File TXT tidak ditemukan.
CHINA'S ECONOMY IS HEADING FOR DESTRUCTION! INVOLUTION Will Make Electric Cars Even Cheaper by 2025!
lsaNefRf3rc • 2025-11-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Lagi-lagi ramalan benix. Jadi kenyataan
nih, Guys. Harga mobil di tahun 2025
jauh lebih murah dibandingkan 2024. So,
kalau lu udah follow Bicik dari sejak
bertahun-tahun lalu, udah tahulah gua
udah pernah bilang. Siap-siap, Guys, lu
akan jadi saksi sejarah untuk pertama
kalinya di tahun 2025, harga mobil baru
di Indonesia lebih murah dibandingkan
mobil bekas. Dan ini udah gua kasih tahu
sama kalian, jangan beli mobil dulu.
Jadi, udah dari tahun lalu gua ngomongin
lu jangan beli mobil karena tahun depan
tahun 2025 harga mobil pasti jatuh. Dan
ternyata prediksi BX jadi kenyataan,
Guys.
Jadi, Teman-teman, gua mau bilang
teman-teman akan menyaksikan harga
mobil. Mau mobil baru kayak mau mobil
bekas kayak lu akan jadi saksi di tahun
2025 itu akan jauh lebih murah
dibandingkan tahun 2024. Apalagi mereka
digas, mereka disubsidi, mereka dicambuk
oleh pemerintahnya untuk memproduksi
sebanyak-banyaknya. So, teman-teman dari
sini kita bisa lihat bahwa apa? Hei,
kita baru lihat sedikit merek, Bro. Ada
MG, ada Cherry lah, Cherry Omoda ya, ada
apa Gil maybe apa udah ada belum di
Indonesia? Tapi satu yang pasti kayak
Great Wall udah baru masuk, Avalu Paling
populer tetap BYD lah sama Wooling itu
cuman ujung S, Bro. Di bawahnya masih
ada lagi begitu banyak merek yang antri
untuk masuk karena mereka enggak berani
masuk duluan. Kasih pemain gede dulu
masuk BYD gede masuk buka pasar
berhasil. Siap-siap mereka akan tembus.
So, kalau lu penasaran kenapa harga
mobil bisa turun dan bakal makin turun
terus loh sesuai prediksi Benix dan ini
bakal berdampak sama hasil investasi
kalian juga. Jangan d skip video ini.
Let's check di.
Jadi, Teman-teman tentu sudah tahulah
2025 ini banyak ramalan BX yang jadi
kenyataan. Salah satunya adalah soal
mobil. Gua udah berulang kali bilang
penjualan mobil Indonesia bakal menyusut
tahun 2024 jadi kenyataan. Tahun 2025
juga bakal menyusut jadi kenyataan juga.
Dan yang paling penting apa? Soal harga
mobil baru yang udah pasti bakal lebih
murah dibandingkan harga mobil second.
So, teman-teman tahu ya, Hyundai Kia
udah banting harga mobilnya sampai
ratusan juta sehingga harga barunya jauh
lebih murah dibandingkan kalau lu beli
mobil yang sama di tahun lalu. Jadi,
kalau lu mau nunggu aja sesuai saran
gua, gua itu enggak bakal menyesatkan lu
lah. Jadi terbukti ya kalau lu mau sabar
enggak usah beli mobil tahun 2024 karena
tahun 2025 bakal makin murah. Ya, har
ini jadi kenyataan. Bukan cuma Hyundai
Kia, tapi sampai BYD itu ngasih diskon
buat mobil dia. Dan harga mobil barunya
tipe barunya juga bukan tambah mahal,
tapi mahal tambah murah. Nah, yang
kemarin paling bikin hebo itu ada BYD
atau satu harganya sampai di bawah Rp200
juta, Guys. Lalu ada Jaiko J5 harganya
cuman Rp249 juta. Mau agak lebih mahal
dikit ada juga padahal mobilnya bagus.
Wing Darion. Harganya cuman Rp350-an
juta udah dapat mobil ya. Mirip-mirip
Alpart, Guys. Gila harga Rp350 juta
tujuh penumpang. Wih, hebat nih. Tapi
gak ada yang lebih gila lagi selain
prediksi Benix yang mengakibatkan
wooling sampai dipetisi sama
customernya, Guys. Mereka merasa harga
wooling kok bisa turun Rp10 juta dalam 7
bulan. Harga barunya lebih murah.
