Transcript
uXwre7fdyHs • Taiwan Threatened with Sinking!! 4,000 Chinese Ships Surround Its Territory | Will Indonesia Beco...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0521_uXwre7fdyHs.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget ini, Guys. Negara
Taiwan bentar lagi bakal lenyap, hilang
dari peta dunia. Dan ini bukan karena
tembakan nuklir. Ini karena ada
kapal-kapal yang hobinya berlayar di
dekat Taiwan. Kok bisa, Guys? Jadi, buat
teman-teman yang belum tahu aja ya, di
tahun 2021 itu Taiwan kewalahan. Kenapa?
Karena ternyata ada 4.000 kapal pengeruk
pasir Cina yang masuk ke Taiwan dan
mereka sibuk nyedotin pasir dari negara
Taiwan. Gila banget sih. Lu bayangin ada
sebuah negara bisa jadi hilang nih dari
peta dunia karena wilayahnya makin lama
makin berkurang. Dan itu adalah fakta
yang sangat mengerikan karena ya
jangan-jangan ya Cina bisa jadi
menguasai Taiwan tanpa perlu perang
militer. Nah, buat teman-teman yang
penasaran kenapa sih pasir jadi rebutan
antara Cina dan Taiwan? Dan sebetulnya
sepenting apa sih pasir itu sampai ada
4000 kapal Cina secara konsisten datang
dan pergi nyedotin pasir dari Taiwan?
Padahal kalau dipikir-pikir ini kan
negara bersih tegang terus.
Jangan-jangan cuma gara-gara pasir ini
bisa jadi pecah perang dunia tiga, Guys,
di kawasan Asia. So, kalau lu penasaran
jangan dikip video ini. Let's check this
out.
[musik]
Jadi, buat Teman-teman yang belum tahu
ya, kenapa pasir itu begitu penting
sebetulnya ya pasir itu udah sejak
ribuan tahun yang lalu atau lebih
tepatnya 2.600 tahun sebelum Masehi,
pasir itu sudah digunakan oleh peradaban
manusia bumi untuk membangun gedung.
Contoh paling gampang ya, lu udah
tahulah bangunan-bangunan kuno yang ada
di Mesir seperti piramida di Giza itu
tingginya 138 m, Guys. Luasnya, luasnya
itu 13 hektar. Dan lu tahu piramida itu
dibangun ribuan tahun yang lalu
menggunakan 2 juta ton batu. Nah,
batu-batu ini dibentuk dari mana?
Ternyata batu-batu ini dikumpulkan dari
seluruh penjuru Mesir, ditumpuk,
direkatkan pakai mortar. Mortar itu apa
ya bahan bakunya? Kalau sekarang mortar
itu isinya semen dan pasir. Jadi kalau
lu lihat pasir itu udah dari beribu-ribu
tahun lalu dipakai manusia bumi untuk
bangun gedung. Jadi pasir itu sangat
penting bagi peradaban manusia. Mau
bangun kota, mau bangun apartemen, mau
bangun rumah, bahkan lu mau bikin
piramida aja, lu perlu yang namanya
pasir. Dan penggunaan pasir tuh semakin
masif lagi, Guys, sejak abad 15. Apalagi
ketika kaca itu ditemukan. Jadi,
teman-teman yang belum tahu, kalau lu
makan pakai piring, minum gelas kaca,
barang-barang pecah belah, itu dibuat
dari pasir. Nah, sejak saat itu ternyata
penggunaan pasir semakin luas. Bukan
cuma buat barang pecah belah seperti
gelas dan piring, tetapi manusia modern
di abad 21 ini juga sudah menggunakan
pasir sebagai sumber daya yang sangat
esensial dalam kehidupan sehari-hari
manusia modern. Mulai dari bangun gedung
pencakar langit, termasuk buat kosmetik
yang sering lu pakai, dan chip silikon
di komputer, handphone dan laptop kamu.
