SINGAPORE COLLAPSES!! 3,000 Restaurants Close Massively | Can INDONESIA Make 6 Trillion?
JVN8BBafU2s • 2025-11-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, ini berita ngeri banget nih, Guys.
Lu tahu enggak ada 3.000 restoran di
Singapura yang sudah bangkrut dan
jumlahnya bakal makin banyak lagi yang
bangkrut karena setiap bulannya ada 250
restoran yang bangkrut di Singapura.
Food andage outlet closes in Singapore
reach the highest level nearly [musik]
2024.
Gila, ngeri banget nih. Kok bisa ya?
Makanya kalau lu penasaran lu jangan
skip video ini karena Indonesia bisa
mendapatkan keuntungan yang luar biasa
dari kebangkrutan. Singapura. So, ada
kejutan apa sih dari Singapura sampai
begitu banyak perusahaan yang bangkrut
di sana? Makanya lu jangan skip video
ini. Let's check this out.
Jadi, buat teman-teman yang belum tahu
ya, sesuai dengan prediksinya Lawrence
Wong, Singapura berada dalam kondisi
yang tidak baik-baik saja. Apalagi
setelah USA itu mundur dari peta
perdagangan dunia. USA Amerika Serikat
mundur dari posisinya sebagai polisi
pelindung planet bumi. Dan Lawen Song
sudah berulang kali bilang bahwa
Singapura akan masuk ke era yang
sangat-sangat mengkhawatirkan. Dan ini
terbukti karena ternyata ya dalam 1
tahun terakhir udah lebih dari 3.000
restoran spesifik nih yang bangkrut di
Singapura. Bahkan restoran Michelin Star
ya, artinya restoran bergengsi aja
banyak yang tutup, Guys. Nah, buat
teman-teman yang belum tahu, Michelin
Star itu adalah patokan untuk sebuah
restoran dianggap sebagai restoran
paling bonafit, paling bergengsi di
dunia. Di Singapura ada begitu banyak
Michelin Star restoran loh. Dan ternyata
banyak dari mereka yang bangkrut. Ini
ngeri banget karena kalau sampai
Michelin Star restoran aja enggak bisa
bertahan, apalagi yang kecil-kecil,
Guys. Dan teman-teman udah tahu dong,
Singapura itu terkenal banget dengan
jajanan pinggir jalan atau hawers
makanan kaki lima. Dan banyak dari
mereka yang udah berusia puluhan tahun
bahkan menjadi makanan khas tradisional
di Singapura selama beberapa generasi.
Mereka juga gak bisa survive. Mereka
terpaksa tutup, Guys. Salah satunya
restoran favorit gua, Caso. Restoran
paling enak kalau lu mau makan sop ikan,
Guys. Anyway, kenapa sih
restoran-restoran di Singapura banyak
yang tutup? Ada empat alasan yang kita
catat, Guys, di sini kenapa restoran ini
tutup. Yang pertama adalah karena makin
ke sini makin banyak restoran juga yang
buka di Singapura. Lu sudah tahu ya
ketika ekonomi suatu negara makin berat,
makin nyungsep apa yang dilakukan oleh
penduduknya karena kena PHK mereka coba
dagang kaki lima. Begituun juga di
Singapura, Guys. Banyak orang kena PHK
karena banyak pabrik-pabrik penghematan,
banyak kantor-kantor tutup, banyak
perusahaan-perusahaan ganti pakai AI.
Akibatnya orang-orang korban PHK ini
berfantasi mereka bisa jadi pengusaha
restoran yang handal. Padahal seumur
hidup aja belum pernah masak air. Tapi
ya sudahlah. seperti di Indonesia, orang
kena PHK besok buka cilok, orang kena
PHK besok buka nasi goreng. Itu juga
yang terjadi di Singapura. Jadi karena
krisis ekonomi yang ada di Singapura,
mereka kemudian berlomba-lomba buka
usaha makanan. Dan apa yang terjadi?
Kalau 10 tahun lalu cuman ada 17.200 ya
bisnis restoran FnB di Singapura. Hari
ini sudah ada 23.600
bisnis FnB yang ada di Singapura. Atau
kurang lebihnya begini, Guys. Di
Singapura itu ya setiap tahun ada 3.000
restoran yang tutup. Tapi pada saat yang
sama ada 3.800 restoran yang buka. Jadi
lu bayangin aja ya namanya hukum supply
and demon. Kalau makin banyak restoran
yang buka tapi kuenya segitu-segitu
doang, lu tahu juga ya penduduk
Singapura kan dikit cuma 9 juta manusia,
Guys. Enggak bertapa banyak malah
berkurang iya. Tapi jumlah restoran
makin banyak apa akibatnya? Ya mereka
harus berebutan kue, berebut mulut orang
yang sama. Akhirnya jangan heran juga
kalau makin banyak restoran yang tutup
di Singapura ya. karena makin banyak
orang yang buka dan akibatnya makin
banyak juga yang enggak laku, makin
banyak juga yang tutup karena
kompetisinya makin ekstrem. Nah, yang
kedua guys, alasan yang kedua ini sama
kayak di Indonesia. Biaya hidup di
Indonesia makin lama makin tinggi.
