Transcript
Z5-JWECRJxE • Why Dragon Ball Could Be a Peacemaker for Japan and China? Saudi Arabia Spends 615 Trillion!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0522_Z5-JWECRJxE.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, ini keren banget sih, Guys. Lu
tahu kan rencana Benix buat membayar
lunas hutang Republik Indonesia dengan
membangun kasino dan Disneyland di
Bangka Belitung. Ini kita bakal dapat
lawan baru, Guys. Ini keren sih menurut
gua. Gua salut sih. Ada sebuah negara ya
yang ternyata enggak mau bikin
Disneyland, tetapi mereka maunya bikin
taman rekreasi Dragon Ball.
[musik]
Ini betul-betul brilian sih pemikirannya
dan gua salut karena negara ini selama
ini kita anggap sebagai anjing
peliharanya Amerika Serikat. Harusnya
kan tugas dia menjilat pantat Amerika
Serikat. Namanya juga Mickey Mouse,
Donald bebek yang punya Walt Disney.
Tentu dia harusnya bikinnya Disneyland.
Tapi dia enggak mau, Guys. Negara ini
malah maunya bikin Dragon Ball Thk
menjadi negara pertama yang memiliki
taman rekreasi Dragon Ball di kolong
langit ini. Nah, menarik ini, Guys. Kok
bisa ya ada negara yang lebih memilih
Goku, lebih memilih Bezita, Burma
daripada milih Mickey Mouse, Donald,
Winnie de Pu atau Elsa tuh dari Frozen
kayaknya lebih terkenal ya. So, kalau lu
penasaran jangan dikip video ini. Let's
check this.
[musik]
Jadi, Teman-teman ya, nama negara yang
bikin gua terkejut karena mereka punya
plan yang berbeda dengan rencana kita
untuk bangun Disneyland di Bangka
Belitung. Nama negaranya ini namanya
Arab Saudi di Timur Tengah. Lu bayangkan
ya, Arab Saudi tuh enggak mau bikin
Disneyland. Mereka menolak Disneyland
padahal mereka punya duit untuk bangun
Disneyland. Buat bikin Disneyland itu
butuh duit ratusan triliun. Tapi negara
ini memilih untuk membikin taman
rekreasi Dragon Ball. Taman hiburan
Dragon Ball ini bakal dibangun di kota
Kidia di pinggiran Riyad. Riyad ini
salah satu kota besar di Arab Saudi.
Nah, sebetulnya apa sih kota Kidya ini?
Kidya ini kota buatan, Guys. Ini kota
baru lah. Kalau di Bandung ada KBP tuh,
kota baru Parayangan misalnya. Nah, di
Arab, di Riyad pinggirannya ada kota
baru juga namanya Kidia. Nah, sejak
tahun 2017 Kota baru ini udah dirancang
bakal menjadi kota yang berfokus pada
hiburan dan pariwisata. Karena ini visi
2030 Arab Saudi nih. Mereka mau
mendiversifikasi.
Mereka mau pemasukan negara Arab Saudi
tidak lagi bergantung dari minyak bumi.
Makanya sejak tahun 2017 mereka sibuk
bikin kota-kota baru. Ada kota khusus
perdagangan, kota khusus bisnis, kota
khusus hiburan, khusus pariwisata,
termasuk the line project. Itu kota yang
bentuknya tidak masuk akal karena cuma
garis panjang. Nah, Kota Kidia ini jujur
aja menarik, Guys. Jujur aja menurut gua
jauh lebih menarik dibandingkan IKN yang
biaya pembangunannya cuman sekitar R00
triliun. Nah, kota Kidia ini
diperkirakan biaya untuk membangunnya
sekitar R65
triliun. Wis, luar biasa nih. Sekitar 40
miliar dolar loh biaya pembangunannya.
