File TXT tidak ditemukan.
CHINA'S ECONOMY IS HEADING FOR DESTRUCTION! INVOLUTION Will Make Electric Cars Even Cheaper by 2025!
lsaNefRf3rc • 2025-11-12
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Lagi-lagi ramalan benix. Jadi kenyataan nih, Guys. Harga mobil di tahun 2025 jauh lebih murah dibandingkan 2024. So, kalau lu udah follow Bicik dari sejak bertahun-tahun lalu, udah tahulah gua udah pernah bilang. Siap-siap, Guys, lu akan jadi saksi sejarah untuk pertama kalinya di tahun 2025, harga mobil baru di Indonesia lebih murah dibandingkan mobil bekas. Dan ini udah gua kasih tahu sama kalian, jangan beli mobil dulu. Jadi, udah dari tahun lalu gua ngomongin lu jangan beli mobil karena tahun depan tahun 2025 harga mobil pasti jatuh. Dan ternyata prediksi BX jadi kenyataan, Guys. Jadi, Teman-teman, gua mau bilang teman-teman akan menyaksikan harga mobil. Mau mobil baru kayak mau mobil bekas kayak lu akan jadi saksi di tahun 2025 itu akan jauh lebih murah dibandingkan tahun 2024. Apalagi mereka digas, mereka disubsidi, mereka dicambuk oleh pemerintahnya untuk memproduksi sebanyak-banyaknya. So, teman-teman dari sini kita bisa lihat bahwa apa? Hei, kita baru lihat sedikit merek, Bro. Ada MG, ada Cherry lah, Cherry Omoda ya, ada apa Gil maybe apa udah ada belum di Indonesia? Tapi satu yang pasti kayak Great Wall udah baru masuk, Avalu Paling populer tetap BYD lah sama Wooling itu cuman ujung S, Bro. Di bawahnya masih ada lagi begitu banyak merek yang antri untuk masuk karena mereka enggak berani masuk duluan. Kasih pemain gede dulu masuk BYD gede masuk buka pasar berhasil. Siap-siap mereka akan tembus. So, kalau lu penasaran kenapa harga mobil bisa turun dan bakal makin turun terus loh sesuai prediksi Benix dan ini bakal berdampak sama hasil investasi kalian juga. Jangan d skip video ini. Let's check di. Jadi, Teman-teman tentu sudah tahulah 2025 ini banyak ramalan BX yang jadi kenyataan. Salah satunya adalah soal mobil. Gua udah berulang kali bilang penjualan mobil Indonesia bakal menyusut tahun 2024 jadi kenyataan. Tahun 2025 juga bakal menyusut jadi kenyataan juga. Dan yang paling penting apa? Soal harga mobil baru yang udah pasti bakal lebih murah dibandingkan harga mobil second. So, teman-teman tahu ya, Hyundai Kia udah banting harga mobilnya sampai ratusan juta sehingga harga barunya jauh lebih murah dibandingkan kalau lu beli mobil yang sama di tahun lalu. Jadi, kalau lu mau nunggu aja sesuai saran gua, gua itu enggak bakal menyesatkan lu lah. Jadi terbukti ya kalau lu mau sabar enggak usah beli mobil tahun 2024 karena tahun 2025 bakal makin murah. Ya, har ini jadi kenyataan. Bukan cuma Hyundai Kia, tapi sampai BYD itu ngasih diskon buat mobil dia. Dan harga mobil barunya tipe barunya juga bukan tambah mahal, tapi mahal tambah murah. Nah, yang kemarin paling bikin hebo itu ada BYD atau satu harganya sampai di bawah Rp200 juta, Guys. Lalu ada Jaiko J5 harganya cuman Rp249 juta. Mau agak lebih mahal dikit ada juga padahal mobilnya bagus. Wing Darion. Harganya cuman Rp350-an juta udah dapat mobil ya. Mirip-mirip Alpart, Guys. Gila harga Rp350 juta tujuh penumpang. Wih, hebat nih. Tapi gak ada yang lebih gila lagi selain prediksi Benix yang mengakibatkan wooling sampai dipetisi sama customernya, Guys. Mereka merasa harga wooling kok bisa turun