SINGAPORE COLLAPSES!! 3,000 Restaurants Close Massively | Can INDONESIA Make 6 Trillion?
JVN8BBafU2s • 2025-11-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Guys, ini berita ngeri banget nih, Guys. Lu tahu enggak ada 3.000 restoran di Singapura yang sudah bangkrut dan jumlahnya bakal makin banyak lagi yang bangkrut karena setiap bulannya ada 250 restoran yang bangkrut di Singapura. Food andage outlet closes in Singapore reach the highest level nearly [musik] 2024. Gila, ngeri banget nih. Kok bisa ya? Makanya kalau lu penasaran lu jangan skip video ini karena Indonesia bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa dari kebangkrutan. Singapura. So, ada kejutan apa sih dari Singapura sampai begitu banyak perusahaan yang bangkrut di sana? Makanya lu jangan skip video ini. Let's check this out. Jadi, buat teman-teman yang belum tahu ya, sesuai dengan prediksinya Lawrence Wong, Singapura berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Apalagi setelah USA itu mundur dari peta perdagangan dunia. USA Amerika Serikat mundur dari posisinya sebagai polisi pelindung planet bumi. Dan Lawen Song sudah berulang kali bilang bahwa Singapura akan masuk ke era yang sangat-sangat mengkhawatirkan. Dan ini terbukti karena ternyata ya dalam 1 tahun terakhir udah lebih dari 3.000 restoran spesifik nih yang bangkrut di Singapura. Bahkan restoran Michelin Star ya, artinya restoran bergengsi aja banyak yang tutup, Guys. Nah, buat teman-teman yang belum tahu, Michelin Star itu adalah patokan untuk sebuah restoran dianggap sebagai restoran paling bonafit, paling bergengsi di dunia. Di Singapura ada begitu banyak Michelin Star restoran loh. Dan ternyata banyak dari mereka yang bangkrut. Ini ngeri banget karena kalau sampai Michelin Star restoran aja enggak bisa bertahan, apalagi yang kecil-kecil, Guys. Dan teman-teman udah tahu dong, Singapura itu terkenal banget dengan jajanan pinggir jalan atau hawers makanan kaki lima. Dan banyak dari mereka yang udah berusia puluhan tahun bahkan menjadi makanan khas tradisional di Singapura selama beberapa generasi. Mereka juga gak bisa survive. Mereka terpaksa tutup, Guys. Salah satunya restoran favorit gua, Caso. Restoran paling enak kalau lu mau makan sop ikan, Guys. Anyway, kenapa sih restoran-restoran di Singapura banyak yang tutup? Ada empat alasan yang kita catat, Guys, di sini kenapa restoran ini tutup. Yang pertama adalah karena makin ke sini makin banyak restoran juga yang buka di Singapura. Lu sudah tahu ya ketika ekonomi suatu negara makin berat, makin nyungsep apa yang dilakukan oleh penduduknya karena kena PHK mereka coba dagang kaki lima. Begituun juga di Singapura, Guys. Banyak orang kena PHK karena banyak pabrik-pabrik penghematan, banyak kantor-kantor tutup, banyak perusahaan-perusahaan ganti pakai AI. Akibatnya orang-orang korban PHK ini berfantasi mereka bisa jadi pengusaha restoran yang handal. Padahal seumur hidup aja belum pernah masak air. Tapi ya sudahlah. seperti di Indonesia, orang kena PHK besok buka cilok, orang kena PHK besok buka nasi goreng. Itu juga yang terjadi di Singapura. Jadi karena krisis ekonomi yang ada di Singapura, mereka kemudian berlomba-lomba buka usaha makanan. Dan apa yang terjadi? Kalau 10 tahun lalu cuman ada 17.200 ya bisnis restoran FnB di Singapura. Hari ini sudah ada 23.600 bisnis FnB yang ada di Singapura. Atau kurang lebihnya begini, Guys. Di Singapura itu ya setiap tahun ada 3.000 restoran yang tutup. Tapi pada saat yang sama ada 3.800 