BOBIBOS, THE WORLD'S ENERGY HERO!! TURNS PLANTS INTO GASOLINE! Really?
yxRjNHNJoWY • 2025-11-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Good news, Guys. Bahan bakar ajaib akhirnya tiba di Indonesia turun dari langit, lebih tepatnya di kota Jonggol. Nah, bahan bakar ini kabarnya luar biasa hebat karena dia udah irit, ramah lingkungan, dan yang lebih hebat lagi katanya lebih canggih dibandingkan Pertamax Turbo. Gila apalagi ya? Ini adalah produk asli karya anak bangsa ya. Enggak salah lagi, Guys. Kita hari ini bakal membahas Bobby Boss bahan bakar yang lagi viral itu. So, buat lu yang penasaran gimana sih tanggapan gua? tanggapannya benix terkait Bobi Bos. Jangan diskip video ini. Let's check this out. [musik] Dari jadi kemarin viral nih, Guys, muncul BBM baru, bahan bakar minyak baru namanya Bobby Boss. Ron-nya 98 diklaim dari nabati alias dari tanaman-tanaman dari tumbuhan. Dan dia kabarnya hampir nol loh emisinya alias rendah emisi. Nah, begitu hebatnya dan begitu hebohnya Bobby Boss ini sampai ya gubernur favorit kita semua, gubernur KDM itu sampai datang ke lokasi dan dia sudah membuktikan sendiri kehebatannya Bobby Boss. Tapi sebelum kita bahas lebih lanjut ya soal si Bobby Boss sama KDM, kita cek dulu sih sebetulnya Bobby Boss ini apa, siapa yang bikin. Jadi kabarnya ya katanya yang bikin itu namanya Ikas. dia pernah kuliah sarjana hukum nih, Fakultas Hukum Universitas 11 Maret Solo angkatan 2001. Nah, dia udah mulai bikin riset tentang energi terbarukan ya itu di tahun 2007 nih kabarnya dan dia butuh waktu sekitar 8 tahun. Akhirnya yang membuat penemuan yang luar biasa kompor tenaga pulsa, Guys. Wah, hebat banget. Kalau zaman dulu orang di Indonesia masak kompor tuh pakai tenaga kayu bakar, minyak tanah, terus pindah ke gas LPG untuk memperkaya Charlie Chaplin and the Geng gitu kan. Tapi ternyata LPG-nya kan impor. Nah, pemuda ini betul-betul punya rasa nasionalis yang luar biasa. Dia tidak mau melihat Indonesia impor terus-terusan gas LPG. Sehingga akhirnya dia menciptakan penemuan yang revolusioner, kompor tenaga pulsa. Jadi kompor ini hebat banget. Dia enggak perlu kayu bakar, dia enggak butuh minyak tahan, dia enggak butuh gas LPG, tapi dia cuma butuh colokan PLN. Nah, jadi kalau lu mau masak, lu beli pulsa dulu token listrik PLN. Hebat banget. Kapan lagi lu bisa lihat sebuah penemuan yang ajaib luar biasa masak pakai tenaga pulsa, Guys. Cuma di Indonesia. Betul-betul luar biasa penemuan ini. Ya, gua betul-betul ketika ngelihat ini dia harusnya mendapatkan hadiah Nobel loh. Bisa-bisanya menciptakan kompor tenaga pulsa. Tapi ya udahlah itulah hebatnya orang Indonesia. Banyak karya-karya rakyat Indonesia itu yang sebetulnya luar biasa hebat tapi enggak ketahuan aja. Besok gua juga lagi nungguin mobil tenaga pulsa, Guys. Gua baru dapat kabar katanya akan ada penemu dari Indonesia juga akan menciptakan mobil tenaga pulsa. Ini sangat revolusioner loh. 5 tahun lagi kabarnya mobil tenaga pulsa bakal turun di Cianjur. Dunia bakal heboh tuh, Guys. Terus apa? Apakah cuma berhenti sampai di kompor tenaga pulsa, Guys? Enggak. Ternyata dia betul-betul berpikir gimana caranya Indonesia ini bebas dari ketergantungan energi impor. Indonesia ini kan goal-nya sosmada energi. Kita punya kedaulatan energi dan untung sekali ada pemuda seperti Bobby Boss ini karena dia akhirnya menciptakan energi baru yang namanya bahan bakar Bobby Boss. Nah, bahan bakar Bobby Boss ini hebat banget, Guys. Yang