Itu semua membutuhkan pasir. Jadi,
Teman-teman mungkin enggak nyangka ya,
lu bisa pakai handphone, bisa pakai
monitor, pakai komputer itu karena ada
silikon. Silikon itu kalau di Kalimantan
dalam bentuk tambang pasir silika atau
orang bilang suka quartz. Jadi ternyata
seiring perkembangan zaman, fungsi pasir
itu bukan cuma buat bikin kuburan
segitiga yang ada piramida di Mesir itu.
Enggak. Perkembangan zaman ternyata
pasir bisa jadi macam-macam. termasuk
teknologi AI artificial intelligence
yang paling canggih saat ini Nvidia
punya bisa jadi kenyataan karena ada
pasir yang namanya pasir silika itu,
Guys. Jadi dari sini lu bisa tahu, Guys,
bahwa semakin modern sebuah peradaban,
semakin berkembang sebuah negara atau
manusia modern itu sendiri, artinya
makin banyak orang-orang yang akan
membangun membangun civilization,
membangun wilayah perkotaan baru.
Kota-kota baru semakin meluas, semakin
bermunculan dan kota-kota lama semakin
bertambah lebar. Contoh Jakarta sebelum
ada Jakarta ada Batavia. Sebelum Batavia
ada Sunda Kelapa dan luasnya makin
banyak. Rumahnya, bangunannya,
apartemennya, gedungnya bertambah luas.
Ini belum kita ngomong di kota-kota baru
seperti Kota Baru Parahiangan yang ada
di Bandung atau seperti IKN yang ada di
Kalimantan. Jadi selalu bermunculan
kota-kota baru dan akibatnya ini menjadi
salah satu sumber utama pemakaian pasir
yang ada di dunia. Bahkan 70 tahun yang
lalu, Guys, di tahun 1950 sebelum lu
lahir nih, penduduk planet bumi yang
tinggal di kota itu cuma 700 juta orang.
Tapi sekarang penduduk planet bumi yang
tinggal di kota-kota makin banyak karena
desa-desa makin sepi. Urbanisasi terjadi
di mana-mana, transmigrasi terjadi di
mana-mana. Dan akibatnya tadinya cuma
700 juta manusia tinggal di kota. Hari
ini menurut PBB ada 4,5 miliar penduduk
manusia yang tinggal di kota-kota.
Karena mereka enggak mau lagi tinggal di
ujung gunung, Guys. Atau di pedesaan
atau di tengah hutan. Enggak mau mereka.
Mereka maunya tinggal di kota, di
peradaban manusia. Dan jumlahnya enggak
bakal berhenti di 4,5 miliar manusia.
Menurut perhitungan PBB dalam 30 tahun
ke depan akan ada tambahan lagi ekstra
2,5 miliar penduduk akan bertambah, akan
datang, akan pindah tinggal di kota-kota
itu juga. Dan untuk membangun kota yang
semakin luas, semakin besar, dan makin
banyak bermunculan kota baru juga
tentunya pasti membutuhkan pasir dalam
jumlah besar, Guys. Ya, ini bisa
menyebabkan krisis, tapi kita enggak mau
bicara soal krisis pasir. Kita mau
bicara soal Cina dan Taiwan. Apa
hubungannya? Ya, Teman-teman tahulah
negara berkembang yang sekarang menjadi
negara modern dan siap menaklukkan
Amerika Serikat adalah negara China. Dan
kita mau bicara soal pasir yang diambil
Cina dari Taiwan nih. Kenapa mereka
harus ambil pasir itu? Ya, sebelum kita
bahas lebih detail, kita mau kasih tahu
dulu buat teman-teman ya. Pasir yang
diambil sama Cina itu bukan pasir-pasir
halus yang ada di padang gurun. Enggak.