Maksudnya Woling bingungo mereka sampai
bikin petisi. Padahal kalau lu pikir ya
kayak lu beli handphone, lu beli iPad,
ketika lu beli hari ini harganya Rp10
juta, besok harganya masa jadi Rp2 juta.
Itu kan bukan investasi. Orang enggak
bisa bedain liabilities mana, investment
mana. Yang namanya lu beli mobil itu
bukan investasi, Guys. Harganya makin
lama makin turun. Selesai. Itu
liabilities, itu beban. Jadi enggak
normal. Bahkan lu beli mobil R00 juta
terus tahun depan turun ke R00 juta lu
komplain. Enggak normal. Kenapa? Karena
si Yogianya yang namanya liabilities ya
memang tambah minus. Tapi yang paling
kasihan lagi ada ribuan orang yang
menandatangani petisi itu. Ini
membuktikan ada ribuan orang juga enggak
nonton video Benix bahwa Benix sudah
dari zaman dulu, udah dari
bertahun-tahun lalu ngomong tahun 2025
harga mobil anjlok. Harga mobil baru
pasti lebih murah dibandingkan harga
mobil second. Dan hari ini jadi
kenyataan. Nah, ini makin seru soalnya
ini bisa berdampak juga bagi negara adik
kuasa di planet bumi ini yang namanya
China. Nah, Teman-teman tahu enggak
kenapa harga mobil bakal makin lama
makin murah lagi? Nah, ini semua diawali
oleh ambisi Cina yang ingin menjadi
pemimpin di industri teknologi tinggi
termasuk electric vehicle, mobil listrik
ini, dan perusahaan-perusahaan besar
lainnya di Cina bahkan sampai termasuk
Xiaomi dan Huawei untuk masuk ke pasar
mobil listrik. Jadi, pasar mobil di
China itu berkembang sedemikian pesat
sejak mereka bergabung di tahun 2001 ke
World Trade Organization alias WTO. Ini
organisasi perdagangan dunia
internasional yang mengakibatkan China
bisa mengakses market global. Nah,
industri mobil EV ini baru berakselerasi
maksimal di tahun 2015 ketika Partai
Komunis Cina akhirnya memperkenalkan
program baru yang namanya Made in China
2025. Mereka sudah bikin prediksi bahwa
dalam 10 tahun ada tujuh sektor utama
yang wajib dikuasai oleh Cina. Cina
harus maju. Cina harus jadi pemimpin di
tujuh sektor itu. Salah satunya sektor
yang berhubungan dengan teknologi tinggi
yang namanya mobil listrik. Nah, sejak
saat itu Cina memberikan subsidi
besar-besaran ke perusahaan-perusahaan
yang mau membuat mobil listrik. Salah
satunya BYD yang aslinya itu bukan
pabrik mobil, tapi cuma pabrik baterai
handphone, Guys. Nah, karena subsidi dan
dukungan penuh ya dari pemerintah Cina,
akibatnya makin banyak
perusahaan-perusahaan di China seperti
MG, Volvo, C gili menjadi pemain utama
hari ini ya karena mereka disubsidi
besar-besaran sama negara China. Nah,
makanya lu jangan heran kalau lu lihat
mobil listrik yang jadi penguasa pasar
dunia hari-hari ini ya ternyata bukan
Jepang, bukan Jerman, bukan Amerika
tetapi China. dari total hasil
penjualannya di semester pertama 2024
kalau kita bandingkan ke 2023 peringkat
satu masih list Tesla tapi selanjutnya
setelah Tesla isinya apa? Ada BYD Song,
ada Tesla Model 3, ada BYD seag inilah
atau satu? Lalu ada BYD OnePlus, ByyD
Kin, BYD Destroyer, Ito 1G, BYD Dolphin,
dan ada Wooling Hong Guang. Jadi intinya
apa? Kalau lu lihat dari top 10 ini
merek bule itu cuman dua, Tesla model 3
sama Tesla model Y. Sisanya BYD, BYD,
BYD sama Woling satu. Intinya apa? Dalam
10 tahun sesuai dengan prediksi si
Jimping di tahun 2015, Cina terbukti
berhasil di tahun 2025 menjadi pemimpin
pasar mobil listrik dunia. Artinya gini,
Guys. Kalau lu pergi ke Jerman lihat
mobil listrik ada kemungkinan besar itu
mobil Cina. Lu pergi ke Singapura
hari-hari ini lihat mobil listrik
kemungkinan besar mobil Cina. Lu pergi
ke Indonesia mobil listrik kemungkinan
besar mobil Cina. Lu pergi ke UK, ke
Australia, lihat ada mobil listrik
kemungkinan besar mobil Cina. Bukan
Korea, bukan Jepang, bukan Ford. Hari
ini jadi kenyataan hebat ya. Cuma negara
komunis loh yang memiliki kemampuan
membuat GBHN jangka panjang mimpi mereka
jadi kenyataan. Karena mereka enggak
genta-ganti partai coblos ulang pemimpin
mereka 5 tahun sekali kayak orang bego.