pertama ya, dia berasal dari tumbuhan. Jadi, dia bukan berasal dari fosil dinosaurus di Timur Tengah ngebor ke dalam. Enggak. Ini tumbuhan namanya tumbuh di atas tanah. Nah, menurut dia konsep ini sejalan dengan agenda kita yang mau ketahanan energi. Nah, ketahanan energi kan kita juga butuh ketahanan pangan. Nah, kenapa enggak dicombine jadi satu aja? Ketahanan Npang, ketahanan energi dan pangan. Nah, hebat nih Bobby Boss ini nih. Makanya gua salut lah ada penemu-penemu seperti ini. Terus yang kedua apa? Karena bahan bakarnya berasal dari lingkungan ya, Bobby Boss ini diklaim ramah lingkungan bahkan ron-nya mendekati ron 98. Lu bayangin aja ya, canggih banget bahan bakar ini sampai dia kabarnya udah riset lebih dari satu dekade, Guys. Ini artinya lu kalau punya anak SD kelas 6 lu bikin riset sampai dia kuliah juga enggak kelar-kelar risetnya. 10 tahun dia riset. Ini benar-benar dedikasi yang luar biasa loh. Gua enggak pernah lihat orang betul-betul mendedikasikan jiwa raganya. Jadi kalau punya anak SD, SMP, SMA kuliah, dia enggak pernah lihat tuh batang hidungnya. Tahu-tahu udah kuliah aja anaknya. 10 tahun hasil risetnya. Akhirnya dia berhasil menciptakan bahan bakar yang sepertiga lebih murah dibandingkan Pertamax Turbo. Jadi udah bahan bakarnya lebih canggih, lebih hemat, lebih ramah lingkungan, dan lebih murah dibandingkan Pertamax Turbo. Nah, saking hebohnya juga ya Bobby Boss ini sampai datang loh banyak anggota DPR, pejabat-pejabat untuk melihat kecanggihan dan kehebatannya Bobby Boss ini. Nah, FY aja nih, Guys. Lu tahu enggak harga pertamaks itu R.100. Nah, kalau dia bisa menciptakan bahan bakar yang sama kualitasnya dengan pertama turbo, tapi sepertiga lebih murah, berarti kan setara sepertiga dari 13.100 itu sekitar 4.300-an ya. Jadi, - Rp.300 itu setara dengan Rp8.700. Kapan lagi lu bisa beli barang seharga Rp8.700 lebih murah dibandingkan Pertalight yang harganya Rp10.000. Jadi, lu dengan duit Rp8.700 00 perak bisa dapat barang bensin kualitas Pertamax Turbo. Wis canggih banget ini, Guys. Ini harus dapat hadiah Nobel nih untuk perdamaian dunia nih. Si Bobby Boss ini. Kenapa dapat Nobel perdamaian dunia, Pak? Bukan Nobel untuk penemuan fisika atau chemistry. Ya, karena energi itu suka jadi alasan negara-negara saling berperang, Guys. Makanya Boby Boss ini gua yakin bisa dapat penghargaan Nobel nih. Karena dia menciptakan perdamaian dunia. Orang enggak perlu lagi saling perang untuk memperebutkan minyak bumi. Dan lebih canggih lagi, Bobby Boss ini diklaim sudah mendapatkan paten. Jadi, lu baca nih beritanya. Bobby Boss sudah lahir sudah 1 tahun ini Bobby Boss dipatenkan inovasinya, mereknya, dan sudah mendapatkan sertifikasi dari Lemigas. Nah, ini enggak main-main, Guys. Karena Lemigas ini lembaga resmi negara. Ini balai besarlah untuk menguji minyak dan gas bumi yang ada di Indonesia. Nah, Bobby Boss ini ngeklaim kalau lu baca di artikel ini, dia ngeklaim dia udah dapat paten, inovasinya, mereknya, bahkan sudah dapatkan sertifikasi dari Lemy Gas. Berarti hebat banget dia nih. Gua yakin Shell hari ini ketakutan, Guys. Shell ketakutan, Chevron ketakutan British Petroleum, BP gua yakin terkencing-kencing hari ini mendengarkan berita karya anak bangsa berhasil menciptakan bensin yang jauh lebih bagus dibandingkan bensin buatan mereka. ini benar-benar harus dilindungin, Guys. Apalagi ya katanya ini bisa sangat hemat banget loh, dia gak boros. Lu bayangin klaimnya 1 liter bahan