Transcript
7OXOK5JDn3s • MIRIS!! Baru Sehari Diresmikan, Pabrik VINFAST di DEMO WARGA!! 6,3 T TERANCAM MUSNAH??
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0530_7OXOK5JDn3s.txt
Kind: captions Language: id Guys, ngeri banget ini, Guys. Ini betul-betul berita yang sangat-sangat mencekam, bahkan menjijikan, Guys. Gua kesel banget lihatnya. Lu tahu ya berita tentang FinFas ya, pabrik mobil asal Vietnam yang kemarin kita sudah bilang, "Wah, mereka mau investasi di Indonesia, mereka mau buka pabrik, mereka mau membuka lapangan kerja. 15.000 karyawan bakal diciptakan di Subang. Dan lu tahu apa yang terjadi? Apa yang dikasih sama negara ini buat Finvas?" demo. Gila banget lu tahu Warlock di sana, warga lokal tahu FinFest mau peresmian, tahu mereka mau grand opening. Apa yang terjadi? Satu hari setelahnya langsung didemo sama warga. Luar biasa Indonesia ini gilanya enggak ketolongan. Gila banget. Gila banget, Guys. Lu bisa bayangkan ya, investasi triliunan rupiah bisa hilang terancam batal. Memang susah nih kelola negara yang isinya enggak ada otak semua kayak begini. Udah bagus, ada orang mau percaya taruh duit di Indonesia. Udah bagus, ada orang mau bisnis. Udah bagus, ada orang mau membuka puluhan ribu tenaga kerja. Bukannya dilindungi sama warganya, malah didemo sama warganya sendiri. Gila betul. Gila betul. Padahal Benix sudah dari jauh-jauh hari loh, Indonesia harus bersiap nih karena Indonesia akan dapat begitu banyak investasi. Gua udah jauh-jauh hari meramalkan Indonesia bakal diuntungkan dari perang tarif ini. Indonesia diuntungkan atau dirugikan? Faktanya kalau ini jadi kenyataan, Indonesia akan makin banyak bisa menerima investor asing. Indonesia akan makin banyak pabrik-pabrik yang dibangun yang artinya akan makin banyak lagi lapangan kerja yang tercipta. Dan terbukti memang faktanya setelah video kita launching, Indonesia menang di perang tarif itu. Apa yang terjadi? Perusahaan Amerika sendiri Ford aja mau pindah. Dia aja mau bikin pabrik di Indonesia. Jadi, lu bayangkan pabrik mobil dari Amerika Serikat aja ngebet pengen buka pabrik di sini. Karena kita perang tarif nih, kita untung kita menang nih di perang tarif ini. Makanya jangan heran Ford aja pengen pindah, pengin buka pabrik di Indonesia apalagi mobil FinFas dari Vietnam. Makanya mereka juga nafsu mau buka pabrik di Indonesia. Bawa duit 3, seteng triliun, Guys. Enggak main-main loh ini FinFast. Nah, sayangnya ya Indonesia lagi-lagi gak mampu memanfaatkan kesempatan emas ini ya. Karena belum juga sebulan, Guys. Cuma dalam hitungan hari sejak diresmikan rencana bangun pabrik Finvest di Indonesia itu di Subang itu langsung didemo massa. Masa minta apa? Masyarakat di sana ternyata minta mereka di-hire. Mereka minta dikasih pekerjaan jadi karyawan. Bahkan mereka minta dikasih posisi-posisi jabatan penting. Wis hebat ini memang orang Indonesia ini canggih nih. Bahkan saking hebatnya ya memang rakyat Indonesia, lu lihat nih netizen-netizen Indonesia ini ada di Snapsot of History. Dia bilang apa? Tapi Bang tuh pabrik Finfest udah mulai didemo oleh masyarakat Subang mau minta lowongan kerja katanya dan minta posisi penting. Wah hebat nih. Sekalian aja minta jadi presiden. Ada lagi Haris Mal Sundawi. Subang Kotaku jadi tempat investasi besar pabrik