Dan memang sudah dirancang bisa
ditinggal oleh 500.000 manusia. Jadi,
mereka sudah punya rencana buat bikin
ratusan ribu hunian tempat tinggal di
sana. Jadi, dari situ sudah bisa lihat
ya wah Kia bakal lebih keren ya
dibandingkan IKN. Kenapa? Karena Kia ini
ya tentu saja budget anggarannya jauh
lebih besar dan terus isinya adalah
pusat hiburan kelas internasional. Nah,
yang jadi menarik sih kenapa ya Arab
Saudi lebih memilih ya intellectual
property IP-nya Jepang which is Dragon
Ball dibandingkan IP-nya Amerika Serikat
yang udah jauh lebih terkenal, udah jauh
lebih sukses dan ada di mana-mana. Nah,
semua orang tahu IP-nya Disney. Disney
sekarang bukan cuma bicara soal Donald
Bebeck sama Mickey Mouse, tapi Disney
juga sejak tahun 2012 sudah beli IP-IP
dari perusahaan-perusahaan lain.
Contohnya dia sudah beli IP-nya Marvel
Superheroes. Jadi kalau lu lihat ada
Spider-Man loncat-loncat di atas, dia
itu udah punya Disney, Guys. Bukan punya
Marvel lagi. Atau kalau lu lihat ada
Star Wars suka main tembak-tembakan
perang bintang, itu juga udah bukan
punya si Lukas lagi, itu udah punya
Disney. So dari situ kan harusnya ya
menurut gua Arab Saudi tuh harus pikir
ulang nih. Kenapa lu pakai IP-nya
Amerika Serikat? Kenapa enggak ambil
IP-nya dari Jepang? Memang apa hebatnya
IP dari Jepang yang namanya Dragon Ball
ini, Guys? Hmm, menarik nih.
Nah, dari situ lu udah tahu dong yang
kita mau bahas kali ini adalah tokoh
ikonik yang namanya Son Goku, Guys. Ini
penting banget buat teman-teman yang
hobinya cetak duit dan kalau lu investor
sejati, lu pasti suka banget dengan
video ini. Kenapa? Karena tokoh yang
diciptakan oleh seorang mangaka ternama
ya namanya Akiraama ini udah begitu
terkenal ke seluruh dunia. Dan Akiraama
ini bukan mangaka biasa, Guys. Dia
komikus yang luar biasa menghasilkan
begitu banyak karya-karya yang
spektakuler. Contoh Docter Slam, Dragon
Quest, dan yang paling terkenal lu udah
tahu namanya Dragon Ball. Nah,
sebenarnya udah lama Arab Saudi itu
pengin banget berkolaborasi dengan
Dragon Ball untuk mewujudkan kota masa
depan mereka. Karena kalau lu lihat ya,
grand desainnya Dragon Ball ya zaman
dulu itu cukup futuristis loh,
kota-kotanya modern dan bedalah dengan
komik-komik lain. Kalau lu baca Doraemon
kan nuansa kotanya masih kota biasa gitu
loh. Atau kalau lu nonton Detektif Konan
misalkan kotanya ya kota biasa, Tokyo
biasa. Tapi kalau Dragon Ball kan
kota-kotanya unik tuh. Bahkan bisa
sampai pindah planet mereka. Nah, inilah
yang dibidik oleh negara Arab Saudi
karena mereka mau citra wajah tujuan
pariwisata mereka menunjukkan sensasi
kota di masa depan yang futuristis. Dan
akhirnya Toriama ini dalam dunia
imajinasi yang dia ciptakan ya dia
mencapai penghargaan yang luar biasa.