bakar diesel ya solar itu kan kalau lu pakai Fortuner itu bisa 1 banding 10. Itu aja dianggap hemat. Nah, kalau pakai bubos lu lihat ini 1 lit itu bisa 14 km artinya 40% lebih jauh. Waduh, ini BYD juga bisa bangkrut, Guys. Kalau semua mobil tambah hemat, gua yakin mobil listrik udah enggak laku lagi. Padahal kan orang pakai mobil listrik biar tambah hemat beli bensinnya. Gua juga merasakan itu jauh lebih hemat hemat 80% bensin gua tiap bulan sejak ganti ke mobil listrik. Nah, sekarang mobil listrik pasti ketakutan dengan adanya Bobi Boss ini, Guys. Karena ya lu bayangin ini betul-betul inovasi yang luar biasa. Udah lebih hemat, lebih murah, bisa lebih jauh jaraknya. Ron-nya juga tinggi. Dan kabarnya udah sampai dapat sertifikasi lu dari Lemigas. Tapi apa iya betul, apa betul dia udah dapat sertifikasi? Apa betul dia udah dapat patennya? Setahu gua gak gampang lu. Kalau mau pakai paten itu prosesnya bertahun-tahun loh diuji sebelum akhirnya produk finalnya bisa lu rilis ke publik. Tapi kita cek aja lah karena kan kita ini orang yang harus realistis ya berpikir. Kita senang kalau ada karya anak bangsa itu berhasil membangkrutkan Shell Chevron British Petroleum and the Gang lah kita happy karya anak bangsa gitu loh. Tapi jujur aja gua udah bertahun-tahun nih baca jurnal internasional enggak pernah ada gua lihat Bobby Boss hasil risetnya di sebelah mana ya. Karena kalau lu mau dapetin paten pasti ada jurnal sacientificnya. Hari ini enggak ada. Terus yang kedua katanya dapat dari Nabati. BBM Nabati. Ya, gua pertanyaan gua simpel. Lu olahnya di mana? Bahan bakunya dari apa? sampai hari ini pun enggak dibuka. Apakah dari tebu, dari jagung, dari singkong, dari sekam, jangan-jangan dari batu Batak atau jangan-jangan dari pom bensin Pertamina terdekat pun kita enggak tahu. Terus pabrik pengolahannya di mana? Karena jujur aja ya lu kalau misalkan mau rubah minyak nabati, kita ambil contoh sawit, lu cuman ada dua jalur. Lu mau jadi biosolar atau jadi bioetanol? Biosolar dipakai mesin diesel, bioetanol untuk jadi mesin bensin. Kita ambil contoh, misalkan dia bilang, "Ya, ini pabriknya ada di Kalimantan, bawanya ke Jonggol." Ya, okelah pakai logika seperti itu. Pertanyaan gua adalah lu mau bikin solar dari jalur minyak sawit atau dari jalur minyak goreng keabahan bakun bati itu banyak banget proses yang lu harus lewatin. Mereka harus dimurnikan. Mereka harus difilter, mereka harus melewati proses esterifikasi, mereka harus dicuci sabunnya karena ada bahan sabun di situ. Saponification namanya. Kalau lu enggak bersin itu mesin lu bisa rusak berlendir. Pertanyaan gua dengan rantai produksi yang cukup panjang itu mana fasilitas produksinya? Gua enggak tahu di mana. Enggak tahu. Gua enggak pernah lihat. Jujur aja di mana barangnya. Bisa aja jadi Bobby Boss ini barang dari planet Mars. Jangan-jangan ini teknologi alien, Guys. Karena gua enggak pernah lihat pabriknya ada di mana. Tapi ya sudahlah kita harus positive thinking, Guys. Kita enggak pernah lihat jurnalnya, kita enggak tahu bahan bakunya apa, kita enggak tahu juga pabrik yang ada di mana buat mengolah itu pembersihannya dan lain sebagainya. Pilihan terakhir adalah ini turun dari planet Mars. Karena kalau dia bilang, "Oh, kalau gitu bukan dari Kalimantan, Pak Beni. Jangan-jangan memang asli dari sana." Kalau dari Kalimantan kan kemungkinan besar alarnya ke biosolar. Berarti dia janjangan memang asli dari sana. Oke, berarti lu ambil jalur