RI HAS A SURPLUS OF 650 TRILLION!! CENDOL Economists Are Totally Wrong, RI PROVENS BIG PROFIT FRO...
8564rZP748Q • 2026-01-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Indonesia rugi besar, Guys. Indonesia
bakal hancur. Indonesia dirugikan dengan
perang tarif Amerika Serikat dan China.
Karena Indonesia akhirnya terpaksa
menandatangani kesepakatan tarif dagang
antara Indonesia dan Amerika Serikat
sehingga barang-barang Indonesia bakal
kena tarif 19%. Kalau masuk Amerika
Serikat, wah Indonesia benar-benar kalah
nih. Benar-benar rugi nih. Apalagi
rupiah terus melemah. Mata uang
Indonesia sekarang sudah sampai Rp17.000
per dolarnya. Ini sesuai dengan
prediksinya nih para ahli ekonomi, guru
besar, profesor S3 sampai media-mediaan
pelah Jor Soros memprediksi Indonesia
bakal bubar guys. Apa betul? Kalau lu
penasaran gimana update terbaru tentang
perang tari takrif Amerika Serikat dan
Indonesia, jangan dikip video ini. Let's
cek di sini.
Jadi, Teman-teman, gua mau bawa lu
kembali ke masa lalu, ya. Dari tahun
2025 itu banyak media-media peliharaan
Geor Soros, media bangsa, pemecah belah
bangsa ya, seperti tempe bacem yang
bilang apa? penurunan tarif impor Trump
jadi 19% tetap merugikan Indonesia. Gila
nih. Bahkan ekonom dari ini
kepanjangannya cendol 5 ons. Ini
menandakan kapasitas otak mereka setara
cendol 5 ons. Padahal rata-rata manusia
di planet bumi ini berat otaknya 1,4 kg,
Guys. Tapi mereka nasib buruk sih memang
cuman setara 5 ons. Dan inilah hasil
analisanya mereka nih. Tahun 2025
Indonesia rugi besar dalam negosiasi
tarif dengan Amerika. Goblok. Ini
benar-benar hasil analisa yang
merepresentasikan orang-orang kurang
gizi, Guys. Kenapa? Lu lihat komentarnya
nih. Dia bilang gini, "Bayangkan Amerika
Serikat yang notabnya negara maju justru
mendapatkan keringan tarif untuk masuk
ke pasar negara berkembang seperti
Indonesia." Ini saya nilai sebagai
kerugian terbesar dari diplomasi dagang
yang harus dibayar pemerintah atau
pelaku usaha kita ke Amerika Serikat.
Goblok. Sekali lagi, benar-benar ini
bukti program makanan bergizi gratis
harus dijalankan, Guys. Kenapa? Karena
masih banyak orang-orang goblok seperti
ini. Kenapa goblok? Karena hari ini
terbukti ramalan Benix. Betul bahwa
Indonesia dikhianati, Indonesia dijual
ke asing. Hei, tunggu dulu. Pakai logika
berpikir ini lu jadi tahu Indonesia
diuntungkan atau dirugikan. Faktanya
kalau ini jadi kenyataan, Indonesia akan
makin banyak bisa menerima investor
asing. Apa gua bilang? Karena faktanya
tahun lalu gua udah bilang perang tarif
19% ini sangat-sangat menguntungkan
Indonesia. Goblok banget ini. Banyak
profesor S3 kebanyakan makan uang suap
lu. An lu benar-benar gila lu. Yang
betul siapa? Gua. Gua udah bilang dari
tahun lalu kenyataannya Indonesia
sangat-sangat diuntungkan. Indonesia
bakal banyak kedatangan investor asing.
Akan makin banyak pabrik-pabrik
dibangun, lapangan kerja tercipta.
Kenapa? Karena perang tarif ini, perang
dagang ini 19% sangat menguntungkan
Indonesia. Ini memang gila ini
propaganda asing nih. Anjing-anjing
peliharaannya pada berkeliaran
menyebarkan ketakutan yang tidak logis
dan bodoh, irasional. Memang benar ini
kita udah darurat makanan bergizi gratis
nih biar bekicot-bekicot begini otaknya
nambah. Masa cuman 5 ons. Manusia itu
harusnya minimal 1,4 kg berat otaknya.
Goblok memang. Kenapa? Data berbicara
apa yang terjadi sejak perang tarif
tahun 2025? Apa yang terjadi? Indonesia
surplus dagang. Banyak peliharaan S3
profesor pengkhianat bangsa yang
kumisnya kayak Hitler sekalipun. Si Tol
guru besar ekonomi Indonesia tapi
goblok. Enggak ngerti kenapa. Lu ngerti
enggak yang namanya surplus dagang? Kita
kena tarif 19% berarti Indonesia rugi
dong. Masa barangnya ekspor ke Amerika
Serikat kena tarif 19%. Ya si bodoh
enggak ngerti bisnis, enggak ngerti
dagang. Apa sih surplulus dagang itu?