Enggak. Mereka bisa membikin visi misi
jangka panjang. Dan itu terbukti dengan
program mereka dalam 10 tahun kita jadi
penguasa tujuh teknologi tinggi di dunia
ini. Hebat ya. Nah, makanya enggak heran
ya tahun 2024 aja Cina itu hampir 10%
GDP Cina disumbangkan dari bisnis hijau
ini. Jadi, guys, GDP Cina itu 312.000
triliun. Gila enggak? R12.000 triliun
10%-nya disumbangkan oleh sektor hijau.
Jadi, sektor hijau salah satunya ada
energi listrik, solar, tenaga matahari,
baterai, termasuk mobil. EV itu sektor
hijau ya. Sumbangsinya 10% dari GDP Cina
yang 312.000. RIB triliun alias sekitar
R1.000 triliun disumbangkan bisnis EV.
Nah, Teman-teman bisa lihat di layar
kaca ya. Sumbangsi sektor mobil listrik
dan baterai mobil listrik itu di tahun
2024 itu hampir 800 miliar dolar. Di
bawahnya PLTS pembangkit listrik tenaga
surya solar panel itu nilainya 400
biliun dolar. Di bawahnya ada lagi nih
pembangkit listrik hijau. Di sini banyak
nih ada baling-baling, tenaga angin,
tenaga air. Dia itu nilainya sekitar
250-an bilun dolar. baru setelahnya ada
kereta listrik dan lain sebagainya.
Tetapi sektor terbesar di bidang ekonomi
hijau disumbangkan oleh mobil listrik,
Guys. Jadi ini udah sejalan nih dengan
visi misi si Jimping bahwa Cina akan
menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi
hijau di dunia ini. Lu bayangin ya
ketika orang bule masih bermimpi aja
bikin mobil yang bagus, murah, hemat
energi, ramah lingkungan, Cina sudah
mewujudkan mimpi itu dan dia sudah
rancang itu sejak berpuluh-puluh tahun
lalu. Hebat ya. Nah, cuman ada dampak
positif, ada dampak buruknya juga. Nah,
persaingan mobil yang disuntik steroid
sama Cina mengakibatkan persaingan mobil
di EV itu sangat-sangat ketat, Guys.
Nah, akibatnya banyak perusahaan mobil
EV di Cina itu perang harga, termasuk
Tesla. Nah, lu tahu enggak sih hari ini
ada lebih dari 150 merek mobil listrik
di China. Banyak banget. Kalau lu lihat
top 10 itu kan cuman BYD, BYD, Byd, Byd,
Tesla and then Wooling. Tapi realitanya
di sana ada Gil, ada Ziker, ada Xpeng,
ada G AIC, Aion dan lain sebagainya.
Banyak banget. Tapi ada ratusan merek
dan mereka hari ini saling bunuh. Tesla
aja sampai diskon gila-gilaan harga
mobil baru mereka lebih murah dibanding
harga mobil second-nya. Lu tahu Tesla
harga mobil model 3 nya ya hari ini udah
lebih murah 6% dibandingkan tahun lalu.
Model Y udah lebih murah 11%
dibandingkan tahun lalu. Jadi mobil baru
lebih murah dibandingkan tahun lalu. Dan
ini bakal terus menjadi tren. Makanya
jangan heran kalau perang harga mobil
listrik ini jadi alarm buat ekonomi Cina
karena bisa menyebabkan involution. Wis,
istilah apa lagi tuh, Guys? Involution.