Makanya banyak buru-buru yang
demonstrasi terus minta naik gaji. Nah,
begitupun yang terjadi di Singapura.
Biaya hidup makin lama makin tinggi,
biaya sewa makin mahal, lu kalau tinggal
di kos-kosan juga makin mahal, sewa
apartemen makin mahal. Begitu pun lu
kalau buka kios, lu sewa kios, sewa
restoran, buat kafe, itu juga uang
sewanya makin mahal. Gua punya kawan
baik juga yang udah hampir 20 tahun lah
buka usaha di Singapura. Dia punya bar
sama kafe punya tiga. Sekarang udah
tutup semua, Guys. Gua tanya kenapa? Ya
wajar aja, Ben. Lu bayangin gua punya
tempat usaha cuman 50 m² satu petak.
Harus bayar uang sewa Rp150 juta per
bulan. Gua ulangin, Guys. Ini dia punya
kafe luasnya cuman 50 m² di Clarky. Dia
harus bayar Rp150 juta per bulan alias
setara.
Singapura. tahun lalu. Tahun ini uang
sewanya udah naik jadi Rp200 juta per
bulan atau kurang lebih setara 15.000
Singapura. Dia harus bayar Rp200 juta
per bulan dan dia enggak sanggup. Dan
ternyata bukan cuman dia, karena
ternyata tetangga dia yang di sebelah
kiri dan kanannya juga sama-sama tutup,
bangkrut, enggak sanggup lagi buat bayar
uang sewa. Bahkan termasuk restoran
legendaris yang namanya kaso. Ya, lu
udah tahulah kalau makan sup ikan paling
enak ya di kaso. Di Singapura sekarang
udah enggak ada. Padahal ini udah udah
lebih dari dua generasi bisnisnya loh
ya. Sekarang mereka terpaksa harus tutup
karena uang sewa di mana-mana di
Singapura udah naik lebih dari 50% ya.
Bahkan salah satu pengusaha restoran di
sana juga udah bikin perhitungan. Kalau
uang sewa naik 50% termasuk si kaso ya,
dia itu udah bilang kalau uang sewa itu
naik 50% itu artinya dia harus jual 300
mangkuk lebih banyak dibandingkan yang
seharusnya. Terus cari orang di mana
yang mau makan 300 mangkok sehari gitu
loh. Enggak ada. Dan dia kalau disuruh
naikin harga, dia juga gak mau karena
dia gak tega bisnis dia udah
bertahun-tahun di situ. Dia punya
pelanggan tetap di situ. Karena dia tahu
banyak customernya juga yang orang tua
yang udah dari anak beranak makannya di
sana. Jadi udah legendaris lah kalau lu
napak tilas makan di sana ya udah kayak
memori lah. Lu pasti enggak enak juga
buat naikin harganya. Dan itu yang
banyak terjadi. Mereka udah enggak bisa
lagi keep up dengan biaya hidup dan keep
up dengan biaya sewa. akibatnya mereka
tutup, Guys. Ya, sangat disayangkan sih.
Cuman ini juga terjadi bukan cuma buat
restoran-restoran kaki li atau hawers,
termasuk restoran Micheline Star banyak
yang tutup. Buat lu yang belum tahu,
Caso ini bahkan sampai dapat word dari
Micheline sebagai beep gourme. Jadi ya
restoran-restoran kecil yang dianggap
Micheline sebagai restoran yang
berkualitas tinggi. Nah, yang ketiga
paling penting. Ini penting karena
banyak pengusaha di Indonesia bahkan
enggak sadar bahwa tren itu sekarang
sudah bergeser. Sekarang yang menjadi
penguasa kue terbesar bukan lagi kaum
millenials, bukan lagi kaum GenX, tetapi
Genzi. Dan Gen punya pola perilaku yang
berbeda dibandingkan dengan ya
generasi-generasi sebelumnya. Kalau
generasi sebelumnya itu senang makanan
yang tradisional yang khas di suatu era.