Surplus dagang adalah kondisi, Guys,
ketika nilai ekspor suatu negara lebih
besar daripada nilai impornya, ya dalam
satu periode tertentu, misalkan dalam 1
bulan atau dalam tahunan. Nah, rumus
sederhananya surplulus dagang adalah
ekspor dikurangin impor. Kalau hasilnya
positif yaitu surplus. Artinya ekspor
lebih besar daripada impor. Tapi kalau
hasilnya negatif artinya defisit.
Artinya barang yang masuk impor lebih
besar dibandang yang ekspor. Nah, kita
lihat data berbicara mana yang lebih
benar. Profesor, guru besar S3 atau
manusia-manusia yang kapasitas otaknya
cuma setara cendol 5 ons. Gua kesal
banget hasil sama para pengkhianat
bangsa ini. Kenapa kita data berbicara
ramalan Benix terbukti benar tahun 2024
neraca dagang kita itu cuman 29 biliun
dolar positif. setara R94 triliun. Nah,
tahun 2025 sekarang kan sudah tahun 2026
perang dagang kita di tahun 2025 kena
tarif dari Donald Trump 19%. Semua orang
pada panik. Indonesia collaps, Indonesia
bubar, Indonesia bangkrut, Indonesia
dirugikan. Ya memang karena lu goblok
ya. Orang kayak lu tuh harus makan MBG.
Kenapa? Karena apa yang terjadi di tahun
2025? Fakta membuktikan surplus dagang
kita kalau seandain Indonesia rugi
berkurang dong. Tapi ternyata tahun 2025
dari 400-an triliun tahun 2025 naik jadi
650 triliun. Gila cuan gede kita sesuai
ramalan Benix. Bego memang lu itu
sebetulnya bukan gue yang pintar.
Enggak. Gua mah biasa aja guys. Gua
manusia normal tapi banyak orang-orang
bego. Itu aja ya. Terang aja dari 400-an
triliun nih surplus dagang kita di tahun
202400-an
triliun naik menjadi 650 triliun. Wuh
ini kenaikan yang super signifikan,
Guys. Ini udah kenaikan lebih dari 30%
loh. Gila lu bisnis apa bisa cuan 30%?
Bank Indonesia aja kasih bunga cuma bisa
4% setahun.
Bank Indonesia lagi, Bank Indonesia
lagi. Tapi ini membuktikan negara kita
bertahan meskipun kita digempur
habis-habisan sama antek-antek anjaran
CIA, Guys. Tetap negara kita bisa
resilien, bisa survive, menang bahkan.
Kenapa? Ya memang kita diuntungkan. Nah,
perang dagang kan dengan Amerika
Serikat. Iya dong, kita cek dong datanya
dari 650 triliun ternyata hampir 50%
loh, Guys. Jadi sekitar 42 43% itu
berasal dari barang ekspor kita ke
Amerika Serikat. Jadi surplus dagang
kita di tahun 2025, by the way data gua
cuma sampai November 2025 itu udah
positif 650 triliun. Dari R50 triliun,
R280 triliun dari Amerika Serikat
surplus dagang kita. Ini membuktikan
ramalan Benix yang benar. Indonesia
diuntungkan dari perang dagang ini.
Sangat-sangat diuntungkan. Udah
bertahun-tahun gua bilang, tapi kenapa
masih banyak ya guru besar, profesor S3
pengkhianat bangsa bikin analisa-analisa
palsu kayak orang bego, kayak kurang
gizi, orang stunting lu. Memang lu
percuma gelar lu S3 lu, otak lu cuma 5
ons lu goblok lu. Jadi dari sini lu udah
bisa lihat ya memang fungsinya
anjing-aning peliharaan asing ini,
media-media peliaran George Soros ini
apa? Fungsi mereka adalah memecah belah
bangsa supaya lu tambah goblok. Udah lu
enggak usahlah dengerin itu
bekicot-bekicot itu enggak ada otak
semuanya. Enggak ada otak. Goblok
betul-betul goblok. Fatal l kegoblokan
lu. Dan Indonesia yang paling penting
sih Indonesia ya. Kita enggak usah
pikirin manusia-manusia stunting itu
yang enggak ada otak itu. Kita kembali
ke Indonesia aja fokusnya gimana
Indonesia bisa jadi lebih baik, Guys.
Kalau kita mau terus-menerus surplus
dagang, maka rupiah jujur nih memang
wajib melemah. Tapi ya sayangnya
lagi-lagi ya media-media anjing
peliharaan George Soros para pengkhianat
bangsa ini ketika rupiah melemah marah
menebarkan teror. Seolah-olah Indonesia
bakal bubar. Enggaklah. Ternyata
terbukti hari ini negara Indonesia
memang negara eksportir. Lah kalau kita
negara eksportir penghasilan kita dalam
dolar, tentu kita lebih senang kalau
dolar itu menguat dan rupiah melemah.
