File TXT tidak ditemukan.
Transcript
EjTWF9bUB3M • Daurah Aqidah #2: Ushul As-Sunnah (Sesi- 2)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2662_EjTWF9bUB3M.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala
alihi wasahbihi walah. Ee pembahasan
berikutnya kita bahas tentang sejarah
ilmu akidah. Ya, sejarah ilmu akidah
tentunya ee wasiat Nabi sallallahu
alaihi wasallam untuk berpegang teguh
kepada Al-Qur'an dan hadis. Taraktum
fikum amraini lan tadillu
ma tamasaktum bihima
kitaballahi wasunata nabihi sallallahu
alaihi wasallam. Ya, aku tinggalkan bagi
kalian dua perkara. Jika kalian
berpegang teguh dengannya, kalian tidak
akan sesat. Yaitu Al-Qur'an dan sunah.
Maka ketika Nabi wafat mengharuskan
pembukuan Al-Qur'an dan Asunah.
Al-Qur'an di masa sahabat
dibukukan. Kemudian hadis mulai
dibukukan di zaman tabiin atas perintah
Umar bin Abdul Aziz. Dan akhirnya
Az-Zuhri yang dikenal sebagai tabiin
pertama yang mulai mengumpulkan menulis
hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Azzuhri wafat 124 Hijriah. Ya.
Ee Muhammad bin Muslim Ibnu Abidillah
bin Abdillah Az-Zuhri.
Tib. Ee sehingga di dalam Al-Qur'an
banyak perkara akidah dan juga dalam
hadis-hadis Nabi juga banyak perkara
akidah dan harus dijaga akidah sebagai
bentuk agar tidak tersesat. Bentuk
menjalankan wasiat Nabi, berpegang teguh
dengan Al-Qur'an dan sunah tidak sesat.
Di antaranya Al-Qur'an dan sunah terkait
masalah akidah. Maka itu yang bahkan
yang paling pokok. Kemudian ee faktor
ee kodifikasi ilmu akidah atau pembukan
ilmu akidah semakin semakin penting
ketika muncul banyak perpecahan dan
bidah. Ya, seperti khawarij ya muncul di
zaman Ali ya ketika terjadi presiden
antara Ali dengan Muawiyah maka
muncullah Khawarij dari kelompok Ali
kemudian nyempal sekitar 12.000 orang
kemudian didakwahi oleh Ibnu Abbas
kembali 4.000 tinggal kemudian diperangi
oleh Ali bin Abi Thalib. Khawarij adalah
firkah pertama yang muncul. Firqah yang
pertama, Kha Khawarij. Kemudian Syiah.
Ya, Syiah ini dari Abdullah bin Saba
sudah muncul sejak zaman ee Utsman bin
Affan sebagai provokator. Akhirnya
lama-lama dia membentuk pemikiran
mengkultuskan Ali bin Abi Thalib. Dan di
zaman Ali bin Abi Thalib ada yang
mengatakan Ali adalah Tuhan. Maka Ali
pun bakar mereka. Ali pun bakar mereka.
Dikasih waktu untuk tobat. Mereka tidak
bertobat. Akhirnya dibakarlah mereka.
Akhirnya diingkari Ibnu Abbas. Ibnu
Abbas menyetujui mereka dibunuh karena
mereka murtad, menganggap Ali sebagai
Tuhan. Tapi cara membunuh dengan dibakar
tidak disetujui oleh Ibnu Abbas
radhiallahu taala anhuma. Muncul di
zaman Ali ada Khawarij, kemudian ada
juga benih-benih Syiah. Tapi belum Syiah
seperti sekarang. Tapi mulai benih-benih
Syiah. Kemudian Qadariyah muncul di
zaman Ibnu Umar di di ee namanya Ma'bad
Aljuhani di zaman Ibnu Umar. Kemudian
Muktazilah muncul di zaman tabii Hasan
Albashri. Hasan Al Basri wafat 110
Hijriah. Dari muridnya Wasil bin Atha,
muridnya Hasan Albashri menyempal.
Ketika Hasan Al Basri ditanya tentang
bagaimana nasib pelaku dosa besar.
Sebelum Hasan Basri menjawab, muridnya
kemudian nyeletuk menjawab dengan
akidahnya Muktazilah, yaitu bahwasanya
pelaku dosa besar tidak kafir dan juga
tidak muslim. Tidak kafir juga tidak
mukmin. Tapi di antara keduanya ya
akhirnya dia pun menyempal
majelisil hasan menyempal jadilah
disebut muktazil muktazilah. Jadi
akhirnya terkenal dengan ee kelompok
Muktazilah.
Kemudian Jahmiyah menolak sifat-sifat
Allah ee mulai dari ee Ja'ad bin Dirham
kemudian diwariskan ilmunya oleh Jaham
bin Safwan. Jahan bin Safwan wafat 128
Hijriah. 128 Hijriah ini masih
awal-awal, masih abad kedua Hijriah.
Kemudian Mujassimah muncul pengikut
Karamiyah Muhammad bin Karram
Assijjistani wafat 255 Hijriah. Kemudian
tersebarnya Syiah setelah itu ya dengan
ada Al Imamiyah dan Zaidiyah. Kemudian
ada Al Imamiyah ada terbagi dua, Isnai
Asyariyah yaitu yang ee yang terkenal
sekarang ya. seperti di Iran ya, di
Libanon itu Isnin Asyari. Nanti ada
Syiah al-Ismailiyah ya, al-Ismailiyah.
Mereka berselisih pada imam ketujuh ya.
Imam ketujuh pembahasannya panjang
intinya di antara Ismailiyah muncul
kemudian Qaramitah yang terkenal sadis
yang pernah membunuh para jemaah haji
yang mencuri Ka'bah itu dari Ismailiiah.
Kemudian juga terkenal Daulah Fatimiyah,
Daulah Ubaidiyah yang berkuasa di Mesir
hampir 250 tahun yang juga di situ
menyebarkan Syiah mengkafirkan para
sahabat.
dan sempat berkuasa di Mesir 250 tahun
ya cukup lama ya.
Kemudian muncul juga di zaman dinasti
Abbasiyah di Khalifah Almun
pemikiran-pemikiran falasifah yang mulai
diterjemahkan ke dalam bahasa Arab
sehingga masuklah pemikiran-pemikiran
Aristo, Plato yang kemudian berlanjut
pada mempengaruhi masalah akidah,
masalah akidah. Sehingga
bertumpuk-tumbuklah bidah.
Bertuk di zaman para aimmah, di
antaranya di zaman di yang
kencang-kencangnya di zaman Imam Ahmad.
Tatkala Almun menjadikan Ahmad bin Abi
Duad, tokoh Muktazilah sebagai penasihat
spiritualnya atau sebagai menteri
agamanya. Ya, sehingga keputusan ee
Khalifah Makmun memaksa orang-orang
untuk mengatapkan Al-Qur'an itu makhluk.
Jika tidak akan dibunuh. Para umah, para
ulama dipaksa dan rata-rata ulama ikut
mengatakan Al-Qur'an makhluk terpaksa.
Imam Ahmad enggak, Imam Ahmad bertahan
sampai dia disiksa, dicambuk dan
disiksa. Ya, tapi intinya hal-hal inilah
yang kemudian bertumbuh muncul-muncul
juga murjiah, berbagai macam firkah.
Maka mengharuskan akidah islamiah harus
diselamatkan.
Maka mau gak mau muncullah
tulisan-tulisan. Dimulai kalau tidak
salah dengan tulisan bantahan-bantahan.
Mulai muncul apa? Bantahan-bantahan ya.
Kemudian juga di antara hal yang
menimbulkan ilmu akidah harus
dikodifikasikan, harus di secara apa
namanya bidang ilmu tertentu adalah
interaksi kaum muslimin dengan penganut
agama lain. Ya, penganut agama lain
interaksi punya pengaruh ya dengan
Majusi, dengan Nasra, dengan Yahudi. Ya,
kalau tidak dijelaskan akidah yang benar
maka orang mungkin terpengaruh
dengan pemikiran Yahudi, pemikiran Nasra
ataupun pemikiran Majusi, India, Hindu,
Buddha. Ya, karena mereka kaum muslimin
juga berinteraksi dengan orang-orang
India. Belum lagi ada aliran-aliran
aneh-aneh di India yang Sumani lah
apalah. Kemudian datang ke
negeri Islam kemasi dengan orang-orang
Islam. Dan ini punya mereka punya
pengaruh. Mereka punya pengaruh.
Lihatlah bagaimana pengaruhnya interaksi
Bani Israil dengan suku Alqibt? Bani
Israil di zaman Firaun diperbudak sejak
zaman ee Nabi Yusuf alaihi salam
meninggal dunia. Mulailah mereka
diperbudak oleh farainah. Dan padahal
mereka asalnya mereka bertauhid. Namun
saking lamanya berinteraksi dengan ee
suku Kibti atau suku Akbat, sukunya
Firaun. Akhirnya mereka terpengaruh
dengan dengan ee kesyirikan. Sampai
ketika mereka sudah selamat dari kejaran
Firaun, mereka mengatakan, "Ya ijaana
ilahan kamahumha. Jadikanlah kami Tuhan
sesembahan sebagaimana mereka punya
sesembahan. Mereka minta dibikinkan
patung oleh Nabi Musa. Nabi Musa heran.
