Transcript
7OXOK5JDn3s • MIRIS!! Baru Sehari Diresmikan, Pabrik VINFAST di DEMO WARGA!! 6,3 T TERANCAM MUSNAH??
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0530_7OXOK5JDn3s.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget ini, Guys. Ini
betul-betul berita yang sangat-sangat
mencekam, bahkan menjijikan, Guys. Gua
kesel banget lihatnya. Lu tahu ya berita
tentang FinFas ya, pabrik mobil asal
Vietnam yang kemarin kita sudah bilang,
"Wah, mereka mau investasi di Indonesia,
mereka mau buka pabrik, mereka mau
membuka lapangan kerja. 15.000 karyawan
bakal diciptakan di Subang. Dan lu tahu
apa yang terjadi? Apa yang dikasih sama
negara ini buat Finvas?" demo. Gila
banget lu tahu Warlock di sana, warga
lokal tahu FinFest mau peresmian, tahu
mereka mau grand opening. Apa yang
terjadi? Satu hari setelahnya langsung
didemo sama warga. Luar biasa Indonesia
ini gilanya enggak ketolongan. Gila
banget. Gila banget, Guys. Lu bisa
bayangkan ya, investasi triliunan rupiah
bisa hilang terancam batal. Memang susah
nih kelola negara yang isinya enggak ada
otak semua kayak begini. Udah bagus, ada
orang mau percaya taruh duit di
Indonesia. Udah bagus, ada orang mau
bisnis. Udah bagus, ada orang mau
membuka puluhan ribu tenaga kerja.
Bukannya dilindungi sama warganya, malah
didemo sama warganya sendiri. Gila
betul. Gila betul. Padahal Benix sudah
dari jauh-jauh hari loh, Indonesia harus
bersiap nih karena Indonesia akan dapat
begitu banyak investasi. Gua udah
jauh-jauh hari meramalkan Indonesia
bakal diuntungkan dari perang tarif ini.
Indonesia diuntungkan atau dirugikan?
Faktanya kalau ini jadi kenyataan,
Indonesia akan makin banyak bisa
menerima investor asing. Indonesia akan
makin banyak pabrik-pabrik yang dibangun
yang artinya akan makin banyak lagi
lapangan kerja yang tercipta.
Dan terbukti memang faktanya setelah
video kita launching, Indonesia menang
di perang tarif itu. Apa yang terjadi?
Perusahaan Amerika sendiri Ford aja mau
pindah. Dia aja mau bikin pabrik di
Indonesia. Jadi, lu bayangkan pabrik
mobil dari Amerika Serikat aja ngebet
pengen buka pabrik di sini. Karena kita
perang tarif nih, kita untung kita
menang nih di perang tarif ini. Makanya
jangan heran Ford aja pengen pindah,
pengin buka pabrik di Indonesia apalagi
mobil FinFas dari Vietnam. Makanya
mereka juga nafsu mau buka pabrik di
Indonesia. Bawa duit 3, seteng triliun,
Guys. Enggak main-main loh ini FinFast.
Nah, sayangnya ya Indonesia lagi-lagi
gak mampu memanfaatkan kesempatan emas
ini ya. Karena belum juga sebulan, Guys.
Cuma dalam hitungan hari sejak
diresmikan rencana bangun pabrik Finvest
di Indonesia itu di Subang itu langsung
didemo massa. Masa minta apa? Masyarakat
di sana ternyata minta mereka di-hire.
Mereka minta dikasih pekerjaan jadi
karyawan. Bahkan mereka minta dikasih
posisi-posisi jabatan penting. Wis hebat
ini memang orang Indonesia ini canggih
nih. Bahkan saking hebatnya ya memang
rakyat Indonesia, lu lihat nih
netizen-netizen Indonesia ini ada di
Snapsot of History. Dia bilang apa? Tapi
Bang tuh pabrik Finfest udah mulai
didemo oleh masyarakat Subang mau minta
lowongan kerja katanya dan minta posisi
penting. Wah hebat nih. Sekalian aja
minta jadi presiden. Ada lagi Haris Mal
Sundawi. Subang Kotaku jadi tempat
investasi besar pabrik Finvest dan BYD.