Kalau terkenal hainannya makan nasi
hainam. Kalau gua ke Pinang misalkan,
gua senangnya makan car kuwetiau atau
kalau gua pergi ke Thailand gua cari pat
yang paling otentik kan gitu ya. Tapi
ternyata Gen enggak. Genzy di Singapura
udah enggak mau lagi makan makanan khas
tradisional Singapura. Heh, malu mereka.
Mereka maunya apa? Makan makanan modern,
makan makanan fast food. Jadi terjadi
pola perubahan perilaku konsumsi
anak-anak Genzi di Singapura. Lu lihat
di layar kaca, data menunjukkan bahwa
dari 10 besar restoran paling ramai di
Singapura itu bukan restoran Chinese
food atau restoran Singaporean food atau
Malay food. No. Peringkat satu ada McD,
peringkat dua ada KFC, peringkat 3 ada
Burger King, peringkat 4 ada Subway.
Jadi dari sini aja udah bisa lihat,
Guys. Top F ini perusahaan Amerika
Serikat restoran fast food. Itulah
cita-cita Gen mati kena kanker. Nah,
kalau lu lihat yang peringkat lima
barulah keluar restoran khas Singapura
Yakun Kayato Toast. Jadi makan roti
pakai srikaya sebenarnya dari Medan tapi
ya udahlah. Yang peringkat en ada
Starbucks. Peringkat 7uh ada Jolie Bee
dari Philippin. Ini enak guys. Yang
ke-elapan ada Din Taifung. Yang kees9
ada Pizza Hut. Dan yang ke-10 ada Coffee
Bean. Nah, dari sini lu udah bisa lihat
ternyata dalam daftar merek-merek itu
gua tidak menemukan ya restoran-restoran
yang jadi ciri khas Singapura, tetapi
restoran yang jadi ciri khas Amerika,
Guys. [tertawa] Jadi di sini kita sudah
bisa melihat bahwa Singapura sudah
bergeser polanya, bahwa Gen lebih cinta
makan makanan fast food. Dan pergeseran
pola perulilaku ini terbukti juga dari
data konsumsi yang kita tarik ya, dari
Departemen Kesehatan di Singapura. Lu
lihat di layar kaca ketika bisnis
restoran itu drop year on year itu drop
10% loh di Singapura. Di sisi lain
bisnis fast food makanan-makanan beracun
ini justru naik growth-nya naik 1,8%.
Jadi yang survive ya ternyata ya
bisnis-bisnis yang modern yang menarik
bagi lidahnya Gen yaitu apa ya?
Makanan-makanan yang sodiumnya tinggi,
gulanya tinggi tapi mereka bisa
gaya-gaya. Hari ini ngave di Starbucks,
hari ini habis makan Subway, hari ini
bisa joget-joget TikTok sambil pegang es
krim McD. Ya, itu ya Genzy. Makanya lu
enggak heran kalau seandainya makin
banyak restoran-restoran klasik,
tradisional, Hawers yang tutup di
Singapura. Nah, yang keempat, Guys, ini
alasan terakhir dan inilah yang
sebetulnya paling penting bahwa apa? Di
Singapura inflasi itu makin tinggi,
makin mahal. Lu bayangin inflasi itu
udah hampir 0,5%.
Ini signifikan loh, Guys. By the way, lu
tahulah GDP sebuah negara itu naik 1%
aja udah hebat. Tapi ini bukannya
ekonominya nambah ya, tapi malah
inflasinya yang nambah 0,4%.
Dan ini sangat menyakitkan. Akibatnya
apa? Banyak orang-orang di Singapura itu
yang udah enggak sanggup lagi hidup di
Singapura. Apalagi di Singapura yang
menang adalah partai itu-itu aja. Pay
and pay, pay, pay. Partainya si Papi.
Jadi apa yang terjadi di sana? Ya, mau
enggak mau orang-orang untuk bertahan
hidup kakek nenek itu harus kerja sampai
tua, sampai mati pun mereka harus kerja
kalau lu tinggal di Singapura. Makanya
bersyukur juga lu jadi orang Indonesia
ya walau kualitas hidup lu enggak
bagus-bagus amat tapi ya orang di sini
bisa pensiun umur 60 tahun lah. Tapi di
sana lu usia 80 tahun aja harus kerja
kalau mau hidup. Nyapu jalan,
bersih-bersih meja-meja di restoran,
nyuci piring dan lain sebagainya lah.