Subhanallah. Kenapa? Karena terlalu lama
berinteraksi dengan orang nonmuslim atau
orang kafir dan apalagi posisi sebagai
bawahan. Apalagi posisi sebagai budak
sementara ee Firaun sebagai penguasa.
Namanya interaksi akhirnya mempengaruhi
mempengaruhi ya. Maka perlu kalau
diberikan akidah yang benar agar tidak
mudah terpengaruh. Agar tidak mudah
terpengaruh. Sebagaimana kita misalnya
sebelum kita dulu agan ada ada
agama-agama sebelum Islam, ada agama
Hindu, agama Buddha, masih ada
pengaruh-pengaruh dalam kehidupan
sehari-hari. Masalah khurafat-khurafat,
masalah pamali-pamali, masalah
tradisi-tradisi masih ada. Itu kalau
kita telusuri ternyata dari agama lain.
Maka harus dibuat akidah yang benar agar
memurnikan akidah yang benar tersebut
dari hal-hal yang bukan dari Islam. Ma
anzalallahu biha min sultan. Allah tidak
pernah turunkan dalilnya. Allah tidak
pernah turunkan. Ini di antara
faktor-faktor yang mengharuskan ilmu
akidah harus ditulis atau harus
dijelaskan dengan gamblang.
Tib. Saya ulangi. Di antara sebab-sebab
muncul penulisan ilmu akidah pertama
wasiat Nabi untuk apa? Berpegang teguh
dengan Al-Qur'an dan sunah. Dan dalam
Al-Qur'an dan sunah banyak sekali
masalah akidah. Maka Al-Qur'an sudah
dituliskan di zaman Utsman bin Affan.
Adapun hadis ditulis secara khusus
dengan perintah Umar bin Abdul Aziz
rahimahullahu taala. Kemudian yang
pertama ulama terkenal menulis adalah
Az-Zuhri. Az-Zuhri yang wafat pada tahun
124 Hijriah. Kemudian diikuti oleh
ulama-ulama yang lain. Maka itu
sunah-sunah Nabi dan dalam sunah Nabi
banyak sekali permasalahan akidah. Tapi
masih umum tidak khusus buku akidah.
Kemudian di antara sebab akidah harus
dijelaskan dengan gamblang dan harus ada
bantahan terhadap akidah yang sesat
karena munculnya banyak bidah-bidah dan
perpecahan ya dengan berbagai macam
kelompok yang muncul sejak zaman
sahabat. Zaman sahabat sudah ada
Khawarij, sudah ada ee Syiah, sudah ada
Qadariyah, Ma'bad Aljuhani ya. Kemudian
setelah itu zaman tabiin mulai muncul
yang lain ada ee Ja'ad bin Dirham, ada
Jahmiyah, kemudian ada ee Muktazilah dan
lain-lainnya.
Kemudian juga tadi yang ketiga,
interaksi kaum muslimin dengan
nonmuslim. Ya, ini mengharuskan orang
akidah Islam harus dijaga agar tidak
terpengaruh dengan akidah-akidah dari
luar yang ingin nyusup ke dalam akidah
Islam. Demikian juga mungkin saya boleh
katakan yang keempat kita tambahkan
diterjemahkannya apa? Buku-buku filsafat
ya.
Keempat
diterjemahkan
buku-buku filsafat
dan ini punya pengaruh terhadap akidah
Islam ya. Saking pengaruhnya sampai
disebut filsafat islami sekarang.
Filsafat islamiah ya.
Tayib. Ini kira-kira empat sebab. Ee
tentu ada sebab-sbebab lain, tapi ini
kira-kira empat sebab yang menjadikan
ilmu akidah harus dibukukan atau
dijelaskan secara gamblang. Kita
lanjutkan.
Adapun penulisan buku akidah pertama,
tahapan pertama adalah akidah tersebar
dalam kitab-kitab hadis ya, tentu dan
Al-Qur'an ya. dan Al-Qur'an
ya. Namun tidak ditulis secara spesifik,
masih tersebar dan demikian juga
ilmu-ilmu yang lain. Ilmu fikih juga
demikian. Semulur ilmu seperti itu. Ilmu
agama dulu belum ditulis secara
spesifik. Ushul fikih ada dalam
Al-Qur'an dalam hadis ada. Qid fikih ada
juga dalam ee Al-Qur'an dan hadis. Sirah
juga ada Al-Qur'an hadis. Semuanya ilmu
agama semua dalam Al-Qur'an dan hadis.
Namun kemudian dengan berjalannya waktu
mulailah dituliskan secara spesifik
masing-masing ilmu. Masing-masing ilmu
ya. Mulailah hadis dikumpulkan, ada yang
dikumpulkan, dikumpulkan begitu saja.
Ada yang mulai dikumpulkan secara
tabwib, bab-bab fikih yang mulai mulai
teratur. Ya, demikian juga ilmu akidah
asalnya ee tersebar dalam ee
dalam Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi
sallallahu alaihi wasallam.
Kemudian akhirnya dalam sebagian
buku-buku hadis mulai ada pembahasan
terhadap ilmu akidah seperti banyak
dalam Sahih Bukhari ya. Jadi kemudian
kita ee
ini buku-buku bantahan ya mungkin kita
bagi dua.
Pertama
bab-bab tertentu
dalam kitab-kitab hadis.
Kemudian yang kedua ee kitab bantahan.
Adapun terkait dengan bab-bab tertentu
seperti dalam kita ambil contoh Sahih
Bukhari. Dalam Sahih Bukhari, contoh
dalam Sahih Bukhari
ada misalnya apa? Kitab iman.
Kitab iman. Terus ada kitab tauhid
warat alal Jahmiyah. Dalam sebagai
nuskhah ada kitabut tauhid warat alal
Jahmiyah.
Ini ada masalah akidah, iman tentang
akidah. Dan Imam Bukhari membantah
Murjiah dalam kitabul iman dan membantah
Muktazilah menunjukkan wasatiah
moderasinya atau tengahnya ee akidah
ahlusunah. Kemudian ada kitab tauhid
dalam Sahih Bukhari yaitu kitab tauhid
warat alal Jahmiyah dan juga misalnya
kitab Khabarul Ahad.
Khabarul Ahad ya. Ini juga ada ini di
bahas juga masalah akidah membantah
orang-orang yang menolak khabar ahad
karena banyak akidah juga di bangun di
atas khabar ahad. Mau saya dalam
buku-buku tertentu ada pembahasan khusus
tentang akidah seperti juga dalam Sunan
Abi Daud juga ada pembahasan khusus
bantah ahlul bidah dan seterusnya ya.
Ini mulai ada mulai terkhususkan tapi
masih dalam buku-buku hadis. Kemudian
muncullah buku-buku yang khusus akidah.
Hilangkah? Kenapa
baru muncul? Di awal belum muncul. Foto
ulang deh
biar enggak ada hujah nanti. Oh Ustaz
saya enggak nyatat.
Nanti ujian. Nanti ujian baru tahu antum
bahlul atau pintar. Nanti. Kalau
sekarang sok pintar aja gak apa-apa.
Sudah. Sudah. Tib. Yang kedua silakan
difoto ya.
Maka setelah dalam buku-buku yang
terdekat dalam buku-buku hadis kemudian
ulama membantah secara spesifik mereka
tulis buku-buku tertentu dalam bentuk
matan. Tapi di balik matan tersebut ada
bantahan. Ya, seperti bukunya Imam Abu
Hanifah alfiqul Akbar. Ini khilaf apakah
fiqhul Akbar ini adalah nisbahnya benar
kepada Imam Abu Hanifah. Tapi ada buku
dinisbahkan kepada Imam Abu Hanifah
namanya alfiqhul akbar. Situ ada
bantahan-bantahan juga. Kemudian Imam
Ahmad bukunya ushulusunah. Ushulus sunah
isinya matan. Tapi sebenarnya kalau kita
teliti dia ada bantahan di balik itu.
Artinya kami tidak seperti yang lainnya.
Kami itu begini. Meskipun judulnya bukan
bantahan ya. Tapi dia ada singgung
tentang apa bantahan. Nanti kita bahas
insyaallah usul ushulus sunah. Seperti
juga rad alal jahmiah wadiqah tadi kita
bilang Imam Ahmad bukunya ada dua
ushulus sunah dan yang kedua apa r alal
Jahmiyah dan zanadiqah ini albukhari
khbat membantai yang mengatakan afbad
adalah giri makhlukah Imam Bukhari tulis
buku khusus judulnya khalqu afal ibad ya
ini bantahan juga Utsman bin Said
Addarimi Rad Aljamiyah Rad Albisyr Alris
dua buku dia tulis ya Abu Abid Qasim bin
Salam judulnya Aliman Abdul Aziz
Alkinani Almakki Murid Imam Syafi'i
alhaidah wal iktidar. Alhaidah wal
iktidar ini ini lihat wafat mereka 150
Hijriah. Imam Ahmad 241 Hijriah. Imam
Bukhari 256
Darimi 280 Abu Ubaid Alqasim bin Salam
224 Hijriah. Abdullaz Alki Alqinani 240
Hijriah. Masih awal-awal ya. Jadi
mulailah muncul-muncul buku akidah
karena ada ee respon dari ee dari bidah
yang tersebar. respon dari bid yang
tersebar di antaranya mulai muncullah
buku-buku akidah dengan
bantahan-bantahan. Ya, ini secara
sederhana.