Masuk enggak sih di otak lu? Jangan
goblok. Lu mau aja dikibulin sama
media-media palsu ini sama Profesor S3
Hitler pengkhianat bangsa itu. Jangan
mau lu. Kenapa? Karena kalau sebetulnya
nih rupiah melemah, artinya harga
barang-barang made in Indonesia jadi
lebih murah buat para pembeli di luar
negeri. Ekspor kita naik karena produk
Indonesia menjadi lebih kompetitif di
pasar global. Nah, memang sisi
negatifnya impor jadi lebih mahal karena
ketika kita beli barang dari luar
negeri, kita membutuhkan rupiah yang
lebih banyak. Dan ini bisa berdampak nih
bagi pengusaha-pengusaha dan konsumen
yang hobinya pakai barang impor. Tapi di
sisi lain akan makin banyak
pengusaha-pengusaha dan konsumen yang
mencari alternatif lebih murah
menggunakan barang produksi lokal. Yang
ujung-ujungnya apa? Kalau semakin mahal
barang impor, ya orang jadi malas beli
barang impor. Impor lama-lama turun dan
industri dalam negeri akan jadi lebih
terlindungi, akan jadi lebih berinovasi,
akan jadi lebih kompetitif dan lebih
semangat nih buat memproduksi
barang-barang substitusi impor. At the
end of the day, ketika rupiah melemah,
industri lokal diuntungkan, lapangan
kerja bisa lebih terjaga. Atau dengan
kata lain, Guys, rupiah yang melemah
bikin ekspor kita jadi lebih cuan. jadi
lebih untung karena barang-barang kita
jadi lebih murah. Ya, simpel. Tadinya
meja ini harganya 1$.000, kalau 1
dolarnya Rp16.000, berarti satu meja ini
harganya Rp16 juta. Karena rupiah
melemah ke jadi Rp20.000, satu meja ini
1$.000 itu jadi R juta, Guys. Cuan orang
kita tambah banyak rupiahnya. Iya dong.
Nah, sementara barang-barang impor ya
harganya jadi makin mahal. Sisi
positifnya orang bakal ganti ke produksi
LCK. lokal. Pengusaha lokal akan
beradaptasi untuk apa? Bikin barang yang
lebih berkualitas lagi sehingga bisa
menggantikan substitusi barang-barang
impor itu. Nah, dari sini juga kita bisa
tahu sih sebetulnya naik turun rupiah
itu hal yang wajar lah. Tapi kalau kita
sudah menjadi negara eksportir, kita kan
pengin Indonesia tambah maju ya. Ya
harus punya mindset kita itu ekspor,
ekspor, ekspor, dan ekspor. Dan yang
namanya negara maju yang hobi ekspor
sudah wajib mata uangnya lemah. Bahkan
negara-negara lain tuh sampai ketakutan
ketinggal ngelihat apa Chinese melemah,
Vietnam dong mata uangnya melemah terus
akibatnya apa GDP naik 8% guys pakai
otak makanya lu goblok lu emang lu. Tapi
gua enggak mau bicara soal itu. Gua mau
bicara soal pentingnya Indonesia jadi
negara maju. Kalau mau jadi negara maju
kita harus menjadi negara yang fokus
ekspor karena kita tambah cuan. Contoh
ya kita lihat ya harga nikel kemarin
tahun lalu harganya 16.900
per ton. Kalau kurs rupiah masih di
16.179
79 per dolar. Artinya nilai 1 ton nikel
itu cuman setara Rp273 juta. Jadi gua
cuma dapat R73 juta ketika ekspor 1 ton
nikel. Tapi bayangkan skenario 2
harganya tetap sama nih 16.900
per ton tapi rupiahnya udah naik jadi
Rp16.900
per dolar Amerika Serikat. Barangnya
tetap sama tetap 1 ton nikel. Tapi
cuannya sudah tambah. Kenapa? Tadinya
cuma R273 juta naik sekarang jadi R285
juta. Nah, lu bayangkan lagi nih
skenario ketiga ini skenario yang paling
lezat. Harga nikelnya naik, Guys. Jadi
18.000 per ton. Eh, rupiahnya juga
melemah. Jadi, Rp16.900
per dolar. Ujung-ujungnya apa? Barangnya
tetap sama 1 tonikel Indonesia, tapi
cuannya tambah gede lagi. Jadi Rp304
juta per ton dengan barang yang sama,
effort yang sama, produksi yang sama,
tapi cuannya udah naik 11%. Kan lezat
ya, Guys, ya. Enak banget ini, Guys.