Makanya teman-teman jangan heran ya,
makin hari makin banyak rakyat Singapura
yang menderita tidak sanggup dengan
biaya hidup Singapura. Apa yang mereka
lakukan? Mereka kalau makan bukan di
Singapura lagi. Mereka kalau makan
nyebrang mereka ke Johor Bahru di
Malaysia. Sedih. Mereka kalau belanja
bulanan harus nyebrang bahkan ke Johor
Bahru juga di Malaysia. Bahkan ya mereka
mau ke dokter gigi aja itu enggak
sanggup lagi bayar dokter di Singapura.
Yang sanggup bayar dokter di Singapura
itu cuma orang Indonesia kebanyakan
duit. Jadi kalau berobat ke Singapura.
Tapi orang Singapura sendiri enggak
sanggup, Guys, bayar dokter di
Singapura. Jadi mereka kalau berobat
perginya ke Malaysia ke Johor Bahru. Ini
tragis. Bahkan kalau lihat ya data ya
dari bulan Januari sampai Mei 2025 itu
turis asing yang datang ke Johor Baru
ada 10 juta manusia, Guys. Dari 10 juta
manusia 8 jutanya dari Singapura. Gila
banget guys. Lu bayangin ya ini dari
Januari sampai Mei 2025 8 juta orang
Singapura datang ke Malaysia. Kenapa ini
gila, Guys? Ya karena penduduk Singapura
ini enggak termasuk art ya. Penduduk
Singapura yang asli aja itu cuma 6,11
juta jiwa. Tetapi orang Singapura yang
belanja ke Johor Bahru, Malaysia sudah 8
juta orang. Artinya, Guys, ya. Satu
orang Singapura dari bulan Januari
sampai Mei 2025 bisa dua bahkan sampai
tiga kali pergi ke Johor Bahru buat
makan, buat belanja, buat kafe. Kaf aja
mereka sampai harus ke sana, Guys. Lu
bayangin begitu tragisnya orang
Singapura untuk bisa hidup aja harus
pergi ke negara orang, ke negara
Malaysia. Tapi kalau lu pikir-pikir
sebetulnya sangat rasional sih mereka
lakukan itu, Teman-teman. tahu ya kalau
mereka ya hari-hari ini belanja di
Singapura, rakyat Singapura belanja
bulanan di Singapura ya kayak lu lah
kalau belanja bulanan kan beli shampo,
beli karb, beli detergen, beli susu,
beli mie, beli nugget, beli sosis. Lu
tahu pengeluaran bulanan orang Singapura
kalau belanja di Singapura itu bisa
sampai Rp5,3 juta alias setara dengan
420 Singapura. Berat, Guys. Kenapa
berat? Karena kalau mereka nyebrang
dikit aja ke Johor Bahru, belanja
bulanannya langsung drop jadi cuman 3,8
juta. Alias mereka itu hemat 25%. Jadi,
lu bayangin cuman selisih berapa jam,
ngesot dikit lu bisa diskon ibaratnya
25%. Makanya jangan heran makin hari
makin banyak rakyat Singapura yang kerja
di Singapura tapi numpang nyawa di
Malaysia, Guys. Bahkan gua tahu ya
beberapa teman gua yang sebetulnya warga
negara Singapura mereka sampai
nge-cosnya di Malaysia, Guys. Nge-cosnya
di Johor Bahru. Tapi ya begitulah
kenyataannya. Bahkan saking susahnya ya,
Singapura, rakyat Singapura itu kalau
ngisi bensin hari-hari ini enggak lagi
ngisi bensin di Singapura karena mahal
ngisi bensin di Singapura. Apa yang
mereka lakukan? Bentar guys, bentar guys
sebelum kita lanjut videonya. Halo
goodis guys. Teman-teman investor Benix
Investor Summit 2025 akan segera
diselenggarakan di bulan Desember 2025
di Swiss Bell Solo. Jadi buat
teman-teman yang pengin segera diskusi,
ketemu dan interaksi langsung ya karena
kita bakal membahas tiga sektor penting.
Yang pertama terkait energi, yang kedua
terkait bisnis logistik, dan yang ketiga
ada sektor spesial nih dengan pembicara
yang spesial juga karena ya cuannya gede
banget nih guys. Nah, buat lu yang
penasaran dan pengin segera ikutan di
event acara offline spesial Benix cuman
ada 1 tahun sekali yang namanya Benix
Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar
sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan
ingat, kursinya juga terbatas karena
cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi
yang kita sediakan.
Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi
banyak sekali membuka wawasan baru,
terutama banyak bocoran-bocoran mengenai
ee kebijakan maupun emiten yang akan
terbang selanjutnya. Jadi puas sekali
sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di
YouTube sendiri kan lebih apa ya ee
pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah
ini.