Tib. Ee kemudian setelah itu, setelah
itu baru pembahasan buku akidah ditulis
lebih spesifik lagi dengan judul-judul
ee yang lebih ee tajam tentang akidah
tayib.
Demikian juga muncul kitab-kitab yang
memukulkan mayoritas pembahasan akidah.
lihat Majum Fatawa. Demikian juga muncul
kitab-kitab yang mengumpulkan mayoritas
pembahasan akidah seperti dengan nama
sunah. Mulai dengan nama sunah sebagai
lawan dari akidah bidah. Ya. Jadi
istilah sunah itu kalau kita tahu
menurut ee apa namanya?
Ahlul hadis yaitu ma udifa ilan Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Kita istilah
sunah kan ada penggunaan ahlul hadis,
penggunaan ahlul fikih, dan penggunakan
penggunaan ahlul akidah. Adapun
penggunaan sunah menurut ini masuk ujian
ya jangan biar mulai tidak catat ya
sunah menurut ahlul hadis yaitu ma udifa
ilan Nabi sallallahu alaihi wasallam
semua yang disandarkan kepada Nabi baik
akhlaknya baik amalnya baik keyakinannya
baik sirahnya semuanya disebut apa sun
sunah semua yang diidfah oleh Nabi sunah
ini pengertian dari ahlul hadis apa itu
sunah ma udifa ila Nabi sallallahu
alaihi wasallam min wa fi'lin wa
takririn semuanya apakah perkataan
perbuatannya pengiakan pengiyaan ya
ini semua adalah sunah ya kadang-kadang
akhlaknya
semuanya disebut sunah yaitu tentang
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kalau
menurut fuqaha sunah yaitu
ma utiba failuhu ya siapa yang
mengerjakannya maka diberi apa pahala ya
atau walam yaamariqu yang meninggalkan
tidak berdosa itu namanya sun sunah ya
atau mustahab kalau istilah mereka ya
kalau dikerjakan dapat pahala
ditinggalkan tidak ber berdosa. Kalau
bahasa kita ditinggalkan rugi ya dikerja
dapat pahala ditinggalkan rugi. Ini
menurut ee apa? Ulama fi fikih. Adapun
ulama akidah ketika mereka nulis maksud
mereka tulis sunah, maksudnya sunah itu
lawan bidah.
Sunah lawan daripada bidah. Maka mereka
tulis buku mereka dengan nama sunah,
buku akidah untuk menunjukkan
rabbaniyatul masdar. Bahwasanya akidah
kita berasal dari Al-Qur'an dan sunah.
Bukan akidah karangan, akal-akalan
khayalan. Sebagaimana akidah-akidah
bidah-bidah yang lainnya yang tidak
murni dari Al-Qur'an dan sunah. Maka ini
istilah, maka muncullah istilah sun
sunah.
Maka menurut saya tidak salah ketika ada
istilah muncul sekarang dibilang dai-dah
maksudnya seperti ini ya. Nanti ada
bantahannya itu dai sunah kita dai wajib
fardu kifayah fardu ain. Nah, ini enggak
nyambung. Maksudnya itu istilah yang
digunakan sekarang seperti muncul
dai-dai sunah maksudnya untuk bedakan
dengan yang bid bit bid bit bidah. Dan
ini sudah ada seperti zaman dahulu ya,
bahwasanya mereka menamakan buku mereka
dengan buku akidah dinamakan dengan sun
sunah untuk menyatakan bahwasanya akidah
mereka Jahmiyah, Muktazilah, Murjiah dan
lain-lain tidak dibangun di atas sun
sunah. Maka muncullah akidah dengan nama
sunah sebagai lawan dari akidah bidah
yang tidak dibangun di atas dalil sunan
dalil dengan nama-nama berikut. Ada
namanya sunah, ada namanya ushulus
sunah, ada namanya syarhus sunah.
Pokoknya ada sunahnya.
Dan ini jumlahnya disebut oleh Syekh
Abdul Karim Barjas rahimahullahu taala,
ada yang mengatakan jumlahnya lebih dari
250 kitab dengan nama sun sunah. Tapi
nanti saya akan sebutkan ada puluhan n
sampai sini saya sebutkan nanti halaman
berikutnya. Tapi Syekh Abdul Karim bin
Barjas mengatakan rahimahullah ee
dia mengatakan sekitar lebih 250 kitab
namanya sunah.
Kemudian ini ini yang pertama. Jadi yang
kita yang kita bahas namanya ushulus sun
sunah. Buku dengan judul ushulus sunah
bukan cuma punya Imam Ahmad saja. Ada
juga yang lain ushulus sunah. Buku
dengan judul sunah sangat banyak ya.
Syarhusunah juga banyak. Syarhusunah
sarihusunah banyak ya. Tayb.
Yang kedua, buku dengan nama asyariah.
Asyariah
atau kita sebutkan dulu yang dengan nama
sunah. Poin pertama, buku-buku yang
judulnya dengan apa? Sun sunah. Ini
contohnya nih. Ah, ada berapa ini? Ada
31. Jadi antum kalau ngaji rajin ini
saya tangan saya nyetat sendiri nih ya.
Biar antum juga maksudnya
J. Kalau ada ustaz yang ceramah dia
capek dulu sebelum antum paham?
Ya,
ini saya chat antum tinggal foto ck.
Kita bacakan buku-buku dengan judul
sunah ya biar kita kenali akidah
ahlusunah. Pertama risalah fisah karya
Abdurrahman bin Qasim muridnya Imam
Malik. Sahib al Imam Malik. Wafat 191
Hijriah. 191 Hijriah.
Kemudian buku julus sunah Abdurrahman
bin Mahdi ya 198 Hijriah. Jadi buku-buku
sudah catat tulis sudah lama ya. Imam
Malik wafat 179 ya. Dia punya murid 191
Ibnu Qasim ee punya bul sunah. Kemudian
Abdullah bin Mahdi 198unah
wal jamaah wammul Hawa karangan
Alwaqidi. Abu Umar Alwaqi 257 Hijriah.
Asunah
ee Asad bin Musa atau dikenal Asadus
Sunah 212 Hijriah. Kita berusaha nyusun
sesuai dengan apa sanah tahun wafat.
Ushulus sunah karya Abu Bakar
Al-Humaidi. Judulnya juga Ushulu Sun
Sunah seperti buku yang kita bahas
Humaidi 219 Hijriah. Ini ahlul hadis
juga. Asunah wal jamaah Muhammad bin
Salam
Albaikundi atau Albaikandi 225 Hijriah.
Kemudian Asunah Abu Bakar Abdullah bin
Muhammad al-Absi 235 Hijriah. Asunah
karya Imam Ahmad bin Hambal. Ada Imam
bukunya juga sunah
juga. Ada bukunya Ushulus Sunah. Bahkan
yang judulnya sunah kalau enggak salah
ada dua riwayat ini riwayat anu. Di buku
yang mau kita bahas judulnya usulus sun
ushulus sunah. Usulusunnya jelas buku
dari Imam Ahmad di mukadimah syarah
ushulus sunah karya Syekh Muhammad
Khalifah Tamimi. Dia sebutkan sanad
terkait buku ushulus sunah. Sehingga ada
dari beberapa ulama menulis sanad
sehingga tidak tidak perlu ragu
bahwasanya buku ushulus sunah
benar-benar dari Imam Ahmad. Karena
sanad banyak disebut oleh para ulama
riwayat ushulusunah bahwa ini
benar-benar bukunya Imam Ahmad.
Dinukilkan oleh Syekh Khalifah Muhammad
Khalifah Tamimiyah dalam kitabnya
Tamamul Minnah tentang syarah Ushulus
Sunah. Ya,
di internet ada tapi tidak ada
pembahasan awal. Yang di buku aslinya
ada ya, di buku yang cetak ada ya. Kalau
antum di internet juga ada bukunya tapi
gak ada pembahasan awal enggak ada. Tib
ini Ushulus Sunah karya Al Imam Ahmad
yang mau kita bahas insyaallahu taala.
Kemudian Asunah Abu Lusain Abdul Wahab
Al-Warraq AlBaghdadi wafat 251 Hijriah
judulnya sunah. Kemudian Asunah Warrat
ada ahlil ahwa karya karya Khususya Ibnu
Asram 252 Hijriah wafatnya. Kemudian
sunah ya karangan seorang ulama fqih
dari Maliki namanya Suhnun. Suhnun atau
Sahnun Suhhnun bin Said At-Tanuki
Alqairawani. Wafat 256 Hijriah. Almaliki
dari mazhab Imam Maliki. Kemudian
Asunah. Ini baru buku yang judulnya
sunah ya. Buku akidah lain banyak. Ini
yang judulnya cuma apa? Sun sunah ya.
