File TXT tidak ditemukan.
Transcript
EjTWF9bUB3M • Daurah Aqidah #2: Ushul As-Sunnah (Sesi- 2)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2662_EjTWF9bUB3M.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasahbihi walah. Ee pembahasan berikutnya kita bahas tentang sejarah ilmu akidah. Ya, sejarah ilmu akidah tentunya ee wasiat Nabi sallallahu alaihi wasallam untuk berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan hadis. Taraktum fikum amraini lan tadillu ma tamasaktum bihima kitaballahi wasunata nabihi sallallahu alaihi wasallam. Ya, aku tinggalkan bagi kalian dua perkara. Jika kalian berpegang teguh dengannya, kalian tidak akan sesat. Yaitu Al-Qur'an dan sunah. Maka ketika Nabi wafat mengharuskan pembukuan Al-Qur'an dan Asunah. Al-Qur'an di masa sahabat dibukukan. Kemudian hadis mulai dibukukan di zaman tabiin atas perintah Umar bin Abdul Aziz. Dan akhirnya Az-Zuhri yang dikenal sebagai tabiin pertama yang mulai mengumpulkan menulis hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam. Azzuhri wafat 124 Hijriah. Ya. Ee Muhammad bin Muslim Ibnu Abidillah bin Abdillah Az-Zuhri. Tib. Ee sehingga di dalam Al-Qur'an banyak perkara akidah dan juga dalam hadis-hadis Nabi juga banyak perkara akidah dan harus dijaga akidah sebagai bentuk agar tidak tersesat. Bentuk menjalankan wasiat Nabi, berpegang teguh dengan Al-Qur'an dan sunah tidak sesat. Di antaranya Al-Qur'an dan sunah terkait masalah akidah. Maka itu yang bahkan yang paling pokok. Kemudian ee faktor ee kodifikasi ilmu akidah atau pembukan ilmu akidah semakin semakin penting ketika muncul banyak perpecahan dan bidah. Ya, seperti khawarij ya muncul di zaman Ali ya ketika terjadi presiden antara Ali dengan Muawiyah maka muncullah Khawarij dari kelompok Ali kemudian nyempal sekitar 12.000 orang kemudian didakwahi oleh Ibnu Abbas kembali 4.000 tinggal kemudian diperangi oleh Ali bin Abi Thalib. Khawarij adalah firkah pertama yang muncul. Firqah yang pertama, Kha Khawarij. Kemudian Syiah. Ya, Syiah ini dari Abdullah bin Saba sudah muncul sejak zaman ee Utsman bin Affan sebagai provokator. Akhirnya lama-lama dia membentuk pemikiran mengkultuskan Ali bin Abi Thalib. Dan di zaman Ali bin Abi Thalib ada yang mengatakan Ali adalah Tuhan. Maka Ali pun bakar mereka. Ali pun bakar mereka. Dikasih waktu untuk tobat. Mereka tidak bertobat. Akhirnya dibakarlah mereka. Akhirnya diingkari Ibnu Abbas. Ibnu Abbas menyetujui mereka dibunuh karena mereka murtad, menganggap Ali sebagai Tuhan. Tapi cara membunuh dengan dibakar tidak disetujui oleh Ibnu Abbas radhiallahu taala anhuma. Muncul di zaman Ali ada Khawarij, kemudian ada juga benih-benih Syiah. Tapi belum Syiah seperti sekarang. Tapi mulai benih-benih Syiah. Kemudian Qadariyah muncul di zaman Ibnu Umar di di ee namanya Ma'bad Aljuhani di zaman Ibnu Umar. Kemudian Muktazilah muncul di zaman tabii Hasan Albashri. Hasan Al Basri wafat 110 Hijriah. Dari muridnya Wasil bin Atha, muridnya Hasan Albashri menyempal. Ketika Hasan Al Basri ditanya tentang bagaimana nasib pelaku dosa besar. Sebelum Hasan Basri menjawab, muridnya kemudian nyeletuk menjawab dengan akidahnya Muktazilah, yaitu bahwasanya pelaku dosa besar tidak kafir dan juga tidak muslim. Tidak kafir juga tidak mukmin. Tapi di antara keduanya ya akhirnya dia pun menyempal majelisil hasan menyempal jadilah disebut muktazil muktazilah. Jadi akhirnya terkenal dengan ee kelompok Muktazilah. Kemudian Jahmiyah menolak sifat-sifat Allah ee mulai dari ee Ja'ad bin Dirham kemudian diwariskan ilmunya oleh Jaham bin Safwan. Jahan bin Safwan wafat 128 Hijriah. 128 Hijriah ini masih awal-awal, masih abad kedua Hijriah. Kemudian Mujassimah muncul pengikut Karamiyah Muhammad bin Karram Assijjistani wafat 255 Hijriah. Kemudian tersebarnya Syiah setelah itu ya dengan ada Al Imamiyah dan Zaidiyah. Kemudian ada Al Imamiyah ada terbagi dua, Isnai Asyariyah yaitu yang ee yang terkenal sekarang ya. seperti di Iran ya, di Libanon itu Isnin Asyari. Nanti ada Syiah al-Ismailiyah ya, al-Ismailiyah. Mereka berselisih pada imam ketujuh ya. Imam ketujuh pembahasannya panjang intinya di antara Ismailiyah muncul kemudian Qaramitah yang terkenal sadis yang pernah membunuh para jemaah haji yang mencuri Ka'bah itu dari Ismailiiah. Kemudian juga terkenal Daulah Fatimiyah, Daulah Ubaidiyah yang berkuasa di Mesir hampir 250 tahun yang juga di situ menyebarkan Syiah mengkafirkan para sahabat. dan sempat berkuasa di Mesir 250 tahun ya cukup lama ya. Kemudian muncul juga di zaman dinasti Abbasiyah di Khalifah Almun pemikiran-pemikiran falasifah yang mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sehingga masuklah pemikiran-pemikiran Aristo, Plato yang kemudian berlanjut pada mempengaruhi masalah akidah, masalah akidah. Sehingga bertumpuk-tumbuklah bidah. Bertuk di zaman para aimmah, di antaranya di zaman di yang kencang-kencangnya di zaman Imam Ahmad. Tatkala Almun menjadikan Ahmad bin Abi Duad, tokoh Muktazilah sebagai penasihat spiritualnya atau sebagai menteri agamanya. Ya, sehingga keputusan ee Khalifah Makmun memaksa orang-orang untuk mengatapkan Al-Qur'an itu makhluk. Jika tidak akan dibunuh. Para umah, para ulama dipaksa dan rata-rata ulama ikut mengatakan Al-Qur'an makhluk terpaksa. Imam Ahmad enggak, Imam Ahmad bertahan sampai dia disiksa, dicambuk dan disiksa. Ya, tapi intinya hal-hal inilah yang kemudian bertumbuh muncul-muncul juga murjiah, berbagai macam firkah. Maka mengharuskan akidah islamiah harus diselamatkan. Maka mau gak mau muncullah tulisan-tulisan. Dimulai kalau tidak salah dengan tulisan bantahan-bantahan. Mulai muncul apa? Bantahan-bantahan ya. Kemudian juga di antara hal yang menimbulkan ilmu akidah harus dikodifikasikan, harus di secara apa namanya bidang ilmu tertentu adalah interaksi kaum muslimin dengan penganut agama lain. Ya, penganut agama lain interaksi punya pengaruh ya dengan Majusi, dengan Nasra, dengan Yahudi. Ya, kalau tidak dijelaskan akidah yang benar maka orang mungkin terpengaruh dengan pemikiran Yahudi, pemikiran Nasra ataupun pemikiran Majusi, India, Hindu, Buddha. Ya, karena mereka kaum muslimin juga berinteraksi dengan orang-orang India. Belum lagi ada aliran-aliran aneh-aneh di India yang Sumani lah apalah. Kemudian datang ke negeri Islam kemasi dengan orang-orang Islam. Dan ini punya mereka punya pengaruh. Mereka punya pengaruh. Lihatlah bagaimana pengaruhnya interaksi Bani Israil dengan suku Alqibt? Bani Israil di zaman Firaun diperbudak sejak zaman ee Nabi Yusuf alaihi salam meninggal dunia. Mulailah mereka diperbudak oleh farainah. Dan padahal mereka asalnya mereka bertauhid. Namun saking lamanya berinteraksi dengan ee suku Kibti atau suku Akbat, sukunya Firaun. Akhirnya mereka terpengaruh dengan dengan ee kesyirikan. Sampai ketika mereka sudah selamat dari kejaran Firaun, mereka mengatakan, "Ya ijaana ilahan kamahumha. Jadikanlah