Mengikuti BIC investor Samet ini setelah
dua kali saya mendapatkan manfaat bahwa
kalau kita bisa memahami fundamental
atas perusahaan dan forecast untuk
perusahaan ke depannya kita pasti dapat
akan mendapatkan hasil yang jauh lebih
baik. Dan itu yang saya rasakan selama
setahun ini. Dan saya harapin kalau e
untuk Benik Investor Summit 2025
diadakan, saya pasti akan ikut lagi.
Salam cuan.
So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu
di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025.
Benix Investor Summit 2025 segera datang
lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang
juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara
eksklusif yang kita selenggarakan
private dan sangat intim. Kita bisa
berinteraksi full nih selama 24 jam
karena acaranya diselenggarakan selama 2
hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu
dari jam 09.00 pagi sampai malam. So,
tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu
sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada
di bawah ini. Sampai ketemu di Solo,
Guys. Bye bye. Enggak lagi ngisi bensin
di Singapura karena mahal ngisi bensin
di Singapura. Apa yang mereka lakukan?
Mereka nyeberang ke Malaysia. Mereka isi
bensin di Malaysia. Memalukan, Guys. Ini
memalukan. Orang Singapura yang selama
ini bangga hati sebagai orang yang kaya
raya, GDP-nya perkapita besar sekali,
jauh di atas Indonesia. Tapi ternyata
buat isi bensin, mereka merampok
hak Malaysia. Kenapa? Karena bensin di
Malaysia itu disubsidi sama negara. Di
subsidinya tentu buat rakyat Malaysia
dong, bukan buat rakyat Singapura yang
gayanya selangit itu. Enggak dong.
Mereka berjuta-juta orang Singapura isi
bensin di Malaysia. Bang bakar subsidi.
Sebenarnya ini karma ya. Sama juga kayak
di Indonesia impor bensin dari
Singapura. Bensin subsidi di sini. Apa
yang terjadi? Di tengah laut. Balik lagi
tuh ke Singapura. Brengsek memang. Jadi
kita disuruh impor bahan bakar kita
sendiri. Goblok memang. Tapi ya itulah
kenyataannya. Tetapi ya inilah kemudian
jadi viral di Malaysia. Makanya di sana
banyak polisi-polisi lokal yang
foto-fotoin tuh kalau ada plat Singapura
isi bensin di pom bensin Malaysia.
Bahkan pemerintah Malaysia sudah
menyiapkan denda loh sampai RM1 juta.
Ini betul-betul memalukan. Bahkan ada ya
warga Singapura tuh tertangkap kamera
padahal pakai mobil Inggris Mini Cooper
tapi dia bawa Jrigen, Guys. Jadi udah
isi mobilnya bawa lagi ekstra Jrigen.
Jirigennya juga bukan cuman satu, tapi
dia isi banyak jirigen buat dibawa ke
Singapura. Gila, ini udah kayak
penyelundup ini, Guys. Orang naik Mini
Cooper tapi mental penyelumbut. Maling
nih. Enggak beda jauh sih sebetulnya
sama negaranya. Negaranya kan hobinya
nerima duit cucian juga. Tapi ya udahlah
inilah fakta yang terjadi di Singapura.
Tapi sebetulnya ada loh benefit yang
bisa diambil sama orang Indonesia. Kalau
kita cukup cerdas nih pemerintah
Indonesia dan rakyatnya juga. Kenapa?
Karena kebangkurutan restoran-restoran
Singapura ini menciptakan peluang nih
bagi Indonesia untuk mengundang investor
asing, untuk mengundang
restoran-restoran asal Singapura buat
ekspansi ke Indonesia. Kenapa? Karena di
Indonesia biaya sewanya lebih murah.
Yang kedua, biaya tenaga kerjanya juga
lebih murah. Yang ketiga, konsumsinya
gila banget. Hobinya belanja-belanja
spending. Kalau perlu ikut pinjol,
pinjol dah. Yang penting bisa gaya makan
di restoran. asing. Contohnya apa yang
udah ekspansi ya kawan kita Fingers udah
buka cabang di mana-mana di Indonesia
ada lagi Putien lalu ada lagi Monster
Kry dan bahkan ya tukang handphone Era
Jaya lu tahu mereka sampai kerja sama
sama perusahaan Singapura buat ngebawa
perusahaan teh dari Cina cagi ke
Indonesia. Jadi ini prospek yang luar
biasa sih kalau kita bisa eksplorasi ini
lebih lanjut dan ini juga buat Indonesia
sebuah peluang emas buat download duit
dari rakyat Singapura. Kok bisa? Kan
tadi gua udah jelasin orang Singapura
kalau belanja bulanan itu akan habis
duitnya sekitar Rp3,8 juta. Selama ini
mereka bayar itu ke Johor Bahru. Ada
beberapa yang ke Batam tapi enggak
signifikan karena turis Singapura yang
ke Batam buat belanja itu cuma sekitar
50.000 orang. Enggak signifikan lah.