Sunah. Kemudian karya Abu Muhammad
Abdullah bin Muhammad bin almuhajir 256
Hijriah. Ushulus sunah waqadu salaf
Muhammad bin Yahya Azzuhli. Gurunya Imam
Bukhari. terkenal Muhammad bin Az-Zuhli
wafat 258 Hijriah. Ulama hadis juga.
Asunah Abu Mas'ud Ahmad bin Furadabbi
258 Hijriah wafatnya. Kemudian Ushulus
Sunah wattiqaduddin karya Abu Zur'ah
ar-Razi ahli hadis 264 Hijriah wafatnya.
Berikutnya Syarusunah Almuzani. Ya,
Syarus Sunah Almuzani muridnya Imam
Syafi'i. Wafat 264 Hijriah.
Saya baca satu-satu karena saya sudah
tulis ya. Kalau saya enggak baca sayang.
Yang berikutnya, Asunah karya Abu Bakar
Muhammad bin Abi Yahya Azzakari Alwaqar
269 Hijri. Asunah Abu Daud. Sunah Abu
Daud Assajistani muridnya Imam Ahmad
yang punya kitab Sunan Abi Daud. Dia
punya bukunya Sunah wafat 275 Hijriah.
Asunah libim terkenal. Asunah libn Abi
Asim wafat 278 Hijriah.
Asunah warad aljahmiyah karya anaknya
Imam Ahmad Abdullah bin Ahmad bin
Hambbal. Ini bukit tebal juga. Asunah
warat alal jahmiyah. Ya,
ini juga dinukil oleh Ibnu Hajar dalam
Fathul Bari ketika membahas tentang
masalah Al-Qur'an kalamullah dari sunah
Abdullah bin Ahmad. Kemudian sunah
Muhammad bin Nasr AlMarwazi.
Asunah Abu Bakar Khallal wafat 311
Hijriah. Syahus Sunah Al Barbahari yang
terkenal sering dibahas oleh para ustaz
329 Hijriah wafatnya. Kemudian buku yang
panjang, ar ahlil bidini usul sunah
wifal
minuahidil quran wal hadis. Abul qasim
Maslamah Alqasim Alqurtubi 253 Hijriah
wafatnya.
Kemudian azzahi fi ushuli sunah ala
mazhabil imam Malik bin Anas Muhammad
bin Qasim ibnil Qurtubi 355 Hijriah
wafatnya. Kemudian juzun fi sunah Abdul
Aziz bin Jafar Alma'ruf bi ghulam Khalil
363 Hijriah wafatnya.
Kemudian Iban Asugra syarah wal Ibanah
ala usuli sunah waddianah Ibnu Batttah.
Ibnu Batt buku ya ada Ibanah sugra ya
ini buku tipis tidak terlalu tebal ya
Ibanah ee Libanah ya
yang kemarin saya sempat baca sama Syekh
Sindi ya dari awal sampai akhir buku ini
Alibanah Assugra
kemudian Ushulus Sunah karena Ibnu Abi
Zamanain AlMaliki wafat 399 Hijriah.
Kemudian Almukhtar fiul sunah Alhan bin
Ahmad bin Abdillah bin Albanna Alhambali
471 Hijriah. Kemudian almutawassit
filtiqad warf sunah minwil bid wal
ilhad. Muhammad bin Abi Bakar Alraabi
almaliki 543 Hijriah. Ini buku-buku
semuanya dengan judul apa? Sunah.
Syarusunah usulusunah ya. Ada buku juga
shihusunah mungkin tidak dicatat ya.
dan seterusnya masih banyak ini cuma
sekedar contoh ya contoh saja yang tadi
dikatakan oleh seban ulama lebih dari
150 buku judulnya apa sunah wallahuam
bawab ya
tiib ini masuk ujian ya
siap ujian enggak
siap
siap ini masuk ujian ya saya maafkan
tahun kematian saya enggak usah gak
tapi yang lain semua masuk ujian ya
sepakat ya belajar Belajarlah
malas-malas. Jangan malas-malas ya.
Hidup cuma sekali. Kalau hidup dua kali
gak apa-apa. Pertama malas, yang kedua
rajin. Hidup cuma sekali.
Malas-malas ini misal ya. Bab kita
kembali.
Jadi pertama buku-buku akidah dengan
judulnya apa? Asun sunah. Kemudian buku
kedua di antaranya dengan nama syariah.
Asyariah. Maksudnya syariah harus
dibangun di atas akidah yang benar.
Syariah bukan fikih. Syariah isinya apa?
Akidah. Inilah syariah. Karena syariah
ada syariah terkait dengan akidah.
syariah terkait dengan amalian. Di
antaranya Abu Bakar Aljurri wafat 360
Hijriah.
Kemudian al Ibana an Syariatil firqatin
Najiah Ibnu Batah wafat 387 Hijriah. Ini
ada nama syariah ya, Syariatil Firqatin
Najiah ya. Ya, disebut akidah. Syariah
di sini maksudnya akidah bukan bukan
syariah maksudnya ilmu fikih bukan. Ini
juga maksudnya buku akidah. Kemudian
buku dengan nama usuluddin atau usulud
dianah. Usuluddin atau usulud dianah.
Contohnya alibanah an usulid dianah
karya Abu Hasan al-Asy'ari. Abu Hasan
Al-Asy'ari rahimahullahu taala ketika
dia sudah menuju kepada ahlusunah
meskipun dia dia pertama bermazhab
Muktazilah kemudian berubah jadi
qulabiyah kemudian berusaha menuju
ahlusunah meskipun tidak sempurna tapi
dia sedang menuju kepada ahl sunah
karena dalam buku ini dia mengatakan
akidah saya akidahnya Imam Ahmad. Akidah
saya Imam Ahmad. Namun dia tidak belum
berhasil menyerupai Imam Ahmad dalam
segala akidah. Tapi dia sudah
memproklamirkan bahwasanya akidah saya
adalah akidah Imam Ahmad. Bukunya
Alibanah an Usulud Dianah
Abul Hasan Asy'ari.
Kemudian ada buku judul Iktikad. Ini
sudah mirip-mirip akidah Iktikad seperti
syarah ushulil Iktikad. Syarah Ushul
Iktikad Ahli Sunah Wal Jamaah karya Abul
Qasim allalakai. Allalakai wafat 418
Hijriah. Nanti juga buku-buku kipis
iktikad al Imam albukhari, iktiikad
Sufyan Asauri. Ada seperti disebutkan di
dalam buku ini, syarah Ushul Iktikad
ahlusunah di sebagian juz. Dia menukil
akidah-akidah para imam. Di antaranya
iktikad al Imam albukhari. Kemudian Imam
Bukhari berkata demikian, demikian,
demikian ada. Dan sudah disyarah juga
oleh para ulama dengan judul apa?
Iktikad. Iktikad Sufyan Asauri. Iktikad
fulan. Iktikad fulan. Iktikad fulan
fulan. ulama dalam risalah-risalah
kecil.
Kemudian juga ada buku akidah dengan
nama tauhid seperti Tauhid Libbni Mandah
wafat 311 Hijriah. Ada tauhid eh tauhid
Ibnu Khuzaimah, tauhid Ibnu Khuzaimah.
Ibnu Khuzaimah siapa? Imamul Aimmah dari
mazhab Syafi'i yang kata Imam Nawawi
dalam bukunya dalam ee apa namanya?
Syarahul Muhazab ketika dia menukil Ibnu
Khuzaimah, dia mengatakan imamul aimmah,
imamnya para imam.
dia punya buku tentang ee tauhid ya.
Tauhid ya. Dia punya ada sahih Ibnu
Khuzaimah dan juga ada punya buku
Attauhid wafat 311 Hijriah dan Tauhid
Libni Mandah wafat 395 Hijriah. Kemudian
juga dengan nama Fiqhul Akbar. Alfiqhul
Akbar karya Imam Abu Hanifah. Namun
nisbah kepada buku ini masih di perlu
dicek lagi. Ada beberapa riwayat tapi
ada di antara perawnya ini bermasalah
yang meriwayatkan ee buku dari Imam Abu
Hanifah. Apakah benar nisbahnya? Tapi
ada buku dinisbahkan kepada ee Imam Abu
Hanifah dengan nama alfiqhul Akbar.
Untuk membedakan alfiql Asghar atau
alfiqhusir.
Bahwasannya di antara fikih yang paling
penting adalah fikih akidah. Fikih
akidah daripada fikih amalian. Karena
fikih amalan dibangun di atas fikih
besar itu fikih akidah. Kemudian
sekarang banyak buku dengan judul
akidah. Ulama-ulama sekarang menulis
buku dengan akidah ya. Seperti Imam Ibnu
Taimiyah, al-Aqidah alwasitiah,
al-Aqidah almarrakisiyah, al-Aqidah
risalat al-aqidah dia akidah. Akidah,
akidah, akidah muncul ulama belakangan
dengan istilah apa? Akidah sama dengan
iktikad. Sama dengan iktikad ya ulama
sekarang sefatnya al-Aqidah apa tadi?