restoran yang buka. Jadi lu bayangin aja ya namanya hukum supply and demon. Kalau makin banyak restoran yang buka tapi kuenya segitu-segitu doang, lu tahu juga ya penduduk Singapura kan dikit cuma 9 juta manusia, Guys. Enggak bertapa banyak malah berkurang iya. Tapi jumlah restoran makin banyak apa akibatnya? Ya mereka harus berebutan kue, berebut mulut orang yang sama. Akhirnya jangan heran juga kalau makin banyak restoran yang tutup di Singapura ya. karena makin banyak orang yang buka dan akibatnya makin banyak juga yang enggak laku, makin banyak juga yang tutup karena kompetisinya makin ekstrem. Nah, yang kedua guys, alasan yang kedua ini sama kayak di Indonesia. Biaya hidup di Indonesia makin lama makin tinggi. Makanya banyak buru-buru yang demonstrasi terus minta naik gaji. Nah, begitupun yang terjadi di Singapura. Biaya hidup makin lama makin tinggi, biaya sewa makin mahal, lu kalau tinggal di kos-kosan juga makin mahal, sewa apartemen makin mahal. Begitu pun lu kalau buka kios, lu sewa kios, sewa restoran, buat kafe, itu juga uang sewanya makin mahal. Gua punya kawan baik juga yang udah hampir 20 tahun lah buka usaha di Singapura. Dia punya bar sama kafe punya tiga. Sekarang udah tutup semua, Guys. Gua tanya kenapa? Ya wajar aja, Ben. Lu bayangin gua punya tempat usaha cuman 50 m² satu petak. Harus bayar uang sewa Rp150 juta per bulan. Gua ulangin, Guys. Ini dia punya kafe luasnya cuman 50 m² di Clarky. Dia harus bayar Rp150 juta per bulan alias setara. Singapura. tahun lalu. Tahun ini uang sewanya udah naik jadi Rp200 juta per bulan atau kurang lebih setara 15.000 Singapura. Dia harus bayar Rp200 juta per bulan dan dia enggak sanggup. Dan ternyata bukan cuman dia, karena ternyata tetangga dia yang di sebelah kiri dan kanannya juga sama-sama tutup, bangkrut, enggak sanggup lagi buat bayar uang sewa. Bahkan termasuk restoran legendaris yang namanya kaso. Ya, lu udah tahulah kalau makan sup ikan paling enak ya di kaso. Di Singapura sekarang udah enggak ada. Padahal ini udah udah lebih dari dua generasi bisnisnya loh ya. Sekarang mereka terpaksa harus tutup karena uang sewa di mana-mana di Singapura udah naik lebih dari 50% ya. Bahkan salah satu pengusaha restoran di sana juga udah bikin perhitungan. Kalau uang sewa naik 50% termasuk si kaso ya, dia itu udah bilang kalau uang sewa itu naik 50% itu artinya dia harus jual 300 mangkuk lebih banyak dibandingkan yang seharusnya. Terus cari orang di mana yang mau makan 300 mangkok sehari gitu loh. Enggak ada. Dan dia kalau disuruh naikin harga, dia juga gak mau karena dia gak tega bisnis dia udah bertahun-tahun di situ. Dia punya pelanggan tetap di situ. Karena dia tahu banyak customernya juga yang orang tua yang udah dari anak beranak makannya di sana. Jadi udah legendaris lah kalau lu napak tilas makan di sana ya udah kayak memori lah. Lu pasti enggak enak juga buat naikin harganya. Dan itu yang banyak terjadi. Mereka udah enggak bisa lagi keep up dengan biaya hidup dan keep up dengan biaya sewa. akibatnya mereka tutup, Guys. Ya, sangat disayangkan sih. Cuman ini juga terjadi bukan cuma buat restoran-restoran kaki li atau hawers, termasuk restoran Micheline Star banyak yang tutup. Buat lu yang belum tahu, Caso ini bahkan sampai dapat word dari Micheline sebagai beep gourme. Jadi ya restoran-restoran kecil yang dianggap Micheline sebagai restoran yang berkualitas tinggi. Nah, yang ketiga paling penting. Ini penting karena banyak pengusaha di Indonesia bahkan enggak sadar