Jadi maksudnya apa Involution itu, Guys?
Jadi seb bentar guys, bentar guys
sebelum kita lanjut videonya. Halo
goodis guys. Teman-teman investor Benix
Investor Summit 2025 akan segera
diselenggarakan di bulan Desember 2025
di Swiss Bell Solo. Jadi buat
teman-teman yang pengin segera diskusi,
ketemu dan interaksi langsung ya karena
kita bakal membahas tiga sektor penting.
Yang pertama terkait energi, yang kedua
terkait bisnis logistik, dan yang ketiga
ada sektor spesial nih dengan pembicara
yang spesial juga karena ya cuannya gede
banget nih guys. Nah, buat lu yang
penasaran dan pengin segera ikutan di
event acara offline spesial Benix cuman
ada 1 tahun sekali yang namanya Benix
Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar
sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan
ingat, kursinya juga terbatas karena
cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi
yang kita sediakan.
Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi,
banyak sekali membuka wawasan baru,
terutama banyak bocoran-bocoran mengenai
ee kebijakan maupun emiten yang akan
terbang selanjutnya. Jadi puas sekali
sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di
YouTube sendiri kan lebih apa ya ee
pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah
ini.
Mengikuti BIC investor Samet ini setelah
dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa
kalau kita bisa memahami fundamental
atas perusahaan dan forecast untuk
perusahaan ke depannya kita pasti dapat
akan mendapatkan hasil yang jauh lebih
baik. Dan itu yang saya rasakan selama
setahun ini. Dan saya harapin kalau e
untuk Benik Investor Summit 2025
diadakan, saya pasti akan ikut lagi.
Salam cuan.
So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu
di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025.
Benix Investor Summit 2025 segera datang
lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang
juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara
eksklusif yang kita selenggarakan
private dan sangat intim. Kita bisa
berinteraksi full nih selama 24 jam
karena acaranya diselenggarakan selama 2
hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu
dari jam 09.00 pagi sampai malam. So,
tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu
sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada
di bawah ini. Sampai ketemu di solo,
guys. Bye bye. Jadi maksudnya apa
involution itu, Guys? Jadi lu tahu ya
sebelumnya kan mereka 10 tahun lalu itu
2015 digenjot, disuntik, dikasih
insentif sama pemerintah. Jadi
berlomba-lomba bikin inovasi,
berlomba-lomba bikin riset R&D supaya
pabrik mereka banyak masif ekspor ke
seluruh dunia. kompetisinya bagus. Nah,
sekarang apa? Karena dia sekarang
involution, whatever. Enggak peduli
berapa banyak duit yang lu inject ke
sistem, ternyata enggak bikin
industrinya bertumbuh, tetapi
industrinya makin mengkerut, makin
nyungsep. Jadi enggak peduli lu
investasikan berapapun effort lu, tenaga
lu, biaya lu, waktu lu, hasilnya malah
makin buruk. Jadi ini diminishing
returns bukannya makin profit tapi makin
buruk. Artinya sektor otomotif di Cina
hari-hari ini diambang malapetaka, Guys.
Bukannya balapan menuju sukses, tetapi
mereka sedang balapan menuju jurang.
Enggak peduli berapa banyak duit yang lu
invest, orang yang lu hire, ilmuan,
scientific, engineer yang lu punya, lu
hanya mempercepat kematian lu. Bahkan
sampai pemimpin tertinggi di Cina takut
nih dengan involution ini. Mereka bahkan
sampai harus turun tangan buat mencegah
para perusahaan ini saling potong harga,
undercutting its competitors. Jadi,
betul-betul butuh intervensi negara
untuk mengurangi gesekan-gesekan itu.
Mereka takut ujung-ujungnya mereka rest
to the bottom. Berlomba-lomba jual mobil
dengan harga semurah-murahnya. Yang
ujung-ujungnya enggak kompetitif, yang
ujung-ujungnya merongrong perusahaan,
yang ujung-ujungnya makin banyak pabrik
yang bangkrut karena harga yang mereka
tawarkan tidak sustainable dalam jangka
panjang. Jadi istilah involution itu
sebetulnya khas Cina sih. Mereka punya
termin namanya Nation yang secara
filosofis itu artinya sebuah populasi
atau sebuah bangsa sudah enggak bisa
lagi berevolusi lagi menjadi lebih baik.