Al-Aqidah Al Wasitiyah.
Al-Aqidia Almarrakiyah yaitu di Magrib
di Maroko. Ada juga Ibnu Taimiyah punya
buku judulnya demikian. Al-Aqidah
alhamawiyah itu nama-nama akidah
tersebut dinisbahkan kepada tempat
Al-Wasitiyah kepada kota namanya Wasit.
Ee Marraqisiyah di kitab kotan Marraqis
ya. Mungkin penanyaan dari sana.
Kemudian Ibnu Taimiyah jawab. Maka
disebutkan akidah tersebut dengan nama
nisbah kepada tempat
tayib. Ini adalah nama-nama akidah yang
benar ya.
Ee istilah yang digunakan oleh para
ulama
Tib. Perhatikan sini kita ulangi.
Penulisan buku-buku akidah pertama
tersebar dalam buku-buku hadis dan Alqur
Al-Qur'an. tidak secara spesifik.
Kemudian kitab khusus tentang akidah
pertama dalam bab-bab tertentu
dalam kitab-kitab hadis seperti dalam
Sahih Bukhari ada kitabul iman, kitabut
tauhid, kitab ee khabarul ahad dan
seperti ini. Ini semua terkait dengan
apa? Akidah ee seperti itu ya. Kalau
enggak salah tentang Khawarij, bantahan
terhadap Khawarij. Ada. Jadi bab-bab
dalam Sahih Bukhari banyak tentang
akidah dan Imam Bukhari punya perhatian
terhadap apa? akidah. Dia banyak bantah
Murjiah, dia banyak bantah Muktazilah,
dia banyak bantah Khawarij. Dia bantah
ya karena beliau mendapati, dia bantah
Jahmiyah. Karena di zaman beliau dia
muridnya Imam Ahmad, dia mendapati
banyak bidah-bidah, maka dia bantah
dengan membuat bab-bab khusus dalam
Sahih Bukhari. Demikian juga Sunan dalam
Sunan Abi Daud juga ada beberapa bab
tentang terkait dengan akidah. Ya,
demikian Imam Muslim, Imam Muslim tidak
membuat tabwib, tapi dia mengumpulkan
hadis-hadis tentang misalnya ee
al-imarah tentang taat kepada penguasa
untuk membantah Khawarij dan Muktazilah.
Ya, bab setelah itu muncul buku-buku
bantah ini. Respon respon yang wajar
ketika muncul banyak bidah tersebar maka
para ulama harus membantah. Maka mereka
bikin buku khusus spesifik untuk
membantah. Di antaranya misalnya fiqhul
akbar, Rat Al Jam Zanadi, Qar Imam
Ahmad, Imam Bukhari, Khalfad dan
seterusnya. ini dalam rangka membantah.
Kemudian muncullah buku-buku akidah
dengan berbagai nama ya dengan berbagai
nama. Di antaranya dengan nama asunah
ya. Tadi sudah kita sebutkan ya banyak
sekali dengan ada syarus sunah, ada
usulus sunah kalau enggak salah juga ada
shihus sunah ya. Saya berhusunah
karya Attabari. Sari sunah artinya karya
at-tahabari. Ada sari sunah ada satu
yang sudah foto tadi. Ulangi lagi
fotonya
ya. Sor sunai karya at-tahabari.
Kita tambahkan nanti ini Thabari wafat
tahun 310 Hijriah.
310 Hijriah. Shih sunah. Semuanya
terkait dengan sunah ya. Jumlahnya
puluhan bahkan ada yang mengatakan lebih
250 dari 50 kitab. Kemudian apa? Syariah
contohnya Syariah Aljurri kemudian
Aliban Syari Firqatil apa? Najiah Ibnu
Battah. Kemudian tadi disebut juga
usulud dianah usuluddin usulud dianah. K
nama iktikad nama tauhid nama fiqhul
akbar dengan nama akidah. Ini nama-nama
buku-buku akidah dengan berbagai macam
nama. Ketika disebut tauhid bukan
berarti bahasa tauhid yang berti kita
pahami sekarang rububiyah, uluhiyah,
semua sifat. Enggak. Tauhid maksudnya
akidah
ya.
Maksudnya adalah akidah ya. ini ee
buku-buku akidah yang ditulis oleh para
ulama terdahulu sampai belakangan ya.
Tib ini tadi sudah sudah difoto terutkan
tadi ini di antara apa namanya nama-nama
sunah. Tadi kita tambahkan satu lagi
nomor 32 mungkin tidak urut tadi apa?
Shirihus sunah
karya at-tahabari
310 Hijriah.
Bab tadi sudah kita ini semua masuk
ujian ya. Ini semua masuk ujian tapi
saya yang maafkan cuma tahun apa wafat
ya.
Dan saya tipe kalau bikin soal susah ya.
Tib. Setelah itu muncul buku-buku akidah
dengan bentuk-bentuk yang lain tanpa
sanad. Buku-buku tadi yang kita sebutkan
banyak kebanyakan dengan sanad.
Kebanyakan dengan sanad ya. Sama sampai
Imam Ahmad sampai sanad bersanad ya
rata-rata. Jadi mereka menyampaikan
ketika mereka menukil perkataan salaf
maksudnya sanad sampai kepada para salaf
ya seperti syariah kemudian alalakai
telah hadasana an fulan an fulan sampai
perkataan salaf ya jadi bersanad
bersanad oleh karenanya di antara yang
kita banggakan atau kita bahagia akidah
kita akidah bersanad ya akidah bers
penting bukan cuma fikih bersanad paling
penting akidah bersanad jangan kita
sibuk sorban sorban bersat sanad tapi
akidahnya tidak bersanad. Ya. Ya. Ada
orang sibuk siwak bersanad tapi
akidahnya tidak bersanad. Ya. Sorban
bersanad pun belum tentu sanadnya sahih.
Misalnya sanadnya dif ya.
Minum kopi bersanad.
Saya minum kopi selama masih ada rasa
kopi diampuni oleh Allah subhanahu wa
taala.
Bab jadi akidah bersanad ya.
Makanya ketika ketika Azzahabi membantah
orang-orang yang menolak Allah di atas,
dia tulis bukunya alulil gffar. Beliau
disebutkan ulama yang menyatakan Allah
di atas. Ratusan ulama dia sebutin. Tib
kalau kita ikut misalnya Asyairah Allah
tidak di atas, berarti ulama salaf ini
semua salah dong.
Bagaimana mau pilih mana? Nyalahkan 100
ulama atau ikuti Asyairah?
Ini salaf dulu. Kalau salaf semua salah,
Allah memberikan contoh yang tidak
tepat. Kalau begitu kita disuruh ngikuti
salaf, ternyata salafnya salah. semua
seb orang mengatakan ustaz kalau kita
nyalahkan Ibnu Hajar Ibnu Hajar
terpengaruh Asyairah mengatakan Allah
tidak di atas Tib kalau kau benarkan
Ibnu Hajar kau salahkan ulama salaf mana
yang kau pilih nyalahkan Ibnu Hajar
rahimahullah atau nyalahkan para ulama
salaf ratusan ulama salaf
kita Ibnu Hajar tidak dia ada salah dia
terpengaruh Asyairah sebagian masalah
dia bantah Asyairah dia hidup di zaman
ketika itu Asyairah yang mendominasi
maka dia terpengaruh
Ya, bukan berarti kalau kita nyalahkan
berarti kita menghina Ibnu Hajar. Enggak
dia manusia mungkin salah mungkin benar.
Tapi kalau kita benarkan dia, dia
mentakwil Allah di atas. Beliau
rahimahullah tayb beliau salah. Kalau
kita bilang dia benar, kita nyalahkan
apa? Ratusan. Ini buku semua mau
dikemanakan buku yang kita sebut tadi
ini mau dibuang ke mana? Buku tadi
banyak-banyak
salah semua.
Paham?
Tib.
Setelah itu muncul buku akidah dengan
bentuk yang lain dan tanpa sanad. Cuma
penjelasan ya, kebanyakannya tambah
sanad. Karena tadi banyak sanadnya dalam
bentuk matan seperti misalnya Lumatul
Iktikad, Ibnu Qudamah, kemudian akidah
wasitiah matan ya banyak terus
matan-matan singkat ya. Sampi sebumnya
iktikad al Imam albukhari juga bentuk
matan kami beriman, kami beriman ini
namanya matan. Sebelumnya misalnya
iktikad al Imam albukhari misalnya
matan seperti ushulus sunah. Ushulusunah
juga matan ya.
Ahlusunah beginibegini. Ini matan. Ini
matan yang kita bahas nanti. Matan
namanya dalam bentuk matan pernyataan.
Matan maksudnya perya pernyataan.
Kemudian ini yang pertama.
Yang kedua dalam bentuk penjelasan ya
atau dalam misalnya gak dalam bentuk
nazam. Yang kedua dalam bentuk nazam.
Nadam seperti yang sekarang dunia Ibnu
Qayyim Dunat Ibnu Qayyim Alkafiah
Syafiah ya.