Memang penghargaan dia di dunia seni gak
main-main guys. Tahun '1 aja ya tahun
1981 dia udah dapat hadiah tertinggi
guys di Jepang yang namanya Sogakukan
mangga Award. Itu adalah penghargaan
mangga paling bergengsi di Jepang. Dan
bukan cuma di Jepang loh. Dia juga dapat
penghargaan dari Prancis. Pemerintah
Prancis, negara Prancis memberikan
penghargaan tertinggi yang namanya Night
of the Order of Arts and Letters di
tahun 2019 atas kontribusi Akira Toriama
di dunia seni. Night of the Order of
Arts and Letters dari pemerintah Prancis
ini adalah penghargaan tertinggi. Ini
setara dengan kesatria dia. Jadi
Akiraama ini adalah seorang kesatria
dari ordo seni dan sastra. Jadi lu
jangan salah sangka. Akiraatoriama bukan
manusia biasa, Guys. Akiraatoriama
adalah seorang kesatria. Gila, ya. Dan
saking hebatnya si Akira ya, pencipta
Dragon Ball ini, dia ketika meninggal di
tahun 2024, juru bicara kenegaraan
Jepang yang namanya Yoshimasa Hasasi itu
sampai bicara, sampai angkat suara dan
dia sampai mengeluarkan statement bahwa
karya-karya Toriama sangat berpengaruh
dalam mempromosikan soft power Jepang.
Karena Akira berhasil memperkenalkan
karya-karya Jepang ke seluruh penjuru
bumi, Guys. Bukan cuma di negara Jepang
doang, tapi ke seluruh penjuru bumi.
Mungkin bentar lagi sampai Neptunus juga
ya, karena sekarang ada negara yang lagi
bikin ibu kota di Neptunus. Tetapi
begitu hebatnya pengaruh akhiratori Yama
dan betul pernyataan si Yosi masa asasi
soal penetrasi Dragon Ball yang bisa
sampai masuk ke seluruh penjuru bumi.
Dan ini terbukti ketika Akira meninggal,
lu tahu yang angkat suara ternyata
adalah musuhnya Jepang, negara Cina.
Kementerian Luar Negeri Cina sampai ikut
menyatakan dukacita bela sungkawa.
Padahal lu tahu ya hubungan kedua negara
ini selalu ya naik turunlah. Tetapi
Kementerian Luar Negeri Cina sampai
berdukacita, sampai bersedih hati,
sampai membuatkan pernyataan bahwa
karya-karya Akiraat Toriama itu diterima
sangat baik di negara Cina. dan
pejabat-pejabat di China mereka itu
berharap akan muncul lebih banyak lagi
akhira-akhira Toriama di dunia ini
sehingga mereka bisa saling bertukar
kebudayaan dengan rakyat Cina dan bisa
memperkerat hubungan kedua negara. Jadi,
lu bayangkan ya orang yang hobinya
gambar-gambar di luar sana, ternyata lu
bisa punya pengaruh yang luar biasa
sampai bisa mendamaikan kedua negara
yang saling berseteru. Sehingga sampai
pejabat-pejabat tinggi di negara
masing-masing sampai membuat pernyataan
yang berharap akan lebih banyak lagi
orang seperti seniman Akira Toriama ini
bisa mempersatukan kedua negara, Guys.
Tapi jadi pertanyaan, Guys, kenapa ya
kematian seorang tukang gambar aja bisa
membuat negara yang hobi berantem ini
bisa adem nih? Walaupun cuman sejenak ya
lu harus tahu sih Dragon Ball ini memang
faktanya punya pencapaian luar biasa.
Seluruh komik Dragon Ball itu udah
terjual lebih dari 260 juta eksemplar.
Ini belum KW-KW-nya bajak-bajakannya
versi digitalnya. Tapi lu bayangin 260
juta komik Dragon Ball sudah tersebar di
seluruh dunia. Artinya hampir sama
dengan jumlah populasi penduduk di
Indonesia, Guys. Jadi dari situ kita
bisa tahu begitu besar dampak budaya
Dragon Ball ini karena bisa masuk ke
seluruh dunia. Ya wajar aja artinya
Dragon Ball berhasil membawa kultur pop
Jepang hingga ke 80 negara lebih. Lu
bayangin komiknya dianslate bisa pakai
bahasa Portugis, bahasa Spanyol, bahasa
Cina, bahasa Indonesia juga ada. Begitu
hebatnya Dragon Ball ini dan akibatnya
dia menjadi salah satu ya pintu gerbang
yang membawa kita memperkenalkan kita ke
budaya pop Jepang. Karena dengan membaca
Dragon Ball orang jadi penasaran
sebetulnya Jepang itu seperti apa sih?