Tapi kalau lu mau seriusin bisnis ini,
Indonesia nih khususnya pemerintah
Indonesia mau download duit rakyat
Singapura itu gampang. Lu bayangin kalau
kita bisa download 20% aja dari penduduk
Singapura yang 6 juta orang itu berarti
sekitar 1,5 juta orang Singapura datang
belanja ke Batam. R1,5 juta orang
Singapura dikali Rp3,8 juta belanja
bulanan dia doang loh. Itu artinya
rakyat Indonesia atau dalam hal ini
Pulau Batam bisa ketimpa duit 6 triliun
setiap bulannya. Lu bayangin 6 triliun
setiap bulannya. Ini bakal menumbuhkan
perekonomian Batam luar biasa sekali.
Kenapa? Karena PBD Batam itu cuman 4
triliun, Guys. 1 tahun. Hei, tolong
orang Batam jangan tolol-tolol amat lu.
Pemerintahan yang ada di Batam, otorita,
lu, jangan goblok. Manfaatin peluang
ini. APBD lu itu cuman 4 triliun
setahun. Orang Singapura kalau 20%-nya
aja berhasil kita tarik, belanjanya
jangan ke Johor Baru ya, belanjanya ke
Batam ya. Lu bisa dapat duit 6 triliun
setiap bulannya duit yang masuk. Ini kan
peluang ekonomi yang sangat besar.
Makanya gua heran kalau banyak
daerah-daerah di Indonesia itu mengeluh
dan bahkan mengandalkan TKD, dana
transfer pusat ke daerah. Buat APBD-nya
kan goblok banget. Padahal ada begitu
banyak potensi ekonomi yang bisa lu
dapetin kalau lu mau kreatif, goblok.
Jangan cuma bongkar pasang trotoar.
Setan memang lu. Tapi ini gua kasih
masukan gratis lah buat pemerintah
daerah di Indonesia supaya enggak
bego-bego amat. Kerja dong, malu. Ini
ada duit nganggur nih 6 triliun setiap
bulan, masa lu enggak bisa tarik. Bodoh
banget lu. Terus gimana, Pak, caranya
supaya Indonesia bisa dapat keuntungan?
Ya tadi gua udah bilang lu tarik mereka
ke sini, tapi caranya gimana yang lebih
seksi, yang lebih elegan? Karena sampai
detik ini lu tahu jumlah orang Singapura
yang ke Batam itu cuma 58.000 manusia
per bulan Juli 2025. 58.000 manusia dari
Singapura ke Batam kalah jauh dibanding
yang dari Singapura ke Johor Bahru,
Malaysia bisa sampai 8 juta orang kan
gila. Apa kerjanya pemerintah daerah
kita di Batam itu? Ongkang-ongkang kaki
kayak orang tolol aja lu. Enggak bisa lu
kerja yang benar kayak orang Johor Bah.
Kayak Pemprov yang ada di Johor Bahu.
Masa kalah sama orang Malaysia? Enggak
malu lu. Jiji gua lihatnya. Padahal lu
bisa lakukan ini supaya ekonomi daerah
lu tumbuh. Supaya makin banyak investor
asing masuk ke sana. Supaya makin banyak
pengusaha buka toko kelontong di sana.
Jual itu live boy sampo clear sabun kita
supaya dibeli sama orang Singapura.
supaya mereka enggak usah beli itu di
Johor Bahru. Malaysianya lu bisa
memperkaya rakyat lu loh di Batam kalau
lu bisa lakukan ini. Terus caranya
gimana, Pak, biar kita bisa menang?
Soalnya kan Singapura sama Johor Baru
itu gampang tinggal nyebrang naik mobil
bisa. Kalau di kita kan harus naik kapal
feri. Hah, gua kasih ide lu, gua kasih
masukan lu. Memang Singapura sama Batam
itu dipisahkan laut dan mahal lagi. Lu
sekali nyebrang tuh sekitar Rp500.000
kalau bolak-balik kan Rp1 juta. Di sini
gua kasih ide. Lu kan udah tahu mereka
bakal spending berapa? 3,8 juta tiket
kapal feri bolak-balik Rp1 juta. So,
saran gua buat Pempr Batam yang lu harus
lakukan adalah subsidi tiketnya supaya
orang Singapura ke Batam lebih murah.