Kemudian seperti Durarul Adurrah
almudhiyah assaffarini sullamul usul
yang ulama belakan hafiz hakami dan ada
buku bagus judulnya di internet juga ada
almanzumat al-aqadiyah ahlunah wal
jamaah hatta nihat qarni hijri tentang
nazam-nazam akidah ini terjemahannya
nazam-nazam akidah
karya ulama karya para ulama para ulama
sunah para ulama
hingga
abad ke-8
ke-8 Hijriah.
Nizam na banyak sekali ya seperti ee
takiahnya atau haiahnya ya para ulama
banyak. Ada takyah, ada hayah
macam-macam ya. Dikumul oleh seorang
Syekh namanya Khalid bin Abdul Aziz
An-Namar. Ada buku di internet juga ada
ya dicetak juga. Saya punya cetaknya ada
juga ada sekitar 400 halaman dia
kumpulkan perkataan nazam-nazam itu
puluhan ulama yang membuat nazam tentang
apa? akidah yazam tentang akidah.
Kemudian bentuk ketiga adalah dalam
bentuk penjelasan yaitu syarah. Dan ini
banyak buku-bukunya Ibnu Qayyim, buku
Ibnu Taimiyah akidah banyak dan seluruh
buku Ibnu Taimiyah rata-rata akidah.
Coba Ibnu Taimiyah bukunya apa? Tentang
ee misalnya bayan talbisil Jahmiyah,
bantah Jahmiyah delan jilid sekarang
dicetak.
Kemudian ee darut taardil aql w naql
kalau enggak salah 9 atau 11 jilid
setan.
Kemudian menjal sunah nabawiyah bantah
syiah. Ada entah berapa jilid se jilid
kalau tidak salah ya. Ya. Berjilid-jilid
ya.
Mungkin kita sampai mati enggak selesai
bacanya dia kapan nulisnya.
Terus ee sampai buku Dar Taar Aqal W
Naqal itu buku bantah filsafat, bantah
kalam macam-macam ya. Sampai ada orang
Syekh di Madinah mengatakan, "Siapa yang
baca buku itu cepat tua kalau enggak
bisa paham itu, wah mengkerut setiap
baca karena bukunya berat. Bukunya
berat." Tapi ya Ibnu Taimiyah punya
waktu untuk bantah itu. Dan itu yang
dipuji oleh Ibnu Qayim. Ibnu Qayyim
ketika membantah tentang orang-orang
yang mengedepakkan akal, dia bantah
enggak salah dari 50 sisi atau 40 sisi.
Kemudian mengatakan, "Bantahan saya ini
hanyalah stetes air daripada lautan ilmu
guru kami Ibnu Taimiyah rahimahullahu
taala. Ibnu Taimiyah rahimahullahu
taala. Ya. Kemudian juga misalnya buku
eh aljawabus shah ya liman baddal dinal
masih untuk bantah nasra ada enam jilid
dicetak
se belum ada alisttighas firat alal
baqri kemudian iqtid siratul mustaqim ya
dua jilid dicetak ya ee ini buku-buku
akidah yang panjang-panjang
ee k alal mantiqiyin dua jilid ahli
almantiq Ibnu Taimiyah semua dia bantah
tidak ada yang dia bantah
Nasra dia banta, Yahudi dia bantah.
Firqah-firkah semua dia bantah. Murjiah,
Muktazilah, Khawarij semua dia bantah.
Syiah dia bantah. Tidak ada yang tidak
dia bantah.
Sampai ditanya ada Albazar meriwayatkan,
"Kenapa Anda membantah ahlul bidah?"
Akidah kata dia bilang, "Kalau akidah
salah bahaya bisa menghancurkan agama.
Adapun fikih masalahnya ringan. Selama
tidak menyelisihi ijma enggak ada
masalah." Kata isim, "Mu pendapat ini,
pendapat ini, mau qunut angkat, enggak
qunut turun, enggak qunut-qunut enggak
masalah.
itu bukan masalah apa akidah. Perkaranya
lebih ringan selama tidak menyelisihi
apa? Ijma. Tapi kalau akidah bahaya ya.
Muncul yang aneh-aneh, muncul ini,
muncul sampai terkait dengan usuluddin.
Makanya dia bantah dalam akidah dia
bantah dia tidak peduli. Dia
bantah-bantah bantah bantah bantah
bantah.
Tapi beliau enggak punya matan fikih.
Kalau enggak ada matan fikih. Sampai
para ulama mengatakan seandainya Ibnu
Taimiyah menulis syarah Sahih Bukhari
itu enggak sempat keburu meninggal.
Seandainya dia misalnya menulis tentang
tafsir, saya enggak sempat. Tapi kalau
sudah bicara ilmu tafsir, luar biasa.
Ibnu Taimiyah rahimahullah. Tapi maksud
saya buku akidah panjang-panjang. Ibnu
Taimiyah Ibnu Qayyim juga punya buku
akidah ya. Iqasatul lahfan ya. Dan
banyak buku-bang apa? Tentang akidah ya.
Kemudian contoh syarah seperti Safari
ini punya buku tadi Durratul Mudhiyah
disyarahnya Lawami oleh Anwar Albahiyah.
Ini syarahnya dia syarah sendiri.
Seperti Hafiz Al Hakami Sulamul Ushul
punya buku syarahnya namanya Maarijul
Qabul. Dia syarah sendiri. Ini namanya
buku-buku syarah. Dan sekarang banyak
syarah panjang-panjang tentang akidah.
Jenis buku akidah yang keempat
adalah terkait dengan kitab ee maqalat.
Almaqalat ya, yaitu mencantumkan maqalat
ahlusunah dan kemudian maqalat
firqah-firkah.
Di antaranya yang di atas manhajus salaf
ee
maqalat islamiin waktilafil musallin
karya Abu Hasan Asyari. Ini buku luar
biasa ya. Dan dia menukil manhaj ahlul
hadis ya dan itu manhaj salaf ya. Dia
sebutkan adapun ahlul hadis begini
begini mereka bilang begini itu manhaj
salaf. Kemudian beliau menukil perkataan
Khawarij, perkataan Muktazilah ya. Dan
beliau karena pernah di Muktazilah cukup
lama sehingga ketika beliau menukil
perkataan Muktazilah dengan detail dalam
kitab ee Maqalatul Islamiyin. Dan ini
salah satu sumber untuk mengenali akidah
Muktazilah karena penulisnya dulu pernah
pakar Muktazilah ya, Abul Hasan al
Asy'ari ya. Dan di dari setengah-tengah
dia nukil perkataan ahlusunah atau
perkataan ahlul hadis dan itu perkataan
ahlusunah wal jamaah. Kemudian buku juga
Tanbih ala ahlil ahwal wal bidah. Ini
juga menukil perkataan maqalat Syiah,
Khawarij dan semisalnya. Karya Abul
Hasan Almala wafat 37 buku tipis tidak
tebal wafat 377 Hijriah.
Adapun kutubul maqalat lainnya yang
nulis rata-rata ulama Asyairah seperti
Almilal w Nihal itu karya Syekh Ristani
dia bermazhab Asy'ari. Alfarqu bainal
Firaq karya Abdul Qadir Albaghdadii juga
bermazhab Asy'ari. Ya. Kemudian juga
Ibnu Hazam membantah. Ibnu Hazam ee
bukan Asy'ari tapi terpengaruh dengan
Muktazilah. Tapi intinya ada buku-buku
akidah judulnya disebut dengan kutubul
maqalat. Maqalat maksudnya
keyakinan-keyakinan.
Yaitu kitab tentang keyakinan
firkah-firkah itu dikhususkan. Tulis.
Ini maksud saya metode para ulama ketika
membahas buku akidah. Nanti ada
pembahasan spesifik bab-bab tertentu ya.
Mungkin saya tambah lagi biar biar
ujiannya tambah banyak ya.
Yang kelima,
kitab-kitab khusus terkait bab tertentu,
terkait permasalahan tertentu.
Seperti risalah Sijzi ya, tentang alharf
saudut, tentang bahwasanya Allah
berbicara dengan ee huruf dan suara.
Saya cari judulnya yang pasti.
risalah sijizi ya ila ahli zubaid atau
zabit firal
ya risal sijizi misalnya
eh risalah
asijizi
Beliau wafat pada tahun 4 44 Hijriah.
ini tentang
tentang
Allah berbicara
dengan huruf dan suara
dengan huruf itu maksudnya dengan
bahasa. Dengan bahasa maksudnya. Ini
contoh ee pembahasan spesifik tentang
akidah ini banyak seperti ini.
Pembahasan ini khusus ini khusus ini
pembahasan secara spesifik.
Tayib.
Bentar lagi dua halaman lagi kita
selesai.
Paham Ikhwan?
Baik. Kita lanjut ya. J saya ulangi
setelah itu muncul buku-buku akidah ya
dengan berbagai macam model. ada dalam
bentuk matan, ada dalam bentuk kitab
terkait ya, firkah tertentu, ada dalam
bentuk sej ee syarah penjelasan dalam
bentuk nazam. Ada terkait pembahasan
spesifik tertentu, ya.
Tib. Setelah itu ee pembahasan ilmu
akidah. Ini panjang nih. Pembahasan ilmu
akidah. Akidah apa yang dibahas sih?