Rp10 juta dalam 7 bulan. Harga barunya lebih murah. Maksudnya Woling bingungo mereka sampai bikin petisi. Padahal kalau lu pikir ya kayak lu beli handphone, lu beli iPad, ketika lu beli hari ini harganya Rp10 juta, besok harganya masa jadi Rp2 juta. Itu kan bukan investasi. Orang enggak bisa bedain liabilities mana, investment mana. Yang namanya lu beli mobil itu bukan investasi, Guys. Harganya makin lama makin turun. Selesai. Itu liabilities, itu beban. Jadi enggak normal. Bahkan lu beli mobil R00 juta terus tahun depan turun ke R00 juta lu komplain. Enggak normal. Kenapa? Karena si Yogianya yang namanya liabilities ya memang tambah minus. Tapi yang paling kasihan lagi ada ribuan orang yang menandatangani petisi itu. Ini membuktikan ada ribuan orang juga enggak nonton video Benix bahwa Benix sudah dari zaman dulu, udah dari bertahun-tahun lalu ngomong tahun 2025 harga mobil anjlok. Harga mobil baru pasti lebih murah dibandingkan harga mobil second. Dan hari ini jadi kenyataan. Nah, ini makin seru soalnya ini bisa berdampak juga bagi negara adik kuasa di planet bumi ini yang namanya China. Nah, Teman-teman tahu enggak kenapa harga mobil bakal makin lama makin murah lagi? Nah, ini semua diawali oleh ambisi Cina yang ingin menjadi pemimpin di industri teknologi tinggi termasuk electric vehicle, mobil listrik ini, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya di Cina bahkan sampai termasuk Xiaomi dan Huawei untuk masuk ke pasar mobil listrik. Jadi, pasar mobil di China itu berkembang sedemikian pesat sejak mereka bergabung di tahun 2001 ke World Trade Organization alias WTO. Ini organisasi perdagangan dunia internasional yang mengakibatkan China bisa mengakses market global. Nah, industri mobil EV ini baru berakselerasi maksimal di tahun 2015 ketika Partai Komunis Cina akhirnya memperkenalkan program baru yang namanya Made in China 2025. Mereka sudah bikin prediksi bahwa dalam 10 tahun ada tujuh sektor utama yang wajib dikuasai oleh Cina. Cina harus maju. Cina harus jadi pemimpin di tujuh sektor itu. Salah satunya sektor yang berhubungan dengan teknologi tinggi yang namanya mobil listrik. Nah, sejak saat itu Cina memberikan subsidi besar-besaran ke perusahaan-perusahaan yang mau membuat mobil listrik. Salah satunya BYD yang aslinya itu bukan pabrik mobil, tapi cuma pabrik baterai handphone, Guys. Nah, karena subsidi dan dukungan penuh ya dari pemerintah Cina, akibatnya makin banyak perusahaan-perusahaan di China seperti MG, Volvo, C gili menjadi pemain utama hari ini ya karena mereka disubsidi besar-besaran sama negara China. Nah, makanya lu jangan heran kalau lu lihat mobil listrik yang jadi penguasa pasar dunia hari-hari ini ya ternyata bukan Jepang, bukan Jerman, bukan Amerika tetapi China. dari total hasil penjualannya di semester pertama 2024 kalau kita bandingkan ke 2023 peringkat satu masih list Tesla tapi selanjutnya setelah Tesla isinya apa? Ada BYD Song, ada Tesla Model 3, ada BYD seag inilah atau satu? Lalu ada BYD OnePlus, ByyD Kin, BYD Destroyer, Ito 1G, BYD Dolphin, dan ada Wooling Hong Guang. Jadi intinya apa? Kalau lu lihat dari top 10 ini merek bule itu cuman dua, Tesla model 3 sama Tesla model Y. Sisanya BYD, BYD, BYD sama Woling satu. Intinya apa? Dalam 10 tahun sesuai dengan prediksi si Jimping di tahun 2015, Cina terbukti