Pasir yang diambil oleh Cina itu adalah
pasir spesifik jenis tertentu yang
namanya pasir konstruksi. Bentuknya
lebih kasar alias pasir laut. Ini bukan
pasir-pasir yang lu suka lihat di pantai
ataupun di gurun pasir? Lu pasti
bertanya ya, "Eh, Cina kan banyak punya
gurun gobi, punya gurun Sahara, buat apa
lagi ambil pasir dari Taiwan?" Ternyata
memang spesifikasi pasirnya beda. Nah,
pasir yang lu lihat tuh kayak di Gurun
Gobi, Gurun Sara itu pinggir pantah itu
enggak bisa karena pasirnya terlalu
halus, terlalu bulat. Inilah pasir-pasir
yang bergesekan setiap tahun selama
beribu-ribu tahun kena angin, badai.
Mereka bergosokan tererosi sehingga
mereka makin lama jadi butiran yang
sangat halus dan enggak bisa untuk jadi
bahan bangunan. Karena pasir yang untuk
bahan bangunan itu harus kasar, Guys.
Harus tajam sehingga dia bisa menahan
gesekan. mereka bisa merekat untuk
membuat ya batu bata itu saling nempel
ya secara lebih kuat dan konsisten. Nah,
mungkin lu penasaran apa betul seperti
itu. Ya, fakta membuktikan negara-negara
Timur Tengah aja sampai detik ini yang
lu anggap sebagai negara yang kaya
pasir. Ya, contohnya Arab Saudi lah. Lu
kan nganggap Arab Saudi pasti pasirnya
banyak, enggak butuh dong pasir. Salah,
salah total. Kita punya datanya mungkin
terdengar ironis. Tapi faktanya impor
pasir Arab Saudi itu sampai 6,2 juta
ton, Guys. Lu bayangin, Guys. Setiap
tahun Arab Saudi itu impor pasir 6,2
juta ton dari Australia. Gila enggak?
6,2 juta ton pasir diimpor sama Arab
Saudi yang isinya gurun pasir juga. Dia
sampai rela impor itu dari Australia.
6,2 juta ton. Gila, artinya memang beda.
Enggak peduli negara lu, Iran, Irak,
Arab Saudi, termasuk Cina sekalipun. Lu
punya pasir banyak di pinggir pantai
atau lu punya gurun pasir? Enggak
kepakai. Karena beda dengan pasir
konstruksi. Nah, artinya kan kalau Arab
Saudi aja yang padang pasirnya banyak
gitu ya, apalagi negara Cina yang
merupakan negara berkembang dan pengin
jadi penguasa dunia dan wajib bangun
bangun bangun dan bangun. Terus
akibatnya Cina yang merupakan negara
dengan gurun pasir terbesar keenam di
dunia ya mau enggak mau wajib impor
pasir juga. By the way ya gurun pasir di
Cina itu ada 700.000 1000 km lebih,
Guys. Gila enggak sih? 700.000 km² pasir
semua, tapi enggak bisa dipakai. Sedih
ya? Oke, jadi ternyata enggak semua
jenis pasir yang bisa dipakai ya. Hanya
pasir jenis tertentu yang dari danau,
sungai, atau dasar laut. So, kalau gitu
negara-negara yang enggak punya sungai,
enggak punya dasar laut karena landlock
atau negara-negara yang enggak punya
danau, mereka harus apa? Ya, mereka
harus impor pasir. Nah, siapa sih di
planet bumi ini eksportir pasir yang
paling terkenal di dunia? Ternyata
menurut data BENX di tahun 2024,
eksportir pasir terbesar di dunia itu
adalah negara yang sangat hobi
mempropagandakan cinta lingkungan. Ya,
negaranya enggak lain enggak bukan
adalah Amerika Serikat. Jadi, Amerika
Serikat tahun 2024 kemarin mereka
menguasai 36%
total pasar ekspor pasir di dunia. Nilai
ekspornya juga enggak main-main. 15
triliun, Guys. Lu bayangin setahun
mereka dapat duit Rp15 triliun buat
ekspor pasir. Indonesia gimana?
Indonesia bertahun-tahun selalu ditekan.
Enggak boleh ekspor pasir kata aktivis.
Nanti rusak lingkungan, terumbuh karang
segala macam. Oke, banyak ceritanya ya.