Tapi baru kemarin FinFas diresmikan
langsung didemo warga. Katanya rekrutmen
tidak menampung warga lokal. Jangan
sampai keberadaan pabrik mobil listrik
BYD dan FinFast pribumi Subang hanya
jadi penonton dan kalah oleh pendatang.
Oke, guys. Nanti gua bakal bahas lebih
jelas lagi soal ini. Banyak orang punya
ketakutan-ketakutan yang tidak rasional
termasuk mereka tuh. Karena mereka apa?
Mereka kemakan berita-berita hoaks.
Mereka itu diagitasi, diprovokasi buat
demo. Dan ini sebetulnya bukan pertama
kalinya terjadi di Indonesia, Guys. Jadi
Finfest lu bukan yang pertama loh kena
cita rasa khas Indonesia ini. Pungli,
palak, ormas. Sebetulnya dari jauh-jauh
hari sebelum beroperasi pabriknya
FinFest itu udah banyak pabrik mobil
yang diganggu sama ormas. Ini ngeri
banget. Bahkan mantan jenderal Tenny aja
Muldoko itu sempat bilang loh di Subang
itu yang digangguin itu ya ya selain
Finvest ada juga BYD. Jadi ini bukan hal
yang baru. Bahkan ya sebelum grand
opening-nya si pabrik Finvest ini dulu
tahu enggak CEO FinFest itu di awal
tahun ini udah bilang dia udah sempat
buka suara soal adanya pungli dari
ormas-ormas di pabrik dia yang ada di
Indonesia. Ngeri banget ya. Lu lihat
layar kaca tuh itu udah dari bulan April
2025. Jadi Vietnam udah ketemu cita rasa
khas Indonesia yaitu apa? Pemerasan,
Guys. Kriminalisasi. Pungli. Gila memang
ini gila banget ini. Indonesia enggak
bakal bisa jadi negara maju, Guys.
Mentalnya kayak begini semua nih. Dan
sebetulnya ormas ini udah jadi masalah
darurat loh di republik ini. Dan ini
harus segera dibasmi karena kalau enggak
Indonesia gagal jadi negara dengan
pertumbuhan ekonomi 8%. Karena enggak
ada tuh negara yang bisa GDP-nya naik
8%, ormas bertaburan, premanisme
bertaburan. Enggak ada. Kita memang
perlu pemberantasan ormas kalal, Guys.
Wajib. Apalagi bukan cuman Finvest loh
yang mau investasi triliunan di
Indonesia. Bukan cuma Ford. masih ada
pabrik-pabrik mobil lain yang pengin
invest buka pabrik di Indonesia. Itu si
Rosan Ruslani ya, Menteri Investasi dan
Hilirisasi itu sudah bilang ada tujuh
merek otomotif baru nih yang bakal masuk
juga ke Indonesia dan mereka pasti akan
pelotin apa yang terjadi dengan Vietnam,
Finvest, apa yang terjadi dengan BYD. Si
Rosan ini udah bilang di Indonesia udah
ada antrian loh. Udah ada selain BYD ya,
ada Citron, ada ion, ada Maxus, ada Gil,
ada Finfest ya di sini. Dan juga yang
paling gede nanti adalah Volkswagen,
Guys. Artinya apa? Indonesia benar-benar
udah berada di zona darurat nih. Kita
kan butuh investasi, penerimaan pajak
kita makin mengecil. Kita butuh yang
namanya lapangan kerja baru,
manufacturing. Bukan UMKM jualan cilok.
Enggak. Nanti yang jualan cilok itu
kliennya siapa? Konsumennya orang yang
jualan nasi uduk. Yang jualan nasi uduk
kliennya siapa? Orang yang jualan
batagor enggak hidup ekonomi kita.
Ujung-ujungnya apa? Pekerja sektor
informal terus. Padahal yang bayar pajak
orang yang kerja di pabrik. Benar itu
dia pembayar pajak. Dan ini penting
banget buat kita waspadai, Guys. Kenapa?
