanding bunganya cuman 1 bulan deposito. Makanya lu jangan heran di Indonesia biasanya proyek-proyek itu baru cair, baru jalan ya bulan November, Desember bikin jalan, bikin jembatan, bongkar trotoar dan itu konyol. Karena biasanya akhir tahun hujan berarti jalannya cepat rusak, trotoarnya cepat rusak, aspalnya, betonnya cepat rusak. Orang masa renovasi ketika musim hujan. Tapi itulah fakta. Semoga lu sekarang menjadi clear ya, kenapa banyak banget projek itu cair di akhir tahun. Karena nunggu bunga depositonya cair maksimal, Guys. Ingat, karena rugi kalau depositonya cuman 3 bulan, 6 bulan bunganya kecil. Kalau 1 tahun bunganya gede. Lumayan loh. So, teman-teman di sini kita bisa ambil kesimpulan masing-masing ya. Gua yakin follower Benix itu semua pada dewasa, cerdas, dan enggak terbawa tuh narasi media-media oligarki khususnya yang mau adu domba nih, gubernur favorit gua dengan menteri favorit gua. Kalau menurut gua dua-duanya benar. Dari sini kita bisa ambil ya namanya pejabat publik ya harus berani ngomong di publik based on data di sini dua-duanya oke dua-duanya benar so good job nih thank you ya buat para pemimpin kita eh Purbaya sama KDM yang mau bawa isu ini ke publik dan ini jadi pembelajaran nih karena di luar nih gua tahu banyak yang ketakutan bupati-bupati walikot gubernur lain pada ketakutan makanya buru-buru cair nih buru-buru dibayar tuh gaji-gaji guru PNS yang sama ini ditekan ditan-tan dan vendor-vendor komen dong di bawah ini siapa yang langsung cair pembayaran proyeknya itu yang udah nyangkut selama berbulan-bulan enggak dibayar-bayar sama PEM Prof. lu, sama Pemda lu, sama Pemkup lu. Langsung sharing ya pandangan kalian di bawah ini. Lu setuju enggak dengan pandang Benix bahwa ya dua pejabat ini yang kita harus dukung terus, kita harus support terus. Semoga ya tambah solid lah membawa pemerintahan kita pada fungsinya, pada role-nya masing-masing ya, supaya Indonesia tambah bagus lagi. Oke, segera sharing ya. Tuliskan pendapat kamu terkait prahara antara KDM dan Purbaya. Ini hal yang positif atau negatif sih buat bangsa kita? Ditunggu pandangan kamu seperti apa. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
Resume
Categories