kami Tuhan sesembahan sebagaimana mereka punya sesembahan. Mereka minta dibikinkan patung oleh Nabi Musa. Nabi Musa heran. Subhanallah. Kenapa? Karena terlalu lama berinteraksi dengan orang nonmuslim atau orang kafir dan apalagi posisi sebagai bawahan. Apalagi posisi sebagai budak sementara ee Firaun sebagai penguasa. Namanya interaksi akhirnya mempengaruhi mempengaruhi ya. Maka perlu kalau diberikan akidah yang benar agar tidak mudah terpengaruh. Agar tidak mudah terpengaruh. Sebagaimana kita misalnya sebelum kita dulu agan ada ada agama-agama sebelum Islam, ada agama Hindu, agama Buddha, masih ada pengaruh-pengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Masalah khurafat-khurafat, masalah pamali-pamali, masalah tradisi-tradisi masih ada. Itu kalau kita telusuri ternyata dari agama lain. Maka harus dibuat akidah yang benar agar memurnikan akidah yang benar tersebut dari hal-hal yang bukan dari Islam. Ma anzalallahu biha min sultan. Allah tidak pernah turunkan dalilnya. Allah tidak pernah turunkan. Ini di antara faktor-faktor yang mengharuskan ilmu akidah harus ditulis atau harus dijelaskan dengan gamblang. Tib. Saya ulangi. Di antara sebab-sebab muncul penulisan ilmu akidah pertama wasiat Nabi untuk apa? Berpegang teguh dengan Al-Qur'an dan sunah. Dan dalam Al-Qur'an dan sunah banyak sekali masalah akidah. Maka Al-Qur'an sudah dituliskan di zaman Utsman bin Affan. Adapun hadis ditulis secara khusus dengan perintah Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu taala. Kemudian yang pertama ulama terkenal menulis adalah Az-Zuhri. Az-Zuhri yang wafat pada tahun 124 Hijriah. Kemudian diikuti oleh ulama-ulama yang lain. Maka itu sunah-sunah Nabi dan dalam sunah Nabi banyak sekali permasalahan akidah. Tapi masih umum tidak khusus buku akidah. Kemudian di antara sebab akidah harus dijelaskan dengan gamblang dan harus ada bantahan terhadap akidah yang sesat karena munculnya banyak bidah-bidah dan perpecahan ya dengan berbagai macam kelompok yang muncul sejak zaman sahabat. Zaman sahabat sudah ada Khawarij, sudah ada ee Syiah, sudah ada Qadariyah, Ma'bad Aljuhani ya. Kemudian setelah itu zaman tabiin mulai muncul yang lain ada ee Ja'ad bin Dirham, ada Jahmiyah, kemudian ada ee Muktazilah dan lain-lainnya. Kemudian juga tadi yang ketiga, interaksi kaum muslimin dengan nonmuslim. Ya, ini mengharuskan orang akidah Islam harus dijaga agar tidak terpengaruh dengan akidah-akidah dari luar yang ingin nyusup ke dalam akidah Islam. Demikian juga mungkin saya boleh katakan yang keempat kita tambahkan diterjemahkannya apa? Buku-buku filsafat ya. Keempat diterjemahkan buku-buku filsafat dan ini punya pengaruh terhadap akidah Islam ya. Saking pengaruhnya sampai disebut filsafat islami sekarang. Filsafat islamiah ya. Tayib. Ini kira-kira empat sebab. Ee tentu ada sebab-sbebab lain, tapi ini kira-kira empat sebab yang menjadikan ilmu akidah harus dibukukan atau dijelaskan secara gamblang. Kita lanjutkan. Adapun penulisan buku akidah pertama, tahapan pertama adalah akidah tersebar dalam kitab-kitab hadis ya, tentu dan Al-Qur'an ya. dan Al-Qur'an ya. Namun tidak ditulis secara spesifik, masih tersebar dan demikian juga ilmu-ilmu yang lain. Ilmu fikih juga demikian. Semulur ilmu seperti itu. Ilmu agama dulu belum ditulis secara spesifik. Ushul fikih ada dalam Al-Qur'an dalam hadis ada. Qid fikih ada juga dalam ee Al-Qur'an dan hadis. Sirah juga ada Al-Qur'an hadis. Semuanya ilmu agama semua dalam Al-Qur'an dan hadis. Namun kemudian dengan berjalannya waktu mulailah dituliskan secara spesifik masing-masing ilmu. Masing-masing ilmu ya. Mulailah hadis dikumpulkan, ada yang dikumpulkan, dikumpulkan begitu saja. Ada yang mulai dikumpulkan secara tabwib, bab-bab fikih yang mulai mulai teratur. Ya, demikian juga ilmu akidah asalnya ee tersebar dalam ee dalam Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kemudian akhirnya dalam sebagian buku-buku hadis mulai ada pembahasan terhadap ilmu akidah seperti banyak dalam Sahih Bukhari ya. Jadi kemudian kita ee ini buku-buku bantahan ya mungkin kita bagi dua. Pertama bab-bab tertentu dalam kitab-kitab hadis. Kemudian yang kedua ee kitab bantahan. Adapun terkait dengan bab-bab tertentu seperti dalam kita ambil contoh Sahih Bukhari. Dalam Sahih Bukhari, contoh dalam Sahih Bukhari ada misalnya apa? Kitab iman. Kitab iman. Terus ada kitab tauhid warat alal Jahmiyah. Dalam sebagai nuskhah ada kitabut tauhid warat alal Jahmiyah. Ini ada masalah akidah, iman tentang akidah. Dan Imam Bukhari membantah Murjiah dalam kitabul iman dan membantah Muktazilah menunjukkan wasatiah moderasinya atau tengahnya ee akidah ahlusunah. Kemudian ada kitab tauhid dalam Sahih Bukhari yaitu kitab tauhid warat alal Jahmiyah dan juga misalnya kitab Khabarul Ahad. Khabarul Ahad ya. Ini juga ada ini di bahas juga masalah akidah membantah orang-orang yang menolak khabar ahad karena banyak akidah juga di bangun di atas khabar ahad. Mau saya dalam buku-buku tertentu ada pembahasan khusus tentang akidah seperti juga dalam Sunan Abi Daud juga ada pembahasan khusus bantah ahlul bidah dan seterusnya ya. Ini mulai ada mulai terkhususkan tapi masih dalam buku-buku hadis. Kemudian muncullah buku-buku yang khusus akidah. Hilangkah? Kenapa baru muncul? Di awal belum muncul. Foto ulang deh biar enggak ada hujah nanti. Oh Ustaz saya enggak nyatat. Nanti ujian. Nanti ujian baru tahu antum bahlul atau pintar. Nanti. Kalau sekarang sok pintar aja gak apa-apa. Sudah. Sudah. Tib. Yang kedua silakan difoto ya. Maka setelah dalam buku-buku yang terdekat dalam buku-buku hadis kemudian ulama membantah secara spesifik mereka tulis buku-buku tertentu dalam bentuk matan. Tapi di balik matan tersebut ada bantahan. Ya, seperti bukunya Imam Abu Hanifah alfiqul Akbar. Ini khilaf apakah fiqhul Akbar ini adalah nisbahnya benar kepada Imam Abu Hanifah. Tapi ada buku dinisbahkan kepada Imam Abu Hanifah namanya alfiqhul akbar. Situ ada bantahan-bantahan juga. Kemudian Imam Ahmad bukunya ushulusunah. Ushulus sunah isinya matan. Tapi sebenarnya kalau kita teliti dia ada bantahan di balik itu. Artinya kami tidak seperti yang lainnya. Kami itu begini. Meskipun judulnya bukan bantahan ya. Tapi dia ada singgung tentang apa bantahan. Nanti kita bahas insyaallah usul ushulus sunah. Seperti juga rad alal jahmiah wadiqah tadi kita bilang Imam Ahmad bukunya ada dua ushulus sunah dan yang kedua apa r alal Jahmiyah dan zanadiqah ini albukhari khbat membantai yang mengatakan afbad adalah giri makhlukah Imam Bukhari tulis buku khusus judulnya khalqu afal ibad ya ini bantahan juga Utsman bin Said Addarimi Rad Aljamiyah Rad Albisyr Alris dua buku dia tulis ya Abu Abid Qasim bin Salam judulnya Aliman Abdul Aziz Alkinani Almakki Murid Imam Syafi'i alhaidah wal iktidar. Alhaidah wal iktidar ini ini lihat wafat mereka 150 Hijriah. Imam Ahmad 241 Hijriah. Imam