File TXT tidak ditemukan.
Transcript
TbZp6Sf81KI • AMERICA IS CRYING! CHINA Bought Starbucks for IDR 66 Trillion! Will Luckin Coffee Become the New ...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0483_TbZp6Sf81KI.txt
Kind: captions Language: id perusahaan kopi terbesar di dunia yang namanya Starbucks akhirnya menyerah, Guys. Dia mengibarkan bendera putih karena dia akhirnya collaps kalah bertarung melawan Lakin Coffee di China. Jadi, ini berita yang luar biasa karena kemarin kita baru bikin videonya soal Lakin Coffee juga ya. Eh, ternyata perkembangannya begitu cepat. per hari ini resmi Starbucks dibeli sama Cina, Guys. Gila nih, hebat banget sih Cina ini. Kopi kehan Amerika Serikat aja bisa dia take over loh. So, kalau lu penasaran gimana sih perjalanannya dan siapa yang beli Starbucks China, jangan dikip video ini karena ini bisa berdampak ke petani, coklat, kopi, dan kelapa yang ada di Indonesia. Oke, guys. Tunggu apa lagi? Let's check this out. Jadi sebelum kita bahas lebih lanjut, Guys, kita bahas dulu ya tentang sejarahnya Starbucks ini masuk ke China. Kita enggak usah ngomong panjang kali lebar soal Starbucks-nya sendiri. Ah, tahu dia salah satu perusahaan yang growth-nya paling cepat di dunia. Bisnisnya jualan air, dikasih kopi. Ah, itulah yang namanya Starbucks. Nah, di Indonesia sendiri dalam 10 tahun terakhir mereka itu trending banget ya. Tapi di China, Starbucks itu butuh waktu bertahun-tahun loh buat bisa menjadi salah satu yang paling terkenal lah di sana. Karena dia masuk di Cina itu dari 19 tahun yang lalu loh. Gila enggak? Dan ini salah satu kisah suksess story ya, merek Amerika di dataran mainland China ya. Hari ini sih di sana Starbucks itu udah sama kayak KFC lah atau kalau lu ngomong Big Mac, McD ya, Starbucks itu udah begitu populernya sampai setara dengan brand-brand yang masuk lebih awal. Tapi kalau lu bayangin ya, Cina itu kan sejarahnya enggak punya budaya minum kopi, Guys. Makanya susah banget buat Starbucks itu penetrasi. Budayanya orang Cina itu minum teh. Eh, tiba-tiba ujung-ujungnya datang Starbucks pengen jualan kopi. Makanya berat banget perjalanan mereka. Tetapi dengan sejarah cara akhirnya mereka bisa maju juga. Kenapa dia butuh waktu bertahun-tahun buat bisa tumbuh di Cina? Ya simpel aja. Karena lu udah tahu ya harga Starbucks itu mahal banget. Rasanya juga sebenarnya biasa banget lah. Lalu lu bayangkan tiba-tiba mereka ketemu pasar yang benar-benar gak tahu yang namanya kopi. Makanya CEO Starbucks juga bilang berulang kali mereka itu hampir nyerah di Cina. Tapi untungnya 20 tahun yang lalu Cina itu sempat menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Tiba-tiba banyak investasi asing yang masuk. Mereka tiba-tiba membuka diri terhadap orang asing dan makin banyak perusahaan asing yang buka cabang, buka toko, buka perusahaan, buka pabrik di sana. Dan mereka membawa karyawannya. Budaya karyawan Amerika, budaya karyawan barat, budaya karyawan asing masuk ke sana dan mereka mempopulerkan minum kopi ke sesama mereka yang ujung-ujungnya ke orang lokal juga. Jadi, Starbucks itu save by the bell, Guys. Jadi, mereka benar-benar udah benar-benar hampir collaps itu 20 tahun yang lalu. Cuman akhirnya terselamatkan karena tiba-tiba ekonomi Cina tumbuh tinggi. Akibatnya penghasilan mereka tumbuh tinggi dan mereka mau coba lifestyle western, lifestyle barat, yaitu minum kopi. Dan ini terus berlanjut sampai kemudian di tahun 2017, Cina itu bahkan sampai