Enggak peduli seberapa keras bangsa itu
berusaha untuk jadi lebih baik, itu
tidak akan bisa terwujud karena
sebetulnya sudah mentok evolusinya. Nah,
kalau ini diterapkan ke individu,
artinya enggak penting seberapa keras lu
bekerja, lu enggak akan bisa punya
progres, lu enggak bakal bisa maju ke
depan, lu enggak bakal bisa lebih sukses
dibandingkan sebelumnya. Sedih banget ya
involution nation ini. Nah, di Cina
istilah involution ini digunakan untuk
menjelaskan bagaimana keterpurukan
ekonomi mereka. Nah, istilah Nan intinya
ya lu berguling ke belakang jadi mundur.
Jadi setelah bertahun-tahun mereka itu
mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar
biasa, banyak kaum milenials di China
bahkan sampai anak-anak Gen yang mereka
udah mulai merasa bahwa peluang
opportunity udah enggak ada lagi buat
mereka. Dulu opportunity itu ada buat
orang tua mereka, tetapi buat generasi
mereka, buat generasi milenial, buat
generasi Genji, opportunity yang sama
sudah tidak ada lagi. Dan sekarang udah
enggak ada artinya lu kerja keras karena
tidak ada garansi lu bakal dapat hasil
yang setimpal. Jadi, buat teman-teman
ya, Involution itu sangat berbahaya.
Indonesia belum pernah nih ngalamin
begini ya, karena Indonesia masih negara
berkembang, masih ada peluang buat
meroket ke atas. Kalau udah di atas
pilihannya cuman nyungsep atau bertahan.
Nah, Indonesia kan kebetulan masih di
fase yang growing. So, you're in a good
position lah. Makanya gua berulang kali
bilang lu beruntunglah kalau lahir di
Indonesia. Apalagi di fase-fase fast
growing yang akan ada lu lihat dalam 2 3
tahun ke depan ini bakal ekstrem nih
pertumbuhan ekonomi kita. Nah, yang
penting di sini buat tahu jebakan
Involution ini bisa menciptakan
lingkaran setan buat Cina. Ini nasihat
gua nih buat teman-teman di China.
Kenapa? Karena Involution itu artinya
percuma lu melakukan kompetisi tinggi,
kerja keras, apalagi kerja di Cina itu
kan dari Senin ke Senin. Kalau bisa
masuk kantor jam 5.00 pagi, pulang
kantor jam 5.00 pagi juga. nginep lu
bahkan di kantor. Tapi zaman dulu itu
ada artinya karena lu bakal tambah
berprogres, tambah ilmu lu, pengetahuan
lu, network lu, penghasilan lu. Jadi
banyak banget yang lu bisa dapat. Worth
it kerja keras. Ya, di era gua itu pun
worth it. Tapi ternyata sekarang ini
udah enggak lagi. Lu punya kompetisi
tinggi, etos kerja tinggi, tapi
produktivitas lu bukan artinya ikut
tinggi. Reward-nya enggak setimpal.
Kalau zaman era gua dulu, worth it kerja
12 jam. Gua sampai nginp-nginp di
kantor, banyak karyawan gua itu pulang
kantor jam 3.00 pagi lah. Worth it,
worth it. Mereka nikmati hasilnya hari
ini. Mereka banyak jadi direktur di
perusahaan internasional. Happy, happy.
Tapi di Cina sekarang udah masuk ke
tahap yang itu enggak ada gunanya lagi
kerja keras itu. Karena apa? Karena
ketika mereka kerja makin keras,
perusahaan enggak sanggup bayar lebih.
Upah tetap staknan, pendapatan rendah,
kompetisi banyak. Ingat penduduk mereka
gila di atas R miliar, Guys. Akibatnya
apa? Karena pendapatannya mereka tetap
rendah. Akibatnya daya beli juga jadi
turun. Kalau daya beli turun, konsumsi
pasti berkurang. Permintaan barang dan
jasa melemah, Guys. Kalau permintaan
barang dan jasa melemah, ya hukum supply
and demand artinya harga barang turun.
Harga barang turun artinya deflasi.
Kalau deflasi artinya perusahaan enggak
bakal lagi bisa maksimal nih profitnya.