Tapi ini pun gara-gara titik acuannya
kan 16.000. Lu bayangin kalau titik
acuannya 14.000 R bisa bayangkan cuan
kita segede apa, Guys. Jadi kalau
dibilang Benix sangat berkepentingan
bikin negara ini tambah baju. Jelas
Benix sangat senang negara Indonesia
ekspornya bertumbuh. Jelas. Kenapa? Ya
karena kita investor, kita investasi di
Indonesia. Kita sangat-sangat ingin
negara kita tambah maju. Udah jelas lu
semua tambah cuan, tambah happy. Tapi
anehnya kok banyak banget para
pengkhianat di negara ini ya? Lu kalau
tinggal di Cina udah berubah jadi pupuk
lu hari ini. Makanya lu jangan mau,
Guys, termakan hoaks dari media-media
asing, dari profesor-profesor S3
bayaran, makan suap semua untuk apa?
Memecah belah bangsa Indonesia. Jadi
bikin analisis-analisis enggak masuk
akal, enggak ada otak. Goblok. Terbukti
gue yang benar. Mereka semua salah,
Guys. Apalagi sekarang makin banyak
orang-orang yang bilang yang mengatakan
rupiah makin melemah makin bahaya
Indonesia. Enggak. Itu bahaya ketika
Indonesia masih jadi anjing impor. Semua
kita impor. Tapi sekarang kita
perlahan-lahan merdeka, Guys. Pangan
kita enggak lagi impor dari Vietnam,
dari Thailand. Beras, tapi masih ada
yang lain, Pak. Gula, jagung, kedelai,
gandum. Ya, kita harus bisa transisi.
Pelan-pelan lah. Lu gila, emang ini
bisnis magic enggak? Ini ngelola negara.
Tapi satu yang penting gua mau sekali
lagi ulangin sama kalian biar lu tambah
terbuka pikiran lu. Vietnam hari ini
GDP-nya udah 8%. Mewujudkan cita-cita si
Prabowo. Mewujudkan nama si Vietnam,
Guys. Kenapa? Ya, negara komunis. Iya,
diktator. Iya. Tapi satu visi misinya
rakyat tambah sejahtera. Rakyat itu
enggak peduli mau sistem lu demokrasi
kek, parlementer kek, kerajaan kek,
komunis kek, komintang kek, ketoprak
kek, enggakah enggak enggak penting.
Yang penting apa? Sejahtera, pendidikan
bagus, layanan kesehatan berkualitas,
anak istri bisa makan secukupnya. Itu
yang penting. Makanya kalau negara
seperti Vietnam udah punya visi, negara
gua harus maju, kaya raya, rakyat
sejahtera, GDP 8%, ekonomi harus
perbaikin, harus berorientasi ekspor.
Makanya jangan heran. Good news guys,
ada kabar spesial buat kalian semua
karena sekolah Sambenix season 9 akan
segera dimulai kembali dan tema kali ini
sangat menarik khususnya buat
teman-teman investor pemula di IASG yang
masih belum tahu gimana sih saham-saham
yang bagus, gimana sih cara melakukan
perhitungan analisis laporan keuangan
secara fundamental. Ini saat yang baik
untuk pendaftarkan diri kalian sekarang
juga. Karena di sini kita bakal belajar
gimana cara menilai suatu saham, cara
menilai suatu emiten baik dari segi
bisnisnya maupun dari segi catatan
keuangannya sampai menghubungkan itu
semua dengan analisis ekonomi makro. Dan
yang bikin lebih seru lagi di tema kali
ini kita bakal bahas proyek Danantara.
Gila nih duitnya triliunan guys. Dan
kita bakal bahas ini dengan lebih detail
lagi di sekolah Sambenix season 9. Dan
buat kamu yang masih bingung gimana sih
caranya profit di ISG, kenapa sih
penting untuk menjadi investor saham, lu
bisa pakai kalkulator investasinya Benix
yang ada di www.skolasambenix.com.
Di situ lu bisa tentukan target
investasimu berapa. Lu pengin jadi
miliarder di usia berapa, lu pengin jadi
triliuner di tahun ke berapa. Dan dari
sana lu bisa hitung gimana caranya bisa
mendulang profit dari cuan di IG. So,
buat kamu yang belum bergabung di season
sebelumnya, ini adalah kesempatan
langka. Karena sekarang harganya diskon
jadi R jutaan saja alias diskon 25%,
Guys. Ingat ya, ini diskon 25% hanya
untuk 25 pendaftar pertama. Jadi tunggu
apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang
juga melalui nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini. 0811868959
atau bisa juga kunjungi website
sekolahsambenix di www.sambenix.com.
Yo, segera daftaran dirimu sekarang juga
sampai ketemu ya di Sekolah Sambenix
Season 9 yang akan segera dimulai di
tanggal 7 Maret 2026. Oke, guys. Segera
daftarkan dirimu sekarang juga sampai
ketemu, ya. Harus berorientasi ekspor.
Makanya jangan heran dalam 5 tahun
terakhir mata uang Vietnam yang namanya
Vietnam Miss Dong itu terus melemah.