Bukhari 256 Darimi 280 Abu Ubaid Alqasim bin Salam 224 Hijriah. Abdullaz Alki Alqinani 240 Hijriah. Masih awal-awal ya. Jadi mulailah muncul-muncul buku akidah karena ada ee respon dari ee dari bidah yang tersebar. respon dari bid yang tersebar di antaranya mulai muncullah buku-buku akidah dengan bantahan-bantahan. Ya, ini secara sederhana. Tib. Ee kemudian setelah itu, setelah itu baru pembahasan buku akidah ditulis lebih spesifik lagi dengan judul-judul ee yang lebih ee tajam tentang akidah tayib. Demikian juga muncul kitab-kitab yang memukulkan mayoritas pembahasan akidah. lihat Majum Fatawa. Demikian juga muncul kitab-kitab yang mengumpulkan mayoritas pembahasan akidah seperti dengan nama sunah. Mulai dengan nama sunah sebagai lawan dari akidah bidah. Ya. Jadi istilah sunah itu kalau kita tahu menurut ee apa namanya? Ahlul hadis yaitu ma udifa ilan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kita istilah sunah kan ada penggunaan ahlul hadis, penggunaan ahlul fikih, dan penggunakan penggunaan ahlul akidah. Adapun penggunaan sunah menurut ini masuk ujian ya jangan biar mulai tidak catat ya sunah menurut ahlul hadis yaitu ma udifa ilan Nabi sallallahu alaihi wasallam semua yang disandarkan kepada Nabi baik akhlaknya baik amalnya baik keyakinannya baik sirahnya semuanya disebut apa sun sunah semua yang diidfah oleh Nabi sunah ini pengertian dari ahlul hadis apa itu sunah ma udifa ila Nabi sallallahu alaihi wasallam min wa fi'lin wa takririn semuanya apakah perkataan perbuatannya pengiakan pengiyaan ya ini semua adalah sunah ya kadang-kadang akhlaknya semuanya disebut sunah yaitu tentang Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kalau menurut fuqaha sunah yaitu ma utiba failuhu ya siapa yang mengerjakannya maka diberi apa pahala ya atau walam yaamariqu yang meninggalkan tidak berdosa itu namanya sun sunah ya atau mustahab kalau istilah mereka ya kalau dikerjakan dapat pahala ditinggalkan tidak ber berdosa. Kalau bahasa kita ditinggalkan rugi ya dikerja dapat pahala ditinggalkan rugi. Ini menurut ee apa? Ulama fi fikih. Adapun ulama akidah ketika mereka nulis maksud mereka tulis sunah, maksudnya sunah itu lawan bidah. Sunah lawan daripada bidah. Maka mereka tulis buku mereka dengan nama sunah, buku akidah untuk menunjukkan rabbaniyatul masdar. Bahwasanya akidah kita berasal dari Al-Qur'an dan sunah. Bukan akidah karangan, akal-akalan khayalan. Sebagaimana akidah-akidah bidah-bidah yang lainnya yang tidak murni dari Al-Qur'an dan sunah. Maka ini istilah, maka muncullah istilah sun sunah. Maka menurut saya tidak salah ketika ada istilah muncul sekarang dibilang dai-dah maksudnya seperti ini ya. Nanti ada bantahannya itu dai sunah kita dai wajib fardu kifayah fardu ain. Nah, ini enggak nyambung. Maksudnya itu istilah yang digunakan sekarang seperti muncul dai-dai sunah maksudnya untuk bedakan dengan yang bid bit bid bit bidah. Dan ini sudah ada seperti zaman dahulu ya, bahwasanya mereka menamakan buku mereka dengan buku akidah dinamakan dengan sun sunah untuk menyatakan bahwasanya akidah mereka Jahmiyah, Muktazilah, Murjiah dan lain-lain tidak dibangun di atas sun sunah. Maka muncullah akidah dengan nama sunah sebagai lawan dari akidah bidah yang tidak dibangun di atas dalil sunan dalil dengan nama-nama berikut. Ada namanya sunah, ada namanya ushulus sunah, ada namanya syarhus sunah. Pokoknya ada sunahnya. Dan ini jumlahnya disebut oleh Syekh Abdul Karim Barjas rahimahullahu taala, ada yang mengatakan jumlahnya lebih dari 250 kitab dengan nama sun sunah. Tapi nanti saya akan sebutkan ada puluhan n sampai sini saya sebutkan nanti halaman berikutnya. Tapi Syekh Abdul Karim bin Barjas mengatakan rahimahullah ee dia mengatakan sekitar lebih 250 kitab namanya sunah. Kemudian ini ini yang pertama. Jadi yang kita yang kita bahas namanya ushulus sun sunah. Buku dengan judul ushulus sunah bukan cuma punya Imam Ahmad saja. Ada juga yang lain ushulus sunah. Buku dengan judul sunah sangat banyak ya. Syarhusunah juga banyak. Syarhusunah sarihusunah banyak ya. Tayb. Yang kedua, buku dengan nama asyariah. Asyariah atau kita sebutkan dulu yang dengan nama sunah. Poin pertama, buku-buku yang judulnya dengan apa? Sun sunah. Ini contohnya nih. Ah, ada berapa ini? Ada 31. Jadi antum kalau ngaji rajin ini saya tangan saya nyetat sendiri nih ya. Biar antum juga maksudnya J. Kalau ada ustaz yang ceramah dia capek dulu sebelum antum paham? Ya, ini saya chat antum tinggal foto ck. Kita bacakan buku-buku dengan judul sunah ya biar kita kenali akidah ahlusunah. Pertama risalah fisah karya Abdurrahman bin Qasim muridnya Imam Malik. Sahib al Imam Malik. Wafat 191 Hijriah. 191 Hijriah. Kemudian buku julus sunah Abdurrahman bin Mahdi ya 198 Hijriah. Jadi buku-buku sudah catat tulis sudah lama ya. Imam Malik wafat 179 ya. Dia punya murid 191 Ibnu Qasim ee punya bul sunah. Kemudian Abdullah bin Mahdi 198unah wal jamaah wammul Hawa karangan Alwaqidi. Abu Umar Alwaqi 257 Hijriah. Asunah ee Asad bin Musa atau dikenal Asadus Sunah 212 Hijriah. Kita berusaha nyusun sesuai dengan apa sanah tahun wafat. Ushulus sunah karya Abu Bakar Al-Humaidi. Judulnya juga Ushulu Sun Sunah seperti buku yang kita bahas Humaidi 219 Hijriah. Ini ahlul hadis juga. Asunah wal jamaah Muhammad bin Salam Albaikundi atau Albaikandi 225 Hijriah. Kemudian Asunah Abu Bakar Abdullah bin Muhammad al-Absi 235 Hijriah. Asunah karya Imam Ahmad bin Hambal. Ada Imam bukunya juga sunah juga. Ada bukunya Ushulus Sunah. Bahkan yang judulnya sunah kalau enggak salah ada dua riwayat ini riwayat anu. Di buku yang mau kita bahas judulnya usulus sun ushulus sunah. Usulusunnya jelas buku dari Imam Ahmad di mukadimah syarah ushulus sunah karya Syekh Muhammad Khalifah Tamimi. Dia sebutkan sanad terkait buku ushulus sunah. Sehingga ada dari beberapa ulama menulis sanad sehingga tidak tidak perlu ragu bahwasanya buku ushulus sunah benar-benar dari Imam Ahmad. Karena sanad banyak disebut oleh para ulama riwayat ushulusunah bahwa ini benar-benar bukunya Imam Ahmad. Dinukilkan oleh Syekh Khalifah Muhammad Khalifah Tamimiyah dalam kitabnya Tamamul Minnah tentang syarah Ushulus Sunah. Ya, di internet ada tapi tidak ada pembahasan awal. Yang di buku aslinya ada ya, di buku yang cetak ada ya. Kalau antum di internet juga ada bukunya tapi gak ada pembahasan awal enggak ada. Tib ini Ushulus Sunah karya Al Imam Ahmad yang mau kita bahas insyaallahu taala. Kemudian Asunah Abu Lusain Abdul Wahab Al-Warraq AlBaghdadi wafat 251 Hijriah judulnya sunah. Kemudian Asunah Warrat ada ahlil ahwa karya karya Khususya Ibnu Asram 252 Hijriah wafatnya. Kemudian sunah ya karangan seorang ulama fqih dari Maliki namanya Suhnun. Suhnun atau Sahnun Suhhnun bin Said At-Tanuki Alqairawani. Wafat 256 Hijriah. Almaliki dari mazhab Imam Maliki. Kemudian Asunah. Ini baru buku yang judulnya sunah ya. Buku