Akibatnya mereka enggak bisa lagi
ekspansi bisnisnya. Akibatnya mereka
terpaksa ngurangin harga jualnya karena
permintaan berkurang. produktivitas
harus dikurangin, mesin-mesin dimatikan,
dan akibatnya apa? Tenaga kerja
dikurangin. Nah, kalau tenaga kerja
dikurangin, PHK massal banyak yang
terjadi, artinya lapangan kerja makin
sempit, peredaran duit juga makin
sedikit. Yang ujungnya apa? Balik lagi
ke involution itu tadi, karena lapangan
kerja makin sedikit, sementara
penduduknya masih miliaran. Upah makin
tertekan. Kembali lagi ke involution,
daya beli turun. Nah, itulah lingkaran
yang siklusnya begitu-begitu aja. Dan
ini terbukti involution ini terjadi
karena kalau lu lihat data di layar kaca
lu sudahudah lihat ya dalam 2 tahun
terakhir itu sejak Januari 2023 sampai
detik ini indeks harga konsumen di Cina
itu makin menurun bahkan minus di bawah
nol. Artinya ya harga barang-barang
makin turun. Orang enggak belanja orang
enggak ada duit ujung-ujungnya harga
barang dikurangin lagi. Pabrik-pabrik
ngurangin keuntungan mereka. Mereka
matikan mesin produksi mereka. Mereka
perbanyak pengangguran keap massal. Dan
data juga menunjukkan pengangguran di
China buat usia muda itu bahkan udah
naik di atas 15%. Lu bayangin ini titik
tertinggi loh. Lu bayangin 15% anak muda
di Cina nganggur. Ini tertinggi
sepanjang sejarah. Sejak 1995 enggak
pernah pengangguran di Cina sampai 15%.
Tahun 1995 pengangguran mereka cuma di
angka 4 sampai 6% guys. Hari ini udah
15%. Nih ngeri nih bom waktu nih. Dan
ini udah pasti berkorelasi dengan
populasi penduduk. Ketika pengangguran
makin bertambah, orang makin takut buat
bikin keluarga, bangun rumah tangga.
Karena kan jadi mahal, beli rumah, beli
mobil, cicilan, bayar uang susu, bayar
uang sekolah. Mikir orang akibatnya
orang makin malas merit. Orang makin
malas merit makin sedikit yang punya
anak, makin sedikit yang punya anak,
populasinya menurun. Kalau populasinya
menurun, apa yang terjadi? Konsumsi di
negara tersebut bakal berkurang. Kalau
konsumsinya bakal berkurang, akibatnya
bakal makin banyak pabrik-pabrik yang
tutup. Karena udah enggak ada lagi
customernya. Buat apa lagi nambah
pabrik? Buat apa lagi nambah mesin, buat
apa lagi ekspansi bisnis, buka cabang di
mana-mana. Manusianya enggak ada, Bro.
Ujung-ujungnya apa? Devlasi lagi, harga
turun lagi. Jadi, ini bakal jadi
lingkaran setan. Dan ini sesuai dengan
data di layar kaca, kamu bisa lihat
populasi penduduk di Cina makin
berkurang. Wah, ini alarm keras nih,
Guys. Si Jimping lu udah harus segera
cari cara nih. PKC udah harus turun nih.
Ini bom waktu. yang kalau seandainya
dibiarkan berlarut-larut, deflasi ini
jadi kenyataan, siap-siap akan terjadi
bencana sosial di Cina. Dan ini buat
Indonesia sendiri kebalikannya ya,
ketika Cina ini lagi dalam detik-detik
menegangkan Indonesia, penganggurannya
malah berkurang sih di tahun 2024.
Terlepas dari banyaknya media-media
peliharaan George Soros yang bilang
Indonesia bakal bubar, Indonesia gelap
dan kita udah semua tahu itu bayaran
oligarki setan. Tapi ya faktanya
Indonesia masih on the right track,
Guys. Tapi ya udah kita hari ini bukan
mau bahas Indonesia, kita mau bahas Cina
nih. Gimana nih Cina sedang mengalami
involution. Mereka bukan lagi berevolusi
menjadi lebih baik, lebih hebat, lebih
pintar, lebih cerdas, tapi mereka
siap-siap nyungsep, hancur lebur, Guys.