bahwa tren itu sekarang sudah bergeser. Sekarang yang menjadi penguasa kue terbesar bukan lagi kaum millenials, bukan lagi kaum GenX, tetapi Genzi. Dan Gen punya pola perilaku yang berbeda dibandingkan dengan ya generasi-generasi sebelumnya. Kalau generasi sebelumnya itu senang makanan yang tradisional yang khas di suatu era. Kalau terkenal hainannya makan nasi hainam. Kalau gua ke Pinang misalkan, gua senangnya makan car kuwetiau atau kalau gua pergi ke Thailand gua cari pat yang paling otentik kan gitu ya. Tapi ternyata Gen enggak. Genzy di Singapura udah enggak mau lagi makan makanan khas tradisional Singapura. Heh, malu mereka. Mereka maunya apa? Makan makanan modern, makan makanan fast food. Jadi terjadi pola perubahan perilaku konsumsi anak-anak Genzi di Singapura. Lu lihat di layar kaca, data menunjukkan bahwa dari 10 besar restoran paling ramai di Singapura itu bukan restoran Chinese food atau restoran Singaporean food atau Malay food. No. Peringkat satu ada McD, peringkat dua ada KFC, peringkat 3 ada Burger King, peringkat 4 ada Subway. Jadi dari sini aja udah bisa lihat, Guys. Top F ini perusahaan Amerika Serikat restoran fast food. Itulah cita-cita Gen mati kena kanker. Nah, kalau lu lihat yang peringkat lima barulah keluar restoran khas Singapura Yakun Kayato Toast. Jadi makan roti pakai srikaya sebenarnya dari Medan tapi ya udahlah. Yang peringkat en ada Starbucks. Peringkat 7uh ada Jolie Bee dari Philippin. Ini enak guys. Yang ke-elapan ada Din Taifung. Yang kees9 ada Pizza Hut. Dan yang ke-10 ada Coffee Bean. Nah, dari sini lu udah bisa lihat ternyata dalam daftar merek-merek itu gua tidak menemukan ya restoran-restoran yang jadi ciri khas Singapura, tetapi restoran yang jadi ciri khas Amerika, Guys. [tertawa] Jadi di sini kita sudah bisa melihat bahwa Singapura sudah bergeser polanya, bahwa Gen lebih cinta makan makanan fast food. Dan pergeseran pola perulilaku ini terbukti juga dari data konsumsi yang kita tarik ya, dari Departemen Kesehatan di Singapura. Lu lihat di layar kaca ketika bisnis restoran itu drop year on year itu drop 10% loh di Singapura. Di sisi lain bisnis fast food makanan-makanan beracun ini justru naik growth-nya naik 1,8%. Jadi yang survive ya ternyata ya bisnis-bisnis yang modern yang menarik bagi lidahnya Gen yaitu apa ya? Makanan-makanan yang sodiumnya tinggi, gulanya tinggi tapi mereka bisa gaya-gaya. Hari ini ngave di Starbucks, hari ini habis makan Subway, hari ini bisa joget-joget TikTok sambil pegang es krim McD. Ya, itu ya Genzy. Makanya lu enggak heran kalau seandainya makin banyak restoran-restoran klasik, tradisional, Hawers yang tutup di Singapura. Nah, yang keempat, Guys, ini alasan terakhir dan inilah yang sebetulnya paling penting bahwa apa? Di Singapura inflasi itu makin tinggi, makin mahal. Lu bayangin inflasi itu udah hampir 0,5%. Ini signifikan loh, Guys. By the way, lu tahulah GDP sebuah negara itu naik 1% aja udah hebat. Tapi ini bukannya ekonominya nambah ya, tapi malah inflasinya yang nambah 0,4%. Dan ini sangat menyakitkan. Akibatnya apa? Banyak orang-orang di Singapura itu yang udah enggak sanggup lagi hidup di Singapura. Apalagi di Singapura yang menang adalah partai itu-itu aja. Pay and pay, pay, pay. Partainya si Papi. Jadi apa yang terjadi di sana? Ya, mau enggak mau orang-orang untuk bertahan hidup kakek nenek itu harus kerja sampai tua, sampai mati pun mereka harus kerja kalau lu tinggal di Singapura. Makanya bersyukur juga lu jadi orang Indonesia ya