Transcript
3J9FPfH0A04 • RI FLOODED WITH 66 TRILLION MONEY!! 27 CHINA-VIETNAM FACTORIES COMING INTO INDONESIA??
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0509_3J9FPfH0A04.txt
Kind: captions Language: id Saya Benix dengan ini ingin menyampaikan rasa dukacita yang sedalam-dalamnya kepada rakyat Indonesia, khususnya kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana hujan badai sikl tropis yang mengakibatkan longsor dan banjir di Aceh, di Sumatera Utara, dan di Sumatera Barat. Dan saya dengan ini juga turut merasakan kesedihan dan bela sungkawa atasanya lebih dari 400-an jiwa ya manusia yang terdampak bencana ini. Dan di tengah musibah ini saya juga mau mengingatkan buat teman-teman sekalian bahwa kekuatan terbesar bangsa kita itu adalah solidaritas. Jadi saya mau minta untuk kepada kita semua, rekan-rekan semua untuk saling terus tolong-menolong, bahu-membahu, gotong-royong dalam memberikan bantuan, dalam memberikan dukungan, baik dari segi materi, dari segi tenaga, waktu, dan yang terpenting dukungan dalam bentuk doa supaya saudara-saudara kita di wilayah yang terdampak bisa segera dipulihkan. Semoga masa yang sulit ini dapat segera kita lewati bersama. Good News Indonesia. Ramalan Benis kembali terbukti bahwa Indonesia diuntungkan dengan adanya perang tarif Donald Trump. Kemarin banyak media-media asing, anjing-anjing peliharaan George Soros tentunya influencer-influencernya George Soros juga yang bilang bahwa Indonesia dirugikan kalau seandainya 19% itu berlaku. Eh, yang betul aja lu pakai otak dong. Karena faktanya hari ini ramalan Benix terbukti betul karena Indonesia kebanjiran duit 66 triliun. Dari mana? Dari perusahaan-perusahaan yang ada di Vietnam, perusahaan-perusahaan yang ada di China yang bakal pindahin pabrik mereka ke Indonesia. [musik] Kok bisa? Kenapa mereka mau? Makanya lu kalau penasaran, lu jangan skip videonya Benix. So, let's check this out. Jadi, Teman-teman, Indonesia itu bakal kebanjiran duit banyak banget nih. Triliunan loh 60 triliun lebih gara-gara ada 27 pabrik tekstil garmen yang ada di Cina, yang ada di Vietnam yang dirugikan dengan perang tarifnya Donald Trump. Sakit hati mereka kalau ekspor dari negara mereka ke Amerika Serikat kena pajak mahal, tapi kalau dari Indonesia kenanya murah. So, mereka berbondong-bondong pindahin pabrik mereka ke Indonesia. Nah, diprediksi Jawa Tengah bakal ketimpa duit puluhan triliun, Guys. Karena 27 pabrik tekstil garmen yang dari Vietnam Cina ini udah memastikan bahwa mereka investnya maunya ke Jawa Tengah dan mereka bakal menciptakan 120.000 tenaga kerja. Ini betul-betul berita baik nih buat kita nih. Karena sektor-sektor yang diinvest sama investor Cina sama Vietnam ini ada hubungannya dengan sektor-sektor yang padat karya. Kalau lu tahu Indonesia hobinya apa? ekspor sepatu, alas kaki, garmen. Nah, mereka sudah resmi mau memindahkan pabrik mereka ke Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jawa Tengah, Guys. Nah, menurut anggota Dewan Ekonomi Nasional ya, Firman Hidayat, ya, relokasi perusahaan ini tentu disebabkan oleh perbedaan tarif yang dikasih sama Amerika Serikat ke Cina dan Vietnam. Beda tarifnya. Mereka kena tarif lebih mahal dibandingkan Indonesia. Dan ini gua bilang berulang-ulang. Indonesia pasti diuntungkan. Sudah dapat duit investasi buat bangun pabrik, kita juga dapat lapangan kerja. karena ada 120 lapangan kerja dan ini udah sesuai dengan video yang gua bikin 5 bulan yang lalu yang isinya