Indonesia ternyata dengan negara
kepulauan terbesar di dunia, lautnya
banyak, pantainya di mana-mana, kita
malah dilarang ekspor pasir sama
negara-negara barat ini. Ya, yang
terjadi apa? Indonesia hanya ada di
peringkat 11. Bayangkan Amerika
peringkat 1 bisa dapat 15 triliun setiap
tahun. Indonesia cuma bisa dapat 800 M
setiap tahun. Enggak ada tuh 1T. Jauh di
bawah Amerika Serikat. Sadis sih. Tapi
ada satu hal yang lebih menarik lagi,
agak konyol, Guys. Kalau lu lihat data
yang ada di Layar Kaca ya, peringkat dua
itu adalah negara Netherland alias
Belanda. Negara yang sangat kecil, lebih
kecil bahkan dibanding Jawa Barat tapi
ternyata bisa menjadi eksportir nomor
dua terbesar di dunia. Jauh mengalahkan
Indonesia dan mereka bisa dapat cuan
sampai 4,3 triliun setiap tahunnya.
Gila, hebat banget ini Belanda nih.
Entah turun dari mana ya pasirnya
Belanda ini ya, negara sekecil itu kok
bisa-bisanya ekspor pasirnya nomor dua
terbesar di dunia. Jauh mengalahkan
negara besar Indonesia. Kita lagi-lagi
cuma jadi penonton ini, Guys. Jangan
sampai ya, jangan sampai ternyata
Singapura ekspor pasirnya lebih besar
lagi dari Indonesia. Tapi itu buat next
video aja, Guys. Tapi ya udahlah, Guys.
Itulah realitanya bisnis pasir. Bahkan
sampai negara-negara maju seperti
Jerman, Belgia, Perancis, Spanyol,
Portugal, itu mereka berlomba-lomba buat
ekspor pasir karena dia udah tahu nih
ini cuannya gede. Kan saking besarnya,
Guys, bisnis pasir ini. Lu tahu ya, PBB
pernah bikin riset loh, tahun 2016. Dia
menemukan fakta yang menarik bahwa kalau
lu kombinasikan ya produksi batu bara di
dunia ini, lu kombinasikan dengan
produksi oil and gas yang ada di dunia
ini, total itu cuman setara 10 miliar
ton, Guys. Coal batu bara dengan minyak
bumi cuman 10 miliar ton. Tetapi
produksi pasir sandravel dikombinasikan
itu nilainya 40 miliar ton. Artinya
negara-negara ini sibuk ngata-ngatain
kita ya, bikin tambang batubara merusak
lingkungan Auo. Faktanya negara-negara
maju ini ternyata pertambangan pasirnya,
produksi hasil tambang pasirnya mereka
itu empat kali lipat lebih banyak
dibandingkan produksi pertambangan batu
bara dan pertambangan minyak bumi.
Dikombine sekaligus masih jauh lebih
besar, jauh lebih ekstraktif, dan jauh
lebih merusak lingkungan ya pertambangan
pasir ini. Karena lu bayangkan ya, nilai
pertambangan pasir itu dalam 1 tahun aja
industri ya penambangan pasir itu
menghasilkan cuan senilai 70 biliun
dolar, Guys. 70 biliun dolar itu setara
11.100 triliun. Gila enggak sih? 11.100
triliun loh kue dari penambangan pasir
di dunia ini. Dan 11100 triliun itu
bukan jumlah yang kecil karena itu
nilainya udah sama dengan GDP 1 negara
Kenya, Guys. Fantastis. Jadi, lu
bayangkan ya, produksi pasir di dunia
ini itu 40 kali lipat sampai kalau
produksi batu bara dan produksi minyak
bumi dikombine jadi satu aja, masih jauh
di belakang pertambangan pasir. Makanya
lu jangan heran dengan angka yang
sedemikian besarnya ya pasti jadi banyak
mafia-mafia di bisnis pasir. Makanya
banyak penambang pasir ilegal juga. Dan
ini menjamur di berbagai negara ya.