akidah lain banyak. Ini yang judulnya cuma apa? Sun sunah ya. Sunah. Kemudian karya Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad bin almuhajir 256 Hijriah. Ushulus sunah waqadu salaf Muhammad bin Yahya Azzuhli. Gurunya Imam Bukhari. terkenal Muhammad bin Az-Zuhli wafat 258 Hijriah. Ulama hadis juga. Asunah Abu Mas'ud Ahmad bin Furadabbi 258 Hijriah wafatnya. Kemudian Ushulus Sunah wattiqaduddin karya Abu Zur'ah ar-Razi ahli hadis 264 Hijriah wafatnya. Berikutnya Syarusunah Almuzani. Ya, Syarus Sunah Almuzani muridnya Imam Syafi'i. Wafat 264 Hijriah. Saya baca satu-satu karena saya sudah tulis ya. Kalau saya enggak baca sayang. Yang berikutnya, Asunah karya Abu Bakar Muhammad bin Abi Yahya Azzakari Alwaqar 269 Hijri. Asunah Abu Daud. Sunah Abu Daud Assajistani muridnya Imam Ahmad yang punya kitab Sunan Abi Daud. Dia punya bukunya Sunah wafat 275 Hijriah. Asunah libim terkenal. Asunah libn Abi Asim wafat 278 Hijriah. Asunah warad aljahmiyah karya anaknya Imam Ahmad Abdullah bin Ahmad bin Hambbal. Ini bukit tebal juga. Asunah warat alal jahmiyah. Ya, ini juga dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari ketika membahas tentang masalah Al-Qur'an kalamullah dari sunah Abdullah bin Ahmad. Kemudian sunah Muhammad bin Nasr AlMarwazi. Asunah Abu Bakar Khallal wafat 311 Hijriah. Syahus Sunah Al Barbahari yang terkenal sering dibahas oleh para ustaz 329 Hijriah wafatnya. Kemudian buku yang panjang, ar ahlil bidini usul sunah wifal minuahidil quran wal hadis. Abul qasim Maslamah Alqasim Alqurtubi 253 Hijriah wafatnya. Kemudian azzahi fi ushuli sunah ala mazhabil imam Malik bin Anas Muhammad bin Qasim ibnil Qurtubi 355 Hijriah wafatnya. Kemudian juzun fi sunah Abdul Aziz bin Jafar Alma'ruf bi ghulam Khalil 363 Hijriah wafatnya. Kemudian Iban Asugra syarah wal Ibanah ala usuli sunah waddianah Ibnu Batttah. Ibnu Batt buku ya ada Ibanah sugra ya ini buku tipis tidak terlalu tebal ya Ibanah ee Libanah ya yang kemarin saya sempat baca sama Syekh Sindi ya dari awal sampai akhir buku ini Alibanah Assugra kemudian Ushulus Sunah karena Ibnu Abi Zamanain AlMaliki wafat 399 Hijriah. Kemudian Almukhtar fiul sunah Alhan bin Ahmad bin Abdillah bin Albanna Alhambali 471 Hijriah. Kemudian almutawassit filtiqad warf sunah minwil bid wal ilhad. Muhammad bin Abi Bakar Alraabi almaliki 543 Hijriah. Ini buku-buku semuanya dengan judul apa? Sunah. Syarusunah usulusunah ya. Ada buku juga shihusunah mungkin tidak dicatat ya. dan seterusnya masih banyak ini cuma sekedar contoh ya contoh saja yang tadi dikatakan oleh seban ulama lebih dari 150 buku judulnya apa sunah wallahuam bawab ya tiib ini masuk ujian ya siap ujian enggak siap siap ini masuk ujian ya saya maafkan tahun kematian saya enggak usah gak tapi yang lain semua masuk ujian ya sepakat ya belajar Belajarlah malas-malas. Jangan malas-malas ya. Hidup cuma sekali. Kalau hidup dua kali gak apa-apa. Pertama malas, yang kedua rajin. Hidup cuma sekali. Malas-malas ini misal ya. Bab kita kembali. Jadi pertama buku-buku akidah dengan judulnya apa? Asun sunah. Kemudian buku kedua di antaranya dengan nama syariah. Asyariah. Maksudnya syariah harus dibangun di atas akidah yang benar. Syariah bukan fikih. Syariah isinya apa? Akidah. Inilah syariah. Karena syariah ada syariah terkait dengan akidah. syariah terkait dengan amalian. Di antaranya Abu Bakar Aljurri wafat 360 Hijriah. Kemudian al Ibana an Syariatil firqatin Najiah Ibnu Batah wafat 387 Hijriah. Ini ada nama syariah ya, Syariatil Firqatin Najiah ya. Ya, disebut akidah. Syariah di sini maksudnya akidah bukan bukan syariah maksudnya ilmu fikih bukan. Ini juga maksudnya buku akidah. Kemudian buku dengan nama usuluddin atau usulud dianah. Usuluddin atau usulud dianah. Contohnya alibanah an usulid dianah karya Abu Hasan al-Asy'ari. Abu Hasan Al-Asy'ari rahimahullahu taala ketika dia sudah menuju kepada ahlusunah meskipun dia dia pertama bermazhab Muktazilah kemudian berubah jadi qulabiyah kemudian berusaha menuju ahlusunah meskipun tidak sempurna tapi dia sedang menuju kepada ahl sunah karena dalam buku ini dia mengatakan akidah saya akidahnya Imam Ahmad. Akidah saya Imam Ahmad. Namun dia tidak belum berhasil menyerupai Imam Ahmad dalam segala akidah. Tapi dia sudah memproklamirkan bahwasanya akidah saya adalah akidah Imam Ahmad. Bukunya Alibanah an Usulud Dianah Abul Hasan Asy'ari. Kemudian ada buku judul Iktikad. Ini sudah mirip-mirip akidah Iktikad seperti syarah ushulil Iktikad. Syarah Ushul Iktikad Ahli Sunah Wal Jamaah karya Abul Qasim allalakai. Allalakai wafat 418 Hijriah. Nanti juga buku-buku kipis iktikad al Imam albukhari, iktiikad Sufyan Asauri. Ada seperti disebutkan di dalam buku ini, syarah Ushul Iktikad ahlusunah di sebagian juz. Dia menukil akidah-akidah para imam. Di antaranya iktikad al Imam albukhari. Kemudian Imam Bukhari berkata demikian, demikian, demikian ada. Dan sudah disyarah juga oleh para ulama dengan judul apa? Iktikad. Iktikad Sufyan Asauri. Iktikad fulan. Iktikad fulan. Iktikad fulan fulan. ulama dalam risalah-risalah kecil. Kemudian juga ada buku akidah dengan nama tauhid seperti Tauhid Libbni Mandah wafat 311 Hijriah. Ada tauhid eh tauhid Ibnu Khuzaimah, tauhid Ibnu Khuzaimah. Ibnu Khuzaimah siapa? Imamul Aimmah dari mazhab Syafi'i yang kata Imam Nawawi dalam bukunya dalam ee apa namanya? Syarahul Muhazab ketika dia menukil Ibnu Khuzaimah, dia mengatakan imamul aimmah, imamnya para imam. dia punya buku tentang ee tauhid ya. Tauhid ya. Dia punya ada sahih Ibnu Khuzaimah dan juga ada punya buku Attauhid wafat 311 Hijriah dan Tauhid Libni Mandah wafat 395 Hijriah. Kemudian juga dengan nama Fiqhul Akbar. Alfiqhul Akbar karya Imam Abu Hanifah. Namun nisbah kepada buku ini masih di perlu dicek lagi. Ada beberapa riwayat tapi ada di antara perawnya ini bermasalah yang meriwayatkan ee buku dari Imam Abu Hanifah. Apakah benar nisbahnya? Tapi ada buku dinisbahkan kepada ee Imam Abu Hanifah dengan nama alfiqhul Akbar. Untuk membedakan alfiql Asghar atau alfiqhusir. Bahwasannya di antara fikih yang paling penting adalah fikih akidah. Fikih akidah daripada fikih amalian. Karena fikih amalan dibangun di atas fikih besar itu fikih akidah. Kemudian sekarang banyak buku dengan judul akidah. Ulama-ulama sekarang menulis buku dengan akidah ya. Seperti Imam Ibnu Taimiyah, al-Aqidah alwasitiah, al-Aqidah almarrakisiyah, al-Aqidah risalat al-aqidah dia akidah. Akidah, akidah, akidah muncul ulama belakangan dengan istilah apa? Akidah sama dengan iktikad. Sama dengan iktikad ya ulama sekarang sefatnya al-Aqidah apa tadi? Al-Aqidah Al Wasitiyah. Al-Aqidia Almarrakiyah yaitu di Magrib di Maroko. Ada juga Ibnu Taimiyah punya buku judulnya demikian. Al-Aqidah alhamawiyah itu nama-nama akidah tersebut dinisbahkan kepada tempat Al-Wasitiyah kepada kota namanya Wasit. Ee Marraqisiyah di kitab kotan Marraqis ya. Mungkin