bioetanol. Kalau lu ambil jalur bioetanol, bioetanol lu bisa ambil dari bahan baku yang bersifat manis. Jadi bisa jagung, bisa tebu, bisa singkong. Patinya diconvert jadi glukosa jadi manis kan. Itu bisa lu fermentasi. Jadi, lu butuh mesin untuk fermentasi. Fermentasi lu butuh yis. Lu butuh bakteri untuk lakukan fermentasi. Pertanyaannya e bentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo, goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu, dan interaksi langsung ya, karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih, Guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi, banyak sekali membuka wawasan baru, terutama banyak bocoran-bocoran mengenai ee kebijakan maupun emiten yang akan terbang selanjutnya. Jadi puas sekali sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di YouTube sendiri kan lebih apa ya ee pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah ini. Mengikuti BIC investor Samet ini setelah dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa kalau kita bisa memahami fundamental atas perusahaan dan forecast untuk perusahaan ke depannya kita pasti dapat akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Dan itu yang saya rasakan selama setahun ini. Dan saya harapin kalau e untuk Benik Investor Summit 2025 diadakan, saya pasti akan ikut lagi. Salam cuan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025 segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Pertanyaannya, di mana lu punya fasilitas produksi untuk melakukan fermentasi skala besar seperti itu? Pertanyaannya, di mana lu dapatkan yis-nya bakteri yang bisa memfermentasi sampai menghasilkan bahan bakar RON 98 itu? Gua juga bertanya-tanya, jangan-jangan yang dibikin bukan bioetanol, jangan-jangan butanol. Tapi ya udah begitu banyak pertanyaan dan misteri di sini. Tapi satu hal yang udah pasti lah, gua pun enggak yakin harganya bisa cuman 8.000 1000 perak, Guys. Lebih murah dibandingkan pertamak turbo. Karena tadi ya secara spek itu udah pasti melewati begitu banyak proses. Tadi yang gua bilang transication, pembersihan, filtrasi, distilasi, polimerisasi, dan lain-lain. Banyak bangetlah kalau lu mau bikin dari minyak nabati. Dan udah pasti itu lebih mahal dibandingkan lu ngebor ke bawah ambil minyak bumi dari fosil dinosaurus. Enggak perlu pakai proses yang sebegitu ribet. Jadi gua yakin ya, karena gua sendiri pelaku usaha yang merubah minyak goreng bekas, minyak jelanta, minyak goreng beneran juga menjadi solar. Karena waktu itu kita ada krisis tuh solar di Kalimantan. Akibatnya kita terpaksa bikin solar sendiri dari minyak sawit. Ya kita sudah hitung-hitung sehebat-hebatnya kita, biaya produksinya aja, bukan jualan ya, biaya produksinya aja bisa Rp15.000 per liter. Nah, kalau cuk-ucuk ada orang bisa bikin dengan harga Rp8.000 R000 per liter. Gua mempertanyakan either kewarasannya atau yang kedua gua mempertanyakan sumbernya dari mana, bahan bakunya di mana, pabrik lu seperti apa, apa lu dapat kredit dengan bunga minus 3% sehingga bisa bikin fasilitas pabrik yang begitu efisien dan murah? Hmm, gua rasa enggak. Dan kalau dibilang bisa lebih hemat juga dan jaraknya lebih jauh jarak tempuhnya, gua rasa juga enggak. Karena kepadatan energi dari bahan bakar berbasis nabati itu beda dengan yang fosil. Fosil itu padat, energy dense. Tapi kalau bahan baku nabati dia kalorinya itu enggak sepadat, enggak sesolid bahan baku dari fosil. Jadi ketika lu dalam jumlah yang sama, 1 liter yang