Jadi ternyata komik itu bisa membawa
kita ke pintu gerbang kebudayaan negara
lain, Guys. Dan bukan cuman itu, dari
segi duit ini juga cuannya gede. Lu tahu
gara-gara Dragon Ball industri komik,
industri anime Jepang sekarang bisa naik
kelas menjadi industri raksasa yang
setiap tahun bisa bawa duit lebih dari
Rp400 triliun. Gila enggak? Ini semua
berkat Dragon Ball karena dia yang
pertama kali bawa dunia animasi itu naik
kelas, Guys. Kalau zaman dulu kan lu
tahulah kalau nonton film anak-anak
unyil, boneka-boneka tangan atau Mickey
Mouse pun masih hitam putih. Tapi begitu
keluar film Dragon Ball warna-warni
dengan visual effect yang luar biasa,
suaranya yang jeger-jeger, berantemnya
sampai gunung hancur gitu ya. Akibatnya
orang terbuka matanya bahwa industri
animasi Jepang yang dulu cuma skala
rumahan orang gambar di apartemen
rumahnya atau di garasi rumahnya
sekarang sudah naik kelas jadi bisnis
ratusan triliun, Guys. Berkat Akiraama.
Dan bukan cuman soal cuan dari jualan
komik loh atau anime, tetapi berkat
Akira juga ya. Berkat Dragon Ball,
Jepang berhasil menarik wisatawan asing
buat datang ke Jepang melihat budaya
Jepang seperti apa, adat istiadat Jepang
seperti apa. Karena data sudah
menunjukkan ya wisatawan asing yang
datang ke Jepang itu setiap tahun itu
lebih dari 35 juta orang. Dan dari 35
juta wisatawan asing itu 8%-nya datang
ke sana alias sekitar 3 juta manusia
dari luar negeri datang ke Jepang karena
pengin mengunjungi lokasi-lokasi
tempat-tempat yang berkaitan dengan film
ataupun anime Jepang. Jadi dari sini lu
bisa lihat, oh ternyata hanya karena
seorang seniman tukang gambar,
perekonomian Jepang naik tinggi, dunia
pariwisata di Jepang naik tinggi, dan
cuan ratusan triliun setiap tahun datang
ke Jepang. Dan yang lebih hebat lagi
yang namanya soft power di sini juga
dapat nih masuk kesempatan Jepang buat
memperkenalkan bahasa Jepang, literatur
Jepang, sastra Jepang ke seluruh dunia
sehingga soft power-nya Jepang makin
berkuasa lagi di dunia ini. Dan yang
lebih menarik lagi, Guys, tentunya soal
cuan lah. Tadi gua udah sempat sekilas
bahas bahwa ya bisnis anime, bisnis
komik ini bisa menghasilkan duit lebih
dari R00 triliun. Tapi lu penasaran
enggak sih angka pastinya seperti apa?
Makanya lu jangan skip video ini nih.
Kenapa? Karena gua bakal bahas tentang
franchise Dragon Ball ini yang secara
spesifik itu lisensinya ada banyak,
Guys. Lu tahu ya, Bird Studio yang bikin
komik Dragon Ball itu memang miliknya
Akira Toriama dan dia pemilik hak cipta
yang paling dasar. Jadi basic rights-nya
itu punya si Akira Toriama diwakili oleh
Bird Studio. Tapi namanya dunia IP ini
menarik nih buat teman-teman yang punya
penghasilan atau pengin jadi seniman IP.
Yang namanya IP itu bisa
dikavling-kaffling, bisa dipecah-pecah.
Contoh memang Akiatoriama punya hak
terhadap karya seni Dragon Ball-nya itu
komiknya khususnya. Tetapi ternyata
pemegang hak untuk penerbitan komik
publikasinya itu ada di Suisa. Terus
kalau lu suka nonton film animasinya,
hak untuk produksi film animasi,
penyiaran film-film Dragon Ball itu
adanya di toi. Jadi dari situ aja lu
udah lihat ya bahwa oh lisensi itu bisa
dvling-kling. Ada lisensi khusus komik,
lisensi buat distribusi mangga atau
distribusi animasi itu udah beda lagi.