seperti ini, Guys. Pakai logika berpikir ini, lu jadi tahu Indonesia diuntungkan atau dirugikan. Faktanya kalau ini jadi kenyataan, Indonesia akan makin banyak bisa menerima investor asing. Indonesia akan makin banyak pabrik-pabrik yang dibangun. Makin banyak pabrik-pabrik yang dibangun. Makin banyak pabrik-pabrik yang dibangun. Yang artinya akan makin banyak lagi lapangan kerja yang tercipta. Banyak lagi lapangan kerja yang tercipta. Banyak lagi lapangan kerja yang tercipta. So, Teman-teman siap-siap saja ini bisa jadi kenyataan. Akan terjadi ledakan industri yang besar seandainya kita bisa pertahankan ini. Jadi kalau ada yang bilang narasi ini Indonesia dirugikan, gua enggak sepakat. Gua melihat malah banyak keuntungan buat kita. Jadi apa yang gua bilang ya terbukti Ramal Menix terbukti benar. Perang tarif Donald Trump 19% menguntungkan Indonesia. Nah, beda ini dengan media-media asing nih. Anjing player Jet Soros, influencer-influencer yang ada di Instagram lu, YouTube, bahkan sampai ekonom-ekonom hobinya ngibul. Ngibulin lu, takut-takutin lu Indonesia gelap. Karena faktanya ya mereka semua salah, apalagi si chans. Ini diskon semu. Indonesia dirugikan, ini kebohongan. Enggak. Yang benar Indonesia diuntungkan kalau lu punya otak. Banyak ekonomi-ekonomi pengkhianat bangsa ini. Memang lu enggak usah dengerin, Guys. Kenapa? Ya memang lu kan punya mata. Lu lihat ada alasan dong kenapa investor dari Cina, pemilik pabrik dari Vietnam, bangun pabrik di Indonesia. Tentu ada alasan dong. Kenapa? Ya karena tarif kita lebih rendah dibandingkan negara mereka. Contoh, lu ekspor footware, sepatu, sendal dari Cina ke Amerika. Tarifnya berapa hari ini? 47%. Padahal nilai ekspor mereka itu sampai 163 triliun setiap tahun. Duit gede loh R3 triliun. Eh, tiba-tiba kena tarif BA masuk. Kalau ke Amerika 47%. Marah lu. Takut lu kalau lu yang punya pabrik. Akibatnya lu pindahin ke mana? Lu mau pindahin ke Vietnam. Vietnam 20%, Bro. Mahal juga. Akibatnya. Yang bener mana sih? Ya, pindahin ke Indonesia karena Indonesia cuman 19% dan orang Indonesia sudah sangat ahli bikin sepatu gitu, Guys. Dan ini potensi yang sangat besar. Kenapa? Karena Indonesia nilai ekspor sepatunya itu cuman 42 triliun ke Amerika Serikat. Cina 163 triliun, Vietnam R19 triliun. berarti masih ada ruangan yang sedemikian besar kita bisa serap untuk memindahkan pabrik-pabrik itu dari Cina dan Vietnam ke Indonesia, Guys. So, this is a very good news kalau lu punya otak tentunya. Nah, kalau bisnis yang lain gimana? Ada HS62 aparel. Lu kan suka tuh pakai CH jeans misalkan lu suka pakai kemeja yang baru, yang bagus. E itu HS62 tuh aparel tuh. Lu tahu dari Cina ekspor ke Amerika Serikat itu tarifnya 47%. sama kayak foodare. Padahal itu R7 triliun loh nilai ekspornya setiap tahun. Tapi sekarang kena tarif 47%. Kalau lu jadi pengusaha aparel, pabrik-pabrik aparel di Cina pasti takut. Pasti lu pindah ke India. Eh tapi ternyata India kena tarif 25%. BT dong enggak bisa dong pindah ke India. Terus pindah ke mana? Pindah ke Vietnam. Tarif 20%. Pindah ke Bangladesh sama mahal 20%. Yang paling benar mana? Pindah ke Indonesia tarifnya cuma 19%. Kalau lu punya logika berpikir itu, lu punya otak. Lu enggak kayak si Chendo 5 Ons yang enggak ada otak atau ekonom-ekonom yang dibayar sama George Soros buat menghancurkan kita. Lu pasti punya logika bahwa kita diuntungkan, kita berhasil dapat good deal dengan Donald Trump. Karena akibatnya ya pabrik aparel itu pindah dari