berhasil di tahun 2025 menjadi pemimpin pasar mobil listrik dunia. Artinya gini, Guys. Kalau lu pergi ke Jerman lihat mobil listrik ada kemungkinan besar itu mobil Cina. Lu pergi ke Singapura hari-hari ini lihat mobil listrik kemungkinan besar mobil Cina. Lu pergi ke Indonesia mobil listrik kemungkinan besar mobil Cina. Lu pergi ke UK, ke Australia, lihat ada mobil listrik kemungkinan besar mobil Cina. Bukan Korea, bukan Jepang, bukan Ford. Hari ini jadi kenyataan hebat ya. Cuma negara komunis loh yang memiliki kemampuan membuat GBHN jangka panjang mimpi mereka jadi kenyataan. Karena mereka enggak genta-ganti partai coblos ulang pemimpin mereka 5 tahun sekali kayak orang bego. Enggak. Mereka bisa membikin visi misi jangka panjang. Dan itu terbukti dengan program mereka dalam 10 tahun kita jadi penguasa tujuh teknologi tinggi di dunia ini. Hebat ya. Nah, makanya enggak heran ya tahun 2024 aja Cina itu hampir 10% GDP Cina disumbangkan dari bisnis hijau ini. Jadi, guys, GDP Cina itu 312.000 triliun. Gila enggak? R12.000 triliun 10%-nya disumbangkan oleh sektor hijau. Jadi, sektor hijau salah satunya ada energi listrik, solar, tenaga matahari, baterai, termasuk mobil. EV itu sektor hijau ya. Sumbangsinya 10% dari GDP Cina yang 312.000. RIB triliun alias sekitar R1.000 triliun disumbangkan bisnis EV. Nah, Teman-teman bisa lihat di layar kaca ya. Sumbangsi sektor mobil listrik dan baterai mobil listrik itu di tahun 2024 itu hampir 800 miliar dolar. Di bawahnya PLTS pembangkit listrik tenaga surya solar panel itu nilainya 400 biliun dolar. Di bawahnya ada lagi nih pembangkit listrik hijau. Di sini banyak nih ada baling-baling, tenaga angin, tenaga air. Dia itu nilainya sekitar 250-an bilun dolar. baru setelahnya ada kereta listrik dan lain sebagainya. Tetapi sektor terbesar di bidang ekonomi hijau disumbangkan oleh mobil listrik, Guys. Jadi ini udah sejalan nih dengan visi misi si Jimping bahwa Cina akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi hijau di dunia ini. Lu bayangin ya ketika orang bule masih bermimpi aja bikin mobil yang bagus, murah, hemat energi, ramah lingkungan, Cina sudah mewujudkan mimpi itu dan dia sudah rancang itu sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Hebat ya. Nah, cuman ada dampak positif, ada dampak buruknya juga. Nah, persaingan mobil yang disuntik steroid sama Cina mengakibatkan persaingan mobil di EV itu sangat-sangat ketat, Guys. Nah, akibatnya banyak perusahaan mobil EV di Cina itu perang harga, termasuk Tesla. Nah, lu tahu enggak sih hari ini ada lebih dari 150 merek mobil listrik di China. Banyak banget. Kalau lu lihat top 10 itu kan cuman BYD, BYD, Byd, Byd, Tesla and then Wooling. Tapi realitanya di sana ada Gil, ada Ziker, ada Xpeng, ada G AIC, Aion dan lain sebagainya. Banyak banget. Tapi ada ratusan merek dan mereka hari ini saling bunuh. Tesla aja sampai diskon gila-gilaan harga mobil baru mereka lebih murah dibanding harga mobil second-nya. Lu tahu Tesla harga mobil model 3 nya ya hari ini udah lebih murah 6% dibandingkan tahun lalu. Model Y udah lebih murah 11% dibandingkan tahun lalu. Jadi mobil baru lebih murah dibandingkan tahun lalu. Dan ini bakal terus menjadi tren. Makanya jangan heran kalau perang harga mobil listrik ini jadi alarm buat ekonomi Cina karena bisa menyebabkan