Gimana caranya, Pak? Gratisin. Orang
Singapura ke Batam cukup bayar nol, tapi
pulangnya lu bayar Rp500.000. Jadi,
kasih diskon 50%. Rugi enggak negara
kita? Enggak. Mereka lu subsidi
Rp500.000 R tapi nyampai Batam mereka
belanja 3,8 juta per orang. Real-nya gua
yakin lebih dari itulah. Pasti lebih
dari itulah. Enggak mungkin mereka
enggak nginp di hotel. Enggak mungkin
mereka enggak jalan-jalan, enggak makan
di restoran di kita. Bahkan banyak juga
yang nginp di hotel kan gitu. Cuman ya
lu harus perbaikin infrastrukturnya juga
dan suprastrukturnya. Jangan malah
wisatawan asing ini kita palak. Kayak
kemarin tuh ada wisatawan dari Taiwan
pergi ke Bali dipalak. Goblok. Gimana
orang mau berkunjung ke Indonesia kalau
ditakut-takutin? belum liburannya a
ditakut-takutin ya emang kita harus
perbaikin ini. Bahkan sampai viral di
media-media asing, Bea Cukai Republik
Indonesia diduga memeras turis dari
Taiwan di Bali. Padahal Bali itu pintu
gerbang kita loh ke dunia internasional.
Betul-betul PNS kita ini hobinya merusak
aja nama baik bangsa kita. Sedih. Kenapa
penting buat pemerintah kasih subsidi?
Gini gua kasih tahu konteksnya
Singapura. Kenapa Singapura cuman 50.000
orang yang ke Batam? Karena gini, kalau
lu harus spending Rp1 juta buat PP
bolak-balik Singapura Batam, Singapura
Batam, PP itu Rp1 juta, jauh lebih murah
buat orang Singapura liburannya sekalian
ke Danang, ke Hanoi di Vietnam atau
liburan ke Puket di Thailand, Bangkok
atau pergi ke Cebu di Philipin. Kenapa?
Karena kalau mereka pergi ke Thailand,
ke Vietnam, ke Cebu, mereka tuh bayar
cuman Rp1 juta juga. Bahkan ada yang
cuma Rp800.000. Jauh lebih murah
dibanding pergi ke Batam. Jadi ngapain
lu pergi ke Batam? Mendingan lu pergi ke
Thailand kan. Mendingan orang Singapura
pergi ke Bangkok. Mendingan orang
Singapura pergi ke Vietnam. Kenapa bisa
lebih murah? Ya simpel aja, Coy. Karena
disubsidi sama negara negara yang pintar
itu yang tidak hobi korupsi. Nah, kalau
kita mau kalahin mereka dan lu mau dapat
6 triliun setiap bulan dari rakyat
Singapura, dengerin kata Benix, lu
subsidi tiket feri dari Singapura ke
Batam gratis, pulangnya bayar. Gua yakin
jumlah wisatawan Singapura yang ke Batam
langsung meledak. Tapi ingat, jangan
suprastnya lu rusak. Jangan malah begitu
turisnya banyak, lu rampok, lu peras
mereka. Ya, jangan lakukan itu. Dan
pemerintah juga harus siapin
infrastruktur yang bagus dong. Jangan
sampai antriannya panjang. Bahkan kalau
perlu ya gratis, bebas visa buat part ya
yang ada di Singapura, buat warga
Singapura supaya mereka gampang tuh lalu
lintas. Kan mereka belanja bulanan bakal
sering. Bahkan ada yang 2 minggu sekali
ke Batam buat beli rokok supaya lebih
murah buat beli belanja bulanan mereka.
Ya, itulah kita permudah kan enggak
ribet sih. Kenapa kita mempersulit
negara kita 6 triliun loh setiap bulan
kita harusnya bisa dapatin itu loh.
Kenapa kita enggak mau lakukan ini ya?
Malah apa yang dilakukan oleh BUMN
Indonesia ya, P nih memang isinya orang
brilian dan sangat jenius. Yang dia
lakukan bukan ngasih tiket gratis buat
orang Singapura yang mau buang-buang
duit di Batam, tapi yang dilakukan oleh
mereka apa? Mereka ngasih tiket gratis
buat orang Medan yang mau pergi ke
Batam.
Lu bisa dapat devisa, Bro.
Bertahun-tahun yang ada di otak lu
adalah bongkar pasang trotoar atau kalau
agak beda dikit ngasih tiket gratis.