Disengaja bahkan sengaja dia mau bikin
mata uangnya lemah lemah lemah lemah
terus. Biar dolar makin tinggi, makin
mahal, biar dolar makin kuat. Jadi 5
tahun yang lalu 1 dolar itu setara
23.000 dong, Guys. Detik ini 1 dolar
udah setara 26.269
dong. Terus melemah mata uang ini. Dan
ini dilakukan secara konsisten oleh
Vietnam. Memang kalau kenaikan terlalu
volatil, misalkan rupiah dari 17.000 ke
19.000, 19.000 tiba-tiba jadi R00.000,
wah kacau negara bubar. Betul. Bagus
enggak? Enggak juga. Memang harus
terkontrol secara teratur. Kenapa?
Kenapa penting stabilitas itu? Naik
boleh, turun juga boleh. Itu hal yang
biasa. Tapi harus terkontrol. Karena
gini, masih banyak pabrik-pabrik di
Indonesia yang membutuhkan bahan baku
impor untuk berproduksi. Contoh, lu
pabrik tekstil, kain, garmen. Banyak
yang masih pakai baji plastik dari luar
negeri, petrochemical dari luar negeri.
Banyak industri-industri di Indonesia
yang memang masih membutuhkan bahan baku
dari luar negeri untuk berproduksi.
Sehingga ketika dolar makin kuat, makin
mahal lah biaya operasional dia, biaya
produksi dia. Karena biaya impor dia,
bahan baku dia makin tinggi. Artinya
memang enggak bisa juga kenaikan itu
terlalu ekstrem. Apa yang terjadi nanti?
panik, industri collaps enggak bagus pun
sebaliknya. Kalau rupiah tiba-tiba
terlalu menguat jadi Rp10.000 per dolar
colaps juga. Enggak ada lagi orang mau
ekspor barang dari Indonesia enggak mau.
Barang kita jadi enggak kompetitif,
kemahalan, enggak menarik. Makanya gua
setuju enggak pelemahan rupiah? Gua
sangat setuju. Tapi dilakukan secara
gradual, bertahap terukur sesuai dengan
strategi industrialisasi kita, sesuai
dengan strategi ekspor kita. Makanya
ketika Vietnam melemahkan mata uang, gua
udah bisa prediksi, pasti dia akan
surplus dagang gila-gilaan. Karena dia
udah sangat sengaja melemahkan mata
uangnya. Di sana enggak ada media-media
anjing peliharaan yang bikin takut. Wah,
nanti Vietnam miss dong, mata uangnya
tambah lemah, negara lu bubar, negara
panik, orang demo. Enggak, enggak,
enggak ada, enggak ada, enggak ada kayak
di sini. Semua sudah berubah jadi pupuk
kalau di sana. Makanya lu bisa lihat
data berbicara tahun 2024 surplus dagang
Vietnam itu 1700 triliun, Guys. Gila
enggak? 1700 triliun. Indonesia cuman
berapa? Tahun 2024 cuman 400-an triliun.
Tapi Vietnam 1700 triliun. Tahun 2024.
Tahun 2025 apa yang terjadi? Surplus
dagang Vietnam naik jadi 2.55 triliun
kan gila. Kita happy enggak Indonesia
naik surplus dagang happy. Tapi Vietnam
sangat strategik melemahkan mata uangnya
sendiri. Surplus dagangnya 2.55 triliun,
Guys. Gila. Tapi memang secara growth
tetap lebih hebat Indonesia. Kenapa?
Karena Vietnam growth-nya cuma 16,4%
dari 1700 triliun ke 2.000 triliun.
Indonesia growth-nya 31% lebih dari R90
triliun ke 650 triliun dan itu normal,
itu oke karena memang ekonomi kita
selama 10 tahun dibikin stunting sama
agen-agen IMF, anjing peliharaan CIA.
Sekarang kita mau siap-siap nih,
Teman-teman bakal jadi saksi ya, bentar
lagi nilai ekspor dagang kita, surpuls
kita gua yakin akan lebih dari 1000
triliun, Guys. Apakah di tahun depan?
Enggak sih. Gua lihat dalam 2 sampai 3
tahun ke depan, surplus dagang kita
bakal lebih dari 1000.000 triliun. Yang
artinya, Teman-teman, kalau hari ini lu
tidak berbisnis, kalau hari ini lu tidak
berinvestasi, lu rugi. Karena akan
terjadi multiplikasi penggandaan uang,
kekayaan rakyat Indonesia tambah
sejahtera, berlipat lipat-lipat. Ketika
ekonomi kita tumbuh di atas 8%, ekspor
kita tumbuh di atas R000 triliun,
surplusnya. L percayalah makin banyak
orang Indonesia yang sejahtera. Dan gua
yakin mayoritas investor di Indonesia
kan kapasitas otaknya manusia normal ya,
1,4 kg ya per kepala. pasti sudah
terlihat semua saham yang lu pegang,
mayoritas saham yang lu pegang kalau lu
adalah investor fundamentalis sejati
seperti Benix, gua yakin portofolio lu
hijau dan akan makin hijau. Kenapa?