Dan bukan berhenti sampai di toi. Karena
lu suka lihat kan mainan Dragon Ball,
sendal Dragon Ball bahkan game di Sony
PlayStation main game Dragon Ball itu
bukan toi, itu bukan Bird Studio, itu
punya Bandai Namco. Jadi, Bandai Namco
inilah pemilik lisensi buat merchandise,
mainan, video game, Dragon Ball itu
semuanya masuk ke Bandai Namco. Jadi,
begitu besarnya ya franchise Dragon Ball
ini sampai banyaknya. Belum lagi kita
ngomong soal musik, soal lagu, termasuk
time park. Ini udah beda lagi nih
lisensinya, Guys. Jadi dari satu
karakter, dari satu komik bisa
dipecah-pecah menjadi berbagai hak cipta
yang memberikan nilai ekonomis yang
beragam. Jadi begitu besarnya ya
franchise Dragon Ball ya kisah tentang
seorang anak alien ya dari planet saya
ini ternyata bisa menghasilkan duit
sampai 190 miliar yen ya atau rupiahnya
sekitar Rp21 triliun
setiap tahunnya. Ngeri banget enggak
sih? duit 21 triliun setiap tahun
dihasilkan oleh manusia dari planet saya
ini. Dan begitu hebatnya Dragon Ball
ini, dia sampai menjadi revenue
generator terbesar buat Bandai Namco
selama 6 tahun berturut-turut. Dia yang
paling laris. Bayangkan ya, Bandai Namko
itu gede banget nih perusahaannya. Dia
yang punya teken juga Bandai Namco L by
the way. Tapi begitu besarnya Dragon
Ball bawa 21 triliun sampai mengalahkan
Gundam. Salah satu ya animasi favorit
kalian juga mungkin. Ternyata pemiliknya
Namco juga dan penghasilan Dragon Ball
jauh di atas Gundam. Makanya gak heran
ya kalau seandainya Dragon Ball ini bisa
masuk ke dalam top 10 franchise IP
Jepang dan ini udah masuk dalam kategori
super franchise. Jadi bukan franchise
kaleng-kaleng, ini udah super franchise.
Dia itu berdiri sejajar sama Pokem Hello
Kitty, Deroemon, Gundam dan yang
lainnya. Begitu besarnya ya Dragon Ball
kita enggak nyangka ya. Kita kan tahunya
Mickey Mouse sama Donald Bebek. Tetapi
ternyata franchise Dragon Ball sendiri
memang bisa menghasilkan duit puluhan
triliun setiap tahun. Tetapi kalau
divaluasi nilai valuasi karakter Dragon
Ball ini setara dengan 384 triliun,
Guys. Dan ini menjadikan Dragon Ball
sebagai franchise terbesar sepanjang
sejarah Jepang, khususnya komik Jepang,
ya. Karena kalau Pokem kan bukan dari
komik, Pokemon itu langsung keluar dalam
bentuk film. Nah, Teman-teman bisa lihat
nih breakdown yang di Lir Kaca ini
menarik nih buat dipelajari bahwa sejak
pertama kali diciptakan di tahun 1984,
franchise Dragon Ball itu udah
menghasilkan total penghasilan Rp583
triliun. Dan ini luar biasa besar sih,
Teman-teman. Tahu enggak sih top 10
franchise di Jepang bawa duit berapa?
Yang pertama lu bisa lihat di layar kaca
ada Pokem. Pokem itu menghasilkan 15.500
triliun, Guys. Gila. Peringkat dua ada
Hello Kitty. Hello Kitty menghasilkan
triliun. Ketiga ada Unpanman. Unpanman
menghasilkan 1.000 triliun. Keempat, nah
ini dia ada Dragon Ball cuma sekitar 583
triliun. Kelima ada One Piece di 417
triliun. Lalu ada Gundam juga sama
sekitar R17 triliun. Lalu peringkat 7
ada Yu-Gi-Oh di 334 triliun. Peringkat 8
ada Sonen Jam itu sekitar R00 triliun.