Finvest dan BYD. Tapi baru kemarin FinFas diresmikan langsung didemo warga. Katanya rekrutmen tidak menampung warga lokal. Jangan sampai keberadaan pabrik mobil listrik BYD dan FinFast pribumi Subang hanya jadi penonton dan kalah oleh pendatang. Oke, guys. Nanti gua bakal bahas lebih jelas lagi soal ini. Banyak orang punya ketakutan-ketakutan yang tidak rasional termasuk mereka tuh. Karena mereka apa? Mereka kemakan berita-berita hoaks. Mereka itu diagitasi, diprovokasi buat demo. Dan ini sebetulnya bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia, Guys. Jadi Finfest lu bukan yang pertama loh kena cita rasa khas Indonesia ini. Pungli, palak, ormas. Sebetulnya dari jauh-jauh hari sebelum beroperasi pabriknya FinFest itu udah banyak pabrik mobil yang diganggu sama ormas. Ini ngeri banget. Bahkan mantan jenderal Tenny aja Muldoko itu sempat bilang loh di Subang itu yang digangguin itu ya ya selain Finvest ada juga BYD. Jadi ini bukan hal yang baru. Bahkan ya sebelum grand opening-nya si pabrik Finvest ini dulu tahu enggak CEO FinFest itu di awal tahun ini udah bilang dia udah sempat buka suara soal adanya pungli dari ormas-ormas di pabrik dia yang ada di Indonesia. Ngeri banget ya. Lu lihat layar kaca tuh itu udah dari bulan April 2025. Jadi Vietnam udah ketemu cita rasa khas Indonesia yaitu apa? Pemerasan, Guys. Kriminalisasi. Pungli. Gila memang ini gila banget ini. Indonesia enggak bakal bisa jadi negara maju, Guys. Mentalnya kayak begini semua nih. Dan sebetulnya ormas ini udah jadi masalah darurat loh di republik ini. Dan ini harus segera dibasmi karena kalau enggak Indonesia gagal jadi negara dengan pertumbuhan ekonomi 8%. Karena enggak ada tuh negara yang bisa GDP-nya naik 8%, ormas bertaburan, premanisme bertaburan. Enggak ada. Kita memang perlu pemberantasan ormas kalal, Guys. Wajib. Apalagi bukan cuman Finvest loh yang mau investasi triliunan di Indonesia. Bukan cuma Ford. masih ada pabrik-pabrik mobil lain yang pengin invest buka pabrik di Indonesia. Itu si Rosan Ruslani ya, Menteri Investasi dan Hilirisasi itu sudah bilang ada tujuh merek otomotif baru nih yang bakal masuk juga ke Indonesia dan mereka pasti akan pelotin apa yang terjadi dengan Vietnam, Finvest, apa yang terjadi dengan BYD. Si Rosan ini udah bilang di Indonesia udah ada antrian loh. Udah ada selain BYD ya, ada Citron, ada ion, ada Maxus, ada Gil, ada Finfest ya di sini. Dan juga yang paling gede nanti adalah Volkswagen, Guys. Artinya apa? Indonesia benar-benar udah berada di zona darurat nih. Kita kan butuh investasi, penerimaan pajak kita makin mengecil. Kita butuh yang namanya lapangan kerja baru, manufacturing. Bukan UMKM jualan cilok. Enggak. Nanti yang jualan cilok itu kliennya siapa? Konsumennya orang yang jualan nasi uduk. Yang jualan nasi uduk kliennya siapa? Orang yang jualan batagor enggak hidup ekonomi kita. Ujung-ujungnya apa? Pekerja sektor informal terus. Padahal yang bayar pajak orang yang kerja di pabrik. Benar itu dia pembayar pajak. Dan ini penting banget buat kita waspadai, Guys. Kenapa? Karena ya bukan cuma mobil-mobil tadi yang gua sebut. Bahkan salah satu pabrikan mobil besar di Jepang namanya Mazda itu pengin ekspansi pabrik. Dia mau investasi hampir seteng triliun tuh di Indonesia. Hati-hati kalau ini seandainya