Dan lu bisa lihat ini dari harga
sahamnya BYD. Hari ini udah bisa lihat
ya, harga saham BYD itu terus-menerus
turun. Bahkan dalam 6 bulan terakhir
harga sahamnya sudah turun 19% lebih.
Dulu harga sahamnya itu hampir 140 yuan.
Hari ini harganya tinggal 97. Dari situ
ah lu bisa lihat wah alamat buruk nih
buat BYD. Dan ini betul-betul mengerikan
ya. Gua harap teman-teman juga bisa
ambil pelajaran di sini. Teman-teman di
Malaysia, di China, di Indonesia
followernya Benix banyak dari negara itu
ya. Lu harus siap-siap sektor electric
vehicle ini bakal jadi the next ever
grande. Buat yang belum tahu, sektor
properti di Cina itu kontributor
terbesar terhadap ekonomi di China. Nah,
peristiwa mobil EV ini karena ternyata
hampir 10% GDP mereka masuk dari EV ini
ya. Lu harus sudah siap-siap. Kalau
seandainya ini bisa jadi bom waktu dan
tidak dijaga, diintervensi sama
pemerintah Cina secepat mungkin, ini
bisa jadi the next ever Grande. Yang
mengakibatkan banyak perusahaan properti
bangkrut, gagal bayar hutang, gagal
bayar bond, banyak orang enggak terima
rumahnya. Nah, Teman-teman, ini gua mau
kasih sedikit warning kenapa video ini
kita bikin. Karena banyak follower BIX
juga dari China, Malaysia, Singapura ya.
Kita harus betul-betul mewaspadai
involution yang terjadi di China. Karena
gua yakin kalau ini tidak diintervensi
langsung nih sama si Jin Ping, dia harus
turun nih. Ini bisa jadi the next ever
grande. Lu harus ingat ya, flashback ke
zaman dulu. Dulu gua pernah bikin juga
videonya kasus Ever Grande, perusahaan
properti terbesar di China. Ketika dia
collaps, apa yang terjadi? Banyak hampir
jutaan orang PHkal karena obligasi dia
gagal bayar. Banyak orang jatuh miskin
kehilangan pekerjaan. Subkontraktor dia
banyak mulai pedagang besi, baja, cat
tembok, kontraktor, semen, dan lain
sebagainya. Itu banyak yang bangkrut.
Ujung-ujungnya apa? menghancurkan
perekonomian Cina sendiri karena
sumbangsi sektor properti ternyata yang
terbesar dalam perekonomian China. Nah,
gua kasih warning di sini lu bakal jadi
saksi sejarah. Kalau seandainya sektor
EV ini enggak segera diregulasi,
pemerintah utamanya si Jimping ini harus
turun tangan langsung nih. Siap-siap aja
the next ever granded, the next gagal
buyer, the next collapse of China bisa
masuk dari sektor EV ini. Karena udah
makin enggak masuk akal kompetisi harga
yang dilakukan mereka. Tapi beruntungnya
Cina ya, mereka itu geraknya cepat
banget ya. Si Jimping ini pintar banget
nih orang yang satu ini. Dia langsung
panggil loh para petinggi mobil-mobil
listrik, mobil-mobil Wid itu semuanya
dipanggilin meeting sama dia supaya
diatur buat jangan lagi overin
investing, bikin pabrik lagi kebanyakan
produksi over capacity. Karena ini bisa
bikin overheat, Guys, ke perekonomiannya
mereka sendiri. Mereka saling cakar satu
sama lain sesama pabrik Cina,
bunuh-bunuhan ujung-ujungnya negara yang
dirugikan. Kenapa? Ya, kalau makin
banyak yang meledak, makin banyak PHK di
mana-mana, ya bisa jadi kerusuhan.
pengangguran ini jumlahnya jutaan orang
loh. Makanya enggak heran ya kalau di
bulan Juli kemarin ya, pemerintah Cina
udah bikin undang-undang baru nih buat
menekan perang harga ini. Jadi isi
undang-undang barunya menarik. Di sini
memberikan kekuasaan kepada negara untuk
mengatur harga. Gila, negara udah sampai
masuk menentukan harga mobil lu berapa.
Jangan jual kemurahan. Mereka takut.