involution. Wis, istilah apa lagi tuh, Guys? Involution. Jadi maksudnya apa Involution itu, Guys? Jadi seb bentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu dan interaksi langsung ya karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi, banyak sekali membuka wawasan baru, terutama banyak bocoran-bocoran mengenai ee kebijakan maupun emiten yang akan terbang selanjutnya. Jadi puas sekali sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di YouTube sendiri kan lebih apa ya ee pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah ini. Mengikuti BIC investor Samet ini setelah dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa kalau kita bisa memahami fundamental atas perusahaan dan forecast untuk perusahaan ke depannya kita pasti dapat akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Dan itu yang saya rasakan selama setahun ini. Dan saya harapin kalau e untuk Benik Investor Summit 2025 diadakan, saya pasti akan ikut lagi. Salam cuan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025 segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di solo, guys. Bye bye. Jadi maksudnya apa involution itu, Guys? Jadi lu tahu ya sebelumnya kan mereka 10 tahun lalu itu 2015 digenjot, disuntik, dikasih insentif sama pemerintah. Jadi berlomba-lomba bikin inovasi, berlomba-lomba bikin riset R&D supaya pabrik mereka banyak masif ekspor ke seluruh dunia. kompetisinya bagus. Nah, sekarang apa? Karena dia sekarang involution, whatever. Enggak peduli berapa banyak duit yang lu inject ke sistem, ternyata enggak bikin industrinya bertumbuh, tetapi industrinya makin mengkerut, makin nyungsep. Jadi enggak peduli lu investasikan berapapun effort lu, tenaga lu, biaya lu, waktu lu, hasilnya malah makin buruk. Jadi ini diminishing returns bukannya makin profit tapi makin buruk. Artinya sektor otomotif di Cina hari-hari ini diambang malapetaka, Guys. Bukannya balapan menuju sukses, tetapi mereka sedang balapan menuju jurang. Enggak peduli berapa banyak duit yang lu invest, orang yang lu hire, ilmuan, scientific, engineer yang lu punya, lu hanya mempercepat kematian lu. Bahkan sampai pemimpin tertinggi di Cina takut nih dengan involution ini. Mereka bahkan sampai harus turun tangan buat mencegah para perusahaan ini saling potong harga, undercutting its competitors. Jadi, betul-betul butuh intervensi negara untuk mengurangi gesekan-gesekan itu. Mereka takut ujung-ujungnya mereka rest to the bottom. Berlomba-lomba jual mobil dengan harga semurah-murahnya. Yang ujung-ujungnya enggak kompetitif, yang ujung-ujungnya merongrong perusahaan, yang ujung-ujungnya makin banyak pabrik yang bangkrut karena harga yang mereka tawarkan tidak sustainable dalam jangka panjang. Jadi istilah involution itu sebetulnya khas Cina sih. Mereka punya termin namanya Nation yang secara filosofis itu artinya sebuah populasi atau sebuah bangsa sudah enggak bisa lagi berevolusi lagi menjadi lebih baik. Enggak peduli seberapa keras bangsa itu berusaha untuk jadi lebih baik, itu tidak akan bisa terwujud karena sebetulnya sudah mentok evolusinya. Nah, kalau ini diterapkan ke individu, artinya enggak penting seberapa keras lu bekerja, lu enggak akan bisa punya progres, lu enggak bakal bisa maju ke depan, lu enggak bakal bisa lebih sukses dibandingkan sebelumnya. Sedih banget ya involution