walau kualitas hidup lu enggak bagus-bagus amat tapi ya orang di sini bisa pensiun umur 60 tahun lah. Tapi di sana lu usia 80 tahun aja harus kerja kalau mau hidup. Nyapu jalan, bersih-bersih meja-meja di restoran, nyuci piring dan lain sebagainya lah. Makanya teman-teman jangan heran ya, makin hari makin banyak rakyat Singapura yang menderita tidak sanggup dengan biaya hidup Singapura. Apa yang mereka lakukan? Mereka kalau makan bukan di Singapura lagi. Mereka kalau makan nyebrang mereka ke Johor Bahru di Malaysia. Sedih. Mereka kalau belanja bulanan harus nyebrang bahkan ke Johor Bahru juga di Malaysia. Bahkan ya mereka mau ke dokter gigi aja itu enggak sanggup lagi bayar dokter di Singapura. Yang sanggup bayar dokter di Singapura itu cuma orang Indonesia kebanyakan duit. Jadi kalau berobat ke Singapura. Tapi orang Singapura sendiri enggak sanggup, Guys, bayar dokter di Singapura. Jadi mereka kalau berobat perginya ke Malaysia ke Johor Bahru. Ini tragis. Bahkan kalau lihat ya data ya dari bulan Januari sampai Mei 2025 itu turis asing yang datang ke Johor Baru ada 10 juta manusia, Guys. Dari 10 juta manusia 8 jutanya dari Singapura. Gila banget guys. Lu bayangin ya ini dari Januari sampai Mei 2025 8 juta orang Singapura datang ke Malaysia. Kenapa ini gila, Guys? Ya karena penduduk Singapura ini enggak termasuk art ya. Penduduk Singapura yang asli aja itu cuma 6,11 juta jiwa. Tetapi orang Singapura yang belanja ke Johor Bahru, Malaysia sudah 8 juta orang. Artinya, Guys, ya. Satu orang Singapura dari bulan Januari sampai Mei 2025 bisa dua bahkan sampai tiga kali pergi ke Johor Bahru buat makan, buat belanja, buat kafe. Kaf aja mereka sampai harus ke sana, Guys. Lu bayangin begitu tragisnya orang Singapura untuk bisa hidup aja harus pergi ke negara orang, ke negara Malaysia. Tapi kalau lu pikir-pikir sebetulnya sangat rasional sih mereka lakukan itu, Teman-teman. tahu ya kalau mereka ya hari-hari ini belanja di Singapura, rakyat Singapura belanja bulanan di Singapura ya kayak lu lah kalau belanja bulanan kan beli shampo, beli karb, beli detergen, beli susu, beli mie, beli nugget, beli sosis. Lu tahu pengeluaran bulanan orang Singapura kalau belanja di Singapura itu bisa sampai Rp5,3 juta alias setara dengan 420 Singapura. Berat, Guys. Kenapa berat? Karena kalau mereka nyebrang dikit aja ke Johor Bahru, belanja bulanannya langsung drop jadi cuman 3,8 juta. Alias mereka itu hemat 25%. Jadi, lu bayangin cuman selisih berapa jam, ngesot dikit lu bisa diskon ibaratnya 25%. Makanya jangan heran makin hari makin banyak rakyat Singapura yang kerja di Singapura tapi numpang nyawa di Malaysia, Guys. Bahkan gua tahu ya beberapa teman gua yang sebetulnya warga negara Singapura mereka sampai nge-cosnya di Malaysia, Guys. Nge-cosnya di Johor Bahru. Tapi ya begitulah kenyataannya. Bahkan saking susahnya ya, Singapura, rakyat Singapura itu kalau ngisi bensin hari-hari ini enggak lagi ngisi bensin di Singapura karena mahal ngisi bensin di Singapura. Apa yang mereka lakukan? Bentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu dan interaksi langsung ya karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih guys. Nah, buat lu yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi banyak sekali membuka wawasan baru, terutama banyak bocoran-bocoran mengenai ee kebijakan maupun emiten yang akan terbang selanjutnya. Jadi puas sekali sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di YouTube sendiri kan lebih apa ya ee pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah ini. Mengikuti BIC investor Samet ini setelah dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa kalau kita bisa memahami fundamental atas perusahaan dan forecast untuk perusahaan ke depannya kita pasti dapat akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Dan itu yang saya rasakan selama setahun ini. Dan saya harapin kalau e untuk Benik Investor Summit 2025 diadakan, saya pasti akan ikut lagi. Salam cuan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025 segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Enggak lagi ngisi bensin di Singapura karena mahal ngisi bensin di Singapura. Apa yang mereka lakukan? Mereka nyeberang ke Malaysia. Mereka isi bensin di Malaysia. Memalukan, Guys. Ini memalukan. Orang Singapura yang selama ini bangga hati sebagai orang yang kaya raya, GDP-nya perkapita besar sekali, jauh di atas Indonesia. Tapi ternyata buat isi bensin, mereka merampok hak Malaysia. Kenapa? Karena bensin di Malaysia itu disubsidi sama negara. Di subsidinya tentu buat rakyat Malaysia dong, bukan buat rakyat Singapura yang gayanya selangit itu. Enggak dong. Mereka berjuta-juta orang Singapura isi bensin di Malaysia. Bang bakar subsidi. Sebenarnya ini karma ya. Sama juga kayak di Indonesia impor bensin dari Singapura. Bensin subsidi di sini. Apa yang terjadi? Di tengah laut. Balik lagi tuh ke Singapura. Brengsek memang. Jadi kita disuruh impor bahan bakar kita sendiri. Goblok memang. Tapi ya itulah kenyataannya. Tetapi ya inilah kemudian jadi viral di Malaysia. Makanya di sana banyak polisi-polisi lokal yang foto-fotoin tuh kalau ada plat Singapura isi bensin di pom bensin Malaysia. Bahkan pemerintah Malaysia sudah menyiapkan denda loh sampai RM1 juta. Ini betul-betul memalukan. Bahkan ada ya warga Singapura tuh tertangkap kamera padahal pakai mobil Inggris Mini Cooper tapi dia bawa Jrigen, Guys. Jadi udah isi mobilnya bawa lagi ekstra Jrigen. Jirigennya juga bukan cuman satu, tapi dia isi banyak jirigen buat dibawa ke Singapura. Gila, ini udah kayak penyelundup ini, Guys. Orang naik Mini Cooper tapi mental penyelumbut. Maling nih. Enggak beda jauh sih sebetulnya sama negaranya. Negaranya kan hobinya nerima duit cucian juga. Tapi ya udahlah inilah fakta yang terjadi di Singapura. Tapi sebetulnya ada loh benefit yang bisa diambil sama orang Indonesia. Kalau kita cukup cerdas nih pemerintah Indonesia dan rakyatnya juga. Kenapa? Karena kebangkurutan restoran-restoran Singapura ini menciptakan peluang nih bagi Indonesia untuk mengundang investor asing, untuk mengundang restoran-restoran asal Singapura buat ekspansi ke Indonesia. Kenapa? Karena di Indonesia biaya sewanya lebih murah. Yang kedua, biaya tenaga kerjanya juga lebih murah. Yang ketiga, konsumsinya gila banget. Hobinya belanja-belanja spending. Kalau perlu ikut pinjol, pinjol dah. Yang penting bisa gaya makan di restoran. asing. Contohnya apa yang udah ekspansi ya kawan kita Fingers udah buka cabang di mana-mana di Indonesia ada lagi Putien lalu ada lagi Monster Kry dan bahkan ya tukang handphone Era Jaya lu tahu mereka sampai kerja sama sama perusahaan Singapura buat ngebawa perusahaan teh dari Cina cagi ke Indonesia. Jadi ini prospek yang luar biasa sih kalau kita bisa eksplorasi ini lebih lanjut dan ini juga buat Indonesia sebuah peluang emas buat download duit dari rakyat Singapura. Kok bisa? Kan tadi gua udah jelasin orang Singapura kalau belanja bulanan itu akan habis duitnya sekitar Rp3,8 