kuenya gede ribuan triliun loh bisnis
pasir. Contoh ya negara Amerika Latin,
negara Afrika itu bahkan sampai menculik
anak-anak. Anak-anak diculik, dipaksa
bekerja layaknya budak di
tambang-tambang pasir ini. Kok bisa? Ya
tentunya karena mereka menyuap
pejabat-pejabat kepolisian,
pejabat-pejabat korup di negara itu. Dan
bakal lebih gila lagi ya di negara India
itu mafia pasir ini bahkan sampai
memiliki persenjataan yang lebih lengkap
dibandingkan kartel narko. Jadi lu
bayangin bisnis pasir di India itu yang
jaga bawa senapan mesin, bawa granat.
Karena ya ini bisnis gede, Guys. Ini
bisnis ribuan triliun. Dan bukan cuma
Afrika yang hobi nambang pasir ilegal.
Ternyata ya negara Cina juga sama, cuman
bagusnya ya kalau Afrika kan mereka
nambang merusak lingkungan daerahnya
sendiri ya. Di Cina mereka juga hobi
nambang tapi nambang ilegal di lautnya
Taiwan guys. Di pulau-pulaunya Taiwan.
Bahkan begitu besarnya bisnis
pertambangan pasir ilegal di Taiwan ini.
Lu tahu nilai kerugian yang diakibatkan
karena rada ribuan kapal dari Cina
mengekstraksi men-download pasir-pasir
Taiwan. Lu tahu nilai kerugiannya itu
sampai 6 miliar dolar Taiwan alias
rupianya setara 3 triliun. Jadi lu
bayangin setiap tahun 3 triliun, 3
triliun, 3 triliun kerugiannya si Taiwan
ini gara-gara pasirnya di-download
dibawa ke Cina. Wih, emang ajaib ini si
Cina ini. By the way, lu penasaran
enggak sih kenapa Cina hobi banget
ngambilin pasirnya Taiwan? Ternyata ada
begitu banyak alasan. Yang pertama,
memang Cina ini negara besar.
Pembangunan di mana-mana mereka
kekurangan pasir, Guys. Negaranya
sendiri karena hobinya konstruksi. Maka
lu jangan heran kalau Cina juga adalah
negara importir pasir terbesar di dunia.
Mereka impor 6,5 juta ton pasir setiap
tahunnya. Nilai impornya itu sampai 4,8
triliun. Gila enggak? Mereka impor pasir
nilainya sampai 4,8 triliun setiap
tahunnya. Ya, itu yang pertama. Memang
dia kebutuhannya besar buat pembangunan
di mana-mana. Yang kedua, ya memang jauh
lebih dekat buat Cina itu ambil pasir
dari Taiwan dibandingkan dia beli ke
Singapura atau beli ke Indonesia.
Kejauhan tuh transportnya, logistiknya.
Jauh lebih gampang. Tinggal ngesot
negara tetangga download habis dah.
Taiwan lama-lama tenggelam tuh pula.
Nah, yang ketiga sebetulnya ada bonus
juga ekstra ini di luar bisnis sih. Ini
aspek kedaulatan ini bisa mengganggu
kedaulatan Taiwan bahwa di situ Taiwan
bisa merasa eh negara gua dianggap
nothing. Mereka bisa datang dan pergi
ambil sumber daya pasir dari negara
Taiwan ini. Ya, berarti di situ bisa
dibilang ya Taiwan itu diragukan nih
kedaulatannya sebagai sebuah negara
karena sampai bisa jutaan ton pasir yang
pindah dari Taiwan ke Cina. Tentu ada
aspek lain ya. Aspek lain apa ya? Ini
tentu merugikan ya lingkungan laut dan
perikanan nelayan-nelayan di Taiwan.
Karena akibatnya pasti populasi ikan di
situ terganggu. Nelayan juga operasional
juga susah karena ada ribuan kapal Cina
di situ yang sibuk download pasir terus.
Dan akibatnya apa? Taiwan terpaksa
mengeluarkan sumber dayanya. Dia harus
mengerahkan kapal patroli terus-menerus.
Ini kan biaya tinggi nih buat Taiwan.