nation ini. Nah, di Cina istilah involution ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana keterpurukan ekonomi mereka. Nah, istilah Nan intinya ya lu berguling ke belakang jadi mundur. Jadi setelah bertahun-tahun mereka itu mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, banyak kaum milenials di China bahkan sampai anak-anak Gen yang mereka udah mulai merasa bahwa peluang opportunity udah enggak ada lagi buat mereka. Dulu opportunity itu ada buat orang tua mereka, tetapi buat generasi mereka, buat generasi milenial, buat generasi Genji, opportunity yang sama sudah tidak ada lagi. Dan sekarang udah enggak ada artinya lu kerja keras karena tidak ada garansi lu bakal dapat hasil yang setimpal. Jadi, buat teman-teman ya, Involution itu sangat berbahaya. Indonesia belum pernah nih ngalamin begini ya, karena Indonesia masih negara berkembang, masih ada peluang buat meroket ke atas. Kalau udah di atas pilihannya cuman nyungsep atau bertahan. Nah, Indonesia kan kebetulan masih di fase yang growing. So, you're in a good position lah. Makanya gua berulang kali bilang lu beruntunglah kalau lahir di Indonesia. Apalagi di fase-fase fast growing yang akan ada lu lihat dalam 2 3 tahun ke depan ini bakal ekstrem nih pertumbuhan ekonomi kita. Nah, yang penting di sini buat tahu jebakan Involution ini bisa menciptakan lingkaran setan buat Cina. Ini nasihat gua nih buat teman-teman di China. Kenapa? Karena Involution itu artinya percuma lu melakukan kompetisi tinggi, kerja keras, apalagi kerja di Cina itu kan dari Senin ke Senin. Kalau bisa masuk kantor jam 5.00 pagi, pulang kantor jam 5.00 pagi juga. nginep lu bahkan di kantor. Tapi zaman dulu itu ada artinya karena lu bakal tambah berprogres, tambah ilmu lu, pengetahuan lu, network lu, penghasilan lu. Jadi banyak banget yang lu bisa dapat. Worth it kerja keras. Ya, di era gua itu pun worth it. Tapi ternyata sekarang ini udah enggak lagi. Lu punya kompetisi tinggi, etos kerja tinggi, tapi produktivitas lu bukan artinya ikut tinggi. Reward-nya enggak setimpal. Kalau zaman era gua dulu, worth it kerja 12 jam. Gua sampai nginp-nginp di kantor, banyak karyawan gua itu pulang kantor jam 3.00 pagi lah. Worth it, worth it. Mereka nikmati hasilnya hari ini. Mereka banyak jadi direktur di perusahaan internasional. Happy, happy. Tapi di Cina sekarang udah masuk ke tahap yang itu enggak ada gunanya lagi kerja keras itu. Karena apa? Karena ketika mereka kerja makin keras, perusahaan enggak sanggup bayar lebih. Upah tetap staknan, pendapatan rendah, kompetisi banyak. Ingat penduduk mereka gila di atas R miliar, Guys. Akibatnya apa? Karena pendapatannya mereka tetap rendah. Akibatnya daya beli juga jadi turun. Kalau daya beli turun, konsumsi pasti berkurang. Permintaan barang dan jasa melemah, Guys. Kalau permintaan barang dan jasa melemah, ya hukum supply and demand artinya harga barang turun. Harga barang turun artinya deflasi. Kalau deflasi artinya perusahaan enggak bakal lagi bisa maksimal nih profitnya. Akibatnya mereka enggak bisa lagi ekspansi bisnisnya. Akibatnya mereka terpaksa ngurangin harga jualnya karena permintaan berkurang. produktivitas harus dikurangin, mesin-mesin dimatikan, dan akibatnya apa? Tenaga kerja dikurangin. Nah, kalau tenaga kerja dikurangin, PHK massal banyak yang terjadi, artinya