Karena ya bukan cuma mobil-mobil tadi
yang gua sebut. Bahkan salah satu
pabrikan mobil besar di Jepang namanya
Mazda itu pengin ekspansi pabrik. Dia
mau investasi hampir seteng triliun tuh
di Indonesia. Hati-hati kalau ini
seandainya cancel, Indonesia harus siap
kebanjiran pengangguran, Guys. Ngeri
loh. Ini bom waktu yang besar loh. Ya,
lu bayangin aja lah kalau satu pabrik
aja bisa investasi 1 triliun. Bayangkan
kalau ada 6 pabrik berarti 6 triliun lu
yang bisa masuk ke Indonesia. Kan
Indonesia butuh investasi dari asing
ini. Dan ini bukan cuma soal duit
triliunnya. Karena lu bayangkan kalau
seandainya satu pabrik aja bisa serap
15.000 tenaga kerja, kalau ada 6 pabrik
baru lagi, lu bisa kali sendiri 6*
15.000 itu setara R90.000 Ibu lapangan
kerja baru ini baru di tingkat
pabriknya. Lu harus bayangkan penciptaan
lapangan kerja di downstream-nya. Karena
ada multiplayer effect, Guys. Ketika
terjadi pabrik-pabrik baru ngebuka
90.000 tenaga kerja baru, artinya apa?
Mereka ada kebutuhan makanan,
wartek-wartek hidup, catering hidup,
kos-kosan hidup, kontrakan hidup,
bengkel motor hidup, leasing buat
karyawan-karyawan baru yang pengin beli
handphone baru lah, beli motor baru lah,
beli kulkas baru, itu semua jadi hidup.
Dan negara sendiri sebetulnya
diuntungkan dengan membasmi ormas.
Kenapa? Begitu investasi masuk,
pabrik-pabrik baru berdiri, negara itu
dapat penghasilan loh. Mereka dapat
pajak secara langsung nih. PPH badan,
PPH karyawan, pajak ekspor impor, terus
PPN dari rantai pasoknya. Ya kali si
Finvest ini ketika jadi pabrik mobilnya,
bannya dia impor dari Amerika Serikat.
Gua rasa enggak. Dia pasti butuh
supplier lokal, jok mobil lokal, kaca
mobil dari perusahaan kaca lokal. Ini
menciptakan multiplayer effect yang luar
biasa besar di Indonesia. Dan buat
daerah sendiri, ini penting buat lu mau
turun. Masa gua lihat kepala daerah
enggak ada yang turun sih ngebelain
pabrik-pabrik ini yang udah mau taruh
duit triliunan. Enggak mau mereka
mungkin karena enggak dibayar kali ya,
jadi mereka enggak mau belain investor
asing. Padahal kalau dipikir daerah
mereka juga diuntungkan. Kenapa? Kan
daerah ada pendapatan dari pajak bumi
dan bangunan, dari retribusi, dari pajak
kendaraan bermotor. Ujung-ujungnya lu
tambah cuan juga, lu bisa kawin lagi. L
beneran deh. Tapi kalau lu biarin
warga-warga lu kayak orang saraf
nakut-nakutin orang, siap-siap aja
daerah lu tambah miskin. Ujung-ujungnya
apa? Bukannya rakyat tambah sejah, tapi
premanisme terorisme makin meraja lela.
Dan kalau kita biarkan ya ormas-ormas
ini ya pabriknya aja belum jalan, udah
diemo apa yang terjadi? Ya pendapatan
negara dan pendapatan daerah udah lenyap
nih bahkan sebelum lahir. Ngeri banget.
Dan yang paling ngeri sih sebetulnya
kalau lu lihat target jangka panjang,
masalah soal pajak, PPH badan, PPH
karyawan, ya itulah itu normal lah. Tapi
paling ngeri apa, guys? Guys, tunggu
dulu nih, Guys. Tunggu dulu, Guys. Ada
berita yang sangat-sangat gawat. Lu tahu
dunia sedang tidak baik-baik saja. Mulai
dari perang di Yemen, di Selat Hormus,
kabarnya mau ditutup. Iran lagi perang
dengan Israel dan masih belum kelar loh
perang yang antara Rusia dengan Ukraina.
Wah, dunia tambah kacau nih. Dan bukan
cuma itu doang loh, negara-negara juga
sekarang berada dalam krisis. Inflasi
tinggi di mana-mana. Kebijakan fiskal di
Amerika Serikat makin enggak jelas.