Makanya lu jangan heran ya kalau
kerugiannya bisa sampai triliunan. Dan
ada satu hal terakhir nih sebetulnya
justru yang paling penting. Kalau Cina
bisa download, sedot terus nih
pasir-pasir Taiwan lama-lama apa? Luas
wilayah negara Taiwan akan semakin
kecil. Ingat ya, masalah negara itu
masalah teritorial, masalah kekuasaan
wilayah. Ya, kalau pasirnya makin lama
makin habis kan abrasi. Lama-lama
daratannya itu terkikis ujung-ujungnya
ya. Wilayah Taiwan bukan tambah besar
seperti Singapura tetapi tambah kecil
guys. Ini strategi luar biasa sih guys.
Karena dengan sekali menyelam ya 3
sampai empu langsung terlampaui buat
Cina. Mereka dapat bahan baku konstruksi
mereka dengan download pasirnya Taiwan.
Kedua, mereka membantu mengurangi
kekuasaan wilayahnya Taiwan. Ketiga,
mereka mungkin juga bisa mencegah perang
dunia ketiga dengan menenggelamkan
Taiwan dengan cara download pasirnya
sedot sebanyak-banyaknya. Ya, ini sangat
menarik. Tapi meskipun mereka udah
download pasir dari Taiwan, sebetulnya
Cina itu tetap negara yang sangat-sangat
membutuhkan pasir. Even Taiwan aja
enggak cukup. Taiwan mau tenggelam pun
juga enggak cukup, Guys. Karena per
detik ini aja, Guys, data perdagangan
dunia menunjukkan Cina meskipun udah
download pasir gila-gilaan dari Taiwan
di tahun 2023 mereka impor pasir aja
nilainya sampai 300 juta, dolar, Guys.
Alias 6,4 juta ton. Kanada aja negara
sebesar itu pun masih sibuk impor pasir.
Nilainya bahkan sampai 273 juta dolar
setiap tahunnya alias setara 5,9 juta
ton. Dan bukan cuman Arab Saudi, bahkan
negara Emirat Arab ya lu tahulah Dubai,
Abu Dhabi itu juga impor pasir sampai
6,2 juta ton, Guys, di tahun 2023 saja.
Jadi, ya betul-betul negara di seluruh
dunia ini tidak ada yang bisa menjadi
negara maju, tidak ada yang bisa
membangun kalau mereka tidak punya
cadangan pasir. Dan buat teman-teman
sendiri ini berbeda dengan Indonesia.
Indonesia itu sebetulnya kelebihan pasir
loh. Bahkan Sekjen Koalisi Rakyat untuk
Perikanan Kiara yang namanya Susan
Herawati itu pernah mention Indonesia
itu punya setidaknya cadangan pasir laut
hasil sedimentasi sampai 17,2 miliar m³
atau setara 27 miliar ton. Kalau
dirupiahkan ini setara R122
triliun, Guys. Gila enggak sih, Guys?
Indonesia itu punya cadangan pasir
setara 17 miliar ton. Lu tahu sendiri
Cina itu impornya itu cuman 6,5 juta ton
setiap tahun Indonesia punyanya 17
miliar ton. Artinya sebetulnya Indonesia
itu kalau mau suplly ke Cina, kita itu
cukup loh buat kasih pasir ke Cina
sampai 2.600
tahun ke depan. Lu bagi aja 17 miliar
ton dibagi 6,5 juta ton yang diimpor
Cina setiap tahunnya. Jadi dari sini lu
bisa lihat ya, Indonesia sebenarnya bisa
dapat hadiah Nobel perdamaian nih.
Indonesia bisa mencegah terjadinya
perang dunia 3 antara Cina dan Taiwan.