menjadi negara yang memiliki gerai terbanyak dan terbesar dan termegah di dunia yang namanya di Shanghai. Luasnya lebih dari 2.000 m². Jadi besar banget. Lu bisa bayangin 2000 m² udah kayak stadion aja, Guys. Tapi itu realitanya. Lu bayangin aja panjang meja barnya yang di Shanghai aja itu sampai belasan meter loh. Saking panjangnya itu adalah bar, meja bar terpanjang di dunia adanya di toko Starbucks yang ada di Shanghai. Betul-betul besar, megah, udah kayak stadion, Guys. Tapi yang namanya juga perjalanan bisnis ya, enggak bisa terus-menerus lu ada di atas nanti akan terjadi siklus juga. Lu akan nyungsep. Nah, itulah yang terjadi oleh Starbucks. Karena semenjak Lakin Coffee lahir ke dunia ini dan mereka punya rasa yang lebih enak, harga yang lebih murah, tempat yang sama mewah dan nyamannya dengan Starbucks, ya per tahun 2023 akhirnya mereka dibalap sama Lakin Coffee. Dibalap dalam sisi apa? Bayangin dari sisi gerai. Starbucks itu hebat banget loh. Gerainya itu ada 8.000. Lakin Coffee emang punya berapa? Lakin Coffee punya 16.000, Guys. Dua kali lipat Starbucks kan gila. Dari segi Omzet, Omzet-nya Starbucks di Cina itu 52 triliun setahun. Eh, lakin coffee itu sudah 57 triliun. Ini data per tahun 2023, Guys. Makanya lu juga jangan heran ya, namanya juga ini channel investasi ini kerefleksikan juga ke harga sahamnya. Jadi, dalam 1 tahun terakhir Starbucks itu udah kelihatan makin nyungsep, makin tiarap lah ya. Mungkin 111 sama Starbucks Indonesia kita lihat aja nasibnya gimana. Karena dari yang gua lihat kok kayaknya tambah sepi ya. Tapi lu lihat aja ya dari harga saham kan enggak bohong. Harga sahamnya Starbucks per hari ini dalam 1 tahun terakhir itu sudah turun 15% lebih. Nah, sebaliknya kompetitor utama dia di China itu sudah naik 70% lebih hanya dalam 1 tahun. Duit lu naik 70% kalau beli sahamnya Lakin Coffee. Sebetulnya Lakin Coffee udah kita bahas dari 2 tahun lalu sih tentang fenomena Lakin Coffee yang merah lela di Asia Tenggara. Tapi ada satu hal yang unik nih. Jarang-jarang loh ada perusahaan yang mau mengakui perusahaan lain lebih hebat dari dia. Salah satunya CEO-nya Starbucks Brian Nicole itu pernah bilang di dalam sebuah konferensi internasional dia sama sekali tidak heran bahkan respect bahkan salut dengan kesuksesan Lakin Coffee ini. Utamanya bukan cuma soal pemilihan tempat atau pembukaan gerai kecepatannya Luckin Coffee no. Tetapi bagaimana Lakin Coffe itu bisa menciptakan rasa-rasa baru secara konsisten yang lebih enak, lebih inovatif dibandingkan Starbucks? Nah, gua gak kaget sih kalau gua ngelihat banyak toko-toko minuman Cina ya sekarang tetehan Cina banyak ya. Mereka tuh bisa aja keluar new flavor setiap harinya. Ada blossem tea, peach tea, pink, segala macam. Betul-betul cepatlah dibandingkan kalau lu lihat Starbucks lah dari 2000 tahun yang lalu menunya apa? Java Chip. Saat ini ya Java Chip juga. Jadi evolusi rasanya, warnanya, teksturnya itu jauh di belakang kompetitor yang dari Cina sih. Jauhlah Starbucks jauh ketinggalan zaman. Benar-benar terbelakang lah, lambat bisa dibilang. Makanya enggak heran kalau CEO Starbucks ya nyerah betul-betul. Wah, enggak bisa mereka battle sama Lakin Coffe. Udah harganya Lakin Coffee jauh lebih murah, lebih enak pula dan lebih adaptif dengan perubahan evolusi konsumsi Gen So, makanya enggak heran, Guys, dengan suksesnya Lakin Coffee dan makin nyungsemnya Starbucks di China, ya akhirnya ya Starbucks pun ya terpaksa menjual