penanyaan dari sana. Kemudian Ibnu Taimiyah jawab. Maka disebutkan akidah tersebut dengan nama nisbah kepada tempat tayib. Ini adalah nama-nama akidah yang benar ya. Ee istilah yang digunakan oleh para ulama Tib. Perhatikan sini kita ulangi. Penulisan buku-buku akidah pertama tersebar dalam buku-buku hadis dan Alqur Al-Qur'an. tidak secara spesifik. Kemudian kitab khusus tentang akidah pertama dalam bab-bab tertentu dalam kitab-kitab hadis seperti dalam Sahih Bukhari ada kitabul iman, kitabut tauhid, kitab ee khabarul ahad dan seperti ini. Ini semua terkait dengan apa? Akidah ee seperti itu ya. Kalau enggak salah tentang Khawarij, bantahan terhadap Khawarij. Ada. Jadi bab-bab dalam Sahih Bukhari banyak tentang akidah dan Imam Bukhari punya perhatian terhadap apa? akidah. Dia banyak bantah Murjiah, dia banyak bantah Muktazilah, dia banyak bantah Khawarij. Dia bantah ya karena beliau mendapati, dia bantah Jahmiyah. Karena di zaman beliau dia muridnya Imam Ahmad, dia mendapati banyak bidah-bidah, maka dia bantah dengan membuat bab-bab khusus dalam Sahih Bukhari. Demikian juga Sunan dalam Sunan Abi Daud juga ada beberapa bab tentang terkait dengan akidah. Ya, demikian Imam Muslim, Imam Muslim tidak membuat tabwib, tapi dia mengumpulkan hadis-hadis tentang misalnya ee al-imarah tentang taat kepada penguasa untuk membantah Khawarij dan Muktazilah. Ya, bab setelah itu muncul buku-buku bantah ini. Respon respon yang wajar ketika muncul banyak bidah tersebar maka para ulama harus membantah. Maka mereka bikin buku khusus spesifik untuk membantah. Di antaranya misalnya fiqhul akbar, Rat Al Jam Zanadi, Qar Imam Ahmad, Imam Bukhari, Khalfad dan seterusnya. ini dalam rangka membantah. Kemudian muncullah buku-buku akidah dengan berbagai nama ya dengan berbagai nama. Di antaranya dengan nama asunah ya. Tadi sudah kita sebutkan ya banyak sekali dengan ada syarus sunah, ada usulus sunah kalau enggak salah juga ada shihus sunah ya. Saya berhusunah karya Attabari. Sari sunah artinya karya at-tahabari. Ada sari sunah ada satu yang sudah foto tadi. Ulangi lagi fotonya ya. Sor sunai karya at-tahabari. Kita tambahkan nanti ini Thabari wafat tahun 310 Hijriah. 310 Hijriah. Shih sunah. Semuanya terkait dengan sunah ya. Jumlahnya puluhan bahkan ada yang mengatakan lebih 250 dari 50 kitab. Kemudian apa? Syariah contohnya Syariah Aljurri kemudian Aliban Syari Firqatil apa? Najiah Ibnu Battah. Kemudian tadi disebut juga usulud dianah usuluddin usulud dianah. K nama iktikad nama tauhid nama fiqhul akbar dengan nama akidah. Ini nama-nama buku-buku akidah dengan berbagai macam nama. Ketika disebut tauhid bukan berarti bahasa tauhid yang berti kita pahami sekarang rububiyah, uluhiyah, semua sifat. Enggak. Tauhid maksudnya akidah ya. Maksudnya adalah akidah ya. ini ee buku-buku akidah yang ditulis oleh para ulama terdahulu sampai belakangan ya. Tib ini tadi sudah sudah difoto terutkan tadi ini di antara apa namanya nama-nama sunah. Tadi kita tambahkan satu lagi nomor 32 mungkin tidak urut tadi apa? Shirihus sunah karya at-tahabari 310 Hijriah. Bab tadi sudah kita ini semua masuk ujian ya. Ini semua masuk ujian tapi saya yang maafkan cuma tahun apa wafat ya. Dan saya tipe kalau bikin soal susah ya. Tib. Setelah itu muncul buku-buku akidah dengan bentuk-bentuk yang lain tanpa sanad. Buku-buku tadi yang kita sebutkan banyak kebanyakan dengan sanad. Kebanyakan dengan sanad ya. Sama sampai Imam Ahmad sampai sanad bersanad ya rata-rata. Jadi mereka menyampaikan ketika mereka menukil perkataan salaf maksudnya sanad sampai kepada para salaf ya seperti syariah kemudian alalakai telah hadasana an fulan an fulan sampai perkataan salaf ya jadi bersanad bersanad oleh karenanya di antara yang kita banggakan atau kita bahagia akidah kita akidah bersanad ya akidah bers penting bukan cuma fikih bersanad paling penting akidah bersanad jangan kita sibuk sorban sorban bersat sanad tapi akidahnya tidak bersanad. Ya. Ya. Ada orang sibuk siwak bersanad tapi akidahnya tidak bersanad. Ya. Sorban bersanad pun belum tentu sanadnya sahih. Misalnya sanadnya dif ya. Minum kopi bersanad. Saya minum kopi selama masih ada rasa kopi diampuni oleh Allah subhanahu wa taala. Bab jadi akidah bersanad ya. Makanya ketika ketika Azzahabi membantah orang-orang yang menolak Allah di atas, dia tulis bukunya alulil gffar. Beliau disebutkan ulama yang menyatakan Allah di atas. Ratusan ulama dia sebutin. Tib kalau kita ikut misalnya Asyairah Allah tidak di atas, berarti ulama salaf ini semua salah dong. Bagaimana mau pilih mana? Nyalahkan 100 ulama atau ikuti Asyairah? Ini salaf dulu. Kalau salaf semua salah, Allah memberikan contoh yang tidak tepat. Kalau begitu kita disuruh ngikuti salaf, ternyata salafnya salah. semua seb orang mengatakan ustaz kalau kita nyalahkan Ibnu Hajar Ibnu Hajar terpengaruh Asyairah mengatakan Allah tidak di atas Tib kalau kau benarkan Ibnu Hajar kau salahkan ulama salaf mana yang kau pilih nyalahkan Ibnu Hajar rahimahullah atau nyalahkan para ulama salaf ratusan ulama salaf kita Ibnu Hajar tidak dia ada salah dia terpengaruh Asyairah sebagian masalah dia bantah Asyairah dia hidup di zaman ketika itu Asyairah yang mendominasi maka dia terpengaruh Ya, bukan berarti kalau kita nyalahkan berarti kita menghina Ibnu Hajar. Enggak dia manusia mungkin salah mungkin benar. Tapi kalau kita benarkan dia, dia mentakwil Allah di atas. Beliau rahimahullah tayb beliau salah. Kalau kita bilang dia benar, kita nyalahkan apa? Ratusan. Ini buku semua mau dikemanakan buku yang kita sebut tadi ini mau dibuang ke mana? Buku tadi banyak-banyak salah semua. Paham? Tib. Setelah itu muncul buku akidah dengan bentuk yang lain dan tanpa sanad. Cuma penjelasan ya, kebanyakannya tambah sanad. Karena tadi banyak sanadnya dalam bentuk matan seperti misalnya Lumatul Iktikad, Ibnu Qudamah, kemudian akidah wasitiah matan ya banyak terus matan-matan singkat ya. Sampi sebumnya iktikad al Imam albukhari juga bentuk matan kami beriman, kami beriman ini namanya matan. Sebelumnya misalnya iktikad al Imam albukhari misalnya matan seperti ushulus sunah. Ushulusunah juga matan ya. Ahlusunah beginibegini. Ini matan. Ini matan yang kita bahas nanti. Matan namanya dalam bentuk matan pernyataan. Matan maksudnya perya pernyataan. Kemudian ini yang pertama. Yang kedua dalam bentuk penjelasan ya atau dalam misalnya gak dalam bentuk nazam. Yang kedua dalam bentuk nazam. Nadam seperti yang sekarang dunia Ibnu Qayyim Dunat Ibnu Qayyim Alkafiah Syafiah ya. Kemudian seperti Durarul Adurrah almudhiyah assaffarini sullamul usul yang ulama belakan hafiz hakami dan ada buku bagus judulnya di internet juga ada almanzumat al-aqadiyah ahlunah wal jamaah hatta nihat qarni hijri tentang nazam-nazam akidah ini terjemahannya nazam-nazam akidah karya ulama karya para ulama para ulama sunah para ulama hingga abad ke-8 ke-8 