Negara Indonesia utangnya makin banyak,
bukan makin berkurang. Dan harga minyak,
bakal makin tinggi lagi, Guys. Ini bisa
melemahkan posisi rupiah. Jadi, begitu
banyak potensi krisis nih di dunia kita.
Nah, sebagai investor yang cerdas, Guys,
lu harus mengambil keputusan investasi
yang tepat. Dan kalau lu bingung dengan
apa yang terjadi di dunia ini, enggak
usah khawatir. Karena kita ada komunitas
khusus buat investor saham yang namanya
Benix Investor Group. Karena di tengah
perkara yang terjadi, kita bukannya
tambah rugi, tapi malah cuan besar,
Guys. Lu tahu kemarin kita baru bikin
video komunitas sama Benix [musik] pergi
ke perusahaan sawit yang ada di
Belitung. Hari ini sahamnya udah naik
140%. Di awal tahun ini, komunitas
Benix, Benix Investor Group udah datang
lagi ke pelabuhan. Di sana kita ketemu
perusahaan emiten parkiran berhubungan
dengan mobil listrik. Hari ini mungkin
sahamnya udah di atas 50% dan kita juga
melihat ada begitu banyak loh perusahaan
di Indonesia yang bisa kasih kita cuan
lebih tinggi lagi. So, teman-teman
tunggu apaagi nih? Di tengah era yang
penuh ketidakpastian dibanding duit lu
habis kena inflasi, lebih baik lu jadi
investor saham. Dan kalau lu bingung
dengan dunia saham, jangan ke mana-mana.
langsung aja daftar di komunitas saham
Benix Investor Group. Karena kalau lu
punya komunitas saham, lu punya teman
diskusi. Kita di sini banyak sharing
tentang perusahaan-perusahaan yang
bagus, pilihan investasi yang ada di
Indonesia. Apalagi teman-teman di sini
juga bisa dapat fasilitas loh akses ke
direktur-direktur perusahaan emiten yang
ada di IASG. Kita juga datang loh ke
lokasinya. Jadi teman-teman enggak beli
kucing dalam karung karena teman-teman
bisa datang site visit langsung lihat
lokasi usahanya. So, tunggu apaagi,
Guys? Segera daftarkan dirimu sekarang
juga di Benix Investor Group di
www.benix.id atau di nomor WhatsApp yang
ada di bawah ini. Dan lu harus segera
daftar harga naik dari Rp40 juta ke Rp50
juta per tahun. Rp50 juta per tahun itu
cuman setara R jutaan lah per bulannya.
So, tunggu apaagi, Guys. Sampai ketemu
di komunitas saham BENX.
Dan yang paling ngeri sih sebetulnya
kalau lu lihat target jangka panjang,
masalah soal pajak, PPH badan, PPH
karyawan, ya itulah itu normal lah. Tapi
paling ngeri apa? masa depan bangsa,
Guys. Teman-teman tahu kalau
perusahaan-perusahaan besar ini Mazda
enggak jadi masuk, Finest enggak jadi
masuk, BYD enggak jadi masuk, mereka
semua ketakutan. Ford takut masuk
Indonesia. Apa yang terjadi? Indonesia
bisa kehilangan transfer teknologi dan
skill. Kenapa? Karena ketika pabrik
asing itu biasanya masuk ke Indonesia,
mereka itu bawa standar produksi global.
Iya dong. Gaya Jepang dia pakai gaya
kalau dia dari Amerika, dia pakai gaya
Amerika. Kalau dia pakai dari Cina, dia
pakai gaya produksi Cina. Kalau dari
Jerman, Volkswagen, dia pakai gaya
Jerman. ini dia bawa standar produksi
global dan artinya bisa naik level nih
kualitas labor kita, pegawai kita,
karyawan kita yang kerja di sana. Dan
kita juga bakal dapat teknologi baru. Oh
begini toh cara pakai tangan robotik
yang baru. Oh begini toh sistem
wiringnya. Oh begini toh sistem IC-nya
dan lain sebagainya. Kita juga bakal
belajar yang namanya sistem manajemen
modern. Jadi bukan cuma ngerti lu
orang-orang cara manajemen wartek.
Enggak. Lu ngerti gimana caranya jadi
manajer HRD yang baik, gimana caranya
jadi manajer supply chain yang baik.
gimana caranya jadi manajer logistik
yang baik di perusahaan-perusahaan itu.