sahamnya senilai 10 billiun dolar atau rupiahnya hampir Rp170 triliun, Guys. So, makanya enggak heran ya dengan semakin suksesnya Lakin Coffee dan semakin nyungsepnya Starbucks di China, ya, Starbucks pun pasti berpikiran buat kabur, buat exit dari pasar China. Makanya Starbucks mulai dari 3 tahun yang lalu udah mulai cari-cari pembeli nih buat take over saham dia di China. Dan ada lebih dari 30 perusahaan yang berlomba-lomba buat beli sahamnya Starbucks. Jadi, Starbucks itu udah betul-betul jadi rumor bakal di-take over, diakuisisi sama perusahaan lokal di China. Bahkan perusahaan asing ada yang mau masuk juga buat take over Starbucks China. Nah, tapi satu hal yang menarik nih, bukan cuman soal perusahaan yang mau take over Starbucks China ya, tetapi ternyata Lakin Coffee sendiri tuh sempat mau beli Starbucks China buat menunjukkan kedikdayaan mereka melalui ya induknya mereka. Mereka punya investor namanya Centu Capital. Itu the biggest shareholder of Luckin Coffee. Jadi, pemegang saham terbesar Luckin Coffee namanya perusahaan investasi namanya Centurum Capital. Nah, ini menarik, Guys. Kenapa? Karena lu harus tahu dong, kenapa Lakin Coffee itu pengin banget, ngebet banget. Bahkan udah sejak bertahun-tahun lalu itu nawar mau beli Starbucks. Simpel aja. Karena ini strategi mereka buat bermain defensif. Namanya bisnis. Saingan utama dia sesama toko kopi yang paling viral di China ya Starbucks sama Lakin Coffee. Nah, penting banget buat Lakin Coffee beli Starbucks karena kalau seandainya Starbucks dibeli oleh orang lain. E, bentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu dan interaksi langsung ya karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi, banyak sekali membuka wawasan baru, terutama banyak bocoran-bocoran mengenai ee kebijakan maupun emiten yang akan terbang selanjutnya. Jadi puas sekali sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di YouTube sendiri kan lebih apa ya ee pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah ini. Mengikuti BIC investor Samet ini setelah dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa kalau kita bisa memahami fundamental atas perusahaan dan forecast untuk perusahaan ke depannya kita pasti dapat akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Dan itu yang saya rasakan selama setahun ini. Dan saya harapin kalau e untuk Benik Investor Summit 2025 diadakan, saya pasti akan ikut lagi. Salam cuan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025 segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Karena kalau seandainya Starbucks dibeli oleh orang lain, bisa jadi Starbucks itu berevolusi menerapkan strategi jualan barang dengan harga lebih murah, buka toko atau gerai-gerai baru yang ukurannya lebih kecil, dan melakukan digitalisasi skala besar lah yang lebih canggih. Nah, Teman-teman tentu tahulah kalau Starbucks itu aplikasi digitalnya aja ketinggalan zaman. Jauhlah sama kompetitornya. Kalau lu lihat toko-toko kopi lokal punya aplikasi bahkan banyak yang lebih canggih, lebih keren dibanding punya Starbucks yang di Indonesia ya. So, makanya enggak heran kalau Lakin Cov itu takut. Seandainya lu dibeli sama perusahaan Cina, gua yakin perusahaan Cina itu pasti nurunin harga. Gua yakin perusahaan Cina yang baru, pemiliknya Starbucks yang baru pasti ngerubah format tokonya menjadi lebih kecil. Kayak lu lihat ya, Fore, tuku, janji jiwa, kopi kenangan. Di Indonesia kan fleksibel banget. Ukurannya satu ruko aja