lapangan kerja makin sempit, peredaran duit juga makin sedikit. Yang ujungnya apa? Balik lagi ke involution itu tadi, karena lapangan kerja makin sedikit, sementara penduduknya masih miliaran. Upah makin tertekan. Kembali lagi ke involution, daya beli turun. Nah, itulah lingkaran yang siklusnya begitu-begitu aja. Dan ini terbukti involution ini terjadi karena kalau lu lihat data di layar kaca lu sudahudah lihat ya dalam 2 tahun terakhir itu sejak Januari 2023 sampai detik ini indeks harga konsumen di Cina itu makin menurun bahkan minus di bawah nol. Artinya ya harga barang-barang makin turun. Orang enggak belanja orang enggak ada duit ujung-ujungnya harga barang dikurangin lagi. Pabrik-pabrik ngurangin keuntungan mereka. Mereka matikan mesin produksi mereka. Mereka perbanyak pengangguran keap massal. Dan data juga menunjukkan pengangguran di China buat usia muda itu bahkan udah naik di atas 15%. Lu bayangin ini titik tertinggi loh. Lu bayangin 15% anak muda di Cina nganggur. Ini tertinggi sepanjang sejarah. Sejak 1995 enggak pernah pengangguran di Cina sampai 15%. Tahun 1995 pengangguran mereka cuma di angka 4 sampai 6% guys. Hari ini udah 15%. Nih ngeri nih bom waktu nih. Dan ini udah pasti berkorelasi dengan populasi penduduk. Ketika pengangguran makin bertambah, orang makin takut buat bikin keluarga, bangun rumah tangga. Karena kan jadi mahal, beli rumah, beli mobil, cicilan, bayar uang susu, bayar uang sekolah. Mikir orang akibatnya orang makin malas merit. Orang makin malas merit makin sedikit yang punya anak, makin sedikit yang punya anak, populasinya menurun. Kalau populasinya menurun, apa yang terjadi? Konsumsi di negara tersebut bakal berkurang. Kalau konsumsinya bakal berkurang, akibatnya bakal makin banyak pabrik-pabrik yang tutup. Karena udah enggak ada lagi customernya. Buat apa lagi nambah pabrik? Buat apa lagi nambah mesin, buat apa lagi ekspansi bisnis, buka cabang di mana-mana. Manusianya enggak ada, Bro. Ujung-ujungnya apa? Devlasi lagi, harga turun lagi. Jadi, ini bakal jadi lingkaran setan. Dan ini sesuai dengan data di layar kaca, kamu bisa lihat populasi penduduk di Cina makin berkurang. Wah, ini alarm keras nih, Guys. Si Jimping lu udah harus segera cari cara nih. PKC udah harus turun nih. Ini bom waktu. yang kalau seandainya dibiarkan berlarut-larut, deflasi ini jadi kenyataan, siap-siap akan terjadi bencana sosial di Cina. Dan ini buat Indonesia sendiri kebalikannya ya, ketika Cina ini lagi dalam detik-detik menegangkan Indonesia, penganggurannya malah berkurang sih di tahun 2024. Terlepas dari banyaknya media-media peliharaan George Soros yang bilang Indonesia bakal bubar, Indonesia gelap dan kita udah semua tahu itu bayaran oligarki setan. Tapi ya faktanya Indonesia masih on the right track, Guys. Tapi ya udah kita hari ini bukan mau bahas Indonesia, kita mau bahas Cina nih. Gimana nih Cina sedang mengalami involution. Mereka bukan lagi berevolusi menjadi lebih baik, lebih hebat, lebih pintar, lebih cerdas, tapi mereka siap-siap nyungsep, hancur lebur, Guys. Dan lu bisa lihat ini dari harga sahamnya BYD. Hari ini udah bisa lihat ya, harga saham BYD itu terus-menerus turun. Bahkan dalam 6 bulan terakhir harga sahamnya sudah turun 19% lebih. Dulu harga sahamnya itu hampir 140 yuan. Hari ini harganya tinggal 97. Dari situ ah