Ilmu akidah apa yang dibahas? Ya,
pembahasan inti sebenarnya untuk kita
masalah iman ini kalau kita taruh
masalah iman ini, ini yang paling
penting. Akidah masalah iman yang
pertama adalah masalah rukun iman.
Masalah rukun iman. Iman kepada Allah,
iman kepada malaikat
ya.
Iman kepada kutub, iman kepada para
rasul, iman kepada yaumul akhir, iman
kepada takdir. Ini yang kita intinya
kita bahas ini. Seandainya tidak ada
firkah-firkah yang muncul, kita bahas
ini aja sebenarnya. Yang penting kita
beriman. Arab Badui ketika datang kepada
Nabi, Nabi tidak ajarin tentang
khawarij, Muktazilah
ya, dan lain-lain ya. Tapi Nabi kabarkan
akan muncul namanya khawa khawarij.
Akan muncul
ya.
Kemudian setelah itu masalul iman ini
juga sudah mulai masuk dalam pembahasan
apa itu hakikat al iman. Iman itu apa?
Secara bahasa, secara istilah. Nanti
tentang alasma al iman wal islam.
Bedanya iman dan Islam. Masalah asma wal
ahkam yaitu pelaku dosa besar bagaimana
hukumnya. Ini pembahasannya maratibul
iman. Ada iman mutlak, ada mutlaqul
iman, ada ihsan, ada Islam. Ini maratil
iman, ada istisna fil iman. Kalau
bagaimana kalau mengatakan saya beriman
insyaallah ini pembahasan. Kemudian ada
nawaqidul iman, pembatal-batal keimanan.
Saya ulangi.
Hakik antum tahu bahasa bisa baca kitab
gundul enggak? Ini saya tulis pakai
kitab gundul ya. Makanya belajar nahwu
ya. Sehingga yang gundul kelihatan
gondrong.
Kalau yang tidak tidak tahu bahasa Arab
sudah gondrong masih kelihatan gundul.
Hakikatul iman ini ini kelihatannya
sepele tapi bahasannya panjang ya. Cuma
maksud saya ini pembahasan akidah
sebenarnya ini mas yang paling inti itu
ini sebenarnya ini pembahasan inti rukun
iman ya yang lain semuanya adalah
hanyalah pengembangan
iman iman dan Islam asma ikam maratib
haikatul iman tentang definisi iman
aliman wal islam tentang perbedaan iman
dan islam apa alasma wal alahkam ini
terkait dengan pelaku dosa besar
bagaimana namanya di dunia dan bagaimana
hukumnya di akhirat namanya istilahnya
alasma wal ahkam ada maratubul iman ada
Islam iman Iman ihsan. Kemudian ada iman
mutlak, ada mutlakul iman. Ada alistisna
fil iman. Bolehkah kita bilang saya
beriman insyaallah? Ada yang bilang
enggak boleh. Kenapa? Berarti kau ragu
dengan imanmu. Namanya iman akidah yang
kuat. Kenapa bilang insyaallah? Oh,
boleh bilang insyaallah karena
begini-begini. Ini pembahasan ya.
Nawaqidul iman yang membatalkan keimanan
banyak ya. Seperti kufur kepada Allah,
musyrik dan macam-macam ya. Tib ini
pembahasan.
Pembahasan kedua pembahasan tentang
aliktisam bisunah.
Yang kambunah ini terkait dengan
berpegang teguh dengan sunah Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Maka dibahas
tentang ittibaus sunah, mengikuti sunah.
Kemudian tarquul bidah, tentang
sempurnanya syariat. Apa yang dibahas
tentang sempurna syariat? Kamalus
syariat ada yang dibahas tentang hakikat
nabi. Apa hak-hak nabi. Bukan hakikat
hukukun nabi. Ini tentang pengagungan
nabi. Hak-hak nabi apa ya? Kemudian
tentang ee manhajul istidlal. Bagaimana
sisi pendalilan menurut ahli sunah?
Gimana cara pendalilan? Kemudian tentang
apa ciri-ciri firqatun najiah itu yang
di atas sunah. Ini pembahasan ittiba
sunah. Kemudian juga di antara
penyempurnanya adalah tarquul bidah.
Meninggalkan bidah, tentang bahaya
bidah, tentang pendalilan ahlul bidah.
Bagaimana si cara mereka berdalil
tentang sebab-sebab munculnya bidah,
tentang macam-macam bidah. Ini ini juga
pembahasan akidah. Pembahasan akidah.
K alfiraq tentang firkah-firkah ada
Adian
nomor tiga
ee dua nomor tiga nomor 4 nomor 5 ya ada
lima pembahasan nanti ada enam alfiraq
nomor 6 ee nomor ee nomor tentang firraq
firqah-firqah seperti ini. Firaq,
firkah-firkah.
Ada banyak firkah yang mau kita bahas
kalau mau bahas. Ya, makanya sekarang di
UIM Universitas Islam ini dibuka S2
tentang jurusan Firaq, jurusan firqah.
Kalau mau pusing masuk jurusan itu,
firqah ini, Firqah ini, saatnya gini,
saatnya ini, kelompoknya berapa?
Kelompok ini awal munculnya gini. Wah,
cerita panjang lebar. Syiah terbagi
macam-macam. Khawarij terbagi
macam-macam, Muktazilah dengan berbagai
mazhabnya. Syiah dengan berbagai macam
mazhabnya. Nah, kalau mau belajar
ini ya ini sebenarnya buat mutakhasis,
buat spesialis ya. Kita enggak perlu
sebenarnya tapi ya tahu-tahu dikitlah
ya. Ada Syiah, ada Khawarij, ada
Muktazilah, ada Murjiah, ada Falasifah,
ada Jahmiyah, ada Qulabiyah, ada
Asyairah, Almaturidiyah. Ini namanya
firkah-firqah.
Paham?
Ada juga ee masalah mazhabu almad fikri
al muasirah. Ini pemikiran-pemikiran
aliran aliran-aliran
aliran aliran dan pemikiran.
Contoh rasionalisme, aklaniah,
liberalisme, contohnya pluralisme,
pokoknya isme-isme itu
plur pluralisme,
sosialisme. Apa bedanya dengan
komunisme? Ya,
sekularisme. Kemudian ada apa lagi?
ateisme,
ada kaumiah ya,
ada Darwiniah,
ada reinkarnasi. Ini macam mikiran
macam-macam.
Ini tentang almadzahib alfikriyah aliran
pemikiran almu dulu sampai sekarang.
Zaman sekarang juga ini. Ini juga
pembahasan dalam akidah karena ini
merusak akidah. Ini semua merusak apa?
Akidah ateisme jadi kafir ya.
reinkarnasi bisa menolak hari kiamat,
hari kebangkitan. Kaumiah yaitu fanatik
terhadap sukunya seperti kaumiyah
arabiah kita karena kita Arab, kita
Arab, kita Arab seakan-akan Islam punya
orang Arab doang juga. Ini aliran
menyesatkan ya banyak ini. Yang pernah
muncul adalah Al-Qur'aniah.
Al-Qur'aniyah itu kita hanya pakai
Al-Qur'an gak pakai hadis. Namanya
Al-Qur'an nih, Al-Qur'aniun apa namanya?
Ee pengikutnya ya.
itu dibahas dalam mazhab fikri
almasirah-ad pemikiran aliran pemikiran
ini dibahas dalam masalah akidah
kemudian adian tentang perbandingan
agama perbandingan agama ya tentang
agama-agama
contoh agama ada dua ada al-adan
assamawiyah agama samawi yang sudah
rusak seperti Yahudi dan Nasran Nasra
Nasraniyah Yahudi Nasrani Nasrani
asalnya nya samawi tapi kemudian
mengalami perubahan-perubahan dan agama
al-wadiyyah itu buatan bukan dari samawi
yaitu seperti Buddha, Hindu, Majusi dan
lain-lainnya. Ini tidak ada kitab khusus
turun dari Allah Subhanahu wa taala. Ini
pembahasan kita ya dan kita perlu tahu
juga ini pembahasan akidah ya.
Seperti kita tahu ada tokoh-tokoh yang
terkenal seperti Ahmad Didat dan juga
siapa?
zakir naik dengan kelebihan dan
kekurangan mereka ya
karena mereka asalnya bukan ulama
syariah tapi mereka punya kelebihan
dalam hal seperti ini ya bab jadi ini
penting juga ee namanya muqaratul
komparasi agama sehingga kita tahu
semakin indahnya Islam dengan
mempelajari ajaran dan di antara tugas
tugas yang sekarang masih kosong ini ya
karena Rasul sahu alaihi wasallam dulu
mengirim orang untuk mendakwahi
nonmuslim
Rasulullah mengirim Muad bin Jabal untuk
mendakwahi mereka innaka
Kau akan mendatangi kaum ahl kitabah.
Maka pertama kali kau dakwah illallah
dakwah. Jadi perlu persiapan. Allah
mengatakan
ahlina.
Jangan kau berdebat ahlul kitab kecuali
dengan cara yang baik. Berarti ada
perintah berdebat untuk mengembalikan
mereka kepada kebenaran. Ya. Dan bukan
cuma Yahudi Nasrani yang kita dakwahi.