juta. Selama ini mereka bayar itu ke Johor Bahru. Ada beberapa yang ke Batam tapi enggak signifikan karena turis Singapura yang ke Batam buat belanja itu cuma sekitar 50.000 orang. Enggak signifikan lah. Tapi kalau lu mau seriusin bisnis ini, Indonesia nih khususnya pemerintah Indonesia mau download duit rakyat Singapura itu gampang. Lu bayangin kalau kita bisa download 20% aja dari penduduk Singapura yang 6 juta orang itu berarti sekitar 1,5 juta orang Singapura datang belanja ke Batam. R1,5 juta orang Singapura dikali Rp3,8 juta belanja bulanan dia doang loh. Itu artinya rakyat Indonesia atau dalam hal ini Pulau Batam bisa ketimpa duit 6 triliun setiap bulannya. Lu bayangin 6 triliun setiap bulannya. Ini bakal menumbuhkan perekonomian Batam luar biasa sekali. Kenapa? Karena PBD Batam itu cuman 4 triliun, Guys. 1 tahun. Hei, tolong orang Batam jangan tolol-tolol amat lu. Pemerintahan yang ada di Batam, otorita, lu, jangan goblok. Manfaatin peluang ini. APBD lu itu cuman 4 triliun setahun. Orang Singapura kalau 20%-nya aja berhasil kita tarik, belanjanya jangan ke Johor Baru ya, belanjanya ke Batam ya. Lu bisa dapat duit 6 triliun setiap bulannya duit yang masuk. Ini kan peluang ekonomi yang sangat besar. Makanya gua heran kalau banyak daerah-daerah di Indonesia itu mengeluh dan bahkan mengandalkan TKD, dana transfer pusat ke daerah. Buat APBD-nya kan goblok banget. Padahal ada begitu banyak potensi ekonomi yang bisa lu dapetin kalau lu mau kreatif, goblok. Jangan cuma bongkar pasang trotoar. Setan memang lu. Tapi ini gua kasih masukan gratis lah buat pemerintah daerah di Indonesia supaya enggak bego-bego amat. Kerja dong, malu. Ini ada duit nganggur nih 6 triliun setiap bulan, masa lu enggak bisa tarik. Bodoh banget lu. Terus gimana, Pak, caranya supaya Indonesia bisa dapat keuntungan? Ya tadi gua udah bilang lu tarik mereka ke sini, tapi caranya gimana yang lebih seksi, yang lebih elegan? Karena sampai detik ini lu tahu jumlah orang Singapura yang ke Batam itu cuma 58.000 manusia per bulan Juli 2025. 58.000 manusia dari Singapura ke Batam kalah jauh dibanding yang dari Singapura ke Johor Bahru, Malaysia bisa sampai 8 juta orang kan gila. Apa kerjanya pemerintah daerah kita di Batam itu? Ongkang-ongkang kaki kayak orang tolol aja lu. Enggak bisa lu kerja yang benar kayak orang Johor Bah. Kayak Pemprov yang ada di Johor Bahu. Masa kalah sama orang Malaysia? Enggak malu lu. Jiji gua lihatnya. Padahal lu bisa lakukan ini supaya ekonomi daerah lu tumbuh. Supaya makin banyak investor asing masuk ke sana. Supaya makin banyak pengusaha buka toko kelontong di sana. Jual itu live boy sampo clear sabun kita supaya dibeli sama orang Singapura. supaya mereka enggak usah beli itu di Johor Bahru. Malaysianya lu bisa memperkaya rakyat lu loh di Batam kalau lu bisa lakukan ini. Terus caranya gimana, Pak, biar kita bisa menang? Soalnya kan Singapura sama Johor Baru itu gampang tinggal nyebrang naik mobil bisa. Kalau di kita kan harus naik kapal feri. Hah, gua kasih ide lu, gua kasih masukan lu. Memang Singapura sama Batam itu dipisahkan laut dan mahal lagi. Lu sekali nyebrang tuh sekitar Rp500.000 kalau bolak-balik kan Rp1 juta. Di sini gua kasih ide. Lu kan udah tahu mereka bakal spending berapa? 