cancel, Indonesia harus siap kebanjiran pengangguran, Guys. Ngeri loh. Ini bom waktu yang besar loh. Ya, lu bayangin aja lah kalau satu pabrik aja bisa investasi 1 triliun. Bayangkan kalau ada 6 pabrik berarti 6 triliun lu yang bisa masuk ke Indonesia. Kan Indonesia butuh investasi dari asing ini. Dan ini bukan cuma soal duit triliunnya. Karena lu bayangkan kalau seandainya satu pabrik aja bisa serap 15.000 tenaga kerja, kalau ada 6 pabrik baru lagi, lu bisa kali sendiri 6* 15.000 itu setara R90.000 Ibu lapangan kerja baru ini baru di tingkat pabriknya. Lu harus bayangkan penciptaan lapangan kerja di downstream-nya. Karena ada multiplayer effect, Guys. Ketika terjadi pabrik-pabrik baru ngebuka 90.000 tenaga kerja baru, artinya apa? Mereka ada kebutuhan makanan, wartek-wartek hidup, catering hidup, kos-kosan hidup, kontrakan hidup, bengkel motor hidup, leasing buat karyawan-karyawan baru yang pengin beli handphone baru lah, beli motor baru lah, beli kulkas baru, itu semua jadi hidup. Dan negara sendiri sebetulnya diuntungkan dengan membasmi ormas. Kenapa? Begitu investasi masuk, pabrik-pabrik baru berdiri, negara itu dapat penghasilan loh. Mereka dapat pajak secara langsung nih. PPH badan, PPH karyawan, pajak ekspor impor, terus PPN dari rantai pasoknya. Ya kali si Finvest ini ketika jadi pabrik mobilnya, bannya dia impor dari Amerika Serikat. Gua rasa enggak. Dia pasti butuh supplier lokal, jok mobil lokal, kaca mobil dari perusahaan kaca lokal. Ini menciptakan multiplayer effect yang luar biasa besar di Indonesia. Dan buat daerah sendiri, ini penting buat lu mau turun. Masa gua lihat kepala daerah enggak ada yang turun sih ngebelain pabrik-pabrik ini yang udah mau taruh duit triliunan. Enggak mau mereka mungkin karena enggak dibayar kali ya, jadi mereka enggak mau belain investor asing. Padahal kalau dipikir daerah mereka juga diuntungkan. Kenapa? Kan daerah ada pendapatan dari pajak bumi dan bangunan, dari retribusi, dari pajak kendaraan bermotor. Ujung-ujungnya lu tambah cuan juga, lu bisa kawin lagi. L beneran deh. Tapi kalau lu biarin warga-warga lu kayak orang saraf nakut-nakutin orang, siap-siap aja daerah lu tambah miskin. Ujung-ujungnya apa? Bukannya rakyat tambah sejah, tapi premanisme terorisme makin meraja lela. Dan kalau kita biarkan ya ormas-ormas ini ya pabriknya aja belum jalan, udah diemo apa yang terjadi? Ya pendapatan negara dan pendapatan daerah udah lenyap nih bahkan sebelum lahir. Ngeri banget. Dan yang paling ngeri sih sebetulnya kalau lu lihat target jangka panjang, masalah soal pajak, PPH badan, PPH karyawan, ya itulah itu normal lah. Tapi paling ngeri apa, guys? Guys, tunggu dulu nih, Guys. Tunggu dulu, Guys. Ada berita yang sangat-sangat gawat. Lu tahu dunia sedang tidak baik-baik saja. Mulai dari perang di Yemen, di Selat Hormus, kabarnya mau ditutup. Iran lagi perang dengan Israel dan masih belum kelar loh perang yang antara Rusia dengan Ukraina. Wah, dunia tambah kacau nih. Dan bukan cuma itu doang loh, negara-negara juga sekarang berada dalam krisis. Inflasi tinggi di mana-mana. Kebijakan fiskal di Amerika Serikat makin enggak jelas. Negara Indonesia utangnya makin banyak, bukan makin berkurang. Dan harga minyak, bakal makin tinggi lagi, Guys. Ini bisa melemahkan posisi rupiah. Jadi, begitu