India, dari Bangladesh, dari Vietnam, dari Cina ke Indonesia. Begituun kalau lu ngomong lagi HS61. Nah, ini tekstil lah, barang-barang rajutan lah. Ada t-shirt, sweater, hoodie, legging, kaos kaki. Itu yang dirajut loh. HS61 isinya itu tuh. Nah, Teman-teman pemain tekstil juga ini good news nih buat kalian nih. Kenapa? Karena sekarang juga makin banyak pabrikan-pabrikan Cina yang terpaksa tutup pabrik di sana dan mereka harus pindah ke sini. Kenapa mereka harus lakukan itu? Lu tahu di Cina tiap tahun itu ekspor R10 triliun tekstil ke Amerika. Vietnam 139 triliun setiap tahun ke Amerika Serikat. Eh, sekarang Cina kena tarif 47%, Vietnam 20%, India. Mahal, Bro, enggak balik modal. Udah itu bayar gajinya juga mahal UMR-nya di sana. Akibatnya apa? Mendingan pindah ke Indonesia. Indonesia cuman tarifnya 19%, barang kita lebih murah. Masuk Amerika Serikat dan UMR di Indonesia juga jauh lebih rendah. Karena kayak di Vietnam aja, UMR-nya sekarang udah di atas R jutaan mayoritas. Tapi kalau lu bikin di Indonesia khususnya di Jawa Tengah, lu tahu UMR Jawa Tengah ya sekitar 2,7 sampai Rp3 jutaan, Guys. So, ini win-win nih for everybody nih. Dan kenapa gua pd banget ekonomi Indonesia bakal jadi lebih baik, Guys? Simpel aja. Lu tahu perputaran ekonomi dari investasi Cina dan Vietnam ini enggak belum pindah semua. Lu masih cuma 27 perusahaan loh. Mereka bakal pindah ke Indonesia. Mereka bakal buka lapangan kerja. Satu pabrik aja investasi itu sekitar 2 triliun, Guys, buat bangun pabriknya, ya. Yang artinya Indonesia bakal ketimpa duit 60 triliun lebih dari pembangunan pabriknya. Berarti apa? Dia bakal cari kuli-kuli. Dia bakal beli beton, besi, semen, kabel listrik. Wah, bakal hidup nih ekonomi masyarakat karena ada pembangunan besar-besaran R0 triliun belum serapan tenaga kerja dan perputaran uang di sana. Maksudnya apa? Ya, ketika pabriknya udah jadi, habis duit 60 triliun, masa enggak ada orangnya? Yang jalanin mesinnya siapa? Robot gitu. Yang parkirin mobilnya robot enggak lah. Pasti pakai sopir, pakai logistik, pakai supplier, pakai tukang jahit, pakai tukang rajut, pakai admin pajak, pakai tukang akuntan dan lain sebagainya. Termasuk catering. Maksudnya Pak dari 27 pabrik itu rata-rata akan menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja. Kalau ada 27 pabrik berarti ada 120.000 tenaga kerja di Jawa Tengah. 120.000 kerja baru. Kalau satu orang aja digaji UMR itu sekitar 2,7 juta setiap bulannya, maka setiap bulan 2,7 juta UMR di sana kali 120.000 orang tenaga kerja baru itu setara 324 miliar, Guys. Setiap bulannya loh, buat bayar gajinya mereka. Artinya setiap tahun Jawa Tengah khususnya Kendal akan ketimpa duit baru setara 3,8 triliun setiap tahunnya. Karena ada penciptaan apan kerja ini baru 27 pabrik yang pindah loh, Guys. Ini gede banget, Guys. Gede banget ini. Dan lu bayangin itu baru 1 tahun 3,8 triliun. Kalau 10 tahun mereka ada di situ, ingat ya, karena kan Prabowo menang dua periode 10 tahun, apa yang terjadi? Jawa Tengah bakal ketimpa duit 38 triliun loh. Dan ini big money, Guys. Kenapa? Karena lu tahu ya APBD Kendal itu cuma 2,5 triliun. So, tiba-tiba ketimpa duit investasi 60 triliun, ketimpa gaji karyawan setara 3,8 triliun setiap tahun. Waduh, lu bakal saksikan pertumbuhan ekonomi yang gila banget sih dari Kendal, Jawa Tengah karena ada investor asing yang masuk. Makanya gua berulang kali bilang sama orang-orang gua sih sangat optimis. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pasti bisa tinggi. Kita bisa kejar tuh 8% ya, pelan-pelanlah dari 5%, 6%, 7%. Tahun 2026 aja gua yakin bisa di atas 6%. Gua setuju sama Purbaya. Gua juga PD, ekonomi Indonesia bisa naik 6% tahun 2026, IASG bisa sampai 10.000 bahkan ya enggak tahun 2026 ya sebelum 2027 berakhir lah PD gua, optimis gua ekonomi kita bisa tumbuh. Cuma dengan catatan guys, khususnya lu teman-teman di Kendal di Jawa Tengah lu jangan kayak orang gila. Ada investor asing lu takut-takutin. Ada investor asing lu gebukin. Lu palak, lu tahu investor asing di Indonesia kita itu butuh mereka. Malah lu palakin. Kayak kemarin tuh ada kasus di Candra Arsi sampai Bos Apindo minta nih pemalak 5 triliun ke Candra Asri diinvestigasi. Dipalak ormas. Ormas berseragam tidak pakai seragam. Ormas warna merah, kuning, hijau, hibiniu, ungu, kuning, semua ada L di situ. Bahkan sampai orang Korea aja ditakut-takutin mau investasi R triliun akibatnya batal. BYD pabrik mobil listrik mau bangun di Subang sampai diserang sama aksi premanisme ormas-ormas. Udahlah guys, gak usah lu aneh-aneh. Lu pengin Indonesia ini maju apa enggak? Orang mau invest ya dibantu. Dikasih kemudahan bukan malah ditakut-takutin. Kalau perlu malah lu fasilitasi supaya mereka makin enjoy bisnis di sini. Contohnya apa? Kasih insentif pajak. Contoh paling gampang kalau lu jadi pengusaha di Singapura, lu bayar pajak itu cuman 17%. Di Indonesia pajaknya 22%. Itu jauh banget tuh bedanya. Makanya enggak heran kalau orang Indonesia banyak pengin buka usahanya di Singapura karena pajaknya lebih rendah, Guys, di Singapura. Lebih gila lagi, Vietnam. Vietnam, lu tahu enggak pajak corporate-nya, pajak perusahaan itu cuma 10%. jauh lebih murah dan jauh lebih kompetitif dibandingkan Singapura apalagi dibandingkan Indonesia yang bisa sampai 22%, Guys. Makanya ini salah satu hal yang sebetulnya malah kita harus kasih kemudahan, kita kasih karpet merah, kita kasih insentif supaya mereka datang bawa duit triliunan dan ciptakan lapangan kerja. Jangan malah ditakut-takutin. Cuman itulah kendala Indonesia. Yang ketiga, korupsi kita masih tinggi. Kita ranking 99 korupsi kita. Dari 100 negara yang disurvei korupsinya Indonesia, ternyata yang paling buruk satu tingkat di bawah neraka, Guys. Paling parah yang peringkat 100, Indonesia peringkat 99. Gila sih, ngeri banget. Memang kita harus berani katakan tidak nih sama korupsi ini, Guys. Janganlah. Makanya teman-teman sekali lagi ya gua mau ingatin ya buat teman-teman jangan mudah lu dipancing, dihasut media-media asing, influencer-influencer asing, George Soros, ekonom-ekonom asing pelihara George Soros. Udahlah lu jangan mau diadu domba sama mereka. Lu harus optimis. Indonesia bakal jadi lebih baik. Kalau lu disuruh malak, lu disuruh lakukan tindakan premanisme, disuruh demo. Jangan mau, Guys. Lu malah merugikan negara kita sendiri. Orang mau bawa duit triliunan, mau bisnis eh malah ditakut-takutin. Cuman ya inilah masalahnya di Indonesia. Di bawah dipalek, di atas ternyata disikat juga. Kenapa? Karena ketika Purbaya lagi asik nih mau bangun Indonesia, mau bangun ekonomi kita, ternyata dia juga dikerjain. Lu tahu bank sentral sekarang punya duit sampai 1000 triliun numpuk di bank sentral kita. Padahal harusnya duit itu digelontorin ke bawah, disalurin pakai kredit ke UMKM, tapi enggak. Yang terjadi apa? Malah ngendep di atas. Ngeri ini barang nih, Guys, di luar. Padahal Purbaya udah bilang kita harus suruhin suku bunga, kita harus probis. Dia sampai