bisa, satu kios aja bisa. Tapi kalau Starbucks kan enggak bisa. Dari ukuran berapa? minimal 300 m², 500 m². Jadi, ada keterbatasan buat ekspansi buat mereka. Jadi, ini betul-betul strategi yang bagus buat Lakin Coffee, akuisi Starbucks supaya tidak dimakan Lakin Coffee oleh pemilik Starbucks yang baru. Tapi berhasil enggak strateginya Luckin Coffee? Sayang sekali ternyata strateginya gagal. Karena ujung-ujungnya yang berhasil akuisisi saham Starbucks di China adalah Boyu Capital. Nilainya 66 triliun. Angka cantik, Guys. 66 triliun. Jadi, udah resmi nih per hari ini. 60% saham Starbucks di China itu pindah ke Boyu Capital. Nah, this is a very interesting game, Guys. Kenapa ini sangat menarik, Guys? Karena Boyu Capital itu pendirinya adalah cucu dari Jang Jemin. Jang Zemin itu adalah mantan pemimpin tertinggi di Cina. Lu bayangin dia mantan sekretaris jenderal Sekjennya partai komunis Cina, partai terbesar di dunia. Dia mantan presiden Cina juga. Jadi dia adalah penerus Cina ya setelah generasi tank shopping adalah yangjamin. Setelahnya Hujino. Terus ya sekarang udah masuk eranya si Jimping. Jadi dia mantan orang nomor satu dari segala sisi di Cina. Dia punya cucu. Cucunya pendirinya Boyu Capital ini. Dan Boyu Capital ini betul-betul terkenal ya. Kalau lu milenials, gua yakin lu tahu yang namanya Jackma, pendiri Alibaba. Alibaba dulu sempat salah satu pemegang saham terbesarnya selain masa Yosison itu ada Yahoo. Tetapi kemudian Yahoo itu diakuisisi, di-take over sama Alibaba. Nah, yang nge-backing Alibaba supaya bisa take over saham Yahoo di China yaitu si Boyu Capital ini. Jadi enggak heran kalau Boyu Capital ini juga salah satu pemegang SAM terbesar di Alibaba, Guys. Dia punya SAM sekitar 5% lah. So, ini bukan perusahaan kecil, enggak kaleng-kaleng dan mereka sangat adaptif dengan teknologi. Terbukti mereka juga punya SAM and N Financial. Buat teman-teman yang belum tahu, N Financial adalah perusahaan fintech terbesar di China. Ya, kalau lu lihatlah Indonesia kan ada OVO, ada Gopay, ada bank digital segala itu kalau dikombine jadi satu masih lebih gede and financial di China. Wah, berarti hebat banget ya genetikanya Boyo Capital ini. Dia punya genetika pemimpin tertinggi RRC, sekretaris jenderal PKC, pemiliknya and financial fintech terbesar di Cina. Dan yang paling seksi yang terakhir ternyata Boyu Capital juga adalah pemilik Mix ya. Lu pasti udah enggak asing lah dengan nama Miku. Jadi MX Bing Cheng atau orang bilang Miku itu ya perusahaan minuman desert, ice cream, coffee. Salah satu yang terbesar dan paling cepat pertumbuhannya di dunia. Dan ternyata pemiliknya adalah Boyo Capital, guys. Kalau lu jadi lakin coffee hari ini, pasti lu keringat dingin. Karena lawan lu sekarang bukan kakek nenek Starbucks isinya dinosaurus yang menjalankan perusahaan seperti orde lama. Tapi enggak, sekarang Lakin Coffee harus siap berdarah-darah bertarung melawan orang yang memiliki mindset teknologis, cepat, modern, pemilik saham Alibaba, pemilik saham Mix, pemilik saham N Financial dan pertarungannya bakal makin brutal, Guys. Tapi ini good news sih, Guys, sebetulnya buat Indonesia. Nanti kita bahas lebih detail lah. Tapi satu hal yang jelas di sini adalah gimana strateginya Starbucks kok mau-maunya diakuisisi sama Boyu Capital. simpel aja karena mereka sudah mulai berada di titik perlu ada knowledge of Chinese market, local knowledge. Jadi memang penting ada jagoan lokal yang sangat ahli di bidang ya selera