Kalau saja kita bisa menawarkan pasir
kita sebagai daya tawar supaya mereka
enggak lagi gontok-gontokan di perairan
Cina Taiwan. Karena ya suka enggak suka
ya kita selama ini dilarang ekspor
pasir, Guys. Padahal kita punya cadangan
yang sangat banyak. Padahal kalau kita
mau eksekusi itu negara kita bisa dapat
ribuan triliun. Nah, menurut teman-teman
gimana sih, Guys? Menurut kalian
Indonesia sebaiknya ya mulai ekspor
pasir untuk membantu Arab Saudi, Italia
itu importir besar loh, Kanada, Uni
Europa, Cina, Meksiko ya mereka hobinya
impor pasir, Guys. Dan selama ini mereka
susah untuk dapat pasir. Lu bayangin aja
Arab aja Timur Tengah ya, negara-negara
di Arab itu impor pasir saking butuhnya
mereka harus belanja ke Australia, Guys.
Kasihan enggak sih lu sama mereka? Kalau
enggak mereka gak bisa jadi Burge
Khalifa tuh. Ternyata Burge Khalifa
isinya pasirnya dari Australia, Guys.
Nah, menurut kalian gimana, Guys?
Menurut kalian ini potensi ekonomi yang
sangat besar yang sebetulnya harusnya
Indonesia bisa ambil peluang enggak sih
di sini? Atau kita manut-manut aja
dengan agenda asing. Biarkan saja tetap
Amerika Serikat yang menjadi eksportir
pasir terbesar di dunia. Padahal
Indonesia bisa dapat ribuan triliun.
Kenapa kita cuma disuruh nonton? Ya, lu
setuju enggak sih kalau Indonesia mulai
ambil peranan yang lebih aktif lagi
untuk bisa mendapatkan keuntungan dari
penjualan pasir laut khususnya pasir
hasil sedimentasi laut itu, Guys. Karena
ini beda loh dengan pasir yang ditambang
di darat. Jauh beda. Ini pasir yang
merupakan ampas limpasan yang ada di
dasar laut. Indonesia punya banyak. Jadi
menurut kalian emitenan apa yang
diuntungkan, Guys? Karena ini ya bisnis
ribuan triliun loh. Dan karena negara di
seluruh dunia itu sangat membutuhkan
pasir ya. Buat teman-teman yang belum
tahu ya, The Guardian ya, salah satu
surat kabar ternama dari Eropa itu
bahkan sudah berulang kali menulis
negara-negara bagian di Amerika Serikat
aja saling berantem loh. Mereka saling
bersih tegang soal pasir. Bahkan negara
Florida Utara itu kaya pasir sampai
menolak pasirnya dikeruk dibawa ke Miami
yang ada di Florida Selatan. Padahal
sama-sama di Florida nih mereka nih. Dan
daerah-daerah seperti Carolina juga
mulai menjaga ketat pasir-pasir mereka.
Dan begitu pentingnya ya pasir ya negara
Amerika Serikat itu pejabat-pejabatnya
sudah melihat nih pasir adalah aset yang
strategis. Bahkan pejabat lingkungan
hidup yang ada di pemerintah negara
bagian Florida yang namanya Tom
Thomasello dia itu begitu yakin kalau di
masa yang akan datang perang perebutan
pasir pasti akan terjadi. Karena pasir
itu sangat-sangat penting, Guys, buat
sebuah pemerintahan, buat pembangunan
peradaban, buat pembangunan kota. Dan
begitu pentingnya pasir ya. Kita gak
bisa anggap enteng ya teman-teman kalau
bangun rumah di Indonesia kayaknya
ngacau aja bangun pasir buang-buang
bahkan ya karena memang kita punya
miliaran ton ya. Tapi di dunia lu tahu
PBB udah bikin riset bahwa di masa depan
dunia bakal menghadapi bukan cuma krisis
air tetapi juga krisis pasir. Karena
pasir begitu pentingnya dia adalah salah
satu sumber daya alam yang paling banyak
dikonsumsi di planet bumi. Tadi kan kita
sudah mention ya. Bahkan data
menunjukkan konsumsi pasir ya jauh lebih
besar dibandingkan konsumsi batu bara
dan minyak bumi sekaligus dikombine
masih lebih besar produktivitas
penambangan pasir dan PBB sudah
meramalkan penambangan pasir dan kerikil
gravel itu bahkan sudah melewati 40
miliar ton setiap tahunnya. Jadi
teman-teman bisa lihat ya, salah satu
pemicu perang dunia bisa jadi bukan cuma
soal Cina, Taiwan atau senjata nuklir
atau AI, tapi bisa juga karena ada
krisis air dan krisis pasir. Tapi kita
juga harus hati-hati, Guys. Kenapa?