banyak potensi krisis nih di dunia kita. Nah, sebagai investor yang cerdas, Guys, lu harus mengambil keputusan investasi yang tepat. Dan kalau lu bingung dengan apa yang terjadi di dunia ini, enggak usah khawatir. Karena kita ada komunitas khusus buat investor saham yang namanya Benix Investor Group. Karena di tengah perkara yang terjadi, kita bukannya tambah rugi, tapi malah cuan besar, Guys. Lu tahu kemarin kita baru bikin video komunitas sama Benix [musik] pergi ke perusahaan sawit yang ada di Belitung. Hari ini sahamnya udah naik 140%. Di awal tahun ini, komunitas Benix, Benix Investor Group udah datang lagi ke pelabuhan. Di sana kita ketemu perusahaan emiten parkiran berhubungan dengan mobil listrik. Hari ini mungkin sahamnya udah di atas 50% dan kita juga melihat ada begitu banyak loh perusahaan di Indonesia yang bisa kasih kita cuan lebih tinggi lagi. So, teman-teman tunggu apaagi nih? Di tengah era yang penuh ketidakpastian dibanding duit lu habis kena inflasi, lebih baik lu jadi investor saham. Dan kalau lu bingung dengan dunia saham, jangan ke mana-mana. langsung aja daftar di komunitas saham Benix Investor Group. Karena kalau lu punya komunitas saham, lu punya teman diskusi. Kita di sini banyak sharing tentang perusahaan-perusahaan yang bagus, pilihan investasi yang ada di Indonesia. Apalagi teman-teman di sini juga bisa dapat fasilitas loh akses ke direktur-direktur perusahaan emiten yang ada di IASG. Kita juga datang loh ke lokasinya. Jadi teman-teman enggak beli kucing dalam karung karena teman-teman bisa datang site visit langsung lihat lokasi usahanya. So, tunggu apaagi, Guys? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di Benix Investor Group di www.benix.id atau di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Dan lu harus segera daftar harga naik dari Rp40 juta ke Rp50 juta per tahun. Rp50 juta per tahun itu cuman setara R jutaan lah per bulannya. So, tunggu apaagi, Guys. Sampai ketemu di komunitas saham BENX. Dan yang paling ngeri sih sebetulnya kalau lu lihat target jangka panjang, masalah soal pajak, PPH badan, PPH karyawan, ya itulah itu normal lah. Tapi paling ngeri apa? masa depan bangsa, Guys. Teman-teman tahu kalau perusahaan-perusahaan besar ini Mazda enggak jadi masuk, Finest enggak jadi masuk, BYD enggak jadi masuk, mereka semua ketakutan. Ford takut masuk Indonesia. Apa yang terjadi? Indonesia bisa kehilangan transfer teknologi dan skill. Kenapa? Karena ketika pabrik asing itu biasanya masuk ke Indonesia, mereka itu bawa standar produksi global. Iya dong. Gaya Jepang dia pakai gaya kalau dia dari Amerika, dia pakai gaya Amerika. Kalau dia pakai dari Cina, dia pakai gaya produksi Cina. Kalau dari Jerman, Volkswagen, dia pakai gaya Jerman. ini dia bawa standar produksi global dan artinya bisa naik level nih kualitas labor kita, pegawai kita, karyawan kita yang kerja di sana. Dan kita juga bakal dapat teknologi baru. Oh begini toh cara pakai tangan robotik yang baru. Oh begini toh sistem wiringnya. Oh begini toh sistem IC-nya dan lain sebagainya. Kita juga bakal belajar yang namanya sistem manajemen modern. Jadi bukan cuma ngerti lu orang-orang cara manajemen wartek. Enggak. Lu ngerti gimana caranya jadi manajer HRD yang baik, gimana caranya jadi manajer supply