Karena kalau Purbaya bilang ISG bisa
R9.000, aduh menurut gua 10.000 yakin
gua. Apalagi setelah kita pelajari
seperti Vietnam, modelnya Vietnam,
betul-betul kita harus copy paste
gayanya Vietnam. Bukan cuma Vietnam yang
terus melemah mata uangnya, tapi
ekspornya terus bertumbuh,
perekonomiannya terus bertumbuh. negara
lain juga sama. Tadi gua udah bilang
Cina, Cina sudah melakukan hal ini.
Sebetulnya Indonesia copy paste Vietnam,
Vietnam copy paste China. Teman-teman
tahu yen, mata uang Cina itu
bertahun-tahun, pulu-puluhan tahun
disengaja dibikin lemah, Guys. Akibatnya
apa? Surplus dagang dia sudah mencapai
20 kuadriliun. Gila enggak? Tahun 2025
Indonesia surplulus dagang R50 triliun.
Tahun 2025 Vietnam surplus dagang 2.000
triliun. Cina tahun 2025 surplus dagang
20.200
triliun, Guys. Gila bener. Gila benar.
Makanya Donald Trump sampai marah
ngamuk-ngamuk. Kayak kenapa nih
negara-negara bangkai nih, negara-negara
Asia nih. Indonesia surus dagang,
Vietnam surplus dagang, Cina surus
dagang, mereka tambah cuan. Ada apa ini?
Sampai bingung Amerika Serikat. Makanya
enggak heran Donald Trump berulang kali
bilang Cina dan Vietnam bisa jadi negara
maju. Cina dan Vietnam bisa ekspor
gila-gilaan karena melakukan manipulasi
terhadap mata uangnya. Donald Trump
sampai jealous. Lu lihat tweet-nya dia,
dia bilang apa? Cina sengaja menjatuhkan
mata uangnya sehingga yuan semakin
melemah dan bahkan dalam posisi terendah
sepanjang sejarah. Dia komplain nih
tahun 2019, "Uh dari kapan tahun ini
orang komplain terus soal mata uang Cina
yang sengaja dibikin lemah, yang dia
juluki sebagai manipulasi mata uang."
Dan ini diulangi lagi sama dia di tahun
2024 dia kembali lagi bilang Amerika
harus bisa melawan manipulasi mata uang
Cina karena mereka sudah bertahun-tahun
sengaja membuat Yuan makin lemah, makin
lemah, makin lemah. Bahkan saking
gregetnya mereka, lu jangan kaget ya.
The diplomat ini salah satu koran
internasional yang paling bergengsi itu
sampai bilang US Amerika Serikat
berulang kali sampai melakukan gugatan,
melakukan investigasi karena Vietnam
juga dituduh melakukan hal yang sama,
manipulasi mata uang. Jadi dari sini lu
bisa lihat negara-negara barat itu
terancam ketika mata uang kita melemah.
Tapi syaratnya apa? Kita harus jadi
negara eksportir sehingga mereka
terdesak. Mau enggak mau wajib impor
barang dari kita. Kalau harga satu meja
ini di kita 1$ 1.000, di mereka udah
2.000, udah 3.000. Enggak kompetitif
mereka sama kita. Semakin lemah mata
uang kita, semakin hancur negara mereka.
Pabrik-pabrik mereka akan tutup semua.
Karena mereka terpaksa beli barang dari
sini. harganya jadi lebih murah. Masuk
enggak sih di otak lu? Tapi ada sedikit
kritik juga gua buat negara. Kenapa?
Karena meskipun kita mengalami surplus
dagang, ini sedihnya ya kita itu masih
dibayang-bayangi defisit. Defisit apa?
Maksud gua barang-barang impor. Skala
besar di sektor apa? Oil and gas.
Indonesia masih jadi budak Singapura.
Indonesia masih jadi budak Malaysia.
Indonesia masih impor crot oil dari Arab
Saudi. Sah saja. Salah saja Cina juga
lakukan itu. Masalahnya di Indonesia
impor tuh udah hampir 300 triliun, Guys,
setiap tahun. Jadi memang kita darurat
nih, Guys. Kita wajib suasembada energi.
Kita udah suasembada pangan tapi
peramaran belum selesai. Kita harus
suasembada gula, kedelai, gandum yang
kita memang sudah bertahun-tahun
dijadikan budak sama IMF supaya impor
itu dari negara luar. Nah, sebetulnya
kita butuh Amran juga hadir nih menjadi
Menteri Energi sebetulnya karena kita
juga mau menjalankan program B50
mengurangi apa impor-impor minyak kita
dari luar negeri. Kita sebetulnya bisa
ganti minyak Arab itu guys. Apa sih yang
kita impor crude oil itu mau dirubah
jadi solar? Sebetulnya kita bisa pakai
apa? B50. Jadi 50% minyak bumi. 1 liter
solar lu, 50% minyak sawit. So, this is
a good thing. Makanya gua sangat dukung
kita wajib suas sembada energi wajib
guys. Kita 1000% harus dukung supaya
Indonesia menjadi negara murni ekspor.