injeksi duit ratusan triliun ke bank-bank di Indonesia. Apa yang terjadi? Ternyata di duitnya dipakai buat beli SRBI. Ditabung lagi di Bank Indonesia. Bunganya 4,6%. Kan gila ya. Soalnya Purbaya minta bunga 4% cuan 0,6%. Enggak pakai mikir, enggak usah minjamin ke bawah. Mendingan tabung di Bank Indonesia kan gila. Ini betul-betul aneh kebijakan apa ini khususnya Presiden Prabowo ini harus tegas ini. Ini lu bisa jadi disabotase nih sama bank sentral kita sendiri. Masa dia enggak inline dengan agenda ekonomi kita. Masa ada duit ratusan triliun ngumpul di bahkan ribuan triliun kata Purbaya di bank sentral. Katanya mau hidupin ekonomi, uang berputar di masyarakat. Enggak. Ujung-ujungnya apa? duit kering. Karena bank-bank di Indonesia enggak mau lagi ngucurin kredit ke bawah. Mendingan duitnya dia tabungin ke Bank Indonesia. Memang bandel-bandel juga bank. Ini kemarin Purboanya bilang, "Ni gua kasih lu duit R00 triliun, tapi lu enggak boleh beli SBN, surat utang negara enggak boleh beli. Eh, si bndel-bandel ini malah beli SRBI." Gila, memang benar-benar dikerjain kita habis-habisan, Guys. Enggak sinkron ini. Kecewa gua. Gua kecewa banget, Guys. Lu setuju enggak kalau kita bikin video khusus tuh buat soal bank sentral nih. Gimana sih kerjanya nih? Kok enggak mendukung pemerintah pusat mau bangun negara ini. Yang bener sih. Dan lu setuju enggak kalau kita bikin itu part 2 lanjutannya? Apa sih dampaknya ya kalau Bank Indonesia itu sibuk aja ngumpulin duit Indonesia ribuan triliun bukannya dikucurin ke bawah? Itu fatal loh, Guys. Lu setuju enggak kalau kita bikin video khusus nih buat me-review kebijakannya Bank Indonesia? Dan yang paling penting ya teman-teman, baru 27 perusahaan aja yang pindah dari Cina, Vietnam ke Indonesia, Indonesia bakal ketimpa duit 60 triliun, bakal dapat 120.000 lapangan kerja. Lu bayangin kalau ada ribuan perusahaan pindah ke Indonesia. Cuma ya kendalanya kita ada masalah bukan cuma soal di infrastruktur ekonomi kita, tapi juga di suprast kita, orang-orangnya, pejabat-pejabatnya kayak model begini nih yang harus direformasi, Guys. Kita harus berani mereformasi pejabat kita. Makanya gua setuju lu kayak si Purbaya juga mau cut tuh orang-orang di Bea Cukai karena apa ya? Banyak kebocoran di sana, banyak korupsi di sana. Gua setuju Purbaya mau cut itu. Cuma jadi bingung lu ya next video kita bahas apa? Bay cukai atau Bank Indonesia nih? Segera tulis di kolom komentar next video sebaiknya bendings bahasa apa? Dan lu setuju enggak sih kalau Indonesia harus lebih pro terhadap investor asing. Jangan ditakut-takuti mereka mau berbisnis di Indonesia. Dan sejujurnya menurut lu Indonesia udah siap belum buat nampung kepindahan perusahaan-perusahaan asing itu dari Cina ke Vietnam, dari Cina ke Indonesia, dari Vietnam ke Indonesia. Udah siap belum sih sebetulnya kita? So, jangan lupa tuliskan di kolom komentar pandangan kalian seperti apa terkait perang tarif Donald Trump ini. Ternyata terbukti ramalan Benix Indonesia diuntungkan. Terbukti banyak pabrik-pabrik yang pindah ke Indonesia. Lu setuju enggak kalau kita kasih insentif lagi lebih lanjut diskon pajak biar mereka lebih semangat lagi pindahin perusahaannya ke Indonesia. Dan yang paling penting next video kita bahas apa nih? Purbaya versus Beo Cukai atau Purbaya versus Bank Sentral Indonesia. Ditunggu kolom komentar kalian seperti apa. Jangan lupa subscribe channel Bank sekarang juga. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]