Lalu peringkat 9 ada detective Konan
sekitar 167 triliun. Dan yang ke-10 ada
Doraemon di R50 triliun. Nah,
Teman-teman bayangkan ya, industri ini
ternyata bukan industri kaleng-kaleng.
Karena kalau di tootal penghasilan dari
barang-barang animasi, komik, mangganya
si Jepang ini ternyata bisa bawa duit
6.200
triliun untuk ekonomi Jepang. Jadi, lu
enggak bisa anggap remeh ya. Ternyata
bisnis gambar-gambar kartun ini bawa
duit ribuan triliun, Guys. Makanya
jangan kaget kalau Arab Saudi aja sampai
ngences pengen jadi negara pertama yang
memiliki wahana Dragon Ball di planet
bumi ini. Jepang aja enggak punya.
Jepang punyanya Tokyo Disneyland sama
Tokyo Disney Sea. Mereka enggak punya
wahana Dragon Ball, Guys. Sekarang
cita-cita kalian terwujud. Lu udah bisa
lihat planet Namek di Arab Saudi, Guys.
Di kota Kidia. Kalau orang Indonesia kan
hiphobinya nonton. Kita jadi konsumen
aja. Mau pergi liburan ke Singapura buat
ke Universal Studio. Mau pergi ke
Disneyland harus pergi ke Hongkong atau
ke Jepang. Ya, kita kan bangsa budak ya.
Kita diperbudak lah sama mereka.
Sekarang kamu dapat kesempatan lebih
untuk jadi budaknya Arab Saudi. Kalau lu
pengin liburan lihat Dragon Ball bisa
pergi ke Arab Saudi, bawa duit lu ke
sana. Perkayalah rakyat di Arab Saudi
itu. Karena Indonesia sampai detik ini
hobinya memperkaya negara lain. Nah,
hebatnya sih Arab Saudi nih ya. Mereka
yakin nih kalau taman hiburan Dragon
Ball ini bisa menarik lebih banyak
wisatawan asing ketimbang Disneyland.
Karena Disneyland sudah saturated.
Disneyland ada banyak. Di Amerika aja
ada puluhan Disneyland, bukan cuma di
Florida. Di Asia ada di Jepang sama di
Hongkong. Nah, Teman-teman jangan
khawatir kalau lu pengin Disneyland dan
supaya lebih murah lagi, sekarang
Thailand, Vietnam sama Singapura lagi
kontes. Mereka lagi biding untuk
mendapatkan Disneyland. Mereka pengin
bangun Disneyland yang pertama di Asia
Tenggara supaya bisa men-download duit
rakyat Indonesia. Nah, strateginya Arab
Saudi ini pintar. Sekarang mereka mau
download duit orang-orang yang lebih
berumur. Karena kalau anak-anak kecil ya
tahulah Mickey Mouse nol bebek. Tapi
orang yang udah lebih berumur lu
generasi milenial khususnya pasti
tahunya Dragon Ball. Dan itulah yang mau
dicapture sama Arab Saudi. Jadi lu bukan
ke sana cuma wisata religi. Lu nanti
bisa ke sana sekaligus jalan-jalan ke
planet Namek. Dan kalau semua rencana
ini berjalan lancar tentunya sudah
tahulah ya Arab Saudi makin kaya raya.
Dan tentunya ya Bandai Namco sebagai
pemegang saham dan pemilik lisensi.
Dragon Ball udah pasti tambah cuan. Dan
lu lihat hari ini ya, sahamnya Bandai
Namco itu udah naik lebih dari 36% dalam
5 tahun terakhir itu makin melonjak
tinggi. Kenapa? Ya simpel aja kayak Walt
Disney. Makin banyak Disneyland yang
bangun di mana-mana udah pasti makin
kaya si Disney itu sendiri. Dan ini
menarik, Guys. Yang namanya dunia
entertainment ini gua suka banget. Nah,
teman-teman kan tahulah selain Bandai
Namco juga Jepang itu terkenal dengan IP
salah satunya Nintendo. Ini adalah salah
satu alasan juga kenapa Berkshire Hway
itu ngotot pengin invest di Jepang.