orang Cina, budaya orang Cina dan itu bukan Starbucks karena dia budayanya sangat Amerika. Nah, ini jadi seru nih karena Bo Capital masuk posisi Starbucks itu udah punya 8.000 toko. Apa yang bisa dia lakukan dengan itu? Gua rasa ada begitu banyak hal sih yang bisa dia lakukan. Karena satu hal yang menarik lu tahu ya, salah satu bank terbesar di dunia adalah Starbucks juga dan and Financial salah satu perusahaan fintech terbesar di dunia. Pemiliknya Boyu Capital juga. Eh, Starbucks kok bisa jadi bank? Ya lu tahu enggak sih kalau lu mau beli Starbucks banyak orang itu top up dulu. Jadi ada saldo lu di walletnya mereka. Itu floating money. So that's a big mode buat menggabungkan kedua perusahaan ini. Perusahaan fintech punya Boyu Capital dan Starbucks. Seru nih permainannya. Makanya lu jangan heran kalau per hari ini, detik ini ya pasar langsung merespons perubahan yang terjadi di China dengan apa? Berbondong-bondong beli sahamnya Starbucks. Makanya ya dalam 24 jam terakhir harga saham Starbucks itu sudah naik 4%. Tapi gimana dengan Lakin Coffee? Nah, ini pertanyaan buat kalian. Dari sini sudah bisa lihat ya. Kalau saham Starbucks saja langsung direspon positif sama market, lu bisa kebayang enggak kira-kira Lakin Coffee sahamnya akan ke arah apa? Ketika lahir musuh baru, formidable enemies lebih powerful, lebih local wisdom, lebih punya koneksi dan punya pengalaman membesarkan Mix. Bahkan Mixway cabangnya lebih besar loh dibanding Lin Coffee. Kalau menurut kalian sendiri gimana? Apakah dengan diakuisisinya Starbucks oleh Boyu Capital akan berdampak positif bagi pertumbuhan Starbucks di China? Ya atau malah sebaliknya. Dan yang kedua kan teman-teman tahu ya, harga kelapa di Indonesia itu makin naik, coklat makin naik, kopi makin naik. Ya, ada hubungannya juga dengan pembeli kelapa terbesar di dunia hari ini adalah Cina sendiri. Nah, kalau seandainya masuk Boyu Capital ke sana, bawa local expertise dia di sana, gua yakin enggak lama lagi yang dia lakukan adalah mengintroduksi kopi rasa kelapa. Percaya enggak lu? Dan ini artinya, teman-teman petani di Indonesia, lu bakal tambah cuan lagi. Kemarin kan harga kelapa udah naik sampai empat kali lipat ya. Tapi hari ini gua yakin lu harus siap-siap nih nanam lebih banyak karena harganya bisa jadi naiknya lebih dari 10 kali lipat. Kalau menurut lu sendiri gimana? Pertarungan antara Luckin Coffee versus Starbucks ini adalah good news atau enggak sih bagi penikmat kopi di dunia? Gua sendiri masih menunggu-nunggu nih kedatangan Lakin Coffee di Indonesia. Kok enggak muncul-muncul ya? Terakhir paling dekat gua lihat di Singapura. Di Singapura ada beberapa titik yang buka Luckin Coffee. So, gimana guys pandangan kalian soal pertarungan antara Boyu Capital eh atau The New Starbucks ala China versus Lakin Coffee? Siapakah yang bakal jadi pemenang dunia Kopi? Ya. Dan kalau Indonesia sendiri gimana? Indonesia udah siap belum mengakuisisi Starbucks? Karena gua lihat pemain kopi lokal di Indonesia makin hari tambah banyak dan tambah ramai. Starbucks Indonesia kira-kira bakal terdampak enggak ya? Bakal goyah juga enggak ya? Atau malah bisa jadi dapat ilmu baru nih dari Starbucks Cina gimana caranya battle lawan brand lokal di Indonesia sendiri? Lu sendiri gimana? Lebih enak ngopi di Starbucks atau ngopi di toko sebelah tuh yang harganya lebih murah? Segera share pandangan kalian di kolom komentar di bawah ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye.