Kind: captions Language: id Guys, ngacau banget ini, Guys. Para pemimpin dunia ya, setelah kemarin saling battle di X, saling menyerang satu sama lain, sekarang dunia politik internasional makin panas lagi gara-gara apa? Lu tahu yang namanya Presiden Prancis Emmanuel Macron itu ada SMS pribadi ke Donald Trump. Isinya itu nanti kita bahas. Tapi apa yang dilakukan oleh Donald Trump ketika menerima SMS dari seorang kepala negara harusnya kan itu disimpan ya. Itu kan kipit personal, rahasia. Bahkan eh apa yang dilakukan oleh Donald Trump dia malah publikasikan di Twitter. Bukan cuman di situ loh. Sekretaris jenderal NATO pakta pertahanan Atlantik Utara, Bro. Pemimpinnya si Mark Rute itu SMS juga sama si Donald Trump. Eh, ternyata isi SMSnya juga dipublikasikan. Ini benar-benar kacau nih dunia geopolitik dunia saat ini. Karena para pemimpin dunia ini udah main terang-terangan, saling serang satu sama lain, bahkan ngeledek, ngelelewe, ngebully juga udah pakai sosem-nya. Dan kalau perlu semua orang tahu kalau zaman dulu ini udah high level politik ini. Jadi harusnya diam-diam aja. Paling diplomatnya aja yang berantem. saling kirim surat-surat cinta satu sama lain. Tapi sekarang enggak, Guys. So, kalau lu penasaran apa sih isi SMS-nya Macron dan ini bikin Prancis marah besar sama Donald Trump, jangan skip video ini. Let's check this out. [musik] Jadi, Teman-teman, kemarin baru ada meeting besarlah World Economic Forum di Davos, di Swiss ini berkumpullah semua petinggi-petinggi, pejabat-pejabat negara dari seluruh dunia utamanya yang berhubungan dengan ekonomi, berhubungan dengan keuangan. Ya, tentu Presiden Prabowo juga sampai datang ke sana. Tapi satu hal yang menarik ya di Davos itu ternyata sebelum pertemuan Davos Presiden Prancis Emmanuel Macron itu kirim SMS pribadi rahasia ke Donald Trump. Isinya begini guys. Dari Presiden Macron untuk Presiden Trump. My friend kawanku nih. Kita ini udah searah sejalan di Syria. Kita juga udah melakukan hal-hal yang luar biasa lah di Iran. Gua enggak paham nih. I do not understand. Lu ngapain sih di Greenland? Apa yang lu mau bikin di situ? Udahlah daripada bikin perkara di Greenland, mendingan kita lakukan hal yang luar biasa lah. Misalkan gini nih, yuk kita bikin G7 meeting setelah DAVOS ini. Kita bikin G7 meeting di Paris hari Kamis siang ini. Gua bisa invite nih pejabat-pejabat Ukraina, Denmark, Syria, bahkan Rusia. Bisa jadi gua undang juga nih. Nah, habis itu kita bisa makan malam nih bareng-bareng di Paris sebelum lu pulang ke Amerika, kata Emmanuel Macron. Nah, kalau lu lihat ya SMS-nya itu kayaknya simpel banget ya. Para pemimpin dunia ini SMS ya udahlah kayak lu aja best friend sama teman lu di Warkop SMS bro ketemuan yuk makan malam yuk minum bareng yuk ngopi bareng yuk. Itulah intinya si Macron. Tapi yang jadi prahara adalah dia memperbincangkan tentang masa depan negara-negara lain sebetulnya di situ. Jadi bukan ngopi-ngopi santai, tapi lu berbicara tentang masa depan Ukraina, Rusia. Dan di sini secara enggak langsung juga ya Prancis sudah mengakui bahwa mereka ada cawe-cawe di Iran dan di Syria. Kan ngacau ya, Bro ya. Ini ngacau banget, Guys. Betul-betul rahasia bangsa di-share aja sama Donald Trump ini. Enggak ada limitnya nih Donald Trump nih. Dan bukan cuman itu, Donald Trump itu bukan cuma sharing presiden Prancis punya SMS pribadi, tapi SMS-nya NATO. Ini mantan perdana menteri Belanda. By the way, guys, lu tahu dia juga SMS sama si Donald Trump. Jadi sebelum ketemuan mereka di Davos, Mark Ruto ini udah berlomba-lomba buat jilatin pantat Donald Trump. Ya, para pemimpin dunia berlomba-lomba lah buat jilatin pantat Donald Trump. Ah, SMS nih langsung ke Donald Trump. Halo, Mr. Presiden. Dear Donald, lu sudah melakukan hal yang luar biasa nih di Syria. Gua bakal menggunakan media-media gua yang ada di Davos untuk meng-highlight, mempublikasikan hasil kerjaan lu yang luar biasa itu di Gaza dan di Ukraina. Saya berkomitmen untuk mencari cara supaya project Greenland ini bisa jalan terus. Woi, gua udah gak sabar nih pengen ketemu lu dari Mark Rute. Dari situ lu bisa lihat lah ya bahwa para pemimpin dunia ini ya berlomba-lomba pengin cari waktu, meeting, makan malam ketemu, termasuk jilat pantat Donald Trump. Nah, itulah yang dilakukan para pemimpin dunia, Guys. Bayangkan, tapi ternyata enggak semuanya bisa terima fakta ketika SMS pribadi mereka dibocorin sama Donald Trump. Kenapa? Karena ketika diacara di Davos itu ya kalau lu lihat ya sebelum terjadi overshare SMS itu banyak negara-negara Eropa itu yang berusaha muji-muji Donald Trump lah bahkan sampai jilat-jilat pantat Donald Trump lah. Tetapi ternyata ketika terjadi pertemuan di Davos apa yang dilakukan Emmanuel Macron jauh berbeda dengan isi SMS-nya. Kayaknya dia bet guys. Kenapa? Soalnya pas di World Economic Forum Macron malah bilang dia lebih pengin kerja sama dengan Bricks. Dia lebih pengin kerja sama dengan China musuhnya Donald Trump. Berarti dari sini lu bisa tahu ya, Macron itu kepanasan, Guys. Sebel dia. Tapi dia enggak bilang dia sebel sama Donald Trump. Cara dia bilang dia sebel sama Donald Trump apa? Eh, kita kayaknya harus kerja sama dengan Cina dan Bricks. Lu bisa lihat di video ini. And the other is to build bridges and more cooperations with the emerging countries, the bricks and the G20 because the fragmentation of this world will not make sense. And in the context of escalating trade tensions and Asian over capacities, Europe must strengthen its trade defense instruments, including mirror measures to enforce regulatory standards and we must improve the quality and added value of foreign direct investments targeting projects with strong export potential. And this is core for the rebalancing with China. China is welcome. But what we need is more Chinese for investment in Europe in some key sectors to contribute to our growth to transfer some technologies. The braks, the bricks, the braks. China is welcome, China is welcome, China is welcome. Dari situ udah bisa lihat ya bahwa ternyata memang dunia udah mulai berputar. Even si Macron ini aja udah secara terus terang berani dan percaya diri, udah enggak malu-malu lagi ngomong bahwa mereka pengin kerja samanya dengan Cina. Dan lu bisa lihat juga dia juga pengin lebih banyak ada kerja sama dengan negara-negara bricks. Dan lebih krusial lagi ketika Emmanuel Macron bilang apa? Dia bukan cuma pengin kerja sama dengan Cina, dia juga pengin dapat investasi foreign direct investment dari China. Kenapa dia pengin dapat investasi dengan China? Karena dia ada harapan China akan melakukan transfer teknologi, Guys. Jadi di sini dengan kata lain, Eropa udah mengakui bahwa mereka itu ketinggalan zaman. Mereka hidup di dunia dinosaurus. Karena memang Eropa sangat jauh ketinggalan zaman. Kalau lu pergi ke Paris sama ke Beijing, wih bumi dan langit. Kalau lu pergi ke kota-kota besar yang ada di Jerman, yang ada di Spanyol, lu udah melihat ini kayak peradaban 3 tahun yang lalu. Hidup di zaman batu mereka ini beda. Kalau lu pergi ke Sencen, lu pergi ke Guancango, udah udah kayak planet lain. Betul-betul canggih, betul-betul advance lah. Jadi di sini lu bisa lihat ya bahwa secara langsung terus terang Prancis mengakui kedayaan China dan mereka mengundang Cina buat datang investasi ke mereka. Mereka punya harapan juga bisa dapat teknologi dari Cina. Lu gila nih. Terang-terangan nih Macron ngomong di forum terbuka loh. Dan bukan cuman Macron, bukan cuma Prancis yang terus terang mengaku bahwa mereka membutuhkan China, tetapi perdana menteri Kanada Mark Cararni menurut gua makin ke sini makin keren aja. By the way, si Carni hebat menurut gua pintar nih orang ya. Dia juga menyatakan kekesalannya sama Donald Trump, guys. Makanya di acara Davos Karni bilang satu hal yang menurut gua sangat krusial karena dia bilang apa? Negara-negara middle power kan ada negara super power ya, Cina, Rusia, Amerika. Nah, menurut Kanada dia sadar diri dia bukan negara super power tapi dia ada di negara middle power. Kalau Indonesia di negara yang mana ya? Middle power juga enggak sih? Anyway, Kanada itu bilang kita sebagai negara middle power itu harusnya bersatu nih. Kenapa? Karena kalau kita tidak bersatu di meja ini berarti kita ada di dalam daftar menu. Daftar menu yang akan dimangsa oleh pelahap maut. bisa Amerika Serikat, bisa Rusia, bisa Cina atau siapapun itu negara yang super power dengan kekuatan nuklirnya. Jadi di sini lu sudah bisa lihat bahwa pemimpin tertinggi Kanada udah melihat bahwa dunia akan segera bergeser dan negara-negara yang lebih kecil mau enggak mau harus bersatu padu. Karena kalau mereka bernegosiasi secara bilateral alias one onone udah pasti enggak seimbang dan udah pasti daya tekannya beda, daya tawarnya beda. Udah pasti diinjak-injak negara yang lebih kecil ini ketika Kurcaci bernegosiasi dengan raksasa ya udah pasti diinjak-injak. Makanya si Karni bilang kita harus bersatu sebagai negara yang lebih kecil. supaya mereka punya posisi tawar terhadap Hegemon, orang-orang yang pengin memonopoli dunia ini. Mungkin maksud dia Donald Trump. Makanya lu jangan heran kalau makin ke sini Kanada itu diam-diam pengin banget dan wah udah sering kali mereka itu ngebet pengen join bricks, Guys. Kenapa Kanada sangat pengen join bricks? Ya, karena mereka juga ah bikin polling berulang-ulang. Mayoritas rakyat di Kanada setuju kalau mereka harus memboikot produk Amerika. Dan mayoritas mereka 91% populasi penduduk Kanada percaya bahwa mereka harus mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat. Makanya gak usah heran kalau Kanada Karni di sini orang tertingginya percaya bahwa Brick itu bisa membantu membentuk perekonomian dunia baru dan Kanada siap menjadi pemimpin bricks. Gila kan? Dari sini lu sudah bisa lihat bahwa Kanada itu bukan cuma pengin join bricks ya, tapi pengin jadi pemimpin bricks. Kalau Kanada masuk dan jadi pemimpin bricks, artinya Kanada pasang badan buat Amerika Serikat. Karena Amerika benci banget sama bricks dan gak ada orang yang berani bilang gua pemimpin bricks gitu. Takut dimusuhin kan sama Donald Trump. Tapi Kanada berani pengen bilang, "Tarik gua jadi member lu jadi member Bricks, nanti gua jadi bosnya bricks." Artinya dia udah siap nih head to head sama Donald Trump. Wajar kalau dia berani. Karena di bricks banyak preman juga. Mafia-mafianya juga kelas kakap. Ya lu bayangin kalau Putin si Jimping melebur jadi satu. Terus ada si Karni. Wajar dia jadi PD nih. Tapi kalau sendirian Kanada suruh berantem sama Donald Trump gua yakin enggak berani juga sih. Ya sekarang dia ngelihat aja ada backingnya si Jimping sama Putin. Kenapa enggak ya? Makanya enggak heran juga kalau si Karni udah bolak-balik pergi Kanada, Cina, Kanada, Cina, Kanada, Cina. Karena dia memang pengin banget kerja sama dengan Cina. Dia pengin banget bisa dapat duit investasi dari Cina. Makanya dia enggak malu-malu sampai ya sangat berani bahkan menurut gua menunjukkan kedekatannya dengan Cina. Jadi tadinya mobil-mobil made in Cina itu kalau masuk Kanada kena tarif 100% sekarang tinggal 6% doang. Terus minyak Canola Oil produk utama Kanada ekspor minyak goreng Canola itu juga tarifnya turun dari 84% ke 15%. Nah, bukan cuma Canola, bentar lagi Kanada juga bakal dapat akses buat ekspor lobster, kepiting, kacang-kacangan. Dan ini menunjukkan skill negosiasi Kanada yang luar biasa. Dan dia pasti diuntungkan dengan adanya pembukaan market baru dari China. Dan selebih seru lagi ya, kenapa gua nge-fans nih, kenapa gua jadi suka nih sama si Karni nih? Karena ya bukan karena dia pembawa acara Indonesia Lawyers, klub yang enggak lucu-lucu amat itu juga sebenarnya. Tapi soalnya si Karni ini, Guys, itu udah berani menyatakan dirinya bahwa Kanada itu enggak butuh Amerika Serikat. Kanada itu memiliki semua hal yang diinginkan oleh dunia ini. Semua negara-negara yang ada di dunia, Kanada punya. Semua hal yang diinginkan oleh negara-negara di dunia, Kanada punya. Contohnya apa? Rare earth, mineral. Contohnya apa? Energi, minyak. Mereka juga punya dana pensiun yang luar biasa besar dananya. Mereka punya talent-talent SDM yang sangat berbakat. Dan rakyat di Kanada itu enggak rasis, tapi sangat mendukung pluralisme, kebebasan berbicara. Jadi, Kanada sudah siap dengan globalisasi. Mereka gak mau proteksi seperti yang dibilang oleh si Karni di video berikut ini. Our pension funds are amongst the world's largest and most sophisticated investors. In other words, we have capital, talent. We also have a government with immense fiscal capacity to act decisively and we have the values to which many others aspire. Canada is a pluralistic society that works. Nah, dari situ tahu dong kalau si Karni sampai ngomong gitu pasti Donald Trump happy? Ya jelas tidak. Begitu Donald Trump dikasih kesempatan buat naik panggung, apa yang dilakukan oleh Donald Trump? Tentu hal pertama yang dia harus lakukan adalah menyikat si Karne ini ya. Dasar pelawak lu Karni lu. Apa yang dia lakukan? Menurut dia Kanada ini enggak tahu rasa syukur. Lu enggak tahu terima kasih lu Kanada lu. Lu tuh harusnya sembah-sembah Amerika Serikat. Lu tuh harusnya senang ada gue. Kenapa? Karena Amerika Serikat udah berbuat banyak buat Kanada menurut Donald Trump ya. Tapi Kanada kok kayak enggak tahu balas budi nih, Guys. Bahkan lebih sadis lagi Donald Trump itu bilang apa? Kanada hari ini bisa hidup, bisa ada di planet bumi ini, bisa ada di dunia ini karena Amerika Serikat. Wis, brutal banget nih. Artinya kalau enggak ada Amerika Serikat enggak bakal ada negara Kanada, Guys. Dan dia berulang kali bilang, "Ingat tuh Mark, maksudnya Mark Karne ya. Ingat tuh woi Karni. Makanya lain kali lu jangan bikin statement ngaco deh lu. Soalnya Kanada bisa ada ya karena ada Amerika Serikat. Ini ngeri sih, ngeri banget sih. Donald Trump ini betul-betul enggak malu-malu ngancam mark di panggung Davos, guys. By the way, they should be grateful but then. I watch your prime minister yesterday. He wasn't so grateful. They should be grateful to us. Canada Canada lives because of the United States. Remember that Mark the next time you make your statements. What we did for Israel was amazing. But that's nothing compared to what we have planned for the United States, Canada, and the rest of the world. They should be grateful also. They should be grateful also. They should be grateful also because of the United States. Because of the United States. Because of the United Jadi, Donald Trump itu merasa bahwa Amerika Serikat itu sudah bertahun-tahun, mungkin ratusan tahun kali melindungi Kanada dan mensubsidi rakyat Kanada. Mungkin termasuk juga nyawa orang Kanada. Kenapa orang masih bisa hidup hari ini bernafas di Kanada? Karena mereka dilindungi oleh tentara Amerika Serikat. Makanya si Donald Trump tuh kepedean tuh bikin ancaman di atas panggung seperti itu. Luar biasa nih Amerika Serikat ya. Enggak aneh aja Maduro aja dia culik ya apalagi tetangganya sendiri ya gampang banget [tertawa] karena dia berbatasan darat nih sama Kanada nih. Harus hati-hati nih jadi Mark Karni nih. Nah, Trump itu juga berulang kali menyindir NATO guys. Ketika dia naik ke panggung Davos, dia berulang kali bilang NATO ini juga enggak tahu berterima kasih. Kenapa? Karena kalau seandainya terjadi perang nih, terjadi perang di Eropa, udah pasti Amerika Serikat sebagai anggota NATO 100% pasti membantu Eropa. Tapi kejadian sebaliknya belum tentu. Kalau Amerika Serikat diserang, Donald Trump bilang meskipun Amerika Serikat udah habis duit ribuan triliun buat Eropa, buat pertahanan militer Eropa, udah menghabiskan begitu banyak tenaga, keringat, darah, air mata. Tetapi kalau Amerika diserang, Donald Trump tidak yakin NATO akan datang membantu Amerika Serikat. Dan lebih ngacau lagi, Donald Trump juga bilang buktinya apa? Buktinya ketika Amerika Serikat mau ngambil Iceland, Nato enggak setuju. Eh, bentar dulu, ini udah pikun nih Donald Trump. Sebetulnya dia mau ngomong Greenland, Guys. Tapi memang dia pikun. I know them all very well. I'm not sure that they be there. I know we'd be there for them. I don't know that they'd be for us. sweatel dan ini wajar aja sebetulnya kenapa Donald Trump kesal banget sih ya soalnya dia itu punya cita-cita membuat PBB yang baru guys United Nations yang baru eh Amerika Sercat sampai detik ini udah banyak kabur guys sudah banyak keluar dari organisasi-organisasi PBB Donald Trump sudah keluar dari WHO guys itu organisasi yang memonitor kesehatan seluruh negara negara warga negara yang dari planet bumi ini dia aja sampai keluar dan dia akan keluar dari begitu banyak organisasi-organisasi dunia lainnya karena dia merasa enggak ada gunanya. Dan sekarang dia pengin bikin organisasi sendiri yang namanya Board of Peace atau Dewan Perdamaian. Wah, hebat banget nih namanya nih. Si Donald Trump bikin itu dan dia ngundang banyak pemimpin negara Eropa buat ikut join. Tapi sayangnya ya mungkin bagusnya banyak yang enggak mau ikut, Guys. Contohnya ada Prancis, Norwegia, Swedia. Jadi mereka itu udah bilang mereka enggak mau join. Bahkan negara Jerman, Inggris, Itali juga enggak mau join. Jadi total ada 50 negara sebenarnya yang diundang sama Donald Trump buat join di badan perdamaian ini. Tapi ternyata enggak ada yang mau join nih negara-negara barat nih. Padahal ini adalah produk kebanggaan Donald Trump. Kalau organisasi ini jadi berdiri, ini bakal jadi lembaga yang paling prestisius di kolong langit ini menurut Donald Trump. bahkan bisa jadi mengalahkan PBB itu sendiri. Makanya jangan heran ketika Donald Trump ditanya sama reporter di gedung putih, apakah Badan Perdamaian Dunia ini akan menggantikan United Nations alias PBB? Jawaban Donald Trump adalah ya mungkin aja it might. Jadi dari sini udah bisa lihatlah intensinya Donald Trump apa. Ya, intensinya Donald Trump adalah dia pengin dapat hadiah Nobel, Guys. [tertawa] Dia pengin dapat Nobel hadiah perdamaian yang enggak jadi dikasih tuh sama panitia Nobel tuh. Makanya dia kesal tuh bikin sendiri lembaga perdamaian nanti mungkin ngasih award lah ke dirinya sendiri. Nah, Indonesia sendiri gabung nih dalam Board of Peace atau lembaga perdamaian ini. Jadi unik. Kenapa? Karena banyak negara Eropa yang enggak join, tapi negara Indonesia kok malah join. Dan gua udah pasti berita ini pasti digoreng sama media-media brengsek. Seolah-olah Indonesia melakukan kesalahan fatal dengan join di board of peace. Padahal kalau dilihat ada negara lain juga yang join. Contohnya Turki, Mesir, Jordan, Indonesia, Pakistan, Qatar, Saudi Arabia, dan Uni Arab Emirat. E dari situ lu bisa lihat ya, mayoritas yang join negara-negara Timur Tengah lah, negara-negara muslim. Terus Indonesia kenapa banyak media-media Indonesia yang