3,8 juta tiket kapal feri bolak-balik Rp1 juta. So, saran gua buat Pempr Batam yang lu harus lakukan adalah subsidi tiketnya supaya orang Singapura ke Batam lebih murah. Gimana caranya, Pak? Gratisin. Orang Singapura ke Batam cukup bayar nol, tapi pulangnya lu bayar Rp500.000. Jadi, kasih diskon 50%. Rugi enggak negara kita? Enggak. Mereka lu subsidi Rp500.000 R tapi nyampai Batam mereka belanja 3,8 juta per orang. Real-nya gua yakin lebih dari itulah. Pasti lebih dari itulah. Enggak mungkin mereka enggak nginp di hotel. Enggak mungkin mereka enggak jalan-jalan, enggak makan di restoran di kita. Bahkan banyak juga yang nginp di hotel kan gitu. Cuman ya lu harus perbaikin infrastrukturnya juga dan suprastrukturnya. Jangan malah wisatawan asing ini kita palak. Kayak kemarin tuh ada wisatawan dari Taiwan pergi ke Bali dipalak. Goblok. Gimana orang mau berkunjung ke Indonesia kalau ditakut-takutin? belum liburannya a ditakut-takutin ya emang kita harus perbaikin ini. Bahkan sampai viral di media-media asing, Bea Cukai Republik Indonesia diduga memeras turis dari Taiwan di Bali. Padahal Bali itu pintu gerbang kita loh ke dunia internasional. Betul-betul PNS kita ini hobinya merusak aja nama baik bangsa kita. Sedih. Kenapa penting buat pemerintah kasih subsidi? Gini gua kasih tahu konteksnya Singapura. Kenapa Singapura cuman 50.000 orang yang ke Batam? Karena gini, kalau lu harus spending Rp1 juta buat PP bolak-balik Singapura Batam, Singapura Batam, PP itu Rp1 juta, jauh lebih murah buat orang Singapura liburannya sekalian ke Danang, ke Hanoi di Vietnam atau liburan ke Puket di Thailand, Bangkok atau pergi ke Cebu di Philipin. Kenapa? Karena kalau mereka pergi ke Thailand, ke Vietnam, ke Cebu, mereka tuh bayar cuman Rp1 juta juga. Bahkan ada yang cuma Rp800.000. Jauh lebih murah dibanding pergi ke Batam. Jadi ngapain lu pergi ke Batam? Mendingan lu pergi ke Thailand kan. Mendingan orang Singapura pergi ke Bangkok. Mendingan orang Singapura pergi ke Vietnam. Kenapa bisa lebih murah? Ya simpel aja, Coy. Karena disubsidi sama negara negara yang pintar itu yang tidak hobi korupsi. Nah, kalau kita mau kalahin mereka dan lu mau dapat 6 triliun setiap bulan dari rakyat Singapura, dengerin kata Benix, lu subsidi tiket feri dari Singapura ke Batam gratis, pulangnya bayar. Gua yakin jumlah wisatawan Singapura yang ke Batam langsung meledak. Tapi ingat, jangan suprastnya lu rusak. Jangan malah begitu turisnya banyak, lu rampok, lu peras mereka. Ya, jangan lakukan itu. Dan pemerintah juga harus siapin infrastruktur yang bagus dong. Jangan sampai antriannya panjang. Bahkan kalau perlu ya gratis, bebas visa buat part ya yang ada di Singapura, buat warga Singapura supaya mereka gampang tuh lalu lintas. Kan mereka belanja bulanan bakal sering. Bahkan ada yang 2 minggu sekali ke Batam buat beli rokok supaya lebih murah buat beli belanja bulanan mereka. Ya, itulah kita permudah kan enggak ribet sih. Kenapa kita mempersulit negara kita 6 triliun loh setiap bulan kita harusnya bisa dapatin itu loh. Kenapa kita enggak mau lakukan ini ya? Malah apa yang dilakukan oleh BUMN Indonesia ya, P nih memang isinya orang brilian dan sangat jenius. Yang dia lakukan bukan ngasih tiket gratis buat orang Singapura yang mau buang-buang duit di Batam, tapi yang dilakukan oleh mereka apa? Mereka ngasih tiket gratis buat orang Medan yang mau pergi ke Batam. Lu bisa dapat devisa, Bro. Bertahun-tahun yang ada di otak lu adalah bongkar pasang trotoar atau kalau agak beda dikit ngasih tiket gratis. Brut Medan, Batam. Bro, lu bisa dapat devisa dari Singapura ke Batam. Kasih dong tiket gratis buat orang Singapura yang mau ke Batam. Supaya negara kita tambah kaya raya. Supaya banyak orang yang belanja di Batam. Supaya