Hijriah. Nizam na banyak sekali ya seperti ee takiahnya atau haiahnya ya para ulama banyak. Ada takyah, ada hayah macam-macam ya. Dikumul oleh seorang Syekh namanya Khalid bin Abdul Aziz An-Namar. Ada buku di internet juga ada ya dicetak juga. Saya punya cetaknya ada juga ada sekitar 400 halaman dia kumpulkan perkataan nazam-nazam itu puluhan ulama yang membuat nazam tentang apa? akidah yazam tentang akidah. Kemudian bentuk ketiga adalah dalam bentuk penjelasan yaitu syarah. Dan ini banyak buku-bukunya Ibnu Qayyim, buku Ibnu Taimiyah akidah banyak dan seluruh buku Ibnu Taimiyah rata-rata akidah. Coba Ibnu Taimiyah bukunya apa? Tentang ee misalnya bayan talbisil Jahmiyah, bantah Jahmiyah delan jilid sekarang dicetak. Kemudian ee darut taardil aql w naql kalau enggak salah 9 atau 11 jilid setan. Kemudian menjal sunah nabawiyah bantah syiah. Ada entah berapa jilid se jilid kalau tidak salah ya. Ya. Berjilid-jilid ya. Mungkin kita sampai mati enggak selesai bacanya dia kapan nulisnya. Terus ee sampai buku Dar Taar Aqal W Naqal itu buku bantah filsafat, bantah kalam macam-macam ya. Sampai ada orang Syekh di Madinah mengatakan, "Siapa yang baca buku itu cepat tua kalau enggak bisa paham itu, wah mengkerut setiap baca karena bukunya berat. Bukunya berat." Tapi ya Ibnu Taimiyah punya waktu untuk bantah itu. Dan itu yang dipuji oleh Ibnu Qayim. Ibnu Qayyim ketika membantah tentang orang-orang yang mengedepakkan akal, dia bantah enggak salah dari 50 sisi atau 40 sisi. Kemudian mengatakan, "Bantahan saya ini hanyalah stetes air daripada lautan ilmu guru kami Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala. Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala. Ya. Kemudian juga misalnya buku eh aljawabus shah ya liman baddal dinal masih untuk bantah nasra ada enam jilid dicetak se belum ada alisttighas firat alal baqri kemudian iqtid siratul mustaqim ya dua jilid dicetak ya ee ini buku-buku akidah yang panjang-panjang ee k alal mantiqiyin dua jilid ahli almantiq Ibnu Taimiyah semua dia bantah tidak ada yang dia bantah Nasra dia banta, Yahudi dia bantah. Firqah-firkah semua dia bantah. Murjiah, Muktazilah, Khawarij semua dia bantah. Syiah dia bantah. Tidak ada yang tidak dia bantah. Sampai ditanya ada Albazar meriwayatkan, "Kenapa Anda membantah ahlul bidah?" Akidah kata dia bilang, "Kalau akidah salah bahaya bisa menghancurkan agama. Adapun fikih masalahnya ringan. Selama tidak menyelisihi ijma enggak ada masalah." Kata isim, "Mu pendapat ini, pendapat ini, mau qunut angkat, enggak qunut turun, enggak qunut-qunut enggak masalah. itu bukan masalah apa akidah. Perkaranya lebih ringan selama tidak menyelisihi apa? Ijma. Tapi kalau akidah bahaya ya. Muncul yang aneh-aneh, muncul ini, muncul sampai terkait dengan usuluddin. Makanya dia bantah dalam akidah dia bantah dia tidak peduli. Dia bantah-bantah bantah bantah bantah bantah. Tapi beliau enggak punya matan fikih. Kalau enggak ada matan fikih. Sampai para ulama mengatakan seandainya Ibnu Taimiyah menulis syarah Sahih Bukhari itu enggak sempat keburu meninggal. Seandainya dia misalnya menulis tentang tafsir, saya enggak sempat. Tapi kalau sudah bicara ilmu tafsir, luar biasa. Ibnu Taimiyah rahimahullah. Tapi maksud saya buku akidah panjang-panjang. Ibnu Taimiyah Ibnu Qayyim juga punya buku akidah ya. Iqasatul lahfan ya. Dan banyak buku-bang apa? Tentang akidah ya. Kemudian contoh syarah seperti Safari ini punya buku tadi Durratul Mudhiyah disyarahnya Lawami oleh Anwar Albahiyah. Ini syarahnya dia syarah sendiri. Seperti Hafiz Al Hakami Sulamul Ushul punya buku syarahnya namanya Maarijul Qabul. Dia syarah sendiri. Ini namanya buku-buku syarah. Dan sekarang banyak syarah panjang-panjang tentang akidah. Jenis buku akidah yang keempat adalah terkait dengan kitab ee maqalat. Almaqalat ya, yaitu mencantumkan maqalat ahlusunah dan kemudian maqalat firqah-firkah. Di antaranya yang di atas manhajus salaf ee maqalat islamiin waktilafil musallin karya Abu Hasan Asyari. Ini buku luar biasa ya. Dan dia menukil manhaj ahlul hadis ya dan itu manhaj salaf ya. Dia sebutkan adapun ahlul hadis begini begini mereka bilang begini itu manhaj salaf. Kemudian beliau menukil perkataan Khawarij, perkataan Muktazilah ya. Dan beliau karena pernah di Muktazilah cukup lama sehingga ketika beliau menukil perkataan Muktazilah dengan detail dalam kitab ee Maqalatul Islamiyin. Dan ini salah satu sumber untuk mengenali akidah Muktazilah karena penulisnya dulu pernah pakar Muktazilah ya, Abul Hasan al Asy'ari ya. Dan di dari setengah-tengah dia nukil perkataan ahlusunah atau perkataan ahlul hadis dan itu perkataan ahlusunah wal jamaah. Kemudian buku juga Tanbih ala ahlil ahwal wal bidah. Ini juga menukil perkataan maqalat Syiah, Khawarij dan semisalnya. Karya Abul Hasan Almala wafat 37 buku tipis tidak tebal wafat 377 Hijriah. Adapun kutubul maqalat lainnya yang nulis rata-rata ulama Asyairah seperti Almilal w Nihal itu karya Syekh Ristani dia bermazhab Asy'ari. Alfarqu bainal Firaq karya Abdul Qadir Albaghdadii juga bermazhab Asy'ari. Ya. Kemudian juga Ibnu Hazam membantah. Ibnu Hazam ee bukan Asy'ari tapi terpengaruh dengan Muktazilah. Tapi intinya ada buku-buku akidah judulnya disebut dengan kutubul maqalat. Maqalat maksudnya keyakinan-keyakinan. Yaitu kitab tentang keyakinan firkah-firkah itu dikhususkan. Tulis. Ini maksud saya metode para ulama ketika membahas buku akidah. Nanti ada pembahasan spesifik bab-bab tertentu ya. Mungkin saya tambah lagi biar biar ujiannya tambah banyak ya. Yang kelima, kitab-kitab khusus terkait bab tertentu, terkait permasalahan tertentu. Seperti risalah Sijzi ya, tentang alharf saudut, tentang bahwasanya Allah berbicara dengan ee huruf dan suara. Saya cari judulnya yang pasti. risalah sijizi ya ila ahli zubaid atau zabit firal ya risal sijizi misalnya eh risalah asijizi Beliau wafat pada tahun 4 44 Hijriah. ini tentang tentang Allah berbicara dengan huruf dan suara dengan huruf itu maksudnya dengan bahasa. Dengan bahasa maksudnya. Ini contoh ee pembahasan spesifik tentang akidah ini banyak seperti ini. Pembahasan ini khusus ini khusus ini pembahasan secara spesifik. Tayib. Bentar lagi dua halaman lagi kita selesai. Paham Ikhwan? Baik. Kita lanjut ya. J saya ulangi setelah itu muncul buku-buku akidah ya dengan berbagai macam model. ada dalam bentuk matan, ada dalam bentuk kitab terkait ya, firkah tertentu, ada dalam bentuk sej ee syarah penjelasan dalam bentuk nazam. Ada terkait pembahasan spesifik tertentu, ya. Tib. Setelah itu ee pembahasan ilmu akidah. Ini panjang nih. Pembahasan ilmu akidah. Akidah apa yang dibahas sih? Ilmu akidah apa yang dibahas? Ya, pembahasan inti sebenarnya untuk kita masalah iman ini kalau kita taruh masalah iman ini, ini yang paling penting. Akidah masalah iman yang pertama adalah masalah rukun iman. Masalah rukun iman. Iman kepada