menggoreng-goreng isu ini? Bahkan banyak influencer-influencer cap kaki 5 juga sama ya, bilang Indonesia melakukan kesalahan, Indonesia pengkhianat. Bego lu semua. Menurut BIT gimana? Menurut gua bagus. Kenapa strategik? Karena gua yakin banget ketika Donald Trump mengeluarkan pernyataan mau membuat lembaga yang menyaingi PBB, apa yang terjadi? Gua yakin orang-orang yang tidak join lembaga itu pasti akan diserang Donald Trump. Indonesia gimana? Indonesia kan join. Terus nasibnya enggak join. Seperti Prancis misalkan Macron ngelawan tuh di panggung. Apa yang terjadi? Trump langsung balas dendam, Guys. Sesuai perkiraan gua. Apa yang terjadi? Donald Trump langsung mengancam bakal ngasih pajak 200% buat barang-barang made in Prancis. Gila enggak lu? Langsung naik dua kali lipat. Gua yakin makin banyak pengusaha-pengusaha wine sampain di Prancis yang bangkrut. Artinya apa? Banyak petani juga yang pasti bangkrut. Artinya kita sudah lakukan hal yang cerdik belum lakukan hal yang cerdik. Apalagi lu tahu enggak Indonesia itu udah surplus dagang dengan Amerika Serikat nilainya ratusan triliun. So, we're going to make a lot more money lah, guys. Kita betul-betul diuntungkan karena Eropa ini sekarang lagi berperang dengan Amerika Serikat. Menurut gua di sinilah peran kita mengambil kebijaksanaan politik bebas aktif itu yang bisa menguntungkan kita, kita ambil harus negara harus strategik. Jadi menurut gua ini keputusan yang strategik. Kenapa? Karena negara-negara yang enggak ikut join [tertawa] siap-siap bakal dilindas oleh Donald Trump. Nah, ini menciptakan peluang juga buat pengusaha-pengusaha Indonesia yang pengin ekspor ke Amerika Serikat. Produk-produk lu bisa jadi makin laris. Kalau makin banyak produk di Eropa yang kena tarif Donald Trump. Dan asal lu tahu aja, Guys, Donald Trump juga udah kirim surat cinta nih ke Norwegia karena Norwegia enggak supportif, Guys. Yang namanya Donald Trump kan butuh dukungan moral. Dia ada tekanan mental, Guys. Dia ini kan kayak Genit-dikit mental health, mental health, mental health. Ya, ya udahlah. Dia juga bilang gitu sama si Norwegia. Jadi Norwegia lu siap-siap juga dikarungin sama Donald Trump. Bukan cuma Macron yang kena sikat nih, tapi gua yakin akan makin banyak negara-negara Eropa yang disikat, dihajar sama Donald Trump. Tinggal Indonesia bisa ngambil keuntungan enggak dari situ? Harus bisa. Nah, kalau menurut lu sendiri gimana nih, Guys, dengan prahara yang terjadi di Davos? Orang udah terang-terangan berantem di muka umum, Guys. Saling serang di forum ekonomi tertinggi di dunia loh. Saling serang mereka para pemimpin dunia yang punya senjata nuklir. Jangan kaget lu. Prancis gitu-gitu pakai kacamata hitam punya nuklir, Bro. Amerika ya juga punya nuklir. Jadi luar biasa nih negara nuklir super power saling berseteru di atas panggung tapi dengan gaya yang diplomatis. Dan ini juga aneh ya karena ini sebuah pertanda bahwa dunia sudah masuk ke era digital, era sosial media sampai mereka berantem aja di SMS dibocorin tuh ke mana-mana. Ngaco ya. pilihan lu tinggal dua. Lu bisa hidup dengan itu atau lu mewek sama itu. So, pertanyaan buat teman-teman sekalian ya, dengan segala prahara yang ada, huru-hara yang terjadi saat ini, menurut lu kebijakan apa lagi nih yang bakal diambil Donald Trump ya untuk balas dendam ke NATO atau bukan ke NATO, ke Uni Eropa. Prancis sudah disikat nih, kena tarif 200%. Bentar lagi giliran siapa ya? Dan lu setuju enggak sih dengan keputusan Prabowo buat join ke badan perdamaian dunia itu yang baru itu? Coba dong kasih dong pandangan kalian di kolom komentar yang ada di bawah ini dan segera like video ini and share video kita sebanyak-banyaknya. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [musik]