sama, lu bakar itu api, udah pasti energi yang dihasilkan lebih besar yang dari fosil. Well, anyway kita bikin kok hitung-hitungannya. Udah jelas lah ya. Gua enggak mau bikin pakai hitung-hitungan kalau lu bikin biosolar karena udah pasti enggak masuk akal. Enggak masuk akal. Gua udah hitung paling hemat itu lu bisa bikin 15.000 R000 per liter. Biaya produksi doang loh, bukan jualan loh. Jualan bisa jadi Rp20.000 lebih. Namanya juga energi hijau lebih mahal dibandingkan energi fosil. Nah, kita hitung aja seandainya lu berkata ini basisnya etanol, Pak. Karena banyak di Jawa Barat tebu, singkong, jagung. Enggak, Bro. Enggak, enggak. Pertama-tama yang singkong paling banyak di Indonesia bukan di Jonggol ya, tapi adanya di Lampung. Kalau dibilang basisnya tebu-tebu paling banyak juga bukan di Jonggol, tapi di Jawa Timur. Tapi ya sudahlah, kita anggap semua orang Indonesia ini bodoh, kan? Jadi kita anggap oke di Jawa Barat mungkin ada Tasikmalaya, ada Cianjur. Jangan-jangan bahan baku lu dari beras ya. Beras difermentasi jadi bioetanol. Oke kita hitung. Pertama kita hitung bahan baku berasnya. Sekarang beras harganya sekitar Rp60.000 guys per 5 lit. Nah karena gua baik hati ya buat Bobi Bos ini gua bikin berasnya itu harganya cuman Rp10.000 per kilonya. Nah 1 kilo beras itu kalau lu bikin jadi etanol itu cuman bisa dapat 60% doang. Jadi ada penyusutan, ada yang hilang. Karena yang lu rubah kan jadi sakarida itu kan gulanya itu. So, 1 kg beras itu bisa jadi 0,6 L bioetanol. Nah, kalau 1 kg beras harganya Rp10.000 dan itu cuman jadinya 0,6 L bioetanol. Kalau lu butuh 1 lit bioetanol, berarti lu harus belanja beras itu setara Rp16.000 beras. Artinya enggak cukup cuman 1 kilo beras, lu harus belanja 1,6 kilo beras. Oke, itu doang belum? Belum ada lagi. Itu masih biaya berasnya ya. Belanja berasnya lu aja udah habis Rp16.000 R000 untuk jadi 1 liter bioetanol. Habis itu lu habis biaya lagi nih buat biaya pemrosesan distilasi itu sekitar Rp5.000 per liter. Habis itu lu keluar lagi biaya nih buat logistik, buat amortisasi. Itu aja udah sekitar Rp1.000 per liter. Kalau lu jumlahin Rp1.000 biaya logistik, Rp5.000 biaya distilasi itu udah Rp6.000. Tambah lagi Rp16.000 buat belanja berasnya total lu udah habis Rp22.000, Guys, per liter. Jadi masuk akal enggak? Menurut gua enggak. Oke, berarti bukan beras, Pak. Oke, sawit bukan beras bukan. Sekarang apa? tebu gula. Oke, kita tes. Walaupun lu bukan di Jawa Timur, gua percaya aja deh di Jonggol surganya tebu. [tertawa] Enggak, Guys. Banyak gunung lu tahu ya di Lampung itu ada Gunung Madu, ada Sungai Budi, ada Sugar Group. Itu aja udah gede banget gitu loh. Itu merepresentasikan hampir mayoritas produksi tebu di Indonesia. Tapi lu pilih bikin pabrik di Jonggol, ya udah gua percaya lah. Dan kita hitung sekarang kalau lu bikinnya dari tebu ya. Pertama berarti lu harus belanja gulanya atau tebunya. Harganya sekitar R5.000 R000 per kilo. Terus lu harus rendem nih gulanya. Ini rendamannya itu sekitar 50%, Guys. Jadi dari gula itu yang lu bisa convert jadi bioetanol tuh 50%. Jadi 1 kg gula itu akan menjadi 0,5 L bioetanol. Yang ketiga, biaya pemrosesan itu ada distilasi belanja enzim-enzim kimiawi, tenaga, listrik, air. Itu per liternya udah Rp3.000 per liter. Terus ada lagi dong, biaya kapex, logistik, pajak, dan lain-lain kita hitung 500 perak per liter. Jadi dari sini kita tinggal hitung aja biaya gulanya. Nah, jadi 1 kilo gula kan cuman bisa jadi 0,5 L