Ujung-ujungnya apa? Akan ada upskilling,
pelatihan tenaga lokal. Artinya kita
naik kelas nih, sumber daya manusia di
Indonesia. Dan ini jauh lebih penting
sebetulnya buat negara kita. Karena kita
jujur aja nih kualitas SDM kita itu
dibawa normal, Guys. Jujur gua sering
keliling Indonesia gua tanya anak-anak
kita lulusan SMK bahkan lulusan S1 gua
tanya 8 * 8 berapa? Enggak bisa jawab.
Banyak, Guys. 8 * 8. Anak kuliahan
enggak bisa jawab. Anak SMA enggak bisa
jawab. Itu kualitas SDM kita. Gila,
gimana disuruh ngerjain mobil? Meledak
kali di tempat. Dan ini sangat bahaya.
Kenapa? Kalau seandainya batal mereka
investasi, lu tahu artinya tenaga kerja
Indonesia akan tetap menjadi tenaga
kerja low skill. Low skill artinya low
salary. Gajinya juga kecil. Iyalah,
karena kerjaannya low skill. Enggak ada
skill kerjaannya. Lu enggak pakai otak,
lu bego. Lu enggak ngerti apa-apa. Lu
kalah kualitas SDM kita dengan di
Vietnam, dengan di Thailand, dengan di
Cina, ujung-ujungnya apa? Industri lokal
enggak bakal naik kelas. Kalau tetap
kita SDM kita low skill, industri kita
juga low class, enggak bisa naik kelas,
low value, goods and services yang
dihasilkan, apa yang terjadi? Negara
akan semakin tertinggal dari kompetitor.
Ingat ya, persaingan sekarang akan
semakin brutal. Genj-Genji di luar sana,
lu harus siap. Kalau negara kita semakin
banyak pembiaran terhadap ormas-ormas
ini, mismanajemen ini, lu bakal jadi
pengangguran. Gua garansi lu, garansi.
Lu bakal jadi stok pengangguran terbesar
sepanjang sejarah republik ini. Dan
inilah yang namanya kerugian jangka
panjang. Bukan rugi 1 du tahun, that's
ok. Tapi ini udah kerugian mentalitas,
mindset jangka panjang. Indonesia akan
menjadi negara terbelakang gagal naik
kelas, gagal naik level. karena sumber
daya manusianya hidup di goa
terus-menerus dan ini darurat berang
kali bilang ini masalah darurat ini yang
namanya masalah suprastruktur masalah
manusia masalah yang seharusnya bisa
dikendalik diajarin sama pemerintah dan
ini adalah ancaman bagi masa depan
bangsa kita makanya gua sangat setuju ya
ketika si gubernur Dedi Mulyadi nih
gubernur Aing nih dia bilang apa
pemerintah harus segera bentuk satgas
anti premanisme. Betul. Setuju gua.
Kalau enggak kita habis ini kayak begini
terus enggak ada manajemennya, enggak
ada nih yang incharge nih. Enggak ada
yang punya kuasa di sini buat
mengarahkan kita ke arah yang benar.
Enggak ada nyali, kalah sama ormas.
Gila. Dan sayang banget sih ide brilian
gubernur Aing itu ternyata berakhir
dengan dia minta maaf karena dia jadi
didemo sama ormas-ormas. Gila, lu
bayangin selevel gubernur aja kalah sama
ormas. Ngeri ya. Makanya penting loh
buat teman-teman itu lu harus mendukung
tuntutan Benix. Bubarkan ormas pemecah
belah bangsa. Tuntutan Benix itu simpel
loh cuman ada delan. Yang nomor enam
apa? Bubarkan ormas. Wajib itu kita
lakukan. Tidak boleh ada negara di dalam
negara. Ya kali kita punya TNI, kita
punya polisi, kalah sama ormas. Enggak
setuju gua. Kita kan sudah memberikan
mandat nih rakyat nih bahwa mereka
harusnya melindungi kita, bukan
ormas-ormas ini. So, teman-teman lu
makanya harus segera isi link di bawah
ini. Dukung petisi Benix 8 tuntutan
Benix ini di Change ORG supaya
pemerintah dengar kalau kita mau GDP
naik 8% mau enggak mau ini harus
dilakukan nih delan tuntunan BIK simpel
cuma delan enggak pakai ribet. Udah
ormas-ormas ini kirim ke Papua kerjain
food estate. Selesai negara kita tambah,
ekonomi kita pasti tambah sejahtera.