hidup perekonomian di Batam. Masa enggak bisa sih sebodoh itu? Kalian itu enggak ada gunanya digaji sama rakyat lu. Kesel banget gua asli. Malah ngasih gratis Medan Batam. Tapi ya udahlah, Guys. Itulah realitanya lu hidup di negara Kazakhstan ya. Itulah nasib lu. 6 triliun setiap bulan hangus terbang ke Johor Bah, bukannya terbang ke Batam. Pertanyaan gini, Guys. Lu setuju enggak sih kalau Indonesia mensubsidi wisatawan asing khususnya tadi ya, Singapura, Batam supaya lebih murah lagi, supaya makin banyak wisatawan yang datang ke Batam. Lu setuju enggak? Atau lebih baik kita kayak tadi aja yang kita subsidi tiket dari Medan ke Batam, tiket dari Baka Huni Merak, atau mendingan lu subsidi orang asing dong, PD dong, punya nyali dong kayak Thailand. Masa orang bisa lebih murah liburan ke Thailand, Jakarta Thailand dibanding Jakarta Medan? Karena negaranya berani. Dia udah ada hitung-hitungannya, ada kalkulator. Masa Indonesia enggak bisa pakai kalkulator? Kayak manusia Flintstone. Lu hidup di zaman batu enggak punya kalkulator, enggak bisa hitung kerugiannya apa, keuntungannya apa buat bangsa kita. Ini strategik loh. 6 triliun setiap bulan yang sebetulnya bisa kita download cuma dengan modal apa? Subsidi Rp500.000 per warga negara asing yang datang ke Batam lewat Singapura. Aduh, easy money, Guys. Tapi ya udahlah, menurut lu gimana? Lu setuju enggak kalau negara lakukan yang Benix bilang? Subsidi wisatawan asing yang datang ke Batam dari Singapura? Spesifik banget tuh. Gua enggak minta lebih, gua enggak minta koruptor dihukum mati, gua enggak minta redenominasi. Enggak, enggak, enggak. Satu-satu aja dah di Batam nih biar dapat 6 triliun per bulan. Lu setuju enggak sih kalau negara subsidi tuh warga negara asing khususnya Singapura dan art-ekspat yang ada di Singapura disubsidi biar gratis kalau pergi ke Batam. Itu pertama. Dan yang kedua dibebaskan visanya karena mereka bisa bolak-balik sebulan tiga kali, empat kali digampangin lah. Jangan dipersulit, dimudahin supaya mereka bisa checkin, dimudahin proses imigrasinya. Kalau berlaya cepat lewatin imigrasi, enggak pakai ribet orang. Mereka mau bakar duit, mereka mau belanja kok. Kenapa dipersulit? Supaya makin kaya rakyat yang ada di Batam. Lu setuju enggak sih kalau negara lakukan saran Benix? Dan yang paling penting Guys, menurut lu ya, kalau ini bisa dilakukan sama pemerintah Indonesia, mereka punya nyali dan hati buat lakukan ini. Kira-kira siapa sih emiten yang bakal diuntungkan? Ya namanya juga channel investasi, Guys. Lu harusnya udah tahu dong perusahaan apa yang diuntungkan kalau negara punya hati buat lakukan ini memajukan ekonomi rakyat Batam ya cuma dengan modal R500.000 R000 per kepala turis asing. Atau lu ada solusi lain nih supaya kita bisa memanfaatkan keterpurukan rakyat Singapura nih dibanding Johor Baru terus yang dapat duit, dibanding Malaysia terus yang dapat. Sor nih ya buat follower gua yang ada di Malaysia sor nih. Tapi gua ngomongin bisnis di sini ada peluang bisnis ya. Namanya juga bisnis kompetisi. Atau lu ada saran lain gimana caranya supaya makin banyak wisatawan Singapura yang datang ke Batam dan belanja di Batam? Segera tulis saran kalian di kolom di bawah ini. Karena apa? karena banyak menteri-menteri dan presiden yang nonton channel-nya BNX ini. Oke, semoga video ini bermanfaat. Ditunggu komentar kalian dan masukan kalian yang luar biasa itu. [musik] Semoga video kita bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]
Resume
Categories