Allah, iman kepada malaikat ya. Iman kepada kutub, iman kepada para rasul, iman kepada yaumul akhir, iman kepada takdir. Ini yang kita intinya kita bahas ini. Seandainya tidak ada firkah-firkah yang muncul, kita bahas ini aja sebenarnya. Yang penting kita beriman. Arab Badui ketika datang kepada Nabi, Nabi tidak ajarin tentang khawarij, Muktazilah ya, dan lain-lain ya. Tapi Nabi kabarkan akan muncul namanya khawa khawarij. Akan muncul ya. Kemudian setelah itu masalul iman ini juga sudah mulai masuk dalam pembahasan apa itu hakikat al iman. Iman itu apa? Secara bahasa, secara istilah. Nanti tentang alasma al iman wal islam. Bedanya iman dan Islam. Masalah asma wal ahkam yaitu pelaku dosa besar bagaimana hukumnya. Ini pembahasannya maratibul iman. Ada iman mutlak, ada mutlaqul iman, ada ihsan, ada Islam. Ini maratil iman, ada istisna fil iman. Kalau bagaimana kalau mengatakan saya beriman insyaallah ini pembahasan. Kemudian ada nawaqidul iman, pembatal-batal keimanan. Saya ulangi. Hakik antum tahu bahasa bisa baca kitab gundul enggak? Ini saya tulis pakai kitab gundul ya. Makanya belajar nahwu ya. Sehingga yang gundul kelihatan gondrong. Kalau yang tidak tidak tahu bahasa Arab sudah gondrong masih kelihatan gundul. Hakikatul iman ini ini kelihatannya sepele tapi bahasannya panjang ya. Cuma maksud saya ini pembahasan akidah sebenarnya ini mas yang paling inti itu ini sebenarnya ini pembahasan inti rukun iman ya yang lain semuanya adalah hanyalah pengembangan iman iman dan Islam asma ikam maratib haikatul iman tentang definisi iman aliman wal islam tentang perbedaan iman dan islam apa alasma wal alahkam ini terkait dengan pelaku dosa besar bagaimana namanya di dunia dan bagaimana hukumnya di akhirat namanya istilahnya alasma wal ahkam ada maratubul iman ada Islam iman Iman ihsan. Kemudian ada iman mutlak, ada mutlakul iman. Ada alistisna fil iman. Bolehkah kita bilang saya beriman insyaallah? Ada yang bilang enggak boleh. Kenapa? Berarti kau ragu dengan imanmu. Namanya iman akidah yang kuat. Kenapa bilang insyaallah? Oh, boleh bilang insyaallah karena begini-begini. Ini pembahasan ya. Nawaqidul iman yang membatalkan keimanan banyak ya. Seperti kufur kepada Allah, musyrik dan macam-macam ya. Tib ini pembahasan. Pembahasan kedua pembahasan tentang aliktisam bisunah. Yang kambunah ini terkait dengan berpegang teguh dengan sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka dibahas tentang ittibaus sunah, mengikuti sunah. Kemudian tarquul bidah, tentang sempurnanya syariat. Apa yang dibahas tentang sempurna syariat? Kamalus syariat ada yang dibahas tentang hakikat nabi. Apa hak-hak nabi. Bukan hakikat hukukun nabi. Ini tentang pengagungan nabi. Hak-hak nabi apa ya? Kemudian tentang ee manhajul istidlal. Bagaimana sisi pendalilan menurut ahli sunah? Gimana cara pendalilan? Kemudian tentang apa ciri-ciri firqatun najiah itu yang di atas sunah. Ini pembahasan ittiba sunah. Kemudian juga di antara penyempurnanya adalah tarquul bidah. Meninggalkan bidah, tentang bahaya bidah, tentang pendalilan ahlul bidah. Bagaimana si cara mereka berdalil tentang sebab-sebab munculnya bidah, tentang macam-macam bidah. Ini ini juga pembahasan akidah. Pembahasan akidah. K alfiraq tentang firkah-firkah ada Adian nomor tiga ee dua nomor tiga nomor 4 nomor 5 ya ada lima pembahasan nanti ada enam alfiraq nomor 6 ee nomor ee nomor tentang firraq firqah-firqah seperti ini. Firaq, firkah-firkah. Ada banyak firkah yang mau kita bahas kalau mau bahas. Ya, makanya sekarang di UIM Universitas Islam ini dibuka S2 tentang jurusan Firaq, jurusan firqah. Kalau mau pusing masuk jurusan itu, firqah ini, Firqah ini, saatnya gini, saatnya ini, kelompoknya berapa? Kelompok ini awal munculnya gini. Wah, cerita panjang lebar. Syiah terbagi macam-macam. Khawarij terbagi macam-macam, Muktazilah dengan berbagai mazhabnya. Syiah dengan berbagai macam mazhabnya. Nah, kalau mau belajar ini ya ini sebenarnya buat mutakhasis, buat spesialis ya. Kita enggak perlu sebenarnya tapi ya tahu-tahu dikitlah ya. Ada Syiah, ada Khawarij, ada Muktazilah, ada Murjiah, ada Falasifah, ada Jahmiyah, ada Qulabiyah, ada Asyairah, Almaturidiyah. Ini namanya firkah-firqah. Paham? Ada juga ee masalah mazhabu almad fikri al muasirah. Ini pemikiran-pemikiran aliran aliran-aliran aliran aliran dan pemikiran. Contoh rasionalisme, aklaniah, liberalisme, contohnya pluralisme, pokoknya isme-isme itu plur pluralisme, sosialisme. Apa bedanya dengan komunisme? Ya, sekularisme. Kemudian ada apa lagi? ateisme, ada kaumiah ya, ada Darwiniah, ada reinkarnasi. Ini macam mikiran macam-macam. Ini tentang almadzahib alfikriyah aliran pemikiran almu dulu sampai sekarang. Zaman sekarang juga ini. Ini juga pembahasan dalam akidah karena ini merusak akidah. Ini semua merusak apa? Akidah ateisme jadi kafir ya. reinkarnasi bisa menolak hari kiamat, hari kebangkitan. Kaumiah yaitu fanatik terhadap sukunya seperti kaumiyah arabiah kita karena kita Arab, kita Arab, kita Arab seakan-akan Islam punya orang Arab doang juga. Ini aliran menyesatkan ya banyak ini. Yang pernah muncul adalah Al-Qur'aniah. Al-Qur'aniyah itu kita hanya pakai Al-Qur'an gak pakai hadis. Namanya Al-Qur'an nih, Al-Qur'aniun apa namanya? Ee pengikutnya ya. itu dibahas dalam mazhab fikri almasirah-ad pemikiran aliran pemikiran ini dibahas dalam masalah akidah kemudian adian tentang perbandingan agama perbandingan agama ya tentang agama-agama contoh agama ada dua ada al-adan assamawiyah agama samawi yang sudah rusak seperti Yahudi dan Nasran Nasra Nasraniyah Yahudi Nasrani Nasrani asalnya nya samawi tapi kemudian mengalami perubahan-perubahan dan agama al-wadiyyah itu buatan bukan dari samawi yaitu seperti Buddha, Hindu, Majusi dan lain-lainnya. Ini tidak ada kitab khusus turun dari Allah Subhanahu wa taala. Ini pembahasan kita ya dan kita perlu tahu juga ini pembahasan akidah ya. Seperti kita tahu ada tokoh-tokoh yang terkenal seperti Ahmad Didat dan juga siapa? zakir naik dengan kelebihan dan kekurangan mereka ya karena mereka asalnya bukan ulama syariah tapi mereka punya kelebihan dalam hal seperti ini ya bab jadi ini penting juga ee namanya muqaratul komparasi agama sehingga kita tahu semakin indahnya Islam dengan mempelajari ajaran dan di antara tugas tugas yang sekarang masih kosong ini ya karena Rasul sahu alaihi wasallam dulu mengirim orang untuk mendakwahi nonmuslim Rasulullah mengirim Muad bin Jabal untuk mendakwahi mereka innaka Kau akan mendatangi kaum ahl kitabah. Maka pertama kali kau dakwah illallah dakwah. Jadi perlu persiapan. Allah mengatakan ahlina. Jangan kau berdebat ahlul kitab kecuali dengan cara yang baik. Berarti ada perintah berdebat untuk mengembalikan mereka kepada kebenaran. Ya. Dan bukan cuma Yahudi Nasrani yang kita dakwahi. Kita butuh dakwah kepada agama lain juga. Harus ada dai yang spesialis bant