Nintendo sendiri ya harga sahamnya udah
naik lebih dari 100% dalam 5 tahun
terakhir. Makanya Bandai Namco kalau
mereka pengin jadi penguasa dunia
entertainment, suka enggak suka, mau
enggak mau mereka harus diversifikasi
buka bisnis yang lebih variatif lagi,
lebih banyak lagi, khususnya masuk ke
bisnis Tempark. Dan ini udah agak telat
sebetulnya soalnya di sini aja udah
mulai duluan. Dulu memang cuma bikin
komik, lama-lama jadi bikin film,
lama-lama punya park. Jepang agak lelet
di sini. Nah, semoga dengan adanya
bantuan dari Arab Saudi, kolaborasi Arab
Saudi dengan Jepang, mereka bisa
mewujudkan taman rekreasi yang lebih
hebat lagi dibandingkan Disneyland
sehingga harga sahamnya Banda Menko bisa
jadi naik tinggi. Ini sekali lagi bukan
rekomendasi jual beli saham ya, No.
Tetapi di sini gua mau sharing dan
kenapa penting ya video ini buat
diketahui oleh seluruh pejabat yang ada
di Indonesia, semua stakeholders. Kita
harus ambil ilmu nih dari video Bix ini.
Lu harus share sebanyak-banyaknya supaya
lu tahu bahwa untuk membangun
perekonomian suatu negara, lu enggak
bisa lagi cuma mengandalkan oh jual
sawit, oh jual batu bara. Enggak. Lu
udah harus berpikir kreatif seperti
Bandainamco, seperti Arab Saudi, seperti
Singapura, seperti Disneyland yang
mereka sudah memikirkan industri
kreatif. Dan lu sebagai rakyat Indonesia
harusnya berpikir lebih kritis lagi.
Kenapa Arab Saudi ngambilnya Dragon
Ball? Kenapa enggak ngambilnya badut
Dufan? Kenapa Arab Saudi sempat
mempertimbangkan Disneyland? Kenapa dia
gak terpikir buat ambil franchise dunia
fantasi yang ada di Ancol? Ya, jadi dari
sini LS udah punya pemikiran bahwa
jangan-jangan ada yang salah nih dengan
badut-badut kita yang ada di Dufan.
Karena kalau kita bandingkan ya Dufan
dengan Disneyland dengan Mickey Mouse
atau dengan Dragon Ball perbedaannya ya
seperti bumi dan langit guys. Makanya lu
jangan heran ya kalau seandainya
Nintendo aja dalam 5 tahun bisa naik
100% sahamnya. pembangunan Jaya Ancol ni
tempatnya si Dufan bersarang itu harga
sahamnya dalam 5 tahun cuma naik 1,6%
guys. Lucu. Dan kalau lihat valuasi
sahamnya, valuasinya Dufan itu cuman
setara 1 triliun jauh di bawah Nintendo
yang bisa valuasinya sampai 16 triliun
atau Bandai Namco yang valuasinya 2,8
triliun. Ya, gua yakin ini bakal naik
lebih tinggi lagi nih valuasinya si
Namco ini. Begitu jadi project Dragon
Ball Land itu sih, Guys. Nah, anyway
menurut kalian gimana nih, Guys? Kenapa
ya Indonesia kok enggak bisa punya IP
yang mendunia ya yang bisa men-download
duit triliunan dari negara lain? Apakah
karena kurang support dari negaranya?