Brut Medan, Batam. Bro, lu bisa dapat
devisa dari Singapura ke Batam. Kasih
dong tiket gratis buat orang Singapura
yang mau ke Batam. Supaya negara kita
tambah kaya raya. Supaya banyak orang
yang belanja di Batam. Supaya hidup
perekonomian di Batam. Masa enggak bisa
sih sebodoh itu? Kalian itu enggak ada
gunanya digaji sama rakyat lu. Kesel
banget gua asli. Malah ngasih gratis
Medan Batam. Tapi ya udahlah, Guys.
Itulah realitanya lu hidup di negara
Kazakhstan ya. Itulah nasib lu. 6
triliun setiap bulan hangus terbang ke
Johor Bah, bukannya terbang ke Batam.
Pertanyaan gini, Guys. Lu setuju enggak
sih kalau Indonesia mensubsidi wisatawan
asing khususnya tadi ya, Singapura,
Batam supaya lebih murah lagi, supaya
makin banyak wisatawan yang datang ke
Batam. Lu setuju enggak? Atau lebih baik
kita kayak tadi aja yang kita subsidi
tiket dari Medan ke Batam, tiket dari
Baka Huni Merak, atau mendingan lu
subsidi orang asing dong, PD dong, punya
nyali dong kayak Thailand. Masa orang
bisa lebih murah liburan ke Thailand,
Jakarta Thailand dibanding Jakarta
Medan? Karena negaranya berani. Dia udah
ada hitung-hitungannya, ada kalkulator.
Masa Indonesia enggak bisa pakai
kalkulator? Kayak manusia Flintstone. Lu
hidup di zaman batu enggak punya
kalkulator, enggak bisa hitung
kerugiannya apa, keuntungannya apa buat
bangsa kita. Ini strategik loh. 6
triliun setiap bulan yang sebetulnya
bisa kita download cuma dengan modal
apa? Subsidi Rp500.000 per warga negara
asing yang datang ke Batam lewat
Singapura. Aduh, easy money, Guys. Tapi
ya udahlah, menurut lu gimana? Lu setuju
enggak kalau negara lakukan yang Benix
bilang? Subsidi wisatawan asing yang
datang ke Batam dari Singapura? Spesifik
banget tuh. Gua enggak minta lebih, gua
enggak minta koruptor dihukum mati, gua
enggak minta redenominasi. Enggak,
enggak, enggak. Satu-satu aja dah di
Batam nih biar dapat 6 triliun per
bulan. Lu setuju enggak sih kalau negara
subsidi tuh warga negara asing khususnya
Singapura dan art-ekspat yang ada di
Singapura disubsidi biar gratis kalau
pergi ke Batam. Itu pertama. Dan yang
kedua dibebaskan visanya karena mereka
bisa bolak-balik sebulan tiga kali,
empat kali digampangin lah. Jangan
dipersulit, dimudahin supaya mereka bisa
checkin, dimudahin proses imigrasinya.
Kalau berlaya
cepat lewatin imigrasi, enggak pakai
ribet orang. Mereka mau bakar duit,
mereka mau belanja kok. Kenapa
dipersulit? Supaya makin kaya rakyat
yang ada di Batam. Lu setuju enggak sih
kalau negara lakukan saran Benix? Dan
yang paling penting Guys, menurut lu ya,
kalau ini bisa dilakukan sama pemerintah
Indonesia, mereka punya nyali dan hati
buat lakukan ini. Kira-kira siapa sih
emiten yang bakal diuntungkan? Ya
namanya juga channel investasi, Guys. Lu
harusnya udah tahu dong perusahaan apa
yang diuntungkan kalau negara punya hati
buat lakukan ini memajukan ekonomi
rakyat Batam ya cuma dengan modal
R500.000 R000 per kepala turis asing.
Atau lu ada solusi lain nih supaya kita
bisa memanfaatkan keterpurukan rakyat
Singapura nih dibanding Johor Baru terus
yang dapat duit, dibanding Malaysia
terus yang dapat. Sor nih ya buat
follower gua yang ada di Malaysia sor
nih. Tapi gua ngomongin bisnis di sini
ada peluang bisnis ya. Namanya juga
bisnis kompetisi. Atau lu ada saran lain
gimana caranya supaya makin banyak
wisatawan Singapura yang datang ke Batam
dan belanja di Batam? Segera tulis saran
kalian di kolom di bawah ini. Karena
apa? karena banyak menteri-menteri dan
presiden yang nonton channel-nya BNX
ini. Oke, semoga video ini bermanfaat.
Ditunggu komentar kalian dan masukan
kalian yang luar biasa itu. [musik]
Semoga video kita bermanfaat. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:07:06 UTC
Categories
Manage