chain yang baik. gimana caranya jadi manajer logistik yang baik di perusahaan-perusahaan itu. Ujung-ujungnya apa? Akan ada upskilling, pelatihan tenaga lokal. Artinya kita naik kelas nih, sumber daya manusia di Indonesia. Dan ini jauh lebih penting sebetulnya buat negara kita. Karena kita jujur aja nih kualitas SDM kita itu dibawa normal, Guys. Jujur gua sering keliling Indonesia gua tanya anak-anak kita lulusan SMK bahkan lulusan S1 gua tanya 8 * 8 berapa? Enggak bisa jawab. Banyak, Guys. 8 * 8. Anak kuliahan enggak bisa jawab. Anak SMA enggak bisa jawab. Itu kualitas SDM kita. Gila, gimana disuruh ngerjain mobil? Meledak kali di tempat. Dan ini sangat bahaya. Kenapa? Kalau seandainya batal mereka investasi, lu tahu artinya tenaga kerja Indonesia akan tetap menjadi tenaga kerja low skill. Low skill artinya low salary. Gajinya juga kecil. Iyalah, karena kerjaannya low skill. Enggak ada skill kerjaannya. Lu enggak pakai otak, lu bego. Lu enggak ngerti apa-apa. Lu kalah kualitas SDM kita dengan di Vietnam, dengan di Thailand, dengan di Cina, ujung-ujungnya apa? Industri lokal enggak bakal naik kelas. Kalau tetap kita SDM kita low skill, industri kita juga low class, enggak bisa naik kelas, low value, goods and services yang dihasilkan, apa yang terjadi? Negara akan semakin tertinggal dari kompetitor. Ingat ya, persaingan sekarang akan semakin brutal. Genj-Genji di luar sana, lu harus siap. Kalau negara kita semakin banyak pembiaran terhadap ormas-ormas ini, mismanajemen ini, lu bakal jadi pengangguran. Gua garansi lu, garansi. Lu bakal jadi stok pengangguran terbesar sepanjang sejarah republik ini. Dan inilah yang namanya kerugian jangka panjang. Bukan rugi 1 du tahun, that's ok. Tapi ini udah kerugian mentalitas, mindset jangka panjang. Indonesia akan menjadi negara terbelakang gagal naik kelas, gagal naik level. karena sumber daya manusianya hidup di goa terus-menerus dan ini darurat berang kali bilang ini masalah darurat ini yang namanya masalah suprastruktur masalah manusia masalah yang seharusnya bisa dikendalik diajarin sama pemerintah dan ini adalah ancaman bagi masa depan bangsa kita makanya gua sangat setuju ya ketika si gubernur Dedi Mulyadi nih gubernur Aing nih dia bilang apa pemerintah harus segera bentuk satgas anti premanisme. Betul. Setuju gua. Kalau enggak kita habis ini kayak begini terus enggak ada manajemennya, enggak ada nih yang incharge nih. Enggak ada yang punya kuasa di sini buat mengarahkan kita ke arah yang benar. Enggak ada nyali, kalah sama ormas. Gila. Dan sayang banget sih ide brilian gubernur Aing itu ternyata berakhir dengan dia minta maaf karena dia jadi didemo sama ormas-ormas. Gila, lu bayangin selevel gubernur aja kalah sama ormas. Ngeri ya. Makanya penting loh buat teman-teman itu lu harus mendukung tuntutan Benix. Bubarkan ormas pemecah belah bangsa. Tuntutan Benix itu simpel loh cuman ada delan. Yang nomor enam apa? Bubarkan ormas. Wajib itu kita lakukan. Tidak boleh ada negara di dalam negara. Ya kali kita punya TNI, kita punya polisi, kalah sama ormas. Enggak setuju gua. Kita kan sudah memberikan mandat nih rakyat nih bahwa mereka harusnya melindungi kita, bukan ormas-ormas ini. So, teman-teman lu makanya harus segera isi link di bawah ini. Dukung petisi Benix 8 tuntutan Benix