Enggak ada yang tahu. Atau mungkin lu
punya masukan seperti apa supaya kita
bisa punya IP powerhouse, super
franchise seperti Dragon Ball Hello
Kitty dan lain sebagainya. Indonesia
sebetulnya masih ada harapan enggak sih,
Guys, supaya bisa cuan dari bisnis haki,
bukan cuma cuan dari bisnis sawit dan
batu bara. Gimana nih? Karena sebetulnya
kalau lu gali lebih dalam lagi ya,
Indonesia punya IP-IP juga sih seperti
Wiro, Sableng, Mak Lampir, Gundala Putra
Petir, Gatot Kaca, Sri Asi, Si Buta dari
Gu hantu Hanoman, sampai Jaka Sembung
yang ke mana-mana bawa golok. Kok enggak
bisa ya, Guys, api-api lokal kita
berkuasa ya? Si buta ini gimana nih
kerjanya? Masa cuma jadi orang buta
doang main di goa-gua hantu? Apa enggak
bisa upgrade lah si buta dari goa hantu
melawan alien dari planet Neptunus gitu
misalkan? Jadi, IP kita bisa berkembang
terus. Menurut lu gimana sih? Kenapa?
Dan apa alasan yang menyebabkan IP kita
gagal berkembang sampai ke luar negeri?
Malaysia aja berhasil or Cicakman, Guys.
Lu bayangin ada superhero asli original
made in Malaysia namanya Cicakman Man.
Bisa berantem itu sama Spider-Man.
Faktanya memang ada Cicak Man itu di
Malaysia. Tapi Indonesia ada enggak sih
IP kita yang bisa go internasional
seperti Unpunman, Doraemon atau Mickey
Mouse? Coba dong share di sini pendapat
kalian gimana sih, Guys? Apa sih
sebetulnya yang menjadi hambatan ya IP
di Indonesia dan gimana caranya supaya
IP Indonesia bisa mendunia? Supaya kita
bisa juga ikut cuan nih. Karena gua
pengin banget Dufan itu buka cabang di
mana-mana. Gua pengin banget badut Dufan
itu ada film yang ditonton sama rakyat
Meksiko, rakyat Mongolia, rakyat
Kazakhstan supaya kita tambah semangat
nih sebagai rakyat Indonesia. Setuju
enggak sih lu kalau Indonesia punya
karakter api yang bisa mendunia dan kita
harus full support di situ? Share dong
segera pendapat kalian di kolom komentar
di bawah ini. Kenapa IP Indonesia gagal
maju dan gimana caranya supaya IP kita
bisa lebih maju lagi mengalahkan IP-IP
Jepang dan Amerika Serikat nih, Guys.
Kalau enggak kita dijajah terus nih, lu
bayangkan aja ya. Sedih banget gua
lihatnya. Udah lu beli motor, beli
mobil, lu dijajah sama Jepang. Udah lu
beli minyak, lu dijajah sama Jepang.
Udah lu ngerokok, rokok lu juga punya
perusahaan Jepang. Lu mau mati aja, lu
numpang sama orang Jepang. Lu bayangin
sekarang anak Indonesia mau berimajinasi
aja harus ngemiss sama Jepang. harus
nunggu Jepang bikin apa. Tolong beri
kami khayalan, tolong beri kami fantasi,
imajinasi. Lu bayangkan anak Indonesia
udah dijajah sedemikian parahnya sama
orang Jepang ini, Guys. Masa kita enggak
bisa berkuasa di negara sendiri sih? Kok
bisa-bisanya ya kita numpang sama
imajinasi negara lain. Lu pernah
berpikir enggak sih bahwa itu adalah
salah satu bentuk penjajahan terhadap
pola pikir anak Indonesia? Bisa-bisanya
udah lu ngerokok aja harus beli sama
orang Jepang, lu enggak sadar ya, lu mau
jalan-jalan, mobil, motor, lu harus
ngemis sama orang Jepang. Eh, sekarang
masalah imajinasi aja, lu harus ngemis
sama Jepang. Tragis enggak sih negara
ini? Oke, guys. Ditunggu tanggapan
kalian seperti apa. Semoga video ini
bermanfaat dan yang paling penting
segera like and subscribe channel Benix.
Share videonya sebanyak mungkin. Salam
sehat. Salam cuan. Bye bye.
[musik]