bioetanol. So, kalau lu butuhnya 1 lit bioetanol, lu butuh 2 kg gula. So, 1 kg gula harganya Rp5.000, lu butuh dua, lu udah habis Rp10.000 untuk beli 2 kilo gula yang akan menjadi 1 lit biotanol. Lu udah habis Rp10.000, habis itu lakukan biaya pemrosesan Rp3.000 per liter. Itu tadi gua bilang lu beli enzimnya lah, listriknya, airnya, distilasinya kita hitung di Rp3.000 per liter. Jadi Rp10.000. Belanja gula Rp3.000, biaya pemprosesan udah Rp3.000. R000. Terus habis itu lu keluar lagi biaya buat logistik amortisasi kita hitung Rp500 lah per liter. Kalau di tootal itu Rp13.500 per liter bioetanol. Nah, kalau dibilang dia bisa jual itu di harga Rp8.000 mungkin enggak jauh banget ya dari Rp8.000 ke Rp13.500. Apalagi tadi yang gua bilang ya, pusat gula itu bukan di Jonggol, Guys. Ya, lu paling hebat lu ambil ya paling dekat dari Jonggol itu dari Lampung. Jadi seharusnya biaya logistiknya itu bakal lebih mahal lagi. Tapi ya sudahlah ini kan karya anak bangsa, kita harus dukunglah 100%. Nah, kita lihat aja ya pengumuman resmi pemerintah gimana ya. Nah, jadi Kementerian SDM sudah bikin pernyataan nih di bisnis.com. Dia bilang apa? Direktur Jenderal Migas Kementerian SDM Laude Sulaiman itu bilang pengujian yang dilakukan kalau dia mau jualan bensin ini karena ini bensin jenis baru, dia itu harus uji oksidasi, uji mesin, dan uji lain-lain yang memakan waktu 8 bulan. Dan dia bilang Bobby Boss ini baru mengajukan uji di laboratorium yang artinya kalau dia minta diuji hasilnya adalah laporan hasil uji bukan sertifikasi. Jadi diluruskan nih sama SDM bahwa Bobby Boss ini belum disertifikasi. Nah, lu baca sendiri di situ kan lu enggak buta huruf ya. Jadi artinya kalau ada yang klaim ini barang resmi sudah disertifikasi tidak salah belum. Dan menurut gua ya aneh juga. Kenapa? Karena sampai detetik ini pun gua enggak pernah lihat tuh jurnalnya. katanya sudah 10 tahun riset mungkin di planet Neptunus. Jadi gua enggak bisa ketemu hasilnya seperti apa hasil risetnya. Tapi ya udah dia klaim dia katanya udah punya paten, udah punya hak cipta, udah punya hak merek. Betul atau tidak? Sekarang era keterbukaan informasi. Ayo kita cek. So, gua pergi ke Dirjen Kumham. Gua melihat di data kekayaan intelektual kita, apa betul ada Bobby Bos. Oh, ternyata datanya valid. Oh, ternyata betul, Guys. Karena ternyata di bulan Januari 2025, lebih tepatnya di tanggal 17 Januari memang sudah diajukan buat didaftarkan merek Bobby Boss berdasarkan nomor registrasi yang IDM 001372822 dan dia memang sudah teregistrasi di tahun 2025 ini memang resmi Bobi Boss itu sudah terdaftar sebagai merek. Tapi apakah ini artinya sebuah produk yang bonafit yang terpercaya? Enggak. Daftar merek itu one thing, Guys. Lu punya produk teknologi tinggi, lu udah terdaftar paten, it's another thing. Semua orang bisa daftar merek. Bobby Boss, Bobby Box, Bob Man, Bobby Bot, Bobby Gin, Bobby Thor, terserahlah lu bisa daftar kok merek. Bukan artinya ini produk yang qualified, ini produk yang bagus, ini produk yang asli, ini produk BBM. Enggak. Semua orang bisa daftar merek. So, yang paling penting apa? Patennya. So, ketika kita cek di pangkalan data kekayaan intelektual Indonesia dan gua pencet nih Bobby Boss, ternyata tidak ada paten yang terdaftar atas nama Bobi Boss. Ini data resmi nih. Tadi gua udah bilang ada Kementerian SDM sudah ngasih data ternyata enggak. Ini belum tersertifikasi. Mereka baru uji lab. Jadi, belum ada sertifikatnya. Oh, jadi pertanyaan. Terus