Nah, buat teman-teman di s luar sana
yang masih banyak kemakan hoaks, kemakan
provokasi buat bikin demo-demo kerusuhan
segala macam, apalagi yang ada yang
bilang gini, "Nanti karyawannya dari
luar semua tuh, karyawannya dari Vietnam
semua tuh, lu goblok." Coba deh lu pikir
ya, namanya orang invest kan pengin
cuan, lu bawa duit triliunan ke
Indonesia buka pabrik, lu penginnya rugi
atau cuan? Lu kan penginnya cuan, lu
penginnya profit. Kalau lu penginnya
profit, artinya lu pindah ke Indonesia
biar biaya lu naik atau lebih senang
biayanya turun? Pasti biayanya turun
dong. Dengan logika itu gua kasih tahu
sama lu ya, UMR di Subang itu cuma Rp3,5
juta. Kalau lu pindahin orang dari
Vietnam suruh kerja ke Indonesia di
pabriknya mereka sendiri, menurut lu
biayanya jadi lebih murah apa jadi lebih
mahal? Lu harus beliin tiket pesawat
mereka karena mereka orang Vietnam. Lu
harus sediain mes-nya, perumahannya. Lu
harus gaji dia lebih gede. Iya dong.
Karena lu pindahin orang dari negara
asalnya, UMR-nya jadi naik berkali-kali
lipat. Enggak worthed buat pindahin
orang Vietnam buat kerja cuma jadi buruh
low skill di Indonesia. Enggak worth it.
Justru mereka bangun pabrik di Indonesia
supaya bisa menikmati tenaga kerja
murah. UMR-nya R,5 juta. Itu logikanya
lu pakai. Artinya kalau lu lihat ada
orang buka pabrik di Jawa Tengah atau di
Jawa Barat, tujuan mereka apa? Ya biar
bisa hire orang lokal. Tenaga kerja
biayanya lebih murah. Kalau biaya tenaga
kerjanya lebih mahal ya goblok. Lu tahu
Ford kalau buka pabrik mobil di Chik
berapa dia harus kasih gaji? Rp50 juta.
Terus pindah ke Indonesia orang demo
nanti dia bawa orang dari Amerika. Ya lu
goblok. Kalau dia bawa orang dari
Amerika gajinya Rp50 juta. Bangkrut.
Makanya dia buka pabrik di Indonesia
supaya gajinya cuman R juta, cuman R3
juta. Jadi artinya apa? Ujung-ujungnya
apa? Pasti lebih banyak dia pakai tenaga
lokal karena dia tidak goblok. mereka
pengin untung. Jadi, lu jadi warga lokal
juga rental otak lah kadang-kadang ya
biar lu agak logis juga ya. Enggak
mungkin kali mereka itu pakai orang dari
luar semua. Enggak mungkin biaya mahal,
biaya tinggi lah. Dan teman-teman harus
pikirkan multiplayer effect-nya. Kenapa
multiplayer effect ini penting? Karena
artinya yang dapat cuan itu bukan cuma
karyawan pabrik, tetapi semua peri
kehidupan manusia di sana. pasar basah,
tukang sayur, tukang jagalayam, tukang
wartek, sampai ke mau gua bilang
pengusaha kos-kosan, bahkan bisnis curan
juga bakal booming di situ. Kenapa?
Karena tiba-tiba ada gelontoran duit,
peredaran duit triliunan setiap bulan.
Dari mana ya? Orang-orang ini kan
digaji, mereka akan ciptakan multiplayer
effect itu sendiri. Perekonomian di
Subang bakal meledak pasti.
Ujung-ujungnya warga lokal sendiri juga
yang happy. Nilai tanah lu bakal naik
terus, dagangan lu juga laku terus. Tapi
bayangin kalau lu malah sibuk
nakut-nakutin mereka, lu sibuk neror
mereka sampai lu bakar-bakar kerusuhan
di mana-mana. Yang rugi lu sendiri. Maka
lu jangan mudah ditipu sama provokator
asing. Bahkan gua pernah datang ya ke
sebuah wilayah di Kalimantan, di Maluku.