lu bisa lihat wah alamat buruk nih buat BYD. Dan ini betul-betul mengerikan ya. Gua harap teman-teman juga bisa ambil pelajaran di sini. Teman-teman di Malaysia, di China, di Indonesia followernya Benix banyak dari negara itu ya. Lu harus siap-siap sektor electric vehicle ini bakal jadi the next ever grande. Buat yang belum tahu, sektor properti di Cina itu kontributor terbesar terhadap ekonomi di China. Nah, peristiwa mobil EV ini karena ternyata hampir 10% GDP mereka masuk dari EV ini ya. Lu harus sudah siap-siap. Kalau seandainya ini bisa jadi bom waktu dan tidak dijaga, diintervensi sama pemerintah Cina secepat mungkin, ini bisa jadi the next ever Grande. Yang mengakibatkan banyak perusahaan properti bangkrut, gagal bayar hutang, gagal bayar bond, banyak orang enggak terima rumahnya. Nah, Teman-teman, ini gua mau kasih sedikit warning kenapa video ini kita bikin. Karena banyak follower BIX juga dari China, Malaysia, Singapura ya. Kita harus betul-betul mewaspadai involution yang terjadi di China. Karena gua yakin kalau ini tidak diintervensi langsung nih sama si Jin Ping, dia harus turun nih. Ini bisa jadi the next ever grande. Lu harus ingat ya, flashback ke zaman dulu. Dulu gua pernah bikin juga videonya kasus Ever Grande, perusahaan properti terbesar di China. Ketika dia collaps, apa yang terjadi? Banyak hampir jutaan orang PHkal karena obligasi dia gagal bayar. Banyak orang jatuh miskin kehilangan pekerjaan. Subkontraktor dia banyak mulai pedagang besi, baja, cat tembok, kontraktor, semen, dan lain sebagainya. Itu banyak yang bangkrut. Ujung-ujungnya apa? menghancurkan perekonomian Cina sendiri karena sumbangsi sektor properti ternyata yang terbesar dalam perekonomian China. Nah, gua kasih warning di sini lu bakal jadi saksi sejarah. Kalau seandainya sektor EV ini enggak segera diregulasi, pemerintah utamanya si Jimping ini harus turun tangan langsung nih. Siap-siap aja the next ever granded, the next gagal buyer, the next collapse of China bisa masuk dari sektor EV ini. Karena udah makin enggak masuk akal kompetisi harga yang dilakukan mereka. Tapi beruntungnya Cina ya, mereka itu geraknya cepat banget ya. Si Jimping ini pintar banget nih orang yang satu ini. Dia langsung panggil loh para petinggi mobil-mobil listrik, mobil-mobil Wid itu semuanya dipanggilin meeting sama dia supaya diatur buat jangan lagi overin investing, bikin pabrik lagi kebanyakan produksi over capacity. Karena ini bisa bikin overheat, Guys, ke perekonomiannya mereka sendiri. Mereka saling cakar satu sama lain sesama pabrik Cina, bunuh-bunuhan ujung-ujungnya negara yang dirugikan. Kenapa? Ya, kalau makin banyak yang meledak, makin banyak PHK di mana-mana, ya bisa jadi kerusuhan. pengangguran ini jumlahnya jutaan orang loh. Makanya enggak heran ya kalau di bulan Juli kemarin ya, pemerintah Cina udah bikin undang-undang baru nih buat menekan perang harga ini. Jadi isi undang-undang barunya menarik. Di sini memberikan kekuasaan kepada negara untuk mengatur harga. Gila, negara udah sampai masuk menentukan harga mobil lu berapa. Jangan jual kemurahan. Mereka takut. Ingat ya, deflasi itu artinya jual murah. Lawannya inflasi harga naik naik naik naik terus tak terhingga, tak terjangkau. Makin mahal deflasi itu makin murah. Begitu bahayanya sampai si jimping turun. Supaya gak