mendakwahi orang-orang Buddha, orang-orang Hindu, orang Majusi, Konghuchu, Laose dan macam-macam ya. Dan juga perlu ada orang yang diutus ahli dalam masalah aliran-aliran kepercayaan yang tidak beragama, aliran kepercayaan. Yaak kita dakwahi, dakwahi dengan cara yang bijak, yang lembut, yang hikmah ya. Ini perlu dan perlu ada orang pakar-pakar dan ini masih ranah yang masih kurang, Teman-teman. masih kurang ahli dalam bidang bidang ini. Kalau dia mau ahli, dia harus tahu bahasa Ibrani, dia bahasa Sriyani tapi bukan maqali-maqali ya. Dia tahu sehingga dia ngerti kan kalau dia bantah dia ngerti, dia baca langsung literasi aslinya. Ya kita sudah ada yang tahu aslin tapi masih yang Siriani versi lain ya Srianiah ya. Tayib. Paham? Tayib. Ee kalau kita perhatikan, maka ini pembahasan utama tentang masalah iman. Adapun masalah alfiraq, bidah. Jadi kalau ini ini pembahasan utama. Pasasan utama tuh ini. Ini semua pembahasan utama. Masalah rukun iman, ittiba usun masud utama. Sisanya ini dalam rangka mengenali kesesaatan untuk dijauhi. Karena aku mengenali keburukan bukan untuk melakukannya, tapi aku mengenali keburukan untuk menghindarinya. Siapa yang tahu kebenaran saja tidak tahu keburukan dia akan terjatuh dalam keburukan. Makanya semakin mengenali macam-macam syirik, semakin sempurna tauhid seseorang. Ya. Wabidziddi tatabayanul asya. Dengan mengenali lawannya akan semakin jelas suatu perkara. Dengan mengenali bidah, kita akan lebih tegar di atas sun sunah. Dengan mengenali firkah-firkah yang sesat, kita akan lebih tegar di atas akidah ahlusunah. Sehingga kita tidak rancuk. Dengan mengenali Yahudi, Nasrani agamanya, kita akan lebih di atas agama Islam. Jadi ini penyempurna. Ini penyempurna. Paham? Ini dalam rangka mengenali kesesatan untuk dijauhi. Tayib. Terakhir pembahasan penjempurna terkait akidah. Ini juga dibahas dalam buku akidah ya tentang pertama keutamaan para sahabat. Keutamaan para sahabat ya. Karena kenapa dibahas para sahabat? Karena sahabat adalah sanad Al-Qur'an dan hadis. Perawinya ini membantah orang-orang Syiah. Kalau sahabat bermasalah berarti hadisnya bermasalah. Iya. Enggak. Berarti perawi yang menikah menukilkan kepada kita yaitu perawi perawi sanad Al-Qur'an dan hadis adalah para sahabat. Kalau sahabatnya bermasalah berarti selesai riwayat sampai kita kita ragukan khabar ahad. Kenapa? Karena banyak akidah dibangun di atas hadis ahad. Kenapa kita bahas Ahlul Bait? Karena ada yang gulu, ada yang tafrid. Ada yang gulu berlebih-lebihan seperti orang-orang Syiah. Ada yang tafrid seperti Nawasib. Ya, kita bahas majaz. Kenapa banyak yang mentakwil? Karena banyak yang mentakwil. Yang mentakwil. Mentakwil. mentakwil seperti takwil ayat-ayat sifat misalnya takwil ayat-ayat sifat kemudian misalnya apa tafsir kebatinan ini juga bahaya tafsir kebatinan ah ini semuanya cuma majaz maksudnya begini maksudnya ini nam tafsir kebatinan juga bahaya maka perlu bahas tentang majaz ya al imamah wal jamaah ini untuk membantah apa bantah misalnya Syiah tentang bantah Syiah bagi mereka rukun iman yang pertama adalah keimamahan harus ada imam Imam maksudnya imam 12 imam yang mereka yakini ya. Itu juga untuk bantah khawarij yang mengatakan harus memberontak muktazilah juga maka ada pembahasan imamah wal jamaah. Karamah para wali juga perlu dibahas ahlusunah bagaimana sunah mendapat ada yang menolak, ada yang berlebihan ada yang menetapkan. Makanya dibahas dalam buku-buku akidah ya. Seperti dalam buku syarah eikad ahli sunah wal jamaah karya Alalakai ada bab tentang buku tentang judulnya Karamat al-auliya. dicetak kalau enggak salah jilid keenam atau tentang khusus karamatul auliya tahsin w takbir akilin ini untuk membantah misalnya antara Muktazilah dengan Asyairah. Masalah jin juga kita bahas jin termasuk perkara gaib. Meskipun dia bukan dari rukun iman tapi dibahas karena Allah bercerita tentang jin dalam Al-Qur'an namanya surah Aljin ya. Dan jin juga beriman, jin juga berdakwah ya. Ya. Dibahas juga dalam buku akidah. Almas al khufain dibahas dalam buku akidah karena khawarij mengingkari padahal dia hadis mutawatir karena diingkari oleh khawarij padahal mutawatir. Sehingga sikap mereka menolak hadis mutawatir itu menunjukkan akidah. Sebnya pasan-bahasan fikih tapi dimasukkan dalam masalah akidah. Karena ini terkait dengan bagaimana seorang menolak hadis yang mutawatir dari Nabi. Pasti dari Nabi kemudian di ditolak. Ya, bab ini pembahasan penyempurna terkait dengan akidah bab. Kita ulangi. Kita ulangi ya. Pembahasan ilmu akidah. Ilmu akidah pembahasan masalah iman. Dan poin utama adalah tentang rukun I iman. Kemudian rukun iman disempurnakan dengan masal iman. Ini masalah detail-detail. Ini penyempurna ya. Ini apa di apa namanya? Penyempurna. Apa itu iman? Hakikatnya bedanya muktazil murjiah. Maka ada pembahasannya. Ini pembahasan utama. Demikian juga bisunah. Karena Rasulullah menyuruh kita berpeng sunah. Maka ada pembahasan iktib sunah tentang sempurnanya syariat, tentang hak-hak nabi, tentang istidlal, tentang firqatun najih. Ini pembahasan utama. Nanti ada pembahasan penyempurna seperti tentang apa itu bidah, kemudian tentang firkah-firkah ya. Firkah-firkah tentang sering kita bahas ya, firkah-firkah tadi ada macam-macam. Ada Syiah, Khawarij, Muktazilah, Murjiah dan macam-macamnya. Ya, mungkin sebagian firkah sudah tidak ada, tetapi pemikirannya masih ada. Kemudianembahasan tentang mazhab muasirah, yaitu pemikiran-pemikiran rasionalisme dan seterusnya. Adian tadi ada dua, ada yang samawiyah, Yahudi, Nasrani dan ada yang buatan, ya. Dan ini dalam rangka mengenali kesesatan untuk dijauhi ya. Tib. Kemudian pembahasan penyempurna terkait akidah kita sudah pun tadi ada tujuh pembahasan ketemuan sahabat ahlul bait dan ini macam-macam sebabnya kita bahas karena ada latar belakang kenapa kita harus ee bahas sehingga sempurnalah pembahas tentang masalah akidah. Di sini kita tahu bahwasanya ilmu akidah adalah ilmu yang yang luas ya. Dan alhamdulillah kita sudah sampai pada halaman ke-11 terakhir. Ada enggak halaman 12? Oh, sudah enggak ada. Sudah enggak ada ya. Oleh karenanya sampai sini saja. Insyaallah pertemuan berikutnya kita bahas khusus tentang Imam Ahmad. Siapa Imam Ahmad? Imam Ahlusunah wal Jamaah yang sampai-sampai Abu Hasan Asyari mengatakan akidahku akidah Imam Ahmad dalam kitabnya alibanah. Siapa dia? Bagaimana hebatnya? Bagaimana sosoknya? Insyaallah pada pertemuan berikutnya jangan lupa siap-siap untuk apa? Ujian. Ya, saya sebelum saya tanya ini, mumpung lagi di masjid siapa yang mau ikut ujian nanti pertemuan berikutnya coba harus yakin akidah yakin. Jangan-jangan ada ujian nanti enggak enggak pada hadir. Hadir lagi enggak nanti? Insyaallah. Insyaallah yang ikut-ikut ya. Enggak, enggak apa-apa. Enggak wajib ya. Tapi tapi sunah itu belajar sunah. Demikian. Wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.