Enggak takut mata uangnya melemah. Good
news. Mata uang melemah bagus. Kita
tambah kaya raya. Semakin lemah rupiah
kita semakin kaya raya. Tapi memang
wajib dilakukan secara bertahap
strategis. Jangan sampai
industri-industri yang masih butuh bahan
impor bisa berdampak juga. Jangan juga.
Karena banyak produk-produk ekspor kita
bisa ekspor. Kenapa? Karena ada bahan
baku yang diimpor, diolah, terus
diekspor lagi. Nah, ini harus
dilindungi. Makanya penting nih,
pemerintah bisa mengendalikan bank
sentral supaya apa? Kita bisa kasih
subsidi. Subsidi apa? Minimal subsidi
bunga. Kalau bisnis lu ekspor, kasih
bunga kecil. Seperti yang terjadi di
Vietnam. Bisnis lu apa? Ekspor. Iya.
Mendatangkan dolar. Oke. Bunga lu cuma
1%. Bisnis lu apa? Pertanian. Mengurangi
bahan impor ya kasih bunga 2% biar
petani kita sejahtera kaya raya. Tapi
ini enggak bakal bisa dilakukan. Kenapa?
Karena kalau di Cina, di Vietnam, bank
sentral mereka setia sama negara, hormat
dia sama negara. Di sini coba lu pikir
bank sentral kita independen. Independen
berarti lu setianya sama siapa, Guys? Lu
menjalankan program siapa? Lu pernah
bertanya-tanya enggak itu? Tapi satu
yang pasti, Guys. Memang perlu kita
mendukung bisnis-bisnis yang bisa
menyerap banyak tenaga kerja.
pengusaha-pengusaha yang orientasi
ekspor, mau usaha UMKM pun kalau
orientasi ekspor wajib didukung
gila-gilaan, Guys. Gila-gilaan wajib
seperti Vietnam. Nah, termasuk tadi ya
mengganti barang substitusi impor. Kita
selama ini impor bensin dari luar
negeri, impor solar dari luar negeri.
Hei, sekarang ada B50. Kalau B50 ini
bisa berjalan, kenapa kelapa sawit kita
harus berkembang terus? Teman-teman tahu
dalam 5 tahun terakhir dari tahun 2020
sampai 2025 karena kita sudah mencampur
biodiesel kita dengan minyak sawit, kita
itu sudah menghemat devisa hingga 40
miliar dolar Amerika Serikat. Nah, kalau
Indonesia bisa upgrade menjadi program
B50 alias 50% pakai minyak sawit di
tahun 2026, potensi tambahan penghematan
bisa sampai 10 miliar Do Amerika Serikat
dalam 1 tahun. Jadi kalau sebelumnya
dengan program B40 kita cuma bisa
menghemat 690 triliun. Dengan adanya B50
Indonesia bisa hemat sampai R00 triliun.
Hitungannya dari mana, Pak? Simpel aja.
Kita bakal dapat ekstra penghematan 10
billiun dalam 1 tahun. Kalau lu kali 5
tahun di tootal itu setara 54 billiar.
54 billiar, Guys. Ini udah setara dengan
900 triliun. Gila, ini baru dari B50,
Guys. Negara kita bisa jadi tambah kaya
raya dibanding lu kasih duit itu ke raja
Arab, dibanding duit kita dibakar kasih
ke Malaysia, kasih ke Singapura. Lu
logis enggak? Makanya lu jangan heran,
lu juga akan menjadi saksi. Akan makin
banyak nih antek-antek asing
berdemonstrasi menolak sawit. Bahkan
harus ditebangin pohon kelapa sawit. Kan
gila nih, benar-benar parah mereka nih.
Asli kita diacak-acak berulang-ulang,
Guys. Dan kenapa kita semua harus
kompak, Guys? Simpel ya. Kalau Indonesia
mau jadi maju, GDP 8%, ekonomi kita
tumbuh 8%. Rumus GDP itu sangat simpel.
Konsumsi ditambah investasi ditambah
government spending, pengeluaran negara
ditambah ekspor yang nilainya harusnya
lebih besar dibanding impor. Nah, jadi
kalau kita mau tumbuh salah satu caranya
ya konsumsi ya memang kita sudah gede
ya. Tinggal dikejar nih ekspornya nih
dengan apa? kasih subsidi besar-besaran
tadi yang gua bilang ke semua bisnis
yang orientasinya ekspor. Tapi anehnya
bank sentral Indonesia enggak mau
nurunin suku bunganya. Sekarang udah
hampir 6 bulan nih bunga kita enggak
turun-turun sejak bulan September 4,75%,
Oktober 4,75%, November 4,75%, Desember
4,7, Januari juga udah keluar enggak
turun juga 4,75%. Sudahlah, sudahlah.