Karena ya penambangan pasir itu juga
bukan artinya cuma cuan-cuan ribuan
triliun juga. Enggak ada dampak buruknya
loh. Seperti ya abrasi, pesisir kan
makin lama makin habis tuh Taiwan. dasar
laut bisa makin dalam, makin ambles, dan
bisa jadi perubahan arus laut karena
aluran ombak udah enggak lagi seperti
biasanya. Karena kedalamannya kan juga
berbeda. Akibatnya apa? Garis pantai
bisa semakin mundur. Pulau yang ah kecil
bisa makin mengecil. Contoh Taiwan tuh
bisa hilang dari peta dunia dan akibat
lingkungannya ya tanah-tanah reklamasi
hasil ekosistem pesisir itu juga bisa
rusak loh. Makanya ya suka enggak suka
ada negara yang diuntungkan, ada yang
dirugikan dengan semakin masifnya
penambangan pasir di dunia ini. Contoh
negara juga ya yang enggak peduli dengan
lingkungan tapi banyak bacot aja soal
lingkungan. Singapura. Singapura itu
selalu beli pasir dari mana-mana. Enggak
peduli sumbernya dari mana. Yang penting
reklamasi dia jalan terus. Luas
negaranya bertambah terus. Ambil
pasirnya dari mana? Dulu sih dari
Malaysia sama dari Indonesia. Tapi
sekarang Kamboja sama Malaysia sudah
stop ekspor pasir mereka karena alasan
lingkungan. Syukurnya ya buat Singapura
dia tertolong karena Indonesia sudah
membuka keran ekspor pasirnya. Bahkan
media Singapura sampai kaget, takjub.
Wah mereka berterima kasih, Guys, sampai
nyembah-nyembah. Karena Republik
Indonesia akhirnya mengizinkan lagi
ekspor pasir laut ke Singapura. Nah,
jadi gimana nih, Guys? Lu sudah lihat
ya, ada dampak lingkungan juga tapi juga
ada cuan ribuan triliun. Lu setuju
enggak sih kalau sebetulnya Indonesia
ambil peranan yang lebih aktif lagi
dalam perdagangan pasir di dunia ini?
Ya, karena suka enggak suka Indonesia
punya 17 miliar ton pasir, Guys, di
dunia ini. Dan ya pasir adalah masa
depan dunia karena banyak produksi
turunan loh dari pasir ini. Bukan cuma
buat bangun kos-kosan lu doang di rumah,
enggak. Tapi bisa buat beton, semen,
aspal, keramik, microchip,
semikondukter, transistor, kaca, cermin,
panel surya, pasta gigi, cat tembok,
percetakan logam, besi, baja, produk
silikon dan silika seperti lem dan
detergen. Itu semua menggunakan pasir.
So, keputusan di tangan kamu nih, Guys.
Menurut kamu gimana? Indonesia udah
mulai sebaiknya ekspor gila-gilaan
karena semua negara maju di dunia ini
membutuhkan pasir dari Indonesia atau
mendingan kita kayak Malaysia aja stop
ekspor pasirnya karena alasan lingkungan
padahal di belakang layar mereka ekspor
gila-gilaan tuh negara-negara barat. So,
apa yang harus kita lakukan, Guys?
Apakah kita buang kesempatan kekayaan
ekonomi ribuan triliun ini atau
sebaiknya ya kita eksploitasi tapi
dengan lebih sustainable? Ditunggu,
Guys, komentar kalian seperti apa.
Jangan lupa segera komen di kolom yang
ada di bawah ini. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat. Salam cuan. Bye
bye.
[musik]