Ingat ya, deflasi itu artinya jual
murah. Lawannya inflasi harga naik naik
naik naik terus tak terhingga, tak
terjangkau. Makin mahal deflasi itu
makin murah. Begitu bahayanya sampai si
jimping turun. Supaya gak terjadi
deflasi, supaya tidak terjadi lingkaran
setan yang tadi gua ajarin sama lu. Tapi
yang penting, Guys, pelajaran yang bisa
kita ambil apa, ya dari involusi Cina
ini buat Indonesia ini kabar baik atau
kabar buruk? Ya, gua mencatat ada
sebagian kabar baik yang bisa kita ambil
di sini, yaitu apa? Pertama, ya kalau
deflasi terjadi di Cina, artinya harga
barang global di seluruh dunia itu bakal
turun. Karena Cina ini adalah pabriknya
dunia. Lu mau baju, sepatu, kolor, meja
makan, lampu, listrik, semua dari Cina
datangnya. Nah, kalau harganya makin
murah, kabar baiknya harga barang-barang
di seluruh dunia yang hobinya impor
bareng Cina bakal makin murah. Apalagi
permintaan domestik di China makin
lemah. Artinya pabrik-pabrik di sana
makin susah tuh jual barang di pasar
lokalnya mereka. So, mereka bakal makin
semangat, bakal makin suka ekspor.
Produk-produk Cina bakal makin
membanjiri dunia dengan harga murah buat
habisin stoknya. Nah, dampaknya ke
Indonesia apa? pertama ya, Indonesia
harus siap nih. Harga baja sama besi di
Indonesia bakal makin turun. Di sini
bakal menciptakan tekanan nih ke pabrik
baja lokal kita. Kerakatau steel yang
sangat tidak efisien itu yang
koruptornya banyak banget itu. Siap-siap
lu ya collaps lu. Nah, yang kedua harga
solar panel yang murah dari Cina bakal
makin membanjaran,
renewable energy dari matahari dengan
harga yang murah. Nah, yang ketiga,
harga mobil yang selama ini didominasi
di monopoli sama Jepang di Indonesia
bakal makin murah ke sananya. Intinya
mobilitas manusia makin terjangkau.
Orang Indonesia enggak usah lagi beli
mobil bensin, impor dari Singapura,
impor dari Timur Tengah, memperlemah
nilai tukar rupiah, karena kita impor
pakai dolar, terus bensinnya dibakar kan
bodoh. Sekarang kita sudah bisa makin
cerdas, pilihan mobil makin banyak,
harganya murah, dan bensinnya gratis,
Guys. Karena lu enggak usah beli bensin,
tinggal colok listrik. Jadi overcapacity
di China gua melihat dalam jangka pendek
bakal menguntungkan Indonesia karena
kita bisa impor deflasinya Cina. Tapi
ada yang dirugikan enggak sih? Ada. UMKM
yang enggak siap bakal makin kegencet
dengan barang-barang impor dari Cina.
Nah, kalau menurut lu sendiri gimana?
Indonesia dengan adanya Involution ini
bakal makin diuntungkan atau dirugikan?
Boleh share enggak pandangan kalian
kalau Indonesia diuntungkan, apa sih
keuntungan Indonesia dari involution
yang terjadi di China? Dan kalau
Indonesia dirugikan, sektor apa yang
paling dirugikan dengan adanya
involution di China? Ujung-ujungnya
sudah tahu dong, pasti ada emiten di
IHSG yang sangat-sangat diuntungkan
dengan involusi Cina. Tapi ada juga yang
sangat dirugikan dengan involusi Cina
dan ini akan segera terdampak ke harga
sahamnya dalam 9 bulan ke depan. So,
kalau lu penasaran yuk segera join di
Benix Investor Sumatol tanggal 13 sampai
14 Desember. Acaranya 2 hari 1 malam
super intensif. Kita bakal ketemu ya
sama investor dari seluruh Indonesia.
Ingat ya, kursinya sangat-sangat
terbatas. Yuk, segera join di Benix
Investor Summit 2025 di Solo di bulan
Desember ini. Oke, guys. Semoga video
ini bermanfaat. Ditunggu ya pandangan
kalian seperti apa. Sekali lagi jangan
lupa subscribe channel Benix dan share
video ini sebanyak-banyaknya. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:31 UTC
Categories
Manage