Goodbye lah, Guys. Gua udah yakinlah
makin banyak petani-petani di Indonesia
nelayan yang komplain, susah banget jadi
pengusaha UMKM di republik ini. Mau
ambil kredit aja belum tentu tembus.
Kalau tembus pun bunganya gila-gilaan.
Hah, enak bangetnya jadi orang Vietnam
ya. Bisa-bisanya ya bunga di sana cuman
1%, 2%, gila banget. Gila banget ini
pemerintah mau gaspol ekonomi tapi
ada yang tarik rem tangan, Guys. Ngeri
banget, Guys. Jadi sekali lagi gua mau
tanya nih, Guys. Sekarang sudah terbukti
bahwa negara Indonesia sudah menjadi
negara eksportir. Indonesia itu sudah
jadi net eksportir. Indonesia itu
diuntungkan dengan tarif 19% Donald
Trump. Jadi, gua mau tanya sama kalian
semua, sebetulnya Indonesia perlu takut
enggak sih kalau rupiah itu melemah?
Seperti berita-berita yang lu sering
baca, media-media yang selama ini
memanipulasi lu propaganda sama lu?
supaya lu enggak mau Indonesia jadi
negara eksportir. Karena lu diajarin
rupiah sebaiknya menguat. Hm. Artinya lu
pengin Indonesia hancur. Ngerti enggak
lu yang gua bilang ini? Makanya lu harus
share video ini sebanyak-banyaknya,
Guys. Karena sebetulnya kalau lu paham
apa yang gua bilang, maka lu pasti
mendukung rupiah itu semakin melemah.
Karena itu ternyata malah menguntungkan
kita. Loh, ngerti enggak sih lu nih?
Nah, tapi jadi pertanyaan menurut lu kan
selama ini kita ada hambatan tuh di bank
sentral kita sendiri. Menurut lu Prabowo
berhasil enggak nih bersih-bersih
mereka? Ya karena mereka enggak searah
nih dengan negara kita. Gua enggak tahu
mereka setia sama siapa. Apakah sama
Garuda Indonesia atau sama patung
Liberty, Guys. Karena kalau enggak,
kalau kita enggak bisa kendalikan
mereka, maka lu jangan pernah berharap
ekonomi kita bisa tumbuh di atas 8%.
Jangan pernah. Dan yang paling penting
nih, karena kita kan channel investasi,
Guys. Kalau betul nih, Indonesia
berhasil sesuai prediksi BENX Y SG
10.000 R000, GDP tumbuh 8%, ekspor
gila-gilaan, suku bunga kredit tentu
harus murah. Lu tahu dong emiten apa
yang pasti diuntungkan? Dan yang paling
penting lagi tadi kan sudah lihat ya,
bahwa ramalan Benix tahun 2025 terbukti
benar. Yang lainnya salah tuh para
pengkhianat bangsa itu, profesor S3
salah total. Yang bilang Indonesia
dirugikan dengan tarif 19% Donald Trump.
Mereka salah, Guys. Benix yang benar.
Nah, pertanyaan gua selanjutnya adalah
kemarin Indonesia udah shake hand.
Prabowo presiden kita udah shake hand
sama Donald Trump untuk ikut board of
peace ciptaannya Donald Trump. Dan di
situ kalau kita mau jadi member wajib
bayar uang membership, Guys. Berapa? 17
triliun. Wis gila gede banget. Makanya
jangan kaget langsung digoreng-goreng
sama peliharaan-peliharaan George Soros
sama Profesor S3 pengkhianat bangsa.
Tapi pertanyaannya apakah dengan
bergabungnya Indonesia ke dalam Board of
Peace itu merugikan Indonesia atau
jangan-jangan menguntungkan kita? Lu
setuju enggak kalau Benix bikin video
lanjutan membahas secara spesifik
ramalan Benix terkait Board of Peace?
Apakah akan menghancurkan Indonesia?
Seperti kata media-media itu, seperti
kata profesor-profesor itu, seperti kata
manusia-manusia yang stunting butuh MBG.
Kapasitas otaknya cuma 5 ons. Itu tahu
jangan-jangan malah sebaliknya. Gua mah
fair, gua netral. Kalau jelek gua bilang
jelek, kalau bagus gua bilang bagus. Lu
setuju enggak? Kalau di next video kita
bahas secara detail ramalan Benix
terkait board of peace. Apakah
menguntungkan atau merugikan Indonesia?
Kalau teman-teman setuju kita bahas
tentang board of peace, kita akan bahas
secara jujur segamblang-gamblangnya
tentang board of peace ini. Lu udah
tahulah benix. Kalau hitam bilang hitam,
kalau putih bilang putih. Kalau bagus
bilang bagus, kalau jelek bilang jelek.
Oke, guys. Tunggu apaagi? Ditunggu
jawaban kalian. Jangan lupa segera like
dan share video ini sebanyak-banyaknya.
Subscribe di channel Benix. Semoga video
ini bermanfaat. Salam sehat. Salam cuan.
Bye bye.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:39 UTC
Categories
Manage