yang kedua, mereka bilang mereka udah dapat paten. Gua belum pernah lihat jurnalnya. Hasil risetnya 10 tahun di planet Neptunus. Jadi, kita enggak bisa cek. Setelah kita lihat Dirjen kekayaan intelektual, apakah ada paten Bobby Bos? Ternyata tidak. Nah, ini gua jadi sedih di sini, Guys. Padahal awal-awal gua udah semangat banget loh. Gua mau daftarin mereka loh pemenang hadiah Nobel perdamaian dunia ya. Terus mereka harusnya dapat juga penghargaan sebagai pengganti Albert Einstein. Tapi ternyata ketika gua riset, gua bukannya tambah PD [musik] ini produk bersejarah, tetapi gua malah PD. Kita bakal mengulang sejarah nikuba, Guys. Jadi, teman-teman yang belum tahu di tahun 2023 pernah ada kehebohan ada orang ngeklaim bisa merubah air jadi bensin. Sama kayak Jepang, ngaku-ngaku aja bisa bikin mobil hidrogen. Sampai detik ini pun kita enggak ada lihat mobil hidrogen. Katanya bersih, bersih, bersih. Heh, sampah. Enggak ada tuh orang pakai mobil hidrogen. Enggak ada. Karena apa? Ya, enggak scalable. Karena apa? Lebih jorok mobil hidrogen itu jauh lebih kotor dibandingkan mobil bensin sekalipun. Karena proses produksinya menyita energi yang sedemikian besar, jadi gak worthed buat dikembangkan. Kalau enggak hari-hari ini lu udah lihat itu mobil berceceran di pinggir jalan, tapi kan enggak. Karena enggak efisien. Tipu-tipu aja. Jepang aja bisa tipu-tipu pakai hidrogen. Tipu-tipu. Makanya jangan salah kalau orang Indonesia juga berlomba bikin tipu-tipu yang sama dengan projject menciptakan air menjadi bensin. Dan makanya gua mau bilang bikin video ini supaya Presiden Prabowo juga enggak ketipu. Ya, ini betul-betul sadis. Lu tahu ya project merubah air menjadi Batman? Bukan merubah air jadi apa sih energi itu yang katanya sini korbannya banyak. Lu bayangin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta aja sampai ketipu miliaran guys buat beli mesin yang katanya sanggup merubah air menjadi BBM bensin. Hoaks. Tipu-tipu. Jangan lu termakan berita palsu seperti itu. Memang banyak pejabat DPR kita yang tolol. Banyak kena tipu. Iya. Jangankan pejabat DPR atau jangan-jangan KDM juga bisa jadi kena tipu nih. Kenapa? Karena sejarah mengajarkan jauh sebelum ada projek-projek antariksain dari planet Mars dan Neptunus ini, Indonesia sudah pernah kena tipu. Bahkan presiden kita aduh malunya luar biasa. Tahun 2008 Presiden SB juga ketipu dengan projek yang namanya Blue Energy yang katanya juga sama ajaibnya juga merubah air jadi bensin. Memang Indonesia ini enggak kehabisan orang gila, Guys, sama orang goblok. Itu bertaburan lah di Indonesia ini dengan klaim-klaim yang begitu fantastis. Karena lu bayangkan aja ya, wajar aja kalau lu bisa ketipu. Karena Universitas Gadjah Mada aja yang sangat terkenal brilian itu menciptakan lulusan presiden itu hampir ketipu karena mereka mau beli mesin yang diklaim sama penciptanya namanya Joko By the way yang kabarnya bisa menghasilkan listrik jadi mesin pembangkit listrik tenaga jin. Untung aja mereka enggak kemakan itu. Tapi Presiden SBY udah kena tipu sih bulu energi. [tertawa] Nah, gua sih mau kasih tahu aja video ini ya. Jangan sampai ya besok kita buka baca koran eh ada Prabowo kena tipu juga. Hati-hati. Makanya sejarah itu terlalu berulang, Guys. Yang aneh-aneh kayak begini. Jepang aja sampai nipu-nipu sampai detik ini nipu lu semua. Jangan pakai mobil listrik katanya kotor. Jangan pakai mobil listrik katanya boros. Eh lebih bagus pakai mobil hidrogen. Teknologi