ini di Change ORG supaya pemerintah dengar kalau kita mau GDP naik 8% mau enggak mau ini harus dilakukan nih delan tuntunan BIK simpel cuma delan enggak pakai ribet. Udah ormas-ormas ini kirim ke Papua kerjain food estate. Selesai negara kita tambah, ekonomi kita pasti tambah sejahtera. Nah, buat teman-teman di s luar sana yang masih banyak kemakan hoaks, kemakan provokasi buat bikin demo-demo kerusuhan segala macam, apalagi yang ada yang bilang gini, "Nanti karyawannya dari luar semua tuh, karyawannya dari Vietnam semua tuh, lu goblok." Coba deh lu pikir ya, namanya orang invest kan pengin cuan, lu bawa duit triliunan ke Indonesia buka pabrik, lu penginnya rugi atau cuan? Lu kan penginnya cuan, lu penginnya profit. Kalau lu penginnya profit, artinya lu pindah ke Indonesia biar biaya lu naik atau lebih senang biayanya turun? Pasti biayanya turun dong. Dengan logika itu gua kasih tahu sama lu ya, UMR di Subang itu cuma Rp3,5 juta. Kalau lu pindahin orang dari Vietnam suruh kerja ke Indonesia di pabriknya mereka sendiri, menurut lu biayanya jadi lebih murah apa jadi lebih mahal? Lu harus beliin tiket pesawat mereka karena mereka orang Vietnam. Lu harus sediain mes-nya, perumahannya. Lu harus gaji dia lebih gede. Iya dong. Karena lu pindahin orang dari negara asalnya, UMR-nya jadi naik berkali-kali lipat. Enggak worthed buat pindahin orang Vietnam buat kerja cuma jadi buruh low skill di Indonesia. Enggak worth it. Justru mereka bangun pabrik di Indonesia supaya bisa menikmati tenaga kerja murah. UMR-nya R,5 juta. Itu logikanya lu pakai. Artinya kalau lu lihat ada orang buka pabrik di Jawa Tengah atau di Jawa Barat, tujuan mereka apa? Ya biar bisa hire orang lokal. Tenaga kerja biayanya lebih murah. Kalau biaya tenaga kerjanya lebih mahal ya goblok. Lu tahu Ford kalau buka pabrik mobil di Chik berapa dia harus kasih gaji? Rp50 juta. Terus pindah ke Indonesia orang demo nanti dia bawa orang dari Amerika. Ya lu goblok. Kalau dia bawa orang dari Amerika gajinya Rp50 juta. Bangkrut. Makanya dia buka pabrik di Indonesia supaya gajinya cuman R juta, cuman R3 juta. Jadi artinya apa? Ujung-ujungnya apa? Pasti lebih banyak dia pakai tenaga lokal karena dia tidak goblok. mereka pengin untung. Jadi, lu jadi warga lokal juga rental otak lah kadang-kadang ya biar lu agak logis juga ya. Enggak mungkin kali mereka itu pakai orang dari luar semua. Enggak mungkin biaya mahal, biaya tinggi lah. Dan teman-teman harus pikirkan multiplayer effect-nya. Kenapa multiplayer effect ini penting? Karena artinya yang dapat cuan itu bukan cuma karyawan pabrik, tetapi semua peri kehidupan manusia di sana. pasar basah, tukang sayur, tukang jagalayam, tukang wartek, sampai ke mau gua bilang pengusaha kos-kosan, bahkan bisnis curan juga bakal booming di situ. Kenapa? Karena tiba-tiba ada gelontoran duit, peredaran duit triliunan setiap bulan. Dari mana ya? Orang-orang ini kan digaji, mereka akan ciptakan multiplayer effect itu sendiri. Perekonomian di Subang bakal meledak pasti. Ujung-ujungnya warga lokal sendiri juga yang happy. Nilai tanah lu bakal naik terus, dagangan lu juga laku terus. Tapi bayangin kalau lu malah sibuk nakut-nakutin mereka, lu sibuk neror mereka sampai lu bakar-bakar kerusuhan di mana-mana. Yang rugi lu sendiri. Maka lu jangan mudah ditipu sama provokator asing. Bahkan gua pernah datang ya ke sebuah wilayah di Kalimantan, di Maluku. Wah, orang udah invest di situ triliunan buka pabrik. Datang nih orang dari luar buka NGO, bikin kerusuhan, bikin demo, dibakar pabriknya. Apa yang terjadi? Kabur investornya. Sekarang apa yang terjadi? 