Kita butuh dakwah kepada agama lain
juga. Harus ada dai yang spesialis bant
mendakwahi orang-orang Buddha,
orang-orang Hindu, orang Majusi,
Konghuchu, Laose dan macam-macam ya.
Dan juga perlu ada orang yang diutus
ahli dalam masalah aliran-aliran
kepercayaan yang tidak beragama, aliran
kepercayaan. Yaak kita dakwahi, dakwahi
dengan cara yang bijak, yang lembut,
yang hikmah ya. Ini perlu dan perlu ada
orang pakar-pakar dan ini masih ranah
yang masih kurang, Teman-teman. masih
kurang ahli dalam bidang bidang ini.
Kalau dia mau ahli, dia harus tahu
bahasa Ibrani, dia bahasa Sriyani tapi
bukan maqali-maqali ya.
Dia tahu sehingga dia ngerti kan kalau
dia bantah dia ngerti, dia baca langsung
literasi aslinya. Ya kita sudah ada yang
tahu aslin tapi masih yang Siriani versi
lain ya Srianiah ya.
Tayib.
Paham?
Tayib. Ee kalau kita perhatikan, maka
ini pembahasan utama tentang masalah
iman. Adapun masalah alfiraq, bidah.
Jadi kalau ini ini pembahasan utama.
Pasasan utama tuh ini.
Ini semua pembahasan utama.
Masalah rukun iman, ittiba usun masud
utama. Sisanya ini dalam rangka
mengenali kesesaatan untuk dijauhi.
Karena
aku mengenali keburukan bukan untuk
melakukannya, tapi aku mengenali
keburukan untuk menghindarinya. Siapa
yang tahu kebenaran saja tidak tahu
keburukan dia akan terjatuh dalam
keburukan. Makanya semakin mengenali
macam-macam syirik, semakin sempurna
tauhid seseorang. Ya. Wabidziddi
tatabayanul asya. Dengan mengenali
lawannya akan semakin jelas suatu
perkara. Dengan mengenali bidah, kita
akan lebih tegar di atas sun sunah.
Dengan mengenali firkah-firkah yang
sesat, kita akan lebih tegar di atas
akidah ahlusunah. Sehingga kita tidak
rancuk. Dengan mengenali Yahudi, Nasrani
agamanya, kita akan lebih di atas agama
Islam. Jadi ini penyempurna. Ini
penyempurna. Paham? Ini dalam rangka
mengenali kesesatan untuk dijauhi.
Tayib. Terakhir
pembahasan penjempurna terkait akidah.
Ini juga dibahas dalam buku akidah ya
tentang pertama keutamaan para sahabat.
Keutamaan para sahabat ya. Karena kenapa
dibahas para sahabat? Karena sahabat
adalah sanad Al-Qur'an dan hadis.
Perawinya
ini membantah orang-orang Syiah. Kalau
sahabat bermasalah berarti hadisnya
bermasalah. Iya. Enggak. Berarti perawi
yang menikah menukilkan kepada kita
yaitu perawi perawi sanad Al-Qur'an dan
hadis adalah para sahabat. Kalau
sahabatnya bermasalah berarti selesai
riwayat sampai kita kita ragukan khabar
ahad. Kenapa? Karena
banyak akidah
dibangun di atas hadis ahad.
Kenapa kita bahas Ahlul Bait? Karena ada
yang gulu, ada yang tafrid. Ada yang
gulu
berlebih-lebihan seperti orang-orang
Syiah. Ada yang tafrid seperti Nawasib.
Ya, kita bahas majaz. Kenapa banyak yang
mentakwil? Karena banyak yang mentakwil.
Yang mentakwil. Mentakwil. mentakwil
seperti takwil ayat-ayat sifat misalnya
takwil ayat-ayat sifat
kemudian misalnya apa tafsir kebatinan
ini juga bahaya tafsir kebatinan
ah ini semuanya cuma majaz maksudnya
begini maksudnya ini nam tafsir
kebatinan juga bahaya maka perlu bahas
tentang majaz ya al imamah wal jamaah
ini untuk membantah apa bantah misalnya
Syiah tentang bantah Syiah bagi mereka
rukun iman yang pertama adalah
keimamahan harus ada imam
Imam maksudnya imam 12 imam yang mereka
yakini ya. Itu juga untuk bantah
khawarij yang mengatakan harus
memberontak muktazilah juga maka ada
pembahasan imamah wal jamaah. Karamah
para wali juga perlu dibahas ahlusunah
bagaimana sunah mendapat ada yang
menolak, ada yang berlebihan ada yang
menetapkan. Makanya dibahas dalam
buku-buku akidah ya. Seperti dalam buku
syarah eikad ahli sunah wal jamaah karya
Alalakai ada bab tentang buku tentang
judulnya Karamat al-auliya. dicetak
kalau enggak salah jilid keenam atau
tentang khusus karamatul auliya tahsin w
takbir akilin ini untuk membantah
misalnya antara Muktazilah dengan
Asyairah. Masalah jin juga kita bahas
jin termasuk perkara gaib. Meskipun dia
bukan dari rukun iman tapi dibahas
karena Allah bercerita tentang jin dalam
Al-Qur'an namanya surah Aljin ya. Dan
jin juga beriman, jin juga berdakwah ya.
Ya. Dibahas juga dalam buku akidah.
Almas al khufain dibahas dalam buku
akidah karena khawarij mengingkari
padahal dia hadis mutawatir karena
diingkari
oleh khawarij
padahal mutawatir.
Sehingga sikap mereka menolak hadis
mutawatir itu menunjukkan akidah. Sebnya
pasan-bahasan fikih tapi dimasukkan
dalam masalah akidah. Karena ini terkait
dengan bagaimana seorang menolak hadis
yang mutawatir dari Nabi. Pasti dari
Nabi kemudian di ditolak. Ya,
bab ini pembahasan penyempurna terkait
dengan akidah
bab. Kita ulangi. Kita ulangi ya.
Pembahasan ilmu akidah. Ilmu akidah
pembahasan masalah iman. Dan poin utama
adalah tentang rukun I iman. Kemudian
rukun iman disempurnakan dengan masal
iman. Ini masalah detail-detail. Ini
penyempurna ya. Ini apa di apa namanya?
Penyempurna.
Apa itu iman? Hakikatnya bedanya
muktazil murjiah. Maka ada
pembahasannya. Ini pembahasan utama.
Demikian juga bisunah. Karena Rasulullah
menyuruh kita berpeng sunah. Maka ada
pembahasan iktib sunah tentang
sempurnanya syariat, tentang hak-hak
nabi, tentang istidlal, tentang firqatun
najih. Ini pembahasan utama. Nanti ada
pembahasan penyempurna seperti tentang
apa itu bidah, kemudian tentang
firkah-firkah ya. Firkah-firkah tentang
sering kita bahas ya, firkah-firkah tadi
ada macam-macam. Ada Syiah, Khawarij,
Muktazilah, Murjiah dan macam-macamnya.
Ya, mungkin sebagian firkah sudah tidak
ada, tetapi pemikirannya masih ada.
Kemudianembahasan tentang mazhab
muasirah, yaitu pemikiran-pemikiran
rasionalisme dan seterusnya. Adian tadi
ada dua, ada yang samawiyah, Yahudi,
Nasrani dan ada yang buatan, ya. Dan ini
dalam rangka mengenali kesesatan untuk
dijauhi
ya.
Tib. Kemudian pembahasan penyempurna
terkait akidah kita sudah pun tadi ada
tujuh pembahasan ketemuan sahabat ahlul
bait dan ini macam-macam sebabnya kita
bahas karena ada latar belakang kenapa
kita harus ee bahas sehingga sempurnalah
pembahas tentang masalah akidah. Di sini
kita tahu bahwasanya ilmu akidah adalah
ilmu yang yang luas ya. Dan
alhamdulillah kita sudah sampai pada
halaman ke-11 terakhir. Ada enggak
halaman 12? Oh, sudah enggak ada. Sudah
enggak ada ya. Oleh karenanya sampai
sini saja. Insyaallah pertemuan
berikutnya kita bahas khusus tentang
Imam Ahmad. Siapa Imam Ahmad? Imam
Ahlusunah wal Jamaah yang sampai-sampai
Abu Hasan Asyari mengatakan akidahku
akidah Imam Ahmad dalam kitabnya
alibanah. Siapa dia? Bagaimana hebatnya?
Bagaimana sosoknya? Insyaallah pada
pertemuan berikutnya jangan lupa
siap-siap untuk apa? Ujian. Ya, saya
sebelum saya tanya ini, mumpung lagi di
masjid siapa yang mau ikut ujian nanti
pertemuan berikutnya coba
harus yakin akidah yakin.
Jangan-jangan ada ujian nanti enggak
enggak pada hadir. Hadir lagi enggak
nanti?
Insyaallah. Insyaallah yang ikut-ikut
ya. Enggak, enggak apa-apa. Enggak wajib
ya. Tapi
tapi sunah
itu belajar sunah. Demikian. Wabillahi
taufik hidayah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.