terjadi deflasi, supaya tidak terjadi lingkaran setan yang tadi gua ajarin sama lu. Tapi yang penting, Guys, pelajaran yang bisa kita ambil apa, ya dari involusi Cina ini buat Indonesia ini kabar baik atau kabar buruk? Ya, gua mencatat ada sebagian kabar baik yang bisa kita ambil di sini, yaitu apa? Pertama, ya kalau deflasi terjadi di Cina, artinya harga barang global di seluruh dunia itu bakal turun. Karena Cina ini adalah pabriknya dunia. Lu mau baju, sepatu, kolor, meja makan, lampu, listrik, semua dari Cina datangnya. Nah, kalau harganya makin murah, kabar baiknya harga barang-barang di seluruh dunia yang hobinya impor bareng Cina bakal makin murah. Apalagi permintaan domestik di China makin lemah. Artinya pabrik-pabrik di sana makin susah tuh jual barang di pasar lokalnya mereka. So, mereka bakal makin semangat, bakal makin suka ekspor. Produk-produk Cina bakal makin membanjiri dunia dengan harga murah buat habisin stoknya. Nah, dampaknya ke Indonesia apa? pertama ya, Indonesia harus siap nih. Harga baja sama besi di Indonesia bakal makin turun. Di sini bakal menciptakan tekanan nih ke pabrik baja lokal kita. Kerakatau steel yang sangat tidak efisien itu yang koruptornya banyak banget itu. Siap-siap lu ya collaps lu. Nah, yang kedua harga solar panel yang murah dari Cina bakal makin membanjaran, renewable energy dari matahari dengan harga yang murah. Nah, yang ketiga, harga mobil yang selama ini didominasi di monopoli sama Jepang di Indonesia bakal makin murah ke sananya. Intinya mobilitas manusia makin terjangkau. Orang Indonesia enggak usah lagi beli mobil bensin, impor dari Singapura, impor dari Timur Tengah, memperlemah nilai tukar rupiah, karena kita impor pakai dolar, terus bensinnya dibakar kan bodoh. Sekarang kita sudah bisa makin cerdas, pilihan mobil makin banyak, harganya murah, dan bensinnya gratis, Guys. Karena lu enggak usah beli bensin, tinggal colok listrik. Jadi overcapacity di China gua melihat dalam jangka pendek bakal menguntungkan Indonesia karena kita bisa impor deflasinya Cina. Tapi ada yang dirugikan enggak sih? Ada. UMKM yang enggak siap bakal makin kegencet dengan barang-barang impor dari Cina. Nah, kalau menurut lu sendiri gimana? Indonesia dengan adanya Involution ini bakal makin diuntungkan atau dirugikan? Boleh share enggak pandangan kalian kalau Indonesia diuntungkan, apa sih keuntungan Indonesia dari involution yang terjadi di China? Dan kalau Indonesia dirugikan, sektor apa yang paling dirugikan dengan adanya involution di China? Ujung-ujungnya sudah tahu dong, pasti ada emiten di IHSG yang sangat-sangat diuntungkan dengan involusi Cina. Tapi ada juga yang sangat dirugikan dengan involusi Cina dan ini akan segera terdampak ke harga sahamnya dalam 9 bulan ke depan. So, kalau lu penasaran yuk segera join di Benix Investor Sumatol tanggal 13 sampai 14 Desember. Acaranya 2 hari 1 malam super intensif. Kita bakal ketemu ya sama investor dari seluruh Indonesia. Ingat ya, kursinya sangat-sangat terbatas. Yuk, segera join di Benix Investor Summit 2025 di Solo di bulan Desember ini. Oke, guys. Semoga video ini bermanfaat. Ditunggu ya pandangan kalian seperti apa. Sekali lagi jangan lupa subscribe channel Benix dan share video ini sebanyak-banyaknya. Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
Resume
Categories