terbaru dari Jepang enggak ada. Sama aja kayak nikuba. Jadi satu aliran ini. Jepang suka tipu-tipu hidrogen dia. Ada lagi tipu-tipu tenaga jin, ada lagi tipu-tipu tenaga air. A udah sama aja. Yang paling benar apa, Guys? Kalau lu pengen energi yang hijau, yang ramah lingkungan, yang hemat, jauh lebih hemat. Kalau ini kan cuma hemat sepertiga nih. Project Bobi Boss ini, ini bisa hemat sampai 70%, Guys. Ya udah, lu enggak usah tand-tunda lagi. Segera lu beli mobil listrik. Kenapa? Karena lu pakai mobil listrik, lu bebas ganjil genap. Wis, mantap. Lu gak usah lagi beli bensin seumur hidup lu. Lu gak usah lagi beli bensin. Kapan lagi lu bisa bebas merdeka dari penjajahan Singapura dan raja-raja Arab? Ini momennya lu ganti mobil lu ke mobil listrik. Jadi nasionalis sedikit kek. Jangan dikit-dikit lu menggadaikan negara lu sendiri. Karena kalau lu naik mobil bensin, negara kita itu menggadaikan rupiah buat beli dolar. Dolarnya dipakai buat beli minyak di luar negeri. Semakin sering lu bakar bensin, semakin lemah rupiah gara-gara lu. So, lu jadi nasionalis dikit kayak pakai mobil listrik, udah jauh lebih hemat, jauh lebih bersih, dapat subsidi lagi dari pemerintah. Makanya teman-teman segera dukung petisi Benix ya untuk menggratiskan jalan tol khusus mobil listrik. Jadi buat teman-teman yang setuju mobil listrik gratis masuk jalan tol, mobil listrik bebas, ganjil genap, dan yang paling penting supaya diperpanjang insentif mobil listrik ini supaya makin banyak orang yang pakai mobil listrik di Indonesia. So, teman-teman tunggu apaagi? Segera like and subscribe di channel BNX ini. Dan jangan lupa isi ya petisinya Benix supaya mobil listrik gratis masuk jalan tol tahun 2026. Supaya kita bebas dari jajahan Singapura. Supaya kita bebas dari jajahan subsidi. Duitnya bisa dipakai buat hal lain yang lebih bermanfaat. internet gratis, MBG, bikin sekolah baru buat anak-anak kita, beli kapal induk, luncurin satelit komunikasi yang paling canggih, bisa kalau kita kurangin subsidi minyak. So, mulai sekarang segera ganti mobil kalian ke mobil listrik, Guys. So, gimana, Guys, menurut kalian, Guys, ini yang paling penting nih. Menurut lu Bobby Boss ini barang bagus atau barang tipu-tipu, Guys? Ini sebenarnya real atau tidak real? Karena gua sih tetap aja, ya, gua berharap Bobby Boss ini sukses dan berhasil. Kita semua sama-sama pengin Indonesia berdaulat energi. Kita semua sama-sama pengin mengurangi ketergantungan kita sama Singapura. Kita sama-sama pengin sikat tuh mafia-mafia yang ada di Timur Tengah. Mafia-mafia bensin kita. Mafia-mafia yang dari dulu sampai sekarang sibuk aja bikin kerusuhan di kita. Biar kita tambah bodoh, tambah tolak. Sering bikin demo-demo palsu. Bahkan ya mereka rela mengadu domba rakyat Indonesia dengan narasi mereka. sebegitu powerfulnya mafia-mafia bensin kita ini loh yang memang mau enggak mau mereka tercipta karena adanya subsidi. Makanya subsidi bensin harus segera dihapuskan supaya mafia ini banyak yang habis dan hilang dari muka bumi. Dan ini enggak bisa terjadi ya kalau Indonesia masih hobinya impor bahan bakar ya. Gua sendiri sih penginnya Bobby Boss ini berhasil dan benar. Nah, kalau lu sendiri gimana menurut lu Bobby Boss ini real atau tidak real, Guys? Bener apa enggak sih? Kalau gua sih pesimis, Guys. [musik] Kalau lu gimana? Dan paling penting segera subscribe channel Benix dan share video ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]
Resume
Categories