Wah, orang udah invest di situ triliunan
buka pabrik. Datang nih orang dari luar
buka NGO, bikin kerusuhan, bikin demo,
dibakar pabriknya. Apa yang terjadi?
Kabur investornya. Sekarang apa yang
terjadi? 90% rakyat di situ nganggur.
Mampus kau. Lu mau jadi begitu? Bodoh lu
udah bagus ada yang mau invest di
tempatnya. Bukannya lu dukung, bukannya
lu jaga. Kalau gua jadi warga di sana,
gua kasih karpet merah bahkan apa yang
bisa kita bantuin supaya bisnis Bapak
bisa lancar di sini. Karena kita butuh
lapangan kerja ini. Lu bayangkan ada
daerah di Jerman yang sebegitu penginnya
ada pabrik. Mereka sampai pergi ke
Amerika presentasi ke Tesla. Dia bilang
sama Elon Mask, "Please, Elon Mask
jangan bikin pabrik di Prancis ya.
Tolong bikin pabrik Tesla di Jerman." Lu
bayangkan itu mindset kepala daerah yang
benar. mau membawa investor, mau
mengembangkan daerah, mau
mensejahterakan warganya, bukan malah
memprovokasi warganya sendiri suruh demo
orang-orang itu karena mungkin enggak
kebagian jatah ya. Ya, kacau ini negara
kalau begini semua. Jadi sebetulnya yang
memanage negara ini siapa? Kita punya
pemimpin enggak sih di negara ini kalau
premanisme ini terus-menerus terjadi?
Kecewa gua. Betul-betul kecewa sih gua.
Karena kita sangat butuh duit dari
mereka. Kita sangat butuh investasi
asing. Kita sangat butuh transfer
teknologi. Kita sangat butuh naik level
dari negara yang bisanya macul-macul
tanah, ekspor sumber daya alam. Sekarang
kita harus bisa dong ekspor teknologi
tinggi, mobil listrik, mobil cerdas.
Bisa dong ke sana dong, naik level dong.
Masa keahliannya apa di CV? Bakar ban.
Keahliannya apa? Nutup jalan. Karyannya
apa? Gelar spanduk. Aduh, susah lu. Nah,
teman-teman gimana? Lu setuju enggak sih
kalau ormas-ormas ini di Indonesia sudah
sangat meresahkan dan harus segera
diberantas? Tapi jadi pertanyaannya
sebetulnya pemerintah sanggup enggak sih
menindak tegas mereka dan bahkan
membasmi ormas-ormas ini? Kalau Soeharto
punya nyali loh, dia bikin Petrus, dia
bikin Markus, dia bikin Matius tuh mati
misterius di tengah jalan tiba-tiba jadi
pupuk. Punya nyali loh, Soeharto. Tapi
sekarang kan era dikit-dikit ada NGO,
hak asasi manusia, dikit-dikit dana
asing, bikin demo-demo palsu,
kerusuhan-kerusuhan. Pertanyaannya gini,
solusi apa jadinya yang paling tepat di
era sekarang ini? ya buat pemerintah
bisa membasmi ormas nih. Coba dong
segera komen buat teman-teman sekalian
di sini. Solusi kalian seperti apa ya
supaya-ormas yang meresahkan ini bisa
segera kita berantas? Karena kalau
enggak ya kita bisa terancam kehilangan
duit investasi yang nilainya bisa sampai
ribuan triliun dan negara kita bisa bisa
gagal menjadi negara maju. Ya, gara-gara
apa? Karena masih banyak ormas-ormas
yang meresahkan ini, Guys. So, segera
sharing pandangan kalian, komentar
kalian, gimana caranya kita bisa
berantas ya ormas-ormas ini? Sebaiknya
apa sih yang harus kita lakukan? Negara
ini harus lakukan apa? Tolong segera
tulis pandangan kalian di kolom komentar
yang di bawah ini. Dan share video ini
sebanyak-banyaknya. Dan jangan lupa
subscribe channel Bik sekarang juga.
Ditunggu komentar kalian. Salam sehat,
salam cuan. Bye bye.
[musik]