90% rakyat di situ nganggur. Mampus kau. Lu mau jadi begitu? Bodoh lu udah bagus ada yang mau invest di tempatnya. Bukannya lu dukung, bukannya lu jaga. Kalau gua jadi warga di sana, gua kasih karpet merah bahkan apa yang bisa kita bantuin supaya bisnis Bapak bisa lancar di sini. Karena kita butuh lapangan kerja ini. Lu bayangkan ada daerah di Jerman yang sebegitu penginnya ada pabrik. Mereka sampai pergi ke Amerika presentasi ke Tesla. Dia bilang sama Elon Mask, "Please, Elon Mask jangan bikin pabrik di Prancis ya. Tolong bikin pabrik Tesla di Jerman." Lu bayangkan itu mindset kepala daerah yang benar. mau membawa investor, mau mengembangkan daerah, mau mensejahterakan warganya, bukan malah memprovokasi warganya sendiri suruh demo orang-orang itu karena mungkin enggak kebagian jatah ya. Ya, kacau ini negara kalau begini semua. Jadi sebetulnya yang memanage negara ini siapa? Kita punya pemimpin enggak sih di negara ini kalau premanisme ini terus-menerus terjadi? Kecewa gua. Betul-betul kecewa sih gua. Karena kita sangat butuh duit dari mereka. Kita sangat butuh investasi asing. Kita sangat butuh transfer teknologi. Kita sangat butuh naik level dari negara yang bisanya macul-macul tanah, ekspor sumber daya alam. Sekarang kita harus bisa dong ekspor teknologi tinggi, mobil listrik, mobil cerdas. Bisa dong ke sana dong, naik level dong. Masa keahliannya apa di CV? Bakar ban. Keahliannya apa? Nutup jalan. Karyannya apa? Gelar spanduk. Aduh, susah lu. Nah, teman-teman gimana? Lu setuju enggak sih kalau ormas-ormas ini di Indonesia sudah sangat meresahkan dan harus segera diberantas? Tapi jadi pertanyaannya sebetulnya pemerintah sanggup enggak sih menindak tegas mereka dan bahkan membasmi ormas-ormas ini? Kalau Soeharto punya nyali loh, dia bikin Petrus, dia bikin Markus, dia bikin Matius tuh mati misterius di tengah jalan tiba-tiba jadi pupuk. Punya nyali loh, Soeharto. Tapi sekarang kan era dikit-dikit ada NGO, hak asasi manusia, dikit-dikit dana asing, bikin demo-demo palsu, kerusuhan-kerusuhan. Pertanyaannya gini, solusi apa jadinya yang paling tepat di era sekarang ini? ya buat pemerintah bisa membasmi ormas nih. Coba dong segera komen buat teman-teman sekalian di sini. Solusi kalian seperti apa ya supaya-ormas yang meresahkan ini bisa segera kita berantas? Karena kalau enggak ya kita bisa terancam kehilangan duit investasi yang nilainya bisa sampai ribuan triliun dan negara kita bisa bisa gagal menjadi negara maju. Ya, gara-gara apa? Karena masih banyak ormas-ormas yang meresahkan ini, Guys. So, segera sharing pandangan kalian, komentar kalian, gimana caranya kita bisa berantas ya ormas-ormas ini? Sebaiknya apa sih yang harus kita lakukan? Negara ini harus lakukan apa? Tolong segera tulis pandangan kalian di kolom komentar yang di bawah ini. Dan share video ini sebanyak-banyaknya. Dan jangan lupa subscribe channel Bik sekarang juga. Ditunggu komentar kalian. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]